Title : Because you love me, Chanbaek ver
Couple : ChanBaek, JongMin/XiuChen dan couple baru HoMin..(maaf kalau ga suka..)
Meski judulnya sama tapi cerita sangat berbeda dan tak berkaitan..
. . .
Maaf sebelumnya untuk yang minta NC, aku ga bisa bikin NC dan aku masih belia.. ratingnya juga aku isi Teen.. hehe^^
Lagipula cerita ini bakal jauh dari NC..
Maaf sekali lagi..
Ini cerita untuk anak-anakā¦
. . .
Chapter 5
Destiny
Happy reading^^
. . .
. .
.
Kyungsoo baru saja masuk ke dalam rumahnya dan sang omma menyambutnya dengan senyum yang terkesan dipaksakan. Gadis itu langsung berlari menghampiri ommanya yang sedang sibuk berkemas.
"omma yakin kita harus pergi?"
"omma tau kau juga pasti sudah dapat melihatnya.."
"tapi kita tidak akan pernah bisa menghindari takdir, omma."
"omma tau itu Kyungsoo. Tapi untuk kali ini berikan omma waktu sampai omma siap untuk meninggalkan appa mu."
"omma tidak perlu meninggalkan appa hanya untuk memberikan ku appa baru."
"kau ingin aku menduakannya? Lalu kau pikir omma tak tau kalau kau sebenarnya tak ingin siapapun menggantikan posisi appa mu?"
Kyungsoo terdiam mendengarkan penuturan ommanya. Ia menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.
"omma juga tau kau butuh waktu untuk menerima takdir mu."
"omma, sudah melihatnya?"
"ne, bahkan sebelum kau bertemu dengan nya. Anak lelaki tinggi berkulit gelap itu datang dengan kuda nya yang gagah dan memberikan ku seekora angsa putih liar, dalam mimpi."
"tapi omma.."
"kau tidak menyukai nya? Padahal kau membantu ommanya sedangkan omma mu ini tak pernah kau bantu.." Luhan berdehem kesal
"omma,, aku tau, aku anak yang jauh dari kata baik, manis dan patuh. Tapi omma tidak akan menggantikan ku dengan Baekhyun kan."
Kyungsoo bergelayut manja dipangkuan ommanya.
"kalau aku bisa memilih, aku tidak akan meminta yang muluk-muluk seperti bisa mempunyai anak sebaik dan secantik Baekhyun. Itu memang keberuntungan Minseok. Satu yang aku harapkan dari dulu adalah anak ku bisa bahagia dan hidup dengan normal. Tidak perlu mendapat kemampuan yang menyusahkan seperti ku."
Luhan menunduk dan mencium kedua pipi Kyungsoo dengan lembut penuh dengan rasa sayang.
"aku akan selalu menyayangi Kyungsoo ku. Anak dari pria yang sangat ku cintai. Anak manis bermata bulat seperti burung hantu. Anak nakal yang selalu menjahili ommanya persis seperti appanya. Anak yang tubuhnya tak berubah masih sama seperti anak kecil. Bahkan sebentar lagi ia akan meninggalkan ku dan hidup bersama pria lain meski dada nya masih rata. Sejahat-jahat nya dia, aku akan tetap memaafkannya.-"
Luhan mengalunkan nada-nada penuh kasih pada anak semata wayang nya. Satu hal yang selalu ia lakukan dari dulu. Menuangkan seluruh isi hatinya lewat nyanyian sambil mengelus lembut kepala Kyungsoo yang sedang berbaring dipangkuannya. Selagi ia normal, selagi ia bisa. Apa lagi kini tinggal Kyungsoo harta yang paling berharga yang dimilikinya di dunia ini. Hidup seorang omma yang hanya akan bergantung pada anak nya.
"-jangan sakit-sakit. Anak ku harus selalu sehat. Karena kaulah satu-satunya harapan omma."
