Hai~
Ep 13~
.
.
.
"Kak Manba! Kakek bango mau bawa aku pergi!"
"Hah?! LOE BERANI NYUKIL ANAK GUE?! GUE MASAK LOE PAKE MALIKA, BANGO SIALAN!"
"Eiitsss! B-bukan gitu maksudnya, yank!"
"YANK! YANK! PALA LOE PEYANK! SINI LOE BANGO JEJADIAN!"
Baru kali ini liat Manba marathon bawa parang pengen nyembeleh bango liar komplek.
"Hiks...dedek kita dah besar...!"
Astaga, ni keluarga gak ada yang beres.
.
.
.
Di pos ronda tempat makhluk yang di laknatkan Hori buat deketin adeknya...
"Muke lu napa, Cur?"
"Kena tipukkan penuh cinta Manba, LOE KIRA KENAPA?! TU ANAK KETUA RT SAMA SARAPNYA! TU BOCAH NUDUH GUE MAU NYULIK DIA! SORRY! MENDING NYULIK MANBA BUAT DIAJAK KAWIN!"
Curut cap Bango ternyata curcol.
Ishi melambaikan tangan kearah kamera karena tidak kuat.
Plak!
"Ni bukan acara uji nyali, blegok!"
"Bodo, dari pada dengerin curcol kalian yang gak berfaedah, mending nemenin calon bini ke pasar, dapet pahala plus makan gratis penuh cinta," door! Para Jones dibakar rasa cemburu. "Salamlekom!"
Ishi di santet sampe neraka ke-tujuh.
"Enak banget nasib Ishi," gerutu Mutsu yang kebelet pengen punya pacar dan menghilangkan status jones. "Lah kita, suka sama cewek, tapi ketinggian.."
"Emang, Yamanbagiri tinggi banget buat kalian?"
"Hellowww," mata si buyut muter kayak kipas angin. "Secara yah, Manba-chan itu idaman pria normal. Gak kayak loe."
Yasusada yang baru pulkam setelah satu tahun merantau(coretjalan-jalancoret) mendengus kesel.
"Kena karma mampus loe, kek," sumpahan orang pinter biasanya terjadi, tapi yah, Yasu mah, mana suka pamer. "Udah ah, mending nungguin Kiyomitsu. Permisi, abang-abang jones kisut."
Yasu dikutuk jadi batu.
"Hah! Gue bukan anak durhaka! Dah-dah~"
Apalah daya mereka hanyalah jones baperan gegara Hori yang belom nikah ma Ijum.
"Eh, ente pada tau kagak?" tanya Mutsu tiba-tiba kayak maling jemuran yang liat jemuran gadis/Sadar woi! Sadar!/
"Tau apa, Doggo?" tanya kakek Moon Moon.
"Yaman pernah nyipok si Stroberi!"
Plak!
"Adauu! Kaga usah keras-keras mukulnya, coeg!"
"Eh, kan lagi maen Tepuk Nyamuk, jadi harus kuat-kuat, biar nyamuknya mati."
Mata tertuju kearah Ichigo yang lagi maen Tepuk Nyamuk bareng Kogi, Iwa, ma CCP.
"Ya dah! Lanjut! Atu!"
"Dua."
"Tiga."
"Ampat."
"Ima."
"Ima masih sekolah. Anam."
"Ujuh."
"Lapan."
"Songo."
"Sepuloh!"
"Jack."
"Rose!"
Plak!
"Yang bener! Bego!"
"Slow kek! Queen!"
"King!"
"Joker!"
Plak! Plak! Plak! Plak!
"Bangke!" "Kamvret jahanam!" "Sialan loe pada!" "Hah! Rubah jejadian kalah!"
Perasaan, mainnya gak sampe Joker...
"Oi, Stoberi,"
Yang dipanggil noleh.
"Stoberi ndasmu. Napa mang?"
Ichi sensi, vroh! Bosen dia di panggil stroberi terus.
Menghiraukan tangan CCP yang bengkak berkat tangan Iwa yang barokah, preman pasar tanya;
"Loe pernah nyipok si Yamanbagiri?"
Ichigo mengerjapkan mata.
Yang lain ikut juga.
Ichigo berubah jadi stoberi.
Yang lain juga, kecuali Curut yang jadi hybrid antara bango dan curut.
"Masa sih?" tanya Ichi heran. "Kok aku gak tau."
Yang lain jatuh ala anime.
"Gusti, stroberi kok bego..."
"Jadiin selai, mampus loe, Beri..."
"Hoho, disini kamu bersemedi, bango laknat..."
Tsuru tersentak, dan dengan perlahan, membalikkan badan.
Sosok menyeramkan itu datang mendekati curut yang sudah bersimbah darah.
"Mati kau di tanganku!"
Tsuru mengepakkan sayap dan pergi dari dunia.
Tuiiinggg!
Baaakkk!
High heels yang Manba pinjem dari Kashuu nancep ke kepala kakek Bango, berhasil buat yang liat ngeri dengan adegan pembunuhan berencana.
"AMPUNI SAYA! SAYA TIDAK BERNIAT APA-APA KECUALI NGAWININ ENENG!"
"OGAH! KAWIN MA PEDO BIADAB MACAM LOE! SINI! HADAPI KEMATIAN LOE KAYAK LAKI-LAKI!"
"EEEMMMAAAAKKKKK HCBBBBBBBBBBB!
Makhluk pos ronda keringet dingin liat luapan emosi dari bidadari pujaan hati mereka.
"...hummm? Loe pada napa? Macam abis liat hantu.."
LOE TELAT! AKASHI! TELAT NAEK BIS!
"...gak papa," ujar mamah CCP. "Tidur lagi aja, kang."
"Cih. Jijay, kagak doyan gue sejenis," balasan Akashi sukses bikin CCP makan emosi yang belom di bumbu dan dimasak. "Mending tidur di rumah...malem amang-amang."
Inilah efek kebanyakan tidur.
"Kakaka! Hajar terus! Sampe mampus!"
Semua pada merinding waktu denger kalimat nista yang Yamabushi ucapkan.
"Semoga kau di terima di sisi-Nya, Ngo."
"Amin!"
"Dan jangan pernah balik lagi, Ngo."
"Amin!"
.
.
.
Omake:
"Pemirsa, telah di temukan kakek berinisial MM hanyut di kolam ikan pak Tarou, warga kompleks Citadel blok C dini hari tadi."
"Setelah di selidiki, kakek muda tersebut ternyata di aniaya oleh harapan hampa karena cintanya tidak disambut."
"Loe kira bola volly, kek?"
"Tau. Jiji jaman Now gitoh."
.
.
.
.
XDDD
Garing :"))))
Ane lupa maen Tepuk Nyamuk tu kayak apa/plak/ ingetnya, tangan merah dn anget xDD
Sampai jumpa di episode brikutnya!
