Pemimpin Genk
Penafian: NARUTO © Masashi Kishimoto
Maaf cerita ini gak ada adengan namanya herem, gay atau pun banyak kesalahan saya dalam bentuk cerita ini. Mohon maaf kalau ada kata-kata yang kalian tidak mengerti
Bab 2
Naruto tenangkan pikiranmu jangan tubuhmu dikuasai oleh kemarahan. Di arah belakang ada seseorang yang sedang melakukan kayu yang cukup besar
"Hyaa, matilah kamu bocah ingusan"
Dengan cepat naruto menangkis serangan dengan menggunakan tangan kanannya.
"Uh, sakit seperti seseorang menusuk jiwaku"
"Ho, bocah itu cukup kuat juga menangkis kayu ini tapi kau akan mati sekarang" guman kiler bee
"Kau pikir bisa menang melawanku akan kutangkat kekuatan Uzumaki Naruto seorang pemimpin genk terkuat ditokyo"
"Hahhahah, kau tidak pantas menjadi pemimpin" kata kankuro
"Kau pantasanya bermain sirkus, hahahahha" kata temari
Sang gadis duduk termenung melihat aksi seseorang yang sedang menyelamatkannya.
"Dia sangat kotor terlihat sama sekali noda darah" guman wanita
"Hu, akan aku akhiri pertarungan ini orang orang bodoh" guman naruto sedikit berbisik tapi sudah pasti masih bisa didengar.
"Berengsek kau bocah tengik matilah kau" kata mereka
Kankuro menyerang naruto dengan menggunakan katana yang cukup panjang tapi naruto menunduk kepala sampai kepala naruto tidak lepas dari fisik
"Hampir saja kalau aku tidak menunduk kepala, aku bisa terbunuh" gumannya
Tidak sampai disitu naruto menendang kaki kankuro sampai kankuro tidak bisa berdiri lagi naruto mengangkat tangan sebelah kiri meniju kepala kankuro berkali-kali hingga sedang mengeluarkan darah
"Huh, melelahkan tinggal pemimpinnya yang akan bernasib sama dengan anak" guman naruto sedikit arogan
"Kau pikir bisa mengalahkanku bocah, saya adalah pemimpin genk terkenal ditokyo" kata kiler sudah
Aku sendiri
"Menurutku kau adalah sekumpulan orang orang tua yang sedang menunggu ajal saja" guman naruto dengan santai meski terus mengalir diujung bibirnya
"Uh berani juga kau bocah maju dan hadapi aku" guman kiler bee dengan nada keras
Hening ...
"Baiklah aku akan maju" guman naruto sambil mengambil kayu yang dipegang kankuro
Sebelum naruto melangkah lipat mereka bisa mendengar suara sirine mobil
"Sial ada polisi, kalau tidak ada polisi kau sudah mati bocah" kata kiler bee
"Saya mau tanya satu hal, sebelum kita berpisah" guman naruto dengan suara agak keras
"Apa yang ingin kau tanyakan bocah" guman
"Sebenarnya kamu itu berasal dari genk apa dan siapa namamu" guman naruto
"Untuk apa kaualat hal menjijikan seperti itu" gumun kiler bee
Hening ...
"Karena aku ingin membunuhmu dengan tanganku bilang kau genk terkenal ditokyo" guman naruto dengan santainya
"Hu so yah akan kukenal siapa sebenarnya saya kiler bee ketua dari genk yamaguchi gumi apa itu cukup" guman kiler bee bernada tidak suka
Sebelum naruto sempat berbicara, semua anggota kiler bee berdiri dengan susah payah dan meminta pengampunan dengan ketuanya
"Huerce kalian sudah bangun dari tidur kalian" guman ketuanya
"Ketua maafkan kami, tidak bisa membantumu, kami siap menerima datnya" kata mereka semua
"Tidak apa apa yang saya bisa dikalahkan oleh bocah ingusan seperti dia" kata kiler bee usaha tersenyum tapi dimata orang orang terlihat menyeramkan.
