Title : Love You Love Me

Pairing : KyuMin

Other Cast :

- Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- For other chara, just find by your self

Warning : 1st M-Preg(Impossible thing). OOC, bahasa tidak sesuai EYD, Gaje, Misstypo, WITHOUT EDITING, AND I'LL NEVER EDIT IT AGAIN, penggunaan kata-kata kasar, KEBACOTAN author di beberapa bagian, NO BASHING!

.

.

DON'T LIKE? DON'T READ, DON'T REVIEW, AND DON'T COMPLAIN PLEASE.

.

.

Happy Reading..^^..

.

.

.

"Apa saja yang kalian lakukan tadi?" tanya Kyuhyun lagi, entah mengapa, ia merasa tidak nyaman melihat Sungmin bersama Jungmo.

Sungmin melirik ke arah Kyuhyun sekilas, lalu tersenyum kesal.

"Hanya membangkitkan kenangan masa lalu." ucap Sungmin dingin.

"Kenangan?" lirih Kyuhyun.

"Sudahlah, ayo tidur, aku sudah lelah.." ucap Sungmin kemudian menarik selimutnya, menutupi tubuhnya sampai ke leher, dan tidur membelakangi Kyuhyun.

"Baiklah, selamat tidur.." Kyuhyun mengecup pipi Sungmin sekilas, lalu ikut merebahkan diri di samping Sungmin, walau sebenarnya, batinnya sangat resah.

_Part 13_

Tak ada hal yang penting pada hari-hari setelahnya. Seperti biasa Kyuhyun bangun lebih pagi dari Sungmin, membuatkan sarapan, dan pergi bekerja. Kecuali hari minggu kali ini yang harusnya Kyuhyun gunakan untuk menemani SUngmin seharian penuh, kini harus ia gunakan untuk meeting bersama client-nya yang tak lain dan tak bukan adalah Jungmo.

"Selamat pagi, Cho Kyuhyun-sshi" sapa Jungmo, saat menemui Kyuhyun yang tengah menunggunya untuk meeting.

"Ne, Pagi.." jawab Kyuhyun sambil menjabat tangan Jungmo.

Terlihat di sebelah kanan Jungmo, seorang yeoja tinggi, berambut panjang, tersenyum sambil membawa beberapa map, dan kertas di tangannya.

"Cho Kyuhyun-sshi, perkenalkan, ini Sekertarisku Sooyoung," ujar Jungmo sambil mengenalkan Kyuhyun dengan Sooyoung.

"Cho Kyuhyun." ucap Kyuhyun sambil tersenyum dan menjabat tangan Sooyoung, Sooyoung tersenyum jahil, dan menjabat tangan Kyuhyun sangat erat, seakan tak ingin melepaskan.

Kyuhyun agak risih dengan tingkah Sooyoung, ia segera menarik tangannya.

Jungmo nampak puas dengan pemandangan itu.

"Cho Kyuhyun-sshi, sebenarnya, pagi ini, saya memiliki urusan lain, yang tidak bisa di tunda, maka dari itu saya memutuskan untuk membawa Sooyoung menggantikan saya untuk meeting pagi ini, apa anda keberatan?" tanya Jungmo.

Kyuhyun ingin sekali menolak, namun, proyeknya bisa gagal kalau ia menolak apa kata client-nya.

Dengan terpaksa Kyuhyun menerima itu.

Jungmo tersenyum puas, ia segera pamit, dari hadapan Sooyoung dan Kyuhyun.

Sedangkan Kyuhyun, dengan setengah hati ia harus menjalankan rapatnya yang membosankan itu.

Urusan Jungmo?

Jungmo segera menjalankan mobilnya dengan cepat.

Menuju apartment.

Ya, kemana lagi?

Sudah pasti menuju apartment Sungmin.

.


.

'TING NONG TING NONG'

'CKLEK, KRIIEETT'

"Kau?!"

"Pagi Lee Sungmin."

.


.

"Iya! Aku tidak percaya!" seru Sungmin.

"Terserah padamu Sungmin, yang jelas aku sudah memberitahumu.." jawab Jungmo tenang.

"Bahkan kau tidak mempunyai bukti, bahwa Kyuhyun selingkuh dari ku" ucap Sungmin pelan namun dengan nada menusuk.

'Yes! I got it!' seru Jungmo dalam hati

"Bukti? Kau butuh bukti? Baiklah akan kutunjukkan." Jungmo segera menarik tangan Sungmin, membawanya keluar apartment dan membawanya menuju mobilnya.

