Gomawo buat yang udah review di chapter sebelumnya, yaa :*

Dee seneng banget, walaupun fic ini mengandung crack pair, ternyata banyak yg suka juga, hehe ^^

Oke, buat kalian semua yang Dee cintai, happy reading, yea!


Jung Minrin

presents

Because of Her (Fujoshi)

starring

Jung Yunho

Cho Ara

Cho Kyuhyun

Shim Changmin

Lee Taemin

etc.

Warning:

BL (sometimes Straight), Other Crack Pairs


Kyuhyun termenung di samping jendela kamarnya. Matanya menatap kosong ke arah pemandangan indah dihadapannya.

Seoul yang bermandikan cahaya di malam hari memang indah dan selalu berhasil menenangkan hati Kyuhyun yang tengah gundah.

Tapi, apa yang terjadi saat ini, justru sebaliknya.

Kilauan cahaya yang menerangi Seoul malam itu justru membuat Kyuhyun semakin terpuruk. Seolah cahaya itu berusaha mengejeknya. Mengejek seorang Cho Kyuhyun.

Kyuhyun tertunduk lesu.

Apa lagi yang bisa ia lakukan?

Bahkan, Kyuhyun tak berani pulang ke rumahnya dan justru kabur ke tempat pelariannya, apartemennya. Ia tak berani bertemu dengan Noona-nya, yang bisa diyakininya, pasti sudah mendengar segalanya dari Yunho.

Tentang penolakan itu tentunya.

Selama ini, Kyuhyun selalu mencurahkan keluh kesahnya pada Ara. Tapi, apa yang bisa Kyuhyun lakukan, kalau Ara-lah yang menyebabkan kegundahannya dan juga yang sudah ia kecewakan?

Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. 'Haruskah semuanya berakhir seperti ini?' pekik Kyuhyun frustasi.

Oh, ayolah. Siapapun mengenal sosok Cho Kyuhyun yang cerdas, tampan, dan kaya raya-dan juga evil. Dia adalah namja idaman para yeoja.

Dan haruskah ia berakhir di tangan seorang Yunho? Menjadi kekasih Yunho?

Oh, TIDAK!

Tentu saja, Kyuhyun masih memiliki harga diri untuk hal itu.

Setelah terpekur cukup lama, Kyuhyun merogoh saku celananya, mengambil smartphone-nya. Dan ia sudah memutuskan untuk menghubungi seseorang.

Jung Changmin.


Yunho menyesap latte yang baru saja dibuatnya di dapur. Entah kenapa, ia seperti sedang terserang insomnia.

Bukan. Sesungguhnya, ia bukan seorang penderita insomnia.

Hanya saja, akhir-akhir ini, Yunho merasa kesulitan untuk tidur.

Dan tak bisa dipungkiri bahwa alasan Yunho kesulitan tidur adalah karena kakak-beradik Cho itu.

Cho Ara dan Cho Kyuhyun.

Cho Ara. Putri sulung keluarga Cho yang menjadi idaman para namja di luar sana, yang ternyata adalah seorang fujoshi akut, yang bahkan merelakan kekasihnya sendiri berpacaran dengan adik kandungnya.

Cho Kyuhyun. Putra bungsu keluarga Cho yang terkenal akan ke-evil-annya, yang selalu bersikap jutek pada calon kakak iparnya, bahkan ketika nasib sang calon kakak ipar tengah di ujung tanduk.

Yunho mengacak rambutnya frustasi.

Kenapa ia harus terjebak dalam kisah cinta yang rumit seperti ini?

Kekasihnya meminta dirinya berpacaran dengan adiknya sendiri?

Kegilaan macam apa ini? Apakah dunia benar-benar akan segera kiamat?

Oke. Yunho mungkin bisa menerima jiwa fujoshi akut Cho Ara.

Tapi, menerima Kyuhyun sebagai pacarnya? Oh, tidak. Itu sama saja seperti dia memacari adiknya sendiri, Changmin.

Tak adakah jalan lain?

Ya, satu-satunya jalan yang bisa dilakukan Yunho adalah mencari pengganti Kyuhyun.

Dan Kyuhyun bertekad untuk membantunya dalam hal ini.

Kyuhyun benar-benar akan membantunya, bukan?

Tapi, kenapa hati Yunho masih gundah?


"Aigo, Kyu. Hentikan minummu. Kau sudah mabuk!" kata Changmin memperingatkan Kyuhyun yang sudah tak sanggup menyangga kepalanya lagi.

