Figure It Out
Cast:
Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Other...
.
.
.
Rate M
.
.
.
Warning:
OOC, GS, Typo(s)
Terdapat adegan dewasa. Jika tidak berkenan tolong skip saja! ^_^
.
.
.
Ini hanya FF, sebuah karya fiksi yang terlahir dari otak sederhana saya. Jangan bash cast yang saya pakai karena mereka tidak tahu apa-apa. Saya hanya pinjam nama saja. V cinta damai chingu ^_^
.
.
.
Kyumin is Real
.
.
.
Enjoy
.
.
.
"Saya Cho Kyuhyun, di hadapan Tuhan, menerima engkau Lee Sungmin, sebagai istri yang sah dan satu-satunya mulai saat ini dan seterusnya"
"Saya Lee Sungmin, di hadapan Tuhan, menerima engkau Cho Kyuhyun, sebagai suami yang sah dan satu-satunya mulai saat ini dan seterusnya"
.
.
.
Chapter 3
"Terima kasih"
Namja tinggi itu membungkukan badannya. 1 cup ice cream rasa strawberry berada di tangannya. Senyum senantiasa selalu menghiasi wajah tampannya. Ia mengangat tangan kanannya, sebuah cincin melingkar di jari manisnya. Cincin sederhana memang namun cincin itu yang menandakan jika ia sudah mempunyai seseorang yang menjadi tanggung jawabnya.
Seseorang yang mampu membuatnya menjadi gila hanya dengan senyumannya. Seseorang yang kini tengah mengandung benihnya. Seseorang yang sangat ia cintai dan ia akan melakukan apapun untuk membahagiakannya.
Namja itu tersenyum melihat sosok yeoja yang mengenakan dress putih selutut. Ia pun memeprcepat langkah kakinya menuju yeoja itu yang duduk di bangku taman dengan di temani sebuah pohon rindang yang melindungi yeoja itu dari sinar matahari.
"Apa yang kau lihat? serius sekali" ujar namja itu sembari mendudukan dirinya di samping yeoja itu.
"Igeo. Bagus sekali kan, Kyunie" decak kagum yeoja itu sembari melihat sekali lagi foto dirinya dan Kyunienya setelah mereka melaksanakan ucap janji suci pernikahan.
Hanya ucap janji, tak ada resepsi dan tak ada doa restu serta hadirnya orang tua. Hanya empat sahabatnya yang menjadi saksi pernikahannya dengan namja yang sangat ia cintai.
"Aku sudah membelikan ice cream pesananmu . masukkan fotonya" ujar Kyuhyun.
Tak di pungkiri Sungmin merona dibuatnya atas panggilan yang Kyuhyun berikan padanya. Cho Sungmin. Bukankah itu terlihat bagus dan pas. Marga suaminya yang sekarang menjadi marganya.
Walaupun Kyuhyun sempat adu mulut dengan pihak Catatan Sipil, yang mengatakan jika mereka harus membawa serta orang tua untuk meminta persetujuan. Maklum saja Kyuhyun dan Sungmin masih berusia 18 tahun. Mana ada yang mau percaya jika mereka telah resmi menikah di hadapan tuhan.
Tapi siapa yang bisa mengalahkan seorang Cho Kyuhyun? Dan pada akhirnya nama marganya sudah berubah dan sudah sah di mata hukum.
Sungmin memasukkan beberapa lembar foto itu kedalam tasnya. Foto yang diambil di gereja setelah upacara sakral Sungmin dan Kyuhyun selesai. 3 lembar foto. Satu foto dirinya dangan Kyuhyun, foto kedua yaitu foto Sungmin dan Kyuhyun bersama sahabat-sahabat mereka yang berpose resmi. Dan foto terakhir dengan pose bebas, Sungmin mengerucutkan bibirnya dengan tangan ber V, Kyuhyun bersmrik walau begitu tetap tampan, HaeHyuk saling pandang dengan penuh cinta sedangkan pasangan YeWook berpose flying kiss.
Sungmin mengambil alih cup ice cream dari tangan suaminya. Menyuapkannya dengan lahap.
Kyuhyun tersenyum simpul kemudian ia merebahkan tubuhnya menjadikan paha istrinya menjadi bantal. Satu kakinya ia tekuk dan satunya lagi ia selonjorkan. Sesekali ia menerima suapan ice cream strawberry milik Sungmin.
Semilir angin membuat Kyuhyun tak sanggup untuk terus membuka matanya. Sungmin tersenyum kecil ketika ia melihat wajah kantuk suaminya yang lama kelamaan kedua kelopak mata itu menutup.
Sungmin mengelus surai kecoklatan milik Kyuhyun. Ia menundukan kepalanya, mengecup kening Kyuhyun. Ia mendongak kepalanya sembari memejamkan matanya mencoba menikmati sepoy-sepoy angin.
Sungmin bahagia karena ia dan Kyuhyun sudah sah menjadi pasangan suami istri. Jauh di lubuk hatinya ia sedih. Bukan karena tidak acara resepsi atau tamu undangan. Melainkan tak adanya kehadiaran orang tuanya.
Ia kembali teringat kejadian pengusiran Ayahnya. Melihat bagaimana Kyuhyun yang di pukul membabi buta hingga sekarang memar di wajah dan tubuh Kyuhyun belum hilang sempurna tapi sudah tidak parah seperti kemarin-kemarin.
Disaat wanita lain mendapat nasehat dari kedua orang tua dan mertua di hari pernikahan. Tidak dengan Sungmin, rasa sesak langsung menyergap hatinya. Yeoja manis itu membuka matanya, mengusap air mata yang keluar begitu saja dari pelupuk matanya.
Ia berpikir bagaimana dirinya dan Kyuhyun menjalani kehidupan mereka kedepanya. Sungmin kembali melihat wajah pulas Kyuhyun.
'Tolong jaga Kyunie'
Amanat Heechul kembali terngiang ketika mereka akan meninggalkan kediaman Kyuhyun yang megah setelah acara pengusiran oleh Hangeng. Ia menjadi teringat akan sosok Ibunya. Ia ingin berlari kepelukan wanita yang sudah melahirkannya itu. menumpahkan rasa sesak di hatinya. Air mata itu kembali keluar membasahi pipinya. Sungmin buru-buru mengusap pipinya ketika melihat pergerakan Kyuhyun.
