A/N : Bales review dulu.
To Karen White :
Iya, alasannya... baca saja di bawah ini. :)
Sudah update~
Arigato~.
-0o0-
To Shiyoko Miki-chan :
Memang kejam dia, bakar rame-rame yuk? :D
Pengen lihat? Aku juga, kayaknya itu melebihi hotel bintang 12. (Yuki : WOW!)
Tentu saja mereka gak digaji sama si Otaku Kepsek. Wkwkwkwk. :D #disekapFBI
Yosh, Ganbatte! :D
Sudah lanjut~
Arigato~.
-0o0-
To CoreFiraga :
Pernah terjadi juga di kelas ku, tapi pas Ulses IPS. Satu kelas remidi semua. :D *curhat*
Bukan sinting, tapi cerdas. Wkwkwk. :D
Wakilnya sudah dibawa ke RS terdekat, dan masih tidur tentunya. Kasian dia, belum main udah tidur duluan. :D
Dan untuk Fenrir, ma'ap...sebenarnya aku tidak tau Fenrir itu apa, hehehehehe... orz
Aku cari di Mbah Google, ternyata itu kayak pedang, jadinya aku cuma pakai namanya aja. Gomen~
Daan~ Fenrir-nya akan aku masukkan juga di "Side Story : Kagamine Len's Illusion!" di chapter selanjutnya. :)
Sudah update~
Arigato~.
-0o0-
To UsamiNekoBaaka :
Seru? Thank you..emm... baaka-san? XD #dihajarwarga
Padahal genre-nya humor kok bisa sampai nangis. Hahahaha... XD
Hai' ganbatte yo! Dan aku adalah Yami Nova, author yang sebenarnya, Yuki itu OC ku yang kemarin menggantikan ku... :)
(Yuki : dan gak digaji pula! | Nova : sudahlah...-_- )
Arigato~.
-0o0-
To Minami no Hikari Kagamine :
Agen FBI-nya gak dibayar sama si Otaku Kepsek! Uangnya buat beli manga terbaru, hahahaha... #ditembakFBI
Len, ada yang pengen lihat lu mandi tuh?
Len : dasar author pervert! DAN JANGAN MEMANDANGI KU SEPERTI ITU RIIIIINN!
Rin : *memandang Len dengan penuh harap*
Nova : *sweatdrop*
Hasil Ulses itu hampir sama dengan yang ku alami, satu kelas kena remidi semua tapi cuma IPS aja. Hahahaha. :D
Arigato~.
-0o0-
To akanemori :
Kepseknya memang pemalas tingkat 7. Wkwkwk... #dihajarKepsek
Remidinya seperti yang dibawah ini...*nunjuk ke bawah*
Len di crossdress, kayaknya dia gak mau deh... *ngelirik ke samping* *Rin ngejar Len dengan RR sambil bawa baju Maid*
Len : heeleeeepppppp... *lari sambil teriak GJ*
Rin : Lenny~~ aku punya baju baru loh~ *senyum diatas RR*
Len : ogaahhh... *masih lari*
Nova : *sweatdrop*
Sudah update~ dan silahkan lihat remidinya seperti apa di bawah ini... *nunjuk ke bawah*
Arigato~.
-0o0-
To Ichi Stida Otoejinsei :
Si Otaku Kepsek beneran jadi idola ternyata, hahahaha. :D
Kepsek : problem?
Nova : gak, heran aja.
Sudah lanjut~
Arigato~.
-0o0-
To Lacie Sierra-Chan di Ch. 6 :
Aku suka membuat orang penasaran, haahahaa... :D
Thank you atas pujiannya~ *nangis terharu*
Yuki : siapa yang puji lu author...
Yuka : hmm... *ngangguk disko*
Nova : *masih nangis terharu*
Yuki & Yuka : *sweatdrop*
Arigato~.
Summary : Ulangan semester akan digelar untuk Vocaloid Gakuen (Final Name), tapi remaja-remaja ajaib ini malah bermain-main sampai H-1. Bagaimana persiapan (GJ) mereka? Baca saja.
Ulangan Semester
.
Disclaimer: I don't own any of these characters, except this story.
Warning : Crossover terdeteksi, gaje, pendek, aneh, ajaib, bahasa gahol ada disini, dll, dst, dsb.
.
.
Don't like? Must Like! Hahahaha... #gue serius!
.
