Title : Love You Love Me

Pairing : KyuMin

Other Cast :

- Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- For other chara, just find by your self

Warning : 1st M-Preg(Impossible thing). OOC, bahasa tidak sesuai EYD, Gaje, Misstypo, without editing, penggunaan kata-kata kasar, kebacotan author di beberapa bagian, NO BASHING!,, YOU DON'T LIKE? YOU MAY NOT READ THIS FF, AND GET OUT!

.

.

.

.

Happy Reading..^^..

.

.

.

"Hah, melelahkan sekali.." ujar Suungmin sambil membawa dirinya duduk di bangku taman.

"Apa kau ingin istirahat? Aku tidak keberatan kalau kau ingin pulang sekarang.." tawar Kyuhyun, sambil duduk di samping Sungmin.

Sungmin menggeleng.

"Aniya, aku hanya butuh udara segar" ucap Sungmin sambil menutup matanya.

"Oh iya, apa tadi pendetanya curiga ya?" lanjut Sungmin.

"Kurasa tidak, kau sangat cantik hari ini, dia tidak akan menyadari bahwa kau seorang namja" ujar Kyuhyun.

Ya benar, saat ini Sungmin memang kembali menyamar menjadi seorang wanita, usia kandungannya yang dua minggu lagi akan menginjak usia 3 bulan itu sudah membuncit, jika keluar rumah Sungmin tidak bisa lagi menjadi seorang namja biasa. Mau tidak mau ia harus menyamar sebagai yeoja, agar tidak dicurigai orang.

"Oh, hhh~ Tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa aku akan hamil dan menikah dengan seorang namja" gumam Sungmin.

"Apa kau menyesalinya?"

Part 9

"Apa kau menyesalinya?" tanya Kyuhyun hati-hati.

Sungmin menunduk. ia menyembunyikan wajahnya.

Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan sendu. Menurutnya, tak seharusnya ia menanyakan pertanyaan ini, jika ia pasti sudah mengetahui jawaban Sungmin. Ya yang tentunya membuatnya terasa sesak.

Sungmin mulai mengangkat wajahnya dan menatap Kyuhyun disampingnya.

"Tidak sama sekali.." ucap Sungmin.

Kyuhyun terkejut, ternyata jawaban Sungmin dengan apa yang dia pikirkan 180 derajat jauh berbeda.

"Jeongmalyo?"

"Mungkin kalau yang aku nikahi itu namja lain, aku akan menyesal.. Tapi, yang aku nikahi itu kau, aku tidak menyesal.." ucap Sungmin.

Kyuhyun terseyum mendengarnya.

"Jadi, kau sudah bisa menerimaku?" tanya Kyuhyun.

"Molla.. Tapi aku akan mencoba untuk lebih menerimamu, ya walau aku sering diperlakukan seperti seorang yeoja.."

"Oh, mian.. Kalau begitu aku akan berhent..."

"gwaenchana, aku mengakui, aku memang suka jika seseorang memperlakukan ku secara manis, dan halus. Dan aku juga suka jika seseorang terus memanjakanku, jadi, jangan berhenti memperlakukanku sebagaimana seperti biasanya" ujar Sungmin.

Kyuhyun tersenyum hangat, dan tentunya dibalas oleh Sungmin.

Kyuhyun merangkul pundak Sungmin, dan Sungmin pun menyenderkan kepalanya dibahu Kyuhyun.

"Minnie?" panggil Kyuhyun.

"Hngh?"

"Boleh aku menciummu?"

"Nde?!" Sungmin menatap Kyuhyun terkejut.

"Sudahlah, tidak usah juga tidak apa, aku hanya bergur... Hmmph.."

Belum sempat Kyuhyun menyelesaikan kalimatnya. Sungmin sudah menarik tengkuknya dan mencium bibir Kyuhyun. Kyuhyun terkejut kembali, ia membelalakan matanya untuk yang kesekian kalinya. Namun lama kelamaan Kyuhyun pun menutup kedua matanya dan merespon ciuman Sungmin.

Sementara itu…

"Ya! Eunhyuk-ah, sedang apa kau? Sungmin sama Kyuhyun mana?" tanya Donghae.

"Ssst! Jangan berisik!" ujar Eunhyuk sambil mengarahkan kamera handphone-nya kesuatu tempat.

"Kau sedang apa sih?" tanya Donghae lagi.

"Sedang merekam kejadian penting" jawab Eunhyuk.

