LOVING MANAGER / Chap 9

Cast : Lee Sungmin

Cho Kyuhyun

Kim Jungmo

Choi Siwon

Genre : Drama & Romance

Rated : M to Mature

Desclaimer : Kyuhyun dan Sungmin saling memiliki dan FF ini murni dari hasil otak Gaje saya XD

Summary : Menjadi manager 2 artis besar di Korea yakni Cho Kyuhyun dan Choi Siwon membuat seorang Lee Sungmin menjadi harus banyak berurusan dengan media dan kadang membuatnya muak sendiri, belum lagi Kim Jungmo, mantan artis nya juga kembali lagi dan menggangu kehidupannya.

WARNING : BOYS LOVE / TYPOSS

Author : Lian Cul Ah

FF ini sudah pernah saya publish dalam bentuk iklan, dan kembali saya publish dalam bentuk FF *nah loh..bingung kan 0_O...saya juga bingung -_-

Yesungdahlah…enJOY to read ^^

.

.

.

.

Hangat dalam dekapan sang kekasih itu adalah hal paling menyenangkan, namun hati sangat terasa pedih jika harus mengingat keadaan yang terjadi pada mereka. Biarkan untuk beberapa saat mereka melupakan itu dan meresapi betapa hangatnya dekapan dari orang yang dicintainya.

Meski ini sebenarnya bukan suatu hal yang cukup besar dan terlalu sulit…namun ini terasa sangat sulit saat harus dilalui oleh 2 orang yang saling mencintai. Setidaknya jika ini terjadi tidak diawal hubungan yang tengah mulai mereka bangun mungkin akan jauh terasa lebih mudah diterima dan dicari solusi terbaik.

"Tinggalah disini saja. Aku tak ingin kau menghancurkan impian mu Kyu" bisik Sungmin tepat ditelinga Kyuhyun saat tubuh mereka saling berdekapan. Kyuhyun membawa Sungmin ke tepi Sungai Han setelah Sungmin tiba-tiba datang ke apartemen dan menolak keras keinginan Kyuhyun yang ingin pergi bersama dengannya ke Jepang. Kyuhyun sangat yakin jika Sungmin tahu keinginannya ini pasti dia akan menolaknya. Maka dari itu sepertinya mereka benar-benar butuh waktu untuk saling bicara dan membicarakan hal ini.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dengan Sungmin, tangannya mengusap kepala Sungmin pelan penuh sayang, sedang Sungmin menatap Kyuhyun seakan meminta jawaban. Tangan Kyuhyun perlahan turun ke pipi Sungmin, membelai sebentar, lalu Kyuhyun memindahkan tangannya tepat didada kiri Sungmin.

"Aku baru mendapatkannya…bagaimana mungkin aku membiarkannya pergi dari ku secepat itu" Sungmin terhenyak atas ungkapan Kyuhyun baru saja, ia tak menyangka orang yang kini berstatus sebagai kekasihnya itu, yang biasa bersikap seperti anak kecil dihadapannya dengan tingkah menyebalkannya mengungkapkan ucapan seperti itu, Sungmin bahkan kadang masih berfikir apa Kyuhyun benar-benar mencintainya.

"Jepang itu dekatkan? Kau bisa datang kesana jika kau mau, dan aku bisa kembali jika aku ingin kembali ke Korea" Ucap Sungmin dengan mencoba menyunggingkan senyumnya, Kyuhyun membalas senyuman itu, sepertinya situasi mulai membaik, lalu menempelkan kening mereka berdua.

"Aku bisa seperti sekarang karena mu, jika tanpa mu aku ragu apa masih akan mampu bertahan seperti ini"ucap Kyuhyun pelan.

"Jangan begitu Kyu….kau seperti ini karena kau memang pantas mendapatkan atas hasil keras mu. Kau harus ke Jepang setiap bulan, bukankah kau sangat kaya sekarang?"goda Sungmin membuat Kyuhyun tersenyum simpul.

Kyuhyun mencium kening Sungmin cukup lama, Sungmin menutup matanya menikmati ciuman hangat Kyuhyun, Sungmin benar-benar sangat senang saat Kyuhyun mencium keningnya, merasa hangat, dicintai dan dilindungi.

