Title : Love You Love Me

Pairing : KyuMin

Other Cast :

- Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- Kim Jungmo

- Seo Joohyun

- For other chara, just find by your self

Warning : 1st M-Preg(Impossible thing). OOC, bahasa tidak sesuai EYD, Gaje, TYPOSSSS, WITHOUT EDITING, AND I'LL NEVER EDIT IT AGAIN, penggunaan kata-kata kasar, KEBACOTAN author di beberapa bagian, NO BASHING!

.

.

DON'T LIKE? DON'T READ, DON'T REVIEW, AND DON'T COMPLAIN PLEASE.

.

.

Happy Reading..^^..

.

.

.

.

Dengan tampang kesal, Donghae yang kini tengah basah kuyup memandang Sungmin dengan tajam.

"A.. Aku kan sudah minta maaf.. Lagi pula aku tidak tahu kan, kalau hari akan hujan.." ujar Sungmin sambil bersembunyi di belakang Kyuhyun.

"Sudahlah, Donghae-ah, ganti dulu pakaianmu di kamar mandi. Kau bisa menggunakan pakaian dan handukku.. Semuanya ada di kamar.." ujar Kyuhyun.

Donghae mengangguk, Donghae langsung masuk ke dalam kamar mereka mengambil pakaian dan handuk, dalam lemari, lalu menggantinya di kamar mandi.

.

.

_Part 22_

.

"Tidak mau!" seru Sungmin.

"Hanya malam ini Minnie.. Aku tidak mungkin membiarkan Donghae tidur di sofa, tadi dia kan habis kehujanan, pasti dingin di luar.." bujuk Kyuhyun.

"Tapi aku tidak mau kalau harus tidur satu ranjang dengan dia.." rengek Sungmin, sambil meletakkan kembali jagung bakar ditangannya ke piring.

"Memangnya kenapa? Kalian kan sama-sama namja.." balas Kyuhyun.

"..." Sungmin diam.

"Ehm, kalau aku tidur dengan Sungmin, memangnya kau tidak cemburu?" tanya Donghae yang sedari tadi diam.

Kyuhyun memandang Donghae sebentar, lalu kembali menatap Sungmin dengan lembut.

"Cemburu, kalau cemburu itu pasti.." jawab Kyuhyun.

Mendengar itu Sungmin langsung menundukkan kepalanya, tak berani menatap Kyuhyun.

Kyuhyun pun mendekat, dan memeluk pinggang Sungmin.

"Tapi aku percaya padanya.." tambah Kyuhyun.

Sungmin mendongak menatapan tatapan tulus dari Kyuhyun.

"Lalu kau tidur dimana?" tanya Sungmin.

"Aku biar tidur di sofa.." jawab Kyuhyun.

"Kenapa di sini?! Kalau begitu aku juga mau tidur disini.." ujar Sungmin.

"Sungmin! Donghae saja tidak kubiarkan tidur di luar, apalagi kau!"

"Tapi aku.."

"Kumohon Sungmin dengarkan perintahku, kau berjanji mencoba menjadi istri yang baik bukan? Kumohon dengarkan aku.." pinta Kyuhyun.

Sungmin mengalihkan pandangannya kearah lain.

"Mau ya? Please.." mohon Kyuhyun, dengan tampang memelas.

Sungmin mengerucutkan bibirnya, lalu mengangguk.

.


.

"Malam, Sungmin, malam Donghae.." Kyuhyun pun menutup pintu kamar.

"Hhhh~" Sungmin menghela napas dengan berat.

Sungmin melirik ke arah Donghae, dia tengah asik bergelut dengan selimutnya, sementara Sungmin masih sibuk memikirkan Kyuhyun.

"Hei, lihat ini pembatasnya, jadi jangan berani-beraninya kau melewati batas ini! Araseo?!" ujar Sungmin sambil menunjuk sebuah guling yang ia letakkan di tengah kasur.

"Cih, tingkahmu seperti seorang gadis tahu? Kau tidak lihat apa perutmu sudah sebesar apa.." ujar Donghae lalu menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut, dan tidur membelakangi Sungmin.