"Eunghh.." Kyuhyun mengeliat kecil kemudian membuka mata. "Suasananya nyaman sekali. Aku jadi mengantuk" ujarnya sambil mengganti posisi menyamping. Membenamkan wajahnya di perut Sungmin. "Baby, ayo tidur lagi" gumam Kyuhyun. Ia mengecup perut Sungmin lalu kembali menutup kedua matanya.
"Kyunie, kau melanjutkan tidurmu?" Sungmin menepuk-nepuk lengan suaminya. Tapi tak ada reaksi yang berarti dari Kyuhyun. Namja itu memang mudah sekali terlelap kalau sudah mencium bau bantal. Tak ada bantal paha istri pun jadi, di tambah udara sejuk menemani mereka.
"YAH! KYUNIE ILERNYA" pekik Sungmin.
Kyuhyun menggoyang-goyangkan daun telinganya karena Sungmin berteriak di lubang telinganya. Sungmin tersenyum menang karena Kyuhyun merespon ucapanya ani melainkan teriakkannya. Namja itu membuka mata ogah-ogahan menyentuh sudut bibirnya dengan punggung tangan.
"Ani" Kyuhyun mengeliatkan tubuhnya. Mendudukan dirinya lalu menjatuhkan kepalanya pada bahu Sungmin.
"Kyunie. Mau tidur lagi?" tanya Sungmin.
"Rohku belum berkumpul Min"
Sungmin menoleh memandang wajah terpejam Kyuhyun. Issh kenapa suaminya ini sulit sekali di bangunkan. "Kyunie bangun" bisik Sungmin.
"Poppo~" Kyuhyun memanyunkan bibirnya. Sungmin mencebikan bibirnya.
Cup!
Kyuhyun tersenyum puas kemudian menegakkan badannya. Mengerlingkan matanya genit pada Sungmin.
Namja itu berdiri dan meregengkan kembali otot-otot tubuhnya. Kyuhyun menoleh, mengulurkan tangannya. "Bersediakah ikut denganku ketempat selanjutnya?"
Sungmin tersenyum. Ia mengambil tas dan mengalungkanya. Mengapai uluran tangan Kyuhyun. "Ne. Saya bersedia" ucapnya.
.
.
Wanita paruh baya itu terlihat sangat menikmati kegiatan menyiram dan membersihkan tanaman yang ia tanam. Wanita yang selalu mengumbar senyumnya itu sekarang terlihat murung.
Sungmin terus melihat wanita paruh baya itu dengan intens. Ingin rasanya Sungmin berlari sekarang juga , memeluk tubuh Ibunya dan mengucapkan maaf dan betapa ia sangat rindu pada Ibunya itu. Tapi apa yang bisa ia lakukan? Hanya berdiri beberapa meter dari rumahnya, melihat dari jauh sosok Leeteuk yang setiap hari ia rindukan.
"Umma" Sungmin mendesah kecewa ketika Leeteuk masuk ke rumah. Padahal ia masih ingin melihat wajah Ibunya itu.
Sungmin menoleh pada Kyuhyun yang memandangnya, tersenyum manis pada suaminya. Menggengam tangan besar itu, menautkan jemari nya pada jemari panjang milik Kyuhyun kemudian menariknya untuk meninggalkan tempat persembunyian mereka di pohon besar.
"Kenapa?" tanya Sungmin ketika Kyuhyun tidak beranjak dari posisinya. Satu tarikan, Kyuhyun berhasil membuat Sungmin kedalam dekapannya.
"Katakan apapun itu yang mengganjal di hatimu. Jangan memendamnya sendiri" gumam Kyuhyun.
Namja itu bukan orang bodoh yang tidak menyadari apa yang disembunyikan oleh istrinya itu. Kyuhyun tahu. Jangan sangka namja itu tidak sakit melihat Sungmin menangis diam-diam. Kyuhyun pernah memprogoki Sungmin sedang menangis tengah malah. Menyangka jika dirinya sudah tertidur.
"Berjanji padaku. Mulai saat ini kau akan mengatakan apa yang berada di hatimu eoh" ujar Kyuhyun.
Sungmin menganguk ia mempererat pelukannya. "Hm. Aku janji"
Kyuhyun melepas pelukannya. Mengecup kilat kening istrinya. Menggengam tangan Sungmin lalu menariknya pergi.
.
.
Brak!
Wanita paruh baya itu menutup pintu yang terbuat dari kaca sedikit keras. Untung tidak sampai pecah. Ia mendesah, menundukan kepalanya ketika air mata meluncur dari pelupuk matanya.
Leeteuk melihat ke dinding yang berada disebelahnya. Sebuah figura berisi potret cantik putri satu-satunya yang terlihat bahagia. Dengan senyum yang lebar, ia ingat foto itu ia ambil ketika Sungmin menjadi juara kelas tingkat 1 SMP.
Leeteuk mengetahui sepasang mata memperhatikannya dari jauh. Tanpa menoleh ia bisa mengetahui jika itu putrinya, Sungmin. Betapa ingin ia merengkuh, membawa tubuh putrinya kedalam pelukannya.
Menanyakan bagaimana kehidupannya di luar sana?
Bagaimana keadaan janinnya?
Ia ingin. Tapi Kangin suaminya tidak mengizinkan. Leeteuk bergegas menaiki tangga kelantai dua, mendekati pintu geser dengan bahan kaca juga yang menghubungkan dengan balkon. Wanita paruh baya itu membuka sedikit tirai yang menghalangi pintu itu.
Ia tidak sanggup mengontrol air matanya untuk tidak keluar ketika pandangannya melihat sosok putrinya dalam dekapan seorang pemuda. Leeteuk menyentuh kaca bening itu seakan ia sedang menyentuh punggung kecil putrinya.
"Kau merindukan Umma hingga berkunjung kemari Minnie-yah" gumamnya. "Bagaimana kabarmu nak?"