Datanglah satu mobil polisi dan mereka semua kaburinggalkan naruto dan gadis itu
"Hu menyebalkannya hari ini, bertemu dengan genk dan terjangkit masalah dengan polisi" guman naruto mengambil sesuatu disaku celananya sebuah pekarangan untuk membersihkan darah yang mengalir di wajah mulai hidung dan mulut.
"Hei anak kecil kau telah melanggar tata tertib dikota ini berkeliaran di sela belajar dan berkelahi di kota" kata polisi
Hening ...
"Apa yang kau dengar apa yang aku bicarakan" guman
Naruto diam memantung sambil melihat awan yang bergerak dan angin yang berhembus sangat nyaman bagi naruto dia tidak ada orang berdiri tidak jauh dari naruto
"Hey bocah apa yang kau dengar apa yang aku bicarakan tadi" kata polisi dengan kesalnya
Gadis itu menatap pertengkaran antara orang berambut pirang dan berambut merah dengan senyum bahagia
"Apa" guman naruto dengan nada santai
Dipikiran polisi "apa" dia cuman bilang dengan kata apa, berensek kamu hal tersebut dihadap bocah berambut pirang itu dan terima kepala dengan pelan
ºBletakº
"Kenapa kau tidak saya tidak ada denganmu" guman naruto
"Kau sudah melanggar peraturan tata tertib dikota ini" guman polisi dengan kesal
"Kalau membantu orang termasuk juga" kata naruto
"Tidak biasanya brandalan membantu orang" guman polisi
"Kau berpikir mau akan brandalan itu kejam tidak ada belas kasihan" jawab naruto
"Baiklah nama saya Sasori" gumannya
"Nama saya Uzumaki Naruto" kata naruto sambil melihat awan awan
"Baiklah kita sudah perkenalan dan kau siapa nona" kata sasori
"Nama saya Hyuuga Hinata salam kenal semuanya" kata hinta malu malu
"Sasori melebarkan isi marga hyuuga kau anak Hiashi-sama" kata sasori
"II-Iya apa kamu mau aku tersesat karena aku anak perusahaan terkenal dijepang" kta hinata pasti
"Untuk apa imbuhan tidak ada untungnya" guman naruto
"Dasar brandalan" kata sasori
"Saya antar pulang" kata sasori dengan nada semangat
"Tidak perlu" kata naruto
"Hei bocah kenapa, oh saya tau kenapa kamu berpikir kalau naik mobil polisi pasti orang berimaan kau salah satu buronan kami hahhaha" kata sasori dengan senangnya
"Hanya orang orang bodoh yang berimaan seperti itu" kata naruto sambil memasuka pak kesaku celana
"Terserah kau saja, memangnya kau naik apa" kata sasori bingung
"Hu naik mobil yang ada disana" guman naruto menujuk salah satu mobil terpakir dijalan mobil berwarna oranye
"Apa mobil yang ada itu mobil pagani huayra mobil terbuat dari italia dilengkapi dengan twin turbo mesin V12 yang mampu menghsilkan tenaga 372 tenaga kuda. Itu mobil mewah, kau memilikinya bocah aku tidak menyangka" kata sasori terkagum melihat mobil yang terpakunya disana
"Hu mobil itu tidak semewah mobil sahabatku" guman naruto menatap malas lawan bicaranya
"Maksud kamu sasuke" kata hinata sambil berkeringat dingin setelah memanggil nama sasuke
"Hah dari mana kau tau temanku namanya sasuke" kata naruto menatap tajam hinata
"Ka-karena
Flasback On
Dipagi hari yang cerah sekolah konoha sekolah tinggi selalu ramai banyak siswa yang sedang beraktivitas mulai dari ada yang bermain, ada yang sedang dibully banyak yang dibully itu terus memenuhi permintaan bernyanyi merekalan sekolah yang disebut orang yang dibully itu hinuga hinuga hinata
"Hey gadis manis, kamu harus berkeliling sekolah dengan menggunakan satu kau mengerti" kata kakuzu
