Title : Love You Love Me
Pairing : KyuMin
Other Cast :
- Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk
- Lee Donghae
- For other chara, just find by your self
Warning : 1st M-Preg(Impossible thing). OOC, bahasa tidak sesuai EYD, Gaje, Misstypo, without editing, penggunaan kata-kata kasar, kebacotan author di beberapa bagian, NO BASHING!,, YOU DON'T LIKE? YOU MAY NOT READ THIS FF, AND GET OUT!
.
.
.
.
Happy Reading..^^..
.
.
.
"Eh? Kau sedang bersama Donghae?" tanya Sunggmin, agak mengencangkan suaranya, karena suasana di tempat Eunhyuk, sepertinya semakin ribut.
"-Yaish! Iya iyaa!- ah? Sungmin-ah? Mianhae Donghae menggangguku.. ##-gomawo eunhyuk-ah!-##-yaiishh! Donghae-ah! Lepaskan! Jangan memelukku!-" Sungmin pun menjauhkan hendphone-nya dari telinganya, Eunhyuk dan Donghae terlalu ribut di telephone, di tambah lagi, sepertinya Donghae sekarang tengah memeluk Eunhyuk sebagai tanda terima kasih? Dan terdengar dari kata-katanya, Eunhyuk sudah pasti memberontak.
"Hei hei hei! Hyukjae, selesaikan dulu urusanmu dengan Donghae, baru telephone lagi.."
"-Ya! Donghae-ah!-" agaknya Eunhyuk tidak mendengarkan Sungmin barusan, ia terlalu sibuk dengan Donghae sekarang.
'Piip' Sungmin pun mengakhiri panggilan telephone-nya, dan melanjutkan makan snack-nya serta menonton televisi.
.
.
_Part 7_
"Sungminnie, kau tidak makan?" tanya Kyuhyun lembut, sambil menghampiri Sungmin yang sedari tadi sibuk memilah milih wig.
"Nanti saja, kau tidak lihat aku sedang apa?" ujar Sungmin ketus.
Kyuhyun tersenyum, ia sudah terbiasa dengan sikap Sungmin yang seperti ini.
"Aku rasa yang ini bagus.." ucap Kyuhyun sambil menunjuk sebuah wig berponi, dengan rambut panjang sedada, dan berwarna hitam.
"Masa? Apa cocok?" Sungmin pun mencoba wig, itu, dan berdiri di depan cermin.
Dengan wig itu, ia mencoba beberapa gaya di depan cermin, ia juga memiring-miringkan wig itu, ke kanan, dan ke kiri, padahal ujung-ujungnya, juga bentuknya gitu-gitu juga.
Kyuhyun terkekeh melihat gaya Sungmin, yang tidak ada habisnya.
"Apa yang kau tertawakan?!" seru Sungmin tidak terima.
"Hha, tidak.. Hmm, kau cantik.." ucap Kyuhyun.
"Sudah ku katakan, aku ini tampan!" ujar Sungmin ketus.
"Oh ya, lebih baik kau telephone penata rias.." titah Sungmin.
"Penata rias? Oh, untuk mendandanimu?" tanya Kyuhyun.
"Ish! Untuk membersihkan WC!
Ya jelas untuk mendandaniku lah! Kau juga mau didandani?"
"Aku? Hah, tidak deh, ya sudah, aku telephone penata rias dulu ya.."
Kyuhyun pun keluar dari kamar, ia segera mengambil telephone, dan menelphone salon terdekat, setelah itu, meminta penata rias di sana, darang ke apartment mereka.
.
.
Satu setengah jam lagi acara pernikahan Yoochun akan segera di mulai. Namun penata rias, belum juga datang, sementara, waktu perjalanan, dari apartment ke gereja tempat pemberkatan tidak lah memakan waktu yang singkat.
Kyuhyun telah mengganti baju-nya dengan kemeja dan celana hitam, jas, berwarna putih susu, dengan dasi berwarna sky blue, ya biar matching dikitlah, sama Sungmin yang nantinya akan mengenakan bolero biru.
