Title : Eternal Snow
Cast : Lee Sungmin as Main
Cho Kyuhyun
Lee Donghae
Genre : Romance, Hurt
Summary : Sungmin sang Eternal Snow yang tak pernah bisa dimengerti oleh sekitarnya akankah ia bisa menjadi mahkluk social yang normal ?
Chapter 15 END
Mian untuk para readers hehehehe, ternyata pemenangnya adalah….
Silahkan di baca….
BRAAKKKK….
Tubuh itu terlempar jauh membentur badan mobil kemudian menghantam kerasnya aspal jalan kota seoul. Dunia serasa berhenti berputar saat itu, pandangan semua orang tampak focus pada tiga tubuh itu.
Namun yang lebih mengenaskan adalah sesosok tubuh yang telah bersimbah darah. Sementara dua tubuh lainnya hanya mengalami luka yang tidak terlalu parah karena berhasil diselamatkan oleh orang itu.
Mata itu tampak tertutup…
'saranghae' kata terakhir sebelum ia menutup matanya mengakibatkan pandangannya menggelap sempurna.
Suara sirine ambulance bersahutan untuk mengantar ketiga korban itu meskipun hanya stu tubuh yang perlu diselamatkan karena kondisinya yang memprihatinkan.
Seoul International Hospital adalah tujuan ambulance itu.
Sementara itu sungmin telah menunggu selama dua jam hingga kesabarannya sudah habis hingga ia mendengar ponselnya bergetar.
" Seoul International Hospital ICU" ucapnya lirih sebelum akhirnya ia langsung bergegas berlari menghentikan taksi yang mengantarkannya menuju ke rumah sakit itu.
Pikiran sungmin sangat was- was ia tak tahu apa yang terjadi. Haruskah kebahagiaan yang baru diraihnya akan segera meninggalkan dirinya lagi kali ini. Jika iya maka sungguh kejam tuhan terhadap diri sungmin saat ini. Ia hanya memohon kali ini agar tuhan mengijinkannya bahagia. Sepanjang jalan sungmin terus berdoa agar tidak terjadi apapun padanya.
Sementara itu, tampaklah dua orang pria sedang berada dalam ruangan itu, ruang ICU. Dengan seorang yang kini tengah memakai berbagai alat bantu yang terpasang di tubuhnya. Sungguh kontras dengan keadaan tubuhnya justru namja itu malah tersenyum amat manis dan tulus kini.
" Apa yang kau lakukan bodoh!" ucap sang namja yang duduk disana.
" Aku melakukan hal yang benar" ucap namja yang tengah terbaring disana.
" Sungguh bodoh. Aku yang harusnya berada disini Pabbo!" ucap suara itu. Meski terkesan marah namun suara itu sungguh memendam berbagai penyesalan dan juga penuh rasa bersalah.
" Aku tak melakukannya untukmu. Tapi untuknya, hanya untuknya."
" Justru dengan begini kau tak akan memiliki kesempatan Bodoh" ucap suara itu lagi.
" Sudah ku katakan, aku bahagia jika ia bahagia bukan?" ucap namja itu sambil tersenyum.
" Bodoh"
" Berjanjilah tidak akan meninggalkannya. Ku mohon Hae-ah" ucap namja itu. Kyuhyun.
" Ne" jawab Donghae.
" Jika kau meninggalkannya. Tak akan ku biarkan kau hidup dengan tenang. Ingat itu" ucap kyuhyun lagi.
" Hahaha ' tawa itu terdengar getir' jika aku meninggalkannya maka pasti kau akan langsung merebutnya dariku " ucap donghae kemudian.
" Tak akan. Maka dari itu kumohon kau untuk menjaganya selalu"
" Aku akan menjaganya." Ucap Donghae berjanji.
Sementara itu sungmin terlihat berjalan terburu-buru di lorong rumah sakit menuju ke ruang ICU di rumah sakit itu. Saat sampai di ruangan itu sungmin segera masuk dan sungguh ia terkejut. Ia berdiri mematung melihat kedua orang itu ada di sana. Donghae dengan tubuh yang di perban duduk di samping kyuhyun dengan tubuh lemah yang penuh dengan peralatan medis yang menempel ditubuhnya.
Sungguh entah mengapa rasanya sungmin ingin menangis saat ini. Tidak bisa dipungkiri melihat orag yang satu tahun ini ada didekatnya meski ia selalu mengacuhkannya sekaligus bos dikantornya membuatnya semakin ingin menangis.