"Umma tahu, kau pasti menjaganya kan Kyu? Umma titip putri dan cucu Umma ne" ujar Leeteuk ketika melihat Kyuhyun mencium kening putrinya. Doa-doa ia panjatkan ketika Sungmin dan Kyuhyun melenggang pergi.
=Figure It Out=
Kyuhyun Pov
Ini masih jam 8 malam. Biasanya aku akan pergi hang out bersama Yesung dan Donghae tapi sekarang keadaanya sudah berbeda. Bukan karena sekarang aku jatuh miskin. Hei! Walau pun idiot atau selengean, Yesung dan Donghae bukan tipe orang yang mendekati karena uang.
Membalikkan badanku hingga kini aku bisa melihat Sungmin yang sedang mencuci piring dan gelas. Kami baru saja selesai makan malam. Aku tersenyum tipis, sampai sekarang aku belum terbiasa, bangun tidur ada seorang yeoja di sampingku. Tapi aku pastikan aku akan cepat menyesuaikan.
Aku menghembusakan nafasku kasar, dalam posisi tidur menyamping dan tatapan mataku tertuju pada tubuh Sungmin. Aish! Istriku terlihat sexy walau di lihat dari belakang. Aku menggigit bibir bawahku ketika aku menelusuri kaki, naik ke betis, lalu paha dan pantat bohay Sungmin yang sekarang memakai drees tidur untuk ibu hamil pemberian Eunhyuk dan Ryeowook.
Aku berguling-guling resah. Jika wanita hamil melakukan 'itu' boleh tidak ya? Aku diam termenung memikirkan pertanyaan yang ku buat sendiri. Isshh! Andai aku punya smartphone pasti lebih mudah memastikan boleh tidaknya melakukan sex pada wanita hamil.
Hei! Aku namja normal. Aku berusaha mati-matian untuk tidak melakukan ritual suami-istri kemarin-kemarin dengan Sungmin. Tapi sekarang aku merasa sesak di tengah selangkaanku dan ingin menuntaskan gairah darah muda yang menggebu-gebu ini.
Sebentar. Aku masih pusing. Jika melakukan hubungan intim, kejantananku masuk ke kewanitaan Sungmin. Sedangkan di perut Sungmin ada baby? Nah! Trus bagaimana?
Aku menjambak rambutku frustrasi. Ah! Eottoke? Molla. Aku berdiri melangkah mendekati Sungmin. Dia tersentak kaget ketika aku memeluk dari belakang. Menaruh daguku di pundaknya. Aku bisa melihat Sungmin tersenyum, dia lalu menyelesaikan kegiatanya yang kini menyimpan piring dan gelas di rak kecil.
"Suamiku kenapa manja sekali?" goda Sungmin.
Aku tersenyum mendengar panggilannya padaku. Suamiku, ah! Senangnya. "Kenapa memangnya tidak boleh aku bermanja ria padamu, Istriku" ucapku membuat Sungmin terkikik geli.
Sungmin melonggarkan lingaran tanganku di perutnya, lalu dia membalikkan badannya hingga kini kami tengah berhadapan.
Aku masih menganjal dengan pertannyaan seputar melakukan hubungan intim dalam keadaan Sungmin yang tengah hamil. Aish! Dari pada aku tidak bisa tidur lebih baik aku tanyakan saja pada Sungmin.
"Yeobo~"
"Hm.." jawabnya singkat.
"Eum.. hah!" Sungmin mengerutkan keningnya ketika mendengarku menghembuskan nafas. "Wae?" tanyanya.
"Kau tahu bukan bagaimana baby ada disini" aku mengelus perut rata Sungmin. Kulihat semburat merah muncul di wajah Sungmin. Itu artinya Sungmin mengerti arah pembicaraanku benar? Aku yakin.
Kyuhyun Pov End
.
.
Sungmin Pov
"Kita kan sudah menikah. Berarti ini malam pertama kita bukan? Maksudku, malam pertama kita sebagai suami istri karena malam pertama yang sesungguhnya sudah lebih dulu kita laksanakan" Cho Kyuhyun suamiku babo, kata-katamu terlalu berbelit.
Kyuhyun melihat ke sembarang arah karena malu. Aku tahu itu, ini lucu sekali. Kyuhyun membanting wajahnya seketika, memincingkan matanya pada wajah imutku karena dia tahu aku sedang menertawakannya. Aku mengalungkan kedua lenganku di leher Kyuhyun membuat suamiku itu kaget. Sepertinya menyenangkan menggoda seorang Cho Kyuhyun hehe!
"Kau sudah 3 kali mengatakan malam pertama" ujarku. "Sebenarnya apa yang kau ingin kan suamiku tercinta"
"Tidak ingin apa-apa" ujarnya sembari memalingkan wajah tampanya lagi. Babo. Aku tahu sekali selain jenius kau juga mesum ya kan Kyunie?
"Kyunie wajahmu merah" godaku. "Aigoo imut sekali"
"Wajahku merah dari dulu" ujarnya gugup.
"Wajahmu putih bukan merah. Malahan lebih putih wajahmu dari pada wajahku" aku mengerucutkan bibirnya. "Apa benar kau seorang lelaki?"
"Maksudmu?" Kyuhyun menaikan sebelah alisnya. Ih, membuatku tambah mencintainya.
Aku terkekeh geli. "Aku belum pernah melihat seorang lelaki seputih dirimu"
"Terus saja kau mengolok-ngolok suami mu ini" dengusnya. "Padahal kau sudah melihat sendiri bagaimana gagahnya aku tanpa busana. Dan melihat bagaimana agungnya 'adikku' hingga baby ada disini" kata Kyuhyun sambil mengelus perutku.
Cup!
Aku langsung menempelkan bibirku dengan bibir Kyuhyun. Aish! Aku tidak tahan berada sedekat ini dengan Kyunie membuatku terus memperhatikan bibirnya yang terlihat menggoda berkali-kali lipat. Di tambah Kyunie jarang sekali untuk menutup mulutnya. Aku mengulum senyum ketika melihat ia membelakkan matanya. Kami saling berpandangan. Sudah kah aku mengatakan jika manik hitam suamiku itu sangat indah?
