Title : Love You Love Me

Pairing : KyuMin

Other Cast :

- Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- Kim Jungmo

- For other chara, just find by your self

Warning : 1st M-Preg(Impossible thing). OOC, bahasa tidak sesuai EYD, Gaje, Misstypo, WITHOUT EDITING, AND I'LL NEVER EDIT IT AGAIN, penggunaan kata-kata kasar, KEBACOTAN author di beberapa bagian, NO BASHING!

.

.

DON'T LIKE? DON'T READ, DON'T REVIEW, AND DON'T COMPLAIN PLEASE.

.

.

Happy Reading..^^..

.

.

.

.

Setelah puas memilah-milih ice cream—

Tidak, maksudnya, setelah puas memasukkan masing-masing satu jenis ice cream tersedia di sana ke dalam ranjangnya. Mereka pun segera membayarnya ke kasir. Ya tadinya, Sungmin berniat menggunakan uangnya,, tapi Kyuhyun ngotot membayarkannya. Jadi Kyuhyun lah yang membayarkan ice cream itu.

Kyuhyun dan Sungmin keluar dari mini market, tangan kanan Kyuhyun membawa ice cream-ice cream itu di kantong, sementara tangan kirinya merangkul pinggang Sungmin. Sementara Sungmin memakan se-cup ice cream blueberry dengan tenang.

"Kyuhyun.." panggil seseorang dari sebelah kanan.

Kyuhyun menoleh.

"Kau..."

_Part 17_

"Hai Kyuhyun, kita bertemu lagi.." ucap yeoja yang barusan menyapa Kyuhyun.

"Kau, untuk apa kau di sini.." tanya Kyuhyun dingin.

"Aku? Hanya ingin membeli beberapa bahan makanan untuk beberapa hari kedepan, aku baru pindah, ke apartment di sana.." tunjuk yeoja itu, ke sebuah gedung apartment, yang letaknya tak jauh dari gedung apartment Kyuhyun dan Sungmin, ya, masih pada perusahaan apartment yang sama, Sharp Star City, hanya, berbeda gedung,, KyuMin di gedung C, dan Yeoja itu di gedung D. Macam dorm SJ dan DBSK begitulah.

"Oh." Kyuhyun hanya membalasnya dengan ber'oh' ria.

Sedangkan Sungmin merasa familiar dengan yeoja ini, ia menyikut pinggang Kyuhyun, minta di beri penjelasan(?).

"Oh, ya, Seohyun, ini Istriku, Min-Ah, dan Minnie, dia Seohyun.. Dia Eungh.. Teman lamaku." Kyuhyun memperkenalkan Yeoja bernama Seohyun ini dengan Sungmin, begitu juga sebaliknya.

"Cho Min-Ah.." Sungmin menjulurkan tangannya.

Sementara yeoja itu, Seohyun, masih terpaku mendengar kalimat Kyuhyun barusan.

"Istri?" gumam Seohyun tak percaya. Pantas, Kyuhyun terlihat mesra dengan 'yeoja' disampingnya.

Sungmin hanya menatap yeoja di depannya bingung, ia hanya diam tak merespon apa-apa, Sungmin kemudian menatap Kyuhyun, memberi tatapan seakan mengatakan 'Dia-Kenapa-?'.

Kyuhyun hanya menggidikan bahu-nya, lalu menyeka sisa ice cream di sudut bibir Sungmin, dengan ibu jarinya. Lalu Kyuhyun memasukkan ibu jarinya kedalam mulutnya.

"Hei? Hallo, aku Istri Kyuhyun, Cho Min-Ah." Sungmin mengulang kembali perkenalannya di depan Seohyun.

Seohyun langsung sadar ketika Sungmin memperkenalkan dirinya kembali. Ia segera menyambut tangan Sungmin, dan tersenyum dengan cukup terpaksa.

"Oh, ya, Seo Joo Hyun" balas Seohyun.

Hening...

