Tittle : Hurt For Fall
Cast : Kim Kibum
Choi Siwon
Lee Sungmin
Cho Kyuhyun

Warning : Typo(s) | GaJe | Abal | GS

Disclaimer : FF ini MURNI milik saya | Super Junior milik E.L.F dan orang tuanya | dimohon untuk tidak memplagiat FF saya.

Presented : Jenny Andrea Damayanti

oOo

Hurt For Fall

.

.

.

Jalanan kota Seol terlihat cukup ramai, lampu-lampu distrik kota tersebut gemerlap menghiasi indahnya jalan Myeondong.

Lampu pejalan kaki terlihat berwarna Hijau, pejalan kaki mulai menyebrang melewati Zebra Cross.

Kibum yang duduk terdiam di Halte Bus, memandangi jalan raya dengan tatapan Kosong. Sejak dari tadi Siang sampai malam Kibum hanya duduk termenung, memikirkan hubungannya dengan Siwon.

Siwon mencintainya

Siwon menyayanginya

Dan aku rasa~

Tak ada gunanya mempertahankan hubungan ini

Salju tiba-tiba turun, Kibum memandang keatas dan menatap banyak salju yang turun. Ia mengulurkan tangannya kedepan dan memandangi salah satu butiran salju yang mendarat di telapak tangannya.

Kibum mengusap salju itu kemudian tersenyum hambar.

Kenapa salju selalu turun disaat kondisiku seperti ini ?

Kibum menundukan kepalanya seraya mengayunkan kakinya, Tiba-Tiba sepasang kaki yang berbalut sepatu berdiri didepannya
Kibum perlahan mendongakan kepalanya, dan seketika pandangannya bertemu dengan sepasang mata yang menatap obsidian matanya dengan dalam.

Namja itu tersenyum bak malaikat di mata Kibum, Kibum menyunggingkan senyuman tipisnya sejenak dan kembali dengan wajah stoicnya.

Namja itu duduk disamping kanan Kibum dan menyenderkan punggungnya di pembatas Besi Halte tersebut.

" Kau tidak pulang ? Kenapa berkeliaran malam-malam disini ? " Tanya namja itu memecah keheningan

" Aku Bosan "

Ujar Kibum dengan suara datar.

" Lalu kenapa kau berdiam sendiri disini ? " Tanya namja itu lagi.

" Aku lelah " ujar Kibum menatap namja itu dengan pandangan miris

" Cepatlah pulang, dan hangatkan tubuhmu. Sepertinya udara disini tidak baik untukmu "

" Siwon~ apakah seharusnya kita akhiri saja hubungan ini ? "

Ucap Kibum tiba-tiba mengalihkan pertenyaan Siwon yang tidak ingin ia jawab.

Deg

Tubuh Siwon terasa menegang, Siwon merasa otot syarafnya tak bisa digerakan. Ia memandang Kibum dengan raut terkejut

" Kibum~ apa yang kau bicarakan ? "

" Aku- aku merasa, Hubungan ini terlalu rumit. kita jarang bertemu, dan bertegur sapa. Kita jarang bersama seperti dulu, yang jelas kau seperti menghindar dariku dan aku pikir lebih baik hubungan ini-

- berakhir "

Jderrrr

Bagai disambar petir Siwon merasakan hatinya terpecah menjadi dua. Siwon menghembuskan nafas beratnya, dan mulai menghadap Kibum

" Kibum- "

" Aku tau ini sangatlah sulit, tapi aku lelah dengan semua ini. Aku sudah tidak kuat untuk mempertahankan hubungan ini, dan kurasa mengakhiri hubungan adalah pilihan yang terbaik "

Amarah Siwon membuncah, Siwon merasa emosi. Ia menatap Kibum dengan kilatan marah

" Andwe ! Kibum ! Dengarkan penjelasanku terlebih dahulu ! " Ucap Siwon menggenggam tangan Kibum

" Apa yang ingin kau jelaskan Choi Siwon ?! Kau ingin menjelaskan bahwa kau mencintai Lee Sungmin cinta pertamamu kepadaku ?! Iyakan ?! "

Sergah Kibum dengan Emosi yang membludak, Siwon terkejut dengan perkataan Kibum barusan. Sungguh bukan itu yang ingin Siwon jelaskan kepada Kibum

" Choi Siwon aku mengetahui semuanya. Pandanganmu dengan dia itu berbeda ! Kau menyayanginya ! Menyayangi seorang Lee Sungmin cinta pertamamu ! "

" Aku mendengar dan melihat semuanya ! Mendengar pernyataan cintamu terhadapnya, melihatmu memeluknya ! "

Kibum mengeluarkan segala unek-uneknya didepan Siwon, ia tak peduli pejalan kaki yang berlalu lalang memandang pertengkaran mereka. Dan Kibum sudah tidak kuat untuk memendam belati yang siap menghancurkannya.