"Kau tidak mau mencium bibir ku?" Tanya Sungmin polos saat Kyuhyun melepaskan ciumannya dikening Sungmin dan tidak melanjutkan seperti biasa. Kyuhyun terkekeh.

"Kenapa sekarang jadi kau yang terlihat manja dan kekanakan?" Tanya Kyuhyun.

"Memang tidak boleh bermanja pada kekasih ku sendiri?" Sungmin mem-poutkan bibirnya, dan dengan cepat Kyuhyun langsung meraup bibir kissable milik Sungmin, Sungmin tersenyum dalam ciuman itu, ia sangat suka Kyuhyun menciumnya begitu lembut.

Ciuman yang hangat seakan bisa mengalahkan hawa dingin disekitar Kyuhyun dan Sungmin, mereka tengah berada diluar mobil sembari berciuman, tak peduli jika saja ada orang yang melihat, namun karena tak ingin nafsunya semakin memuncak Kyuhyun melepaskan pertautan bibirnya dan bibir Sungmin.

"Aku akan tetap ke Jepang Kyu, melihat mu berusaha agar bisa disamping ku membuat hati ku lega, setidaknya kau tidak akan meninggalkan ku begitu saja, Kau akan tetap disini, lakukan hal yang harus kau kerjakan, tapi kukatakan pada mu Cho Kyuhyun, kau akan sangat menyesal jika meninggalkan ku" ancam Sungmin, Kyuhyun tersenyum lalu memeluk Sungmin.

"Kau sendiri harusnya tahu, aku tak pernah bisa meninggalkan mu"

"Saranghae Kyu" Suara Sungmin teredam dada Kyuhyun.

"Naddo Saranghae" balas Kyuhyun sembari mengeratkan pelukan mereka, kini semuanya benar-benar menjadi lebih baik, setidaknya ada perasaan lega, meski belum tau apa yang sebaiknya dilakukan esok saat itu tiba, yang pasti Kyuhyun tidak akan pernah menerima yang namanya perpisahan entah dalam bentuk apapun itu.
.

.

.
"Kudengar Kibum kembali dari Amerika?" Tanya Jungmo pada Siwon, ya….mereka tengah duduk disebuah kafe. Duduk berdua, minum kopi bersama sahabat, itu hal yang wajar bukan. Siwon menemui Jungmo setelah Kyuhyun mengajak pergi Sungmin setelah kejadian Sungmin memergoki percakapannya dengan Kyuhyun tadi.

Siwon mengangguk, lalu meminum kopi pesanannya yang baru saja diantar oleh seorang waiters.

"Aku akan ke Jepang bulan depan, ada proyek bersama seorang penyanyi disana, kebetulan sekali dengan Sungmin yang akan pergi ke Jepang, jadi pasti lebih menyenangkan" Ucap Jungmo santai, Siwon memincingkan matanya, Jungmo yang mengerti reaksi Siwon langsung tertawa pelan.

"Kau tahu aku bagaimana sejak lama Choi Siwon, tapi kenapa sekarang kau malah bersikap seperti tak mengenal ku? Apa kau pikir aku mudah berubah dari sifat asli ku" Jungmo merubah mimik wajahnya menjadi sangat serius, membuat Siwon menegakkan duduknya. Mereka saling menatap satu sama lain serius.

"Jangan berbicara seolah-olah kau tidak mempunyai salah disini, apa aku pernah berkata bahwa kau berbeda? Tidak Kim Jungmo, tapi kau sendiri yang merubah sifat asli mu" balas Siwon

"Hanya karena keadaan….aku tidak akan mudah merubah sifat ku, kau tahu aku mencintai Sungmin…."

"Dengan cara meninggalkannya?"Sindir Siwon

"Baiklah itu salah ku… tapi aku tidak akan pernah menyakitinya lagi" Jungmo mencoba meredam emosinya sendiri, ia tahu Siwon sudah emosi sekarang, bisa saja mereka baku hantam jika ia juga emosi.

