Sesampainya siwon di rumah, kira-kira jam satu pagi, dilangkahkan kakinya dengan perlahan menuju kamarnya karena takut mengganggu kyuhyun yang sedang tertidur. Dapat siwon lihat, kyuhyun sedikit gelisah dalam tidurnya, kyuhyun membolak-balik badannya untuk menyamankan tidurnya. Siwon tersenyum melihat pemandangan itu. Siwon tau, kalau kyuhyun tidak bisa tidur sebelum siwon memeluknya atau membelai rambutnya.

Tanpa membuang waktu, siwon segera berjalan menuju tempat tidurnya, tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu, langsung memeluk tubuh kyuhyun dari belakang, membenamkan wajahnya di tengkuk leher kyuhyun dan menghirup aroma tubuh kyuhyun, kemudian mencium leher kyuhyun berkali-kali hingga membuat kyuhyun terbangun dari tidurnya dan membalikkan badannya hingga menghadap siwon

" Kau sudah pulang oppa?" Tanya kyuhyun dengan suara paraunya

Bukan jawaban yang didapat oleh kyuhyun, melainkan ciuman dari siwon. Kedua mata kyuhyun yang tadi sempat sayu menjadi terbuka lebar karena menerima ciuman siwon saat ini. Kyuhyun merasa cukup aneh dengan siwon kali ini, karena siwon menciumnya dengan cukup posessive hingga kyuhyun memberikan tanda pada siwon dengan sedikit menjauhkan dirinya kalau dirinya sudah kehabisan nafas dan energi untuk terus melanjutkan ciuman possessive dari siwon. Tapi siwon seolah tidak perduli dengan tanda yang di berikan oleh kyuhyun, malah siwon semakin memperdalam ciumannya hingga kyuhyun sedikit memukul pelan dada siwon

Melihat kyuhyun yang sudah kewalahan akan ulahnya, siwon segera menghentikan ciuman mematikannya itu dan segera merengkuh tubuh kyuhyun dalam pelukannya

" Ada apa denganmu oppa?" Ucap kyuhyun sambil terengah-engah

" Tidak ada apa-apa, hanya merasa oppa sangat merindukan mu. Tidak bisa tidur karena oppa belum melakukan ritual untukmu?" Ucap siwon mengalihkan pembicaraan

" Iyah.. Daritadi aku tidak begitu nyenyak tidurnya" adu kyuhyun

" Sekarang tutup matamu, oppa akan menemanimu sampai kau tertidur" ucap siwon yang semakin mengeratkan dirinya pada tubuh kyuhyun

" Mianhae princess, oppa tidak bisa menceritakan apa yang terjadi sebenarnya, oppa tidak ingin kehilanganmu" ucap siwon dalam hati lalu mengecup kening kyuhyun

Keesokan paginya, siwon sedikit kesulitan membangunkan kyuhyun. Sudah di guncang-guncang tubuhnya tapi tetap saja mata kyuhyun terus terpejam

" Princess, mau sampai kapan kau terus tidur eoh?" Ucap siwon kali ini membelai rambut kyuhyun

" Satu jam lagi oppa" ucap kyuhyun asal

" Hahahaha... Calon istri oppa ini sungguh lucu eoh, cepat bangun sayang atau oppa akan menggendongmu sampai ke kamar mandi lalu memandikanmu" bisik siwon

" Aisshhh oppa! Jangan menggodaku pagi-pagi. Lagipula ini juga salah oppa, kenapa pulang sampai pagi begitu, aku kan jadi gelisah menunggu oppa" oceh kyuhyun

" Mianhae, yesung hyung mendadak sekali membutuhkan bantuan oppa. Sekarang cepat mandi oke"

" Iyah.. Oppa minggir dulu, gimana aku bisa turun dari ranjang kalau oppa masih menghalangi aku bangun" gerutu kyuhyun

" Arraseo, arraseo. Oppa akan minggir"

" I love you princess" goda siwon

" I hate u oppa" oceh kyuhyun asal

" I love you more" goda siwon lagi

" Aiiisshhhh.." Kyuhyun sedikit frustasi pada akhirnya, tapi di balik itu wajah kyuhyun sudah merona merah akan kata-kata dari siwon dan siwon tau akan hal itu

