"Nah Murid – murid Kita kedatangan Murid baru dari Osaka" Ujar Hatoku.
"Kalian Masuklah"
Setelah Naruto dan Sasuke dipanggil Mereka masuk kedalam ruangan Kelas. Suasana Kelas yang tadinya ricuh menjadi senyap secara tiba – tiba.
"Kyaaaaa"
"Kyaaaaa Pemuda-san Jadilah Pacarku"
"Kyaaaaa Pemudaku yang berambut Raven jadilah Suamiku"
"Pemudaku yang puaskan Aku" Lupakan yang satu ini.
Semua Wanita diKelas bersorak ricuh melihat kedatangan Sasuke dan Naruto.
"Sialan Kau wajah Barbie"
"Bangsat Kau"
"Sialan Kau Muka Taik"
Naruto merasa emosi dengan ucapan para Pria di Kelas. Sedangkan Rias dan Akeno tengah berbincang tentang Murid baru.
"Mereka tampan ya Rias" Ujar Akeno.
"Aku tidak suka melihat Mereka apalagi Anak berambut pirang itu Dia seperti berandalan dan yang satu lagi sok kalem" Ujar Rias tak suka.
Tiba – tiba Guru itu memukul Meja dengan kuat.
"Diam"
Guru itu berteriak kepada seluruh Kelas.
"Nah Kalian perkenalkan diri Kalian masing – masing" Ujar sang Guru.
"Perekenalkan Namaku Namikaze Naruto jika ada yang macam – macam padaku di Kelas ini akan Ku hajar" Ujar Naruto seperti Preman.
"Namaku Uchiha Sasuke" Ujar Sasuke singkat.
4 orang dari Semua Siswa di Kelas itu tersentak mendengar Naruto dan Sasuke memperkenalkan diri.
"Apa Namikaze Uchiha" Teriak Mereka berempat.
"Ada apa Namikaze-san, Uchiha-san, Gremory-san, Sitri-san?" Tanya sang Guru.
"Tidak Sensei" Ujar salah seorang yang dipanggil Namikaze.
"Hey Teme ternyata ada juga Namikaze dan Uchiha disini dan itu si Gremory dan Sitri yang dikatakan Sirzech" Bisik Naruto pada Sasuke.
"Ya Kau benar Dobe" Ujar Sasuke.
"Baiklah kalau tidak ada apa – apa Uchiha-san Kau duduk di belakang Sitri-san, Sitri-san angkat Tanganmu" Ujar Sang Guru.
Lalu Sona mengangkat tangannya.
"Namikaze-san Kau duduk di belakang Gremory-san, Gremor-san angkat Tanganmu" Suruh Hatoka.
Lalu Rias angkat Tangan setelah Senseinya menyuruh angkat Tangan dan Naruto pun pergi kebelakang Rias.
"Hey Jangan Kau apa – apakan Rias sayangku ya" Ujar salah satu Murid.
"Baiklah Kita lanjutkan belajar" Ujar Hatoka.
Setelah Naruto dan Sasuke sampai ke tempat duduknya Naruto langsung mengangkat Kakinya ke Meja. Gurunya yang melihat itu langsung memarahi Naruto.
"Namikaze-san turunkan Kakimu" Ujar Hatoka dengan nada marah.
"Sudah kukatakan sebelumnya siapa yang berani melawanku akan ku hajar" Ujar Naruto dengan nada sok preman.
"Kau berani melawanku" Ujar sang sensei.
"Siapa yang membatasi pergerakanku kuanggap Musuh" Ujar Naruto sinis.
Hatoka langsung bungkam seribu bahasadi buat Naruto sedangkan Sasuke hanya menggeleng – gelengkan Kepalanya melihat Sahabatnya itu seperti Preman.
"Namikaze-san harap jangan lawan Guru" Ujar Sona memarahi Naruto tetapi dengan wajah datar tanpa emosi.
"Siapa Kau berani mengatur – atur Aku" Ujar Naruto.
"Aku Ketua OSIS"
"Memang kenapa kalau Kau Ketua OSIS Kau pikir Aku takut bodoh"
"Kau masih Murid baru jadi jangan semena – menamu di Sekolah ini"
"Kau pikir kalau Aku murid baru Aku akan berdiam diri saja seperti orang dungu?"
Sona langsung bungkam mendengar perkataan Naruto yang menyengat sampai ke ulu Hati.