Tak ada percakapan lagi setelah itu, ketiga-nya sama-sama diam, bingung ingin berbicara apa.

Hingga akhirnya Sungmin memecahkan keheningan.

"Hoaamh.." Sungmin menguap sambil menutup mulutnya dengan tangan kanannya.

"Ngantuk?" tanya Kyuhyun lembut.

Sungmin mengangguk.

"Seohyun, aku dan Min-Ah duluan, hati-hatilah, hari sudah larut malam." ucap Kyuhyun dengan nada datar.

"Oh, ye.." Hanya itu yang diucapkan Seohyun.

Kyuhyun dan Sungmin, segera kembali ke apartment-nya. Dan meninggalkan Seohyun yang berjalan lunglai masuk ke dalam mini market.

.


.

"Kau yakin ingin jalan saja? Masih ada beberapa taksi yang lewat.." ujar Kyuhyun, pada Sungmin.

"Aku tidak mau naik taksi tepat tengah malam, itu menyeramkan.." jawab Sungmin.

"Tapi tadi kita berangkat naik taksi kan.."

"Tapi tadi belum benar-benar tengah malam.." ucap Sungmin membela diri.

"Tapi bukan kah jalan kaki di tengah malam lebih menyeramkan?"

Hhh~ niat banget ini orang ngajakin naik taksi.

"Tidak, karena masih banyak orang.." Sungmin menunjuk deretan penjual makanan di pinggir jalan yang masih ramai pengunjung.

"Oh ya.." Kyuhyun sedikit memanyunkan bibirnya.

Sungmin melirik ke arah Kyuhyun sekilas, ia agak bingung dengan ekspresi Kyuhyun yang sulit di baca.

"Kalau kau mau naik taksi, naiklah, aku akan pulang sendiri.." ucap Sungmin sambil memperhatikan Kyuhyun di sampingnya.

"Ye?! Hah, hanya manusia bodoh yang mau membiarkanmu pulang sendirian tengah malam, demi menumpang taksi" ujar Kyuhyun sambil menyentil hidung mancung Sungmin pelan.

"Hanya manusia bodoh? Berarti kau akan melakukannya bukan?" ujar Sungmin sambil tersenyum jahil.

"Ah? Ye?! Maksudmu?!"

"Hanya bercanda, hehe.." kekeh Sungmin.

"Kau!" tunjuk Kyuhyun, di depan wajah Sungmin.

"Aku?" Sungmin ikut menunjuk dirinya sendiri, dengan imutnya.

Kyuhyun hanya memandang tingkah imut Sungmin, jantungnya berdetak agak lebih cepat dari biasanya.

"A-Aniyeyo, lupakan saja, ayo pulang.." Kyuhyun mempercepat langkahnya, membuat Sungmin ikut terseret disampingnya.

"Kau ini kenapa sih, aneh :P.." ujar Sungmin, #mehrong.

"Eh, kau tidak mau ice cream lagi? Masih banyak.." ucap Kyuhyun mengalihkan topik pembicaraan.

"Tidak, sudah aku bilang kan, aku hanya ingin membeli-nya, bukan memakannya.. Mungkin besok baru ku makan." jawab Sungmin.

"Tapi tadi kau makan ice cream yang blueberry kan?"

"Hu'uh, abis aku lapar.." ucap Sungmin sambil menepuk-nepuk perutnya.

"Eh? Kalau begitu, kita beli makanan saja dulu, di sana.." Kyuhyun menunjuk deretan jajanan malam di sana.

"Boleh?!" seru Sungmin.

Kyuhyun mengangguk, sambil teresenyum manis.

Sungmin langsung menarik tangan Kyuhyun dan mempercepat jalannya ke tempat penjual-penjual jajanan itu.

"Hati-hati.." peringat Kyuhyun.

"Ne.." Sungmin kembali menormalkan irama jalannya.

.


.

"Hoaamh.." Sungmin menguap lebar, setelah mencomot-comot jajanan malam di sana.