Pertahanan Kibum runtuh, air mata yang menggenang dipelupuk matanya mulai menetes dan membasahi pipinya. Rasa sesak yang ia alami menjadi sebuah isakan-isakan kecil.

Siwon memandang Kibum yang menangis, hatinya terluka saat melihat air mata itu meluncur dikedua pipi Kibum.

Cukup !

Siwon tidak kuat memandang Kibum yang menangis, perlahan ia merengkuh tubuh Kibum kedalam pelukannya.

Kibum yang merasa Siwon memeluknya, mulai meronta-ronta agar lepas dari kungkungan Siwon. Namun sia-sia, tenaga Siwon lebih kuat dibandingkan dengan dirinya.

Akhirnya Kibum pasrah dan membiarkan Siwon memeluknya, mengelus rambutnya dan sedikit memberikan kecupan diatas kepala Kibum.

" Kibum, maafkan aku yang tidak tau jika kau terluka. Maafkan aku jika aku membuatmu sakit. Tapi kumohon Kibum, bertahanlah "

" Hiks ... Hiks ... Ani, aku tidak kuat " ucap Kibum disela-sela tangisnya

" Kumohon Kibum, aku bingung dengan perasaanku. Ini sangatlah Sulit, aku tidak ingin hubungan kita berakhir "

Sreett

Kibum mendorong tubuh Siwon, membuat pelukan itu lepas. Kibum mengusap air matanya dengan punggung tangan kemudian menatap Siwon.

" Siwon kau tau ? Bunga anggrek yang tumbuh mekar butuh penompang agar tetap kuat untuk berdiri "

" Dan apabila penompang itu hancur, bunga Anggrek itu tidak akan kuat untuk menopang tubuhnya sendiri akibatnya bunga anggrek itu akan patah dan layu ditanah. "

" Sama halnya dengan diriku yang mencoba untuk bertahan, bertahan terhadap sebuah perasaan yang tidak pasti. "

" Dan sekarang, aku lelah, biarkan aku beristirahat sejenak. sementara ini~ biarkan aku menyendiri "

Ucap Kibum final, ia menghembuskan nafasnya terlihat kepulan udara keluar dari bibir Kibum. Menandakan bahwa malam ini sangatlah dingin

Bis itu berhenti didepan halte, separuh penumpang yang menaiki bis itu mulai turun didepan halte.

Kibum bangkit dari duduknya, ia tersenyum sekilas kearah Siwon. Lalu mulai melangkahkan kakinya menaiki Bis sebelum Bis itu pergi meninggalkannya. Selang beberapa menit kemudian Bis itu mulai meninggalkan Halte.

I'll spread my wings and I'll learn how to fly

I'll do what it takes til' I touch the sky

And I'll make a wish

Take a chance

Make a change

And breakaway

Out of the darkness and into the sun

But I won't forget all the ones that I love

I'll take a risk

Take a chance

Make a change

And breakaway~

Siwon masih duduk terdiam, ia mencoba untuk mencerna perkataan Kibum barusan.
Setelah ia paham dengan perkataan Kibum, ia berdiri dari duduknya berteriak frustasi dan memijat pelipisnya.

" Arghhh ! Choi Siwon babo ! Kau menyakitinya lagi ! Argghhh ! "

Pekik Siwon cukup kencang, membuat pejalan kaki menatap dirinya dengan pandangan apa-kau-sudah-gila-?-!

.

.

.

Kibum membuka pintu apartemennya yang kosong, ia menekan Sakral lampu disebelah pintu kemudian berjalan menuju ruang TV.

Kibum melepaskan jaketnya dan melemparnya kesembarang arah.

Brukk

Ia terduduk dilantai, kemudian menekuk lututnya.