Sambil tersenyum licik, ia memikirkan, bagaimana reaksi Sungmin setelah melihat Kyuhyun sedang bersama dengan wanita lain.

"Kau mau membawaku kemana?!" tanya Sungmin saat Jungmo memasangkan seat belt untuk Sungmin secara hati-hati.

"Kau butuh bukti kan? Aku akan membawamu menuju bukti itu.." jawab Jungmo, dan langsung menginjak gasnya.

.


.

"Bagaimana? Butuh bukti lagi?" tanya Jungmo santai, saat ia dan Sungmin tengah berdiri di seberang cafe, di sudut itu terlihat jelas sekali, bahwa Kyuhyun sedang bersama dengan seorang gadis.

Sungmin memandang pemandangan itu dengan kesal.

Berhakkah ia untuk cemburu?

Apa boleh ia merasa kesal, jika melihat Kyuhyun terlihat mesra dengan orang lain?

Boleh!

Tentu boleh!

Ia pasangannya! Istrinya! Atau ya.. Suaminya..

Apa ini berarti Sungmin sudah bisa menerima Kyuhyun?

.

.

Sungmin melangkah menuju cafe itu.

Jungmo tersenyum tipis sambil mengikuti Sungmin dari belakang.

Dipikirannya, saat ini, adalah seberapa keras tamparan Sungmin untuk Kyuhyun nantinya, dan berapa pasang mata yang akan memperhatikan kejadian super sinetron nanti?

Mungkin nanti, Sungmin akan masuk, dan memergoki Kyuhyun dengan gadis di hadapannya, lalu, menampar Kyuhyun dengan keras karena telah menghianatinya.

Itu yang dipikirkan Jungmo sekarang.

Sungmin memasang wajah setenang mungkin. Lalu melenggang menuju sebuah meja agak jauh dari meja Kyuhyun..

"Aku pesan, milk shake coklatnya satu.." pesan Sungmin pada seorang waiters yang menghampiri mejanya.

"Baiklah, dimohon pengertiannya untuk menunggu sebentar." ucap waiters itu lalu menuju ke menghilang dari hadapan Sungmin.

Jungmo hanya memperhatikan tingkah Sungmin yang tidak sesuai pemikirannya. Ia memikirkan apa yang hendak ia lakukan? Sementara Kyuhyun dan gadis yang bersamanya, tidak menyadari keberadaan Sungmin dan Jungmo sekarang.

"Agasshi, ini pesanan anda.." waiters mengantarkan pesanan Sungmin dengan sopan.

Sungmin tersenyum senang, setelah memperoleh milk shake itu. Setelah waiters itu pergi. Sungmin pun bangkit dari kursinya, sambil membawa milk shake itu.

Ia berjalan mendekati meja Kyuhyun, sambil memperhatikan wajah Kyuhyun yang merasa risih dan kesal dengan tingkah gadis dihadapannya.

'BYURRR..'

"Oops, mianhaeyo, aku tidak 'sengaja'!" ucap Sungmin setelah menuangkan milk shake itu tepat di kepala gadis yang sedang menggoda Kyuhyun itu, sambil memberikan penekanan pada kata 'sengaja' dan sambil tersenyum senang.

Jungmo dari kejauhan malah menatap heran dan terkejut.

"Sungmin?"

"HYAAA! APA-APAAN KAU INI?!" seru gadis yang Sungmin tumpahi milk shake coklat, Sooyoung. Ia langsung berdiri dengan keadaan cairan coklat manis yang membasahi wajahnya, dan menetes di helai-helai rambutnya.

Kyuhyun yang bingung hanya ikut berdiri dari kursinya, sambil menggaruk tengkuknya yang memang gatal, dikarenakan alergi berdekatan dengan Sooyoung(?).

"Kyuuu~ aku bosan di rumah, makanya aku kemari," ucap Sungmin langsung memeluk Kyuhyun, dengan kata-kata yang jelas-jelas ngeles.

"Kau tahu aku di sini?" tanya Kyuhyun sambil mengelus rambut panjang Sungmin, ya, benar itu adalah wig.

"Ya, seseorang memberi tahuku.." jawab Sungmin sambil memainkan poni Kyuhyun.

"Seseorang?" tanya Kyuhyun bingung.

Sungmin mengangguk, lalu mengalungkan lengannya di leher Kyuhyun.

"Ayo pulang.." ajak Sungmin.

"Tapi aku–"

"Ehemm!" deheman seseorang membuat kemesraan diantara Kyuhyun dan Sungmin menjadi terganggu.

"Masih ada orang lain di sini.." ucap Sooyoung sambil mengelap wajahnya dengan tissue basah.