Sungmin hanya berdecak, dan ikut merebahkan dirinya sambil membelakangi Donghae.

Hampir tengah malam, Donghae mungkin sedang bertamasya di dalam mimpinya, tapi Sungmin, setiap ia mencoba memejamkan matanya, selalu ia berfikir bahwa ia sedang tidur sendiri di kamar, keadaan hujan lebat, tanpa Kyuhyun disampingnya.

Sungmin mulai beranjak dari ranjangnya, dan berjalan keluar kamar.

Kyuhyun tengah tertidur di atas sofa.

Sungmin mendekat ke arah Kyuhyun lalu duduk di bawah menghadap ke wajah Kyuhyun.

"Kyu.. Bangun.." Sungmin menepuk-nepuk pipi Kyuhyun.

"Bangun Kyunnieeee..." Kini Sungmin mencubit-cubit pupi Kyuhyun.

Tapi Kyuhyun tak kunjung bangun.

Lalu Sungmin pun meletakkan kedua jarinya dibibirnya, mengecupnya, lalu meletakkannya di bibir Kyuhyun.

"Hmm, Minnie?" Kyuhyun mulai terbangun dari tidurnya. Ia cukup terkejut melihat Sungmin dihadapannya.

"Apa yang kau lakukan di sini? Kenapa tidak tidur?" tanya Kyuhyun. Sambil membantu Sungmin duduk di atas sofa.

"Aku tidak bisa tidur.." jawab Sungmin.

"Loh? Wae?"

Sungmin menggeleng, tanda tak tahu.

"Ya sudah, sini, mendekatlah" Kyuhyun mengajak Sungmin bersender pada dirinya.

Sungmin menyenderkan tubuhnya di dada Kyuhyun, lalu Kyuhyun memeluknya erat, namun hangat.

"Hangat," gumam Sungmin.

Kyuhyun tersenyum mendengarnya.

"Nyanyikan aku lagu twinkle twinkle little star.." pinta Sungmin.

"Ne? Tapi aku tidak bisa bernyanyi.." ujar Kyuhyun.

"Nyanyikan saja.." pinta Sungmin sekali lagi.

"Hhh~ baiklah.."

'Twinkle twinkle little star

how I wonder what you are

up above the world so high

like a diamond in the sky

twinkle twinkle little star

how I wonder what you are...'

Kyuhyun mengakhiri lagunya. Diliriknya Sungmin yang sedang asik bergelut dipelukkannya.

'Sepertinya ia sudah tertidur cukup pulas' gumam Kyuhyun.

"Hah, ayo, aku harus menggendongmu ke kamar." ucap Kyuhyun.

Kyuhyun bersiap menggendong Sungmin, namun Sungmin yang ternyata belum tidur sepenuhnya mencegah.

"Biarkan aku tidur di sini.." ucap Sungmin.

"Eh? Minnie?"

"Kita tidur di sini saja.. Berdua.." ujar Sungmin masih dengan memejamkan matanya.

"Good nite.." ucap Sungmin.

Kyuhyun mendesah, lalu membiarkan Sungmin tidur bersamanya di sofa.

"Nite.."

.


.

'TOK TOK TOK'

"Masuk" titah Kyuhyun dari dalam.

"Selamat siang.." ucap seorang namja yang tengah memasuki ruangan Kyuhyun.

Kyuhyun memandang namja dihadapannya dengan seksama, dandanannya rapi, pakaiannya cukup resmi, namun rambutnya berwarna agak gold, dan wajahnya agak tua.

"Ne siang.. Kau yang menelphone tadi?" tanya Kyuhyun.

"Ye, perkenalkan, aku Park Jung Soo, dan aku berniat menemuimu karena..."

"Karena?"

"Karena Sungmin..."

.


.

"Hmm, mayonaise-nya kurang tidak ya.." gumam Sungmin.

"Kurasa sedikit lagi.."

Sungmin pun menumpahkansedikit mayonaise itu ke dalam kotak bekal.

"Hmm, ya, sudah cukup.." ucap Sungmin kemudian menutup kotak bekalnya.