Kyungsoo selalu rindu dengan situasi seperti ini. Dimana ia dan omma nya sama seperti orang normal. Untuk sejenak menulikan bisikan-bisikan makluk tak kasat mata yang terus mengelilingi mereka.
~Chan0-*.*-0Baek~
Malamnya Luhan bersama Kyungsoo berpakaian hanbok hitam-hitam pergi ke gibang. Kedatangan mereka langsung disambut Minseok dan Baekhyun yang juga sudah memakai hanbok yang sama. Hari ini gibang ditutup, semua gisaeng bekerja sama untuk membersihkan gibang dan seluruh peralatan mereka, seperti alat musik, alat kesehatan, melap guci-guci dan sebagainya. Minseok juga tidak menerima semua tamu yang ingin berkunjung. Malam ini semua gisaeng diwajibkan untuk hanya memakai *sokchima dan menunggu dalam diam dikamar mereka masing-masing.
Kini ke empat wanita itu sudah berkumpul di lapangan yang berada di tengah-tengah gibang. Tak jauh dari situ, dibagian lorong gibang Taemin dengan beberapa *haengsu lainnya sudah siap dengan beberapa alat musik mereka.
Luhan yang berada di barisan paling depan, maju satu langkah lebh dulu untuk memulai *gut(ritual). Malam ini mereka mengadakan acara pengucian gibang dari roh-roh jahat dan malapetaka. Taemin pun memukul *jing(gong besar yang terbuat dari kuningan) yang menandakan *gut telah dimulai. Disebelah nya haengsu yang lain memukul *kkwaenggawari(gong kecil/gong tangan). Bunyi-bunyi lonceng terdengar dan mereka terus melakukan *salpuri(tarian pengucian jiwa) berputar-putar di lapangan itu dibawah sinar bulan.
~Chan0-*.*-0Baek~
Para gisaeng sekarang sudah bisa sedikit bebas bergerak, tak harus diam lagi ditempatnya setelah gut selesai dilaksanakan. Luhan mengikuti Minseok ke ruangannya sementara Kyungsoo bersama Baekhyun.
Setelah masuk kedalam ruangan Minseok, wanita pemilik ruangan itu langsung menutup pintunya. Minseok segera duduk menghadap Luhan dan memberikan tatapan tajam sekaligus kecewanya pada sahabatnya itu.
"jangan menatap ku seperti itu!"
"kenapa kau mau pergi mendadak sekali? Kau pikir dengan melakukan upacara ini sebelum berangkat akan membuat gibang ini tetap aman? Kau tau, kau harus melindungi tempat ini dan tak boleh jauh-jauh."
"aku yakin tadi sudah mengusir mereka semua. Aku bahkan sudah mengancam mereka untuk tidak mendekati teman ku yang sudah tua ini.. kkeke.."
"hentikan tawa mu Lee Luhan!"
"hey,, aku ini Do Luhan, Minseok!"
"oh,, aku hampir lupa kalau saja anak mu tidak mengingatkan ku kembali pada nama asli mu. Mungkin aku tidak akan melakukannya.."
"apa yang dilakukan Kyungsoo ku?"
"dia menceritakan bagaimana kegilaan mu yang menginginkan Baekhyun dan menamai ku didepan nya!" Minseok mencibir kesal
"kau tau bukan seperti apa aku? Apa aku akan melakukan dalam keadaan normal seperti ini? Tentu saja tidak, bukan?! Aku sedang labil saat itu.."
"dan aku mulai berpikir kau masih labil sampai sekarang. Buktinya kau tiba-tiba saja ingin pergi meninggalkan ku."
"mengertilah aku harus pergi untuk mengosongkan hati ku, Minseok. Aku ingin menyiapkan diri untuk menyambut takdir ku yang baru."
"menyiapkan diri? Dengan cara kabur?"
"aku tau, aku tidak bisa menolak takdir. Jadi buat apa aku kabur? Aku hanya ingin menunda sebisa ku. Kau tau aku masih sangat mencintai Seung soo."
