Tittle : Hurt For Fall
Cast : Kim Kibum ( yeoja )
Choi Siwon ( namja )
Lee Sungmin ( yeoja )
Cho Kyuhyun ( namja )
Warning : Typo(s) | GaJe | GS | Abal |
Hurt For Fall
.
.
.
¤ Preview ¤
Suhu ditaman semakin dingin selang berjalannya waktu, langit semakin gelap dan angin bertiup kencang. Salju-salju sudah mengotori tubuh beserta rambut atasnya yang tergerai, Kibum memeluk tubuhnya sendiri menahan kedinginan. Tubuhnya terasa kaku dan sulit untuk berdiri, ia hanya berdoa agar malaikat memnolongnya dari kedinginan malam
Srett
" Eh ? "
Kibum terkejut saat Jaket tebal menyelimuti tubuhnya, ia menoleh kebelakang mendapati seorang namja berambut ikal dan tampan dengan senyuman dibibirnya yang terlihat seperti seringaian menurut Kibum
" Hei ! Yeoja salju ! kenapa berkeliaran di tengah malam seperti ini ? Apa kau tak takut bila ada ajhussi-ajhussi yang menggodamu ? " Ujar namja itu kepada Kibum yang kulitnya sudah sangat pucat seperti salju
" N-Nu- Nugu-Ya ? "
Bibir Kibum bergetar menandakan bahwa ia kedinginan, namja yang berada di depannya terlihat tak tega memandang Kibum. Ia melepaskan syalnya dan sarung tangan yang ia pakai dan menyerahkannya kepada Kibum
" Cho Kyuhyun " ujar namja tersebut sambil memakaikan syalnya terhadap Kibum
Kibum hanya diam menerima perlakuan dari namja yang bernama Kyuhyun, ia hanya menggosokan tangannya yang mulai beku dan menempelkannya di kedua pipi putihnya
" Hei, tanganmu kedinginan. Sebaiknya kau pakai sarung tanganku "
Kyuhyun memberikan sarung tangannya kepada Kibum, Kibum menatap sarung tangan berwarna biru itu sejenak lalu mengambilnya dan mulai memakainya
" Go-Gomawo " ujar Kibum dengan sedikit bergetar
" Lebih baik kau cepatlah pulang, sebelum ahjusii-ahjussi membawamu mampir ke Hotel "
Kibum membulatkan matanya, namja didepannya membuatnya kesal. Ia berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan namja tadi
" Hei ! Tak baik jika yeoja sepertimu berjalan sendirian ! Ya ! Heeii ! "
Kyuhyun berteriak kearah Kibum yang sudah menjauh, ia berdecak singkat dan tak memperdulikan orang-orang yang melintas menatapnya aneh.
" Dasar ! Namja gila ! Dia kira aku yeoja apaan ?! Aishh ! Jinjja ! " Umpat Kibum dengan mengeratkan syalnya yang longgar
Tapi~ karna dia menolongku maka aku akan memaafkannya
Batin Kibum seraya berjalan menelusuri jalanan Seol yang penuh dengan salju
.
.
.
~ Hurt For Fall ~
Siwon memasuki apartemennya, ia menyalakan lampu ruang tengah dan setelah itu berjalan menuju sofa.
Brukk
Siwon menghempaskan tubuhnya diatas sofa, ia bersandar di punggung sofa, sambil memijat pelipisnya
Siwon POV
Bagaimana bisa aku melupakan Kibum ? Kenapa aku menyatakan perasaanku kepada Sungmin ? Mungkinkah aku- Aishh ! Choi Siwon baboya !
Aku menjambak rambutku frustasi, aku bangkit dari sofa dan berjalan menuju dapur untuk mengambil minum.
Kuambil gelas kaca dan mengisinya dengan air putih, setelah itu kuteguk habis air tersebut dengan satu tegukan.
Aku bersandar di bagian meja dapur sambil menggoyang-goyangkan gelas kaca yang ku genggam sekelebat aku teringat pembicaraan Sungmin beberapa jam yang lalu
' mianhe Siwon oppa, aku hanya menganggapmu sebagai sahabat dan tidak lebih. Dan aku rasa, rasa sukamu terhadapku hanya rasa suka terhadap sahabat bukan rasa suka dengan orang yang kau cintai oppa. Cobalah kau pikirkan sejenak dengan perkataanmu '
' hahaha... oppa aku yakin yeojachingumu adalah yeoja yang sangat beruntung karena mendapatkan namja yang sebaik oppa '
Sial ! aku rasa Kau memang bodoh Choi Siwon, kenapa kau mencintai 2 orang yeoja ?
Aishh ! Aku bingung dengan perasaanku terhadap Kibum, kenapa aku berpaling hanya karna bertemu dengan cinta pertamaku ? Mianhe Kibum-ah aku menyakitimu
Siwon POV END
Siwon meletakan gelas tersebut ke tempat cucian piring setelah itu ia beranjak meninggalkan dapur menuju kamarnya untuk beristirahat
.
.
.
Kibum sampai di Apartemennya yang gelap, ia sengaja tidak menyalakan lampunya dan membiarkan dirinya ditelan kegelapan malam. Yang dingin.