Dikarenakan, Sungmin yang telah siap dengan dandanannya, Sungmin pun hanya tinggal mengambil tas dan mantel, lalu menuju ke kantor Kyuhyun, sambil membawa kotak bekal itu.

.


.

"Dia mengandung anakku.."

"Jangan berusaha menipuku.." ujar Kyuhyun dingin sambil menatap pria dihapannya.

"Aku tidak.." ujar pria bernama Jung soo ini.

"Aku tidak akan pernah percaya.." ujar Kyuhyun kembali duduk dikursinya.

"Hhh~ sebelum bersama mu, dia adalah kekasihku"

"Terserah apa hubunganmu dengan Sungmin, sebelum ia bersamaku.. Yang jelas aku percaya bahwa anak yang dikandungnya adalah anakku.." ucap Kyuhyun dengan nada datar.

"Bagaimana kalau kenyataannya bukan?"

"Maka aku harus mendengarnya sendiri dari mulut Sungmin.."

"Kyuhyunniee~~"

Di tengah atmosfer yang tegang dan dingin ini, tiba-tiba suara lembut nan indah mengalun dari arah pintu ruang kerja Kyuhyun.

'CKLEK'

Pintu pun terbuka, dan masuklah sosok boneka cantik dari India.. Eh nggak deng, maksudnya, masuklah sosok 'wanita' cantik dengan dress ungu bermantel hitam, dengan rambut coklat hitam panjang sedada.

Lee Sungmin..

Atau Cho Sungmin? Atau Lee Min-ah? Atau Cho Min-ah? Ya.. What ever..

"Minnie.." sebut Kyuhyun pelan.

"Kyu, hari ini Donghae pulang ke rumahnya lebih cepat, katanya kurang enak badan.. Maka dari itu aku ke sini.." ucap Sungmin tanpa menghadari kehadiran pria lain di sana, selain dirinya dan Kyuhyun.

Kyuhyun hanya diam tak merespon kata-kata Sungmin, ia hanya menatap Sungmin dengan tatapan miris, lalu tatapannya beralih pada perut buncit Sungmin.

Sungmin tak mengerti ada apa dengan Kyuhyun, mengapa reaksinya seperti ini? Ia hanya menatap Kyuhyun dengan bingung, hingga ia menyadari kehadiran Jung Soo di sini.

"Kau.." ucap Sungmin pelan.

Kyuhyun berpaling menatap Jung Soo, ekspresi terkejut, itu yang tertera jelas pada wajah Jung Soo sekarang. Tatapan harap-harap cemas yang ia dapat dari wajah Jung Soo, saat Jung Soo sedang beradu tatapan dengan Sungmin.

Sementara Sungmin menatap Jung Soo, dengan tatapan mengingat-ingat dan menyelidik.

'Kenapa mereka malah seperti ini?' Pikir Kyuhyun.

"Ahm, aku permisi.." ujar Jung Soo, kemudian, menerobos keluar pintu ruang kerja Kyuhyun.

"Hei Kau! Tunggu!" cegat Sungmin.

Sungmin pun menghampiri Jung Soo. Dengan tatapan kesal.

"Kau!" ujar Sungmin geram. Kemudian tiba-tiba Sungmin mengadahkan tangan kanannya dihadapan Jung Soo.

"Kau tukang pengantar pizza yang waktu itu kan?! Cepat berikan kembalianku! Kau belum memberikannya waktu itu!" tuntut Sungmin.

Jung Soo pun menatapan Sungmin dengan tatapan memelas.

"Pengantar Pizza?" tutur Kyuhyun.

Sungmin menatap Kyuhyun lalu mengangguk.

"Ne! Kemarin dia... Hei! Mau kemana kau?!" seru Sungmin saat mendapati Jung Soo lari sekencang-kencangnya.

Sungmin hendak mengejar Jung Soo, namun Kyuhyun segera menahan tubuhnya, dengan cara memeluk pinggang Sungmin dari belakang.

"Hei sudahlah.." ucap Kyuhyun.