[ All in normal pov ]
Setelah pengumuman hasil Ulangan Semester yang Gajenya se-langit di tempel kan di tiap-tiap kelas, para murid yang tidak remidi langsung pulang ke habitatnya masing-masing. Sedangkan bagi kelas yang remidi harus tinggal di kelas untuk mengikuti remidi dari si Otaku Kepsek.
-0o0-
"Hahhh..." Rin meletakkan tas di meja nya sambil menghela nafas.
Kecewa? Jelas, usaha mereka berarti sia-sia selama ini. Ide-ide 'cemerlang' yang telah mereka lakukan tak ada artinya jika harus mengikuti remidi.
Kesal? Tak perlu ditanya. Lihat saja raut mukanya, tak terdeskripsi kan. Wkwkwkwk... :D #dilindasRin
Keadaan adik kembarnya, Kagamine Len, tak jauh beda dari Rin, bahkan dia masih sempat-sempatnya untuk mengasah Fenrir miliknya... dasar gak ada kerjaan, buat apa coba?
"Buat bacok si Otaku Kepsek kalo lewat sini. Napa, Problem?"
G-gak,... lupakan saja... *sweatdrop*
Kemudian, kita lihat keadaan cewek yang rambutnya menggugah selera, warnanya ijo... mantap... hot... yup, Hatsune Mieku. :D #digorengMiku
Dia, Hatsune Miku, sedang melakukan ritual edo tensei untuk membangkitkan Madara, tujuannya? Entahlah, tanya saja.
"Buat summon Juubi lalu menyerang si Otaku Kepsek dengan Bijuudama!, Problem?"
Ide mu benar-benar 'cemerlang' ya, Miku? *sweatdrop*
Murid-murid yang lain? Mereka sedang rapat 'perang' dengan anggota FFF Clan dan Akatsuki, hahaha... :D
Okeh, narasi tadi hanyalah khayalan ku yang Gaje... abaikan saja.
-0o0-
Kembali ke dunia nyata...
"Kita kena remidi apa aja ya?" tanya Rin pada Len.
"Gak tau, mungkin matematika." Jawab Len gak semangat.
"Kalo gak berarti kimia." Ucap Rin.
Tok tok tok
Seseorang mengetuk pintu kelas. Rin menoleh dan mendapati seseorang yang memakai topeng aneh, memakai jubah hitam dengan motif awan merah serta memiliki kerah baju yang tinggi.
Rin berjalan mendekati orang itu dan bertanya.
"Siapa ya?" tanya Rin.
"Namaku Tobi si anak (gak) baik. Saya membawa pesan dari Kepsek kepada penghuni kelas X-D." Ucap orang itu sambil memberikan selembar kertas pada Rin. (Tobi : gue jadi pengantar pesan?)
"Oh." Rin ber-oh-ria.
"Kalau begitu saya permisi." Ucap orang yang mengaku Tobi si anak (gak) baik, lalu pergi dengan cara terbang seperti superman.
"Ada apa Rin?" tanya Len penasaran.
"Ada pesan dari si Otaku Kepsek." Jawab Rin.
"Isinya?" tanya Len lagi.
Rin membuka surat itu lalu membacanya.
"Selamat!"
Kalian kemarin telah tertipu oleh saya.
Hahahahahaha...
Lembar jawaban yang kalian bajak,
Adalah yang palsu!
Hahahahahaha...
Emang enak kena tipu.
:-P
.
NB : Kalian akan remidi subyek Ulangan Semester yang terakhir.
.
.
Rin dan Len diam.
"O.t.a.k.u. K.e.p.s.e.k.!" Ucap Rin emosi sambil meremas-remas kertas itu.
"Ada apa?" tanya Miku menghampiri.
"Nih." Jawab Rin sambil menyerahkan kertas yang telah diremas nya hingga kusut, tapi anehnya sudah berbentuk origami burung bangau. Miku sweatdrop dengan kebiasaan aneh temannya.
Miku membuka origami itu dan membaca apa yang tertulis disana.
"Jadi lembar jawaban yang kemaren itu tipuan?" ucap Miku gak percaya.
"Sepertinya begitu." Jawab Len.
"Itu artinya kita hanya remidi subyek Ulses yang terakhir kan?" tebak Miku. Kagamine twins mengangguk.
-0o0-
30 menit sudah berlalu sejak Tobi si anak (gak) baik datang mengantarkan pesan dari Kepsek.
"Gimana nih?" tanya cewek berambut blonde dengan pita putih yang tidak pernah dilepas dari atas kepalanya – Kagamine Rin.