"Oh, ya josunghamnida, Sooyoung-sshi, perkenalkan ini, hmm, ini Istriku Lee Min-, maksudku Cho Min-ah" Kyuhyun memperkenalnya 'Istri'-nya dengan bangga di depan Sooyoung.

Mulut Sooyoung ternganga lebar saat tahu bahwa yang baru saja menumpahkan milk shake di atas kepalanya itu adalah Istri dari pangeran pujaan yang baru ia godai.

"Minnie, ini Sooyoung, dia adalah sekertaris dari Client-ku, Kim Jungmo, teman mu itu, Ia bertugas menggantikan Jungmo-sshi untuk meeting pagi ini" jelas Kyuhyun sambil merangkul pinggang Sungmin yang agak membesar. *nggak enak nulis dua kata terakhir*

Sungmin menjulurkan tangannya kedepan Sooyoung.

"Cho Min-Ah imnida.. mian untuk yang tadi, aku tidak sengaja :P" ucap Sungmin dengan nada dibuat-buat.

Dengan hati panas, Sooyoung menjabat tangan Sungmin, dan dengan susah payah mengatakan "Gwaenchanayo.."

Sungmin tersenyum penuh kemenangan. Lalu pemandangannya beralih pada Kyuhyun.

"Kapan selesainya?" tanya Sungmin.

"Eh? Eungh.." Kyuhyun berpikir sebentar lalu, berbicara pada Sooyoung.

"Sooyoung-sshi, sepertinya meeting barusan itu sudah cukup bukan? Mungkin nanti akan saya lanjutkan dengan Jungmo-sshi." ujar Kyuhyun, yang membuat Sungmin tersenyum senang, dan Sooyoung menekuk wajahnya 265936 kali lipat.

Sooyoung mengangguk pasrah, sementara Kyuhyun mengambil berkas-berkasnya, dan berjalan keluar café sambil merangkul Sungmin. Meninggalkan Sooyoung yang sekarang menjadi bahan tertawaan tamu-tamu lain di café.

.

.

"Baiklah, ini belum selesai, ini baru saja di mulai.." gumam Jungmo di balik pintu café, sebelum akhirnya ia pergi, agar Kyuhyun tidak curiga.

.


.

"Kita pulang sekarang?" tanya Kyuhyun sambil memasangkan seat belt secara hati-hati pada Sungmin. Dan mulai menjalankan mobilnya.

Sungmin menggeleng.

"Kita ke club saja.." jawab Sungmin.

"Club?!" seru Kyuhyun.

"Iya, aku ingin bertemu Hyukjae, wae?" ujar Sungmin sambil memainkan handphone ditangannya.

"Oh, fiuh, aku kira kau ke sana, karena ingin minum.." ujar Kyuhyun sambil mengelus dadanya.

"Mungkin wine sedikit?"

"ANDWAE! Tidak Boleh!" seru Kyuhyun sambil menghentikan mobilnya.

"Hanya sedikit, aku janji tidak akan banyak.." ucap Sungmin sambil setengah memohon.

"Tidak Minnie! Tidak boleh! Kau sedang hamil, bagaimana kalau terjadi sesuatu dengan bayi kita bagaimana?" Kyuhyun sedikit memelankan suaranya di ujung kalimat, saat melihat Sungmin yang sudah memanyunkan bibirnya yang seksehhh itu.

"Tapi aku benar-benar ingin wine.. Entahlah, tapi aku benar-benar ingin sekarang.." ucap Sungmin pelan.

"Kita ganti ice cream saja ya?" tawar Kyuhyun.

"Ice cream?" nampaknya Sungmin mulai tergoda.

"Iya, yang triple cone?" ujar Kyuhyun sambil menjalankan kembali mobilnya.

"Boleh dengan rasa strawberry, vanilla, dan mint?" tanya Sungmin yang mulai terpancing.

"Anything for you," ujar Kyuhyun sambil tersenyum manis.

Sungmin tersenyum senang karena ada pengganti wine-nya. Sedangkan Kyuhyun merasa lega, karena dengan sogokkan ice cream ia bisa meng-cancel wine keinginan Sungmin.

.


.

Sungmin dan Kyuhyun sampai di club, masih menjelang sore, jadi belum banyak orang di sana. Kyuhyun menuntun Sungmin yang asyik dengan ice cream triple cone-nya.

Saat masuk, mereka sudah mendapati Donghae yang mengantar minuman, di kursi VIP, dan Eunhyuk yang sedang beraksi di meja bartender.