"Sudah ku bilang kan? Ayo pulang saja, kau pasti sudah sangat mengantuk." bujuk Kyuhyun, yang di balas gelengan oleh Sungmin.

"Tapi aku belum ke sana Kyuhyun.." Sungmin kembali menarik lengan Kyuhyun, semakin banyak tempat yang ia kunjungi, semakin banyak pula kantung berisi makanan yang Kyuhyun bawa.

"Hoamh.." kini Kyuhyun yang menguap lebar.

Waktu sudah menunjukkan hampir jan setengah dua pagi, para pengunjung bukannya berkurang malah semakin bertambah.

"Hooaaammhh.." Sungmin menguap benar-benar lebar sekarang.

"Kyu, ayo pulang, aku ngantuk.." Sungmin mulai mengajak Kyuhyun pulang.

Kyuhyun mengangguk lemah, kemudian, mereka berdua pun pulang, dengan berjalan kaki.

Waktu menunjukkan pukul 06.13 am. Dua makhluk sedap di pandang, tengah asik dalam dunia mimpinya.

Seorang namja manis tidur dengan bahu si namja tampan sebagai alas kepalanya.

Wait?!

Jam 06.13?!

Sungmin mulai membuka matanya. Ia melirik ke samping kanannya. Ada Kyuhyun di sana. Awalnya Sungmin agak bingung, karena biasanya pagi-pagi begini, Kyuhyun sudah duduk di samping tempat tidurnya, dan menunggu Sungmin untuk bangun, berbeda pagi ini, Kyuhyun masih asik dengan bunga-bungan tidurnya.

Sungmin melirik ke arah jam digital di samping kiri tempat tidurnya.

[06.13 am]

Tumben Kyuhyun belum bangun?, itulah yang sedang dipikirkan Sungmin.

"Kyuhyun, ayo bangun, kau tidak kerja?" Sungmin sedikit mengguncang-guncangkan tubuh Kyuhyun.

Kyuhyun sedikit menggeliat.

"Kyuhyuuun, banguuun.." Sungmin mulai mengguncang-guncangkan tubuh Kyuhyun dengan cepat.

"Waeyo Minnie?" Ucap Kyuhyun agak pelan setelah setengah membuka matanya.

"Lihat.. Kau bisa terlambat kerja, ayo bangun.." ucap Sungmin sambil menunjukkan jam digital yang ia ambil, ke depan wajah Kyuhyun.

[06: 17 am]

Kyuhyun membelalakan matanya melihat angka-angka itu.

"Uaaa, aku terlambat!" Kyuhyun mulai bangkit dari tidurnya, dan segera menyambar handuk, dan masuk ke dalam kamar mandi.

"Dasar bodoh..ckckck.." Sungmin menggeleng-gelengkan kepala-nya, dan mulai beranjak menuju dapur.

Setelah berusaha mandi sekilat mungkin, 15 menit kemudian, Kyuhyun keluar dari kamar, sambil menenteng tas di tangan kanannya dan jas di tangan kirinya, dasi berwarna biru menggantung dilehernya, dan belum terpasang dengan benar, terakhir, kunci mobil yang terapit dibibirnya.

Kyuhyun menaruh tasnya di meja makan, dan mulai memakai jasnya, sementara Sungmin yang baru selesai membuatkan bekal untuk Kyuhyun, langsung membantu Kyuhyun mengenakan dasinya.

"Aku benar-benar sudah terlambat.." ujar Kyuhyun setelah mengambil kunci mobil dari apitan bibirnya.

"Kyu, kau belum sarapan, ini, bekal untukmu, mian aku hanya bisa membuatkan sandwich," ujar Sungmin sambil memasukkan kotak bekal itu ke dalam tas Kyuhyun.

"Harusnya aku yang minta maaf, kau jadi harus repot-repot membuatkan bekal untukku, mian juga, kau jadi tidak makan bubur labu pagi ini.." ujar Kyuhyun setelah mengancing jas-nya.

