A/N : Bales review yang masuk dulu.

To Mugi-pyon :

Iya, prasasti itu sudah menjadi tradisi. :D

Entahlah, aku tidak tau, tapi kirito emang keren~

Ini sudah lanjut.

Arigato~.

-0o0-

To Namikaze Kyoko :

Kepseknya itu seorang... baca saja dibawah. :)

Udah lanjut.

Fav? Boleh, silahkan, go ahead, dll. dst. dsb. :D

Arigato~.

-0o0-

To Chalice07:

Mereka memang kasian, wkwkwk. #dor!

Kepseknya itu...aku~. :D #dibakar

Miku : Ok deh sip! Ganbatte! :D

Suka banget sama SAO. ALO itu singkatan dari Acara Layangan Online. XD #dibantaiSugou

ALO = ALFHEIM ONLINE.

Ini sudah update Chalice-san. :)

Arigato~.

-0o0-

To CoreFiraga:

Suka banget. Hehehe. *ketawa GJ*

Ok, ini sudah update.

Arigato~.

-0o0-

To airi shirayuki:

Iya, kasian banget mereka, hahaha. #dihajarmassa

Kepseknya agak GJ dan... baca aja di bawah. :)

Ini sudah update.

Ganbatte juga. :D

Arigato~.


Summary : Ulangan semester akan digelar untuk Vocaloid Academy, tapi remaja-remaja ajaib ini malah bermain-main sampai H-1. Bagaimana persiapan (GJ) mereka? Baca saja.

Ulangan Semester

.

Disclaimer: I don't own any of these characters, except this story.

Warning : Gaje, pendek, aneh, ajaib, bahasa gahol ada disini, dll, dst, dsb.

.

.

Don't like? Don't read!

.

[ All in normal pov ]

Ulses hari ketiga berjalan dengan 'lancar', sebelum sang Kepsek mengumumkan 'pidato dadakan' nya yang membuat para murid berteriak 'senang'. Sebenarnya apa yang terjadi? Apakah hanya karena guru penanggung jawab yang 'tidur' akibat bermain SAO? Atau ada alasan lain, inilah... "Behind The Scene : Ulangan Semester Ch. 3"

-0o0-

Flashback sebelum Ulses hari ke tiga dimulai...

01.00 WVX (5 jam sebelum Ulses)...

Disebuah sekolah bertaraf Super Ultra Universenational atau yang lebih dikenal warga dengan nama Vocaloid Academy, didalam sebuah ruangan yang tersembunyi dibalik tembok di ruangan si Kepsek, seorang pria kira-kira berumur 40 tahun sedang berkonsentrasi di depan sebuah layar komputer.

Jari-jarinya tengah beradu dengan keyboard sehingga menghasilkan harmoni yang bisa mengganggu orang tidur. :D

Kedua irisnya menatap lekat di layar komputer tanpa berkedip seolah-olah jika dia berkedip satu kali saja, layarnya akan hilang dicuri Author. :D

Sesekali tangan kirinya bergerak mencari tikus optik disamping keyboardnya.

Klik Klik

Dua kali di tekannya tombol bagian kiri dari tikus optik tersebut, dan tampilan layar berubah total. Gelap, itulah yang ada di layar sekarang. 2 detik selanjutnya layar tersebut kembali menampilkan gambar.

Klik

Kali ini ditekannya tombol bagian kiri dari tikus optik tersebut satu kali dan layar komputer kembali gelap. 2 detik selanjutnya muncul tulisan di tepat ditengah layar dengan warna emas dan background dua pedang menyilang berwarna hitam dan putih.

[Welcome to SAO Installation. Choose the specific version you want to install:]

[SAO : Original Flavour]

[SAO : Chocolate Flavour]

[SAO : Mixed Flavour]

Klik

Dia memilih pilihan kedua dan tampilan layar berubah lagi.

[Do you want to create new character [Y] or use your Beta [N]?]

[Y] or [N]

Ditekannya tombol Y pada keyboard. Tampilan layar berubah lagi.

[Enter your name: Ozai...]

[C] or [B]

Ditekannya tombol C pada keyboard. Tampilan layar berubah lagi.

[Enter your alias : The Fire Lord...]

[C] or [B]

Ditekannya tombol C pada keyboard. Tampilan layar berubah lagi.

[Enter your gender : Male...]

[C] or [B]

Ditekannya tombol C pada keyboard. Tampilan layar berubah lagi.

[Do you want to go to the toilet first?]

[Y] or [N]

Ditekannya tombol N pada keyboard. Tampilan layar berubah lagi.

[Do you want to eat something first?]

[Y] or [N]

Ditekannya tombol N pada keyboard. Tampilan layar berubah lagi.

[Congratulation! Your character is READY!]