" Nggg.. Oppa. Aku ingin pancake lagi" ucap kyuhyun sebelum masuk ke kamar mandi

" Lagi? Kau tidak bosan? Beberapa hari ini kau terus meminta oppa membuatkan pancake untukmu"

" Kalau oppa tidak sempat membuatkan tidak apa, aku sarapan yang lain saja kalau begitu" rajuk kyuhyun sambil memanyunkan bibirnya imut

" Bukan begitu princess, oppa hanya tidak menyangka kamu akan terus meminta oppa membuat pancake setiap hari, apa kau tidak bosan?" Ucap siwon yang langsung mendekat ke arah kyuhyun lalu mencubit pelan pipi kyuhyun

" Tidak sama sekali. Aku suka pancake buatan oppa"

" Baiklah, oppa buatkan sekarang yah. Sekarang cepat mandi"

" Ottheee"

Tak berapa lama, mereka berkumpul di meja makan. Mata kyuhyun selalu berbinar melihat pancake buatan siwon yang sudah berada di piring kyuhyun.

" Kali ini harus dengan topping madu, tidak boleh eskrim" ucap siwon langsung menuangkan madu di pancake kyuhyun

" Oppa, tapi pancake buatan oppa lebih enak jika memakai eskrim" rajuk kyuhyun keberatan

" Jangan bilang kalau selama ini kalau kau ingin makan pancake buatan oppa agar bisa makan eskrim setiap hari?" Curiga siwon

" Hmmmm.. Bisa dibilang begitu"

" Berarti kamu telah sukses mengerjai oppa selama ini, oppa tidak menaruh curiga sedikitpun padamu. Kau hebat princess, bisa mengelabui seorang choi siwon"

" Tentu saja, karena aku adalah cho kyuhyun" ucap kyuhyun bangga

" Choi! Choi kyuhyun. Biasakan menyebutnya begitu princess" ralat siwon

" Iya iya.. Choi kyuhyun. Sekarang aku mau makan dulu"

Siwon tak pernah bosan untuk melewati moment kebersamaan dirinya dengan kyuhyun saat sarapan. Siwon juga tidak pernah bosan memanjakan kyuhyun, malah semakin hari rasa cinta dan sayang siwon semakin bertambah pada kyuhyun.

" Pagi unnie" sapa kyuhyun begitu sampai di kantornya

" Pagi... Bagaimana dengan persiapan pernikahan kalian?" Tanya wookie

" Kau pasti merasa lelah dan pusing mengurusi itu semua kan? Sama denganku, apalagi yesung oppa menyerahkan semuanya padaku" keluh wookie

" Tidak unnie. Pernikahan kami yang repot malah wonnie oppa. Dia yang sibuk mencari dan memilih gaun pengantin dan cincin pernikahan kami" jawab kyuhyun

" Mwooo? Si gunung es itu yang menyiapkan semuanya? Aku tak menyangka. Kau sungguh hebat kyunnie" ucap wookie takjub

" Oppa sangat cerewet dan pemilih, aku saja harus mencoba gaun pengantin pilihan wonnie oppa sebanyak tujuh kali dan itu sangat melelahkan" oceh kyuhyun

" Hahahahaha.. Itu berarti siwon ingin semuanya sempurna untukmu changi" ucap wookie

" Dia juga bilang begitu unnie. Aku ke tempatku dulu yah unnie" pamit kyuhyun

" Drrrtt.. Drrttt.. Drrttt" ponsel kyuhyun bergetar

" Hallo"

" Apa benar saya berbicara dengan cho kyuhyun?"

" Iya benar. Ini dengan siapa?"

" Aku emma unnie, kau masih ingat?"

" Ohhh apa kabar unnie. Tentu aku masih ingat. Ada apa unnie menelponku? Darimana unnie tau nomer ponselku?" Tanya kyuhyun heran

" Bukan perkara sulit untuk menemukan nomer ponselmu. Oh iya, aku ingin nanti siang kita bertemu, tapi hanya berdua. Apa kau bisa?" Ajak emma

" Tentu bisa. Dimana unnie?"