" Hah~ Kim Kibum, yang kau lakukan itu sudah benar. Dan kau pasti bisa ! "

Ucap Kibum menyemangati dirinya sendiri.

.

.

.

Dilain tempat, Siwon memasuki Apartemennya dengan pandangan Kosong. Dengan langkah pelan Siwon menuju kamarnya yang terletak disudut ruangan.

Ceklekk

Krieett

Brakk

Siwon membanting pintunya cukup keras, setelah itu ia melangkahkan kakinya kearah Nakas meja yang terletak disebelah tempat tidurnya.

Ia memandangi Pigura yang terdapat foto Siwon bersama seorang yeoja sedang tertawa bahagia. Siwon tersenyum hambar tatkala menatap wajah bahagia dari sang yeoja. Ia mengelus foto tersebut dengan lembut seakan takut jika foto itu akan Lusuh.

" Kibum-ah~ Mianhe "

Siwon meletakan Foto itu ketempat semula, ia mendesah pelan dan berbaring ketempat tidurnya. Ia melipat tangannya keatas sebagai bantal untuk tidur, setelah itu Siwon mulai menerawang melihat keatas langit-langit kamar.

:: Flashback ::

Seorang namja berjalan mengendap-endap di area Taman, namja itu menghampiri yeoja yang sedang membaca bukunya dengan serius tanpa mengetahui keberadaan namja tersebut yang sudah berada dibelakangnya.

Namja itu mengeluarkan sebuah lilitan tangkai bunga yang sudah dibentuk menyerupai Bando, dengan perlahan namja itu meletakan lilitan tangkai itu diatas kepala sang yeoja.

Yeoja itu terkejut saat merasakan kepalanya seperti ada sesuatu, saat ia berbalik ia menemukan namja Tinggi dengan senyuman yang mempesona.

" Kibum-ah~ Apa kau suka dengan bunga ini ? " Tanya namja itu sambil menyentuh kedua pundak sang yeoja.

Kibum melepaskan lilitan bunga yang bersarang diatas kepalanya, ia memandang lilitan bunga tersebut dan tersenyum kearah namja tadi

" Ne, Siwon-ah aku suka "

Ujar Kibum terhadap Siwon, Siwon yang mendengarnya merasa legah kemudian merangkul bahu Kibum dari belakang.

Kibum meletakan lilitan bunga itu diatas kepalanya kembali, Siwon mengambil kamera ponsel miliknya dan memotret dirinya bersama Kibum.

Cklikk

Didalam gambar ponsel tersebut, Kibum tersenyum bahagia kearah Siwon sedangkan Siwon tertawa melihat kearah kamera.

Mereka berdua tersenyum bahagia menatap hasil foto mereka

" Kau sangat mempesona Kibum-ah, kau mampu membuatku terperangkap dalam pesonamu. Sranghae Kibum~ "

Siwon mengecup pipi Kibum, sedangkan Kibum hanya menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah karena malu.

" Nado Choi Siwon, Saranghae~ "

:: Flashback END ::

Siwon memejamkan matanya dan menghembuskan nafas beratnya yang kesekian kalinya. Menurutnya ia begitu bodoh telah menghianati Kibum, Ia merasa bersalah karena telah membuat Kibum terluka. Dan ia sangat menyesal memohon kepada Kibum agar bertahan dengan perasaanya yang rumit.

Siwon mengambil ponselnya disamping tempat tidur, ia menatap wallpaper gambar yang tertera diponselnya. Seketika hatinya sakit memandang walpapaer tersebut

Kibum-ah~ mianhe

.

.

.

Senior High School

Semua murid mengenakan mantel tebal mereka masing-masing, karena Suhu di daerah tersebut sangatlah dingin.

Salju yang kemarin malam turun dengan deras membuat lapangan sekolah itu terlihat penuh dengan salju. Pohon-pohon yang hijau kini berwarna putih akibat salju yang menempel di daun-daun.

Kibum merapatkan mantelnya saat ia memasuki sekolahnya lewat gerbang, ia berjalan dengan santai menuju kelas.

Dan saat ia tiba dikelas, matanya bertemu pandang dengan namja ikal yang duduk sambil menggenggam PSPnya.

