"Jadi Kau ingin melawanku?" Tanya Sasuke.

Orang yang ditanyai itu hanya mengangguk.

"Baiklah Kau membuat hasrat bertarungku memuncak Bung" Ujar Sasuke.

"Ayo Sasuke lawan Aku dengan segenap kekuatanmu karena Aku akan sangat serius" Ujar si Mysterious Man sambil mencampakkan Kalawarner.

[Balance Breaker]

Mysterious Man itu langsung berubah ke tahap Balance Breaker di mana sang pengguna mengeluarkan Kekuatan yang sangat besar.

"Ayo Sasuke Kita mulai" Ujar Mysterious Man yang telah menerjang Sasuke dengan kecepatan tinggi.

"Dan Namaku adalah Vali" Ujar orang yang bernama Vali.

Naruto and Sasuke : Power of Two Poseidon Re – Incarnation

Disclaimer : Masashi Kishimoto™ and Ichie Ishibumi™

Genre : Adventure, Supernatural, Fantasy, Mythology, and Another

Rating : Teen ( T )

Pair : Naruto gk ada Pair and Sasuke x ? (Kalau ada Saran Boleh)

Warning : Jelek, Buruk, Mainstream, Typo dimana – mana dan yang pasti bikin sakit mata kali ya?

Bagaimana hari anda menyenangkan ? Semoga begitu karena Saya sudah Up Chap 5 chap yang membuat penasaran. Ok bagi yang Review Saya ucapkan Terima Kasih yang sebesar – besarnya sebab Kalianlah yang akan membuka jalan fict ini kedepannya. Ok tanpa mengurangi Rasa hormat saya dan para Reader-sama Saya akan membuka Chap 5.

Chapter 5 Sasuke VS Vali

"Akan Ku tunjukkan kekuatanku Sasuke" Ujar Orang itu dari dalam Armornya.

Sasuke yang melihat kedatangan Orang itu sudah ada dengan tinju yang kuat. Sasuke tak tinggal diam ia langsung menahan tinju Vali.

'Ternyata Pukulannya cukupkuat' Batin Sasuke.

Sasuke bergeser sedikit dari tempatnya semula akibat tinju Vali. Vali langsung bersalto mundur.

"SASUKE" Teriak Vali.

Vali berteriak memanggil nama Sasuke dan segera menerjang Sasuke dengan cepat dan...

Bruuk...

Sasuke terpental terkena tendangan Vali yang cepat.

"Ayo Sasuke seriuslah Aku tahu Kau belum serius"

Sasuke bangkit dari jatuhnya dan berdiri.

"Hm baiklah Aku akan serius" Ujar Sasuke.

Sasuke memasang Kuda – kuda bertarungnya.

"Baiklah" Ujar Vali.

Vali melesat seperti kilat dan tiba di belakang Sasuke dengan tendangannya. Dengan reflek yang sangat bagus Sasuke menunduk dan menangkap Kaki Vali dan mengantukkannya ke tanah.

"Ugghh" Vali meringis.

Vali bangkit dari jatuhnya dan kemudian ia berdiri.

"Sasuke ayo lebih serius" Ujar Vali sangat senang karena Lawannya Kuat.

Sasuke menarik nafas dalam – dalam dan..

"Fire Ball"

Sasuke menembakkan Bola api hitam ke arah Vali sedangkan Vali hanya tertawa. Sasuke terus menyemburkan Bola api dari Mulutnya dan Vali berlari menghindari Bola api Sasuke karena Ia tahu bahwa jika ia terkena Api tersebut ia akan terbakar sampai hangus.

Sasuke berhenti menyemburkan Bola Apinya.

"Hebat Sasuke" Ujar Vali.

"Ayo Kita lanjutkan" Lanjut Vali.

Kini Vali mengumpulkan energi Iblis dan Naga di tangannya. Energi itu membentuk sebuah bola besar yang dapat menghancurkan sekitarnya. Naruto yang melihat itu mundur lebih jauh dari arena Mereka begitu juga dengan Kalawarner.

Sedangkan Sasuke hanya tersenyum melihat itu. Dan mempersiapkan Kuda – kudanya. Vali menembakkan dua Bola energi dari Tangannya. Sasuke menahan Bola itu dengan Tinju Kagutsuchinya.