Sungmin dan Kyuhyun, duduk di meja bartender agar Eunhyuk dapat menyadari kedatangan mereka.

"Sungmin, Kyuhyun, tumben datang.." sapa Eunhyuk, sambil mengelap beberapa gelas di samping kanannya.

"Ya, Sungmin ingin bertemu dengan mu," Kyuhyun menjawab, dikarenakan Sungmin masih asyik dengan ice cream-nya.

"Ingin bertemu denganku? Kau yakin? sepertinya,, aku tidak berfikir seperti itu.." ujar Eunhyuk yang memperhatikan Sungmin asyik dengan dunia ice cream-nya tanpa memperdulikan keadaan sekitar.

Kyuhyun tersenyum kecil, sambil sesekali memperhatikan wajah Sungmin dan mengelap sudut bibir Sungmin yang belepotan ice cream.

"Kalau tidak seperti ini, ia akan memohon dan meminta-minta diizinkan untuk meminum wine.." ujar Kyuhyun. Yang melihat tanda tanya besar pada raut wajah Eunhyuk.

"Wine? Mengapa kau tidak mengizinkannya untuk meminum wine? Aku punya banyak di sini, kau mau?" tawar Eunhyuk.

Kyuhyun menggeleng, "Tidak terima kasih, aku tidak ingin terjadi sesuatu pada bayi kami.." tolak Kyuhyun lembut.

Eunhyuk sedikit mengangguk, tak lama, setelah itu, tiba-tiba Donghae datang

"Wah, tumben kalian datang.." Donghae datang menghampiri KyuMinHyuk, sambil memberikan nampan kosong pada Eunhyuk.

"Ya, Sungmin ingin bertemu dengan Eunhyuk" kembali, Kyuhyun yang menjawab.

"Oh ya? Tapi sepertinya dia sibuk dengan dunianya? Bahkan ia menghiraukan Eunhyuk dari tadi" asumsi Donghae, yang tak jauh berbeda dengan pendapat Eunhyuk tadi.

"Ya begitulah, kalau tidak nanti dia akan minta dibolehkan minum wine" kini Eunhyuk yang menjawab, setelah ia meletakkan nampan kosong itu pada tempatnya.

"Oh. ya, bisa gawat kalau orang hambil minum-minuman beralkohol." ujar Donghae yang sepertinya memang mengetahui itu.

"Kau tahu itu?" tanya Kyuhyun.

"Ya tentu saja, orang bodoh mana yang tidak mengetahui itu" ujar Donghae, tanpa memperhatikan ekspresi Eunhyuk, yang secara tidak langsung menyindirnya dengan tajam.

Kyuhyun terkekeh pelan mendengarnya.

Donghae pun berjalan mendekati Sungmin dan memperhatikan ice cream yang Sungmin makan.

"Min? Boleh aku minta yang vanila?" pinta Donghae, sambil memerjapkan matanya berulangkali di depan Sungmin.

Sungmin memandang Donghae sebentar, lalu menyendokkan sesendok ice cream vanilla dengan penuh, dan menyuapkannya pada Donghae.

"Gomawo Sungmin :D" Setelah mendapatkan sesendok ice cream vanilla dari Sungmin, Donghae pun langsung pergi ke meja-meja pelanggan untuk mengantarkan minuman kembali.

"Ckckck, anak itu.." gumam Eunhyuk sambil menggelengkan kepalanya. Lalu ia mendekat ke arah Sungmin.

"Hei Min, kalau aku? Boleh tidak minta yang strawberry?" pinta Eunhyuk pada Sungmin.

Sungmin menoleh sebentar ke arah Eunhyuk, lalu kembali memperhatikan ice cream.

"Tidak!" ucap Sungmin lalu kembali melanjutkan makan ice cream-nya.

Eunhyuk memandang Sungmin kesal. Sedangkah Kyuhyun hanya tertawa melihat itu.

Eunhyuk pun meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin, untuk melayani beberapa tamu lagi dengan wajah yang kusut dan kesal.

Sungmin sibuk menghabiskan ice cream-nya sementara Kyuhyun, terus saja membersihkan sudut-sudut bibir Sungmin yang terkadang belepotan ice cream, tak jarang juga Sungmin menyuapkan ice cream untuk Kyuhyun.

"Hei nyonya Cho, sudah selesai dengan ice cream-nya?" Eunhyuk kembali mengahampiri Kyuhyun dan Sungmin, ketika cone ice cream yang tadi di pegang Sungmin telah lenyap

Sungmin mengangguk, serta memberi sedikit cengiran.