"Sudahlah Naruto biarkan saja" Ujar Sasuke.
Naruto pun menuruti perkataan Teman sejatinya itu.
"Baiklah Kita lanjut lagi" Ujar sang Guru lemas.
"Hei Teman Kaulah Murid paling berani melawan Guru dan Ketua OSIS yang kejam itu" Ujar salah satu Murid di samping Naruto.
"Itu hanya masalah kecil" Ujar Naruto menutup Matanya.
Pelajaran berlanjut dengan sangat membosankan.
"Hoaaam Bosan" Teriak Naruto.
Sedangkan sekelasnya hanya diam tak ada yang berani melawan.
Setelah Satu Pelajaran yang membosankan
Kring Kring Kring
Lonceng telah berbunyi yang menandakan Jam istirahat.
"Hah akhirnya" Ujar Naruto.
"Hei Dobe ayo keluar" Ajak Sasuke.
"Hei tunggu" Ujar salah seorang Murid berambut pirang dan Pacarnya seorang Perempuan berambut Raven.
"Ada apa?" Tanya Sasuke.
"Apakah Kalian benar bermarga Uchiha dan Namikaze?" Tanya si Pirang itu.
"Bukankah Kau sudah mendengarnya sendiri memang ada apa" Ujar Sasuke.
"Memang kenapa, Apakah Kalian pergi dari Mekkai?" Tanya si Pirang.
"Apa Kau mengira Kami Iblis?" Tanya Sasuke.
Sedangkan si Pirang itu hanya mengangguk.
"Dengar ya Kami tidak pernah menjadi Iblis dan Kami tidak akan pernah menjadi Iblis" Terang Sasuke.
"Pasti Kau bercanda" Ujar si Pirang tidak percaya.
"Sudah Kukatakan Kami bukan Iblis bodoh" Ujar Sasuke.
"Sudahlah ayo Kita pergi" Ujar Pacarnya pada si Pirang itu.
Mereka meninggalkan Naruto dan Sasuke.
Naruto and Sasuke : Power of Two Poseidon Re – Incarnation
Disclaimer : Masashi Kishimoto™ and Ichie Ishibumi™
Genre : Adventure, Supernatural, Fantasy, Mythology, and Another
Rating : Mature
Genre : Adventure , Romance , Fantasy , and Another
Pair : Naruto x ? and Sasuke x ?
Warning : Jelek, Buruk, Mainstream, Typo dimana – mana dan yang pasti bikin sakit mata kali ya?
Chapter 3
Semua Murid meninggalkan Sekolah karena memang Sekolah sudah bubar begitu juga dengan Naruto dan Sasuke pemeran utama kita.
"Hei Dobe kurasa si Pirang tadi mungkin tahu tentang Chaos Brigade" Ujar Sasuke.
"Ya kurasa Dia tahu sebab tadi Ia menanyakan apakah Kita pergi dari Mekkai" Ujar Naruto.
"Sudahlah Kita tanya lain waktu saja" Ujar Naruto.
Mereka terus berlanjut jalan sampai ke Rumah Mereka mungkin lebih cocok dikatakan pemberian Sirzech. Ya Rumah yang besar untuk penghuni 2 orang.
"Nah Akhirnya bisa istirahat" Ujar Naruto membuka pintu Rumah Mereka.
Naruto dan Sasuke masuk kedalam Rumah Mereka. Sasuke melihat ke arah Jam dinding yang menunjukkan pukul 3.00 WJK (Waktu Jepang Bagian Kuoh).
"Hei Naruto sudah Jam 3.00 apa Kau tidak Makan?" Tanya Sasuke.
"Tidak Aku masih kenyang jadi lebih baik Aku tidur" Ujar Naruto melangkah ke Kamar.
"Baiklah"
Setelah itu Sasuke menuju Dapur untuk mencari Makanan.
Sementara itu Bersama Rias.
Di sebuah ruangan bernuansa Gothic terdapat beberapa Iblis muda yang sedang berbincang – bincang.
"Hey Akeno Aku merasa penasaran dengan si Naruto dan Sasuke" Ujar Rias.
"Memang ada apa Buchou?" Tanya Akeno.
"Mereka itu tadi katanya Manusia biasa tetapi bermarga Uchiha dan Namikaze" Ujar Rias.
"Iya sih Buchou tetapi dari Aura Mereka menunjukkan seorang Manusia biasa" Ujar Akeno.
"Kau benar" Ucap Rias.
