Kriiiiinnnnnggggg
"Hoaam sial cepat sekali paginya" Ujar Naruto.
Naruto beranjak dari tempat itdurnya lalu pergi ke Kamar Sasuke.
Blaaar
Naruto menendang pintu Kamar Sasuke sampai hancur berkeping – keping.
"SIALAN KAU DOBE" Teriak Sasuke emosi.
"Yo Sasuke" Ujar Naruto santai.
"KAU SUDAH MENGHANCURKAN PINTU KAMARKU" Teriak Sasuke.
"Ah tenang kan bisa dilem" Ujar Naruto.
"Kepalamu saja kulem Sialan" Caci Sasuke.
"Haha Bercandamu jelek seleketep" Ujar Naruto.
Sasuke yang tadinya Emosi sekarang menjadi Sweatdrop mendengar pernyataannya.
"Sudah sekarang Kita akan mulai mencari tahu informasi tentang Chaos Brigade itu" Ujar Naruto.
"Ya Kau benar" Jawab Sasuke.
"Sebaiknya Kita berangkat Sekolah setelah pulang Kita akan memulai Operasi : Memata – matai Chaos Brigade" Ujar Naruto.
Sasuke hanya mengangguk setuju pada Sahabatnya. Setelah itu Naruto dan Sasuke bersiap – siap untuk berangkat sekolah.
After It
"Ayo Sasuke Kita bernagkat" Ajak Naruto dan Sasuke menjawab dengan Anggukannya.
Mereka pun berngkat ke Sekolah dengan Aman , damai , dan sejahtera.
"Hey nanti Kita mulai dari si Pirang itu bukan?" Tanya Naruto memastikan.
"Ya begitulah sebab kemarin Dia bertanya apakah Kalian pergi dari Mekkai" Ujar Sasuke.
"Hmm"
Tiba – tiba Naruto merasakan sesuatu Aura lain yang lain daripada Iblis karena memiliki aura positifnya. Naruto melihat Sasuke begitu juga dengan Sasuke.
"Kau bisa merasakannya?" Tanya Sasuke.
"Ya" Jawabnya.
Naruto dan Sasuke melihat ke Langit dan terlihat seseorang terbang di Udara. Seseorang itu memiliki sayap hitam.
"Kelihatannya itu Iblis" Ujar Naruto.
"Tidak Iblis tidak memiliki Aura Positif" Ujar Sasuke.
Naruto and Sasuke : Power of Two Poseidon Re – Incarnation
Disclaimer : Masashi Kishimoto™ and Ichie Ishibumi™
Genre : Adventure, Supernatural, Fantasy, Mythology, and Another
Rating : Mature
Pair : Naruto x ? and Sasuke x ?
Warning : Jelek, Buruk, Mainstream, Typo dimana – mana dan yang pasti bikin sakit mata kali ya?
Chapter 4 Selamat Membaca !
"Jadi?" Tanya Naruto.
"Aku juga kurang tahu" Ujar Sasuke.
"Atau mungkin..." Sasuke berusaha mengingat – ingat apa yang dikatakan Poseidon pada Mereka.
"Ya itu adalah Da – Tenshi" Ujar Sasuke.
"Da – Tenshi?"
"Dasar Naruto Kau bodoh sekali Kau tidak ingat perkataan Guru" Ujar Sasuke.
Flashback On
"Hey Kalian sebelum Kalian pergi Aku akan menerangkan tentang Fraksi – fraksi yang mendominasi Dimensi ini" Ujar Poseidon.
Naruto dan Sasuke mengangguk.
"Fraksi Tenshi yaitu Fraksi Iblis memilik aura Positif dan tidak ada sedikitpun aura negatif , Da – Tenshi ber aura positif bercampur dengan aura negatif , dan Akuma memiliki aura negatif" Ujar Poseidon pada Naruto dan Sasuke.
Flashback Off
"Oh iya kalau Da – Tenshi beraura Positif dan Negatifkan?" Ujar Naruto.
"Ya"
"Bagaimana kalau Kita tangakp dan mengintrogasinya?" Ajak Naruto.
"Ya kurasa Kau benar" Jawab Sasuke.