Seolah telah ditulikan, Kyuhyun tetap mengambil gelas yang disodorkan bartender dan meminum minuman beralkohol itu lagi. "A-akuhh... bbhe-lumh... ma-bukh... Minnh..." jelas Kyuhyun susah payah. Ia sudah dibawah kendali alkohol.

Changmin menatap miris ke arah sahabatnya itu. Tanpa pikir panjang, ia segera menarik tubuh Kyuhyun yang lebih kecil darinya dan membopongnya keluar dari bar tersebut.

"L-lepaskan aku, Min!" seru Kyuhyun yang masih sempoyongan. "Ak-aku masih ingin minum," kata Kyuhyun.

"Tidak, Cho Kyuhyun! Aku harus mengantarmu pulang!" tegas Changmin.

Dan kedua namja tampan itu pun melesat di tengah malam, menuju apartemen Kyuhyun.


"Aigooo..." Yunho memekik cukup keras, sehingga suara beratnya itu menggema di dalam kamar apartemen Kyuhyun. Yunho terkejut melihat keadaan calon adik iparnya yang mengenaskan itu. Ia tak tahu kalau Kyuhyun bisa mabuk seperti itu.

"Kecilkan suaramu, Hyung," perintah Changmin.

Yunho meringis. "Ya. Tapi bagaimana semua ini bisa terjadi? Kau yang mengajaknya, ya?" tanya Yunho tajam. "Kalau iya, aku pasti kena marah Ara," kata Yunho cemas.

Changmin mendengus pelan. "Ani, Hyung. Tadi, Kyuhyun meneleponku dan mengajakku bertemu di sebuah bar." Changmin memulai ceritanya. "Saat aku tiba, dia sudah minum beberapa gelas dan dia mulai meracau tentang masalahnya," jelas Changmin. "Mulai dari betapa ia menyayangi Noona-nya, hubungan Ara Noona denganmu, Ara Noona yang seorang fujoshi dan memintamu berpacaran dengannya," lanjut Changmin.

Yunho tertegun. Sepertinya, Kyuhyun tak kalah frustasinya dibanding dirinya.

"Oh, dan dia juga sempat bilang, bahwa ia tidak suka dengan hubungan Ara Noona denganmu," imbuh Changmin.

Penjelasan Changmin itu membuat Yunho mengernyit. "Tak suka?"

"Begitulah, Hyung," gumam Changmin. "Tapi, aku tak tahu kenapa," lanjutnya. "Lagipula, abaikan saja hal itu. Kau tahu kan, kalau Kyu sedang dalam pengaruh alkohol?"

Yunho merasa tak puas. 'Apa kau begitu membenciku, Kyu?'


"Yunho Hyung?" Kyuhyun terkejut, ketika menyadari sosok Yunho yang tengah tertidur di kursi di samping ranjangnya.

Yunho yang mendengar namanya dipanggil pun menggeliat pelan, lantas tangan kanannya mengucek pelan kedua matanya. "Eh, Kyu? Kau sudah bangun?" tanya Yunho dengan suara serak.

"Ne," jawab Kyuhyun singkat. Ia segera membetulkan posisinya, sehingga ia terduduk di atas ranjang sambil bersandar pada kepala ranjang. "Kenapa Hyung ada disini?" tanya Kyuhyun heran.

Yunho menguap pelan. "Kemarin, kau mabuk berat dan Changmin mengantarmu kemari. Changmn langsung meneleponku, karena ia tak berani menghubungi keluargamu," jelas Yunho.

"Lalu, sekarang Changmin dimana? Kenapa bukan dia saja yang ada disini?" tanya Kyuhyun tak suka.

Yunho menarik nafas. "Changmin harus mengikuti kuliah pagi ini. Jadi, aku menawarkan untuk mengawasimu," jelas Yunho.

"Tapi, aku tak membutuhkanmu," gumam Kyuhyun.

Yunho menghela nafas panjang. "Aku hanya tak ingin sesuatu yang lebih buruk terjadi padamu, Kyu," tegas Yunho.

"Dengar, Jung Yunho. Selama ini, hidupku selalu baik-baik saja," ucap Kyuhyun lirih. "Dan semuanya berubah semenjak kau hadir dalam hidupku! Sejak kau selalu mengganggu hubunganku dengan Changmin di sekolah dasar! Sejak kau menjadi kekasih Noona-ku!" bentak Kyuhyun.

Yunho terdiam. Ia tak tahu harus merespons seperti apa. Bahkan, ia tak menduga kalau Kyuhyun akan semarah ini padanya.

Kyuhyun tertunduk. Kedua tangannya menutupi wajahnya. "Kenapa dari sekian banyak orang di dunia ini, kenapa harus kau, Jung Yunho? Kenapa?" Terdengar isakan pelan dari bibir Kyuhyun.

