A/N : Bales review yang masuk dulu.

To CoreFiraga :

Random? Padahal fic ini updatenya tiap hari... aneh ya...

Pengen punya pengawas kayak gitu? Haha... kalo Authorku udah punya yang kayak gitu... (Author : Hehehe... *ketawa GJ*)

*tiba-tiba Yuka muncul*
Yuka : Wah... arigato~... *evilgrin*
Yuki : *udah ilang duluan*
Yuka : huh?...
Author : kalian ini... *geleng kepala*

Arigato~.

-0o0-

To Minami no Hikari Kagamine :

Iya, hahaha, bukan hanya murid-murid, tapi tetangga sebelah mungkin akan ikut juga. :D

Bukan Pluto, tapi Mars, kejauhaaan~... :D

Miku punya skill Ultimate Negi Protection sama Limited Negi Edition...
(Yuki : apa hubungannya coba?) #abaikan

Arigato~.

-0o0-

To Karen White :

Kepsek jadi idola baru nih. :D

Bukan kesambet, tapi kerasukan... #plak (Yuki : sama aja athor... -_- )

Wah, ma'ap kalo 1 detik 1 chapter, Authorku gak bakalan bisa, hehehe...

Arigato~.

-0o0-

To airi shirayuki :

Thank you. :)

Si Otaku Kepsek hobi ganti nama sekolah, hahahahaha...

Iya, keren kan... bayangin aja gimana jadinya...

Bukan terkenal lagi, tapi merdeka! :D

Sudah update ctar~ :D

Arigato~.

-0o0-

To Viki-chan :

Pengen punya pengawas kayak gitu juga? Authorku udah punya, hehehe... :D

Penasaran? Sayangnya kata Authorku si Otaku Kepsek gak akan nguras dompet mereka lagi... atau mungkin iya... wkwkwk... :D #dibakarLen #dilindasRin #digorengMiku

Sudah lanjut~

Arigato~.

-0o0-

To akanemori :

Iya, kapan warasnya ya si Kepsek, wkwkwkwk... #dibakarKepsek

Sudah update~

Arigato~.


Summary : Ulangan semester akan digelar untuk Vocaloid Gakuen (Final Name), tapi remaja-remaja ajaib ini malah bermain-main sampai H-1. Bagaimana persiapan (GJ) mereka? Baca saja.

Ulangan Semester

.

Disclaimer: I don't own any of these characters, except this story.

Warning : Gaje, pendek, aneh, ajaib, bahasa gahol ada disini, dll, dst, dsb.

.

.

Don't like? Must Like! Hahahaha... #gue serius!

.

[ All in normal pov ]

Bel sekolah sudah berbunyi beberapa menit yang lalu, tapi masih ada beberapa murid Vocaloid Gakuen (Final Name) yang bergentayangan(?) di gerbang sekolah, salah satunya adalah seorang cewek berambut blonde pendek dengan pita putih diatas kepalanya. Dia tengah menunggu seseorang. Karena bosan, dia menuju pos satpam dan menjadi satpam. :D #dilindasRin

Bukaaan, maksudnya untuk istirahat. Jam di tangannya menunjukkan pukul 15.00, itu artinya dia sudah menunggu selama 1 jam.

-0o0-

Tut tut tut

"Halo, ada apa kak?" terdengar suara dari seberang sana.

"Sampai kapan lu buat gue nunggu disini!" ucap cewek yang di panggil kakak itu dengan nada marah. Tentu saja, siapa yang gak marah kalau harus menunggu selama 1 jam sendirian, kesepian, tanpa teman, tanpa keluarga, tanpa keka—mmphh! (Rin : Lu bisa diem gak Yuk, gue lagi esmosi nih!... | Yuki : h-hai'... (inner:nama gue bukan Yuk._.) )

"Sebentar lagi kak, gue lagi disuruh si Otaku Kepsek buat ngurus dokumen (gak) penting miliknya nih." Ucap suara itu lagi.

"Lu juga ngomong gitu 30 menit yang lalu!" kata Rin emosi.

"Yah mau gimana lagi, si Otaku Kepsek pake ngancam gak di lulusin segala sih." Ucap suara itu dengan nada kecewa plus kesal.

"Emang lu disuruh apa'an?" tanya Rin heran.

