You just need to know nothing

Exo official couple with crack couple

Kaisoo, HanTao/LuTao

This is Gender Swicth..

Girls : Kyungsoo, Tao, Lay, Minseok, Baekhyun, Jongdae

Boys : Kai, Luhan, Kris, Sehun, Suho, Chanyeol

. . . . . .

Chap 2

The reason for love you

Happy reading^^

Luhan berlari tergesa-gesa di lorong rumah sakit menuju suatu ruangan. Awalnya ia ragu saat hendak menyentuh gagang pintu itu tapi akhirnya Luhan memberanikan diri untuk mendorong pintu dan masuk kedalamnya.

Matanya bergetar melihat gadis yang sedang berbaring di ranjang, dihadapan nya. Gadis itu tengah tertidur dengan berbagai alat medis yang menempel di tubuhnya. Pria tinggi yang sudah ada di ruangan diruangan itu sebelumnya. Langsung berdiri menghampiri Luhan lalu menepuk bahunya.

"bagaimana keadaan Tao?"

"keadaannya tidak terlalu baik saat ini. Dokter belum bisa memastikan kapan ia akan sadar.."

"kemarin saat di café, Tao terlihat baik-baik saja.."

"aku juga tidak mengerti. Dia makan malam dan minum obat seperti biasa dan tadi pagi saat aku ke kamarnya. Ia sudah terbaring di lantai tak sadarkan diri sambil memegangi perutnya."

"seharusnya kau bisa menjaga Tao dengan baik. Kalau memang tak bisa, serahkan dia pada ku."

"kau pikir, hanya kau yang menyayanginya di dunia ini? Kau tidak memikirkan perasaan ku dan kedua orangtua nya? Jangan hanya pikirkan diri mu sendiri tuan Xi! Kau sendiri tau status ku dengan nya."

Kris berjalan membelakangi Luhan.

"aku kekasihnya dan kau hanyalah seorang teman. Tidak lebih dari itu!" Kris melanjutkan perkataan nya sebelum keluar dari ruangan Tao.

Luhan terdiam sambil terus menggenggam tangan Tao yang terasa begitu dingin. Perkataan Kris terus teringiang ditelinganya. Seharusnya ia bisa lebih sadar diri akan posisi nya. Meski semua orang bebas mencintai siapapun tapi bukan berarti bisa dengan seenaknya mengganggu hubungan orang lain. Apa lagi ketika kedua nya saling mencintai.. Luhan merasa dirinya terlalu jahat dan egois saat ini. 'Haruskah aku menyerah dan pergi dari hidupnya?' batin Luhan

Sebenarnya sudah dari lama Luhan menyadari perasaan nya yang salah dan tidak pantas. Terlebih Kris juga selalu memperlakukan nya dengan baik. Tapi Tao terus membuat nya serakah dan egois. Mulai dari Tao yang memperkenalkan Kris sebagai pacarnya. Itu benar-benar membuat Luhan gila, karena tidak bisa berbuat apa-apa.

~ You just need to know nothing~

Tidak seperti biasanya, istirahat kali ini Jongin hanya menghabiskan waktunya sendirian di taman belakang sekolah. Bersandar pada sebuah pohon besar yang rindang. Tanpa terasa mata nya terpejam dan kilasan balik percakapan nya dengan Sehun kembali berputar di otak nya.

Jongin merasa ia sangat bodoh saat ini. Sehun adalah sahabat terbaik yang pernah ia miliki. Bahkan seperti yang kedua hyung mereka bilang. Dari sejak dalam kandungan mereka sudah dijodohkan untuk menjadi sahabat oleh kedua hyungnya. Sehun selama ini sudah berjanji untuk setia menjadi sahabat yang baik bagi nya. Selalu berada disampingnya meskipun itu tidak mudah dan beresiko. Seperti pernah suatu malam penyakit Jongin kambuh. Ia bahkan koma dan dirawat diruang intensif. Sehun terus menangis ingin masuk dan menemani Jongin disana. Sehun berkata akan membuat Jongin bangun disaat orang-orang tegang dengan perkataan dokter. Entah itu memang suatu keajaiban atau apa, tapi berkat genggaman tangan Sehun dan bisikannya untuk bangun. Jongin berhasil melewati masa krisis nya. Terakhir Sehun juga rela berpakaian layaknya wanita untuk Jongin, hanya untuk membuatnya tertawa.

Ucapan Jongin kemarin sungguh keterlaluan. Walau sebenarnya bukan itu maksud Jongin pada awalnya. Ia hanya ingin menemukan sosok penggantinya kelak untuk Kyungsoo. Satu orang yang muncul dibenaknya hanyalah Sehun. Lalu Jongin pun mulai mencari cara agar Sehun menuruti keinginan nya yang sungguh keterlaluan.

"kau pikir aku tidak punya hati? Aku juga punya hidup ku sendiri Jongin! Aku ingin menemukan cinta ku! Kenapa kau begitu jahat ingin mengorbankan perasaan ku? Jagalah cinta mu sendiri! Jangan libatkan orang lain!"

Perkataan Sehun terus teringiang ditelinga Jongin. Sekarang Jongin benar-benar menyesal dan tak tau harus melakukan apa.

