Missed Call
Jam menunjukkan waktu makan siang saat aku tiba di dorm dan melempar tas ke atas kasur menyusul kemudian punggungku yang mendarat di sebelahnya.
"Mau kemana lagi setelah ini?" tegur Rose, satu-satunya teman sekamarku.
"Bolos," jawabku pendek sembari menggeser layar ponsel ke atas, atas lagi, dan lagi. Ku dengar sebuah decakan keras dari ranjang di seberang.
"Berhentilah bolos, kebiasaanmu itu benar-benar tidak baik," omel Rose seperti biasa.
"Yes, Ma'am," balasku juga seperti biasanya seraya membalikkan badan.
"Pinjam charger," pintanya kemudian tanpa menunggu jawabanku dia segera beranjak mendekati meja belajar dan mengambil sebuah charger berwarna putih. Rose meletakkan ponselnya di atas modul Bahasa yang seharusnya aku rangkum untuk dikumpulkan menjadi tugas esok hari.
"Mau mandi?" tawarnya.
"Silakan duluan," tolakku. Rasa lelah dan lapar benar-benar membuatku enggan melakukan apapun.
Dari sudut mata ku lihat Rose kembali berdecak keras dan meraih handuk dari gantungan baju.
"Dasar pemalas!" ujarnya gemas sambil mengeplak keras bokongku membuatku berteriak kaget. Rose tertawa, menutup pintu kamar mandi lalu mulai bernyanyi-nyanyi.
Aku sudah sampai di halaman lima belas cerpen online yang tengah ku baca saat mendadak layar ponselku berkedip-kedip memberitahu ada panggilan masuk. Nama ROSE tertera di sana.
"Ada apa menelpon? Gaya sekali di kamar mandi menelpon!" teriakku kesal pada si pemilik nomor yang sedang sok-sokan berdendang di tengah guyuran shower. Rose tidak menjawab, dia pasti tidak mendengar suaraku karena terlalu asyik memikirkan akan sekonyol apa ekspresiku ketika menerima missed call darinya.
Aku mendengus, melanjutkan membaca begitu panggilan Rose sudah berakhir. Baru juga beberapa menit, temanku itu kembali menelpon.
"Jangan bercanda! Ponselmu bisa rusak kalau kena air!" seruku habis kesabaran.
"Hah? Apa?" akhirnya dia menyahut, mematikan sejenak shower. Hampir aku mengulang kalimatku lagi ketika Rose lebih dulu berkata, "Ponselku sudah penuh?"
Aku tersentak dan seketika menoleh. Mataku terbeliak melihat ponsel sahabatku tergolek di atas meja belajar dalam keadaan di-charging. Kalau memang sejak awal ponsel itu ada di sana, lalu...
Mendadak ponselku bergetar.
Ada panggilan masuk.
Kontak ROSE kembali tertera di layar.
-END-
Tengkiu untuk yg udah kasih Myka semangat~~ terutama: emma, Elixir Edlar, Pencinta Vkook, 07, GaemGyu92
Luv you to the moon and back, ke depannya Myka akan terus belajar bikin kalian lebih dan LEBIIIHHH merinding lagiii XD XD XD