"Tapi dia belum mengembalikan kembalianku.." ujar Sungmin sambil mengerucutkan bibirnya.

"Ikhlaskan saja, anggap saja amal.."

"Hhh~, ne, baiklah, anggap saja amal.. Ya amal.. Kasihan pria itu.." ujar Sungmin tiba-tiba mengiba.

Kyuhyun mengeratkan pelukkannya, dan meletakkan kepalanya di bahu Sungmin.

"Huufth, syukurlah kau datang.. terima kasih sudah datang Minnie.." ucap Kyuhyun.

"Eh? Kau tidak marah? Biasanya kau paling tidak suka kalau aku datang ke kantor sendirian." tanya Sungmin sambil menengokkan kepalanya berusaha melihat Kyuhyun.

"Ehm? Aniya, aku tidak marah.." jawab Kyuhyun senang, mengingat kedatangan Sungmin membuat Jung Soo menelan kembali bualannya.

Hampir saja ia tertipu, jikalau Sungmin tidak datang. Kalau sampai ia tertipu, pasti ia akan bertengkar dengan Sungmin, namun ini malah Sungmin sendiri yang menggagalkan penipuan tersebut meskipun ia tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

"Ekhem, pagi-pagi Pasutri sudah bermesra-mesraan di kantor, hmm, sepertinya kau harus mengahabiskan banyak waktumu di rumah Kyuhyun.."

Tiba-tiba Jinki datang dari belakang dan menepuk bahu Kyuhyun.

"Ya! Sejak kapan kau datang?!" seru Kyuhyun. Sambil melepas pelukkannya terhadap Sungmin.

"Dari tadi, kau saja yang tidak melihatku.." jawab Jinki.

"Oh jadi ini Istrimu, selamat pagi Nyonya Cho.." sapa Jinki sambil menundukkan badannya sejenak.

"Ne, pagi.." jawab Sungmin canggung.

Jinki memperhatikan wajah Sungmin dengan seksama, wajah familiar baginya -mungkin-.

"Hei hei hei! Jangan melihat Istriku seperti itu!" titah Kyuhyun.

"AH! Aku ingat!" seru Jinki tiba-tiba.

"Wajahmu mirip sekali dengan rekan kerjaku dulu, namanya Lee Sungmin! Tapi ia digantikan oleh Kyuhyun sekitar, empat bulan yang lalu.." ujar Jinki.

'GLEK!'

Sungmin dan Kyuhyun menelan ludah mereka secara bersamaan.

"Eh.. Atau jangan-jangan..." Jinki menggantung kalimatnya, ia memperhatikan tubuh Sungmin dari atas sampai ke bawah, dari bawah sampai ke atas.

"Huh, tidak mungkin.. Dia sedang hamil.. Masa namja..."

"H-Hei! K-Kau ini bicara apa!" tegur Kyuhyun, yang memotong gumaman Jinki.

"Eh? Aniyo, tapi wajahnya benar-benar mirip Sungmin, hanya saja panjang dan warna rambutnya, lalu, istrimu sedang hamil, berarti dia wanita, sedangkan Sungmin pria.. Kalau dia Sungmin, mana mungkin dia hamil, masa namja hamil? Atau jangan-jangan selama ini! Malah Sungmin itu ternyata wanita?! Pantas saja wajahnya cantik.."

"Ih! Bukan cantik! Tapi harusnya tampan!" ujar Sungmin tiba-tiba.

Oops..

Keceplosan..

Sungmin membelalakan matanya setelah mengingat apa yang baru ia katakan. Kyuhyun menatapnya terkejut, kemudian berubah harap-harap cemas.

"Eh? Kok? Tunggu dulu, hanya Sungmin yang mengelak bahwa dirinya cantik, dan terus mengatakan bahwa dia tampan.." tutur Jinki. Membuat Sungmin dan Kyuhyun semakin sulit bernafas.

"Ya! Kau ini bicara apa! Mungkin hanya kebetulan.." ujar Kyuhyun. Tapi tetap saja tidak dihiraukan oleh Jinki.