"Kalo begitu jangan menggodanya, jangan mempermainkannya, aku berbicara ini bukan sebagai seorang hyung, tapi karena aku menyayangi Sungmin, Kyuhyun akan menjaga Sungmin lebih baik dari pada kau"ucap Siwon cepat dan tak ada reaksi dari Jungmo. Sahabatnya itu kini hanya terdiam, melihat Jungmo tak bereaksi, Siwon hendak berdiri dari duduknya dan ingin pergi dari tempat itu, saat akan berjalan meninggalkan Jungmo…

"Aku melakukannya untuk menjaganya, aku tau baik bagaimana Sungmin, dia sebenarnya memaafkan ku…tapi dia jelas tidak akan menerima ku kembali" Setelah mengucapkan itu, Jungmo malah lebih dulu pergi dari tempat itu, meninggalkan Siwon yang masih berdiri mematung. Menghela nafas sesaat, lalu tersenyum tipis, ada satu hal yang terselesaikan lebih cepat, seharusnya dia sudah menyadarinya sejak awal. Jungmo tidak akan memaksa Sungmin kembali padanya.
.

.

.

2 orang saling duduk berhadapan dan saling menatap dengan intens, yang satu dengan wajah berharap, dan satu lagi dengan wajah terheran-heran sambil sesekali menggelengkan kepalanya tanda ia benar-benar tak percaya dengan sikap orang dihadapannya.

Tuan Lee mengambil cangkir kopinya lalu menyesap minuman favoritenya itu perlahan, lalu meletakannya kembali dimeja tepat dihadapannya.

"Ck…kau ini Cho Kyuhyun berani sekali datang ketempat ku untuk meminta hal sebesar itu" Ucap Tuan Lee, melihat kearah pemuda tampan dihadapannya. Ia benar-benar tak menyangka Kyuhyun berani menemuinya dengan sebuah permohonan besar.

"Apa kau pikir debut di Jepang semudah yang kau pikir?" Tanya Tuan Lee tegas, Kyuhyun kini menatap Tuan Lee tanpa ragu, ia sudah memutuskan hal ini sejak semalam, Kyuhyun benar-benar tak akan membiarkan dirinya dan Sungmin berpisah.

"Jika aku meninggalkan karir tidak bisa, kenapa debut di Jepang juga tidak bisa?" Kyuhyun balik bertanya, Tuan Lee menarik nafas dalam, Kyuhyun benar-benar berani, Tuan Lee sudah tau karakter Kyuhyun sejak awal, tapi meminta debut di Jepang? Tentu hal itu tak mudah.

"Debut di Jepang itu memerlukan waktu…ck…..kau ini…..apa karena terlalu mencintai putra ku jadi kau berpikiran senekat itu?dasar bocah bodoh"

Tuan Lee menatap Kyuhyun, ia tidak keberatan Sungmin menjalin hubungan dengan Kyuhyun, sama sekali tak keberatan. Kyuhyun hanya terdiam, ia sendiri sebenarnya juga tahu debut di Jepang tidak mudah dan perlu waktu dan jelas biaya yang besar, hanya saja ini jalan terakhir yang ia punya agar tetap bersama Sungmin, apalagi Tuan lee menolak betul jika Kyuhyun begitu saja melepas karirnya.

Sesaat tuan Lee dan Kyuhyyun kembali saling terdiam, hingga akhirnya senyum tipis mengambang di bibir tuan Lee.

"Nikahi Sungmin" Kyuhyun membelalakan matanya saat mendengar ucapan Tuan Lee.

"Nikahi dia maka aku tak akan menyuruhnya pergi ke Jepang" ucap Tuan Lee lagi yang membuat Kyuhyun semakin tak mengerti.

Tuan lee hanya terdiam menunggu reaksi Kyuhyun, untuk beberapa saat Kyuhyun mencoba untuk mengerti ucapan Tuan Lee, hingga akhirnya ia mengerti lalu membulatkan matanya dan balas memandang tuan Lee.

"Sa…..sajangnim? me...menikah?" Tanya Kyuhyun ragu, dan hanya anggukan yang diberikan oleh Tuan Lee pada Kyuhyun sebagai jawaban. Kyuhyun mengalihkan pandangannya, mencoba untuk berfikir…menikah?.

Tuan Lee berdiri dari posisi duduknya, lalu berjalan mendekati meja kerjanya, memencet satu nomor disalah satu telepon yang terletak di mejanya.

"Jongwook…suruh Sungmin masuk ke ruangan ku" ucap Tuan Lee menghadap ke telepon itu.

"Nde Sajangnim…" balas suara di sebrang.