"Merekam apa sih?" Donghae yang penasaran tingkat akut pun melihat ke arah handphone Eunhyuk.

"Uaa, pengantin baru mesra sekali, baru beberapa jam yang lalu mereka menikah sekarang udah hot aja" seru Donghae saat melihat apa yang Eunhyuk rekam. Ya Eunhyuk memang memperhatikan Kyuhyun dan Sungmin dari tadi. Dan karena ada adegan yang kemungkinan jarang sekali terjadi, Eunhyuk pun memutuskan untuk mengabadikannya.

"Ish! Jangan berisik, kau bisa mengganggu mereka.." ujar Eunhyuk sambil meletakkan jari telunjuknya di bibirnya, dan mulai kembali merekam.

"Loh, kemana mereka?" tanya Eunhyuk, entah pada siapa(?). Saat ia tidak menemukan Kyuhyun dan Sungmin di bangku taman.

"Entah lah, pergi mungkin.." jawab Donghae asal.

Eunhyuk menatap sinis ke arah Donghae.

"Wae? Itu bukan salah ku! Kau saja yang lengah.." jawab Donghae seakan mengerti tatapan Eunhyuk.

"Sudah lebih baik kau diam saja!" seru Eunhyuk kesal.

Donghae pun mulai menutup mulutnya.

"Hei, sudah selesai belum merekamnya?"

"Dengan terpaksa aku menyudahinya, karena pemeran utamanya sudah pergi entah kemana.. hei, sudahlah jangan banyak bicara!" jawab Eunhyuk.

"Boleh aku lihat?"

"Hah~! Jangan lama-lama.." Eunhyuk menghela nafas dengan kesal, dan langsung mengoper handphone-nya kebelakang.

"Oh, rekaman yang cukup bagus, tapi sayang sekali tidak lulus sensor, dan tidak ada hak cipta-nya."

"Eh? Tidak lulus sensor? Hak cipta?" gumam Eunhyuk.

Eunhyuk menengok kebelakang.

Betapa terkejutnya dia ketika mengetahui yang mengajak omongnya barusan bukanlah Donghae yang dari tadi cengo' disampingnya, melainkan...

.


.

"Sungmin-ah, kumohon kembalikan handphone-kuu, apa belum cukup puas kau menghapus rekaman yang tadi? Sekarang kembalikan handphone-ku.." rengek Eunhyuk pada Sungmin yang terus mengotak-atik isi handphone-nya, tanpa mengembalikannya.

"No no no, aku harus mengecek semua video yang ada di sini dulu! Siapa tahu kau merekam ku lebih dari yang tadi." ujar Sungmin dengan pedenya.

"Mengecek semua? ANDWAEE!" seru Eunhyuk nggak ketulungan.

"Eh? 'Dangerous'?" ucap Sungmin sambil membaca salah satu judul video yang ada di handphone Eunhyuk.

"ANDWAEEE!" Seru Eunhyuk sambil merampas handphone-nya dari tangan Sungmin.

'Fiuh..' Eunhyuk menghela napas lega, saat handphone itu sudah berada ditangannya.

"YA! Video apa itu?!" seru Sungmin.

Sekarang berbalik! Sungmin lah yang berusaha menggapai handphone itu daru tangan Eunhyuk.

"Andwae!"

Sungmin dan Eunhyuk pun akhirnya saling bertarung memperebutkan handphone itu. Sementara Kyuhyun saat itu tengah mempersiapkan mobilnya untuk pulang, dan Donghae baru kembali dari toilet.

"Donghae tangkap!" seru Eunhyuk sambil melempar handphone-nya pada Donghae.

'Hupp!' Donghae menangkap handphone Eunhyuk, dengan sedikit kesulitan, secara ia masih agak terkejut.

'Piiip'

'Zzzzzzz'

Tiba-tiba handphone Eunhyuk menimbulkan suara aneh. Donghae menatap layar handphone Eunhyuk.

Ternyata tanpa sengaja, ibu jarinya tengah memencet tombol 'Play'.

"Eh, video apa ini?" Donghae melihat video yang terputar di handphone Eunhyuk. Pertama-tama hanya ada gambar buram di sana. Donghae menatap layar handphone Eunhyuk bingung. Namun tiba-tiba ekspresinya berubah menjadi...

"Uaa! Video macam apa itu?!" seru Donghae.

'TRAAKK'

"ANDWAEEE!" seru Eunhyuk, saat melihat...