Sementara Sungmin sekarang, baru selesai makan, katanya sih biar nanti di acara makannya nggak terlalu banyak, masalahnya dia akan menyamar menjadi wanita. Gengsi dong perempuan makannya banyak di tempat umum.
Sungmin pun memutuskan untuk mengganti baju-nya selagi Kyuhyun menunggu penata rias di ruang depan.
.
.
"Bagaimana cara pakainya?" gumam Sungmin.
Ia mencoba berbagai cara untuk menggunakan gaun ber-rok balon itu, setelah beberapa kali mencoba memasukkan tubuhnya ke dalam gaun itu, akhirnya gaun itu pun melekat sempurna di tubuh Sungmin.
Sungmin berdiri tepat di depan cermin, memandangi dirinya tidak percaya.
"Tidak akan ada yang percaya aku adalah seorang pria, dan tidak akan ada yang percaya bahwa aku sedang hamil.." ujar Sungmin, yang sedang memandang dirinya takjub di depan cermin.
Gaun itu memang membuat Sungmin terlihat seperti seorang gadis, perutnya juga tidak terlihat buncit. Namun seperfect-perfect-nya dia, Sungmin pun merasakan ada yang mengganjal pada dirinya.
Ia berusaha meneliti dirinya sendiri, apa ya kurang?!
Oh iya!
Oops..!
Yang menjanggal itu...
Adalah...
.
.
.
.
.
.
Dadanya rata!
#GUBRAAKK..
Author pun is death mendadak, namun author menyadari bahwa cerita ini masih harus berlanjut, author pun memutuskan untuk hidup kembali(?).
Sungmin pun mengambil beberapa tissue dan menggumpalnya membentuk dua buah bola.
Setelah itu, ia menyumpal kedua bola tissue itu ke bagian dada-nya. Gaun dengan karet persis di daerah bagian bawah dada, cukup membuat bola-bola tissue itu tidak terjatuh, jadi ia tidak perlu mengenakan pakaian dalam wanita. Lagi pula jika harus, dia mesti mendapatkannya dari mana? meminjam milik auhtor? Ish! Lupakan!
Setelah merasa pas dengan penampilan tubuhnya, ia pun menggunakan wig, yang tadi dipilihkan Kyuhyun.
"Aku tak percaya aku bisa secantik ini.." gumam Sungmin.
"Tapi, mau bagaimana pun, secantik-cantiknya diriku, aku harus punya pendirian! Ya! Di banding cantik, aku ini jauh lebih tampan.." Sungmin tersenyum puas di depan cermin.
Sementara itu..
TING NONG
"Ah! Itu pasti penata riasnya.." gumam Kyuhyun, ia pun berjalan ke arah pintu dan membukakan pintu-nya.
'CKLEK'
"Selamat data...ng"
"Haii,"
"Annyeong.."
Dua orang pria berpakaian rapi dan resmi rupanya yang memencet bel apartment Kyuhyun, cukup membuat Kyuhyun menghentikan kalimatnya.
"Ye, annyeong, Eunhyuk-sshi, Donghae-sshi.." sambut Kyuhyun pada dua tamu tidak diundang itu.
Kedua makhluk tampan itu, masih melambai-lambaikan tangannya pada Kyuhyun.
"Oh, oh iya, silahkan masuk.." Kyuhyun mempersilahkan Eunhyuk dan Donghae masuk, setelah mereka berdua lama melambai-lambaikan tangannya dan tersenyum keledai pada Kyuhyun.
"Gamsahamnida" ucap mereka berbarengan sambil sedikit membungkukkan badan mereka. Ya, mereka di sini seperti anak kembar. 'Terlalu' kompak!
"Silahkan duduk, akan ku ambil kan minuman dulu.." ujar Kyuhyun sopan, lalu berlalu menuju ke dapur.
"Ne.. Mianhamnida telah merepotkan.." ujar Eunhyuk.
Kyuhyun membalasnya dengan senyuman, lalu benar-benar pergi ke dapur.