"Sudahlah, jadi sebenarnya tujuanmu kemari untuk apa? Jelas-jelas suamimu ini tidak mengizinkan kau untuk 'minum' bukan?" tanya Eunhyuk.

"Yang perlu kau tahu! Aku adalah SUAMINYA!" ucap Sungmin pelan namun penuh penekanan.

"Ha?" Eunhyuk memandang Sungmin bingung, lalu pandangannya beralih pada Kyuhyun, Kyuhyun hanya tersenyum tipis.

"Jangan bercanda.. Kalau posisi-nya seperti ini, mana cocok kau yang menjadi suami? Yang ada harusnya, kau itu adalah istrinya.." ucap Eunhyuk jujur, membuat Sungmin agaknya sedikit kesal.

"Aku tak butuh asumsi mu tentang itu! Yang jelas ada hal lain yang harus aku katakan.." ujar Sungmin, dengan sedikit mengontrol emosinya.

"Baiklah, tentang apa?" tanya Euunhyuk sambil merapikan poni dan dasi kupu-kupunya, sambil berkaca pada gelas kaca disampingnya.

Sungmin membisikkan sesuatu di telinga Eunhyuk.

"Oh okay, baiklah, kita bicara di pantry saja, tidak ada orang di sana" ajak Eunhyuk.

"Baiklah," Sungmin turun dari bangku-nya secara perlahan. Dan berjalan mengikuti Eunhyuk dari belakang, namun sebelum itu, Kyuhyun sempat menahan lengannya sejenak.

"Ingin aku temani?" tawar Kyuhyun.

Sungmin menggeleng, lalu mengucapkan beberapa patah kata, "Kau tunggu di sini saja,, aku tidak akan lama."

"Baiklah.." Kyuhyun pun melepaskan tangannya dari lengan Sungmin. Dan Sungmin pun akhirnya berjalan menyusul Eunhyuk.

"Huffth.." Kyuhyun menghela napas berat.

"Dia tidak akan kenapa-kenapa bersama Eunhyuk, kenapa sepertinya berat sekali melepasnya sebentar saja.." tiba-tiba seseorang berpendapat dari belakang Kyuhyun, ya tepatnya orang itu adalah Donghae.

"Hm, aku merasakan sesuatu yang aneh, tentang topik pembicaraan mereka.." jawab Kyuhyun.

"Eh? Memang apa yang sedang mereka bicarakan?" tanya Donghae.

"Hhh~, maka itu aku juga tidak tahu.. Tapi aku merasa ada yang aneh.." Kyuhyun menutup matanya dengan kedua tangannya sejenak, sambil menundukkan kepalanya.

"Tenang saja, jangan terlalu khawatir, semua sudah direncanakan oleh yang di atas.. Sudah aku antar minuman dulu ya.." Donghae menepuk bahu Kyuhyun beberapa kali dan kembali mengantarkan minuman pada tamu.

"Ne, gomawo Donghae-ah.." ucap Kyuhyun, sambil tersenyum tipis.

Sementara itu...

"Baiklah, apa yang ingin kau bicarakan, sampai-sampai hanya ingin bicara berdua denganku saja.." tanya Eunhyuk begitu memastikan tak ada orang lain di sana, selain ia dan Sungmin.

"Ehm, sebenarnya ini tentang..."

"Jangan bilang, kau hanya ingin bicara berdua denganku, karena sebenarnya, kau itu menyukai ku dan tidak menyukai Kyuhyun, sehingga kau mau memintaku, untuk membantumu, agar, Kyuhyun mau menceraikanmu, dan pada akhirnya kau mau kita menikah, dan kita yang merawat bayi yang kau kandung?"

.

.

.

.

.

.

~to be continued~

Q: Bukannya Sungmin minta dipanggil Appa? Kenapa waktu telp (ch 11) Kyuhyun yang bilang Appa?
A: Hm Sungmin mintanya jadi Suami, Appa-nya tetep Kyuhyun, entahlah keputusan mereka memang seperti itu.. #plakk

Q: FF ini sampe berapa chap ? Nama baby kyumin siapa?
A: 28 chapter, namanya akan nongol setelah bayi mereka lahir XD

Q: Author pengen keluar dari FFn? Tidak bisakah untuk tetap disini, dan hiraukan kata2 flamers itu?
A : Nggak pengen kok, kan tergantung readers-nyah.. abis kemaren bete juga, jadi tambah banyak yg ikut2 complain, yang tadinya masalah sama person-nya udah clear, ehh jadi ngelunjak lagi, fuckin' damn person -_- #plakkk

Thanks.

Diniaulicious
1st published for chapter 13: May 2nd, 2011