"kau juga tau aku masih sangat mencintai Junmyeon nae-ri.'
"aku baru mendapat penglihatan belakangan ini."
"tentang ku?" Minseok melirik Luhan dan mendapat anggukan dari wanita itu.
"aku harap kau bersiap-siap mulai sekarang."
"apa maksud mu?"
"dia akan datang dan kau juga akan pergi. Jongdae adalah pria yang terbaik untuk mu, Minseok."
"kau tau betul betapa sulit nya itu.."
~Chan0-*.*-0Baek~
Sementara itu di kamar Baekhyun, kedua gadis itu asyik bercerita satu sama lain. Tapi kali ini ada yang berbeda dari keduanya. Jika biasanya Baekhyun bersikap tenang dan santai kini ia lebih bersemangat juga sangat cerewet berbanding terbalik dengan Kyungsoo yang mulai jadi pendengar yang baik.
"ayolah Kyungsoo kenapa kau lemas begitu dari tadi? Tidak biasanya,,, Kau itu biasa nya selalu heboh seperti omma mu."
"aku sedang berkonsentrasi Baekhyun. Kita tidak bisa menolak takdir maka kita harus bisa menyesuaikannya."
"jangan berbelit-belit. Katakan apa yang terjadi? Apa karena ini kau bersama Do ma-nim mendadak pindah ke Jeju?"
"sebenarnya ini tidak bisa dibilang mendadak juga, Baek. Sudah lama pria tua itu menelpon omma dan minta menjaga pembangunan sebuah hotel baru disana. Omma bilang untuk pikir-pikir dulu waktu itu. Mengingat pekerjaan appa yang ada disini. Tapi sekarang omma menerima nya. Karena kabarnya pembangunan hotel itu tertunda sampai sekarang."
"sekali dayung, 2,3 pulau terlampaui begitu? Bekerja dapat uang sekalian kabur dan liburan?"
"kau ini, tumben bahasa mu ringan sekali meski tetap tak kehilangan sastra dalam perkataan mu. Kalau mau pakai *banmal(bahasa informal) jangan nanggung-nanggung. Pakai pribahasa segala.. heuh.."
"tapi banmal ku sudah bagus?"
"lumayan. Daridulu aku mengajak mu menggunakan banmal, kau tak mau? Sekarang, kenapa kau menggunakannya? Bahkan kau sangat ceria padahal kau tau sebentar kau akan kehilangan sahabat mu satu-satunya."
"tidak apa-apa. Hidup ini harus dinikmati, Soo. Sesedih apapun, tersenyumlah. Lagi pula aku tau kau pasti kembali. Kau sendiri kenapa jadi diam? Kau tak menjelaskannya secara terperinci tadi?"
"aih,, terperinci? Kau pikir, kau polisi?"
"mungkin kalau aku tak jadi gisaeng. Aku akan menjadi polisi.."
"heuh? Lihat sikap mu sekarang! Bagaimana kalau sampai Jung ma-nim tau dengan perilaku mu yang tak sopan dan cengengesan ini?"
"hey! Omma ku marga nya Kim. Omma sudah menikah dengan appa dari dulu! Kau berani-berani nya menyebut nama asli omma ku, lagi!"
"ah, waktu itu kau tak masalah. Sekarang kau marah-marah! Ini pasti ulah *yangban itu!"
"hey, hati-hati kau bicara! * . nae-ri! Bukan yangban itu!"
"hmm,,, nae. Nae. *yangban pu-in(istri).."
"gerokhe joun ne(begitu baru bagus). Memang menurut mu aku bisa mnejadi istri nae-ri? Aku memang sedang meniru sifatnya karena aku begitu merindukannya Kyungsoo. Baru 2 hari yang lalu bertemu tapi rasanya sudah seperti 2 abad. Orang bilang cinta itu gila. Tapi menurut ku cinta itu tidak gila.."