"Hei, sejak kapan berubah formal" tanya Donghae pada Eunhyuk yang dari tadi kata-kata sangat sopan.
"Eh? Oh tentu saja sejak aku berubah tampan.." jawab Eunhyuk sambil membusungkan dadanya, dan membetulkan dasi kupu-kupunya.
"Hah? Emang kalo orang berubah tampan, sikapnya bisa jadi formal? Memang kapan kau berubah tampan? Kenapa formalnya sekarang? Padahal berubah tampannya saja belum.." runtun Donghae, kelewat polos.
'PLETAKK!'
"YA! Kau tidak lihat aku ini sudah tampan sejak aku dilahirkan, tapi aku baru berusaha formal, saat aku mengeluarkan charismaku.." ujar Eunhyuk sambil merapikan tatanan rambutnya, setelah menjitak kepala Donghae.
'PLETAAKKK!'
"Kau merusak tatanan rambutku babo!" seru Donghae sambil merapikan rambutnya, tepat pada bagian yang di jitak Eunhyuk. Tentunya setelah membalas jitakkan Eunhyuk.
"YA! Donghae-ah!"
Eunhyuk dan Donghae sebenarnya hendak saling jambak menjambak, namun, mereka tunda, karena Kyuhyun telah datang(?).
"Mian, apa aku mengganggu?" tanya Kyuhyun, saat melihat posisi Eunhyuk yang hendak memulai peperangan(?) dengan Donghae.
"Ye? Aniya.." Eunhyuk dan Donghae kembali membetulkan posisi duduk masing-masing.
"By the way, Sungmin dimana?" tanya Donghae.
"Oh, Sungmin sedang ganti baju di dalam, ingin ku panggilkan?" tawar Kyuhyun.
"Aniy, tidak usah, biar kami tunggu saja.." sahut Eunhyuk.
TING NONG TING NONG
"Sebentar aku buka pintu dulu, sepertinya ada tamu di luar.." izin Kyuhyun.
"Ne.." sahut Eunhyuk dan Donghae.
Kyuhyun pun meninggalkan EunHae berdua di ruang tamu, dan membukakan pintu pada tamu lainnya.
Tak lama, Kyuhyun kembali masuk dengan seorang pria gemulai berpenampilan nyentrik, dengan sayl di lehernya, dan kacamata hitam di kepalanya, sambil membawa sebuah tas.
"Silahkan masuk saja, ada di dalam.." ujar Kyuhyun pada pria gemulai itu, sambil menunjuk kamar tempat Sungmin berada.
"Ne, gamsahamnida." ucap pria itu. Dan langsung masuk ke dalam kamar.
Kyuhyun pun kembali berbincang-bincang ria(?) dengan Eunhyuk dan Donghae.
Sementara itu...
'CKLEK'
Pintu kamar terbuka oleh seseorang.
"Annyeong, joneun Kevin (julio? #plakkk) imnida, aku penata rias mu, maaf aku terlambat.." Rupanya yang membuka pintu adalah Penata rias yang harus mendandani Sungmin.
Sungmin yang baru selesai dengan wig-nya mempersilahkan penata rias itu masuk.
"Agasshi, anda ingin didandani seperti apa?" tanya Kevin.
'Agasshi?' batin Sungmin.
"Ah? Apapun yang penting, akan membuat ku terlihat seperti seorang gadis anggun." ujar Sungmin, ya lagi pula dia tidak mengerti soal dandan-dandan seperti apa. Ya menuruni sifat author, padahal jelas, mereka tidak ada hubungan, entahlah turun dari mana sifat itu.
Kevin sang penata rias gemulai pun langsung mengangguk mendengar perintah Sungmin. Ia langsung mengambil beberapa peralatan make up-nya, pertama ia mulai memasangkan foundation pada wajah mulus Sungmin, kemudian bedak, blush on, eye shadow, eye liner, mascara, dan lipstick di bibir Sungmin, ya yang paling terakhir, hanya sentuhan-sentuhan manis yang mempercantik diri Sungmin. Tak butuh waktu lama Kevin sang penata rias gemulai merubah Sungmin menjadi seorang bidadari tak bersayap *cuih!*.