Yunho semakin bingung menghadapi Kyuhyun. 'Sial! Dia memang membenciku!'


Yunho mengusap wajahnya yang kusut itu. Ia semakin terbebani sekarang.

Melihat Kyuhyun meluapkan amarahnya, bahkan menangis di hadapannya adalah hal terakhir yang mungkin ingin ia lihat.

Oke, kini Yunho memutuskan bahwa jauh lebih baik, jika Kyuhyun bersikap jutek atau menjahilinya. Karena Kyuhyun yang menangis justru lebih menakutkan. Yunho sama sekali tak menduga bahwa titisan iblis seperti Kyuhyun juga bisa menangis.

Apakah masalahnya seberat itu?

Dan seberapa besar kebencian Kyuhyun pada Yunho?

Memangnya, apa yang telah Yunho perbuat padanya?

Dan sialnya, Yunho sama sekali tak bisa melakukan apa-apa untuk Kyuhyun. Ia tak mengucapkan sepatah kata pun untuk mengajaknya bicara atau sekedar menenangkan emosi Kyuhyun yang meluap. Bahkan tangannya tak sedikitpun mencoba mengusap punggung Kyuhyun atau jemarinya tak sedikitpun berusaha mengusap air mata Kyuhyun.

Nyatanya, Kyuhyun berusaha menenangkan dirinya sendiri. Jemarinya yang mengusap air matanya sendiri.

Hingga akhirnya, namja itu kembali membuka suara dan mengusir Yunho secara baik-baik dari apartemennya.

Dan Yunho?

Ia tak lagi membuka mulutnya. Bahkan untuk menatapnya saja, ia tak sanggup. Ia tak ingin membuat Kyuhyun semakin membencinya.

DRRT... DRRT...

Smartphone Yunho bergetar. Yunho segera merogoh saku celananya dan mengecek smartphone-nya.

Seseorang meneleponnya.

Dan seseorang itu adalah Cho Kyuhyun.


"Kupikir, kau sudah tak ingin bertemu denganku lagi," komentar Yunho ketika sudah terduduk di depan Kyuhyun. Ia berusaha mencairkan suasana dingin diantara dirinya dan Kyuhyun.

Kini, Yunho dan Kyuhyun sedang berhadapan di salah satu cafe yang dekat dengan apartemen Kyuhyun.

Kyuhyun mendesah kecil. "Kita harus menyelesaikan urusan yang belum terselesaikan, Hyung," jelas Kyuhyun dnegan nada datar.

"U-urusan?" Yunho mengernyit bingung. "Urusan apa?"

Kyuhyun mendengus pelan. "Ternyata, kau benar-benar pabbo, Hyung," gumam Kyuhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. "Tentu saja, urusan bahwa aku akan membantumu," tegas Kyuhyun.

"Mwo? Kau seirus akan membantuku?" Yunho mengerjap tak percaya.

"Ne," jawab Kyuhyun mantap. "Tapi, seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, aku tak akan menjadi kekasihmu," tegas Kyuhyun.

"Huh? Lalu?"

"Aku akan membantumu mencari namjachingu yang tepat."


Smartphone Kyuhyun sedang ada di tangan Yunho. Yunho memainkan jemarinya di atas layar smartphone itu dengan lincah. Membuat foto-foto yang ada di layar ponsel itu terus berganti. Menampilkan beberapa wajah namja yang terlihat cantik atau imut.

Sebenarnya, apa tujuan Yunho?

Ya, sepertinya yang kita ketahui, Yunho sedang mencari namjachingu atas bantuan Kyuhyun. Kyuhyun menunjukkan beberapa wajah namja yang bisa Yunho jadikan sebagai kekasih.

Yunho nampak jengah. Tak ada satu pun sosok yang bisa menarik perhatiannya.

Semuanya memang terlihat cantik dan imut. Tapi baginya, hanya Ara-lah yang paling indah.

Hingga akhirnya, tangannya berhenti bergerak dan matanya terpaku pada satu sosok yang ada di layar ponsel itu.

Sosok yang sedang tersenyum lebar ke arah kamera, menampilkan deretan giginya yang putih, bersih dan rapi. Wajahnya sangat manis. Kulitnya juga kelihatan bersih, tanpa noda sedikitpun.

Wajah yang mengingatkannya pada Cho Ara.

Tiba-tiba, Yunho seolah tersadar. 'Cho Ara? Apa jangan-jangan, ini foto Kyuhyun?' Yunho memperhatikan foto tersebut dengan seksama, lantas membandingkannya dengan wajah Kyuhyun yang kini sedang terduduk di hadapannya sambil asyik memainkan PSP-nya.