"Hmm, apa mungkin dia kembarannya Sungmin atau adiknya mungkin? Hmm, ani-ani.. Tidak mungkin, aku tahu betul di dunia ini Sungmin hanya tinggal memiliki seorang kakak, dan itu laki-laki.. Tapi..." Jinki kembali menggantung gumamannya.

"Atau ada kemungkinan lain?" pikir Jinki.

"Ya! Ya! Cepat lanjutkan saja tugas mu sana, jangan menggangguku dan istriku," Kyuhyun mendorong Jinki, agar menjauh dari dirinya dan Sungmin.

Setelah itu, Kyuhyun dan Sungmin kembali masuk ke dalam ruang kerja Kyuhyun, dan menutup pintu, membiarkan Jinki berdiri termenung, memikirkan sesuatu tak jauh dari pintu ruang kerja Kyuhyun.

"Atau mungkin.."

Jinki segera beranjak menuju mejanya, kemudian menyalakan komputernya, segera saja, ia menekan double click pada icon yang dibawahnya tertulis 'Mozilla Firefox', yang terletak pada desktop.

Entah apa yang ia browser dari internet, ia nampak begitu serius memperhatikan tulisan-tulisan yang ada di sana.

Sementara itu..

"Huffth.. Anak itu membuat jantungku hampir copot.." ucap Sungmin setelah menghela napas panjang.

"Kau dan Jinki dulu saling mengenal dengan baik ya?" tanya Kyuhyun.

"Uung, dulu, aku, Jinki dan Yoochun, merupakan rekan kerja yang sangat dekat.. Jadi ia pasti sangat tahu aku.. Hhh.." jawab Sungmin kembali mendesah.

"Oh, ya, belakangan ini, aku tidak melihat Yoochun." tambah Sungmin.

"Ya, dia dan Young woon, ditugaskan untuk ke Vietnam sekitar dua bulan yang lalu.." jawab Kyuhyun.

"Oh.." hanya itu jawaban Sungmin.

'TOK TOK TOK'

"Eh? Masuk.." ujar Kyuhyun setelah mendengar ketukan di pintu ruang kerjanya.

'CKLEK..'

"J-Jinki-ah.. Ada apa lagi kemari?" tanya Kyuhyun gugup, begitu mendapati Jinki kembali ke ruangannya.

Jinki tidak menghiraukannya, ia berjalan mendekat ke arah Sungmin. Lalu menunjuk Sungmin dengan jari telunjuk kananya.

"Kau...

Benar-benar Lee Sungmin kan?!"

.

.

.

.

.

.

-Beberapa hari sebelumnya-

"Aigoo, aigoo, toilet.. Toilet..." ucap seorang namja sambil berlari-lari menuju toilet.

'cklek cklek'

"Ngeh? Terkunci?" ucap namja itu, saat mencoba membuka pintu toilet.

"Ya! Ya! Kau, toiletnya terkunci.." ujar namja itu saat tanpa sengaja bertemu dengan seorang cleaning service di Cafe tempat ia berada sekarang.

"Sebentar tuan, saya ambilkan kuncinya dulu" jawab cleaning service itu.

Cleaning service itu sempat pergi sebentar ke ruang penyimpanan cafe, tak lama ia kembali dengan membawa sebuah kunci, langsung saja ia membuka pintu toilet dengan kunci itu.

'BRUKK'

"WAAA! MAYAT!" teriak namja tadi saat melihat seseorang tiba-tiba ambruk dari dalam ketika pintu toilet terbuka.

"Hoaammh.." sosok yang tadi di panggil mayat pun tiba-tiba menguap dan membuka matanya.

"Hoamhh.. Pintu toiletnya sudah terbuka ya? Hhh~ lama sekali.." ucap namja yang di panggil mayat ini.

'Drrt-drrtt'

"Eh? Telephone.. Yeoboseyo?" Namja yang tengah merapikan jas dan rambutnya ini mengangkat panggilannya.

Sementara namja tadi, sudah masuk ke dalam toilet, karena panggilan alam sudah mendesaknya. Dan cleaning service yang tadi? Baiklah lupakan dia, dia hanya seseorang yang ingin numpang eksis.