Tok tok tok….Kriet…
Hanya berlangsung beberapa detik, pintu ruang Tuan Lee terbuka dari luar, seseorang yang tak lain adalah Putra dari tuan Lee yakni Lee Sungmin yang memang sejak sedari tadi menunggu diluar ruangan Appanya, ia sendiri bingung kenapa appa nya tahu ia ada disana, padahal dia tadi diam-diam mengikuti Kyuhyun yang berjalan ke arah ruang tuan Lee,Kyuhyun sendiri tadi ijin pada Sungmin setelah selesei latihan ingin pergi dengan Changmin yang tak lain sahabat kyuhyun yang juga artis yang bernaung dibawah management yang sama.

Kyuhyun membelalakan matanya kaget saat melihat Sungmin masuk keruang Tuan menundukan kepalanya pada tuan Lee lalu duduk disamping Kyuhyun.

"Mianhae aku tidak mengatakan bahwa akan datang kesini" bisik Kyuhyun sangat pelan saat Sungmin duduk disampingnya, Sungmin menatap Kyuhyun sebentar, lalu tersenyum sambil mengangguk.

"Nah…jika kalian ada disini bersama kan lebih mudah" ucap Tuan lee yang kemudian duduk tepat dihadapan Putranya dan orang yang mungkin akan menjadi menantunya.

"Apa maksud Appa?" Tanya Sungmin tak mengerti, ia sendiri juga tak tahu apa maksud Kyuhyun mendatangi appa nya, dan sekarang ia semakin tak mengerti.

"Kalian menikah saja…bagaimana?" Sungmin langsung terperangah mendengar ucapan Appanya yang seperti sangat yakin.

"Appa….Menikah? aku dan Kyuhyun?" Tanya sungmin sambil menunjuk dirinya dan Kyuhyun bergantian, Tuan Lee mengangguk.

"Aahaha..appa pasti bercanda…" lanjut Sungmin, dan Tuan Lee kini menggelengkan kepalanya membuat Sungmin meneguk ludahnya.

"Andwae appa…Kyuhyun masih terlalu muda untuk menikah dengan ku, dan lagi bagaimana dengan karirnya?" Tanya Sungmin mencoba memebri alasan agar sang appa membatalkan niat nya tersebut.

"Apa kau menolaknya Cho Kyuhyun?" Tuan Lee dengan santainya tidak menggubris ucapan Sungmin, Tuan lee sudah sangat tahu reaksi Sungmin seperti apa. Kyuhyun kembali menatap Tuan Lee, Kyuhyun sebenarnya sangat tidak keberatan, bagaimana mungkin ia menolak menikah dengan Sungmin, hanya saja dia sangat paham bahwa Sungmin mungkin tak setuju dengan usul Appanya sendiri.

"Tentu aku tidak menolak" Ucap Kyuhyun dengan nada tegas namun tetap lembut agar Sungmin tak syok, namun tetap saja Sungmin sangat kaget dengan ucapan Kyuhyun.

"Cho Kyuhyun?" Geram Sungmin, Kyuhyun menolehkan pandangannya kearah Sungmin, lalu mengusap kepala kekasihnya itu dengan lembut.

"Akan kulakukan apapun asal kau tetap disamping ku tanpa pergi ke Jepang" Ucap Kyuhyun pelan, Sungmin ingin protes namun Kyuhyun menggelengkan kepalanya matanya sedikit mengarah kearah Tuan lee yang sedari tadi melihat adegan sepasang kekasih itu, akhirnya Sungmin memilih diam.

"Sungmin benar-benar tidak akan ke jepang jika aku menikah dengannya?" Tanya Kyuhyun kepada Tuan Lee untu memastikan bahwa SungminNYA akan tetap bersamanya di Korea, dan membatalkan untuk meminta Sungmin mengurus perusahaan di Jepang.

"Kau pikir aku main-main dengan ucapan ku Tuan Muda Cho?"

"A…ani Sajangnim…maksud ku…"

"Sudah sudah...kalian pulanglah saja, pikirkan kapan kalian akan menikah, lalu temui aku…secepatnya" ucap Tuan lee penuh penekanan sambil menatap intens dua orang pemuda dihadapannya itu, dan itu akhirnya itu final, Sungmin dan kyuhyun memilih tidak menjawab atau bertanya lagi, pamitan dengan Tuan Lee lalu pergi dari ruangan Direktur Sapphire blue Management."