BUMMMM

Terjadi ledakkan yang sangat besar di tempat itu menghanguskan apa yang ada di sekitarnya. Bahkan ledakkan itu juga membuat Mekkai , Grigory , dan Surga guncang. Asap yang tebal menyelimuti tempat itu sampai tidak dapat di lihat.

DI MEKKAI.

"Apa itu?" Tanya Iblis berambut merah.

"Aku tidak tahu tetapi itu berasal dari Dunia Manusia" Ujar Iblis perempuan.

"Ayo kesana" Ajak Sirzech kepada semua Maou.

DI GRIGORY.

"Sepertinya Vali berbuat onar lagi" Keluh seseorang berambut Pirang plus hitam.

"Sebaiknya Aku kesana" Lanjutnya.

DI SURGA.

"Ledakkan apa ini besar sekali" Ujar lelaki berambut pirang.

"Entahlah Nii-chan ayo Kita lihat" Ujar Perempuan yang juga bermabut pirang.

BERSAMA RIAS DAN PEERAGENYA.

"Buchou sepertinya ada ledakkan di Hutan sebelah utara" Ujar Wanita berambut Dark Blue.

"Ya Kau benar Akeno ayo kesana" Ujar Rias.

BERSAMA SONA DAN PEERAGENYA.

"Kaichou" Ujar Wanita berkacamata.

"Ya ayo Kita kesana" Ujar Sona.

BERSAMA SI PIRANG DAN PACARNYA.

"Satsuki-chan apakah Kau merasakannya?" Tanya Lelaki bermabut pirang.

"Ya Menma-kun ayo kesana" Ujar Satsuki.

KEMBALI KE SASUKE DAN VALI.

Asap masih menutupi tempat itu tetapi asapnya tidak setebal saat ledakan terjadi. Naruto meniup asap itu dengan Anginnya dan terlihatlah Sasuke yang hanya menggunakan celana saja karena kemejanya sudah hangus. Dan terpampanglah Tubuh yang di idamkan para Lelaki.

"Ayo Kita lanjutkan Sasuke" Ujar Vali.

"Baiklah" Ujar Sasuke.

Sasuke menyiapkan Tinjunya yang dilapisi Kagutsuchi dan Vali dengan Tinju berlapis energi Iblis dan Naga.

"VALIIIIIII"

"SASUKEEE"

Mereka berdua beradu tinju terkuat. Kekuatan yang sangat besar beradu dengan sangat mantap. Tanpa Sasuke dan Vali sadari telah ramai Orang di sekitar arena pertarungan Mereka.

"Oh seperti dugaanku" Ujar Lelaki berambut pirang plus hitam.

"Ada apa Azazel?" Tanya Sirzech.

"Lihatlah seseorang bertarung dengan Vali" Ujar Azazel.

Mereka semua menonton Pertarungan yang sangat memukau itu. Sedangkan Sasuke dan Vali yang beradu tinju membuat sebuah ledakkan yang besar.

BUMMM

Terjadi ledakkan lagi di Arena pertarungan Mereka. Kali ini Sasuke mendominasi dan Vali terpental cukup jauh. Para penonton takjub melihat pertarungan itu.

"Bukankah itu Sasuke?" Ujar Sirzech.

"Hah siapa Sasuke Sirzech?" Tanya Azazel.

"Sasuke itu Reinkarnasi dari Poseidon" Ujar Sirzech.

"Poseidon katamu?" Tanya Azazel.

"Ya Mereka juga masih bawahanku karena Poseidon menyewakan Mereka dengan bayaran Wanita yang top" Ujar Sirzech.

"Wah beruntung sekali Poseidon" Ujar Azazel.

"Jadi itu reinkarnasi Poseidon" Ujar lelaki bermabut pirang.

"Ya itulah Dia Michael" Ujar Sirzech.

Kembali dengan Sasuke dan Vali.

Sasuke tersenyum bangga atas kekuatannya.

"Sasuke Aku belum kalah" Ujar Vali dengan Armor tangannya yang usdah hancur.

[Divine Dividing]

Sacred gear Vali bersuara. Vali berusaha untuk menyerap kekuatan Sasuke tetapi tidak bisa.