"Gue disuruh bakar semua dokumen hen*** miliknya, katanya akan ada sidak dari dinas." Kata suara itu menjelaskan. (Yuki : *shock* dasar Otakuperv Kepsek!)

"..." Rin sweatdrop ditempat.

"Sebentar lagi juga selesai nih." Ucap suara itu lagi.

"Gue bantu ya biar cepet." Kata Rin bersiap-siap.

"T-tungu-"

"KAMEHAMEHAAA!"

BLAARRR

"Udah, semuanya udah kebakar, sekarang cepat turun, gue udah pegel nih." Ucap Rin dengan wajah tak berdosa. :D

-0o0-

Tap tap tap tap

Terlihat seorang laki-laki berambut blonde pendek dengan model ekor kuda—(Len : dari kemaren ekor kuda terus? Yang keren dikit napa... | Yuki : problem? *bawa tiga pedang* | Len : g-gak... *keringat dingin* ) berlari dari arah gedung sekolah menuju gerbang utama Vocaloid Gakuen.

Oh ya, Vocaloid Gakuen punya lima gerbang, gerbang utara yang dijaga oleh Tayuya, satpam perempuan yang suka main seruling, gerbang timur yang dijaga oleh laba-laba jejadian(?) Kidomaru (Kidomaru : WOI!), gerbang selatan yang dijaga oleh Jirobo si satpam gendut, gerbang barat yang dijaga oleh 2 satpam, Sakon dan Ukon, kemudian gerbang utama Vocaloid Gakuen yang dijaga oleh Kimimaro, satpam yang suka makan tulang(?). Wkwkwkwk... :D #dihajar anggota Sound Four (Yuki : kok jadi Naruto?... )

"Hahh...ha... hah..."

"Lama amat lu." Omel Rin pada seseorang lebih tepatnya Len, adik kembarnya, yang baru saja sampai di tempatnya.

"Lu udah kelewatan..." ucap Len sambil melihat gedung si Otaku Kepsek yang sudah hancur.

"Udah lah. Ayo!" Rin langsung menarik tangan adiknya tanpa mempedulikan nasib gedung si Otaku Kepsek. (Yuki : good job, Rin. ^.^)b )

"Eh, kemana?" tanya Len heran.

"Kutub utara!" jawab Rin sambil berlari. Yang ditarik hanya sweatdrop.

-0o0-

Mereka berlari sampai di area taman dekat komplek perumahan mereka. Disana ada taman yang ditanami bunga lavender dan lily. Ditengah taman tersebut ada air mancur yang airnya berwarna-warni akibat efek cahaya dan shotoshop(?). Kalau sore hari taman ini biasanya dijadikan acara berkumpul bersama semua orang yang tinggal di komplek perumahan itu.

-0o0-

"Kita mau kemana kak?" tanya Len lagi. Rin tetap diam dan menarik adiknya masuk ke dalam sebuah cafe. Tenang saja, ini adalah cafe yang 'normal'. :D

"Lu harus traktir gue sepuasnya hari ini!" ucap Rin dengan nada mengancam.

"Untuk apa?" tanya Len masih heran. "Ulang tahun kita kan masih lama?" lanjutnya. Tapi Rin tidak menanggapinya dan mencari tempat duduk.

"Aha!" ucapnya gembira ketika menemukan satu tempat yang masih kosong. "Ayo!" lanjutnya. Len hanya bisa pasrah ditarik kakaknya. Kemudian mereka duduk.

-0o0-

"..." Len menatap kakaknya heran.

"Mbak pesan Steak Salmon Orange Salad, Orange Cake With Chocolate Sauce, Orange Sweet Tropical Juice, Orange Tree(?), sama Orange-orangean sawah(?)." Ucap Rin pada seorang Maid. Maid? Ini adalah Maid Cafe jadi para pelayan menggunakan kostum Maid, cosplayer gitu deh.

"Anda?" tanya Maid itu kepada Len.

"A-"

"Buat sama aja tapi yang pake Banana plus Monkey-nya!" potong Rin sambil tersenyum penuh arti. Len cengo ditempat. :D

"Baik, Steak Salmon Orange Salad, Orange Cake With Chocolate Sauce, Orange Sweet Tropical Juice, Orange Tree(?), sama Orange-orangean sawah(?), dan satu lagi dengan Banana dan Monkey nya" Ucap Maid tersebut mengulangi pesanan mereka. Mereka mengangguk senang (Rin) dan pasrah (Len).