Kurasakan Kyuhyun mulai menggerakkan bibirnya di susul dengan ia menutup matanya. Bibirnya mengulum bibir bawah dan atas ku bergantian. Aku pun ikut memejamkan mataku membalas perlakuan bibir Kyuhyun pada bibir sexyku, berpagut kasar tapi manis.
Tangan Kyuhyun yang berada di pinggangku mulai mengusap punggungku. Berpindah kedepan tepat ke dua payudaraku yang sudah menegang.
"Akhmmff..." aku mendesah ketika Kyuhyun mulai meremas pelan dadaku.
Bibirnya berpindah turun mencium dagu, turun kerahang, lalu turun ke leher. Kyuhyun mengecupi seluruh leher dan tengkukku tanpa menghentikan remasannya pada dadaku. Aku menjambak rambutnya melampiaskan nikmat yang kurasa ketika Kyuhyun membuat tanda kepemilikan berwarna merah di leher dan bahuku.
"Ahh.. Kyuhh..." Aku tidak tahu kapan Kyuhyun membuka kancing atas dressku hingga sekarang payudaraku yang terbungkus bra terlihat. Kyuhyun membuat payudaraku menyembul tanpa membuka bra.
"Akhh.. ahh.. eunghh..sstt.. pelann.." rancauku.
Kyuhyun menyedot nippleku seperti seorang bayi. Aku merasa kewanitaanku basah karena perlakuannya.
Kyuhyun bergantian menyedot nipple kiri dan kananku. Sesekali ia juga membuat tanda di kedua bukit kembarku.
Tok Tok Tok
Sungmin Pov End
.
.
"Kyuhh.. ahh... berhenntiii..." Sungmin mencoba menghentikan Kyuhyun yang terus mengerjai dadanya "Kyuhhh..." panggil Sungmin lagi.
Dengan tidak rela Kyuhyun melepas kulumannya kemudian menatap Sungmin dengan wajah cemberut dan tertekuk menyeruakkan protesnya. Mau bagaimana lagi, ada tamu.
"Ada tamu" ujar Sungmin.
"Arra" kata Kyuhyun sebal. Namja itu membenarkan letak dua gunung Sungmin hingga masuk kembali ke dalam bra lalu mengancing drees yang Sungmin pakai.
Kyuhyun menghentakkan kakinya mendekat pintu dan membukanya.
Ceklek
"Kejutan..eoh?" Donghae, Eunhyuk, Yesung dan Ryeowook mematung melihat keadaan Kyuhyun.
Adakah yang mengingatkan Kyuhyun untuk merapikan tampilannya juga? Karena terlalu focus merapihkan penampilan Sungmin ia jadi tidak menghiraukan tampilannya sendiri. Rambut berantakan, baju kusut dan wajah yang tertekuk.
"Kenapa baju mu kusut sekali?-Ryeowook.
"Rambutmu berantakan"-Yesung.
"Bibirmu merah dan sedikit bengkak"-Eunhyuk.
"Kami tidak menggangu bukan?"-Donghae.
Kyuhyun ingin menjitak kepala Donghae yang mengatakan jika mereka tidak menggangu. Tentu saja. Sedang asyik-asyik mengekplorasi tubuh istrinya harus berhenti karena ketukan pintu yang ternyata makhluk-makhuk aneh yang berkunjung kerumahnya.
"Terima kasih sudah mengizinkan kami masuk" seru Eunhyuk sambil masuk rumah tanpa seizin si pemilik yang menatapnya bengis. Diikuti Donghae, Ryeowook dan Yesung.
"Isshh... duri dalam daging" dengus Kyuhyun kemudian menutup pintu.
.
cemilan khas Korea yang terjangkau memenuhi meja. HaeHyun dan YeWook yang membawanya untuk merayakan pesta atas pernikahan Sungmin dan Kyuhyun. Yesung yang sedang memetik gitar asal sambil menyanyi. Suara gitar ke selatan, suara Yesung keutara. Kyuhyun pusing jadinya.
"Hyung aku pinjam ponselmu" kata Kyuhyun. Donghae yang asik menari dengan Eunhyuk dan Ryeowook hanya menganggukan badannya. Namja itu langsung tenggelam dalam dunia ponsel Donghae.
Sekarang bagian Ryeowook yang menunjukan keahliannya dengan di iringi petikan gitar oleh Sungmin.
"Oppa aku membuka les privat untuk kelas gitar. Kau berminat" goda Sungmin. Tapi itu lebih ke mengejek. Yesung mengembungkan pipinya pura-pura kesal.
Eunhyuk dan Donghae tertawa. Mereka berlima lalu mulai menikmati alunan lagu yang Ryeowook nyanyikan. Sesekali Sungmin melihat Kyuhyun yang tampak tersenyum pada ponsel Donghae. Sungmin jadi penasaran.
Ryeowook menundukan badannya tanda terimakasih karena sudah menyaksikan pertunjukannya. Yang dihadiahi tepuk tangan. Kyuhyun menghampiri istrinya yang sedang mengumpulkan piring kotor untuk melihat apa yang ia temukan di ponsel Donghae.
"Lihatlah" ujar Kyuhyun dengan tersenyum lebar.
Seks saat hamil
Sungmin menatap Kyuhyun yang tersenyum manis padanya , ternyata suaminya itu memperlihatkan sebuah artikel. "Baca lagi" titahnya.
Apakah berhubungan intim saat hamil aman?
Jawabannya iya. Selama anda memiliki kehamilan normal. Anda bisa berhubungan intim sebanyak yang anda inginkan.
"Sebanyak yang anda inginkan" ulang Kyuhyun yang mengerti ekpresi Sungmin. Sungmin memincingkan matanya horor pada Kyuhyun. "Lanjutkan" ujar Kyuhyun.
Ya! Memang tadi siang setelah mengunjung Leeteuk, Kyuhyun membawanya ke dokter kandungan untuk memeriksakan janinnya. Dan dokter mengatakan jika janin dan dirinya baik-baik saja.