Kibum mendekati namja itu dengan malas dan mengambil duduk disebelah namja itu

" Hai yeoja salju~ kenapa kemarin kau membolos ? " Tanya namja itu sambil menyindir Kibum

" Itu bukan urusanmu namja menyebalkan ! " Ujar Kibum tak kalah cuek, ia melepaskan mantelnya lalu mengambil buku tebal yang ada didalam tas kemudian memulai membacanya

" Haishh ! Apa kau tak bosan membaca buku tebal itu ? " Tanya namja itu lagi kali ini dengan menunjuk buku tebal milik Kibum.

Kibum mendengus sebentar kemudian menatap obsidian milik Kyuhyun dengan tajam

" Itu juga bukan urusanmu Cho Kyuhyun siswa Akselerasi yang menyebalkan ! "

Kyuhyun berdecak singkat kemudian mulai memainkan PSPnya yang menganggur, sedangkan Kibum ia kembali keaktivitasnya yang tertunda.

Seorang namja yang berperawakan tinggi berjalan tergesah-gesah. Ia memasuki kelas Kibum dan mengedarkan pandangannya untuk mencari Kibum.

Dan, ketemu

Namja itu melihat Kibum sedang serius membaca buku tebal, kemudian ia menghampiri Kibum dan berdiri tepat didepan Kibum

" Kim Kibum, bisakah kita berbicara sebentar ? " Tanya namja itu dengan Sopan

Kyuhyun yang mendengar nama Kibum dipanggil, mulai menatap kesamping. Dan menemukan Siwon yang sedang memandang Kibum dengan tatapan memohon

Bukankah dia Choi Siwon ? Apa hubungannya dengan Kibum ?

Batin Kyuhyun yang masih tetap menatap dua orang tersebut

" Mianhe aku sibuk "

Ucap Kibum tanpa melihat Siwon, sepertinya ia tidak ingin diganggu sekarang

" Kumohon hanya sebentar saja "

Siwon sedikit memohon kearah Kibum, membuat Kibum mendesah pelan

" Hhh~ baiklah, tapi disini saja apa yang ingin kau bicarakan ? " Tanya Kibum dingin.

Kyuhyun mulai menajamkan pendengararnnya dan mulai mendengarkan kedua orang tersebut dengan diam

" Tapi- "

" Baiklah kalau kau tidak mau, cepatlah pergi aku sedang sibuk "

Kibum mulai membaca bukunya kembali tanpa menghiraukan Siwon.

" Baiklah, aku akan membicarakannya disini "

Siwon sedikit mengambil nafasnya sejenak sebelum melanjutkan pembicaraannya

" Kibum, maafkan aku. Aku tidak ingin hubungan kita berakhir Kim Kibum. Aku mohon~ aku akan berusaha agar mencintaimu kembali "

Kyuhyun membelalakan matanya, ia tidak menyangka bahwa namja ini adalah mantan Kibum.

" Mianhe, aku tidak bisa kembali padamu. "

Jderrr

Rasanya Siwon sulit bernafas, ia tiba-tiba merasakan sesak didadanya ketika mendengar penolakan Kibum

" Kumohon Kibum~ aku memang bodoh telah menyakitimu. Tapi jangan memilih mengakhiri hubungan kita, aku tak sanggup Kibum "

Siwon menggenggam tangan Kibum kemudian mengusapnya pelan dengan ibu jarinya.

Kibum yang terkejut dengan perilaku Siwon, dengan sekuat tenaga ia menghempaskan tangan Siwon dan mulai berdiri dari duduknya

" Mianhe Choi Siwon, aku tidak bisa "

Ujar Kibum kemudian meninggalkan Siwon yang mematung

Kyuhyun yang melihat Kibum pergi, mulai meninggalkan kelas dan menyusul Kibum

Entah apa yang ada dipikirannya. Mengapa ia mengejar Kibum ? Yang jelas tiba-tiba kakinya berjalan menghampiri Kibum yang mulai terisak

Grepp

Kibum merasakan tangannya digenggam oleh seseorang, ia berhenti tanpa menengok seseorang yang telah menggenggam tangannya.

" Kibum, apa kau ingin membolos lagi ? " Tanya namja itu, Cho Kyuhyun menatap punggung Kibum yang bergetar.

" Itu bukan urusanmu " ujar Kibum dengan sedikit isakan kecil meskipun mampu didengar jelas oleh Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan tangan Kibum dan meraih pundak Kibum lalu memeluknya.

