A/N : Bales review dulu.
To Karen White :
Gak pernah, idenya terlalu 'cemerlang' :D
Sudah update~
Arigato~.
-0o0-
To CoreFiraga :
Semua muridnya punya spesial ability, ini kan kelas 'ajaib'. :D
Sudah update.
Arigato~.
-0o0-
To Minami no Hikari Kagamine :
Iya, kok tau? Pernah lihat kah? Aku sampai sakit perut lihat filmnya, Wkwkwkwk. :D
Temen ku juga biasanya gitu, pake HP, tapi kalo ketahuan bisa gawat.
Arigato~.
Summary : Ulangan semester akan digelar untuk Vocaloid Gakuen (Final Name), tapi remaja-remaja ajaib ini malah bermain-main sampai H-1. Bagaimana persiapan (GJ) mereka? Baca saja.
Ulangan Semester
.
Disclaimer:
I don't own any of these characters except the Otaku Kepsek and My OC.
Some battle part belong to Reki Kawahara-sensei, with some changes by Me.
I only have the plot of this story.
.
Warning :
Gaje, pendek, aneh, ajaib, bahasa gahol ada disini, dll, dst, dsb.
.
.
Don't like? Must Like! Hahahaha... #gue serius!
.
[ All in normal pov ]
Kelas X-D. Kelas dimana ke-'jenius'-an para muridnya melebihi Einstein. Kelas dimana murid-muridnya sangat 'cemerlang'. Kelas yang sangat ahli dalam menyusun strategi 'perang'. Kelas yang dianggap 'spesial' oleh Otaku Kepsek (karena uang mereka mudah dirampok XD). Kelas yang dianggap 'sakral' oleh para pengawas. Kelas yang... oke, sudah cukup!
Setelah Tobi si anak (gak) baik memberikan pesan dari si Otaku Kepsek kepada penghuni kelas X-D tetang mengapa cuma kelas mereka saja yang terkena remidi, 'perang' sesungguhnya pun tak terhindarkan.
Diluar dugaan, ternyata pengawas untuk remidi kali ini adalah si Otaku Kepsek sendiri.
Miku, Len dan Rin menyusun rencana pembalasan untuk si Otaku Kepsek yang didukung oleh semua murid-murid.
Berbagai rencana 'cemerlang' sudah di siapkan untuk menghadapi si Otaku Kepsek.
-0o0-
"MINAA!" Ucap Miku di depan kelas.
"Hari ini adalah hari terakhir Ulses...setidaknya begitu." Lanjut Miku sambil memelankan kalimat yang di akhir.
"Hari dimana kebebasan akan datang kepada kita!" Ucap Miku sambil mengepalkan tangan kanannya di udara. Semua murid diam mendengarkan 'pidato' Miku.
"Si Otaku Kepsek sudah menipu kita dan menguras uang kita!" lanjut Miku sambil menggebrak meja.
"HO!" murid-murid ber-ho-ria, setuju dengan 'pidato' Miku.
"Kita telah tertindas..." Miku mulai mendramatisir.
"HOO!"
"Tertipu..."
"HOOO!"
"Terpelset..."
"HOOOO!"
"Apa kalian hanya akan diam saja!"
"HOOOOOOOOOOOOO!"
"Oleh karena itu, kita akan berperang sungguh-sungguh hari ini!"
"WOOOO!"
Dan dengan teriakan penuh api kemarahan itu, murid-murid mulai mengadakan 'rapat perang' lagi.
-0o0-
Teng teng teng teng
"Ok, anak-anak, hari ini aku sendiri yang akan mengawasi remidi. Kumpulkan semua buku, pesil, tas, dan peralatan (gak) penting lainnya ke depan kelas." Ucap si Otaku Kepsek dengan mata bersinar seperti ingin memangsa muridnya.
"Haaii'..." Ucap murid malas.
Kemudian soal Ulses dibagikan. Miku mengangkat tangan kanannya lalu menjentikkannya. Tanda rencana pembalasan by Miku, Len dan Rin pun di eksekusi.
Pertama, para murid cewek bergerombol menuju meja pengawas untuk memotret si Otaku Kepsek dengan kamera abad ke-19, yang menyebabkan kebutaan sesaat.
Murid-murid pun beraksi dalam diam.
Kedua, Miku memerintahkan Len untuk beraksi.