Sementar itu bersama.
Di Sekolah di Ruangan OSIS terdapat juga beberapa Iblis muda yang juga sedang berbincang – bincang tentang Naruto dan Sasuke juga.
"Sialan si Pirang itu menjatuhkan harga diriku di depan semua Orang" Ujar Sona kesal.
"Ya Kaichou sebaiknya Kau sabar karena tugas Kita akan semakin berat dibuatnya" Ujar seorang perempuan yang menggunakan Kacamata juga.
"Awas saja Dia akan ku balas" Ujar Sona.
Kembali dengan Naruto dan Sasuke.
Didalam Rumah Naruto dan Sasuke terlihat cukup ricuh sebab Sasuke menjatuhkan Kuali yang menyebabkan Naruto terbangun dari Tidurnya.
Flashback On
Saat itu Sasuke sedang ingin memasak Makanan untuk dimakannya. Sasuke mengambil Kuali dari Lemari Piring dan mengambil Saus tomat beserta Daging untuk di Masak. Lalu Sasuke menghidupkan Kompor gas itu dan meletakkan Kuali itu diatas Kompor.
"Chef Sasuke akan menghidangkan Makanan terlezat untuk dirinya" Ujar Sasuke pada dirinya sendiri.
Lalu Sasuke memasukkan Saus tomat kedalam Kuali dan juga ia menambahkan sedikit Anggur. Tiba – tiba Api hidup di dalam Kuali. Sasuke yang takut akan kebakran menyiram Kuali tetapi Apinya tidak mati dan Akhirnya ia menjatuhkan Kualinya.
Trang tang tang tang.
"Apa itu" Teriak Naruto dari Kamar.
Dan ia segera berlari kedapur dan melihat Sasuke menumpahkan Saus tomatnya.
"Sasukeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee" Teriak Naruto.
Flashback Off
"Cepat bersihkan Sasuke" Suruh Naruto.
"Sabar Bro" Ujar Sasuke sambil nyengir.
"Bercandamu Jelek" Ujar Naruto kembali ke Kamar.
Skip Malam Hari Di Suatu Tempat.
"Roaaaaaarrr" Teriak seekor Moster bukanlebih cocok dikatakan Iblis liar.
Iblis liar adalah Iblis yang memberontak dari Kingnya dan pergi sehingga Mereka dicap sebagai Iblis liar. Memiliki Tubuh seperti Monster.
"Haaaaaarrrrrrrggggggg" Teriak salah satu Iblis lain.
"Hei Ayo Kita cari Mangsa" Ujar salah satu Iblis itu.
"Hm"
Lalu dua Iblis itu berangkat untuk mencari Mangsanya mungkin Karena sudah lapar.
Kembali ke Naruto dan Sasuke.
Naruto dan Sasuke sedang Makan Malam di Rumahnya tetapi Sasuke agak risih.
"Hey Naruto Aku merasakan suatu Energi jahat yang mengganggu" Ujar Sasuke.
"Ya itu lain dari Iblis biasa auranya lebih gelap" Ujar Naruto.
"Bagaimana Kalau berdansa?" Ajak Sasuke.
"Baiklah"
Lalu Sasuke membuat lubang Dimensi untuk celah Mereka pergi ke tempat Iblis liar itu.
Dengan Iblis itu.
Di dekat Iblis itu terlihat Dimensi terbuka dan mengeluarkan Naruto dan Sasuke.
"Hm Kelihatannya Kita kedapatan jatah" Ujar Iblis itu.
"Ya Kau benar" Ujar Iblis lain.
"Oh jadi aura Kalian yang aneh ini ya?" Ujar Sasuke.
"Ya ini Kami Iblis liar" Ucap Iblis itu.
"Aku jadi ingin berdansa dengan Kalian" Ujar Sasuke sambil tersenyum.
"Jadi Kau ingin berdansa ya?" Ujar Iblis itu.
"Naruto biar Aku yang urus ini Kau duduk saja" Ujar Sasuke.
"Hei ini tidak adil"
"Kau kan sudah berdansa" Ujar Sasuke sedangkan Naruto hanya mendengus kesal.
"Baiklah Aku mulai" Ucap Sasuke lantang dan semangat.
"Baiklah Kalau Kau ingin mati" Ujar Iblis itu.
"Kagutsuchi : Fire Flame"
Sasuke mengeluarkan Kobaran Api hitam dari dalam Mulutnya dan api itu langsung menyerbu Iblis itu.