"Gwaenchana" ujar Sungmin sambil tersenyum tipis.

"Appa pergi dulu ya, jaga Eomma dengan baik.." Kyuhyun mengecup perut Sungmin.

"Aku pergi ya.." Kyuhyun beralih dan mengecup kening Sungmin, dan di balas anggukan oleh Sungmin.

Kyuhyun segera berlari keluar apartment, nampaknya ia sangat terburu-buru, ya hari ini, ia akan ada meeting lagi bersama klient-nya, Kim Jungmo.

Tidak sampai limat menit setelah Kyuhyun keluar, suara bel pun berbunyi.

'TING NONG'

"Drrtt Drrtt.." bersamaan dengan itu, Handphone Sungmin bergetar menandakan datangnya sms masuk.

From : Lee Hyuk Jae

Min, aku dan Donghae di luar, buka pintu-nya, jangan terlalu lama berdandan.

Sungmin berdecak membaca sms yang baru datang itu, ya tadi-nya ia berniat menggunakan wig terlebih dahulu, tetapi saat mengetahui EunHae yang bertamu, Sungmin pun tidak jadi menggunakan wig-nya, dan berjalan langsung membukakan pintu. *bahasa gue ancur banget #daridulu*

Setelah membukakan pintu, terlihatlah, dua makhluk tampan yang tak berkarisma, dikarenakan pakaian yang mereka kenakan.

"Eungh, hei kalian.." tegur Sungmin.

Sesaat, Eunhyuk dan Donghae yang hampir tidur berdiri langsung membuka matanya.

"Oh, hai Min.." sapa Donghae yang kini sedang membawa guling, dan menggendong sebuah tas.

"Haish, tidak usah basa-basi, Sungmin kami numpang tidur lagi.." ujar Eunhyuk yang masuk ke dalam apartment, tanpa seizin sang pemilik.

Eunhyuk langsung membaringkan tubuhnya di sofa, dan mulai terlelap. Sedangkan Sungmin kembali menatap Donghae tak mengerti, di tambah lagi, 'tamu-tamu'-nya saat ini, masih menggunakan piyama-nya.

"Kemarin malam pengunjung sangat banyak, jadi kami lembur, tadi malam saja aku nginap di rumah Eunhyuk,, sudah ya aku juga numpang tidur.." jawab Donghae saat mengerti tatapan penuh tanda tanya dari Sungmin, lalu ikut merebahkan tubuhnya di sofa. *bayangin sofa-nya yang kayak di Big Brother*

Sungmin hanya mengangkat bahu-nya lalu kembali ke kamar untuk tidur, karena ia juga tidur terlalu malam, dan bangun terlalu pagi.

Jadilah hari ini,

Pagi tanpa aktifitas bagi mereka bertiga.

.


.

"Bagaimana keadaan Sungmin?" tanya Jungmo sambil mengaduk-ngaduk kopinya.

"Dia baik, seperti biasa.." Jawab Kyuhyun.

Ya, seperti biasa, Jungmo mengajak Kyuhyun berbincang-bincang sejenak, setelah mengadakan meeting.

"Lalu bayinya?"

"Kami baru memeriksakan kandungannya ke dokter beberapa hari yang lalu, dan keadaannya juga lumayan, hhh~ baiklah, ku rasa cukup sudah basa-basinya.." Ujar Kyuhyun merasa bosan dengan topik pembicaraannya yang ia tahu, bagi Jungmo sebenarnya juga tidak penting.

"Ternyata kau benar-benar orang yang cukup suka to the point ya.." ujar Jungmo sambil tersenyum meremehkan, entahlah apa maksud dari senyuman itu.

"Cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan kali ini?" ujar Kyuhyun dengan nada datar.

"Baiklah, aku hanya ingin memperingatkan-mu tentang Lee HyukJae, berhati-hatilah dengan dia.." ujar Jungmo sambil tersenyum licik.

"Eunhyuk?"