Namun pada saat-saat terakhir, entah Kevin menyentuh apa, tanpa sengaja wig Sungmin jatuh karena tertarik. Itu membuat rambut hitam sebahu Sungmin yang sebenarnya terlihat.
Kevin, yang cukup terkejut, ternyata itu bukan rambut asli Sungmin. Kevin memandang Sungmin dari cermin, wajahnya sangat menunjukkan rasa terkejut.
'Aiigooo! Kenapa bisa copot?!oh my God!' batin Sungmin.
Kevin mengambil wig yang terjatuh itu.
"Agasshi, lain kali kalo pake wig, lebih baik wig-nya di jepit dengan rambut asli," saran Kevin. Ternyata dia tidak curiga sama sekali dengan gender Sungmin yang sesungguhnya.
"N-Ne.." jawab Sungmin terbata-bata.
"Tapi, dengan rambut asli Agasshi, Aggashi masih terlihat cantik kok.." Kevin yang hendak memasangkan wig itu kembali ke rambut Sungmin, tiba-tiba mengurungkan niatnya.
"Aniy! pakaikan saja wig-nya!" titah Sungmin.
"Ne? Baiklah.." Kevin pun memasangkan wig itu kembali ke rambut Sungmin, lalu memakaikan penjepit kecil berwarna hitam, pada wig dan rambut asli Sungmin, agar wig itu tidak mudah copot, lalu, Kevin memberikan sebuah jepitan yang agak besar warna merahmuda + biru, berbentuk topi, dan meletakkannya di sisi kanan rambut Sungmin. Selain mempercantik diri Sungmin, itu juga memperkuat jepitan antara wig dengan rambut asli Sungmin, dan terakhir, ia memberikan sentuhan bling bling pada wig Sungmin.
"Perfect.." ucap Kevin puas.
Sungmin memandangg takjub dirinya di depan cermin, terpesona dengan penampilannya sekarang ini.
"Too perfect.." gumam Sungmin.
Hei? Sungmin sudahlah jangan memujiku terus seperti itu! kau membuatku malu..
*ngedance bareng SJ-M*
"Baiklah tugas ku sudah selesai, Agasshi, aku permisi dulu.." setelah merapikan peralatan make upnya, Kevin pun meninggalkan Sungmin yang masih berdecak kagum di depan cermin.
Kevin keluar dari kamar, lalu sedikit berbincang dengan Kyuhyun sambil Kyuhyun mengantarnya ke pintu luar, dan menyelesaikan segala 'administrasi'nya.
Sekitar 45 menit lagi, acara pernikahan Yoochun akan segera dimulai. Kevin baru pergi apartment Kyuhyun. Kyuhyun pun kembali menemui EunHae di ruang tamu, entah mengapa si duo Maia(?) ini masih belum bosan singgah dari kediaman keluarga Cho,
atau Lee?
Mereka kembali berbincang ria di ruang tamu, tak beberapa lama kemudian Sungmin keluar dari kamarnya.
"Kyuhyun-ah! Sepatunya dimana?!" seru Sungmin saat keluar kamar. Sontak membuat KyuEunHae menoleh ke arah Sungmin.
.
.
"Neomu yeppeo.." gumam Donghae.
"Wah, Kyuhyun-ah Kau dapat wanita cantik dari mana?" tanya Eunhyuk yang baru saja melupakan image formalnya.
"S.. S-Sungminnie?" tanya Kyuhyun pelan.
"Mwo?!" seru Eunhyuk.
"Itu SUNGMIN?!" seru Donghae tak kalah heboh.
Sedangkan Sungmin bingung harus bicara apa, kehadiran Eunhyuk dan Donghae, membuatnya terkejut.
Eunhyuk dan Donghae berdiri menghampiri Sungmin, lalu mereka berputar-putar mengelilingi Sungmin.