"Groooooaaaarrr Panas , panas" Teriak Iblis itu.
"MENGAPA API INI TIDAK PADAM"
"Api ini tidak dapat padam sebelum Mangsanya hangus bahkan Aku sendiri tidak dapat mematahkan teknik ini" Ujar Sasuke.
"Grr sialan Kau Manusia" Ujar salah satu Iblis lain.
Iblis itu langsung menyerang Sasuke dengan cepat sedangkan Sasuke yang melihat itu hanya tersenyum melihat Iblis itu.
"Splitting the Ground"
Sasuke memukul tanah dengan telapak Tangannya yang menyebabkan Tanah terbelah dan menelanIblis itu.
"Kagutsuchi : Fire Flame"
Sasuke langsung menyemburkan api hitam dari Mulutnya kedalam tanah.
"Nah sekarang perbesarlah Apinya Naruto" Ucap Sasuke.
"Cih saat Iblisnya mau mati Kau serahkan padaku" Ujar Naruto kesal pada Sasuke.
"Fujin : Wind Blow"
Kemudian Naruto meniup Api tersebut dengan Fujinnya agar semakin besar.
Setelah itu Sasuke menutp kembali Tanah itu.
"Beres sudah" Ujar Naruto.
"Kau tahu Naruto Aku belum puas" Ujar Sasuke.
"Hm jadi Kau belum puas ya?"
"Begitulah" Ujar Sasuke
"Masih banyak yang seperti itu berkeliaran sudahlah ayo kita pulang" Ajak Naruto.
Sedangkan Sasuke hanya mengangguk dan Mereka bersiap – siap untuk pulang.
"Tunggu" Teriak seseorang.
Lalu orang tersebut keluar dari gelap dan menampilkan Rias, Akeno, dan teamnya.
"Ada apa" Ujar Naruto.
"Siapa Kalian sebenarnya?" Tanya Rias.
"Kami adalah Naruto dan Sasuke" Ujar Naruto.
"Bukan itu maksudku" Teriak Rias.
"Jadi"
"Siapa Kalian sebenarnya mengapa Kalian memiliki Kekuatan seperti itu?" Tanya Rias.
"Kami Manusia" Ujar Naruto.
"Mustahil" Ujar Rias.
"Apa yang mustahil di Dunia ini" Ujar Naruto
"Ya Kau benar"
"Aku merasakan kekuatan yang sepertinya kuat dalam dirimu" Ujar Sasuke menunjuk Issei.
"Aku jadi ingin melawanmu" Lanjut Sasuke.
"Aku juga ingin melawanmu" Balas Issei.
"Bagaimana kalau Kita berdansa" Ajak Sasuke.
"Baiklah" Ujar Issei.
"Issei jangan" Ujar Rias.
"Biarkan Aku melawannya Buchou" Ucap Issei dengan semangat.
"Hm Baiklah" Ujar Rias.
"Hey Sasuke jangan lama – lama ya" Ujar Naruto.
"Baiklah, Kalian minggirlah" Ujar Sasuke.
Lalu semua Orang yang ada di tempat itu minggir dari Area pertarungan.
"Bagaimana kalau Kau terlebih dahulu" Ujar Sasuke.
"Baiklah" Ujar Issei.
[Boost]
"Dragon Shot"
Issei menembakkan Bola api dari sarung Tangannya ke arah Sasuke.
"Lambat" Ujar Sasuke sambil menggeser sedikit Kepalanya.
"Sial" Keluh Issei.
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
"Dragon Shot"
Issei kembali menembakkan Bola api pada Sasuke tetapi yang satu ini lebih kuat dan cepat. Sasuke yang melihat datangnya Bola api menggeser sediktit Badannya.
"Masih Lambat" Ujar Sasuke.
Setelah sepuluh detik Kekuatan dan kecepatan Issei naik 4 kali lipat lagi.
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
Sarung tangan Issei kembali mengeluarkan suara.
"Hey apakah Sarung tanganmu bisa bicara?" Tanya Sasuke.
"Ini bukan Sarung tangan melainkan Sacred gear" Jelas Issei.
"Apa itu Sacred gear?" Tanya Sasuke.
"Aku juga tidak tahu menjelaskannya" Ujar Issei sambil menggaruk kepalanya.
"Baiklah Ayo serang Aku lagi" Suruh Sasuke.