Dan benar saja! Yunho yakin bahwa foto yang dilihatnya itu adalah foto Kyuhyun. 'Ya Tuhan! Kenapa iblis ini bisa kelihatan manis sekali?' batin Yunho heran.

Yunho berusaha mengenyahkan pikiran itu. Ia tak mungkin tertarik pada Kyuhyun dan memang tidak boleh. Ia pun menggerakkan jemarinya asal, lalu langsung mengembalikan ponselnya kepada sang pemilik. "Aku memilih dia," kata Yunho acuh, tanpa mengetahui siapakah sosok yang dipilihnya.

Kyuhyun menghentikan permainannya, lalu mengambil ponselnya. "Eh? Jadi, dia pilihanmu, Hyung?" tanya Kyuhyun terkejut.

"Ne," jawab Yunho asal.

Kyuhyun terkekeh pelan. "Tak kuduga, kalau namja seperti Taemin itu adalah tipemu," gumam Kyuhyun.

Dan hal itu membuat Yunho terbelalak.


Yunho hanya bisa tertunduk lesu. Ia menyesali kebodohannya yang tak memperhatikan siapa namja yang dipilihnya.

Lagipula, siapa yang menebak kalau namja pilihan Yunho itu adalah adik dari temannya sendiri, Lee Donghae?

Ya Tuhan! Mau ditaruh mana wajah namja tampan bermarga Jung itu?

"Kyuhyun Hyung? Ada apa?"

Sebuah suara membuyarkan lamunan Yunho. Suara yang diyakini Yunho sebagai suara Taemin.

"Lho? Yunho Hyung juga ada disini?" tanya suara itu lagi.

Yunho mengangkat kepalanya dengan enggan. "Ah, Taemin. Ne, aku sedang bersama Kyuhyun," jawab Yunho canggung.

Taemin tersenyum. "Memangnya, ada apa, ya?" tanya Taemin heran.

Kyuhyun tersenyum kecil. "Begini, Taemin. Aku dan Yunho Hyung sedang butuh bantuanmu," jelas Kyuhyun.

"Nde? Bantuan apa, Hyung?" tanya Taemin penasaran. "Kalau aku bisa, aku pasti akan membantu kalian," ucap Taemin tulus.

"Jadi, kami sedang ada dalam masalah yang cukup rumit. Tapi, kami tak bisa menjelaskannya sekarang, karena akan sangat rumit jadinya," kata Kyuhyun. "Singkatnya, kami ingin kau menjadi pacar pura-pura Yunho Hyung," ucap Kyuhyun to the point.

DEG!

Yunho merasa jantungnya berhenti berdetak. 'Ya Tuhan, ini sangat memalukan,' keluh Yunho dalam hati.

"Eh?" Taemin nampak terkejut. "Urm, begitu, ya?" gumamnya. "Aish, bagaimana, ya?"

"Apanya yang bagaimana?" tanya Kyuhyun bingung.

Yunho was-was menanti jawaban Taemin. Ia tak bisa membayangkan kalau Taemin menyetujui tawaran ini dan ia tak tahu lagi, bagaimana ia harus menghadapi Donghae setelah ini.

"Aku tak bisa, Hyung. Mianhae, ne?" ucap Taemin penuh penyesalan.

Kyuhyun nampak kecewa.

Dan Yunho?

Dia nampak lega. Entah karena apa.

"Gwaenchana," balas Kyuhyun. "Tapi, kalau aku boleh tahu, kenapa, ya?" tanya Kyuhyun.

Taemin tersenyum kecil. "Ini semua karena Minho, namjachinguku, Hyung. Dia adalah namja yang pencemburu dan overprotektif," jelas Taemin. "Jadi, walaupun ini semua hanya pura-pura, aku khawatir, kalau ia akan tetap cemburu," imbuhnya.

Kyuhyun mengangguk mengerti, lalu tersenyum ke arah Taemin. "Arrasseo. Gomawo atas waktunya, Taemin," ucap Kyuhyun. "Kurasa, aku dan Yunho Hyung harus pergi dulu," pamit Kyuhyun. "Ayo, Hyung!" ajak Kyuhyun pada Yunho.

"Annyeong, Taemin," pamit Yunho dan Kyuhyun serempak.

"Annyeong, Hyung."


Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya di atas sofa ruang tamu. Ia melirik ke arah jam dinding di ruang tamu.

Pukul 8 malam lewat.

Sejak tadi pagi, ia dan Yunho sudah berkeliling untuk mencari namja yang tepat untuk dijadikan pacar pura-pura Yunho. Tapi, semuanya tidak semudah yang ia bayangkan.