Berapa kali sebaiknya wanita hamil melakukan hubungan intim?
Itu tergantung dari kebutuhan wanita tersebut. Di awal kehamilan hormon pada wanita hamil lebih doyan melakukan hubungan intim. Dorongan seksual itu juga muncul dari suami yang melihat istrinya lebih seksi saat hamil misalnya karena tak tahan melihat payudara dan bokong istrinya yang membesar.
"Itu yang terjadi padaku" celetuk Kyuhyun. Sungmin melihat suaminya yang memasang wajah innocent tanpa melihatnya. Oke! Sungmin akui. Ia juga ingin melakukan 'itu' hanya malu untuk mengatakannya pada Kyuhyun.
"Tapi Kyunie~"
"Kau belum selesai membacanya. Igeo.. yang ini" Kyuhyun menunjukan kalimat yang berada di akhir.
Berhubungan seks saat hamil tidaklah membahayakan bila dilakukan dengan hati-hati.
"See.." Kyuhyun tersenyum lebar.
"Kau mau?" tanya Sungmin polos.
"Tentu saja" seru Kyuhyun. "Setelah mereka pulang" bisik Kyuhyun. Ia memandang Sungmin sambil memperlihatkan puppy eyesnya.
Sungmin menunduk malu. Suaminya itu meminta 'itu' dengan blak-blakan. "Ne.." cicit Sungmin pelan. Kyuhyun tersenyum bangga.
"Hyung ini. Gomawo" Kyuhyun menyerahkan ponsel pada Donghae. Dan mulai ikut bernyanyi dengan Yesung dan Ryeowook.
Eunhyuk curiga dengan tampang Kyuhyun yang tersenyum lebar setelah memperlihatkan entah apa pada Sungmin. Padahal sejak tadi namja itu hanya diam sambil menekuk wajahnya. Yeoja itu mengambil ponsel kekasihnya dan mulai mengotak-atik mencari apa yang sedari tadi Kyuhyun lakukan dengan ponsel Donghae.
Eunhyuk tersenyum penuh arti ketika ia melihat history di aplikasi internet ponsel Donghae. 'Jadi ini yang kau cari eoh? Maknae?' batin Eunhyuk.
Ryeowook sudah selesai bernyanyi kedua kalinya, yeoja itu mengambil air mineral. Melihat duet antara Yesung dan Kyuhyun. Yeoja imut itu menoleh ketika merasa Eunhyuk menepuk bahunya.
Eunhyuk membisikan sesuatu di kuping Ryeowook membuat yeoja itu membelak jail. Eunhyuk terkekeh kemudian menyodorkan ponsel Donghae.
Prok prok prok
Sungmin, Eunhyuk, Donghae dan Ryeowook bertepuk tangan ketika Kyuhyun dan Yesung selesai bernyanyi.
"Yah. Suara kalian memang tidak ada duanya Kyuhyun-ah, Oppa" puji Eunhyuk. Kyuhyun mengangkat dagunya angkuh sedangkan Yesung merapikan poni yang menghalangi matanya.
"Jam berapa sekarang?" tanya Ryeowook. Semua langsung melihat pada jam yang tergantung didinding. 22.15 waktu setempat.
"Sudah malam rupanya" ujar Yesung.
Yesung berbenah membereskan barang-barangnya. Begitu pula dengan Donghae. Bersiap untuk pulang. Sungmin langsung membawa piring-piring kotor dan gelas ke tempat pencucian. Eunhyuk dan Ryeowook membersihakan meja. Sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum kalem sambil bersila melihat kesibukan sang istri dan sahabat-sahabatnya.
'Sebentar lagi dan.. hehehehe' Kyuhyun bersorak dalam hati.
"Apa yang kau tertawakan" tanya Donghae.
"Aniyo" jawab Kyuhyun ceria. Namja itu melangkah ke dekat pintu dan seperti seorang penjaga gerbang Kyuhyun membuka pintu untuk sahabatnya.
"Sungmin-ah boleh aku dan Wookie menginap disini?" celetuk Eunhyuk.
"MWO" teriak Kyuhyun. "Tidak bisa. Ini sudah malam dan kalian pulang sana. Palli-palli keluar. Aku dan Sungmin ingin tidur" usir Kyuhyun.
"Ingin tidur atau 'tidur'" kata Ryeowook memandang Sungmin penuh arti yeoja itu melihat kesembarang arah. "Lagian ini sudah malam" tambah Eunhyuk.
"Oleh karena itu kalian pulang. Hyung, Donghae-yah bawa kekasih kalian sana" kesal Kyuhyun.
Eunhyuk merangkul lengan Donghae dan Yesung. Ryeowook ikut bergabung hingga ke empat remaja itu membentuk sebuah lingkaran kecil. Kyuhyun dan Sungmin mengerut kening tidak mengerti.
"Hohoho aku tahu sekarang" ujar Donghae setelah melihat apa yang kekasihnya perlihatkan padanya dan juga Yesung.
"Tahu apa?" tanya Sungmin.
Donghae tersenyum mesum pada Sungmin membuat yeoja itu mengangkat sebelah alisnya. "Kenapa kau melihat ku seperti itu?" Sungmin beringsut mendekat pada Kyuhyun.
"Seks saat hamil?" celetuk Yesung membuat Kyuhyun dan Sungmin membelakkan matanya. Eunhyuk tersenyum lebar sambil menggoyang-goyangkan ponsel kekasihnya pada Kyuhyun. Sial.
"Arrasso.. kami mengerti" Donghae yang tak kuat mendapat tatapan mematikan dari Kyuhyun, ia langsung melempar pandang pada Yesung. Seakan mengerti arti tatapan itu Yesung menganguk.
"Yah apa yang kalian lakukan" pekik Eunhyuk dan Ryeowook ketika Donghae dan Yesung memanggul tubuh kecil mereka di bahu seperti memanggul beras.
"Aku titip gitar ku oke" teriak Donghae. Kyuhyun menjulurkan ibu jarinya tanda OKE.
"Kami pulang" pamit Yesung.
