Title : Eternal Snow
Cast : Lee Sungmin as Main
Cho Kyuhyun
Lee Donghae
Genre : Romance, Hurt
Summary : sungmin sang Eternal Snow yang tak pernah bisa dimengerti oleh sekitarnya akankah ia bisa menjadi mahkluk social yang normal ?
Chapter 6
Donghae nampak keluar dari lobby rumah sakit ia memberhentikan sebuah taxi dan meninggalkan kawasan rumah sakit seoul tersebut. " Perumahan seoul Regency pak " ucap Donghae kepada sang sopir. Matanya masih nampak ragu ketika mengatakan hal tersebut, namun ia tetap memantapkan diri untuk menuju ke perumahan itu.
' Demi sungmin' batinnya.
'Tapi mengapa aku rela melakukan ini demi anak itu' pikiran donghae kembali kalut.
Suasana perkuliahan di seoul national university nampak tak berubah, masih seperti biasanya. Namun sepertinya sang penguasa yaitu Cho Kyuhyun tampak gusar. Ia sangat menanti waktu perkuliahan ini cepat berakhir.
'Ah. Kenapa aku khawatir?' tanyanya dalam hati
' Bukankah aku yang menginginkan anak itu tidak ada di sini… hah' desahnya
' Kau pasti hanya iba kepadanya Kyuhyun . yak au hanya iba, kau memang baik Kyuhyun' ucapnya dalam hati terhadap dirinya sendiri. Oh sungguh narsis sekali tokoh yang satu ini.
Kyuhyun masih mendengarkan penjelasan dosen hingga waktu berakhir. Akhirnya dia memutuskan untuk mengunjungi musuhnya tersebut . namun ia baru menyadari bahwa dirinya tidak mengetahui rumah tempat tinggal sungmin.
Ia melangkahkan kakinya menuju ruang dekan. Sedikit menimbang pemikirannya barusan. Haruskah ia pergi menemui musuh besarnya tersebut.
" Apa yang kau lakukan disini Tuan Muda Cho yang terhormat?' sebuah suara membuyarkan lamunannya.
" Beritahu alamat sungmin" jawab Kyuhyun singkat.
" Kenapa aku harus memberikannya?" Tanya suara itu meremehkan.
" Kau tak perlu tahu pak Tua"
" Maaf tuan muda Cho sepertinya aku tak bisa memberikannya, aku tak mau anaku kau sakiti"
" Cih, anak kau bilang? Ejak kapan kau punya anak Pamanku yang munafik?"
" Aku tidak munafik Tuan Cho"
" Merebut apa yang bukan miliknya apakah hal itu tidak disebut munafik?" tawa Kyuhyun meremehkan.
" Bukankah sudah jelas aku akan memberikan hakmu setelah usiamu 25 tahun. Tuan muda Cho?' Tanya orang itu
' Sudahlah Sooman-ssi aku sedang tidak ingin berdebat denganmu, berikan aku alamat orag yang kau sebut anakmu tadi"
" Untuk apa Kyuhyun-ssi?"
" Aku bisa mencarinya sendiri, aku pergi" jawab kyuhyun cepat. Ia sudah muak berlama-lama dengan orang dihadapannya ini.
Orang itu adalah salah satu dekan di Seoul National seperti yang di sebutkan oleh Kyuhyun tadi bahwa sebenarnya orang ini adalah paman dari Cho Kyuhyun sendiri. Adik dari ibu kandung Kyuhyun. Namanya adalah Lee Sooman. Paman yang dianggap kyuhyun amat serakah karena telah mengambil harta keluarganya setelah mengetahui kecelakaan yang merenggut nya kedua orang tua Kyuhyun saat usia Kyuhyun masih 16 tahun. Sehingga Kyuhyun amat membenci pamannya ini.
Namun sebelum kyuhyun benar-benar keluar dari pintu ruangan itu, tampaknya sang paman telah menuliskan sesuatu di kertas note kecil.
" Jangan menyakitinya, ia sudah banyak tersakiti" ucap sang paman
Kyuhyun tidak menjawab, ia mengambil kertas itu dan segera meninggalkan ruangan tersenut dan membawa mobilnya menujualamat yang tertera dalam kertas tersebut.
" miskin" lirihnya entah ditunjukan kepada siapa.