"Kau tidak pernah tahu bukan? Perasaannya yang sesungguhnya terhadap Sungmin.." ucap Jungmo.

Kyuhyun terdiam dibuatnya. Jungmo pun mulai beranjak dari kursinya, dan berjalan menuju keluar cafe.

"Pikirkan, kata-kata ku dengan baik Cho-Kyu-Hyun.." ujar Jungmo sambil menepuk pundak Kyuhyun, sebelum akhirnya pergi dari sana.

Kyuhyun hanya bingung dengan isi otaknya yang mulai berkelebat, tentang Sungmin, Jungmo, Seohyun, dan kini Eunhyuk.

Kini semua masalah datang beruntun, Kyuhyun benar-benar bingung, sebenarnya ada apa dengan kehidupannya yang semakin sulit.

Ingin rasanya saat itu juga, ia memandangi wajah Sungmin, yang menurutnya sedikit membuat hatinya lebih damai dan tenang.

.


.

Sudah sangat siang, Sungmin baru membuka matanya, ia mulai merenggangkan otot-ototnya, dan mengelus-elus perutnya.

"Eomma lapar, kau lapar tidak?" Sungmin berusaha berbicara dengan bayi diperutnya.

"Heungh, berhubung, Eomma tidak bisa mendengar mu, Eomma anggap saja jawabannya 'iya', huh, ayo kita makan!" seru Sungmin, mulai beranjak dari kasurnya, dan keluar kamar, untuk ke dapur.

Eunhyuk dan Donghae masih terlelap di sofa, tas-tas mereka dibiarkan tergeletak di tepi sofa. Sungmin hanya memandang mereka sekilas lalu mulai memasak di dapur.

"Huh, ada atau tidaknya mereka, tetap saja, aku merasa bosan.." ujar Sungmin sambil memasukkan garam ke dalam nasi gorengnya.

Ya setidaknya, dengan keberadaan mereka bisa dijadikan alasan, jika Jungmo lagi-lagi datang kemari.

.


.

"Minnie, aku pulang.." Kyuhyun membuka pintu rumah dengan menggunakan kunci.

"Kau lembur hari ini?" Tanya Sungmin yang sedari tadi menunggu Kyuhyun di ruang TV.

"Iya, tadi siang, meeting agak memakan waktu cukup lama, jadi kerjaan di kantor menumpuk." jawab Kyuhyun, sambil melepas kan jas, dan mengendorkan dasinya.

"Ooh, yasudah, mandi saja dulu, nanti untuk makan malam, kita pesan pizza saja.." ujar Sungmin.

"Kau belum makan?!" tanya Kyuhyun.

"Belum, aku menunggumu.." jawab Sungmin.

"Haish, lain kali, kalau aku pulang malam, jangan tunda makan malam-mu demi menungguku,, arasso?" Kyuhyun mendekati Sungmin yang sedang asik menonton Go Go Girls di trans TV, berhubung Cinta Cenat-Cenut udah tamat, jadi cerita tontonan Sungmin beralih ke Go Go Girls. Okeh fine abaikan.

"Kyuhyun! Kau menghalangi televisi.." ujar Sungmin, pada Kyuhyun dihadapannya, ia tidak menghiraukan ucapan Kyuhyun barusan.

"Kau tidak mendengarku ya?!"

"Hhh~, aku mendengarnya.. Aku belum tuli tahu!"

"Kalau begitu, turuti perintahku, arasso?!"

"Ye, Appa.." ledek Sungmin lalu mendorong Kyuhyun yang menghalangi acara baru-nya itu.

Kyuhyun sedikit terkekeh dengan tingkah Sungmin.

"Baiklah, kalau begitu, aku mandi dulu.." Kyuhyun sedikit mengacak rambut Sungmin lalu beranjak menuju kamar mandi.

Beberapa menit menunggu, pizza yang di pesan Sungmin pun datang, setelah membayarnya, Sungmin meletakkan-nya di meja, dan langsung bermaksud memberi tahu Kyuhyun.