" Di kona beans. Tapi jangan bilang siwon oppa kalau kita bertemu. Ini pembicaraan antar perempuan, jadi harus di rahasiakan"

" Ohh baiklah unnie. Sampai bertemu nanti. Bye"

" Pembicaraan antar perempuan? Memangnya apa yang mau di bicarakan?" Gumam kyuhyun

" Anyeong yesung oppa" sapa kyuhyun begitu masuk ke ruang kerja siwon

" Anyeong kyunnie. Kalian ini, tadi pagi di rumah kan sudah bertemu, sekarang sudah langsung tegur sapa lagi di kantor" goda yesung

" Lebih baik kau keluar saja hyung, mengganggu saja" sahut siwon

" Iya, iya, hyung keluar. Sampai nanti"

" Oppa, ini dokumen dari perusahaan xyz tolong di periksa. Oh ya oppa, nanti siang aku ada janji makan siang bersama dengan temanku. Boleh kan?"

" Dengan changmin?"

" Bukan. Dengan teman ku yang lain, memangnya di dunia ini temanku hanya shim changmin seorang?" Gerutu kyuhyun

" Laki-laki atau perempuan?" Selidik siwon

" Perempuan. Jadi tidak apa kan oppa?" Bujuk kyuhyun

" Dimana?"

" Kona beans oppa"

" Baiklah, kau boleh pergi, makan yang banyak yah" ucap siwon

" Gomawo oppa. Aku permisi dulu"

Tengah harinya, kyuhyun bertemu dengan emma di kona beans sesuai dengan janji mereka sebelumnya. Emma sudah sampai terlebih dahulu.

" Maaf menunggu lama unnie" ucap kyuhyun begitu sampai

" Tidak apa, unnie yang datang lebih cepat darimu"

" Apa siwon oppa tau kau bertemu denganku?"

" Tidak. Aku hanya bilang akan bertemu dengan temanku"

" Oohh.. Baguslah. Oh ya, sudah berapa lama. Hubunganmu dengan siwon oppa?" Selidik emma

" Hmmmm.. Baru beberapa bulan "

" Apa? Baru beberapa bulan saja kalian sudah memutuskan untuk menikah? Apa tidak terlalu cepat?" Ujar emma terkejut

" Karena kami berdua merasa saling membutuhkan satu sama lain unnie, jadi tidak ada kata cepat bagi kami berdua untuk menikah" jelas kyuhyun

" Apa kamu tau tentang masa lalu siwon oppa?"

" Masa lalu? Maksud unnie?" Tanya kyuhyun heran

" Apa kau tau hubunganku dan siwon oppa?" Selidik emma

" Kalian berdua teman satu kampus bersama dengan yesung oppa, tapi hanya berbeda fakultas"

" Hanya itu yang di beritahu oleh siwon oppa?"

" Iya. Memangnya ada apa unnie?

" Secara garis besar memang seperti itu, tapi itu tidak details kyuhyun sshi. Aku rasa kau perlu tau semuanya. Aku dan siwon oppa pernah menjalin hubungan yang serius"

" Mak.. Maksud unnie apa?"

" Aku dan siwon oppa hubungan kami tidak hanya sebatas teman. Kami adalah sepasang kekasih sewaktu di amerika. Kami pernah tinggal bersama waktu kuliah dulu, hubungan cinta kami begitu panas dan romantis hingga kami sempat di nobatkan menjadi the best couple semasa kuliah dulu, kami juga sempat bertunangan. Tapi hubungan kami merenggang karena aku sempat melakukan suatu kesalahan yang membuat siwon oppa marah, jadi kami berpisah. Baru kemarin kami bertemu kembali, dan kemarin malam kami juga bernostalgia berdua di kamar hotelku" jelas emma

" Ke.. Kemarin malam? Di hotel?"

" Iya. Siwon oppa tidak memberitahumu?"