.

.

.

Selama perjalanan pulang, Sungmin hanya diam, Kyuhyun pun memutuskan untuk diam, dia tahu Sungmin pasti sedang sangat marah atas keputusan tadi, dia dan menunggu Sungmin bicara lebih dahulu itu adalah pilihan terbaik.

Setibanya di dorm, Sungmin langsung menarik tangan Kyuhyun untuk masuk kedalam kamar Kyuhyun, mereka berdiri saling berhadapan, Kyuhyun masih diam menunggu Sungmin mulai bicara.

"Aku tidak mau menikah Kyu, akan kubatalkan niat Appa" ucap Sungmin tegas

"Jadi kau memilih pergi dari ku daripada menikah dengan ku?" Tanya Kyuhyun pelan.

"Bukan begitu….kau masih terlalu muda, karir mu sedang bagus, jika kau menikah aku takut semua yang sudah kau lakukan sia-sia, kau tahu saat media mengetahui hubungan kita banyak gunjingan untuk mu, jika kita menikah, aku takut itu semakin menghancurkan karir mu" Sungmin mencoba memberi penjelasan pada kekasihnya itu, tidak mengerti kenapa kekasihnya itu begitu bodoh meneriwa penawaran dari appanya untuk menikah.

"Apa kau menganggap aku masih terlalu kekanakan untuk menikah? AKu tidak peduli dengan karir ku, kau adalah yang terpenting" tegas Kyuhyun dengan sorot mata yang berubah dari lembut menjadi sangat menuntut, Sungmin menggelengkan kepalanya lalu menundukan kepalanya, dan detik berikutnya Kyuhyun sadar akan perlakuannya baru saja, ia segera meraih tubuh Sungmin dalam pelukannya.

"Mianhae chagi…..aku hanya tak ingin jauh dari mu" lirih Kyuhyun saat merasa Sungmin tak membalas pelukannya.

"Aku terlalu mencintai mu, salahkah?" ucap Kyuhyun lagi, dan ucapannya membuat Sungmin membalas pelukannya lalu menenggelamkan dadanya di dada kekasihnya itu, untuk beberapa saat mereka terdiam.

"Aku hanya tak ingin kau menyesal dengan keputusan yang kau ambil" suara Sungmin terdengar sangat pelan karena wajahnya mendekap dada Kyuhyun, Kyuhyun melepas pelukannya, perlahan menarik dagu Sungmin lalu mulai mencium bibir kissable milik Sungmin.
Saling melumat sebentar, lalu melepaskan tautan bibir mereka.

"Kau cukup mengatakan mau menikah dengan ku dan semuanya baik-baik saja…kau terlalu banyak berpikiran buruk" Kyuhyun menyentil hidung Sungmin pelan membuat Sungmin meringis kecil.

"Aku akan dianggap pedhopil jika menikah dengan mu"

"Heii…kita Cuma terpaut 2 tahun…jangan berlebihan Sungmin-ah…" Kata Kyuhyun tidak terima, Sungmin terkekeh melihat reaksi Kyuhyun.

"Otthoke…kita menikah?" Tanya Kyuhyun.

"Kau mengajak ku menikah seakan sama kau sedang mengajak ku berkencan di Lotte world..apa tidak ada lamaran romantic seperti orang lain?"Sungut Sungmin sambil mempoutkan bibirnya, Kyuhyun tersenyum, dan kembali mendekatkan wajahnya kewajah Sungmin. Menautkan lagi bibir itu, melumat pelan dan Sungmin membalas lumatan demi lumatan dari Kyuhyun. Ini benar-benar memabukan, dan sungmin tak akan pernah menolak apapun yang ditawarkan Kyuhyun padanya, karena ia percaya pada Kyuhyun.

TEBESEHHHHH

Ahahaha mianhae ne apdetnya terlalu sangat sangat sangat terlambat *sogok reader pake permen

Yaaahhh sekali lagi ceritanya makin kaya sinetron…

Buat typossss..maap…malas ngedit XD

Gomawo lohhh buat yang udah mau nunggu…ciyusan deh *ngalay

ThanKYU buat yang mau review

Dan lope lope yang udah mau baca…see u in next chap