LOVING MANAGER / Chap 8
Cast : Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Kim Jungmo
Choi Siwon
Genre : Drama & Romance
Rated : M to Mature
Desclaimer : Kyuhyun dan Sungmin saling memiliki dan FF ini murni dari hasil otak Gaje saya XD
Summary : Menjadi manager 2 artis besar di Korea yakni Cho Kyuhyun dan Choi Siwon membuat seorang Lee Sungmin menjadi harus banyak berurusan dengan media dan kadang membuatnya muak sendiri, belum lagi Kim Jungmo, mantan artis nya juga kembali lagi dan menggangu kehidupannya.
WARNING : BOYS LOVE / TYPOSS
Author : Lian Cul Ah
FF ini sudah pernah saya publish dalam bentuk iklan, dan kembali saya publish dalam bentuk FF *nah loh..bingung kan 0_O...saya juga bingung -_-
Yesungdahlah…enJOY to read ^^
.
.
.
.
Pergi mencari ketenangan untuk melepaskan semua beban yang tengah dirasakan, kira kira seperti itulah kini yang dilakukan oleh Sungmin. Kenyataan bahwa semua janji kepada ayahnya harus ia tepati, sedari awal, dia yang berjanji dan saat hal itu dipertanyakan, sebagai seorang pria Sungmin harus menepati janjinya. Sebenarnya pegi ke Jepang bukan sesuatu yang susah, dia cukup tinggal di Jepang, belajar sekaligus mengurusi anak perusahan yang telah didirikan ayahnya, hanya saja, kini beban Sungmin semakin bertambah mengingat kini ia berstatus kekasih Kyuhyun, maka tak akan menjadi hal yang mudah saat ia harus pergi ke Jepang.
"Aku sudah mendengar bahwa kau harus pergi ke Jepang" Ucap Siwon saat ia duduk berdua dengan Sungmin di atas kap mobilnya. Sungmin memang meminta Siwon untuk menjemputnya dirumah karena ia tadi diantar oleh supir ahjussi yang biasa mengantarnya bersama Siwon dan Kyuhyun, dan Sungmin malah cukup takut pada Kyuhyun jika menemukan gelagat aneh dari nya, maka dari itu Sungmin tak meminta Kyuhyun menjemputnya, dan untung saja Siwon tidak tengah sibuk besama Kibum, kekasihnya.
"Dari mana kau tahu?" Sungmin menatap horor kearah Siwon, bukan takut atau bagaimana, tapi kenapa Siwon bisa tahu hal ini? Ia bahkan tidak penah menceritakan apapun, ia baru ingat janjinya untuk pergi ke Jepang pun itu baru saja saat ia pulang kerumah, dan tiba-tiba kini Siwon menanyakan hal tersebut, itu membuat Sungmin gelisah.
"Lee Sajangnim mengatakan semuanya pada ku kemarin…dan bisa kupastikan kau tidak mampu mengatakan hal ini dan Kyuhyun" Siwon balas menatap Sungmin intens, ia sangat tahu kegundahan hati sahabatnya itu.
"Aku akan tetap mengatakan pada Kyuhyun, hanya saja aku tak tahu harus memulainya dengan penjelasan seperti apa" Sungmin menundukan kepalanya, ia tahu tak mungkin mengingkari janjinya, tapi ia juga bingung harus menjelaskan bagaimana pada Kyuhyun.
Hening, setelah ucapan Sungmin baik Sungmin sendiri ataupun Siwon memilih diam, Siwon sendiri tak memiliki solusi untuk Sungmin, karena semua keputusan ada ditangan Sungmin
Handphone Sungmin bergetar disaku celana Sungmin memecahkan keheningan anata Sungmin dan Siwon, dengan cepat Sungmin mengambilnya, sesaat ia memandang layar handphonenya lalu dengan ragu ia menerima panggilan itu saat membaca nama yang tetera dilayar handponenya.
"Yeoboseo…nde Kyuhyunie…" Sungmin mencoba berbicara normal saat meneima panggilan itu.
"….."
"Aku bersama dengan siwon"
"….."
"Nde…kami akan segera pulang"
PIP…Sungmin memutuskan sambungan telephonenya dengan Kyuhyun, menghela nafas lagi, lalu mendorong tubuh Siwon untuk kembali masuk kedalam mobil, ia harus segera pulang agar Kyuhyun tak curiga. Siwon sendiri hanya menurut saat Sungmin memintanya masuk kedalam mobil dan membawa kendaraan itu menuju apartemen mereka.
.
.
.