"Yosh! Omakase!" Ucap Len sambil menarik napas dan memejamkan kedua matanya.
"SHARINGAN!"
Si Otaku Kepsek terkena jurusnya Len dan masuk ke dunia ilusi yang di buat oleh Kagamine Len.
Dan ini lah yang terjadi selama mereka berdua ada di dunia ilusi tersebut.
-0o0-
[...Masuk ke dunia ilusi Kagamine Len dan Otaku Kepsek...]
"Eh, dimana aku?" tanya si Otaku Kepsek kebingungan. Dia sekarang berada di sebuah sabana yang ditumbuhi rumput-rumput jinak. (Nova : liar sudah mainstream... XD)
"Dan kenapa aku membawa pedang dan perisai?" tanya si Otaku Kepsek lagi. Dia memakai sebuah perisai di tangan kirinya dengan logo SAO di depan. Di tangan kanannya dia memegang Liberator.
"Ini... jangan-jangan... SAO?" ucap tidak percaya.
"Hai PakKepsek." Ucap seseorang. Kepsek menoleh dan mendapati seseorang dengan jubah kuning yang memiliki lambang api di belakang nya. Berambut kuning dan bermata biru. Beberapa saat kemudian si Otaku Kepsek sadar bahwa ini adalah dunia ilusi yang dibuat oleh Len.
"Oh... Kagamine Len." Ucap si Otaku Kepsek sambil tersenyum licik. Ya, si Otaku Kepsek tahu kalau Len memiliki mata sharingan. Dia sendiri sebenar nya juga punya tapi masih belum bisa menggunakannya.
Len hanya tersenyum, mencabut dua pedang yang berada di sebelah kanan dan kiri pinggangnya. Fenrir dan Excalibur.
"Waktunya pembalasan!" Ucap Len sambil bersiap menyerang.
"Dalam mimpimu, banana freak!." Ucap si Otaku Kepsek sambil bersiap-siap menyerang juga. Dia mengangkat sedikit perisai di tangan kirinya agar sejajar dengan pandangan matanya. Sedangkan Liberator di tangan kanannya diayunkan ke kanan hingga sejajar dengan dadanya.
Sebuah daun jatuh dari pohon. Pada momen daun itu menyentuh tanah...
KLANG
Terdengar suara antara 2 logam yang saling bertumbukan.
"Show me your skill." Ucap si Otaku Kepsek mengejek Len.
"Kau akan menyesal." Balas Len dengan smirk-nya.
"HAAAAAA!" Len berteriak maju.
"HOOOOO!" Si Otaku Kepsek juga.
KLANG
Len menurunkan posisi tubuh nya saat berlari, hampir menyentuh tanah saat meluncur dengan kecepatan yang tinggi.
Kemudian Len memutar tubuh nya tepat sebelum mencapai si Otaku Kepsek dan mengayunkan Excalibur yang ada ditangan kanannya dari bawah kanan ke kiri atas. Tapi bukan Otaku Kepsek namanya kalau tidak bisa menahan serangan Len.
Serangan Len ditahan oleh perisai Otaku Kepsek dan menghasilkan beberapa percikan air. (Nova : percikan api juga sudah mainstream... XD)
Len mundur sedikit untuk membuat jarak aman, Excalibur di tangan kanan dan Fenrir di tangan kirinya dipegang terbalik sehingga ujung pedang berada dibelakang, kaki kanan maju ke depan, lutut ditekuk sedikit untuk menyeimbangkan gravitasi tubuh, kaki kiri lurus kebelakang, dan pandangan lurus kedepan. Kemudian menyerang dengan kecepatan yang luar biasa.
Itu adalah "Metsuken : Hyaku no Sekai", teknik dua pedang yang diajarkan Mizuhashi Yuki kemarin malam, dan Len sudah menguasainya berkat sharingan-nya.
Serangan dari kiri dibelokkan oleh pedang Liberator si Otaku Kepsek, membuat efek lingkaran cahayanya berhenti di tengah jalan. Meskipun mengecewakan, langkah ini adalah awal untuk memulai pertempuran. Menggunakan kekuatan dari jurus pedang yang diajarkan Yuki, Len membuat jarak lagi di antara mereka dan kemudian menerjang pada Otaku Kepsek sekali lagi.