Mereka langsung berlari mengejar kemana arah Da – Tenshi itu pergi. Mereka berlari cepat sampai menabrak pejalan Kaki.
"Ayo Naruto cepat" Ujar Sasuke.
"Ini juga sudah cepat" Ujar Naruto.
Saat berlari Naruto terpikir suatu hal yang membuatnya berhenti berlari. Sasuke yang melihat Naruto berhenti langsung menghampiri Naruto.
"Kenapa Kau berhenti disaat genting begini Naruto" Keluh Sasuke.
"Hey Kau tahu Aku kan bisa terbang dengan Manipulasi Fujin ini" Ujar Naruto.
"Oh iya kenapa tidak terpikir dari tadi" Ujar Sasuke.
"Kita ke gang itu dulu agar orang tidak melihat Kita" Ujar Naruto.
Lalu Mereka pergi ke gang sepi tersebut dan Naruto membuat sebuah Pusaran Angin yang mengangkat Mereka ke udara.
"Ayo cepat Naruto" Ujar Sasuke.
"Baiklah" Ujar Naruto.
Naruto kemudian mempercepat laju Anginnya. Akhirnya Mereka dapat mengejar Da – Tenshi itu. Da – Tenshi itu yang merasakan ada aura kuat yang mengikutinya mulai melihat kekanan , kekiri , dan setelah Ia melihat kebelakang ada yang mengejarnya.
'Sial ternyata ada yang membuntutiku' Batin si Da – Tenshi.
Da – Tenshi itu mempercepat terbangnya.
"Hey Sasuke sepertinya Dia mengetahui bahwa Kita membuntutinya" Ujar Naruto.
"Kalau begitu kejar dengan kecepatan penuh" Ujar Sasuke.
Naruto mengangguk. Mereka mempercepat terbangnyadengan kecepatan Angin.
"Sial Mereka cepat sekali" Keluh si Da – Tenshi.
Naruto dan Sasuke sudah dekat dengan Da – Tenshi itu. Da – Tenshi itu yang merasa akan terkejar turun ke sebuah Hutan.
"Naruto turun" Suruh Sasuke.
Naruto menurunkan Anginnya sampai Mereka betul – betul menyentuh tanah.
"Hey apa tujuan Kalian mengejarku?" Tanya si Da – Tenshi.
"Kami akan menangkapmu" Ujar Naruto.
"Kau pikir Mahluk sepertimu bisa menangkapku" Ejek si Da – Tenshi yang memiliki Rambut biru itu.
Naruto langsung menerjang si Da – Tenshi dengan kecepatan tinggi. Si Da –Tenshi yang tidak sempat menghindar terkena tendangan Roundhouse Naruto terjatuh dengan keras di tanah.
"Heh jangan sepelekan Aku" Ujar Naruto.
Si Da – Tenshi itu bangkit dari jatuhnya akibat tendangan Naruto tadi.
"Hm tendanganmu kuat juga ya" Ujar si Da – Tenshi itu.
"Tetapi itu tidak cukup untuk mengalahkan Kalawarner" Ujar Kalawarner.
"Oh jadi Namamu Kalawarner ya?" Ujar Naruto.
"Kalau begitu Kami akan menangkapmu" Lanjut Naruto.
"Dalam mimpimu" Ujar Kalawarner langsung menerjang Naruto.
Kalawarner sudah bersiap dengan Pedangnya untuk menghabisi Naruto. Naruto yang melihat Kalawarner sudah datang langsung membuka celah dimensi untuk mengambil The Three Wolf Fangnya.
"Senjatamu bagus juga ya" Puji Kalawarner.
"Bukan Cuma Bagus taoi banyak bagus" Ujar Naruto.
"Kita lihat saja senjata siapa yang paling kuat" Ujar Kalawarner.
"Hei Naruto Aku juga ingin bermain" Ujar Sasuke.
"Hei tadi malam Kau sudah bermain dengan puas" Ujar Naruto.
Naruto mngadahkan pandangannya kedapan dan melihat Kalawarner sudah ada di depannya dengan ayunan pedang berlapis aura Suci.
"WOOOAH" Teriak Naruto sambil kayang agar tidak terkena tebasan pedang Kalawarner.