Mobil kyuhyun melaju menuju area flat sederhana tempat tinggal Sungmin. Setelah di hadapan pintu sebuah flat sederhana, ia mengetuk pintunya berkali-kali namun tak ada jawaban.
Tok…tok…tokkkk sudah berkali-kali ia mengetuk pintu namun masih tak ada jawaban. Ia melihat ada seorang ajhuma yang lewat, kemudian bertanya kepadanya.
" Ajhuma, apa kau mengenal penghuni flat itu? " tunjuk Kyuhyun ke arah pintu flat Sungmin.
" Ah kemarin juga ada yang mencariinya, kemarin nampak teman anak itu menggendongnya mencari taxi, mungkin membawanya ke rumah sakit karena sudah dua hari anak itu tak membuka pintu flatnya untuk berangkat kuliah" jawab sang ajhuma kepada Kyuhyun.
" Apakah ajhuma tahu ia di bawa ke rumah sakit mana ajhuma?"
" Ah aku tidk tahu anak muda"
" Apakah ajhuma tahu tempat tinggal orang tuanya?"
" Setahuku anak itu pindah kesini 3,5 tahun yang lalu dan tidak pernah ada yang mengunjunginya. Ia tinggal sendiri disini anak muda."
" Ah terima kasih Ajhuma" ucap kyuhyun sembari membungkukkan badannya.
Kyuhyun kembali memasuki mobilnya. Ia tak tahu harus pergi kemana sekarang. Akhirnya ia memilih untuk pulang ke kawasan apartemen mewah miliknya. Di tengah perjalanan ia menghubungi seseorang.
' Cari tahu ke seluruh rumah sakit di seoul pasien bernama Lee Sungmin, segera' ucapnya di telepon entah kepada siapa.
Sementara itu, Donghae tampak sampai di sebuah rumah mewah dan memencet bell yang ada di rumah itu.
'Ting.. Tong'
Jantung Donghae berdetak kencang mendengar suara langkah kaki yang menuju pintu di hadapannya.
" Tuan muda, Donghae? Anda pulang tuan… oh syukurlah" ucap orang yang membuka pintu. Nampaknya ia adalah maid di rumah itu.
" Nyonya, tuan muda pulang nyonya" ucap maid itu.
" Hae –ah kau pulang nak,…. Oemma merindukanmu nak" ucap nyonya Lee ibu dari donghae yang nampak cantik di usianya yang sudah melewati kepala empat.
Nyonya Lee tampak memeluk donghae erat. Ia begitu merindukan anak bungsunya itu.
" Yoebo, uri aegya pulang yoebo cepat kemari " ucap nyonya Lee.
Donghae tampak menegang, jantungnya berdetak kencang memacu darah keseluruh tubuhnya.
" Ternyata kau masih ingat pulang Tuan muda Lee?" ucap sang ayah
"….."
Donghae tidak menjawab , ia hanya diam.
" Apa yang kau inginkan? Bukankah kau memilih untuk meninggalkan seluruh kemewahan ini Donghae-ssi?" lanjut ayahnya
" Yoebo…. " sela nyonya lee.
" Aku ingin meminjam uang 1 juta won appa"
" Apa jaminanmu" jawab sang ayah. Ia tak kaget sama sekali dengan permohonan anaknya. Tuan Lee sangat mengetahui bahwa anaknya tak akan meminta uang padanya jika tak terdesak.
" Aku akan melakukan apa yang kau minta, pergi ke jepang selam 1 tahun kemudian melanjutkan bisnismu disini appa." Ucap Donghae tegas.
Tuan Lee tampak membelalak, anaknya berani meninggalkan seluruh fasilitas mewahnya karena menolak untuk melanjutkan bisnisnya, namun kini hanya karena uang 1 juta won anaknya mau melanjutkan bisnisnya. Meski penasaran namun tuan Lee tetap senang dengan pilihan anaknya tersebut.
" Baiklah aku akan memberikannya" ucap tuan Lee.
" Tapi beri aku waktu 1 bulan Appa, sebelum aku berangkat" ucap Donghae memohon.
" Baiklah, tapi kau tinggal disini mulai sekarang." Ucap tuan Lee tegas.
