Yo, author balik lagi ;))))
Ni chap 8~
Gak banyak, soalnya bingung mo di tambah apa, jadi yah, oh well..
.
.
.
"Paman, pulangkan bodyguard itu."
"Tapi-?!"
"Paman, pulangkan bodyguard yang paman bayar atau aku pulangkan jari paman?"
"...sadis banget kamu sekarang..."
"Efek kuliah, udah hush! Kasih gajinya sekalian tiket pulang sama uang makan."
"Iya, iya..."
"Sama satu lagi,"
"Apa?"
.
.
.
"Yama!"
Manba mengerjapkan matanya, menoleh dan senyum lebar menghiasi wajah cantiknya.
"Sohaya!"
Para saksi mata mengerutkan kening mereka saat pria tinggi mendekati Manba,
Dan memeluk si bidadari kompleks!
Ngapain juga pake ngecup pipi sakral Manba?!
"Makin cantik aja," puji si Sohaya, masih merangkul Manba. "Udah gak pake hoodie lagi! Gemesin!"
Manba tertawa geli, membiarkan Sohaya memeluk dirinya dengan erat.
"Kamu juga makin manis," balasan Manba sukses bikin yang denger tercengang. "Sama siapa kesini?"
"Sama kakak," jawab Sohaya yang masih gak ngelepasin Manba. "Orangnya lagi ke rumah Mikazuki."
Loe minta di santet...
Begitulah pikir para saksi mata yang dibakar api cemburu.
"Kamu mau kemana?" tanya Sohaya yang gak sadar bahwa dirinya bisa saja binasa dikalau sebuah tatapan bisa membunuh orang.
"Ke pasar."
"Sendiri?! Ku temenin yah? Bahaya kalo cewek cantik jalan sendirian!"
Mati loe! Jeruk kisut! Manba mana mau di panggil can-?!
"Bisa aja," Manba tertawa geli sambil nyubit pipi Sohaya. "Kalo mau nemenin, ayo. Lumayan, ada kuli angkut."
Sohaya nyengir kuda.
"Rela jadi apa aja demi kamu, Yama~"
Manba tertawa lagi seraya menarik Sohaya keluar kompleks langsung menuju pasar minggu.
Meninggalkan para Cogan dan Kekgan yang mati ditempat dengan buih putih keluar dari mulut mereka.
Apa-apaan ini?!
Eh buset, serem amit ni manusia...
.
.
.
Sepulang dari pasar, mereka berdua lewat pos ronda yang ternyata telah di penuhi manusia-manusia lucknut jones akut.
"Yama, yakin gak mau cari tali?"
Semua yang ada di pos ronda noleh, hati ingin menangis melihat cinta mereka bergandengan dengan cowok selain merek.
"Buat apa?"
"Buat nali keakraban kita donk."
Manba dibuat tertawa lagi.
"Gombal terus," goda Manba dengan nada jenaka yang gak pernah didengar siapa pun. "Tapi gak perlu, kita kan sudah dekat."
Dor.
Para makhluk pos ronda mati ditempat.
Entah datang dari mana, CCO tiba sambil mengajak jalan Nue yang ada di sekitar pundak sang empu.
Saudara angkat Manba melihat dan menyapa mereka.
"Heh?! Sohaya!? Gimana kabarnya?"
CCO mengenal si kepala jeruk ternyata...
"Baek aja, C," balas Sohaya dengan senyum lebar. "Eh, itu Nue? Dah gede ya sekarang."
CCO nyegir bangga.
"Jelas, gue kan majikan yang baik."
"Asek."
Manba geleng kepala dengan kelakuan mereka berdua.
"Dah dulu ya, C," potong Manba. "Kami mo pulang. Paman kangen masakanku, daripada dia kesambet gak dapat apa yang dia minta."
"Hoho, ok," balas CCO. "Jaga Manba baik-baik yo, sob."
Sohaya mengacungkan jempol.
"Pasti, bro!"
"Udah ah, ayo pulang, ntar gak ku buatin cheesecake kesukaanmu loh, Sohaya."
"Eeehhh?! Tapi kan aku suka kue buatan Yama! Apalagi yang penuh cinta!"
CCO tertawa lepas akan perkataan Sohaya, dan melambai saat keduanya pamit.
"Sepasang sepupu yang aneh," ujar CCO dengan dengusan kecil yang disusul oleh tawa halus. "Mana Sohaya belajar gombal lagi."
Yang mendengar langsung sumringah.
"Jadi dia bukan pacar neng Yama?!"
"Hore! Masih bisa ngejar!"
"Aku gak bakalan kalah!"
CCO menggeram kearah cogan dan kekgan di pos ronda.
Seenaknya pengen ngejar adek angkatnya, mang Manba pelari nasional?
"Pih, mereka mulai lagi."
Bagaikan setan yang di panggil lewat ritual, papih Kogarasu tiba dan berdiri disebelah CCO dengan senyuman manisnya.
"Tutup matamu, nak."
CCO balik kanan dan nutup mata sama telinganya.
Mungkin dia harus pindah rumah...
.
.
.
Di kediaman Kunihiro...
"Loe nyebelin."
"Tapi kan! Lumayan buat latihan ngegombal!"
Manba memutar kedua bola matanya.
"Cari pacar sana."
"Ogah! Cewek tu nyeremin..."
"...aku mulai khawatir..."
"Sohaya-kun! Paman mau keluar sama Yamabushi! Jaga Manba baik-baik ya!"
"Iya, paman!"
"...dasar paman paranoid..."
.
.
.
XDDDDD
Look what I made!
Manba ma Sohaya itu SEPUPU xDDD
Author kena writer-block, jadi yah.../sigh/
Kekgan kayaknya kena serangan jantung ringan/plak/
Humor berkurang, tapi ya sudahlah~
Anywho! Mari ngebacot balas review~
MWEHEHEHEHEHEHEH : Reaksi yang mencengangkan :v /plak/ bikin greget Zoku tu Banyak pairing(dan materi) bertaburan~/dibuang kesungai/ ;)))
KeishuTsuki : Tidak ada yang nyalahin xD penghilang stress abis kelakuan Hori di Katsugeki :")))
Nik-Ita774 : Greget kenapa? /Di hajar massa/ njir, langsung dikubur xDDD tpi, dokter paling angkat kaki juga xP/plak/
seokftw : Kashuu ganti status dari janda kembali ke ber-rumah tangga xD/apaan sih/ jujur, aku gak kuat nonton pas Kikkou ma Sengo, walaupun yah, Sengo masuk dalam chara fav, tapi tetep aja, gak kuat! Antara mau ketawa ato jingkrak2 sendiri/abaikan/ ehem, tpi trus mereka jadi bff bro...tambah Nikkari, widih, cucok/plak/
Makasih yang udah ngereview m(_ _)m
Question time!
Ada yg ngeship Juzu ma Bushi?
Buh-bye~
Sampai jumpa~
Ja ne~