"Baiklah cukup basa – basinya" Ujar Sasuke.

"Dragon Fire"

Sasuke mengeluarkan banyak Naga api dari Mulutnya untuk menyerang Vali. Naga – naga itu berputar mengelilingi Sasuke.

"Inilah kekuatan Naga api" Ujar Sasuke.

Sasuke mengayunkan tangannya kebawah dan dengan segera Naga – naga itu menyerang Vali. Vali yang melihat kedatangan Naga – naga itu berusaha untuk berlari. Tetapi Naga – naga itu dapat mengejarnya. Vali pun menembaki Naga – naga itu dengan energi Iblis dan Naganya tetapi Naga api itu juga membalas serangan Vali dengan menembakkan Bola api.

Vali berusaha untuk berpikri bagaimana cara mematahkan Naga – naga api itu.

'Albion bagaimana ini?' Tanya Vali pada Sacred gearnya yaitu White Dragon Emperor Divine Dividing.

'Sebaiknya Kau menggunakan Divine Dividing' Ujar Albion.

'Tapi itu tidak mempan' Ujar Vali.

'Coba saja' Suruh Albion.

Vali keluar dari pikirannya dan mencoba menggunakan Teknik Divine Dividibg.

[Divine Dividing] [Divine Dividing] [Divine Dividing] [Divine Dividing] [Divine Dividing]

Naga – naga itu mulai mengecil sampai habis karena Vali menyerap kekuatannya.

"Haha ini tidak akan mempan untukku Sasuke" Ujar Vali.

Sasuke mengingat saat Sacred Gear Vali berbunyi dan secara tiba - tiba Naga – naga itu mulai mengecil. Dari hal itu ia menemukan sebuah fakta bahwa Vali menyerap Naga – naga itu.

"Hei Vali akan kuakhiri ini" Ujar Sasuke.

Sasuke mengambil Katananya dari celah dimensi.

"Ini adalah pedang yang luar biasa" Ujar Sasuke.

"Hm Aku juga punya pedang" Ujar Vali.

Vali membuat sebuah pedang dari Energi Iblis dan Naganya.

"Baiklah Ayo Kita adu" Ujar Sasuke.

Sasuke dan Vali melesat dengan sangat cepat dan mulai beradu senjata satu sama lain.

"Pedang ini dibuat dari Berlian dan dibuat oleh Kiklops" Ujar Sasuke.

"Hm Jangan sombong" Ujar Vali.

Sasuke mengaliri Katananya dengan Kagutsuchi untuk membuat pedangnya menjadi sangat kuat. Sasuke mengayunkan pedangnya secar vertikal , horizontal , dan diagonal ya itu adalah teknik membabi – buta. Serangan Sasuke semakin cepat karena pedang Energi Vali tidak sanggup melawan Katana no Kami milik Sasuke pedangnya hancur.

Sasuke mengambil kesempatan ini untuk menyerang Vali. Sasuke terus memberikan sayatan pada Armor Vali.

"Ugghh" Ringis Vali karena sayatan Sasuke.

Sasuke terus membabi – buta tanpa ampun kepada Vali. Armor Vali mulai beretakkan dan ada juga yang hancur sebagian.

'Aku tidak boleh kalah disini' Batin Vali.

Vali yang tidak ingin kalah menyiapkan sebuah jurus yang ia rasa sangat mematikan dan juga memengaruhi pengguna. Sasuke tidak memberi kesempatan pada Vali. Sasuke mengehntikan aksi menyayat Tubuh Orang dan memberikan sebuah tendangan yang manis plus membunuh.

BLARR

Vali tercampak setelah menerima tendangan Sasuke. Tetapi Sasuke tidak memberi ampun Ia langsung menepuk tanah dengan Telapak tangannya.

"Earth Wall Six Path"

Setelah Sasuke berucap keluarlah dinding tanah dari enam arah yang menyergap Sasuke dari 6 arah. Sasuke mendorong kedua Tangannya untuk merapatkannya. Begitu juga dengan dinding tanahnya juga mulai merapat untuk memencet Tubuh Vali sampai hancur. Dinding Tanah itu semakin rapat dan semakin rapat. Vali yang melihat hal itu bangkit berdiri untuk menghindari Dinding tanah itu. Vali berusaha terbang keluar tetapi Dinding itu semakin besar sehingga menutupi jalan keluar Vali.