Ia menekuk lututnya dan terduduk bersandar didekat jendela ruangan tengah yang berembun
Kibum mulai menuliskan sesuatu dikaca berembun tersebut dengan jari telunjuknya
- Hope Snow Fall bring me to defending -
Kibum menuliskan kata tersebut dikaca berembun setelah itu ia menatap salju yang mulai turun kembali dengan langit yang penuh Bintang bersinar, membuat hati Kibum sedikit terobati
Kibum teringat dengan Syal beserta sarung tangan Kyuhyun yang diberikan padanya. Bibirnya bergerak mengucapkan kata
" Gomawo "
Dengan suara lirih Kibum melepaskan Syal beserta sarung tangan tersebut dan menyimpannya kedalam kotak berwarna Baby Blue miliknya.
Kotak itu ia simpan kedalam laci kayu yang bersebelahan dengan tempat tidurnya, setelah itu Kibum menaiki tempat tidurnya dan mulai menuju kealam mimpi
Kaca berembun yang ia tulis tadi, kini mulai berembun kembali akibat dinginnya malam. Membuat kaca tersebut sedikit buram.
Love really hurts, it hurts too much
I keep smiling yet crying endlessly
Love is really funny, really frightening
Please, stop it now, if only I was able to
wake up from my dream~
.
.
.
Pagi harinya di Senior High School terlihat banyak murid yeoja maupun namja sedang membincangkan siswa baru Akselerasi yang akan masuk ke Sekolah mereka.
Kibum yang baru saja melintas dari arah gerbang menuju Koridor sekolah tak sengaja mendengar perbincangan yeoja lainnya.
" Hei, dengar-dengar ada murid baru Siswa akselerasi yang akan masuk kesekolah kita " ujar salah satu yeoja memulai pembicaraan
" Ne, itu benar dan katanya murid akselerasi itu pintar dan tampan, kyaaa ! Aku jadi tidak sabar ingin melihatnya " timpal yeoja itu sambil membayangkan wajah namja Akselerasi tersebut
Kibum hanya mengendikan bahunya pertanda ia acuh dan tak memperdulikan pembicaraan tersebut, Kibum lebih memilih kekelas dan membuka bukunya yang baru saja ia pinjam dari perpustakaan
Namun sialnya ia berpapasan dengan Siwon, namja itu asyik berbincang-bincang dengan Sungmin. Candaan dan gelak tawa mereka berdua membuat hati Kibum sedikit berdenyut sakit.
Saat mereka berdua semakin dekat dengan Kibum, Kibum mengambil nafas dan mulai mengumpulkan suaranya untuk menyapa Siwon
" Si- "
Wussshh
" Eoh ? Jadi kau masih ingat waktu kita makan permen kapas yang sudah kempis itu ? Hahahaha ! Aku tak menyangka kau masih mengingatnya ! "
" Hahaha ne Oppa, tentu saja aku mengingatnya. Itukan kejadian yang paling lucu yang pernah kita alami, hahaha "
Mereka berdua melewati Kibum begitu saja, tanpa memperdulikan Kibum yang tercekat dan mematung mendengar candaan mereka
Jadi, mereka berdua sudah saling kenal ? Tapi sejak kapan ?
Kibum masih terdiam ditempat, ia menahan air matanya yang akan meluncur lagi. Bel pelajaran pertama berbunyi membuat Kibum tersadar dan melangkahkan kakinya kearah kelas untuk memulai pelajaran
Sesampai dikelas, seperti biasa Kibum duduk di bagian pojok kanan dekat jendela, ia duduk sendirian karena memang Kibum tidak suka diganggu. Ia mulai membuka bukunya dan mulai larut kedalam tulisan buku tersebut.
Tak lama Kim sonsaeng datang disusul dengan namja berseragam sama dengan murid lainnya dari belakang.
Kim Sonsaeng meletakan berkas dokumennya diatas meja, setelah itu mulai memperkenalkan namja yang ada disampingnya
" Anyeong anak-anak, kali ini kita kedatangan murid Akselerasi dari Sekolah Blue Shappier High School, silahkan perkenalkan namamu "
Namja itu mengangguk terhadap Kim sonsaeng sejenak, setelah itu mulai memperkenalkan dirinya didepan semua murid yang terpukau dengan ketampanannya
" Err, annyeong perkenalkan nama saya Cho Kyuhyun imnida. Saya pindahan Akselerasi dari Blue Saphire high School jadi mohon bantuannya "
Kibum POV
" Err, annyeong perkenalkan nama saya Cho Kyuhyun imnida. Saya pindahan Akselerasi dari Blue Saphire high School jadi mohon bantuannya "
Tunggu ! Sepertinya aku kenal dengan suara ini ? Dan lagi siapa namanya ? Kyu ? Kyuhyun ?
Cho Kyuhyun ?