"Tunggu 15 menit." Ucap Maid itu lalu hilang entah kemana.

"Kakak?" panggil Len.

"Hmm..." respon singkat Rin.

"Sebenarnya ada apa kak?" tanya Len yang masih bingung.

"Lu udah lupa?" tanya Rin yang ikut bingung.

"..." Len diam sambil mengangguk pelan.

BRAK

Rin menggebrak meja dengan indahnya.

"LU KAN UDAH NGAMBIL FIRST KISS GUE, JADI SEKARANG LU HARUS TRAKTIR GUE SEPUASNYA!" teriak Rin sambil berdiri. Len kaget, para Maid kaget, para pengunjung kaget, lalat yang sedang terbang juga kaget, bahkan Raja Api Ozai sampai kaget dan menghentikan serangannya. :D

"G-gak usah teriak kak, malu dilihat banyak orang." Ucap Len pelan sambil menyuruh kakaknya untuk duduk lagi dengan woles style.

"Hmph!" Rin mendengus kesal lalu duduk kembali.

"Hmm? Bukannya itu Kagamine Twins? Hei kesini, kesini!" teriak salah satu pelanggan disana sambil melambaikan tangan kepada Rin dan Len. Mereka (Rin dan Len) lalu menoleh ke asal suara.

"Lho kenapa mereka ada disini?" tanya Kagamine Twins kompak. Di meja paling pojok ada 1...2...3...4...28 orang termasuk Miku sedang berkumpul di 'Meja Bundar' yang memang telah disiapkan oleh Cafe tersebut untuk kepentingan rapat dadakan.

"Kesini!" ucap Miku lagi.

"Apa yang kalian lakukan disini?" tanya Rin sambil menghampiri mereka.

"Kami sedang rapat 'perang' untuk menghadapi Ulses besok, ayo duduk di kursi kalian juga." Perintah Miku yang ternyata baru dipilih sebagai ketua kelas yang baru. Rin pun duduk diikuti adiknya.

-0o0-

Rapat 'perang' pun dimulai...

"Jadi ada yang punya ide 'cemerlang' buat Ulses besok gak?" tanya Miku kepada seluruh anggota rapat.

"Gimana kalo kita sabotase ruang Kepsek lalu kita curi dokumen Ulses, biar greget gitu." Saran salah satu murid.

"Gedung si Otaku Kepsek udah gue hancurin tadi." Ucap Rin tenang sambil melambaikan tangan ke arah Maid yang kebingungan mencari dua sosok remaja berambut blonde.

"..." Semua anggota rapat sweatdrop lalu menoleh ke arah Len, Len hanya mengangguk pelan.

"Sepertinya ide itu gak bisa dipakai, ada yang lain?" tanya Miku lagi.

"Kita sekap si Otaku Kepsek lalu kita ancam buat bocorin jawaban Ulses ke kita, gimana?" saran salah satu murid lagi.

"Menarik, sedikit kejam dan greget, ok. Ada yang lain?" tanya Miku lagi, semua anggota rapat minus si pemberi saran sweatdrop lagi. :D

"Kita datang ke rumah si Otaku Kepsek lalu kita ikat dia dan kita suruh dia buat ngasih jawaban Ulses, gimana?" saran murid yang lain.

"Sama aja baka!" ucap Miku sewot.

"Gimana kalo si Otaku Kepsek kita culik lalu kita paksa dia buat bocorin jawaban Ulses ke kita?" saran murid yang lain lagi.

"Sama juga." ucap Miku datar.

Lalu semuanya hening, hanya ada suara sendok beradu(?) dengan piring. Semua anggota rapat menoleh ke asal suara lalu jawdrop masal terjadi. :D

"Apa?" tanya Rin yang merasa dipandangi.

"Kalian makan kok gak ajak-ajak sih?" tanya Miku sambil drooling. :D

"Gue di traktir sama Len, kalo kalian mau pesen aja, biar Len yang bayar." Ucap Rin tenang yang menyebabkan semua anggota rapat bersorak gembira dan menyanyikan lagu 'we are the champion'. Len hanya bisa melongo dengan ucapan kakaknya. :D

Kemudian semuanya memesan makanan dan minuman masing masing. Len mau protes tetapi kakaknya memberikan tatapan 'lu-protes-gue-kamehameha!' yang membuatnya diam satu juta bahasa. :D

-0o0-

Rapat pun dilanjutkan...