Sungmin berjalan menuju kamar, dan membuka pintu-nya dengan cepat.

"Kyuhyun, pizza-nya sudah dat...-tang" Sungmin membelalakan matanya begitu melihat Kyuhyun di sana.

Ia mendapati Kyuhyun di depan lemari,kini ia hanya menggunakan handuknya, yang melilit dipinggang-nya.

DEG!

Jantung Sungmin seakan dihantam pukulan yang keras, dan kini terus saja berdetak dengan irama yang tak beraturan.

Tubuh Kyuhyun, putih mulus, walau agak kurus, tetapi badannya berbentuk. Perutnya pun masih bisa dikatakan sixpack.

Sungmin menelan ludahnya melihat pemandangan itu, walau bukan yang pertama, tapi bagi-nya, ini sangat berbeda, rasanya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

"Oh, ya baiklah, nanti aku menyusul, kau makan duluan saja.." ujar Kyuhyun sambil memakai kausnya.

"Ne.." Sungmin langsung keluar, dan menutup pintu dengan cepat.

Ia bersender di pintu, dan mencengkram dada kirinya.

"Aduh, apa yang terjadi padaku.." gumam Sungmin.

Sejenak, pikirannya kosong, lalu ia menggeleng-gelengkan kepalanya, mengusir hal-hal aneh, yang mulai masuk ke dalam pikirannya.

"Sungmin! Apa yang kau pikirkan! Huh! makan makan! Aku sudah lapar!" ucap Sungmin pada dirinya sendiri.

Ia mulai beranjak menuju meja makan, dan mengambil satu potong pizza.

Setelah beberapa gigitan pada potobgan pizza pertamanya. Kyuhyun datang dan langsung duduk dihadapan Sungmin.

Melihat Kyuhyun, Sungmin jadi mengingat kejadian barusan, tiba-tiba semburat merah muncul di kedua pipi-nya.

"Minnie, wajahmu merah, kau sakit?" tanya Kyuhyun sambil menempelkan telapak tangannya di kening Sungmin.

"Tidak panas.." gumam Kyuhyun.

"Apa terjadi sesuatu padamu? Kau kenapa Minnie?" tanya Kyuhyun lagi.

Sungmin menelan pizza-nya dengan susah payah.

"A-Aniya.. Hanya.. Hanya tiba-tiba mengingat kejadian, Me-Memalukan." jawab Sungmin jelas berbohong, Oh My God, masa iya liat cowok kece topless adalah kejadian 'memalukan'?.

"Memalukan? Oh, pantas saja, wajahmu, jadi merah begitu.. Sudahlah, jangan di ingat-ingat.." ucap Kyuhyun setelah menurunkan tangannya dari kening Sungmin.

.


.

Beberapa hari berlalu, hingga hari kini telah memasuki hari minggu kembali, hari-hari Sungmin di rumah, selalu di temani oleh Eunhyuk dan Donghae, tak jarang, Jungmo datang dan berusaha bertemu dengan Sungmin, tapi yang selalu membukakan pintu adalah Eunhyuk dan Donghae. Tak ada alasan bagi mereka untuk membiarkan Jungmo tak bertemu dengan Sungmin. Hanya saja, mereka selalu mengatakan 'Sungmin tidak ingin bertemu dengan-mu'. Bukannya kecewa, Jungmo malah menunjukkan senyuman liciknya, seakan, kejadian itu, sudah masuk ke dalam rencana-nya, padahal tak ada yang tahu ia sudah memiliki rencana atau belum.

Sementara Kyuhyun di kantor, terkadang tak tenang, karena kedatangan Seohyun yang mengganggu pekerjaannya.

Dan kini tak terasa sudah hari minggu, ya, dikarenakan author sibuk ini, tidak punya banyak waktu, author pun langsung melanjutkan ceritanya, karena takut digebukin reader gara-gara eksis lagi.

Waktu menunjukkan pukul 08:16 am.