'Bagaimana ini Albion' Ujar Vali pada Albion.

'Sebaiknya Kau menghancurkan Dinding itu' Ujar Albion pada Vali.

Vali keluar dari pikirannya dan berusaha membuat Bola energi untuk menghancurkan Dinding itu. Vali menembakkan Bola energi itu ke salah satu dinding.

BLAAR

BLAAR

BLAAR

BLAAR

BLAAR

Tembakkan Vali itu tidak dapat menghancurkan Dinding Sasuke. Dinding itu sudah sangat rapat dengan Vali dan bersiap untuk menghancurkan Tubuh Vali. Tangan Sasuke sendiri sudah rapat sekali.

[Juggernaut Drive]

BLARRRRR

Dinding tanah yang menutupi Vali hancur lebur karena kekuatan yang sangat besar dari Vali telah keluar. Ya itulah yang disebut dengan Juggernaut Drive milik Vali tingkat paling sempurna dari perubahan Sacred Gearnya. Tubuh Vali telah diambil alih oleh Albion.

Setelah asap yang menutupi itu menghilang terlihatlah Wujud Vali yang sudah berubah menjadi Juggernaut Drive.

"Grooooooaarr Ini akan menjadi penyesalanmu Bocah" Teriak Albion yang sudah mengambil alih Tubuh Vali.

"Bahaya Vali memasuki mode Juggernaut" Ujar Azazel khawatir.

"Memang ada apa dengan mode Juggernaut?" Tanya Issei bingung.

" Juggernout adalah mode paling kuat dari Sacred Gear Naga seperti Hakuryukou dan Sekiryutei" Ujar Azazel.

"Jadi begitu kuat ya" Gumam Issei.

Sementara Menma terus memandangi perubahan Vali yang sangat mengerikan.

"Satsuki-chan ini seperti pertandingan High Class Devil" Ujar Menma.

"Ya Kau benar Menma-kun" Jawab Satsuki.

"Grooooaaaaaaarrrr" Erang Albion.

Sasuke masih terlihat tenang walau keadaan sudah sangat membahayakannya.

"Hn"

"Giant Stones"

Setelah Sasuke berucap iamemukul tanah. Tanah mulai bergoyang dan terbelah dari dalam tanah itu juga keluar 2 buah Monster batu yang sama besarnya dengan Juggernout Vali. Sasuke duduk di atas tanah untuk berpikir sejenak selagi Monster Batunya melawan Vali. Sasuke berusaha memikirkan suatu ide yang sangat cemerlang untuk menyelesaikan perlawanannya dengan Vali. Kepala Sasuke terus berpikir untuk menemukan ide.

Sasuke masih berpikir sedangkan Vali masih berurusan dengan Monster batu yang tidak mau mati itu. Vali terus menghancurkan Monster – monster itu dengan pukulan dan tendangannya tetapi terus saja Monster itu kembali seperti semula.

"Sial Ini tidak akan selesai" Keluh Vali.

Sasuke masih berpikir dengan tenang sampai menemukan sebuah ide yang cemerlang.

"Ya itu" Ujar Sasuke bangkit dari dudukunya.

Sasuke menepuk tangannya untuk menghilangkan Golem tanah itu dari muka bumi. Setelah Sasuke menepukkan tangannya kedua Monster itu hancur kembali menjadi batu.

"Jadi Kau sudah selesai berpikir?" Tanya Vali.

Sasuke hanya diam tak merespon ungkapan Vali.

"Water Clones"

Setelah Sasuke berucap terbentuklah 5 clone air yang diambil dari air di udara. Clone itu mirip seperti Sasuke ya memang karena itu cloningnya sendiri bukan?. Semua clone Sasuke mempersiapkan Kuda – kuda masing – masing untuk menyerang Vali.

"Kebarisan masing – masing" Ujar Sasuke.

Semua clone Sasuke menuruti perkataan bosnya semua clone itu masing – masing. Clone – clone itu membentuk sebuah segi enam jika dilihat dari atas mengepung Vali dari 6 arah.