Grepp

Kibum terkejut oleh tindakan Kyuhyun yang tiba-tiba memeluknya. dirinya tak menolak pelukan Kyuhyun, Kibum justru mulai menangis didada bidang milik Kyuhyun.

" Uljima, jika kau menangis itu akan membuat wajahmu sangat jelek seperi Boneka Salju yang tidak jadi " ujar Kyuhyun sedikit bercanda

Kibum memukul pelan dada Kyuhyun

" Berhenti mengejekku "

Kyuhyun terkekh kecil, ia mengelus kepala Kibum agar Kibum merasa tenang.

" Baiklah, sepertinya kita kan membolos untuk hari ini "

Jangan menangis Kim Kibum, aku akan melindungimu dan membuatmu tersenyum

.

.

.

Siwon melangkahkan kakinya untuk menyusul Kibum, saat ia melewati Taman belakang sekolah ia melihat Kibum tertawa bersama seorang namja.

" Sudahlah Kibum janganlah menangis lagi, apa kau tak malu pada dirimu sendiri menangis karena seorang namja ? "

Ujar Kyuhyun terhadap Kibum yang kini duduk disampingnya. Mereka berdua sengaja membolos pelajaran pertama.

Dan disinilah mereka menikmati angin pagi, walaupun tumbuhan disekeliling mereka penuh salju namun tetap membuat hati Kibum sedikit tenang.

" Gomawo Kyu, ternyata kau namja yang baik walaupun sedikit menyebalkan "

Ujar Kibum sedikit terkekeh. Kyuhyun yang semula tersenyum kini menampakan wajah masamnya

" Aishh ! Ya Kim Kibum aku itu tidak menyebalkan, kau saja yang menganggapku menyebalkan "

Kibum tersenyum simpul menatap Kyuhyun yang sedang mengerucutkan bibirnya

" Arra~ tapi itu nyatakan ? "

" Yak ! "

Kyuhyun berteriak kearah Kibum, sedangkan Kibum hanya tertawa keras melihat Kyuhyun yang sedang marah

Kyuhyun yang melihat Kibum tertawa mulai meredam amarahnya dan digantikan dengan senyuman

Teruslah tertawa Kibum

Siwon menatap kedua orang itu dengan nanar, ia hanya berdiri diam di depan taman dengan memegang dadanya yang sakit.

" Oppa ? Kenapa oppa ada disini ? Apa yang oppa lakukan ? "

Sungmin yang baru saja ke Toilet menemukan Siwon yang berdiri mematung menatap sesuatu. Ia mengikuti arah pandang Siwon dan tercengang melihat kekasihnya tertawa bersama dengan yeoja lain

" Kyuhyun ? "

Ucap Sungmin menatap Kyuhyun yang tertawa lepas sambil mengusap kepala sang yeoja.

Siwon yang mengetahui keberadaan Sungmin segera menatap kesebelah kanan. Ia tidak mengerti kenapa Sungmin menyebutkan nama seorang namja yang bersama Kibum.

Dan rasa ingin tahunya yang berlebihan membuat Siwon menarik Sungmin pergi meninggalkan mereka berdua.

Yeoja itu~ siapa ?

Pikir Sungmin sambil mengikuti langkah Siwon yang mengajaknya pergi entah kemana.
Sepertinya mereka berempat akan membolos berjama'ah kali ini.

.

.

.

Siwon mengajak Sungmin di sebuah danau yang berada dekat dengan sekolah mereka. Danau tersebut terlihat bersih tanpa salju, dan anehnya air danau tersebut tidak membeku seperti es.

Siwon melepaskan tautan tangan mereka dan saling berpandangan

" Apa kau mengenalnya ? "

Tanya Siwon tanpa menyelidik kearah Sungmin

" Ne dia Cho Kyuhyun-
Kekasihku "

Detik selanjutnya Siwon membulatkan matanya, ia tak percaya dengan perkataan Sungmin.

" Mwo ? Ja-jadi dia ? "

" Ne, Kyuhyun adalah kekasihku. Namja yang selama ini membuatku sulit bernafas tanpa dirinya "

Siwon membeku entah kenapa hatinya tidak merasakan sakit saat mendengarnya, justru ia sakit karena melihat Kibum berduaan dengan Kyuhyun.