"hey,,,"

Suara gadis itu berhasil menyadarkan Jongin dari lamunan nya. Gadis itu kini tengah berjongkok dihadapannya sambil tersenyum hangat.

"tumben kau tidak bersama si albino? Kemana dia?"

"…"

"oh,, kau sedang bertengkar dengan nya ya?"

Gadis itu kini duduk disamping Jongin. Lalu dengan lembutnya gadis itu memindah kepala Jongin keatas bahunya yang kecil. Satu-satunya gadis yang selalu bisa membuatnya nyaman.

"Kyungsoo noona.."

Ya, dia Kyungsoo. Gadis yang selalu menghiasi hari-hari Jongin yang terasa begitu cepat berlalu.

"boh?"

"kalau ku pikir-pikir lagi.. bagaimana bisa aku begitu mencintai noona?"

"jadi , kau menyesali nya?"

"tidak. Hanya saja.. harusnya aku lebih tau diri untuk mencintai gadis semanis noona. Menurut ku, noona harusnya berpacaran dengan pemuda yang jauh lebih tampan dari ku.."

"ssutt.." Kyungsoo mendesis sambil menempelkan jari telunjuk kanannya di bibir Jongin. Membuat mata Jongin membulat seketika itu juga.

"sepertinya masalah mu begitu berat dengan Sehun, sampai otak mu jadi berpikiran yang aneh-aneh seperti ini.."

Jongin tak mengerti bagaimana bisa Kyungsoo selalu bisa tau semua isi hatinya.

"tidurlah sebentar, wajah mu terlihat begitu lusuh seperti itu.. Nanti akan ku bantu bagaimana caranya membuat Sehun mau bertegur sapa dengan mu lagi.."

Jongin memejamkan matanya dan Kyungsoo mulai melantunkan nada-nada indah andalannya.

Kini Jongin mengerti apa yang membuatnya begitu mencintai Kyungsoo. Bahkan ia rela menukarkan semua hal berharga nya untuk kebahagian Kyungsoo.

Karena Kyungsoo selalu membuatnya merasa menjadi seorang pria yang paling beruntung didunia bisa mendapatkan gadis seperti dia.

Rasa nyaman, bahagia, egois dan semua bercampur aduk dalam hatinya. Ada sensasi tersendiri yang membuat nya begitu bahagia bersama gadis itu. Tidak peduli seperti apa yang akan terjadi nantinya. Tapi Kyungsoo berhasil membuat nya memimpikan masa depan yang belum pasti adanya..

~ You just need to know nothing~

Sehun sebenarnya sangat kesal dan tak ingin lagi berhubungan dengan Jongin. Selama ini Sehun selalu berusaha menjaga perasaan nya tapi Jongin malah mengabaikan perasaan nya. Sehun mengerti kalau selama ini, ia memang belum punya seorang gadis yang benar-benar ia cintai tapi bukan berarti perasaannya harus dipermainkan seperti itu. Lagipula ia sangat tau seberapa besar cinta diantara Jongin dan Kyungsoo. Sehun pikir Jongin akan berusaha lebih keras untuk berjuang hidup tetapi ia malah menyerah..

Terkadang Sehun lelah dan ingin membiarkan Jongin dengan segala keinginannya. Namun, saat Sehun membayangkan nya. Jika saja sudah waktunya Jongin benar-benar pergi meninggalkan dunia. Maka ia tidak akan memiliki sahabat lagi. Bahkan Jongin sudah lebih dari seorang sahabat baginya.

Mungkin karena itu juga, meski sedang bermusuhan dengan Jongin. Sehun tetap mengikuti perintah hyung nya ke rumah sakit untuk mengambil obat tambahan Jongin.

Sehun masuk melalui gerbang rumah sakit gerasak gerusuk berbarengan dengan rombongan anak-anak yang memakai jas putih polos sampai setengah paha. Disitu ia tidak sengaja bertemu mata dengan seorang gadis yang sedang memakai seragam. Gadis itu terlihat sangat cantik dengan rambut hitamnya yang terurai sebahu. Belum lagi, gadis itu sedang tersenyum.

Sehun sendiri tidak mengerti mengapa ia bisa masuk dalam kumpulan anak-anak itu dan mendapat dorongan sana-sini. Ia berusaha untuk keluar dari barisan yang dijaga ketat oleh seorang guru wanita gendut didepan. Dengan usaha keras Sehun berhasil keluar dari barisan itu dan menabrak seseorang.

Begitu gadis itu mengangkat kepala nya menghadap Sehun. Ternyata itu gadis yang tadi. Gadis yang sudah membuatnya terpesona.

"kau itu punya mata! Kenapa tidak menggunakan mata mu saat berjalan?"

"…"

Sehun hanya diam dan tak berbuat apa-apa. Ia hanya menatap mata gadis itu lekat-lekat..

OHhh… Sehun benar-benar ingin berteriak sekarang.

Pemuda itu tidak sabar memberitaukan pada sahabatnya kalau dia akhirnya punya seseorang yang dicintai nya.

To be continue..

Apa-apaan ini aku nulis absurd banget.. =_=

Sorry udah lama banget updatenya..

Tadinya ini mau twoshots tapi karena ide cerita nya jadi hilang.. dan jadinya gini dech.. gagal twoshots .. maaf kalau rada-rada ga nyambung gini cerita nya..

Thanks udah baca dan yang komentar..