"Gue gak tau..." Ucap cowok yang juga blonde di sampingnya – Kagamine Len.
"Miku?" Ucap Rin sambil menghadap ke belakang.
"..." Rin diam. Lalu Len ikut menghadap ke belakang.
"..." Len juga diam.
"Lu ngapain, Miku?" tanya Kagamine Twins kompak.
Apa yang dilakukan Miku?...
Oh dia sedang searching di Mbah Google tentang bagaimana cara sukses remidi lewat Hp nya. :D
"Aha! Ini dia!" seru Miku senang ketika menemukan apa yang dicarinya. Kagamine Twins saling pandang kebingungan.
"Gimana kalo kita pakai cara ini pas remidi?" tanya Miku sambil menunjukkan layar Hpnya kepada Kagamine Twins.
Kemudian Len dan Rin membaca apa yang ada di layar Hp nya Miku.
"GO ALL OUT?" ucap Len dan Rin kompak. Lalu mereka saling pandang. Heran.
"Maksudnya kita akan mengeluarkan seluruh kemampuan kita hari ini, gimana?" ucap Miku menjelaskan.
"Hmm... ok deh." Rin mengangguk.
"Tapi gimana caranya?" Len bertanya.
"Serahkan saja pada Kayaba Akihiko." Ucap Miku.
"Siapa?" tanya Len.
"Paman gue, hehehehe..." Miku tertawa Gaje.
-0o0-
Kemudian Miku maju ke depan kelas. Menarik nafas dalam-dalam dan berteriak.
"MIINNNAAA!" ucapnya lantang yang membuat para murid menoleh ke arah nya.
"Hari ini adalah hari terakhir Ulses...setidaknya begitu." Lanjut Miku sambil memelankan kalimat yang di akhir.
"Hari dimana kebebasan akan datang kepada kita!" Ucap Miku sambil mengepalkan tangan kanannya di udara. Semua murid diam mendengarkan 'pidato' Miku.
"Si Otaku Kepsek sudah menipu kita dan menguras uang kita!" lanjut Miku sambil menggebrak meja.
"HO!" murid-murid ber-ho-ria, setuju dengan 'pidato' Miku.
"Kita telah tertindas..." Miku mulai mendramatisir.
"HOO!"
"Tertipu..." Rin sweatdrop.
"HOOO!"
"Terpelset..." Len sweatdrop juga.
"HOOOO!"
"Apa kalian hanya akan diam saja!" seru Miku menyalakan api kemarahan para murid.
"HOOOOOOOOOOOOO!"
"Oleh karena itu, kita akan berperang sungguh-sungguh hari ini!" seru Miku dengan menggebrak meja untuk yang kedua kalinya sampai meja nya hancur. (Yuki : kok kayak scene di Baka-Test?)
"WOOOO!"
"Aku punya ide 'cemerlang' untuk remidi hari ini!" Ucapnya dengan mata berapi-api.
Kemudian Miku mulai menjelaskan ide 'cemerlang' nya kepada semua murid. Murid-murid mendengarkan, mengangguk, kemudian tersenyum yang lama-lama menjadi evil grin, kemudian tertawa ala maniac.
Ingin tau apa rencana Miku? Check this out!
-0o0-
Teng teng teng teng
"Ok, anak-anak, hari ini aku sendiri yang akan mengawasi remidi. Kumpulkan semua buku, pensil, tas, dan peralatan (gak) penting lainnya ke depan kelas." Ucap si Otaku Kepsek sebelum ujian chunnin(?) dimulai. Kepsek jadi pengawas? #lho?
"Haaii'..." Ucap murid malas sambil, yah kau tau lah...
(Len : dasar author, bilang aja kalo malas menjelaskan. | Nova : mind your own! )
"Karena hari ini aku yang jadi pengawas, kalian boleh mencontek." Ucap si Otaku Kepsek tiba-tiba.
Semua murid menampakkan ekspresi bahagia, tapi hanya sampai si Otaku Kepsek melanjutkan kalimatnya.
"Tapi...kalau sampai ketahuan, kalian tau sendiri akibatnya. Hwehehehee." Lanjut si Otaku Kepsek diikuti tawa iblis nya, bahkan murid-murid bisa merasakan aura kegelapan di sekitar Otaku Kepsek dan itu sangat menyesakkan.
Kemudian soal Ulses dibagikan. Miku mengangkat tangan kanannya lalu menjentikkan nya. Tanda rencana pembalasan by Miku, Len dan Rin akan di eksekusi.
