Ne , para readers ku yang setia menunggu chap 1-7 , aku mau melanjutkan my fic nih , saya ucapkan arigatou gonzamitsu bagi yang mereview ataupun hanya membaca fic abal ini , tanpa basa basi lagi yuk langsung tancap

Story before

"Itu buktiku"kata Gaara tersenyum

Mystery of Sunagakure international high school

-Naruto tetap punya masashi kishamoto-

Mystery of SIHS : kejadian masa lalu

Sebulan kini telah berlalu , sophia pun sudah terbiasa dengan lingkungannya sebagai anak yang ceria , anggun , tapi bisa sangat brutal juga sensitive ,dan kini Ia juga menyandang nama 'putri air dari selatan'karena keanggunannya dan 'putri matahari kedua' karena keceriaannya. Hubungannya dengan Gaara pun sudah tersebar luas, tapi tak ada yg berani mengacaukannya , tak terkecuali musuh dari fihak elemen kegelapan yg selalu mengintainya , salahkan Gaara yang terlalu protective padanya , tapi ke-protective-an Gaara bukan tanpa alasan , melainkan disebabkan oleh kejadian yang menimpanya 2 hari yang lalu

Flashback

"Saat ini hubungan kita sudah ketahuan , jadi hati - hati aku tak mau terjadi sesuatu yg buruk padamu "ujar Gaara memperingatkan ang gadis sekaligus pujaan hatinya ini dilorong sekolah yang telah sepi

"Ha'i , aku mengerti"kata sophia

"Bagus , kalau begitu aku pergi dulu"kata Gaara dengan wajah datar seperti biasanya sambil bergegas pergi

"Ga-Ga-Gaara..."kata sophia menggantungkan kalimatnya

"Ya , ada apa ?"kata Gaara sambil berbalik

"A-a-aku masih takut"kata sophia "

"Takut , oh maksudmu dengan hal itu?"tanya Gaara , sophia mengangguk

"Apa kau tidak percaya padaku?"kata Gaara berjalan mendekati sang namikaze bungsu tersebut

"Bu-bu-bukan begitu, hanya saja..."sophia kembali menggantungkan kalimatnya

"Hanya saja apa ? kau takut aku berkhianat?" kata Gaara yg kini telah mendekap sang pujaan hati , sophia menggeleng

"Tidak , bukan itu"kata sophia lagi

"Lantas apa ,hmm?"kata Gaara , nadanya kini semakin menjurus ke menggoda

"A-a-aku takut kau tidak siap ,aku takut kau menjauhiku dan meninggalkanku , Gaara

"Katanya menunduk dalam , kemudian Gaara menarik dagunya "aku takkan pernah menjauhimu apalagi meninggalkanmu , karena kau satu - satunya gadis yang aku cintai "kata Gaara kemudian mengecup dalam bibir sang kekasih.

Saat sophia akan masuk kekamarnya tiba - tiba langkahnya terhenti tepat di depan pintu , entah kenapa rasanya ia tak bisa bergerak . keringat dingin kini mulai jatuh dari pelipisnya , lalu tiba - tiba...

WUSH!

Sebuah bayangan hitam dengan cepat pergi darinya , kejadian barusan membuat angin melambai-lambaikan rambut birunya

"Hahaha , akhirnya kita bertemu juga namikaze sophia , hahaha" suara tertawa mengerikan terdengar dibalik kegelapan itu

"Si-siapa kau ?"tanyanya , sekuat-kuatnya ia , ia hanya manusia jadi wajar ia takut

"Hmm, sepertinya mito tidak menceritakan tentangku ya?"katanya menampakkan diri , terlihat disana seorang pria berambut hitam panjang dan warna kulit seputih mayat

"O-orochimaru , ta-tapi mana mungkin ? kata obassan kau sudah mati! , apa ini edo tensei?(bener ga nulisnya?) "katanya panik

"Hoho sepertinya mito menyembunyikannya dengan baik ya..."katanya sambil memasang serigaian mengerikannya