"Mananya yang Sungmin? Dia wanita.." ujar Eunhyuk.
"Sungmin kan sedang hamil." ucap Donghae.
"Ini perutnya saja tidak terlihat membuncit.." ujar Eunhyuk.
"Bentuk tubuhnya wanita,," tambah Donghae.
"Dan wajahnya cantik.." lanjut Eunhyuk.
"YA! Aku ini tampan!" seru Sungmin keceplosan.
"Wah! Dia memang benar-benar Sungmin!" seru Eunhyuk.
"Yaish! Kalian tuh ngapain sih ke sini?! Udah sana balik-balik!" usir Sungmin, sambil mendorong kedua temannya itu keluar dari apartment'nya'.
"Yah yah, Sungmin-ah, jangan gitu dong, kita kan teman mu.." ujar Eunhyuk memelas.
"Lagipula wanita cantik itu harus bersikap baik.." ledek Donghae, hampir membuat Sungmin melemparkan apapun yang ada di sana, dan kebetulan di sana ada batu ulekkan, :P
"Hehehe, peace," ujar Donghae sambil mengangkat tangannya dan membentuk huruf V dengan jari telunjuk dan tengahnya.
.
.
"HWHAT?! Jadi kalian mau nebeng?!" seru Sungmin.
Eunhyuk dan Donghae, langsung mengangguk-ngangguk semangat dan memasang senyum keledai.
"Hhh~, terserahlah, tanya kan saja pada Kyuhyun.." ujar Sungmin pasrah.
Kyuhyun yang sedari tadi mencari kan sepatu Sungmin, akhirnya datang dengan membawa sepasang sepatu biru muda, dan bolero Sungmin yang memang sedari tadi belum di pakai oleh Sungmin.
"Ada apa membawa-bawa namaku?" tanya Kyuhyun, sambil menghampiri Sungmin yang sedang duduk di sofa.
"Mereka mau menumpang.." ujar Sungmin ketus.
"oh, ya sudah, mobil kita cukupkan untuk empat orang.." ujar Kyuhyun, kemudian bersujud di depan Sungmin, dan berniat memakaikan Sungmin sepatu.
"Mobil 'kita'? Huh, sejak kapan aku punya mobil.." ujar Sungmin.
Kyuhyun hanya menatap Sungmin dan tersenyum. Lalu mulai memasangkan sepatu pada Sungmin.
"Hei! Aku bisa memasangnya sendiri!" Sungmin berusaha menepis tangan Kyuhyun, tapi tangannya di tepis duluan oleh Kyuhyun.
"Tidak boleh! Bayi kita kan hampir membesar, bahaya, kalau kau terlalu banyak menunduk!" omel Kyuhyun. Yah keluar lagi deh cerewet-nya. :P
Sungmin mendengus kesal, kalau Kyuhyun sudah mulai cerewetnya, ia melipat tangannya di dada, sambil menunggu Kyuhyun selesai memasangkannya sepatu.
"Kalau Sungmin wanita, aku akan iri sekali pada Kyuhyun." ucap Donghae pada Eunhyuk.
"Jangankan wanita, seperti ini saja aku sudah iri." balas Eunhyuk.
Donghae dan Eunhyuk saling memandang satu sama lain.
"Haaaaahh~" mereka menghela nafas panjang.
Sepatu selesai di pasang, Sungmin pun mengenakan bolero sky blue-nya. Setelah siap, mereka pun segera melesat menuju gereja tempat pemberkatan.
Sesampainya mereka di sana, acara rupanya segera di mulai, mereka berempat duduk di kursi tengah yang jaraknya tidak terlalu dekat, dan tidak terlalu jauh dari altar.
Karena author tidak tahu mengetahui soal acara pemberkatan, maka acara pemberkatan pun di skip, dan langsung ke acara resepsi.
"Hei Yoochun-ah.." panggil Eunhyuk.