" Gomawo Appa"
Donghae tampak senang mendengarkan keputusan appanya, namun ia juga nampaknya harus kecewa karena ia harus melepaskan mimpinya untuk menggeluti dunia seni dan harus melanjutkan usaha ayahnya di bidang bisnis.
' Tidak buruk' batin Donghae.
Setelahnya Donghae langsung membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya kemudian menuju ke rumah sakit untuk membayar biaya administrasi rumah sakit sungmin.
Saat ini Sungmin telah dipindahkan namun karena kondisinya belum stabil maka kondisi sungmin masih pingsan dan belum sadarkan diri. Donghae menyadari bahwa ia belum membawa baju ganti untuk sungmin dan juga belum menghubungi keluarga sungmin. Akhirnya ia memutuskan untuk menuju flat sederhana Sungmin.
Donghae dapat masuk dengan mudah di flat sungmin karena kemarin ia membawa sungmin dengan terburu-buru sehingga ia tak mengunci pintunya, ia hanya menutup rapat pintunya. Ia masuk ke sebuah kamar yang ada di flat tersebut dan mengambil beberapa pasang baju dan memasukannya dalam tas yang dibawanya. Namun saat akan beranjak dari sana ia mendengar dering pnsel yang terletak di meja sebelah kanan tempat tidur di kamar itu.
'Oemma is Calling"
Tulisan tersebut yang donghae lihat sebelum mengangkat telepon genggam sungmin. Menurutnya ia harus memberi tahukan kondisi sungmin kepada orang tuannya. Jadi, mengangkat telepon tersebut menurutnya adalah pilihan terbaik.
"Yoboseo" ucapnya
" Yoboseo,… Minnie-ah" jawab suara di seberang telepon.
" Mianhamnida, nyonya, saya Donghae teman sungmin," ucapnya
" Ah .. ne nak Donghae, apakah sungmin tidak mau mengangkat telepon oemma maka kamu yang mengangkatnya?" Suara oemma sungmin di seberang tersengar sedih.
" Ah, ani… ajhumonim.. sungmin sebenarnya saat ini sedang di rawat di rumah sakit.
" Mwo… sungmin sakit apa nak Donghae?" Tanya oemma sungmin khawatir.
" Hanya kelelahan saja ajhumonim. .. tidak perlu khawatir…."
" Baiklah beritahu ajhuma dimana tempat sungmin di rawat."
" Ne,… Seoul International Hospilah, lantai 2 kamar rawat inap no 137" jawab Donghae.
" Terima kasih nak Donghae"
PIP
Telepon akhirnya terputus dan donghae segera menuju keluar sambil membawa tas yang berisi pakaian sungmin dan juga telepon genggam sungmin. Tak lupa ia mengunci kamar flat sungmin karena kuncinya masih menggantung di pintu.
Sementara itu, Kyuhyun sedang menanti telepon seseorang dengan harap-harap cemas. Entah mengapa ia sejak tadi tidak bisa focus dengan materi yang ada di papan tulis. Seolah kata –kata penjelasan dari seongsangnim tidak menarik baginya.
' Drttt..drttt…. bunyi HP kyuhyun bergetar.
Ia menerima sebuah pesan singkat.
From : +…xxxx 79
' Seoul International Hospital,
Lantai 2, 137'
Setelah menerima pesan tersebut, kyuhyun segera meminta izin kepada pak Han untuk keluar kelas dengan alasan ingin ke kamar mandi dan meninggalkan area kampus menuju alamat yang ada di sms tersebut. Setelah memarkirkan mobilnya ia segera berlari menuju ke dalam rumah sakit melihat kondisi orang yang dianggapnya musuh tersebut.
Kyuhyun telah sampai diruang rawat sungmin. Entah mengapa hatinya terasa sedikit bergetar melihat musuhnya yang selama ini tampak tegap dan dingin terhadap semua orang kini terbaring lemah di bed rumah sakit dengan memejamkan matanya. Hatinya terasa sedikit sakit, entah menyesal atau apa namun ia merasa sangat bersalah terhadap musuhnya tersebut. Akibat ulahnya menyerempet sang musuh dengan mobil menyebabkan musuhnya terbaring tak berdaya seperti ini.
'kenapa hatiku sakit' batin Kyuhyun bertanya-tanya.