" Apa yang terjadi?" tanya sungmin
" Bicaralah dengan Kyuhyun. Aku akan menunggu di luar." Ucap donghae seraya berdiri hendak meninggalkan ruangan itu.
" Kumohon tetap disini" ucap kyuhyun.
" ….."
Donghae tidak menjawab. Ia berjalan ke arah sungmin dan mendudukan sungmin di samping kyuhyun. Kemudian ia sendiri berdiri tak jauh dari mereka berdua.
…
Tak ada pembicaraan diantara ketiga orang itu. Semua tampak lebih senang berkutat dengan pikiran masing-masing.
" Saranghae. Minnie-ah" ucap suara kyuhyun lirih.
Sungmin merasakan hatinya berdenyut sakit mendengar ucapan orang yang terbaring dihadapannya kini.
"…."
Sungmin tidak menjawab. Lidahnya kelu, sebagian hatinya merasa sakit saat mendengar dan melihat orang yang tak pernah bosan mengganggu hidupnya menjadi seperti ini.
" Berjanjilah kau akan selalu tersenyum" ucap kyuhyun.
"….. "
sungmin tak mampu menahannya lagi. Airmata lolos dari pertahanannya. Mengalir deras di pipinya.
" Kumohon jangan menangis"
" Wajahmu terlihat jelek ketika kau menangis" ucap Kyuhyun.
Kyuhyun mengangkat tangannya untuk menghapus airmata sungmin. Donghae di belakangnya merasa sangat cemburu, namun ia sadar. Ini bukan saatnya untuk cemburu sehingga ia menahannya. Bagaimana pun juga kyuhyun seperti ini karena melindunginya.
" Donghae Hyung. Jagalah Minnie ne" ucap kyuhyun memecah keheningan diantara ketiganya.
" Aku berjanji. Dan sejak kapan evil sepertimu memanggilku hyung he?" tanya donghae seraya bergurau untuk menutupi kesedihan hatiku.
" Hahahaha penghormatan terakhirku untukmu Hyung" ucap kyuhyun.
" Ya! Apa maksudmu? Kau harus memanggilku hyung selamanya" ucap Donghae menhan pilu.
" Minnie-ah. Bolehkan aku memanggilmu seperti itu? Bolehkah aku menciummu sekali saja?" tanya kyuhyun. Suaranya terdengar putus-putus nafasnya sudah sesak. Namun ia berusaha mempertahankan kesadarannya demi melihat orang yang dicintainya lebih lama.
"….."
Sungmin masih tidak menjawab. Ia terlalu terkejut mendengar pernyataan kyuhyun.
" Saranghae" suara kyuhyun terdengar sangat lemah. Hingga akhirnya
TITTTTTTTT…
Mesin pendeteksi jantung elektrokardiograph menampakan garis lurus. Menandakan sudah tak ada kehidupan di raga yang terbaring itu.
Tangis sungmin pecah. Air mata mengalir dipipinya, begitu pula Donghae, sungguh ia merasa bersalah dengan apa yang terjadi malam ini.
Sungmin membuka masker oksigen kyuhyun.
Cup.
Kecupan singkat ia berikan untuk kyuhyun. Permintaan terakhirnya, meski sungmin tahu ini sudah terlambat. Namun setidaknya ia telah mengabulkannya. Tubuh itu mendingin. Meninggalkan kedua insane yang memandang tubuhnya dengan pilu
Donghae melihat anak kecil yang berada ditengah jalan itu, sementara truk melaju kencang kea rah anak itu. Trauma donghae seolah menahannya untuk tidak menolong anak itu. Namun dorongan hatinya seolah lebih kuat, donghae berlari hendak menarik anak itu. Setelah berhasil menggenggam tangan anak itu, ia merasa tubuhnya didorong sehingga akhirnya ia dan anak kecil itu terlempar ke sisi jalan sementara
BRAAAKKKK
Tubuh kyuhyun mengahantam bagian depan mobil truk tersebut kemudian jatuh menghantam kerasnya aspal. Donghae melihatnya kyuhyun masih sadar namun tubuhnya bersimbah darah. Ia tersenyum.
" apa yang kau lakukan Pabbo!"
" Bahagiakan ia. Ia hanya mencintaimu. Kau harus hidup" ucap kyuhyun.
' Saranghae' lirih kyuhyun memejamkan matanya.
Hingga akhirya mobil ambulance datang untuk membawa semua korban kecelakaan itu.