Kyuhyun langsung membuka pintu dengan lebar untuk Yesung dan Donghae. Mengucapkan terima kasih banyak pada kedua sahabatnya yang sangat pengertian itu.
"Kalian yang terbaik" seru Kyuhyun.
Namja tinggi itu tersenyum lebar. Merasa sangat sangat puas. Hah! Betul bukan dia tidak salah pilih mencari sahabat. Dengan gerakan gentel Kyuhyun menutup pintu dan tak lupa mengunci pintu.
Ia membalikkan badannya hingga ia bisa melihat istrinya yang tengah menunduk malu. Ia berjalan mendekati Sungmin.
Menyentuh dagu lancip istrinya dan membuatnya mendongak. "Penggangu sudah pergi" ujar Kyuhyun sambil mengecup bibir shap M milik Sungmin.
Yeoja itu merona di buatnya. "Jadi kau mau melanjutkan kegiatan kita yang tertunda?" goda Sungmin mengecup balik bibir Kyuhyun. Membuat seringai terlukis di wajah tampan Kyuhyun.
"Menurutmu" Kyuhyun tersenyum dan langsung mendekap tubuh kecil Sungmin. Memberi kecupan di seluruh permukaan wajah istrinya yang manis.
"Eunghh..." Sungmin mengalungkan kedua lengannya pada leher Kyuhyun ketika namja itu menelusupkan lidahnya pada goa hangat miliknya.
Kyuhyun mengelus punggung Sungmin sensual. Perlahan Kyuhyun membimbing istrinya untuk duduk lalu saling membuka baju masing-masing hingga keduanya naked. Kyuhyun mengecupi leher Sungmin dan membaringkan tubuh istrinya di kasur lipat mereka dengan perlahan. Ia menjadikan sikunya sebagai penopang agar tidak menindih Sungmin yang tengah berbadan dua.
Kyuhyun dan Sungmin saling berpandangan, mengagumi pahatan sempurna dari tubuh pasangan masing-masing. Sungmin merasa tergiur melihat dada bidang Kyuhyun yang belum terbentuk sempurnya. Mengusap naik turun, ia mengangat sedikit kepalanya untuk mengecup dada bidang itu.
Kyuhyun tersenyum mendapat perilaku Sungmin padanya. Namja itu mengusap wajah istrinya. Sungmin memejamkan matanya ketika Kyuhyun mengecup keningnya lama.
"Apa kau menyesal dengan apa yang kita alami ini?" gumam Kyuhyun.
Sungmin memandang lurus mencari maksud dari perkataan Kyuhyun lewat kedua manik hitam suaminya. Walau pun selalu jail dan tersenyum, Sungmin bisa melihat rasa gundah di sana.
"Tidak. Berjanjilah jangan tinggalkan aku" lirih Sungmin.
Kyuhyun mencium bibir Sungmin mengulum sebentar. Ia beralih mengecup kedua kelopak mata Sungmin bergantian.
"Tidak mungkin aku akan meninggalkanmu" Sungmin menjambak pelan rambut Kyuhyun ketika suaminya itu mengecup dan menjilat perpotongan lehernya. Menggigit kecil kemudian menghisap seperti vampir hingga terlihat tanda kemerahan di sana.
"Aku akan berusaha untuk membahagiakan kalian berdua" Kyuhyun mengecup beberapa kali perut rata Sungmin. Seulas senyum Sungmin sunggingkan.
Kyuhyun naik mengecup belahan dada Sungmin lalu kedua payudara Sungmin. Terus naik ke leher sampai bibirnya kembali bertemu dengan bibir Sungmin. Saling memagut satu sama lain.
"Kyunie~ saranghae" ucap Sungmin ketika Kyuhyun melepas pagutan bibir mereka.
"Nado.."
Dan mereka kembali melanjutkan kegiatan yang sempat tertunda. Kyuhyun perlahan menyatukan tubuhnya dengan Sungmin. Bergerak dengan sangat hati-hati yang membuat gairah mereka naik sampai keubun.
"Eungh.. ahhh.. ahhh..Kyuhh" Sungmin memejamkan matanya sembari memeluk tubuh suaminya. Mengusap punggung lebar namja yang sudah membuatnya mabuk dengan cinta dan kasih sayangnya.
"AKKHH.. ohhh.. Kyuhh..eung... ohhh..." erang Sungmin ketika kejantanan suaminya mengenai g-spotnya. Menumbuknya lembut dan berulang membuatnya melambung nikmat.
"Saranghaeee...Cho Sungminnn.." Kyuhyun mengecup kening Sungmin tanpa menghentikan gerakan pinggulnya.
Desahan dari kedua bibir mereka terus mengalun mengiringi kegiatan panas yang mereka lakukan. Sungmin memeluk Kyuhyun dengan erat ketika kenikmatan itu tercapai. Untuk kedua kalinya ia merasa hangat dan penuh di rahimnya.
=Figure It Out=
"Selamat makan" seru Kyuhyun dan memulai memasukan nasi pada mulutnya. Setelah itu Kyuhyun menyuapi Sungmin. Sejak hamil Sungmin, istrinya itu selalu ingin makan di suapi oleh Kyuhyun.
Sudah beberapa hari ini Sungmin mengantar Kyuhyun makan siang. Suaminya itu sekarang bekerja di sebuah restoran. Walau makan siang dan malam di jamin oleh pihak restoran, Kyuhyun lebih memilih masakan istrinya dan memakannya di taman dekat restoran tempatnya bekerja.
"Kyunie~ nanti malam tidak lupa bukan?" tanya Sungim.
"Aa.." Sungmin menerima suapan Kyuhyun. "Bagaimana aku bisa lupa jika kau mengatakannya setiap saat" ujar Kyuhyun. Sungmin tersenyum malu.
"Setelah ini aku akan pergi kerumah Wookie" Sungmin membersihkan sudut bibir Kyuhyun dengan jarinya.
"Mau apa?"
"Pinjam gaun untuk prom night. Jadi nanti sore kau langsung ke rumah Wookie saja. Karena Eunhyuk, Donghae dan Yesung Oppa berkumpul di sana"
"Hm" jawab Kyuhyun singkat membuat Sungmin mencebikkan bibirnya.