Kyuhyun perlahan masuk kedalam kamar Sungmin, ia berjalan mendekati tubuh Sungmin yang berbaring nyaman diranjangnya. Kyuhyun heran, bagaimana mungkin Sungmin langsung tertidur setelah pulang bersama Siwon saat Kyuhyun sedang mandi setelah ia menelpon tentang keberadaan kekasihnya tadi, biasanya Sungmin akan mampir ke dapur memakan sesuatu jika ia sudah sampai di apartemen.
"Kau belum tidurkan?" Tanya Kyuhyun sembari menyibak rambut Sungmin perlahan. Sungmin ingin bertahan dengan kebohongannya dengan pura-pura tidur, namun ia sendiri tak nyaman jika tak menyampaikan hal itu pada Kyuhyun, Sungmin pun membuka matanya lalu mengubah posisinya menjadi duduk tepat dihadapan Kyuhyun. Kyuhyun memang tahu Sungmin belum tidur, ia hanya pura-pura tidur.
"Kau mencintai ku?" Tanya Sungmin pelan tanpa menatap pemuda tampan dihadapannya itu, Kyuhyun mengerutkan dahinya, merasa aneh mendengar pertanyaan Sungmin.
"Tentu saja, kenapa menanyakan hal itu?" Kyuhyun balik bertanya heran.
"Apa kau tak akan meninggalkan ku?"pertanyaan kembali dari Sungmin yang membuat Kyuhyun semakin tak mengerti.
"Aku tak akan meninggalkan mu, tapi yang kutakutkan adalah kau yang akan meninggalkan ku" Ucapan Kyuhyun sukses membuat Sungmin syok, dengan keberanian yang sangat kecil Sungmin menatap mata Kyuhyun.
"Katakan ada apa Lee Sungmin?" Tanya Kyuhyun tak sabar saat ia melihat reaksi Sungmin, ia tahu pasti ada sesuatu yang tidak beres dengan Sungminnya.
"Berjanjilah kau tak akan meninggalkan ku" Sungmin kembali menundukan kepalanya, sungguh kejadian saat dimana ia ditinggalkan Jungmo kembali melintas dibenaknya, Kyuhyun memang bukan Jungmo, dan mereka tentu tak sama dalam mengambil keputusan, tapi Sungmin hanya takut, segala hal sudah Sungmin lakukan sejak awal agar ia tak kehilangan Kyuhyun, ia benar-benar tak ingin berpisah dengan Kyuhyun. Entah kenapa Sungmin merasa saat beurusan dengan cinta ia menjadi sangat lemah, padahal ia adalah sosok tegas dan cukup keras kepala.
Kyuhyun mengangkat dagu Sungmin, menatap manik foxi itu lalu perlahan menyatukan bibir mereka. Kyuhyun melumat lembut bibir Sungmin, menyesap perlahan , Sungmin mencoba membalas, ia menekan tengkuk Kyuhyun agar Kyuhyun semakin dalam menciumnya, bibir mereka bergantian saling bertautan, lidah mereka saling mengait, membuat saliva saling bertukar namun tak mengurangi intensitas dalamnya ciuman mereka. Ciuman itu begitu panjang, seakan tak ada yang rela untuk melepaskan. Mata Sungmin dan Kyuhyun menutupr apat, menikmati ciuman yang begitu hangat satu sama lain. Saat Kyuhyun akan melepaskan tautan bibir mereka karena pasokan oksigen mulai bekurang, Sungmin malah kembali menarik tengkuk Kyuhyun, dan Kyuhyun hanya kembali mengikuti ciuman Sungmin, Sungmin melepaskan ciumannya dengan Kyuhyun. Kyuhyun membelai ujung bibir Sungmin yang terdapat sisa saliva karena ciuman mereka, lalu ia membelai pipi Sungmin.
"Katakan ada apa?"ucap Kyuhyun lembut. Sungmin masih bertahan dalam diam.
"Jika kau tak mengatakan apa-apa bagaimana aku tahu masalah mu? dan bagaimana aku harus mengambil keputusan? Apa ini masalah kau berhenti menjadi manager ku?" Sungmin hanya mengangguk mendengar pertanyaan bertubi-tubi dari Kyuhyun.
"Meski kau bukan manager ku sekalipun, aku akan tetap mencintai mu, aku tak akan meninggalkan mu" Kyuhyun mencoba memberikan ketegasan pada Sungmin, perlahan Sungmin mengangkat kembali kepalanya, ia menghela nafas sesaat lalu memantapkan hatinya untuk mengatakan semuanya pada Kyuhyun.
"Appa meminta ku ke Jepang untuk perusahaan disana" lirih Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin tak percaya seakan meminta kejelasan, namun mata Sungmin sudah menjelaskan semuanya, Sungmin tak bercanda dengan ucapannya, dan setelah itu Sungmin kembali menundukan kepalanya, tak punya cukup keberanian untuk menatap Kyuhyun disaat seperti ini.