[Play now] or [Play later and Exit]

Dia berfikir sejenak, kemudian mengarahkan tikus optiknya dan mengeklik ke pilihan [Play later and Exit] lalu berdiri dari kursinya.

"Hooaamm..." Dia menguap lebar sambil merentangkan tangan dan kakinya yang kaku akibat semalaman berada di ruangan tersebut. Kemudian dia berjalan menuju pintu dan membukanya.

Dia melihat jam di dinding.

"04.00... masih ada waktu 2 jam sebelum sekolah dibuka, tidur dulu ah." Ucapnya lalu merebahkan tubuhnya di sofa terdekat dan pergi ke alam mimpi.

1 setengah jam berlalu...

"Woi, bangun woi!" seru sebuah suara membangunkannya.

"Hmm... oh Kepsek, ada apa Pak?" tanya orang itu sambil bangun dari sofa.

"Lu ngapain tidur di sekolah?" tanya orang yang membangunkannya alias si Kepsek.

"Internet di rumah gue mati, jadi ya gue ke sekolah aja." Jawab orang yang tidur tadi.

"Dasar Game maniac Wakil Kepsek!" sindir si Kepsek kepada orang yang tidur tadi yang diketahui adalah seorang Wakil Kepala Sekolah Vocaloid Academy.

"Dasar Otaku Kepsek!" balas si Wakil Kepsek tidak mau kalah. Kemudian mereka berdua saling beradu mata.

CTAR!

"Sudah...mandi dulu sana, ada shampo spesial tuh." Ucap si Otaku Kepsek sambil melempar rekan kerjanya ke kamar mandi.

-0o0-

06.04 WVX (6 Menit sebelum Ulses dimulai)...

Satu per satu murid Vocaloid Academy berdatangan ke sekolah. Ada yang langsung ke kelas (untuk membuat prasasti, dll.), ada yang langsung ke kantin (untuk 'rapat'), ada yang berdiri di tengah lapangan (untuk menjalani hukuman dari satpam karena salah memakai seragam, kaus kaki, dll.), sedangkan si Otaku Kepsek mulai bersiap di tempat kerjanya untuk memulai rutinitas sebagai Kepsek, sampai Wakilnya datang ke ruangannya.

-0o0-

"Eh gan, ada game baru nih! Kemaren gue download dari Mars!" seru si Wakil Kepsek.

"Apa?" tanya si Otaku Kepsek.

"SAO rasa coklat!" seru si Wakil Kepsek.

"Hah? Rasa coklat?" tanya si Otaku Kepsek heran.

"Ini versi keduanya." Jawab si Wakil Kepsek.

"Oh yang itu." Ucap si Otaku Kepsek mengangguk paham.

"Iya, lu mau main gak?" tawar si Wakil Kepsek.

"Ogah ah, males gue." Jawab si Otaku Kepsek malas.

"Ya udah, kalo lu mau main, sms gue aja, gua ada di 'ruang rahasia'." Kemudian si Wakil Kepsek pergi ke 'ruang rahasia' tersebut.

"Daripada main game-nya, mendingan lihat anime-nya aja, kawaii desu ne~." Ucap si Otaku Kepsek sambil memperlihatkan DVD SAO dari balik jasnya plus mata berkerlip-kerlip. Wkwkwk. :D

.

...5 menit kemudian...

.

[Perhatian, kepada seluruh warga Vocaloid City diharap untuk tidak memainkan game SAO karena game itu adalah game ke-'tidur'-an, bila anda bermain game itu maka anda akan 'tidur' bahkan sebelum anda bermain game itu. Sekali lagi bla bla bla bla bla...]

Begitulah bunyi pengumuman di radio yang ada di ruangan si Otaku Kepsek. Langsung saja si Kepsek berlari menuju 'ruang rahasia' dan menemukan sang Wakil Kepsek sudah 'tidur' dengan lelapnya.

"Ya udah deh gak apa-apa, cuma 'tidur' doang kan?" tanya Kepsek pada dirinya sendiri, lalu dia pergi ke ruang Audiovisual untuk memberi 'pidato dadakan' dan kembali ke ruang Kepsek untuk menonton anime SAO tentunya tanpa mempedulikan ekspresi 'senang' yang dibuat para muridnya. :-D

-0o0-

Kesimpulan :

Anime lebih seru daripada Game dan Murid-murid sekolah!

Hahaha. :D

T~B~C

.

.

.

Review boleh, gak review gak boleh. :D

.

Semua kritik diterima karena aku baru disini.

.

.

.

Preview Ch. 5 :

Ulses hari ke-4.

"Napa lo semua kok pada murung gitu?"

"Kita bingung mau belajar apa."

"Sekarang waktunya apa?"

"Tau ah suram."