-0o0-
Dalam sekejap murid-murid cewek sudah mengerubungi si Otaku Kepsek.
"Pak, minta fotonya dong Pak." Ucap mereka sambil membawa kamera abad ke-19 yang jika ditekan shutter release-nya akan mengeluarkan cahaya setara dengan 1 GigaWatt. #what?
JEPRET
JEPRET
JEPRET
Kemudian semua murid duduk lagi di tempat masing-masing. Si Otaku Kepsek berkedip berkali-kali, tapi dia tidak bisa melihat apa-apa akibat efek cahaya yang terlalu terang. :D
Para murid mulai beraksi dalam diam.
Ada yang membuka buku, mengambil contekan yang disimpan di dalam sepatu nya, membuka perban di kepalanya yang ternyata berisi contekan, dan semua ide 'cemerlang' yang sudah mereka lakukan di hari-hari sebelumnya.
"Ughh...mataku..." Si Otaku Kepsek mulai sadar dari kebutaan nya.
"Len, giliranmu!" seru Miku pada Len.
"Yosh! Omakase!" Ucap Len sambil menarik napas dan memejamkan kedua matanya.
"SHARINGAN!" seru nya sambil membuka lebar kedua matanya, menampakkan iris matanya yang semula berwarna biru cerah, menjadi berwarna merah dan hitam dengan iris berbentuk seperti kaleidoscope...*loading*...eh? tunggu dulu...itu kan... Mangekyou Sharingan-nya Sasuke! :D
Len dan Otaku Kepsek terperangkap di dunia ilusi yang dibuat oleh Len dengan sharingan-nya.
10 menit kemudian...
"Haahh...hahh..." Len menghela nafas berat.
"Gila tuh Otaku Kepsek. Kuat sekali." Ucap Len setelah kembali dari dunia ilusi nya. Kedua iris matanya sudah kembali normal, biru cerah. Keringat membanjiri kepalanya akibat bertarung dengan si Otaku Kepsek. Sedangkan si Otaku Kepsek yang sudah setengah sadar di meja nya juga bernafas berat akibat bertarung dengan Len.
"Tapi berkat lu kita jadi bebas mencontek selama 10 menit." Ucap Rin sambil terkekeh, Len mendengus.
"Rin, giliranmu!" seru Miku dari belakang. Rin mengangguk paham.
"Pak Kepsek." Rin memanggil si Otaku Kepsek sambil berdiri dari meja nya.
"Haahh..." Kepsek yang masih setengah sadar menoleh kearah Rin dengan mata setengah terpejam, tapi itu cukup buat Rin karena...
"Rinnouch vi Kagaminnea order you... Kepsek, forget all you've been experienced 10 minutes ago and don't ask why." Ucap Rin memerintah sambil membuka lebar kedua matanya yang menampakkan iris berwarna merah, glowing, dan memiliki bird-shaped symbol, yup, Geass. :D
(Rin : kok nama gue...*lihat script*? | Nova : cocok kok Rin~ :D | Rin : gitu ya, ok deh. :) )
"Yes, My lady..." Ucap si Otaku Kepsek mengangguk paham. Kemudian Rin duduk kembali di kursi nya dan melepas pengaruh Geass-nya. Si Otaku Kepsek yang tersadar langsung tepar di meja nya akibat kelelahan setelah bertarung dengan Len tadi. :D
Rin dan Len saling pandang kemudian tersenyum, kemudian tertawa diikuti Miku dan murid-murid lainnya. Mereka semua tahu tentang Rin dan Len. :D
Sekitar 10 menit mereka bebas mencontek tanpa sepengetahuan si Otaku Kepsek.
-0o0-
"Ugghh..." Si Otaku Kepsek mulai sadar lagi.
GRUDUK
GRUDUK
GRUDUK
"Pak, minta fotonya dong Pak." Cewek-cewek mulai 'menyerang' si Otaku Kepsek lagi.
JEPRET
JEPRET
JEPRET
Si Otaku Kepsek buta lagi. :D
Lalu murid-murid beraksi lagi. :D
SSSSHHHH
Miku menyemprot meja nya dengan spray khusus, 5 detik kemudian muncul tulisan-tulisan di meja nya. Oh dia menulis itu menggunakan tinta khusus juga rupanya. Cerdas. :D
Len tak mau kalah, di bukanya rambut palsu murid yang duduk di depannya.