"Big Water Wave"

Setelah Mereka semua berucap Mereka mengeluarkan air yang sangat banyak yang mulai memenuhi tempat itu. Kapasitas Air semakin banyak bahkan menenggelamkan Vali.

"SEMUANYA MENYINGKIR" Teriak Sirzech.

Semua orang di tempat itu membuat lingkaran sihir untuk meninggalkan tempat itu yang sebntar lagi akan penuh dengan air. Sedangkan Naruto hanya berdiam diri ditempatnya tidak meninggalkan tempat itu. Begitu juga dengan air yang sudah menenggelamkan sampai batas lututnya.

"HEI BIARKAN AKU PERGI" Teriak Kalawarner.

"Diam Kau" Balas Naruto.

Naruto tidak ingin melepaskan Kalawarner agar tidak melarikan diri dan bersembunyi agar tidak dijadikan sandera Naruto. Kalawarner masih berusaha melepaskan diri dari Naruto karena takut tenggelam ditelan air. Mari kembali bersama Sasuke.

Sasuke terus mengeluarkan air dari mulutnya dan clonnya.

"Sepertinya ini sudah cukup" Ujar Sasuke.

"Saatnya mendidihkan air ini" Ujar Sasuke.

"Kagutsuchi Big Flame"

Sasuke dan clonnya mengeluarkan kobaran api besar yang berwarna hitam untuk mendidihkan air yang telah dikeluarkannya sebelumnya. Api itu melengket di air dan tidak padam karena berhantaman dengan air. Semua penonton yang melihat kejadian itu tercengang akibat hal yang terjadi barusan Api melawan air tidak padam apinya.

"Ba-bagaimana mungkin" Ujar Azazel tak percaya.

"Bahkan Api dari Keluarga Phenex sekalipun dapat padam jika berhantaman dengan air" Ujar Sirzech terkejut.

Sasuke masih berdiri diatas air dengan keyakinan akan menang melawan Vali.

"Ibilah kekuatan Uchiha Sasuke" Ujar Sasuke percaya diri.

"Grooaar Panas" Teriak Vali karena terkna Air mendidih sekaligus Api hitam.

"Apapun dapat dilelehkan Api itu" Lanjut Sasuke.

"Aku akan memberikan penutup untuk pertarungan ini" Ujar Sasuke menyiapkan sebuah teknik.

"Fire Dragons"

Setelah Sasuke mengucapkan tekniknya ia menyemburkan seekor Naga api yang berubah menjadi banyak.

"Ini akan selesai"

Mulut Naga itu sudah menganga begitu besar siap untuk menerkam Vali sampai hancur.

"Groooaaarr" Teriak Vali.

BUMMMMM

Ledakan yang cukup besar itu terjadi di tempat Vali terbakar.

"Apakah sudah selesai?" Tanya Sirzech.

"Tidak mungkin Vali bisa mati" Ujar Azazel tidak percaya.

"Ya inilah yang sebenarnya" Ujar Michael.

Sementara bersama Naruto.

"Kelihatannya si Vali itu sudah selesai" Ujar Naruto.

"Hah akhirnya bisa pulang juga" Ujar Naruto.

Bersama Rias, Menma, Satsuki, Sona, dan teamnya.

"Akhirnya Sasuke-san menang" Ujar Issei semangat.

"Ya Kau benar Uchiha memang kuat" Ujar Satsuki.

"Hei Namikaze belummenunjukkan kekuatannya sayang" Ujar Menma.

"Si Kuning itu mana bisa diharapkan" Ujar Rias.

"Ya Kau benar" Setuju Sona.

"Heh jangan Kau sepelekan Namikaze Rias kecil" Ejek Menma.

"Tutup Mulutmu Menma" Ujar Rias kesal.

Kembali ke Sasuke.

"Sial" keluh Sasuke.

"Kau akan kubunuh"

"Ophis"

To Be Continued.

Maaf ya lama Upnya soalnya Selama beberapa minggu ini banyak kegiatan yang harus Saya lakukan dan untuk fic ini saya sudah usahakan Waktu.

Tapi tenang mungkin setelah 2 minggu lagi waktu saya sudah luang

Ok

See You Next Time