Hinata sempat menolak permintaan itu tapi terhenti mendengar suara berat dari belakang hinata
"Hey kau tidak letih apa bully orang terus, mata dan telingaku sakit sekali kalau kau berbicara seperti orang kemasukan hantu" kata seseorang
"Hu bakakah kau Uchiha Sasuke" kata kakuzu
"Jangan gangu dia" kata sasuke
"Apa dia kekasihmu, pacarmu, atau" guman kakuzu
"Atau apa ha" kata sasuke bernada keras
"Atau adikmu hahaha" dijawab salah satu anak buah kakuzu itu bernama sakit
"Hahahahha" guman kakuzu berteriak
"Berensek kau, aku menolongnya karena aku kasihan terhadapnya, baiklah jika kau tidak mau menurut terima kasih anjalmu sekarang pasti akan senang dengan karyaku" kata sasuke
"Hu siapa naruto apa dia begini atau kekasihmu" kata kakuzu
"Berensek kau aku bukan yoi, Naruto itu ketua dari genk kami" kata sasuke nada kesal
"Genk yah, genk apa atau sekumpulan orang orang idiot" kata hidan
"Ha ha ha ha ha ha" semua orang ketawa
Sasuke lari kearah hidan sambil mengangkat tangan kanan dan meniju tepat di pipinya dengan memar diwajahnya
"Dia, kencang aja kamu menghina Naruto-sama" guman sasuke nada makin berat
Sasuke menedang kepala hidan sampai terjatuh siswa yang tertawa tadi kejutan melihat aksi sasuke menedang kepala hidan
"Haahaahahah" guman sasuke dengan nada berat
Dipikiran siswa pelajar konoha SMA jangan berani melawan sasuke kalau tidak terjerat hidan yang disiksa oleh terus menyiksa hidan sampai paskah ada yang punya darah
"Hu lemah" kata sasuke malas
Hidan berusaha berdiri dengan susah payah sambil mengatakan
"Kau pikir dengan serangan itu bisa buatku pingsan dirumah sakit, kau salah besar sasuke sekarang aku yang menyerang kau siaplah" guman hidan sambil mengusap bibir yang berdarah
Hidan menyerang sasuke menggunakan tangan kiri tapi tahan oleh sasuke dengan menunduk kepala sekarang pergi sasuke meniju dada hidan tapi dia hanya saja pergelangan tangan sasuke hidan menatap mata sasuke dengan n
"Sasuke aku mau tanya, siapa nama ketua geng yang kamu ikuti selama ini" guman hidan
"Untuk apa kau masuk soal itu" kata sasuke
"Jawab saja sasuke siapa nama ketua genk yang kamu temui banggakan" guman hidan dengan nada kesal
"Dia adalah Uzumaki Naruto sekaligus sahabat terbaik ku" guman sasuke pelan
"Begitu yah" guman hidan
Hidan mendorong sasuke hingga terlempar 30 centi
Hening ...
"Suka mau hujan, sama sekali hidan menyelsaikan masalah ini aku jadi mau tidur hoam" guaman tobi
"Tobi kau kejam" kata sakit
Suasana di konoha SMA cukup mendung sampai para murid yang menonton memilih tempat untuk berteduh karena mau hujan
"Sasuke boleh aku gabung digenkmu bersama sahabat terbaikku dari tobi, kakuzu, sakit" guman hidan sambil tersenyum
Hening ...
"Kalau kalian ingin bergabung digenk tanya dulu sama akan bersekolah disini" kata sasuke dengan tenangnya
"Oke saya tunggu" guman hidan
Hinata berdiri termenung melihat percakapan 4 orang didepannya
Dan hinata melangkah mendekat sasuke dengan takutnya
"Maaf sasuke" kata hinata dengan malu malu
"Maaf untuk apa" guman sasuke
"Karena wajah dan bajumu-
"Tidak apa apa ini cuman melatih tubuh kita menjadi kuat dan mental kita tidak lemah" guman sasuke bosan
"Baik" guman hinata pelan
Flasback Off
"Begitu yah, sasuke telah mendapatkan 4 anggota baru" guman naruto tersenyum
"Hey bocah kau dengan sasuke itu brandalan" guman sasori
"Ya memangnya kenapa" kata naruto
Bersambung