"Kau hebat juga bisa menghindari seranganku tadi Manusia" Puji Kalawarner.
"Jangan panggil Aku Manusia Kalawarner namaku...
Naruto langsung melompat dan mengayunkan sabitnya ke arah Kalawarner. Kalawarner yang melihat Naruto langsung melompat kebelakang. Sabit Naruto hanya menghancurkan tanah karena Kalawarner sudah melompat ke belakang.
"Nama Namikaze Naruto" Ujar Naruto.
"Aku tidak penting dengan Namamu" Ujar Kalawarner.
Naruto langsung mengayunkan Sabitnya ke arah Kalawarner secara Horizontal sedangkan Kalawarner menangkis Sabit Naruto dengan pedangnya. Naruto dan Kalawarner saling beradu senjata dengan kecepatan cukup tinggi.
"Ternyata Kau hebat dalam permainan senjata" Puji Kalawarner lagi.
"Aku tidak perlu pujianmu" Ujar Naruto.
Naruto memberikan sebuah serangan yang mengerikan secara Diagonal dan Kalawarner yang melihat serangan ganas Naruto langsung menangkis. Tetapi karena Pedang Kalawarner tidak cukup kuat untuk menahan serangan maut Naruto.
"Apa?" Kalawarner terkejut setengah mati karena Pedangnya patah karena tebasab mengerikan dari seorang Namikaze.
Naruto tersenyum bangga meilhat Sabitnya lebih hebat dari senjata Kalawarner.
"Bagaimana?" Tanya Naruto.
"KAU KAU akan ku Bunuh" Ujar Kalawarner dengan nada penuh penekanan pada kata bunuh.
"Dalam mimpimu" Ujar Naruto.
Kalawarner menyiapkan banyak sekali Holy Spear untuk menyerang Naruto bahkan memenuhi arena pertarungan Mereka.
"Wah banyak sekali ya" Ujar Naruto.
"RASAKAN INI" Teriak Kalawarner.
Beribu Holy Spear tadi menuju Naruto dengan cepat.
"Earth Wall"
Setelah Naruto mengucapkan jurusnya Naruto memukul tanah dengan Sabitnya dan keluarlah Dinding tanah untuk melindunginya dari Holy Spear yang banyak itu. Beribu Holy Spear tadi tertancap ke Dinding tanah itu. Setelah semua Holy Spear tertancap Naruto mengantukkan tanah agar Dinding itu kembali masuk kedalam tanah.
Setelah Dinding itu masuk kedalam tanah Naruto melihat Kalawarner yang sudah ngos – ngosan tak karuan.
"Bagaimana masih ingin lanjut?" Tanya Naruto.
Kalawarner mengeluarkan Sayap Gagaknya untuk lari dar Naruto dan Sasuke.
"Kurasa sampai disini dulu" Ujar Kalawarner.
"Kuras tidak"
Naruto melemparkan Sabitnya dengan Rantai yang bersiap untuk melilit Tubuh Kalawarner.
"Sudah kubilang Kau tidak bisa lari dariku" Ujar Naruto.
"Sebenarnya Kami hanya ingin bertanya satu hal" Ujar Naruto.
"Aku tidak akan membongkar satu pun rahasia Kami" Ujar Kalawarner.
"Bukan bukan Kamu hanya ingin bertanya tentang Chaos Brigade apakah Kau mengetahuinya?" Tanya Naruto.
"Chaos Brigade" Gumam Kalawarner.
"Ya"
Sasuke datang ketempat Naruto karena sudah selesai berdansa.
"Bagaimana kalau Aku tidak mau?" Tanya Kalawarner.
"Kau akan Kami siksa" Ujar Naruto dengan senyum bak Psikopat gila.
Kalawarner menelan ludah mendengar pernyataan Naruto.
"Baiklah Chaos Brigade adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk menghancurkan tiga fraksi yang mendominasi Dunia yaitu Tenshi , Da – Tenshi , dan Akuma" Ujar Kalawarner.
"Lanjutkan"
"Mereka beraggotakan Old Satan , Hero Fraction , Ophis , hanya itu yang Aku ketahui dan juga kekuatan Mereka sangatlah melebihi batas" Ujar Kalawarner.