Kali ini, si Otaku Kepsek membalas dengan menerjang ke arah Len menggunakan perisainya. Liberator di lengan kanannya tersembunyi dibalik perisainya yang besar, sehingga sulit untuk dilihat.
"...!" Len kaget. Kemudian berlari ke kanan untuk menghindari serangan si Otaku Kepsek.
'Serangannya mudah terbaca.' Pikir Len saat mengindari serangan si Otaku Kepsek. Tapi kemudian si Otaku Kepsek mengangkat perisainya secara horizontal.
"Haa!"
Dengan teriakan yang rendah, si Otaku Kepsek melancarkan serangan menusuk dengan perisainya. Serangannya mengenai Len yang terkejut dengan gerakan tiba-tiba si Otaku Kepsek.
"Ahh!" Len berteriak pelan. (Len : emang bisa?)
Len bertahan dengan menyilangkan kedua pedangnya. Tapi si Otaku Kepsek tak berhenti di situ saja, selama Len masih memulihkan diri dari serangan tiba-tibanya, dia melesat seperti pesawat jet, menghasilkan tubrukan yang kuat dan mengguncang seluruh tubuh Len, membuatnya terbang ke belakang sejauh 5 meter. Len menancapkan Excalibur ke tanah untuk menghentikan aksi terbangnya, kemudian berbalik di udara sebelum mendarat dengan woles di atas tanah. :D
Itu hal yang tidak terduga bagi Len.
'Sepertinya perisai di tangan kirinya juga berfungsi sebagai pedang. Menarik.' Pikir Len setelah mengamati perisai milik si Otaku Kepsek.
"Tidak buruk juga skill yang kau miliki, Kagamine Len." Ucap si Otaku Kepsek dengan nada kagum.
"Kau juga..." Ucap Len memuji.
Pertarungan pun dilanjutkan...
Kali ini Len menancapkan Excalibur nya di tanah lalu mencabut pedang ke tiganya yang berada di punggungnya. Sword of Dark Rose.
"...!" Sekarang giliran si Otaku Kepsek yang terkejut.
Sword of Dark Rose, pedang berwarna hitam dengan hiasan seperti bunga mawar yang juga berwarna hitam pada bagian guard, pedang legendaris yang hanya bisa di kendalikan oleh Yami Yuki, Master of Sword. (Len : siapa tuh? | Nova : sisi lain dari Mizuhashi Yuki ^^ | Len : sudah ku duga. -_-)
Len menggigit bagian pegangan dari Sword of Dark Rose, kemudian mencabut Excalibur disampingnya yang menancap di tanah dan menatap si Otaku Kepsek dengan sharingan-nya.
Si Otaku Kepsek mundur satu langkah akibat aura Len yang tiba-tiba berubah.
Kemudian Len memajukan sedikit kaki kanannya, mengatur pusat gravitasi tubuh dan menggumam Gaje. :D #dibakarLen
"Metsuken Ougi : ..." Len bergumam tapi masih bisa didengar oleh si Otaku Kepsek.
Si Otaku Kepsek mundur dua langkah.
"...Kyuukyoku no Hoshikuzu Nagare!"
Kemudian Len melesat ke depan seperti burung, karena dia melebarkan kedua tangannya.
"HAAAAAAA!" Len berteriak.
Excalibur diayunkan secara diagonal dari kanan atas ke kiri bawah, dilanjutkan tebasan Fenrir dari bagian kiri atas ke kanan bawah secara diagonal juga. Excalibur ditarik mundur dilanjutkan Fenrir yang menebas sekali lagi dari ke kiri ke kanan, Excalibur diangkat tinggi-tinggi dan menebas perisai si Otaku Kepsek.
Terus-menerus sampai Otaku Kepsek jatuh, sementara Sword of Dark Rose di mulutnya digunakan sebagai perisai dan pertahanan. Sebuah teknik rahasia menggunakan 3 pedang yang hanya di kuasai oleh Clan Mizuhashi. Tapi Len berhasil menguasai teknik itu juga berkat sharingan-nya.
"...!"
Si Otaku Kepsek jatuh ke tanah dengan wajah terkejutnya. Namun dia masih bisa bangun dengan Liberator sebagai tumpuannya.