"Aku masih hidup namikaze , aku hanya disegel oleh nenekmu itu, tapi sepertinya aku harus berterimakasih pada nenekmu karena sudah mengurungku disini , sehingga dengan mudah aku dapat menemukan orang yang bisa melepaskan segel ini dan lebih mudah mendapatkanmu , khu khu khu " lanjutnya sambil memamerkan lidah ularnya pada namikaze bungsu "

"Apa yang kau inginkan?!"katanya setengah membentak atau teriak lebih tepatnya

"Kau"katanya tenang

"A-apa , jangan berharap! GAARAA TO... hmmmppp ! hmmmppp!"katanya saat sang manusia ular itu menutup mulutnya dengan sebuah saputangan hitam , setelah beberapa menit ia pun dilepas oleh sang manusia ular

"Haah...haah...baik sekarang giliranku ! water element:the sou...,arrrgghh kenapa ini , arrrggghhh kepalaku!"teriaknya memegangi kepalanya

"Racunnya mulai bekerja ya , menarik..."katanya menyerigai melihat sang namikaze bungsu terus memegangi kepalanya karena kesakitan yg semakin menjadi

"ARRGGGHHH SAKKITTT , akh sialan kau orochimaru! , arrgghh ,ugh si-si-sial"katanya sambil tumbang ,sementara si musuh menyerigai puas melihat musuhnya telah tumbang

"Bagus , kini aku dapat membunuhnya dengan lebih mudah"gumamnya puas ,

Sementara sophia terus mencoba berdiri , tapi tak bisa 'kerja bagus , kabuto... ternyata kau memang hebat dalam ilmu meramu racun , khu khu khu'batin orochimaru puas

"Hosh..hosh...ra-ra-racun ini me-me-menyerap semua tenagaku. a-a-aku tidak bisa bergerak , Gaara to-to-tolong aku. ugh..."katanya tak sadarkan diri

"Hmm jadi itu nama parternya , Gaara. sepertinya akan labih menyenangkan jika ia melihatnya"katanya kemudian menulis memo kecil dan di tempelkan ke pintu kamar itu kemudian dibawanya sophia yang telah tak sadarkan diri.

Skip time

Pagi kini telah menjelang , orang - orang mulai mulai bangun dan bersiap - siap untuk melakukan kegiatan mereka masing masing , tak terkecuali Gaara. ya , tokoh utama kita yang satu ini masuk ke kamar mandinya untuk melakukan acara mandinya , entah kenapa perasaannya sangat tidak enak mengenai sang gadis , tapi ia coba melupakannya

20 menit berlalu , sang pemuda pemegang marga sabaku ini pergi menjemput sang kekasih di depan asramanya 'lho tumben biasanya Dia yang menunggu, sepertinya ada yg tidak beres'batinnya sambil ke atas .

Begitu sampai didepan kamar sophia , bukan main terkejutnya Gaara saat melihat banyak darah dan helaian rambut biru di depan pintu

"A-a-apa yang terjadi padamu sophia?"katanya

Ia benar-benar sangat panik sekarang dicobanya melihat ke kanan dan kiri , berharap dapat menemukan sebuah petunjuk , dan ia pun menemukan memo kecil menempel di depan pintu sang gadis , tanpa basa basi lagi langsung saja dia mencabutnya kemudian membacanya

"Kalau kau membaca memo ini sepertinya kau sangat panik ya?

tapi itu memang benar , aku yang menculik gadismu

kau marah padaku bukan?

kalau begitu kemarilah

datanglah padaku

bunuh-lah aku...

habisi aku...sebelum...

aku yang melakukannya padanya

jika kau mau tahu dimana aku

akan kuberi tahu kau Gaara-san...

aku berada di lab terkunci di ujung sekolah

aku dan kawan kawanku menunggumu , paham?

jadi bergegaslah , waktu mengejarmu dan juga...

jangan buat kami menunggumu terlalu lama disini , mengerti?

atau itu akan berakibat sangat fatal baginya dan mungkin juga bagimu

cepatlah , aku menunggumu untuk kemari

dan ingatlah bukan hanya aku yang menunggumu

khu khu khu"

Pertanda dari :

~Orochimaru~

Gaara meremas remas dan merobek robek memo itu seusai membacanya 'awas kau orochimaru , jika kau berani melukai sophia walau hanya seujung rambutnya , lihat saja... aku akan membunuhmu brengsek!"batinnya geram'untuk sekarang sepertinya hanya nona tsunade yang bisa membantuku'pikirnya dan langsung melesat seperti angin ke tempat tsunade