" Tidak" sahut kyuhyun

" Kemarin malam siwon oppa datang ke hotel, kami hanya mengobrol saja. Tapi.. mungkin karena kami sibuk bernostalgia kami jadi terbawa suasana, jadi kami berciuman sesaat, tapi lambat laun ciuman itu berubah menjadi ciuman yang sulit untuk di lepaskan, mungkin kami berdua teringat akan moment kami dulu sewaktu masih bersama" jelas emma

Nafas kyuhyun tiba-tiba menjadi sesak. Sangat terkejut dengan apa yang diucapkan oleh wanita yang di depannya ini. Ingin sekali kyuhyun tidak mempercayai apa yang di ucapkannya, tapi mengingat siwon sudah berbohong padanya, rasa percaya pada diri siwon menjadi berkurang

" Unnie.. Sa.. Saya permisi harus kembali ke kantor dulu. Maaf sebelumnya" pamit kyuhyun dengan wajah pucatnya

" Tentu saja kyu, hati-hati"

Tanpa kyuhyun sadari, senyuman terpasang dari wajah emma setelah kyuhyun meninggalkan tempat itu. Kyuhyun terus berjalan dan terus mengingat pembicaraannya barusan dengan emma, dan penuturan siwon pada dirinya semalam. Kyuhyun benar-benar tidak percaya kalau siwon telah membohongi dirinya. Hatinya sungguh sangat sakit tapi dia sama sekali tidak bisa menangis saat ini. Hanya hembusan nafas panjang yang dilakukan kyuhyun untuk mengurangi rasa sakitnya

" Unnie, apa yesung oppa ada di dalam?" Tanya kyuhyun begitu sampai di kantor

" Tentu. Masuk saja" jawab wookie

" Yesung oppa, boleh aku masuk?" Tanya kyuhyun berusaha tersenyum

" Tentu kyunnie. Ada apa?"

" Apa kemarin yesung oppa bertemu dengan siwon oppa?" Tanya kyuhyun

" Tentu saja, setiap hari kita kan bertemu di kantor" jawab yesung

" Maksudku bukan itu oppa. Maksudku, apa kemarin malam yesung oppa menelpon siwon oppa dan kalian bertemu setelahnya?" Tanya kyuhyun berusaha menenangkan hatinya

" Kemarin malam oppa sama sekali tidak menghubungi siwon, apalagi bertemu malam-malam. Ada apa kyunnie?" Tanya yesung heran

" Ti.. Tidak ada apa-apa oppa. Gomawo. Aku keluar dulu"

Tadinya kyuhyun berusaha untuk tidak percaya apa yang di katakan oleh emma barusan, tapi karena kyuhyun sudah bertanya langsung pada yesung, kebohongan siwon terbongkarlah sudah.

" Sudah selesai lunchnya princess?" Tanya siwon yang keluar dari ruangannya

" I..iya oppa, baru saja" sahut kyuhyun berusaha sewajar mungkin

" Cepat sekali? Oppa pikir kau akan terlambat tiba di kantor"

" Iya oppa. A.. Aku.. Aku tadi.. Hanya merasa ingin cepat kembali ke kantor saja" jawab kyuhyun kikuk

" Ada apa denganmu princess? Wajahmu pucat sekali, apa kau sakit?" Tanya siwon lembut

" Tidak oppa, aku baik-baik saja. Hanya kelelahan"

" Jangan terlalu lelah oke" ucap siwon sambil membelai kepala kyuhyun lembut

" Iya oppa. Gomawo"

" Oppa masuk dulu yah"

Hati kyuhyun menjadi kacau. Dia sungguh bingung apa yang harus dia lakukan sekarang. Berusaha untuk pura-pura tidak tau atau menanyakan hal ini pada siwon. Perasaannya sungguh bimbang. Hatinya sangat sakit. Ingin menangis tapi air mata sama sekali tidak bisa keluar. Hanya helaan nafas panjang yang di lakukan oleh kyuhyun. Berusaha untuk tetap profesional dalam pekerjannya, walaupun harus menutupi kegalauan dihatinya.

" Drrttt.. Drrrttt.. Drrttt.." Ponsel siwon bergetar

" Mau apa wanita itu menghubungi ku lagi?" Gumam siwon

" Hallo, mau apa kau menghubungi ku lagi?" Tanya siwon ketus

" Oppa, jangan galak begitu. Kali ini aku ingin bertemu denganmu dan aku ingin membicarakan tentang kyuhyun"

" Apa maksudmu?"