Handphonenya jatuh ke tanah... Oops! Maksudnya,

Saat melihat, Handphone-nya jatuh ke aspal yang KERAS dan PANAS. Okeh itu lebay.

Tapi, tragis..

Say Goodbye, to your Handphone Hyuk.. *oh baby say goodbye,,oh jamsiman good bye~*

Saat terkejut melihat video 'aneh' itu tanpa sengaja Donghae melepaskan handphone itu begitu saja, dan menutup matanya dengan kedua tangannya. Otomatis?

Ya handphone itu, jatuh ke jalanan.

Eunhyuk menatap handphone-nya yang entah-sudah-berbentuk-seperti-apa. Ia berjalan tertatih-tatih mendekati barang rusak itu.

"Semua, mobilnya sudah siap.." ujar Kyuhyun tiba-tiba datang dan setengah berteriak.

Tidak ada yang menyahuti, Sungmin dan Donghae hanya menatap Eunhyuk yang sekarang sedang merasa kehilangan yang amat sangat. Huuh, namja lebay.

"Loh? Ada apa?" tanya Kyuhyun pada Sungmin.

Sungmin menoleh ke sampingnya, lalu mendongak melihat Kyuhyun di sampingnya.

"Aniya.." jawab Sungmin sambil menggeleng kepalanya.

"Uungh, hei, Donghae, Hyukjae a-ayo pulang, mobilnya sudah siap." ujar Sungmin setengah berteriak pada kedua temannya.

Eunhyuk masih berlutur di depan handphone-nya yang sudah tak berbentuk itu, sambil meraba-raba serpihan-serpihan yang saling terpisah itu.

Sedangkan Donghae masih menatap Eunhyuk dengan rasa bersalah.

Sungmin mendekati Donghae, lalu menariknya pelan, ya bermaksud membiarkan Eunhyuk sendiri dulu.

"Hei, tadi apa yang kau lihat?" bisik Sungmin pada Donghae.

"Ne?"

"Yang kau lihat di video tadi? Bukan aku kan?" tanya Sungmin.

Donghae menggeleng.

"Lalu?"

'glek' Donghae menelan ludah. Ia mengangkat tangannya lalu mengayunkannya di udara membentuk, dan menggambarkan body gitar di udara, atau body yang lain? Hehe..

Sungmin yang seakan mengerti maksud Donghae membulatkan matanya shock *everyday I shock! Every night I shock..*.Auhtor pun diinjak masa karena dari tadi nyanyi mulu.

"Eunhyuk menyimpan video-video macam 'itu'?" tanya Sungmin.

Donghae mengangguk untuk yang kesekian kalinya.

"Sulit dipercaya.." gumam Sungmin.

"Hei, ayo kalian tidak mau pulang?" tiba-tiba suara Kyuhyun, mengagetkan mereka berdua.

"I-iya, ayo pulang." ujar Sungmin.

"Dari tadi semenjak kita pulang Eunhyuk kenapa? Aku merasa dia lebih diam dari biasanya." tanya Kyuhyun pada Sungmin begitu sampai di rumah.

"Oh? tadi handphone-nya rusak" jawab Sungmin, ia berdiri di depan cermin dan menghapus make up-nya.

"Sepertinya handphone-nya sangat berharga, memang apa saja isinya?" gumam Kyuhyun.

"Isinya, foto-foto wanita bugil" ujar Sungmin sambil melepas dress-nya.

"Ne? Jeongmalyo?!" tanya Kyuhyun terkejut. Dipikirannya, orang polos macam Eunhyuk, bisa menyimpan 'hal' seperti 'itu'?. Sulit di percaya...

"Ya sudah ayo makan, aku lapar.." ujar Sungmin tidak memperdulikan pertanyaan Kyuhyun sebelumnya. Setelah melepas wig, dan mengganti baju-nya, ia langsung melangkah keluar kamar.

.


.

"Hhh~ sudah aku tidak mau makan lagi" ucap Sungmin sambil mendorong piringnya yang belum sepenuhnya habis.

"Loh? Tapi Min, kau belum menghabiskan makananmu, makan lah sedikit lagi" bujuk Kyuhyun.

Sungmin Menggeleng.

"Perutku tidak enak, aku tidak mau makan itu.." ujar Sungmin, lalu mulai beranjak dari kursinya.

"Lalu kamu mau makan apa?" tanya Kyuhyun.

Sungmin terdiam.

Ia sejenak berpikir.