Yoochun bersama sang istri Song SooHyun (author tegaskan lagi, ini bukan Seohyun SNSD atau OC buatan author,, ini minjem nama dari DBSK banjun drama) yang baru saja selesai berbincang-bincang dengan tamu lain, menoleh ke arah sumber suara.
"Hyukjae-ah? Kau datang?!" seru Yoochun. Eunhyuk dan Yoochun pun saling berpelukkan sebentar untuk melepas rasa rindu.
"Chukkaeyo! wah kau mendahului ku ya, hehe.." ujar Eunhyuk.
"Hehe, Gomapta Hyuk" ujar Yoochun malu-malu.
"Hei Soohyun, kau pasti senang ya, bisa menikah dengan pujaan hatimu sejak SMA" goda Eunhyuk pada Soohyun.
"Yaish! Kau ini!" seru Soohyun pada Eunhyuk.
Mereka pun tertawa bersama.
Hah! Reuni SMA...
"Oh ya, apa Sungmin masih berada di Daegu? Sayang sekali dia tidak bisa datang." tanya Yoochun, yang sepertinya cukup kecewa.
"Hah? Sungmin? Dia di Daegu? Dia dat... Hhmpph!"
.
.
.
.
~to be continued~
Maap yah pendek lagih, maap bangets, khusus buat besok/ lusa aku post 2 chapters ya,, tapi itu cuma buat chapt depan, selebihnya nggak _._
.
.
.
Q: FF ini udah di publish tahun lalu, dibanding dg tahun ini sangat lama, jadi gimana kelanjutan ff ini/ mengingat author pernah mengatakan ff ini selesai dengan 28 chapter. tinggal di publish satu2 tapi takut siders?
A: FF ini emang udah pernah di publish sampai dengan selesai tahun lalu, jadi chapt 1-28(end) itu udah pernah aku publish,, keanjutannya mudah2an di posting sampe abis kok disini :D, tergantung review aja, nah tentang aku post satu, yah buat ngekepo-in pada readers ajah #plakkk, bukannya takut sider, cuman keenakkan aja merekanya, udah baca, nggak review, nggak pake kepo pula kan..WAW.. Kalo aku takut siders mah, mending publish di wp aja trus di protect, tapi ini kan nyatanya nggak :)
Q: Kyuhyun nggak evil ya disini?
A: Iya, nggak sama sekali, hhe, abis aku lebih suka sikap Kyuhyun yg bijak gitu, abs bosen apil mulu, maap yah OOC...
Q: Apa akan ada orang ketiga?
A: Tunggu lanjutannya aja yaaa :) keep review :)
Q: Kyuhyun udah suka sama Sungmin?
A: Saat-saat Kyuhyun udah suka sama Sungmin, juga ntar Kyuhyun ungakpin sendiri kok, cuman nggak langsung dihadapan Sungmin, jadi di tunggu aja yaaa,, keep review :)
Q: Kan FF ini udah tamat tuh, postnya sehari sekali atau dua hari sekali dong..
A: so what about this? -_-'' untuk 7 chapt ini emangnya aku posting dalam jangka waktu berapa lama yah? -_-''
Q: Kapan mereka saling jatuh cinta? apa mereka bakal nikah? EunHae apa bakal jadi couple?
A: Kepo berat yah, hahaha.. cukup menunggu lanjutannya aja yahh,, keep review please :)
.
.
Buat yg protes FF ini kependekan, mending seminggu sekali aja bacanya, jadi sekali baca langsung banyak.. Tapi reviewnya per part yah, ehehhee.. tapi yang mau baca tiap hari, terima jadi aja yah hehehe..
Bagi yg menemukan fb ku dan berniat mengirim kan permintaan pertemanan, tolong kirim pm introducing sekalian yah, biar di confrim,, buat yg kepo sama fb-ku,, silahkan cari sendiri. hehehe...
Okay, Thanks for read 7th chapter, makasih juga buat reveiwers di chapter-chapter sebelumnya,,
so, what about review fot this chapter? Review please :)
.
Diniaulicious
1st published for 7th chapter: April 3rd, 2011