Sungmin masih berdiri menatap makam itu. Pandangannya nampak kosong melihat nisan dihadapannya saat ini. Orang yang mencintainya. Namun ia mengacuhkannya. Sedikit penyesalan dihati sungmin tertinggal untuk namja meyebalkan itu.
" Semua yang mencintaiku pergi" ucap sungmin dengan pandangan mata kosong.
"…"
Donghae dibelakangnya menatap pilu sungmin. Ia hanya bisa membiarkan sungmin melampiaskan segala keluh kesahnya. Disana.
" Apa kau juga akan pergi?" tanya sungmin membalik tubuhnya menghadap Donghae.
" Ne"
" …" Sungmin diam.
" Aku akan pergi. Membawamu. Mari buka lembaran baru, penuh senyuman. Hanya senyuman dan kebahagiaan. Tak aka nada lagi tangisan"
" hiks…" sungmin menangis memeluk erat donghae. Rasanya hatinya sangat sakit saat ini. Lebih menyakitkan lagi ketika ia merasa menyesal.
Benar ucapan donghae. Lebih baik melakukannya sebelum menyesalinya.
" Oemma" ucap sungmin.
" Ne. kita kesana"
Donghae dan sungmin langsung menuju ke kediaman keluarga Jung. Sungmin meminta maaf pada sang oemma. Tentu saja nyoya jung tampak sangat senang dengan kejadian ini. Meskipun begitu. Sungmin tetap akan menjadi seorang Lee. Ia bukan lagi seorang Kim atau Jung. Ia seorang Lee yang berasal dari nama orang yang dicintainya.
Lee Donghae…..
Ketika cinta datang kepadamu
Sambutlah cinta itu
Cinta bukanlah luka
Ia membawa bahagia
Sikapilah cinta dengan segala ketulusannya
Engkau berhak bahagia
Hanya cinta.
FIN
guest : ne chingu ini sudah dilanjut sampai END hehehe sudah puaskah dengan ending ini? hehehe
hyunhee98 : hehehhe ne, ini sudah END hehehehe . ada digaprasiska hehehehehe mention ne
minoru : hehehehe bagaimana dengan ending ini? puaskah? hehehehe
Dyna : hahaha sudah baca ne? chap ini sudah END huhu saya juga kangen bikin ini#plak hehehehe puaskah dengan endingnya?
Liaa : mianhae ne hehhe endingnya belum sesuai harapan chingu... namun semoga puas dengan ending ini hehehe kapan-kapan saya buatkan Kyumin hehehehe
kms : hehehehe nanti bingun cingu hehehehe semoga puas buat ending yang ini hehehe mian kalau jelek wkwkwkwkwk
jeongmal gomawo buat chingu yang sudah membaca apalagi mereview FF abal dari saya ini. semoga tidak kecewa dengan endingnya hehehehehe
special Thanks to :
Princess Pumkins ELF, Yefah KyuminShippClouds, paprikapumpkin, sitapumpkinelf, Jihyun1289, , minoru, kms, liaa, guest, Dyna, Hyunhee98, KimCha, .sparkyu1208, RianaClouds, amalia, pumpkinsparkyumin, evil vs bunny, zaAra evilKyu, Park Min Mi, senkyumin, fishy, lunaya, kyutminimi, HachiBabyMinnie, tika, vieo6, mi gi cassiopeia ot5, jejesaranghae, chu, MinPumpkins, chabluebilubilu, Miyu1905, , Mingre, Michelle Jung, KimPumpkin, kyuminalways89, Ming, Melisa, , sitara1083, WhiteViolin, Miss Park, MinNy Ming.
yang sudah mau membaca dan mereview FF saya ini. jeongmal gomawo
*Bow*
dan saya mohon maaf jika banyak kesalahan saat menulis FF ini. mianhamnida hehehehe
saya juga mohon maaf jika ada nama yang belum saya sebutkan, mohon maaf ne
untuk para kyuminshipper, mianhae ne karena saya buat pairnya jadi haemin coz banyak banget yang minta haemin hehehe
jujur saya di SJ hanya suka sama sungmin, tapi saya mengagumi seluruh karya SJ menurut saya mereka boyband yang sangat hebat. perjuangan mereka sangat mengharukan. Chingu pasti bangga karena memiliki idola seperti mereka hehehehe.
jika ingin menghubungi saya silahkan kunjungi saya di digaprasiska, hehehehe itu twitter saya. silahkan dimention nanti saya pasti akan balas pertanyaan chingu semuanya. tentang apapun. tidak harus tentang FF hehehe.
Anyong
semoga bisa cepat bertemu lagi.
*Bow*