"Ah! Aku mau–

Hhmm—

Ubur-ubur goreng saus tiram, dengan taburan kacang almond diatasnya, dan krim keju sebagai saus tambahan.." ucap Sungmin sambil membayangkan makanan 'super lezat' itu.

"U-U-Ubur-ubur goreng apa tadi?" tanya Kyuhyun yang keburu shock mendengar permintaan Sungmin.

"Tidak apa siaran ulang, aku mau ubur-ubur itu sekarang!" ucap Sungmin sambil melipat tangannya di dada.

"Tapi kan sudah malam, mau cari dimana?" tanya Kyuhyun letih, lesu, lemah lunglai, lelah, tak bersemangat, bibir pecah-pecah, panas dalam, susah buang air besar? Baiklah, abaikan saja..

"Mana ku tahu.." jawab Sungmin sambil beranjak dari posisinya menuju sofa.

"Hhh~" Kyuhyun mendesah tak bersemangat.

Sungmin pun mulai menyalakan TV, lalu menggonta-ganti chanel mencari acara yang seru, karena malam itu hari Jum'at jadi Sungmin memutuskan untuk nonton 'Cinta Cenat Cenut' di Tr*ns TV.. Hahahaha! *ngakak jungkir balik!*.

Sedangkan Kyuhyun mengambil kunci mobil dan mantel untuk 'menjelajah' kota Seoul mencari 'ubur-ubur goreng saus tiram, dengan taburan kacang almond di atasnya, dan krim keju sebagai saus tambahan'.

"Aku pergi, cari ubur-ubur itu dulu ya.." pamit Kyuhyun.

"Ne, jangan pulang sebelum membawa ubur-ubur gorengnya yaa.." ucap Sungmin sambil melambai-lambaikan tangannya ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun hanya tersenyum tipis, lalu berjalan keluar apartment.

.


.

"Haduuh, kemana lagi ya?.." gumam Kyuhyun setelah berputar-putar mengelilingi Kota Seoul dengan mobilnya yang bensinnya hampir sekarat. Namun karena author kasihan melihat Kyuhyun, author pun mentakdirkan, bahwa bensin mobil Kyuhyun tidak akan habis saat itu juga.

Sudah beberapa teman Kyuhyun telephone untuk menanyakan letak restaurant seafood yang menjual ubur-ubur goreng saus tiram, dengan taburan kacang almond, dan krim keju sebagai saus tambahan. Namun teman-temannya tidak ada yang tahu, malahan mereka selalu bertanya, untuk apa Kyuhyun mencari makanan 'menakjubkan' itu malam-malam, dan setiap Kyuhyun menjawab untuk istrinya, teman-temannya pasti akan bertanya lagi "Kapan kau menikah? Kenapa kau tidak mengundangku?" selalu pertanyaan itu yang keluar dari mulut masing-masing temannya, entahlah, mungkin mereka janjian?.

Langit mulai mendung, menandakan rasa tak bersahabat. Kyuhyun mempercepat mobilnya, mengelilingi tiap tempat dan sudut-sudut kota Seoul. Berhenti di setiap restaurant seafood yang ia temui, dan menanyakan menu 'ajaib' itu. Tak jarang, Kyuhyun mendatangi restaurant yang sama untuk menanyakan menu tersebut. Tapi selalu saja, jawaban yang mengecewakan.

'DREEESSS!'

"Yah, hujan lagi.." keluh Kyuhyun.

Sementara itu...

"You know me so well..." musik dari arah Televisi, menandakan bahwa 'Cinta Cenat Cenut', DIHARUSKAN bersambung.

Sungmin mulai mengganti chanel lain, ia mengganti chanel R*TI dan menonton 'Putri yang Ditukar'. *ngakak gelinding-gelinding*

"Kyuhyun kok lama banget sih?" keluh Sungmin. Ia beranjak dari sofa lalu berjalan menuju dapur.

"Eh, banyak juga bahan makanan di sini.." ucap Sungmin saat membuka kulkas di dapur.

"Kyuhyun lama! Aku bikin nasi goreng omelete aja.." ujar Sungmin sambil mengambil beberapa bumbu-bumbu dapur dan telur di kulkas.

Setelah selesai dengan masakannya, Sungmin membawa piring makanannya ke meja makan. Dan memakan nasi gorengnya, sambil menatap keluar jendela.

'Kenapa Kyuhyun belum pulang? Sudah gerimis, mudah-mudahan tidak hujan deras' batin Sungmin cemas.