Mulai dari Taemin yang menolak karena alasan kekasihnya yang pencemburu, hingga namja-namja lainnya yang juga mempunyai alasan yang sama seperti Taemin atau puluhan alasan lainnya.

Hasilnya nol. Kyuhyun dan Yunho belum menemukan namja itu.

Kyuhyun memijat pelipisnya perlahan. Semuanya terlalu memusingkan baginya.

"Kyu?" panggil sebuah suara.

Kyuhyun menoleh ke sumber suara dan mendapati Noona-nya yang tengah menuruni tangga. "Ah, Noona," gumam Kyuhyun.

"Lama tak bertemu, Kyu," balas Ara.

Kyuhyun tersenyum kecil. "Ne. Aku sedang banyak tugas, Noona," jawab Kyuhyun bohong.

Ara terus berjalan ke arah Kyuhyun. "Banyak tugas atau sekedar menghindariku?" tanya Ara tepat sasaran.

Kyuhyun terdiam.

"Aku dengan dari Yunho. Katanya, kau membantu Yunho untuk mencari namjachingu. Benarkah itu, Kyu?" tanya Ara.

"B-benar, Noona," jawab Kyuhyun gugup. 'Sial! Dasar tukang adu!' rutuk Kyuhyun dalam hati.

Ara terkekeh pelan. "Waeyo, Kyu? Kenapa kau mempersulit semuanya?" tanya Ara heran.

"Mempersulit apa, Noona?" tanya Kyuhyun bingung.

"Oh, ayolah, Kyu. Aku bisa menjanjikan satu hal padamu asal kau menuruti permintaanku," jelas Ara.

"Menjanjikan apa?" Kyuhyun tak mengerti.

Ara tersenyum penuh arti. "Aku tahu rahasia terbesarmu, Kyu. Aku mengetahui perasaanmu. Aku tahu semuanya melalui buku harianmu," kata Ara.

Seketika, tubuh Kyuhyun membeku. "N-noona?"

"Tapi, tenang saja, aku tak akan membocorkannya pada siapapun asal kau menuruti permintaanku," kata Ara. Ara menepuk pelan pipi Kyuhyun lalu pergi meninggalkan ruang tamu.

Kyuhyun tercenung. "Tapi, kenapa harus dengan cara seperti ini?"


Tuhan selalu memiliki cara tersendiri untuk mewujudkan takdir yang telah digariskannya.

Seperti cara bagaimana dua sejoli bersatu dalam cinta.

TBC


HINTS :

"Dan semuanya berubah semenjak kau hadir dalam hidupku! Sejak kau selalu mengganggu hubunganku dengan Changmin di sekolah dasar! Sejak kau menjadi kekasih Noona-ku!"

"Aku tahu rahasia terbesarmu, Kyu. Aku mengetahui perasaanmu yang sesungguhnya. Aku tahu semuanya melalui buku harianmu."

Dua hints diatas menjadi kunci atas kebencian Kyuhyun pada Yunho dan rahasia Kyuhyun yang dipegang Ara.

Jadi, apa readers bisa menebak-nebak?

Kira-kira, kenapa Kyuhyun benci Yunho? Dan rahasia apa yang dimaksud Ara?

Nantikan jawaban dan hint lainnya di chapter berikutnya ^^


Fiuh~ Sepertinya, readers masih banyak yang menduga kalau Kyuhyun itu emang naksir Yunho sejak awal. Kan, di chapter kemarin, Dee udah tegasin kalau Kyu belum naksir Yunho. Dan perkembangan perasaan mereka baru dimulai, kok ^^

Tapi, nggak apalah, kalau readers tetap menduga seperti itu, hehe ^^v

Karena sepertinya, readers terjebak sama sikap Kyu yang jutek sama Yunho. Kalian jadi mikir, kalau itu cuma akal-akalannya Kyu aja, hoho ^o^

Asalan juteknya Kyu adalah karena Kyu benci sama Yunho. Tapi, kenapa Kyu benci Yunho? Nah, itu yang harus digali di chapter selanjutnya.

Semoga teka-teki di fic ini gak bikin readers bosan dan semakin penasaran, hehe :))

Dee masih mengharapkan review dari kalian, kok. Dan coba kalian suarakan dugaan kalian, hoho~

Dan sepertinya, Dee gak janji bisa rajin update selama 2 minggu ke depan, karena Dee udah sibuk UAS dan Try Out. Tapi, kalau review-nya banyak, Dee akan sempetin untuk update.

Your reviews are my spirit ^_^

Love,

Jung Minrin