"Jinki-ah! Kau dimana? Cepat ke kantor, kau hampir terlambat.." ujar seseorang di seberang sana.

"Haish! Ne Tuan Cho! Aku ke sana 30 menit lagi!" jawab Jinki kemudian mengakhiri panggilannya.

.

.

.

.

.

~to be continued~

Waa,, Jungsoo a.k.a Leeteuk oppa cuma cameo ya disitu,, XD,, maap yah yg geterima kau pake leeteuk, soalnya waktu dulu, adek aku maksa masukin Leeteuk ke FF ini, jadilah dia seperti itu #plakkkkk

Buat yang nanya, apa yang terjadi sama Jinki a.k.a Onew kmaren, udah kejawabkan? tuh pas sblm tbc, hehehe..

.


.

Q: Mehrong itu apa sih?
A: kayaknya udah pernah kujawab deh -_-,, mehrong itu kayak menjulurkan lidah, jadi ekspresinya kek gini - :P

Q: Kenapa Sungmin gak pake susu formula aja buat bayinya nanti?
A: Hnn... sudahlah, gausah dibahas, aku gatau mau ngomong apah.. #plakkk ntar masalah ini juga gak bakal dibahas Sungmin lagi kok, jadi ga perlu repot2 mikirin, hehehe..

Q: Jungmo itu aslinya siapa?
A: -_-'',, Jungmo itu guitaris TRAX, groupband kluaran SM

Q: Kapan Sungmin menyingkirkan Seohyun?
A: Sungmin gak akan pernah nyingkirin Seohyun,, yang bakal nyingkirin Seohyun, adalah... seseorang yng mungkin gak bakal terduga, hahaha.. #plakk

Q: Eunhyuk sodaranya Sora? Haehyuk kapan jadian?
A: Eunhyuk itu adeknya Sora,, Haehyuk? kapans yaaaaa...

Q: Apa Donghae bakal jadi uke?
A: Keliatannya?

Q: Apa KyuMin pertama kali melakukan 'itu' setelah menikah?
A: Aku lupa -_-'', ini yg pertama atau kedua,, baca lagi aja deh ya..

Q: Apa rencana Jungmo dan Seohyun untuk selanjutnya?
A: ada deeeeh #plakk

Q: Apa nanti Sungmin bakal ketemu Sungjin?
A: iya :D

Q: Author anak Jaktim? Cakung bukan? nama fbnya apa?
A: Iya,, tapi bukan di cakung, aku di Pd. Kopi, deket RS. Islam,, ya tapi masih rada deket sama stasiun cakungnya, kenalannya di twitter aja ya? atau pm kalo mau...

Q: Nanti Sungmin lahirannya gimana?
A: Ya pasti disaesar lah.. kan nggak mungkin normal -_-''

Q: Eunhyuk kenapa ke rumah sora mulu?
A: tau tuh, kangen kali sama kakaknyah.. #plakkkkkkkkss

Q: Sungmin gamau kerja kantoran sama Sungjin tapi kenapa dia mau kerja kantoran sama Shindong?
A: kek gatau bocah labil aja, umur Sungmin disini aja baru berapa, yang pasti waktu dia keluar dari rumahnya dulu kan dia pasti masih labil, mana ia janji pula sama Sungjin, kalo dia bisa hidup mandiri tanpa bantuan warisan, mau gamau, dia harus kerja apapun kan? ditambah lagi disitu ada Yoochun yg notabene-nya temen deket Sungmin, jadilah kenapa ia mau kerja ditempat Shindong.

Q: Jadi KyuMin itu sama2 kabur dari rumah?
A: Yo'aaa, abis akunya males nongolin ortu masing2,, sebenernya nongol Sungjin aja dulu pake mikir dua kali, sangking malesnya kebanyakan tokoh -_-

.


.

apa ada pertanyaan yang terlewat lagi? maaf ya kalo kelewatan lagiiii..

pokoknya yang terakhir, aku cuma minta review yah, maaciii...

Diniaulicious
1st published for chapter 22: June 23rd, 2011