Apa ?! Diakan
" Baiklah Cho Kyuhyun, kau boleh duduk disebelah Kim Kibum. Karena ia murid terpintar disekolah ini dan kau juga pintar maka tak ada salahnya jika kalian berinteraksi bersama "
ujar Kim Sonsaeng terhadap Kyuhyun, Kyuhyun menganggukan kepalnya dan mulai berjalan menuju kearah bangkuku
Omona ! Tidak, ini tidak boleh terjadi. Aku tidak ingin duduk dengan namja menyebalkan seperti dia
Kyuhyun duduk dibangku sebelahku, ia sedikit berbisik kepadaku
" Annyeong yeoja Salju, kita bertemu kembali " kata Kyuhyun dengan Smirk andalannya yang membuatku bergidik ngeri
Aishh ! Namja ini menyebalkan ! Aku melihat kearah Kim sonsaeng yang memulai pelajaran
" Baiklah, buka buku kalian dihalam 156 paket C dan D cepat kerjakan ! "
Aku berdiri dari dudukku dan mengacungkan tanganku membuat semua mata menatap tertuju padaku, begitu juga Kim sonsaenim dan Kyuhyun yang sama-sama bingung
" Mian songsaenim, bisakah aku pindah ketempat yang lain ? Aku merasa tidak nyaman dengan kehadiran orang asing disebelahku "
Sonsaengnim menatapku dengan mengernyitkan alisnya, ia menggelengkan kepalanya membuatku kecewa
" Mianhe Kibum-ssi, kau tidak boleh pindah. Dan kau tetap duduk dengan Cho Kyuhyun, apa salahnya sih ? Kalian itukan sama-sama pintar "
Aku hanya mulai pasrah dan kembali duduk, Kyuhyun menatapku dengan senyuman Evil smirknya. Daripada aku memperdulikannya lebih baik aku membaca buku dan mulai mengerjakan tugas dari Kim Sonsaenim
Ha~ Kim Kibum, kau memang Jenius
Kibum POV END
Kyuhyun menatap Kibum yang terfokus terhadap bukunya, ia merasa bosan karena diacuhkan oleh Kibum. Ia merogoh saku celananya untuk mengambil PSP kesayangannya dan mulai memainkannya
Kibum yang mendengar suara-suara aneh menatap kesebelah dan mendapati Kyuhyun sedang asyik dengan PSPnya. Wajahnya terlihat serius membuat Kibum gemas dengan perilaku orang itu
Aishh ! Murid akselerasi seperti dia. Tidak pantas menyandang gelar Akselerasi
batin Kibum kembali fokus terhadap bukunya
.
.
.
« Skip Time »
Siwon, namja itu melangkahkan kakinya menuju kelas seseorang. Tak sengaja ia melewati kelas Kim Kibum, ia hendak masuk kekelas itu namun urung karena ia lebih mementingkan seseorang yang berada di kelas sebelah.
Kibum yang melihat Siwon pergi, hanya mampu menundukan kepalanya sambil meremas pulpen yang ia genggam membuat jemari tangannya menjadi putih.
Dia melupakanku
Kyuhyun yang mulai bosan dengan benda kotak tersebut dengan santainya ia membantingnya keatas meja dan menyandarkan punggungnya dibangku
" Hah~ membosankan "
Kyuhyun menatap Kibum yang tertunduk sambil meremas pulpen dengan kuat seperti menahan amarah.
Kemudian Kyuhyun mendekati Kibum dan memberinya sebuah kertas remasan
Srett
Kibum mengernyitkan dahinya, ia menatap kertas itu sejenak lalu mengambilnya dan mulai membaca isi surat tersebut
Kau seperti boneka salju jika seperti itu
Kibum membelalakan matanya, ia menatap Kyuhyun sang pelaku, sebelum membalas tulisan namja tersebut.
- dan Kau tidak pantas menyandang gelar Akselerasi. Karena kau orang yang sangat menyebalkan !-
Kibum tersenyum seduktif, ia melempar kertas tersebut kearah Kyuhyun.
Sebelum Kyuhyun membuka kertas yang Kibum lemparkan tadi, ia meninggalkan kelas dengan santainya.
Kyuhyun mengambil kertas itu dan membacanya, ia merasakan firasat yang buruk sebelum membacanya
Srett
" Mwoo ! "
Kibum yang mendengar teriakan Kyuhyun dari luar hanya mampu menahan tawanya dan mulai melangkahkan kakinya kembali.
Deg
Tiba-tiba Kibum menghentikan langkahnya, hatinya berdenyut sakit. Ia mencoba tetap bersikap seperti biasa, namun tidak bisa karena didepannya ada pamandangan yang menyakitkan bagi Kim Kibum
Siwon memeluk Sungmin
Choi Siwon, sanggupkah aku agar tetap bertahan ?
.
.
.
Because of you
I'm never stray toow far from the sidewalk
Because of youh
I'm learned to play on the safe side
So I don't get hurt
Because of you
I find it hard to trust
Not only me, but everyone around me
Because of you
I'm am afraid
Because Of You~
.
.
.
TBC
Thanks buat yang udah bersedia me-review FF saya
Dan mohon maaf jika banyak Typo atau bahasa yang tidak enak dibaca mohon maaf sebesar-besarnya. Karena saya hanyalah manusia biasa yang sering melakukan kesalahan
HUG FOR YOU~
RnR
.
.
.
Kyunny . wordpress . com