"Dimana Markas Mereka?" Tanya Sasuke.
"Markas Mereka Aku tidak tahu" Ujarnya.
"Hm jadi hanya ini yang Kau tahu ya?" Ujar Naruto.
"Baiklah sekarang bebaskan Aku" Ujar Kalawarner.
"Tidak Kau masih memiliki satu tugas yaitu menjadi Mata – mata Kami" Ujar Naruto.
"Dan jika Kau berkhianat Kau akan mati" Lanjut Naruto.
"Apa yang harus kumata – matai?" Tanya Kalawarner.
"Tentu saja Chaos Brigade" Ujar Naruto.
"Baiklah"
Naruto melepaskan Kalawarner dari Rantainya dan Kalawarner bersiap terbang.
"Ingat jika Kau berkhianat Kau akan mati" Ujar Naruto.
"Hmm" Angguk Kalawarner.
Kalawarner meninggalkan Naruto dan Sasuke di Hutan itu.
"Jadi ayo Kita ke sekolah" Ujar Sasuke.
"Baiklah" Jawab Naruto.
Naruto dan Sasuke masuk kedalam celah Dimensi untuk pergi ke Sekolah.
After It
Di halaman Sekolah terlihat sebuah celah Dimensi yang terbuka dan mengeluarkan Naruto dan Sasuke.
"Dengan begini Kita sudah sampai" Ujar Naruto.
"Ayo sekarang Kita masuk" Ajak Sasuke.
"Baiklah" Ujar Naruto.
Naruto dan Sauke memasuki Sekolah menelusuri koridor Sekolah untuk pergi ke Kelas Mereka. Naruto dan Sasuke terus berjalan di Koridor Sekolah sampai Mereka sampai di Kelas dan Sasuke melihat bahwa di Kelas sedang tidak ada orang. Ya karena Mereka belajar Olahragasekarang ini.
"Sasuke ternyata hari ini pelajaran Olahraga" Ujar Naruto.
"Alamaak ternyata Olahraga Aku tidak membawa Pakaianku" Ujar Sasuke khawatir.
"Ya Kau benar apalagi Guru Olahraga garang dan jago Judo katanya" Ujar Naruto.
"Hei Naruto bagaimana ini bolos salah masuk pun salah" Ujar Sasuke.
"Kita masuk saja karena sama – sama akan mengahadapi Dia karena Dia juga Guru kesiswaan" Ujar Naruto.
"Kalau begitu Kita masuk saja" Ujar Sasuke.
"Ya" Jawab Naruto.
Naruto dan Sasuke pergi ke Lapangan Sekolah untuk melakukan pelajaran Olahraga. Naruto dan Sasuke merasa akan di siksa di Neraka. Setelah sampai di Lapangan Naruto dan Sasuke melihat semua Murid telah melakukan pelajaran Olahraga. Naruto yang melihat Murid Perempuan hanya tersenyum jahat karena Mereka memakai celana yang sangat pendek dan Mirip CD.
Sasuke yang melihat Naruto tersenyum jahat memukul Kepala Naruto dari belakang.
"Ittai Kau Tidak senang Teme?" Ujar Naruto.
"Mungkin tidak" Ujar Sasuke.
Naruto dan Sasuke pergi ke tempat dimana Kelasnya sedang Olahraga.
"Hei Kalian berdua" Panggil Guru Olahraga itu.
Naruto dan Sasuke pergi ke tempat Guru Olahraga.
"Ada apa sensei?" Tanya Sasuke.
"Dimana Baju Olahraga Kalian?" Tanya si Sensei.
"Baju Kami Lari Sensei" Ujar Naruto bodoh.
Sasuke mendengus mendengar alasan Naruto.
"Hm jadi Baju Kalian tinggal ya" Ujar si Sensei.
"Apakah Kalian masih Murid baru?" Tanya si Sensei.
"Ya Sensei" Ujar Naruto.
"LAWAN DIA SENSEI" Teriak salah satu Murid Laki – laki.
"LAWAN"
"LAWAN"
Semua Siswa dan Siswi meneriaki Senseinya agar Naruto dan Sasuke ditantang permainan Judo.