Len tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dia menjatuhkan Fenrir dan Excaliburnya ke tanah, kemudian mengambil Sword of Dark Rose dimulutnya dan menggenggamnya di tangan kanan.
"Metsuken : ..." Len bergumam sambil memajukan kaki kanannya, membungkuk sedikit dan menekuk lututnya, sedangkan kaki kirinya dibiarkan lurus ke belakang. Tangan kanannya di ayunkan ke arah pinggang kirinya hingga kebelakang sedangkan tangan kiri diposisikan lurus kedepan tepat diatas pergelangan tangan kanan. Pandangan lurus kedepan dan serius lvl. 9000!
"...Kyuukyokuno Dageki!"
Dengan kecepatan yang luar biasa, Len melesat kearah Otaku Kepsek yang masih terkejut.
SLASH
Len mengakhiri gerakannya dengan mengayunkan Sword of Dark Rose ke kanan dan ke kiri kemudian meletakannya kembali ke sarung pedang di punggungnya.
Si Otaku Kepsek pun jatuh ke tanah. Len juga tapi hanya lututnya saja yang menyentuh tanah.
[...Kembali ke dunia nyata...]
-0o0-
10 menit telah berlalu semenjak Len dan si Otaku Kepsek terperangkap di dunia ilusi yang di buat oleh Kagamine Len.
"Haahh...hahh..." Len mengehela nafas berat.
"Gila tuh Otaku Kepsek. Kuat sekali." Ucap Len setelah kembali dari dunia ilusinya. Kedua iris matanya sudah kembali normal, biru cerah. Keringat membanjiri kepalanya akibat bertarung dengan si Otaku Kepsek. Sedangkan si Otaku Kepsek yang sudah setengah sadar di mejanya juga bernafas berat akibat bertarung dengan Len.
"Tapi berkat lu kita jadi bebas mencontek selama 10 menit." Ucap Rin sambil terkekeh, Len mendengus.
Kemudian, Miku memerintahkan Rin untuk menggunakan Geass-nya kepada si Otaku Kepsek agar dia melupakan pertarungannya dengan Len selama di dunia ilusi yang di buat oleh Kagamine Len.
Sekitar 10 menit mereka bebas mencontek tanpa sepengetahuan si Otaku Kepsek.
Lanjut, Miku mulai menyemproti mejanya dengan spray khusus dan Len membuka rambut palsu murid yang duduk di depannya, yang menyebabkan nya buta sesaat akibat pantulan cahaya yang sangat 'menyehat' kan mata. :D
Rin bersiul dengan 'merdu' sampai seekor kucing datang menghampirinya.
Si Otaku Kepsek sadar lagi, dan para murid cewek 'menyerang' lagi.
Kemudian Miku menarik gorden kelas sehingga jatuh dan menutupi jendela, menampilkan berbagai materi Ulses dari hari pertama sampai terakhir! :D
Semua murid langsung berdiri dari tempatnya dan berebut mencari jawaban Ulses dengan lancaaaarrrrr. :D
Rin tak mau kalah, dia mengendalikan sebuah helikopter dari dalam kelas dengan remote control secara profesional. :D
Len meminta bantuan ke pada para Maid-nya yang diikuti suara 'gubrak' dari teman sekelasnya. :D
Remidi Ulses pun selesai dengan wajah puas dari para murid kelas X-D.
-0o0-
Kesimpulan :
Jangan meniru adegan diatas ya. Hanya untuk Profesional saja! :D
Hahaha... :D
A/N : Ma'ap kalo Gaje. orz
T~B~C
.
.
.
Review boleh, gak review gak boleh. :D
#gue duarius!
.
Semua kritik diterima disini.
Ayo! Utarakan suara anda dan sukses kan pemilukadal(?) fic ini. :D
#gue tigarius!
.
.
.
Preview Chapter 16 :
Pengumuman hasil remidi.
"Kira-kira berhasil gak ya?"
"Mungkin saja..."
"...!"
.
.
A/N : About Kagamine Len's sword technique.
*Metsuken Ougi : Kyuukyoku no Hoshikuzu Nagare (Secret Sword Art : Ultimate Stardust Stream)
*Metsuken : Hyaku no Sekai (Sword Art : Hundred World)
*Metsuken :Kyuukyokuno Dageki (Sword Art : Ultimate Slash)
All of that is My Original Skill, more info visit my profile page. Thank.