.
.
.
Kyuhyun hanya duduk terdiam didepan kekasihnya yang terus menundukan kepala. Ia sendiri tak tahu harus berbuat apa. Disatu pihak ia sangat tidak ingin Sungmin pergi ke Jepang lagi pula kenapa semua terjadi begitu mendadak, namun Kyuhyun juga tak mau egois, bagaimanapun Sungmin sudah berjanji pada Appanya dan jelas Sungmin harus menjalankan. Baru sebentar Kyuhyun mendapatkan cinta Sungmin, jika mereka harus berpisah sekarang, bukankah itu sangat kejam. Sungmin bukan 2 atau 3 hari di Jepang, mungkin bisa 5 tahun atau bahkan selamanya mengingat Sungmin adalah penerus perusahaan Appanya.
"Katakan sesuatu Kyu" lirih Sungmin memberanikan menatap kekasih tampannya yang sedari tadi terdiam terlihat terus berfikir namun tak mengucapkan apapun.
"Pergilah ke Jepang"
DEG…Sungmin merasa seakan ditampar sangat keras. Bukan jawaban seperti itu yang Sungmin harapkan keluar dari mulut Kyuhyun, melainkan penolakan Kyuhyun, agar ia sendiri yakin bahwa Kyuhyun tak bisa jauh darinya, tapi kenapa kekasihnya malah seakan biasa saja dan seperti tidak peduli, tanpa disadari air mata Sungmin mengalir disudut matanya.
"Kenapa Kyu? Kenapa kau seperti tidak peduli jika aku pergi ke Jepang" Sungmin mulai terisak meski ia coba tahan dari tadi, ini benar-benar bukan dirinya, Sungmin yang biasanya kuat.
"Aku tidak mau kau menjadi anak yang melanggar janji pada Appa mu sendiri" ucap Kyuhyun biasa, lebih tepatnya berusaha untuk biasa.
"Tapi aku ke Jepang untuk waktu yang lama…BUKAN SEHARI ATAU DUA HARI" Sungmin menekan ucapan terakhirnya, ia mencoba memandang wajah Kyuhyun, Kyuhyun menggeser tubuhnya mendekati tubuh Sungmin, namun Sungmin malah menjauh.
"Kau keluar saja dari kamar ku" pinta Sungmin sambil mengalihkan pandangannya, Kyuhyun menghela nafas pelan tak menyangka dengan sikap Sungmin.
"Chagi…dengarkan….."
"Keluarlah Kyu…." Sungmin memotong ucapan Kyuhyun cepat.
"Jangan begini Lee Sungmin!" bentak Kyuhyun, cukup kesal dengan sifat kekanakan Sungmin.
"Begini apa? Kau bahkan tak peduli pada ku!" Sungmin balik membentak Kyuhyun, lagi-lagi Kyuhyun menghela nafasnya, sungguh Sungmin sangat berbeda dari yang Kyuhyun kenal, terlihat sangat cengeng , emosional, dan rapuh. Kyuhyun bangkit dari posisi duduknya menatap sungmin sebentar
"Kita akan bicarakan lagi masalah ini besok" ucap Kyuhyun lagi lalu berjalan menuju keluar dari kamar Sungmin, Sungmin sendiri memilih untuk membaringkan tubuhnya dan mencoba untuk tidur.
.
.
.
Kyuhyun melakukan comeback hari ini dengan album terbarunya, ia akan tampil di Music Bank untuk membawakan single pertamanya. Kyuhyun dan Sungmin sedari tadi duduk di ruang make-up artis menunggu giliran Kyuhyun perform, namun mereka memilih sama-sama diam. Sedari tadi pagi saat di apartemen hingga sekarang Sungmin tak mau membuka mulutnya, dan Kyuhyun hanya bisa diam juga, karena jika Sungmin sudah seperti itu, apapun ucapan Kyuhyun akan percuma, Kyuhyun tidak akan pernah lupa Sungmin adalah orang yang keras dan tidak cepat mudah berubah akan sikapnya.
Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin yang masih duduk dihadapannya sambil memainkan i-padnya seakan tidak ada orang lain disana, sebenarnya Kyuhyun cukup menikmati tingkah Sungmin seperti itu, ini kali pertama Sungmin 'ngambek' pada Kyuhyun setelah mereka menjadi kekasih, karena saat berstatus sebagai manager, Kyuhyun tak akan betah jika Sungmin sudah marah padanya.
"Apa i-pad mu lebih tampan dari aku?" ucap Kyuhyun membuat Sungmin memandang Kyuhyun sambil mengerjapkan matanya.