CLING
"Uh, silau." Ucap Len sambil menutupi kedua matanya. 5 detik kemudian dia bisa melihat ada tulisan-tulisan juga di kepala murid itu. Cerdas. Wkwkwkw. :D
Rin apa lagi, dia bersiul dengan merdu hingga seekor kucing datang ke kelasnya. Rin mengambil kucing itu lalu mengamatinya. Oh, di bulu kucing itu juga tertulis contekan Ulses, hahahaha. Cerdas. :D (Len : kapan dia menulisnya?)
"Uhhh...mataku..." Si Otaku Kepsek sadar lagi, cewek-cewek maju lagi dan memotret nya lagi. Tapi kali ini juga membawa terompet yang disambung dengan speaker yang biasa dipakai orang-orang saat demo.
JEPRET
JEPRET
JEPRET
TREEEEEEEEEETTTTT
Si Otaku Kepsek buta lagi plus tuli. Wkwkwkw. :D
Kemudian Miku menarik gorden kelas sehingga jatuh dan menutupi jendela. Semua murid melongo plus sweatdrop. Di gorden jendela tertulis berbagai materi Ulses dari hari pertama sampai terakhir! :D
Semua murid langsung berdiri dari tempatnya dan berebut mencari jawaban Ulses dengan lancaaaarrrrr. Wkkwkwkwk. :D
Sekali lagi Rin tak mau kalah, di ambil nya sebuah remote control dari dalam laci meja nya. Dia menghidupkan remote control tersebut, memperpanjang antena nya lalu mengendalikan sesuatu dari dalam kelas.
BET BET BET BET BET BET BET
Apa itu? Oh rupanya itu Helikopter yang melayang-layang di luar kelas. Wkwkwk. :D
Helikopter tersebut membawa sesuatu yang di ikat dibagian bawahnya. Sebuah spanduk yang berisi materi Ulses hari ini! Hahahaha. Cerrrdaaasssss. :D
Len juga tak mau kalah dengan kakaknya. Dia mengambil HT-nya lalu menghubungi seseorang.
"...*static voice*..." Len menunggu jawaban dari seberang.
"Halo, ada apa Len-sama?" Ucap seseorang dari seberang sana.
"Haku-san, aku butuh bantuan, ini pertanyaan tersulit!" Ucap Len dengan muka serius, semua murid diam untuk mendengarkan.
Di lain tempat, di sebuah ruangan tepatnya di kediaman Kagamine Twins, seorang kepala Maid dan Maid lainnya sedang sibuk membuka beberapa buku.
"Baiklah apa itu Len-sama?" tanya seseorang yang dipanggil dengan Haku.
"Siapakah..." Len menjeda kalimatnya, membuat murid-murid mendekatinya. Penasaran.
"...nama..." Len menjeda kalimatnya lagi, murid-murid makin penasaran dan mempertajam pendengaran mereka. Pandangan serius lvl. 101.
"...Perdana Menteri Jepang saat ini!" ucap Len dengan muka serius.
GUBRAK
Murid-murid pada jatuh semua. Wkwkwkwk... Anak SD saja bisa menjawabnya Len... :D :D :D
"Okeh, selesai!" Seru Miku bahagia diikuti sorak beberapa murid X-D.
-0o0-
"Ughh...mataku...telingaku..." Si Otaku Kepsek mulai sadar lagi. Dilihatnya murid-murid masih duduk dengan tenang.
"Sudah selesaikah anak-anak?" tanya si Otaku Kepsek kepada murid-murid.
"Sudah Pak." Jawab seluruh murid.
"Sekarang kumpulkan di meja dan kalian boleh pulang." Perintah si Otaku Kepsek sambil mengucek kedua matanya yang masih belum bisa melihat dengan jelas. Semua murid tersenyum bahagia. :D
Rencana pembalasan, sukses!
-0o0-
Kesimpulan :
Cara mencontek diatas hanya untuk Profesional saja!
Hahaha... :D
T~B~C
.
.
.
Review boleh, gak review gak boleh. :D
#gue duarius!
.
Semua kritik diterima disini.
Ayo! Utarakan suara anda dan sukses kan pemilukadal(?) fic ini. :D
#gue tigarius!
.
.
.
Preview Chapter 15 :
Penasaran dengan apa yang terjadi selama Len dan Otaku Kepsek terperangkap dalam dunia ilusi yang dibuat oleh Kagamine Len?
Inilah yang terjadi...
Side Story : Kagamine Len's Illusion!