"Jadi, ada ide lagi?" ucap Miku mengawali pembicaraan setelah selesai makan.

"Gimana kalo si Otaku Kepsek kita traktir makan, tapi makanannya kita kasih obat tidur, pas dia tidur kita ambil tuh dokumen Ulsesnya, gimana?" saran salah satu murid.

"Itu kalau si Otaku Kepsek bawa dokumen Ulsesnya, kalo gak? Rugi kita." Kata Miku gak woles, mengingat dia pernah di rampok sama si Otaku Kepsek. Wkwkwk... :D

"Tenang aja, urusan duit serahkan aja pada adik gue yang cakep ini." Ucap Rin menoleh ke adiknya sambil tersenyum yang berarti 'gak-terima-lu-tau-akibatnya!'. Len hanya bisa meneguk ludah dan mengangguk pelan. :D

"Ok, diterima. Ada yang lain?" tanya Miku lagi.

"Gimana kalo saat si Otaku Kepsek lewat di lorong kelas X-A, kita hajar dia lalu ambil jawaban Ulses, kejam dan greget, iya gak? Ucap Rin.

"Wah boleh tuh, sekalian gue pengen balas dendam sama tuh Kepsek!" seru Miku menyetujui. "Ada yang lain?" lanjutnya.

"Kayaknya udah deh, lagi pula hari ini udah mulai gelap." Ucap Len mengakhiri rapat.

'Kalo rapat ini diteruskan, bisa-bisa gue gak makan selama sebulan!' batin Len melas. :D

"Baiklah. Aku akan baca ulang usulan dari kalian.

1. Kita sabotase ruang Kepsek lalu kita curi dokumen Ulses, biar greget.

2. Kita sekap si Kepsek lalu kita ancam buat bocorin jawaban Ulses ke kita.

3. Kita datang ke rumah si Kepsek lalu kita ikat dia dan kita suruh dia buat ngasih jawaban Ulses.

4. Si Otaku Kepsek kita culik lalu kita paksa dia buat bocorin jawaban Ulses.

5. Si Otaku Kepsek kita traktir makan, tapi makanannya kita kasih obat tidur, pas dia tidur kita ambil tuh dokumen Ulsesnya.

6. Saat si Otaku Kepsek lewat di lorong kelas X-A, kita hajar dia lalu ambil jawaban Ulses, kejam dan greget." Kata Miku membaca ulang ide 'cemerlang' hasil rapat 'perang'. :D

"Ide pertama gak bisa dipakai karena gedung si Otaku Kepsek udah dihancurin sama Rin, ide kedua, ketiga dan keempat sama saja, ide kelima tidak bisa dilakukan karena Len sepertinya udah kehabisan uang, ide keenam bisa langsung di eksekusi besok, jadi kita lakukan ide yang keenam, gimana? Ada yang keberatan?" tanya Miku. Semua anggota rapat menggeleng disko.

"Baiklah rapat hari ini selesai. Bubar!" ucap Miku lalu semua anggota menghilang seperti ninja. Tersisa Len dan kakaknya.

"Kakak..." Ucap Len melas karena dompetnya kosong. :D

"Udah cepat bayar." Kata Rin tanpa mempedulikan nasib adiknya. Len hanya bisa pasrah dan membayar semuanya yang gak bisa dibilang sedikit. Poor Len. Wkwkwkwk... :D #dibakarLen

-0o0-

Kesimpulan :

Sebelum Ulses selenggarakan rapat terlebih dahulu dan juga siapkan uang!

Hahaha. :D

T~B~C

.

.

.

Review boleh, gak review gak boleh. :D

#gue duarius!

.

Semua kritik diterima disini.

Ayo! Utarakan suara anda dan sukses kan pemilukadal(?) fic ini. :D

#gue tigarius!

.

.

.

Preview Ch. 12 :

Rencana hasil 'rapat perang' kemarin pun akan di eksekusi...

"OOOOHHHHHH!"

"Target ditemukan!"

"AWAS!"

"AAAAAARRRRRRRGGGGGGGHHHHHHHH !"