"Baiklah"
Issei langsung menerjang Sasuke dengan kecepatan yang lebih cepat dari sebelumnya. Issei melayangkan tinjunya pada Sasuke tetapi dengan cepat Sasuke mngelak.
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
Kecepatan Issei kembali naik 4 kali lipat dari sebelumnya.
"Bagus Kau membuatku cukup tertarik" Ujar Sasuke cukup tertarik pada Issei.
"Rasakan ini" Ujar Sasuke memberikan tendangan yang keras pada Issei.
Issei menerima tendangan yang kuat itu sampai ia terdorong dan menabarak pohon.
"Hanya itukah kekuatanmu?" Ucap Sasuke dengan nada meremehkan.
"Lemah"
Issei bangkit dari jatuhnya dan mencoba untuk berdiri.
"Aku tidak akan kalah dengan mudahnya" Ujar Issei.
"Haha sepertinya Kau masih ingin bermain – main ya" Ujar Sasuke.
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
"Dragon Laser"
Issei menembakkan Laser api dari sarung tangannya. Sasuke yang melihat laser itu mencoba menyerangnya ia langsung melakukan kayang dan dengan cepat Issei sudah ada di atasnya dan ingin menendang Sasuke.
"Kau tidak akan bisa menyentuhku" Ujar Sasuke.
Sasuke langsung menangkap Kaki Issei dan melemparkannya kearah Pohon.
"Reflekku ini sangat bagus" Ujar Sasuke.
"ISSEI" Teriak Rias.
"Tenang saja Sasuke itu tidak serius" Ujar Naruto enteng.
Rias kembali tenang mendengar perkataan Naruto.
"Bagaimana apa Kau masih ingin berdansa?" Tanya Sasuke.
"Ya Aku masih ingin bermain denganmu sekalian latihan untuk kekuatanku" Ujar Issei.
"Jadi seperti latihan ya? Baiklah Aku akan memberikan ajaran seprti di Neraka" Ujar Sasuke.
"Sepertinya Sasuke mulai serius" Ujar Naruto sambil menonton Issei dan Sasuke.
"Aku ingin bertanya mengapa Kau bisa menghindari semua pukulan dan Jurusku?" Tanya Issei.
"Yang Kau perlukan adalah reflek" Dengan gerakan cepat Sasuke menendang Issei dari belakang.
Issei yang terkena tendangan itu mendengus kesakitan.
"Reflek" Ujar Sasuke.
Dengan cepat Sasuke kembali menyerang Issei dengan tinjunya kepada Wajah Issei.
Wajah Issei yang terkena pukulan Sasuke membuat Hidung Issei mengeluarkan darah.
"Ugh" Dengus Issei.
"Jadi Kau dikalahkan oleh Manusia itu Gaki?" Tanya Seekor Naga merah yang ada dalam Tubuh Issei.
"Kau ingin kekuatanku kemarilah" Ajak Naga merah itu.
"Baik Ddraig pinjamkan Aku kekuatanmu" Ujar Issei.
Naga itu Ddraig salah satu dari 13 Longinus yang katanya dapat membunuh Tuhan ( Bukan yang sebenarnya ya ).
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
[Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost]
Kekuatan Issei naik berkali – kali lipat dari sebelumnya bahkan aura merah Ddraig menguar di Tubuh Issei. Bahkan tanah di sekitar Issei retak karena kekuatan yang dikeluarkannya sangat besar.
"Ini akan sangat menyenangkan" Ujar Sasuke bersiap – siap.
Dengan sangat cepat Issei menyerang Sasuke tetapi dengan Reflek yang sangat bagus yang ia bentuk selama 13 tahun.
"Sudah kukatakan Kau tidak dapat menyentuhku" Ujar Sasuke.
"Dragon Shot"
Kali ini Bola api yang ditembakkan Issei lebih besar dari yang sebelumnya.
"Water Wall"
Sasuke mengeluarkan Air dari Mulutnya dan membentuk sebuah dinding air. Bola api yang ditembakkan Issei bertabrakkan dengan dinding air Sasuke membuat asap yang menutupi tempat mereka berdansa.
Sasuke yang merasa ini kesempatan bagus untuk menyerang Issei langsung bersiap – siap.
"Earth Spear"
Sasuke membuat Tombak dari tanah untuk menyerang Issei. Sasuke mengayunkan Tangannya kebawah dan dengan segera Tombak itu menyerang Issei. Para penonton tidak dapat melihat Issei dan Sasuke tetapi Naruto merasa akan terjadi sesuatu yang tidak baik. Sementara penonton hanya menggigit jari menunggu hasil dari pertarungan itu.