Ditempat tsunajira

Jiraya dan tsunade sedang tertidur pulas dengan posisi ngangkang dan mulut terbuka (ga elit banget) sehabis mengerjakan seluruh dokumen - dokumen untuk acara perkemahan yang akan dilaksanakan sekiranya dua minggu kedepan , jadi jelas aja mereka tidurnya ga elit gitu , orang mereka super sibuk sama ngerjain semua dokumen - dokumen yang pada numpuk dan belum disentuh dari bulan lalu , ya capek lah

Tok tok tok

Jiraya sempat terbangun mendengar suara ketukan pintu tersebut , tapi karena nyawanya masih setengah dan belum kumpul full jadi Tidur lagi tuh bocah

Tok duak tok duak

Kali ini nyawanya udah tiga perempat

Duak duak duak duak duak

Oke nyawanya udah full , dan ga butuh waktu lama untuk membuka pintu itu

"Ya , siapa?"ujarnya

"Saya sabaku no Gaara , partner sophia"kata Gaara ,

Mendengar kata 'sabaku' dan 'sophia' jiraya tentu saja kaget , karena Gaara seingatnya adalah seorang murid yang paling acuh mengenai ruangan ini...

"Ada apa kau kemari sabaku-san?"tanya jiraya

"Umm , bisakah kita bicarakan didalam jiraya-san?"kata Gaara celingak celinguk

"Baiklah , ayo masuk"kata jiraya

Sesampainya didalam Gaara dipersilahkan duduk oleh jiraya desubuah sofa berlambang jam pasir yang berada ditengah ruangan tersebut...

"Jadi ada apa?"tanya jiraya kemudian

"Begini , tadi pagi aku menjemput sophia didepan asrama... karena ia tak kunjung datang jadi aku pergi ke depan kamarnya aku menemukan banyak bercak darah dan helaian rambut biru dan dipintunya ada sebuah memo kecil yang berisi ancaman dan tempat Dimana ia disekap ah iya disana juga tertulis nama penculiknya" jelas Gaara

"Siapa nama penculiknya?"tanya jiraya "orochimaru"kata Gaara

"Sepertinya aku pernah mendengar nama itu..."gumam jiraya "jadi , bolehkah aku pergi?"tanya Gaara tiba tiba

"Baiklah , aku menyetujui kau pergi sabaku-san , tapi kami harus ikut"ujar tsunade yang entah sejak kapan ada di situ

"Tapi untuk apa ?"tanya Gaara

"Aku yakin niat mereka memanggilmu hanyalah untuk memperlihatkan padamu bagaimana ia dibunuh''kata tsunade

"Tunggu , bukankah dia sudah punya kekuatan? untuk apa lagi dia mau membunuh sophia?"tanyanya geram

"Itu akan membuat kekuatannya bertambah kuat Gaara , juga karena kekuasaannya Gaara , dan tidak hanya itu , ia juga mengincar hadiah yang diberikan oleh mandara jika berhasil membunuhnya"ujar tsunade menjelaskan , Gaara mengangguk paham

Sementara ditempat namikaze disekap...

Diruangan tua itu terlihat seorang gadis remaja yang terbaring disana , cahaya matahari yang masuk lewat lubang lubang yang ada membuat tidur sang gadis terganggu , samar samar ia mendengar percakapan orang diujung sana

"Apa? astaga orochimaru , untuk apa kita menunggunya ? lebih baik langsung saja kita habisi dia"kata seorang pemuda geram

"Tidak apa apa , bukannya akan lebih menarik kalau partnernya melihat bagaimana cara gadisnya mati bukan? lagipula itulah yang Kusebut sebagai penyiksaan batin , khu khu khu "terdengar suara tawa mengerikan

"Umm , ugh di-di-dimana ini "ujarnya mengucek matanya

"Bagaimana tidurmu namikaze? dan selamat datang di laboratoriumku yang sederhana ini , khu khu khu"kata sang siluman ular "kau?! apa yang ku lakukan padaku banci sialan , hah?! lepaskan aku !"katanya memberontak walaupun ia tengah dirantai , sementara yang bersangkutan hanya menyerigai iblis