"APA?" ketus Sungmin langsung lalu kembali memainkan i-padnya.
Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin, lalu mendekap sungmin dari belakang. Sungmin diam saja memilih tak menggubris Kyuhyun.
"Jangan marah lagi, aku punya alasan kenapa meminta mu untuk tetap pergi ke Jepang"bisik Kyuhyun, Sungmin mencoba melepaskan tangan Kyuhyun.
"Aku….jika kau memang ingin aku pergi, maka aku akan pergi" ucap Sungmin masih saja ketus, kyuhyun menggelengkan kepalanya.
"Bukan begitu, tentu saja sebenarnya aku tak ingin kau pergi, hanya saja….."
"Kyuhyun-ssi…waktu mu naik stage" ucap salah seorang crew yang tiba-tiba masuk ke ruang make-up, Kyuhyun pun akhirnya berjalan mengikuti crew itu namun sebelum nya ia mengecup kening Sungmin sesaat.
Sungmin menghela nafasnya saat Kyuhyun sudah tak ada diruangan itu, dan kini ia sendirian. Baru saja Kyuhyun pergi bahkan tidak jauh, Sungmin sudah sangat merasa kesepian, ia benar-benar tak bisa membayangkan bagaimana seandainya dia benar-benar ke Jepang dan berjauhan dengan kyuhyun.
"Sungmin" sebuah suara mengagetkan Sungmin, Jungmo masuk keruangan itu. Sungmin memilih untuk tidak menanggapi Jungmo.
"Jangan ketus begitu Sungmin, bukankah kau sudah tak menyukai ku, kenapa harus bersikap seperti itu" ucap jungmo yang kemudian duduk didepan Sungmin, tempat duduk Kyuhyun tadi.
"Kau akan ke Jepang? Kebetulan… bulan depan aku akan ada proyek di Jepang…bukankah ini suatu kebetulan yang bagus"
Sungmin menatap tak percaya kearah Jungmo, ingin mengucapkan sesuatu tapi ditahannya, akhirnya Sungmin memilih untuk tetap diam lalu pergi berjalan meninggalkan Jungmo yang tersenyum menatapnya.
.
.
.
"Apa kau gila Cho Kyuhyun" Bentak Siwon pada dongsaengnya itu tak percaya, sungguh ia tak mengerti bagaimana mungkin Kyuhyun memutuskan hal itu. Kyuhyun terduduk biasa saja menanggapi tanggapan Siwon
"Itu cara terbaik yang kudapat setelah aku berfikir 2 hari ini" ucap Kyuhyun pasrah.
"Kau begitu mencintai Sungmin?"
"Haruskah kau menanyakan hal itu?" Tanya Kyuhyun sebal, hyung nya itu memang selalu menggoda nya.
"Kau mau membuang karir mu begitu saja? Dan lagi kau masih terikat kontrak dengan perusahaan" lanjut Siwon, sungguh ia tak mengerti jalan pikiran dongsaengnya itu, bagaimana mungkin Kyuhyun memutuskan untuk pergi bersama Sungmin disaat karirnya sedang diatas.
"Apa maksud ucapan mu Choi siwon?" tiba-tiba Sungmin datang mengagetkan Siwon dan kyuhyun yang sedang berada dikamar Siwon, mereka juga ta menyangkan Sungmin sudah tiba di apartemen karena ia bilang tadi harus kerumahnya sebentar.
"Aku memang meminta mu untuk mencoba menghalangi ku untuk pergi ke Jepang Kyu, tapi bukan berarti aku meminta mu untuk pergi bersama ku dan meninggalkan karirmu. Apa kau sudah gila?" bentak Sungmin, Sungmin memang sempat mendengarkan percakan Kyuhyun dan Siwon yang sedari tadi tadi membicarakan keinginan Kyuhyun untuk pergi ke Jepang.
Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin, lalu memeluknya, Sungmin hanya terdiam. Dalam hati Sungmin disatu sisi sangat senang mengetahui Kyuhyun tak ingin mereka berpisah namun di satu sisi ia juga tidak ingin egois, sungmin tidak mau kyuhyun mengubur karirnya hanya demi dirinya.
TBC
Mianhae,,telat apdet…..hampir mmmm sebulan hehehe ^^V
Tambahan WARNING ya,,,,,fic ini makin lama kaya sinetron…jadi kalo membosankan itu memang benar =='
GOMAWO sudah mau membaca ^_^
Tengkyu yang udah mau ripiuwwww di chap kemaren *mian gk bisa sebutin atu atu….Suami keburu minta dikolonin *samperin Teukie ahjussi dikamar muehehehehehehehehe