'Mungkin Sasuke ingin membunuhnya' Batin Naruto.
"Fujin : Wind Whirls Ball"
Setelah Naruto mengucapkan tekniknya di tangannya terbentuk sebuah Bola angin yang berputar mirip Rasengan tetapi bukan karena ini terbuat dari Angin. Angin itu sangat kuat dapat membuat Orang yang terkena itu menjadi serpihan – serpihan kecil.
Lalu Naruto melemparkan Bola angin itu ke tengah – tengah Arena pertempuran yang membuat wilayah pertarungan itu menjadi hancur dan asap yang menutupinya menghilang. Tombak Sasuke yang tadi akan menyerang Issei terhenti dan hancur oleh angin Naruto. Angin itu terus berputar seperti bor yang membuat lubang itu semakin dalam.
Sasuke yang merasa acara berdansanya diganggu menjadi kesal.
"HEY TEME KENAPA KAU MENGGANGGUKU" Teriak Sasuke pada Naruto.
"Bercandamu jelek" Ujar Naruto.
Lalu Naruto mendekati Issei dan mengangkatnya.
"Kau terlalu banyak menggunakan kekuatanmu" Ujar Naruto membantu Issei.
"Ya ini karena Dia sangat kuat" Ujar Issei.
Rias dan teamnya mendekati Issei dan Naruto begitu juga Sasuke.
"Issei Kau tidak apa – apa?" Tanya Rias.
"Aku tidak apa – apa Buchou" Ucap Issei.
"Hey Kau sangat kuat" Ujar Issei.
"Aku memang kuat" Ujar Sasuke.
"Heh jangan sombong Kau Sasuke" Ujar Naruto.
"Perkenalkan Namaku Hyodou Issei" Ujar Issei.
"Uchiha Sasuke" Ucap Sasuke.
Tiba – tiba Tubuh Issei lemas dan bersiap untuk pingsan.
"Kelihatannya ia kelelahan" Ujar Naruto.
Rias langsung khawatir setengah mati melihat Pionnya yang Manis itu pingsan.
"Issei" Panggil Rias.
"KAU... APA YANG KAU LAKUKAN PADA ISSEI" Teriak Rias pada Sasuke.
"Dia hanya kelelahan" Ujar Naruto.
"KAU JANGAN IKUT CAMPUR" Teriak Rias pada Naruto.
"Hah Perempuan memang merepotkan" Ujar Naruto.
"Akeno siapkan Lingkaran Sihir" Ujar Rias.
"Kalian akan membayar untuk semua ini" Ujar Rias.
"Buchou Lingkaran Sihir sudah siap" Ujar Akeno.
"Ayo Kita pulang" Suruh Rias pada semua Peeragesnya.
Rias dan Peeragesnya meninggalkan Naruto dan Sasuke ditempat itu.
"Sasuke Kau tahu memang benar terus berkelahi itu tidak bagus" Ujar Naruto.
"Ya Kau benar tetapi Darah ini membuatku terus ingin berkelahi" Ujar Sasuke.
"Aku juga sama denganmu tetapi Aku dapat menahan hasrat itu" Ujar Naruto.
Sementara itu ada yang mengawasi Naruo dan Sasuke dari udara. Dengan menggunakan sayapnya ia memperhatikan Sasuke dan Issei bertarung.
"Aku juga ingin bertarung denganmu Sasuke" Ujar Orang itu dan terbang ke Udara.
To Be Continued !
Bagaimana lebih menarik?
Biar agak mengerti Saya akan bagi – bagi kekuatan Naruto dan Sasuke.
Naruto Power : Manipulasi Fujin , Manipulasi Air , dan Manipulasi Tanah.
Sasuke Power : Manipulasi Kagutsuchi ( Api ) , Manipulasi Air , dan Manipulasi Tanah.
Dan tadi saat pertama kali Sekolah ada 2 orang yang bermarga Namikaze dan Uchiha siapakah mereka?
Jika ingin tahu Review Fanfic ini agar tahu lanjutan dari cerita ini ya !
Update 3 atau 4hari sekali tetapi kalau ada gangguan mungkin seminggu sekali.
Terima Kasih buat Brother – brother saya yang mau review.
Review terus ya!
Type Your Review Here
Thank You So Much.