Dark element : the dark lightning

Setalah si siluman ular itu mengucapkan nama jurus tersebut , tiba tiba sebuah listrik atau lebih tepatnya petir , mengalir lewat rantai - rantai yang telah mengikat tangan dan kaki sang gadis ini sejak tadi "ARRRGGGHHH!"teriaknya setelah listrik yang sudah lebih dari 150 volt itu menyentuh tubuhnya secara berulang - ulang

"Hah...hah...hah...ka-ka-kau hanya bisa bersembunyi! dasar banci sialan!"kata sang namikaze setelah peristiwa 'penyetruman' itu dan masih bisa memberontak (beruntunglah dia itu ksatria elemen , kalo ngga pasti udah tewas ditempat)

"Ck , cerewet sekali kau"kata seseorang disana sambil menampakkan dirinya

"Ne-ne-neji?"tanyanya tergagap , ia tak percaya bahwa neji , saudara dari sahabat baiknya itu melakukan hal seperti ini

"Khu khu khu neji , sepertinya kau membuat tamu kita terkejut ya?"kata sang siluman ular itu

"Hey kau banci sialan ! apa yang kau lakukan pada neji huh ?! mana neji yang asli ?! kau pasti mencuci otaknya kan?! ayo jawab aku!"tanyanya bertubi - tubi dan terus memberontak

"Huh , kau terlalu cerewet berbeda sekali dengan Gaara , kalau menurutku sepertinya kau lebih baik menjadi gadis lee saja"kata neji sadis , mendengar kata - kata neji ia hanya bisa membeku ditempat dan merenung

' Yang dia katakan ada benarnya juga , Gaara jauh berbeda denganku... yang lebih cocok dengannya adalah hinata... apa aku yang memaksanya secara tidak langsung untuk bersamaku , tidak! Gaara bersamaku itu karena kemauannya sendiri , tapi apa sebenarnya dia bahagia bersamaku?'batinnya teriris,tanpa sadar satu tetes air mata jatuh dari matanya

"Kau tidak melawan ya? kau itu menjadi ksatria elemen hanya membebaninya karena hanya tinggal menunggu waktu saja kau akan meninggalkannya secara tragis , apa menurutmu itu takkan menyiksa batinnya? kau sama saja seperti iblis , namikaze"ujar neji yang membuat hati namikaze bungsu ini tambah teriris-iris

"Dan hanya ada satu cara untuk mengakhirinya..."kata orochimaru "tapi... apa kau bersedia melakukanya?"sambungnya kemudian

"Ya...hiks...jika itu untuk Gaara... aku bersedia"katanya menangis , sementara orochimaru hanya menyerigai iblis dan berkata

"Kalau begitu bersiaplah"ujarnya lalu kembali memasang jurus

Dark element : the dark lightning

"Lalu kemudian..."kata orochimaru meneruskan jurusnya

Dark element : the evil water

Kedua jurus tersebut kemudian menyatu menghasilkan rasa sakit yang luar biasa bagi sang namikaze bungsu"AAAAAAAAAAAAA"jeritnya menahan sakit yg luar biasa yang melanda tubuhnya , kemudian ia kembali tak sadarkan diri

Kembali ke tempat Gaara
"AAAAAAAAAAAAA"jeritan tersebut membuat Gaara tersentak , kemudian berhenti sejenak 'sophia , apa yang terjadi padamu?'batinnya cemas "Gaara-san ayo cepatlah , waktu mengejar kita"ujar tsunade "baiklah , ayo"kata Gaara. kini mereka kembali berlari... mencoba mendahului waktu yang tak pernah dapat dilalui...perjalanan untuk mendapatkan hasil yang terbaik akan dimulai dari tempat ini...

Bersambung

Lanjutannya di chap besok... oh ya yang kemaren diralat ya...

Nah berhubung tousanku udah ngamuk - ngamuk jadi di putus dulu ya padahal ide lagi pada nge - blink blink nih tapi yah daripada gue ga nerusin ampe tahun depan mendingan di putus dulu deh *malah curhat*oke akhir kata

Review please?