"Ah! Aku mau kerumah Yesung Oppa saja" ujar Sungmin.
Kyuhyun yang berkonsentrasi memisahkan sayuran yang menghalangi gerak menyendokan nasi, mendongak melihat Sungmin. "Untuk apa?" tanyanya.
"Meminjam jas untuk mu" Sungmin mencubit pipi kiri Kyuhyun gemas. "Dari pada Yesung Oppa membawa koleksi jasnya ke rumah Wookie untuk aku pilih. lebih baik aku kerumahnya saja. Tidak jauh dari sini juga kan" jelas Sungmin.
"Eoh" Sungmin menggaruk lehernya yang tidak gatal. Tidakkah ada kata-kata lain? Hm, Eoh? Cih! Dengus Sungmin dalam hati.
.
.
Sungmin masuk ke dalam ruangan dengan menggapit lengan suaminya yang terlihat sangat gagah dengan balutan jas hitam. Sedangkan dirinya hanya memakai drees hitam selutut tanpa lengan dengan rambut yang di biarkan tergerai. Semua mata memandang mereka kagum walau pakaian yang Sungmin dan Kyuhyun kenakan itu sangat sederhana, tapi jika yang memakainya seorang prince dan princess sekolah beda lagi bukan?
Ketua penyelenggara mulai membuka acara. Sebelum acara puncak yaitu berdansa, terlebih dahulu penampilan perwakilan kelas. Ada yang menari, ada yang bernyanyi, ada yang bermain alat musik dan lain-lainnya.
Musik walt mulai mengalun memenuhi seisi ruang aula besar itu. Eunhyuk dan Donghae sudah turun ke lantai dansa di ikuti Yesung dan Ryeowook dan pasangan lainnya.
"Kau ingin berdansa?" tanya Kyuhyun.
Sungmin menggeleng kemudian menjatuhkan kepalanya di pundak Kyuhyun. "Disini saja" kata Sungmin sambil memeluk lengan suaminya.
Sungmin sebenarnya juga ingin berdansa tapi ia merasa tidak berhak untuk ikut berbaur dengan teman-teman yang lainnya.
"Jangan merasa tidak enak"
Sungmin dan Kyuhyun menoleh pada seorang namja yang berdiri disebalah Sungmin. "Hallo, ketua kelas apa kabar" sapa Sungmin.
"Sudah aku bilang jangan panggil aku seperti itu" ujar namja itu Jungmo. "Aku baik. Bagaimana dengan kalian?" tanyanya.
"Seperti yang kau lihat" jawab Kyuhyun.
"Kalian berdua adalah tamu istimewa di acara ini" ucap Jungmo. "Jadi bersenang-senang lah" sambungnya. Kyu Min tersenyum.
"Chogi. Kyuhyun-ssi"
Kyuhyun menoleh, melihat pada seorang namja yang memanggilnya tadi. Kyuhyun tidak menjawab, ia hanya diam menunggu namja itu melanjutkan kalimatnya.
Kyuhyun mengerutkan dahi ketika namja itu mencuri pandang pada istrinya. Mwoya? Kenapa Sungmin tersenyum pada namja itu.
"Kau mengenalnya?" Sungmin menatap Kyuhyun lalu mengagguk. "Dia.."
"Choi Minho ketua club Sweet Pumkin penggemar Sungmin" ujar Minho memotong perkataan Sungmin. Kyuhyun hanya beroh ria. "Kalau boleh aku pinjam Sungmin sebentar. Anggota yang lain ingin berbincang, berfoto dan jika kau mengizinkan ada juga yang mengajak Sungmin berdansa" jelasnya.
Kyuhyun menoleh pada Sungmin yang tersenyum lebar dengan mata berbinar untuk mengizinkannya. Jungmo hanya terkikik geli. Kyuhyun menghembuskan nafasnya lalu memalingkan wajahnya.
Sungmin berseru walau tak menjawab tapi Sungmin tahu jika Kyuhyun mengizinkannya. Ia mengecup pipi Kyuhyun lalu menggandeng Minho. "Kajja. Dimana yang lainnya" ujar Sungmin berlalu meninggalkan Kyuhyun.
Kyuhyun berbincang dengan Jungmo sembari memantau Sungmin. Istrinya itu sedang di kerubungi oleh para namja dan yeoja. Kyuhyun tersenyum tipis melihat Sungmin tertawa dengan para penggemarnya. Ia berdoa semoga Sungmin akan selalu bahagia seperti sekarang ini.
"Kyuhyun-ah" panggil seorang yeoja.
Kyuhyun menatap malas pada yeoja yang memanggilnya tadi. Namja itu tidak menghiraukan yeoja tinggi itu yang sekarang tanpa di suruh duduk di sampingnya.
"Kyuhyun-ah" panggil yeoja itu lagi. Tak ada jawaban berarti dari Kyuhyun, yeoja itu lalu bangun dan berdiri di hadapan Kyuhyun. Namja yang menjadi incarannya.
"Kau menghalangi pemandanganku Seohyun-ah" ujar Kyuhyun kesal.
Tak tahu diri, yeoja itu Seohyun malah tersenyum lebar. Menurutnya ia berhasil mencari perhatian Kyuhyun. Ya ampun kasihan sekali.
"Maukah kau berdansa denganku?" pintanya sambil mengeluarkan puppy eyes yang menurutnya itu adalah daya tariknya.
"Jungmo apa jawabanmu? Seorang gadis cantik mengajakmu berdansa" ujar Kyuhyun sembari menyenggol bahu namja yang duduk di sampingnya. Jungmo hanya terkekeh kikuk, kenapa aku jadi korban batin Jungmo.
"Aku memintamu bukan dia" dengus Seohyun. Tapi Kyuhyun mengacuhkannya dan pura-pura tidak mendengar.
"Keterlaluan kau membuat seorang gadis menunggu" Kyuhyun mendorong Jungmo agar berdiri dari duduknya.