"SENSEI DIA JUGA BERANI MELAWAN HATOKU-SENSEI" Teriak Murid itu lagi.
Sang Sensei yang mendengar teriakan Murid itu Kupingnya menjadi panas sebab Hatoku adalah Wanita yang paling dicintainya. Lelaki bertubuh tegap itu langsung mempersiapkan Kuda – kuda untuk melawan Naruto dan Sasuke.
"KALIAN BERANI MELAWAN HATOKU-CHAN MAKA KALIAN AKAN KUHAJAR MULAI DARI KAU PIRANG" Teriak sang Sensei emosi melihat Naruto.
Naruto yang merasa akan terjadi pertarungan mempersiapkan Kuda – kudanya. Guru Olahraga itu langung berteriak.
"HEY KALIAN PERSIAPKAN RING" Teriak si Sensei pada Murid – murid lain.
Murid Laki – laki membuat lingkaran untuk tempat pergulatan Naruto dan Guru Olahraganya.
"AYO MULAI" Teriak si Sensei.
Naruto dan Guru Olahraganya melakukan pergulatan yang hebat dimana Naruto tidak mau kalah begitu juga Senseinya. Mereka mencoba menjatuhkan satu sama lain.
Setelah Pergulatan yang membuat Tawa itu.
Pergulatan Naruto dan Guru Olahraganya berakhir dengan menyisakan Naruto sebagai pemenang.
"Hosh hosh Kau hebat sekali Hosh Bocah" Puji si Sensei.
"Yosh begitulah" Ujar Naruto.
"Sensei sekarang Aku" Ujar Sasuke.
"Hah Aku tidak sanggup lagi" Ujar si Sensei dengan wajah penuh bekas pukulan.
"Hm tadi sok menantang heh" Ejek Sasuke.
"Hah Dia kuat sekali" Ujar si Sensei.
Semua siswa berbisik – bisik tentang Naruto yang dapat mengalahkan si Master Judo Kuoh.
"Yeah"
"Woohoo"
Semua siswa bersorak atas kemenangan Naruto dan Sasuke.
Sepulang Sekolah.
Hari yang melelahkan bagi Naruto dan Sasuke karena harus menghadapi pelajaran yang sulit dan tidak dapat dimengerti.
"Hey Sasuke ayo ke Hutan kurasa Dia sudah menemukan sebuah informasi tentang Chaos
Brigade" Ujar Naruto.
Naruto dan Sasuke beranjak untuk pergi ke Hutan. Mereka masuk melalui celah Dimensi.
Di Hutan.
Di Hutan terbuka sebuah celah Dimensi yangg mengeluarkan Naruto dan Sasuke.
"Hei Kalawarner" Panggil Naruto.
"Woi Kalawarner" Panggil Naruto lagi.
"DASAR DA – TENSHI BANGSAT DIPANGGIL ENGGAK NYAHUT" Teriakan Naruto menggelegar di Seluruh Hutan.
Tiba – tiba turunlah Kalawarner dengan seseorang di belakangnya. Kalawarner sepertinya ditangkap oleh Orang tersebut dengan Mulut di tutup dengan Kain.
"Jadi ini Mata – mata Kalian?" Tanya Orang tersebut.
Naruto dan Sauke yang melihat Kalawarner ditangkap mulai geram terhadap seseorang itu.
"Lepaskan Dia " Suruh Sasuke.
"Tidak dengan begitu mudah Sasuke"
"Mata – mata kalian ini kurang mahir dalam memata – matai seseorang karena Kami bisa merasakan Auranya" Ujar Orang tersebut.
"Darimana Kau tahu Namaku?" Tanya Sasuke.
"Itu tidak penting" Ujar Orang itu.
"Lepaskan Dia sebelum Kau kubunuh" Ujar Sasuke.
"Jika Kau ingin Dia bebas Kau harus melawanKu" Ujar Orang itu.
TO BE CONTINUED.
Bagaimana kurang seru bukan tapi tenang Chap depan SASUKE VS MYSTERIUS MAN
Tunggu ya!
Oh ya soal update mungkin akan seminggu sekali soalnya repot nih banyak pr.
27 out!