" Datang saja oppa, aku akan memberitahu mu. Kita bertemu di restoran asdf sore nanti. Aku tunggu. Bye oppa"

" Oppa, ini ada proposal dari customer baru. Mohon oppa periksa kembali" ucap kyuhyun yang tiba-tiba datang setelah siwon menutup telponnya untuk menyerahkan dokumen pada siwon

" Ngg.. oppa, apa urusan dengan yesung oppa semalam sudah benar-benar selesai?" tanya kyuhyun mencoba memancing siwon

" Iya. Urusan oppa dengan yesung hyung sudah selesai. Masalahnya sudah bisa kami tangani" jawab siwon berusaha tenang

" Oh begitu" ucap kyuhyun pelan

" Oppa rasa nanti sore tidak bisa pulang bersama, karena ada klien yang ingin bertemu dengan oppa secara personal, jadi kamu pulang diantar pak Lee saja yah" ucap siwon

" Iya oppa, tak masalah. Aku permisi dulu oppa"

Lagi-lagi kyuhyun mendapat jawaban yang membuat hatinya sakit. Kalau saja siwon mau berbicara jujur padanya, mungkin kyuhyun akan berfikir untuk memaafkannya dan melupakan semua kejadian yang di beritahukan oleh emma.

" Tenang cho kyuhyun, kau bukan wanita lemah. Tenanglah" gumam kyuhyun

Selama jam kerja kyuhyun berusaha untuk focus dalam pekerjannya, walaupun perasaannya cukup sakit dan tidak bisa berhenti memikirkan apa yang sudah emma katakan tadi siang. Berusaha menjadi professional di tengah sedang ada masalah pribadi cukup sulit bagi kyuhyun sekarang, tapi dia berusaha semampunya untuk memisahkan antara pekerjaan dan permasalahan pribadinya. Hingga sore hari pun tiba..

" Princess, oppa pergi dulu bertemu dengan klien dulu yah, kita bertemu lagi di rumah. Hati-hati yah, beritahu oppa kalau kamu sudah sampai di rumah" ucap siwon begitu keluar dari ruangannya

" Iya oppa" sahut kyuhyun berusaha tersenyum

" Apa aku harus mengikuti oppa? apa aku harus berusaha meyakinkan diriku kalau sebenarnya oppa betul-betul bertemu dengan klien bukan dengan emma unnie?" gumam kyuhyun

Kakinya berjalan lemah menyusuri choi company, otaknya tidak bisa lepas dari beberapa asumsi nya sendiri dan kepalanya terus bergelut apa yang harus di lakukannya sekarang. Sudah berkali-kali kyuhyun berusaha untuk meyakinkan dirinya pada siwon, tapi nyatanya malah kyuhyun mendapatkan kekecewaan

" Pak Lee, tolong ikuti mobil choi sajangnim" ucap kyuhyun begitu masuk ke dalam mobil

" Baik nona cho"

Jantungnya berdetak cukup cepat. Kedua tangannya sudah menjadi dingin dan tangannya terus saja di eratkan satu sama lain untuk menghilangkan rasa gugup dan kekhawatiran dari dirinya. Terkadang kyuhyun meremas kemeja kerjanya dan terkadang menghela nafas panjang untuk melegakan hatinya. Terlihatlah mobil siwon sudah berhenti di restoran asdf.

Beranjaklah kyuhyun keluar dari mobilnya, berjalan perlahan mengikuti langkah siwon dari belakang tapi tetap menjaga jarak yang cukup jauh agar tidak terlihat oleh siwon. Nampak siwon menghampiri meja dekat jendela dan disitu sudah nampak sosok wanita yang bernama emma sedang menunggunya

" Oppa.. lagi-lagi kau berbohong padaku. Kenapa kau tidak mengatakan saja padaku kalau hari ini kalian berdua akan bertemu. Apa aku disini menjadi pengganggu bagi hubungan kalian?" gumam kyuhyun dari kejauhan

TBC