Sungmin kembali memakan nasi gorengnya sampai habis. Setelah makan, Sungmin pun memutuskan menunggu Kyuhyun di depan pintu apartment, seperti waktu musim hujan kemarin.

'DREEESSS'

Kini benar-benar sudah hujan deras. Sungmin duduk di dekat pintu apartment, sambil memeluk tubuhnya sendiri.

"Kyuhyun kau dimanaa.." lirih Sungmin yang mulai ketakutan.

'JLEGEEERRR'

"Petir..." gumam Kyuhyun dari dalam mobil, saat tiba-tiba mendengar suara petir.

"OH MY GOD! SUNGMIN!" seru Kyuhyun, saat mengingat, bahwa Sungmin trauma dengan petir.

Dengan cepat Kyuhyun menancap gas mobilnya, menuju apartment-nya.

Hujan sangat deras! Kyuhyun terjebak macet, dengan bodohnya ia meninggalkan handphone-nya di rumah. Yang dipikirkannya sekarang hanyalah keadaan Sungmin sekarang. Sungmin! Sungmin! Dan Sungmin!

.

.

.

.

.

.

~to be continued~

Maap pendek lagi -,-v

Tapi terima kasih buat reviewers di chapter 7 dan 8 :) Terima kasih juga telah membaca chapter ini :)

Aku tau kok pasti banyak dari para readers yang nggak review di chapter sebelumnya :)
Ntah ntar alesannya hemat bisar cepet, ngirit pulsa, sekaligus aja reviewnya, ya begitu banyak alasan klasik, kecuali buat reader yang bener2 baru tau FF ini, aku tau kok rasanya gimana, aku nggak nuntut buat review dari awal.. aku juga nggak bakal maksa siders buat review.. Aku cuman butuh apresiasi doang kok dari orang2 yang patut dihargai :)

.


.
Q:Apa FF ini benar akan di publish hingga 28 chap ? Apa itu nggak kebanyakan? Akan lebih baik, jika chapter depan diperpanjang lagi, jadi FF-nya tidak terlalu memakan banyak chapter.
A: Terima kasih buat sarannya :), tapi aku harus punya konsistensi khususnya di FF ini, sekali aku membuat dan mempublish-nya dengan 28 chapter/part, maka untuk berikutnya akan tetap seperti itu, jika para readers mulai bosan menunggu, maka mereka juga akan dengan sendirinya berhenti membaca, karena yang aku harap dari FF2 yang aku buat adalah, membuat para reader terhibur, dan aku meminta review agar aku tau bentuk puasnya mereka atas hiburan yang aku berikan :) #maapyehjadicurhat

Q: Apa tidak ada penjelasan scene saat Sungmin dan Kyuhyun terlibat 'kecelakaan'?
A: nggak bakal ada, di bio-kuaku udah katakan, kalau aku kurang suka NC -_-

Q: kevin penata rias kemarin itu kevin u-kiss ya?
A: bukaaaaaaann,, itu nama tukang salon langgananku dulu -_-

Q: Anaknya KyuMin nanti, namanya siapa? yeoja atau namja? lahir di chapter berapa?
A: Tunggu kelanjutannya yaah, karena bakal ada kejutan atas pertanyaan ini :)

Q: Apa nggak ada penggambaran jelas waktu Sungmin ke pesta-nya Yoochun?

A: sebenrnya kalo kalian OL di kompi, buat image fanfic untuk chapt 7, aku pake gambar Sungmin yg cantik ituloh, yg rambutnya warna hitam, trus angle-nya tuh dari samping kanan agak bawah banyak kok di google, hehe

.


.

Btw, aku salut loh sama reader yang tetep bertahan nungguin FF ini di fandom ini, banyak dari para readers yg usaha banget nyari tempat dimana aku publish sampe tamat sebelumnya, sangking penasarannya yah, hahaha,, tapi maaf berat aku nggak bisa ngasih tau langsung aku ngpost dimana sebelumnya, ya kalau kalian emang segitu penasarannya ya bisa cari sendiri.. habis, banyak readersku dulu yang endingnya udah tau aku posting sampai tamat dimana, tapi mereka sama sekali nggak ninggalin jejak, itu bikin aku kecewa, karena aku ngerasa nggak dihargain.. aku curhat gini, intinya sebenernya cuma minta kalian keep waiting di fandom ini, I know you're nice reader, hehe makasih sebelumnya :)

Akhir kata, Review please :) #plakkk hhe

Diniaulicious
1st published for chapter 9: April 14, 2011