Ceklek.. Kyuhyun membuka pintu ruang rawat sungmin. Ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam. Sedikit perih dihatinya melihat musuhnya tak berdaya seperti sekarang ini.
" Mianhae Sungmin-ssi, …" ucap kyuhyun. Namun tak dapat di dengar sungmin tentunya karena ia masih belum sadarkan diri.
" seharusnya aku tak menyerempetmu sungmin-ssi, aku…."
BUGH….
Sebuah pukulan mengenai rahang kyuhyun membuat ucapannya terhenti.
TBC
Annyong... joget2 bawa rumbai-rumbai wkwkwkwkwkwk
saya datang lagi bawa FF ini hahahaha #ketawa setan, semoga tidak bosan ne, hehehehehe Chap ini udah ketahuankan masa lalu masing2 tokoh #ups... Ming belum ya hehehehehehe, #ditimpuk readers... jangan bosan ne
hehehe ...
Kyu : Penulis sarap,... orang ganteng masak di dijadiin peran jahat mulu sih #lirik tajam penulis
Ming : Kyu-Kyu emang evil :P
Hae : Hueeee... kenapa q jadi Preman ? penulis aneh. wajah ganteng gini jadi preman jalanan T-T
penulis : * pura-pura gak denger* Lalalalalalalalala
Balasan Review... Yuhuuuuu
kyumialways89 huhuhu gomawo, jangan bosan membaca ne... hehehe alasan sikap Ming nanti mulai akan terkuak di Chap depan hehe , ditunggu ne...
kms hehehehe sudah ke jawab kan Donghae minta bantuan siapa wkwkwkwkwk yang jelas bukan ke saya hehehhe... wah kalo masalah haemin silahkan di baca aja ne hehehehe,... nanti pasti ketauan ada atau enggak hehehe. gomawo udah review,... jangan bosan baca ne...
amalia Twitter ada kok di account aku udah tertulis disitu hehehehe digaprasiska,... udah tahu kan Donghae dapat uang dari mana wkwkwkwkwk,... ming tersenyum manis? jika sama penulis aja #plakkk hehehehe setelah konfliknya klimaks chingu wkwkwkwwk #padahal belum tau kapan hehehehe
gomawo udah review... jangan bosan ne...
Whiteviolin hehehehe mian ya buat karakter Donghae oppa jadi preman, tapi preman baik hati kan #plak... hehehe aslinya bukan preman kan chingu... sudah terungkap kan di Chap ini hehehehehe gomawo udah Review,... jangan bosan ne...
Jejesaranghae hehehehe mian jika kependekan cz kemaren itu lagi di uber2 sama banyak orang wkwkwkwk #sok sibuk,... hahaha maksudnya banyak hutang cz mulai aktif kuliah dan saya di kelas pemampatan jadi ya kalo ada waktu luang saya akan bikin yang panjang hehehehe janji deh... gomawo udah review,... jangan bosan ne...
Chu hehehehe gomawo udah Review... semangat membaca selalu ne
Dyna ini udah panjang belum? hehehe kalau belum tar ya chap depan deh hehehehe ... gomawo udah review,...
RianaClouds hehehehehe ne ini udah dilanjut,... gomawo udah review... semangat
sholania. dinara hehehehe ne chingu akan dipertimbangkan wkwkwkkwkwk hehehe gomawo udah review... jangan bosan ne...
Miyu1905 hehehe ne Chingu,... ini sudah di update, untuk pair akan saya pertimbangkan kok hehehehe gomawo udah review... semangat membaca ne...
HachibabyMinie hehehe ne,... gak iklas ming di sakitin terus kekekeke,... Udah ketahuan kan Chingu Donghae dapat uang dari mana hehehe yang jelas bukan ngerampok rumah saya hehehehe gomawo udah revieww...
mimpumkins hehehe iya nanti di bahas, tunggu di Chap depan ne,... nanti akan mulai terkuak#plak, hehehehe gomawo udah review
sitara1083 hehehe ne gomawo Chingu, jangan bosan membaca ne,...
minoru ne Chingu,.. udah tahu kan Donghae dapat uang dari mana kekekekeke, gomawo udah review...
Apakah masih pendek? mian hehehehe nanti akan di coba lebih panjang lagi,...
kamsahamnida
*bow*