" Oppa~ apa oppa mengenal gadis itu ? Sepertinya kalian berdua saling mengenal "

Siwon menghela nafasnya, ia duduk diatas rerumputan sambil melempar batu kearah danau

Plukk

" Apa yang kau bicarakan Sungmin-ah ? "

Tanya Siwon dengan memaksakan senyumannya.

Sungmin yang melihat senyuman Siwon merasa janggal. Ia merasakan bahwa Siwon dan seorang yeoja yang bersama Kyuhyun tadi pernah saling mengenal

" Jangan membohongiku Oppa~ aku membenci orang yang suka berbohong."

Sungmin mengambil duduk disamping Siwon dan menekuk lututnya sambil menatap langit yang berwarna biru.

" Hahh~ baiklah aku mengenalnya. Dia adalah mantanku Kim Kibum "

Sungmin mengalihkan pandangannya kearah Siwon, ia mengerutkan alisnya bingung

" Mwo ?! Jadi dia mantan kekasihmu Oppa ? "

Sungmin sedikit terkejut, ia meninggikan Volume suaranya membuat Siwon mengusap telinganya yang terasa berdengung

"Aishh ! Pelankan suaramu Sungmin, apa kau ingin ketahuan guru dan menghukum kita ? "

Sungmin membungkam mulutnya dengan telpak tangan sejenak kemudian ia mengarahkan kedua jarinya sebagai tanda ' peace ' kearah Siwon

" Mianhe Oppa, lalu kenapa Oppa bisa putus dengan Kibum sunbae ? "

Sungmin memiringkan kepalanya, ia bingung kenapa Siwon bisa putus dengan Kibum

" Karena aku~ masih mencintaimu Min "

Deg

Sungmin membulatkan matanya, ia menghela nafas sejenak dan kemudian menatap Siwon yang sepertinya sedang putus asa

" Oppa, dengarkan aku. Lupakanlah cintamu yang lama oppa, apa Oppa tak sadar telah membuat Kibum Sunbae menderita ? "

" Jika aku menjadi Kibum Sunbae, sudah pasti aku akan sangat membencimu Oppa "

Ujar Sungmin yang sukses membuat Siwon terhenyak. Sungmin tersenyum ramah kearah Siwon

" Tapi Min~ "

Sungmin menggelengkan kepalanya, membuat Siwon menghentikan ucapannya

" Oppa, hati seorang yeoja akan sakit bila mendengar kenyataan bahwa namja yang ia cintai menyukai seseorang, dan seseorang itu bukanlah dirinya. "

" Aku adalah yeoja Oppa, dan aku akan sakit bila kenyataan Kyuhyun menyukai Kibum sunbae. Oppa lihat ? Pandangan mereka berdua itu berbeda, seperti memberi kasih sayang yang sangat tulus. "

" Dan Oppa akan sangat menyesal jika Kibum Sunbae telah menghilang dari sisimu oppa, jadi cobalah untuk mendapatkan hatinya kembali. Buat Kibum Sunbae mencintaimu kembali Oppa, dan terakhir~ lupakan aku Oppa. Karena yang ada dihatimu hanyalah Kibum sunbae bukan aku "

Siwon merasakan semangatnya kembali, ia menganggukan kepalanya mantap dan tersenyum menampilkan deretan giginya.

" Ne, akan aku coba. Gomawo Sungmin, kau memang sahabat yang baik "

Siwon mengacak pelan rambut Sungmin membuat Sungmin berdecak pelan

" Tck ! Oppa~ kau merusak tatanan rambutku ! Aishh ! "

Siwon tertawa melihat Sungmin yang merapikan rambutnya sambil mengerucutkan bibirnya.

Kibum-ah~ tunggu aku, aku akan mendapatkanmu kembali

.

.

.

TBC

•Thor jangan sakitin Kibum terus

•Huwee Siwon benar-benar Jahat ! Aku benci Siwon !

•Kenapa Kibum nyiksa diri sendiri sih ?

Okey, Stop ! Its enough !

Semoga Chap ini tidak mengecewakan untuk kalian ^_^

Beri saya saran agar semangat untuk melanjutkan FF ini, sekian dari saya apabila ada Typo(s) ataupun bahasa yang tidak sesuai EYD mohon maaf sebesar-besarnya.
Gomawo *Deepbow

kyunny . Wordpress . Com