"Yah! Kenapa aku" gumam Jungmo. Ia juga malas jika berurusan dengan Seohyun. Lebih baik ia menghabiskan waktunya dengan laporan kegiatan yang berada di meja ruang Osis.
Wajah Seohyun makin tertekuk. "Kalian menyebalkan" pekik Seohyun lalu berlari entah kemana meninggalkan Kyuhyun dan Jungmo yang kembali duduk dengan tenang.
"Bukankah Seohyun tipe gadis impianmu" goda Kyuhyun pada Jungmo yang membelakkan matanya. "Enak saja kau bicara" sungut Jungmo tidak terima. Namja bergelar ketua kelas plus ketua osis itu bergidik ngeri.
Seorang murid yang bertugas sebagai MC telah bersiap dengan mic yang berada di tangannya. "Semuanya, apa kalian menikmati berdansa dengan pasangan masing-masing?" tanya MC itu. Serempak semuanya menjawab.
"Aku rasa jawabannya ya" semua kembali menjawab. "Dan sekarang waktu yang kita tunggu-tunggu untuk mengumumkan siapa yang menjadi King and Queen prom night tahun ini. Apa kalian bisa menebak siapa?"
Para murid tingkat 3 sudah tidak sabar untuk mendengar siapa yang menjadi King and Queen, yang sebenarnya mereka-murid yakin 100% jika tebakan mereka benar.
"Dan King and Queen kita adalah..." Mc menjeda ucapanya membuat para murid gaduh tidak sabar. "Kita sambut, King and Queen kita sekaligus tamu istimewa dari acara ini. Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin"
Semua murid bersorak dengan antusias, tepuk tangan saling bersahuatan. Sungmin yang bersama dengan para sahabat clubnya terdiam tidak percaya. Jungmo yang berada di samping Kyuhyun hanya terkikik.
"Untuk King and Queen kita, bersediakan kalian untuk berdansa" seru MC itu dan tepuk tangan kembali terdengar.
"Apa kau tidak menghampiri RatuMu dan berdansa dengannya?" Jungmo menyenggol bahu Kyuhyun dan membuat namja tinggi itu tersadar dari lamunannya.
Dengan gagah Kyuhyun berjalan menghampiri Sungmin. Sorot lampu mengiringi langkah Kyuhyun. Namja itu mengulurkan tangannya. Kyuhyun tersenyum manis ketika Sungmin menerima uluran tangannya.
Music walt kembali mengalun. Kyuhyun melingkarkan tangannya di pinggang Sungmin sedangkan yeoja kelinci itu merangkul leher suaminya. Perlahan pasangan lainnya ikut berdansa.
"Bukankah kita baru berdansa sekarang? Kenapa kita mendapat gelar King and Queen?" tanya Sungmin heran.
Kyuhyun mengendikan bahunya. "Aku tidak tahu" Sungmin memejamkan matanya ketika Kyuhyun mengecup keningnya lama.
Sungmin membenamkan wajahnya di dada Kyuhyun. Entah mengapa musik walt membuat hatinya berdesir. Ia mengingat kembali, kenangan-kenangan ketika ia pertama kali masuk kesekolah ini. Mendapat hukuman mengepel aula karena keterlambatanya dengan sahabat-sahabatnya. Suasana kelas yang gaduh karena tidak ada guru yang mengajar dan kenakalan-kenakalan lainnya. Dan Sungmin tak akan bisa melupakan saat-saat itu. Bukankah masa indah di sekolah adalah masa kita duduk di bangku SMA. Masa dimana kita mengenal dengan benar artinya persahabatan, persaingan dan cinta.
.
.
.
TBC
Annyeong chingudeul...
Aku memakili Kyu Min mengucapkan terima kasih pada kalian atas kehadirannya di pernikahan yang sangat sederhana itu #ceileh_jubir_ceretanya keke~
Ah ya aku mau tanya nih. Kalau kalian baca FF Kyumin entah GS atau Yaoi settingannya tuh Teen Romance/ sekolahan. Kalian suka ngebayangi Daddy Cho nya kayak gimana?
Misalnya setting sekolahan, Q suka ngebayanginnya tuh Daddy yang waktu MV Dancing Out gitu hehe. Ngerti kan? Sekedar pengen tahu. Di jawab silahkan ga juga tidak masalah ^^
Maaf q belum bisa bales review Chingudeul karena aku tidak pandai untuk membalas review tapi aku bener-bener ngucapin TERIMA KASIH BANYAK atas dukungan dan semangatnya yang sudah Chingudeul berikan padaku.
For:
paprikapumpkin, Cho MeiHwa, keytakaoru, mutiaratupi, onkey shipper04, Dmagda, Lilin Sarang Kyumin, Pumpkins yellow, riakyuminshiper, cloudswan, nova137, LiveLoveKyumin, riesty137, Yoldaspa, Kikyu Cho, babychoi137, Babyjoy, TifyTiffanyLee, Ai Rin Lee, KimRyeona19, Love Kyumin 137, ChoLau137, Thania Lee, SSungMine, 1004hoteuk, dewiktubagus, kimpichiadjah, Santiyanifebby, Arum Junnie, ShinJiWoo920202, danactebh, snowdrop1272, KyuMinElfcloud, Princess Kyumin137, 1307, bunnyblackFLK136, SEungyo, ayyuannisa1, yopraa, minnie kyumin, ming hui lin, hanna, intankyuhyunelf, ouhji, IU, DIAHDEGA, endahkyumin137, Gye0mindo, kimmyonginara, kyumindudut, parkhyun, sweety pumpkin, minnieGalz, zaAra evilkyu, Geurim Jang, KikyWP16, babykyumin, ratu kyuhae, Guestmartia elfishyekyuminhyuk, Lee'90, ExotiCessiElf, PaboGirl, keykyu, fadhillah umar dhani, banana joyer, fenigista99, KMalways89, bunnykyu, kyukyu, Minhyunni1318
JONGMAL GOMAWO...
Oke bagaimana menurut Chingudeul chapter 3 ini?
Mind To Review Again? I waiting your respons about this chapter..
SEE NEXT CHAPTER