Sungmin mulai menggeliat di atas kasurnya, karena cahaya matahari tengah mengusik waktu tidurnya. Begitu membuka mata, cahaya yang tembus dari jendela itu, menyeruak masuk ke dalam pupil matanya, ia memerjapkan matanya beberapa kali, setelah terbiasa, ia pun membuka matanya dengan penuh, dan melirik ke sekitar kamarnya.

Pandangan Sungmin terhenti pada sosok makhluk tampan di sebelah kanannya.

"Hari minggu.." gumam Sungmin, sambil tersenyum hangat.

Sungmin beranjak dari ranjangnya, dan menuju ke kamar mandi, setelah mandi, ia pun keluar kamar dengan perlahan, karena tidak ingin membangunkan Kyuhyun.

Sekitar 30 sampai 45 menit, keluar kamar, Sungmin kembali masuk ke kamar, dan bermaksud membangunkan Kyuhyun.

"Kyuhyun, bangun, sudah siang.." Sungmin mengguncang-guncangkan tubuh Kyuhyun ke kiri dan ke kanan.

Kyuhyun tak bergeming, ia masih tetap pada posisinya.

"Kyu, ayo bangun, aku sudah siapkan sarapan" Kyuhyun menepuk pipi Kyuhyun dengan pelan.

"Hhh~, apa segitu nyenyaknya?" gumam Sungmin.

Sungmin mencondongkan tubuhnya. Sedikit menambah volume suaranya.

"Kyu, bangun, sudah siang.." Sungmin terus menepuk pipi Kyuhyun. Tapi Kyuhyun tetap saja tidak merubah posisi-nya sedikit pun, dan tak ada tanda-tanda bahwa ia sudah bangun.

Sungmin hampir menyerah untuk membangunkannya. Ia berpikir untuk menunggu Kyuhyun bangun, seperti apa yang biasanya Kyuhyun lakukan padanya.

Tak ada yang bisa ia lakukan saat menunggu Kyuhyun bangun, selain memandangi wajah tampan dihadapannya.

"Kira-kira, apa yang Kyuhyun lakukan ya, setiap menungguku bangun tidur.." gumam Sungmin.

Ia memainkan jarinya, di wajah Kyuhyun, berjalan, mengikuti lekuk wajah Kyuhyun.

Namun tiba-tiba, jari Sungmin berhenti tepat di bibir Kyuhyun.

GLEK!

Sungmin menelan ludahnya, perlahan ia mendekatkan wajahnya dengan Kyuhyun, dekat-dekat-dekat, dan akhirnya…

.

.

.

.

.

~to be continued~

udah tau kan siapa yeoja yg di kantor Kyuhyun, yg manggil Kyuhyun.. Oh ya maap yah buat sone aku pake Seohyun di sini, soalnya waktu jaman2nya aku bikin ini FF aku paling ga demen amat tuh sama beberapa member SNSD, Jessica, Sooyoung, Sunny, Seohyun dulu aku gak suka bangetbangetbanget sama mereka, waktu itu akunya cuma demen ama Taeyeon Yoona doang, mangkanya yg lain jadi korban -_-v

Oh ya alesan aku nggak pake OC disini... karena aku gak suka OC.. sama sekali gak suka -_- walau di sini dokter yg pertama kali meriksa Sungmin itu OC, tapi nama dokter itu sama kayak nama korea ku, ya itu karena, aku males nyari nama2 lain atau artis2 lain -_-, maap yah gue gaje-nya parah banget.

Buat hari ini, dini gak jawab pertanyaan2 yg kemaren sempet readers tanya yah, dininya ngantuk bangetbangetbanget..

btw, besok atau lusa aku nggak update ya, soalnya mau ada TO pertama kali buat kls 12 ToT, jadi H-1 musti SKS.. TAT
,,

Pokoknya buat chapter ini review please dah yaa..

Thanks

Diniaulicious
1st published for chapter 17: May 22th, 2011