"lalu?"
" !"
"itu tidak terlalu berbeda dengan kata gila. Inti nya kau tetap saja aneh karena jatuh cinta."
"kau ini. Tunggu sampai kau merasakannya nanti!"
"iya. Aku tau, giliran ku sebentar lagi. Kau tau terakhir aku kesini. Wanita yang ku bilang mengikuti ku itu membawa ku pada anaknya. Dan setelah mata kami bertemu. Aku tau ia akan menjadi jodoh ku. Lebih parahnya lagi. Jauh sebelum kam bertemu dia sudah memberikan angsa liar pada omma ku, dalam mimpi. Dia memang tampan tapi dia itu punya kelainan jiwa. Maka dari itu sekarang aku harus merubah sifat ku perlahan-lahan menjadi orang yang diam dan poker face. Agar kalau penyakit jiwa nya kambuh nanti aku sudah terbiasa melihat nya dan tak memberikan ekspresi berlebihan. Oh,, kenapa.. kenapa aku harus dapat orang gila sungguhan?"
"memang ada gila palsu?"
"nah, kau barusan gila apa kalau bukan gila palsu?"
'dduk!'
Baekhyun menjitak kepala temannya itu dengan tidak elit.
"aku hanya stress karena merindukan seseorang bukan gila!"
"ah, sudahlah sama saja.."
"lalu apa maksud mu tadi? Apa aku bisa menjadi istrinya?"
"aku mendapat penglitahan jika dulu aku melihat dua bintang besar bercahaya saling mendekat. Sekarang mereka akan saling menjauh."
"jadi?"
"kau tau kalau dua bintang berdekatan maka salah satu diantara mereka akan meledak. Tapi kalau berjauhan kan tidak."
"lalu aku dan nae-ri akan saling menjauhi?"
"itu lebih baik daripada satu diantara kalian terluka bukan?"
. . .
. .
.
To be continue..
Sedikit penjelasan singkat, pengantin Pria korea dulu, akan datang menunggangi kuda ke rumah calon istrinya untuk menjemput istrinya dengan tandu ke upacara pernikahan. Sebelum pernikahan dilangsungkan, calon pengantin pria akan memberikan sebuah hadiah pada calon ibu mertuanya berupa sebuah angsa liar yang masih hidup. Angsa ini menandakan sang calon pengantin pria akan merawat anak perempuannnya seumur hidup.
Author note :
Wah.. wah.. selesai juga aku..
Maaf aku harus mengusir Kyungsoo sebentar dari FF ini. Karena banyak yang minta ChanBaek momen. Jadi aku putuskan untuk membuang cast-cast lain yang bisa mengganggu, hanya untuk sementara. Maaf untuk yang nunggu Kaisoo moment aku tidak yakin. Aku akan membuat FF ini cepat berakhir. Jadi ada banyak alur yang dipercepat dan jangan bertanya kenapa semua mendadak udah gimana gitu. Soalnya aku hanya akan fokus pada ChanBaek nya aja. Tapi disini semua sudah jelaskan. Kalian pasti udah punya bayangan lah ya, akan takdir mereka di chap-chap berikutnya..
Seperti nya aku akan lama update.. mian.. hehe lagi urusin FF baru soalnya..
Sorry aku ga sempet meriksa typho nya..
Dan sorry lagi ga ada Chanbaek moment di chap ini..
Thank you udah follow dan favorite FF ku, juga untuk yang komen dan memberi semangat :
Mimi, Tania3424, Khuntorians, starbucks91, Arumighty, pintukamarchanbaek, younlaycious88, SyJessi22,kriswu393, ayuluhannie,LynKim, Benivella, Park Oh InFa FaRo, nur991fah, shantyy9411, AQuariisBlue, Baekrisyeol, Mela querer chanBaekYeol, exindira, zoldyk, Pearlaqua, SuJuXOXO91, yehetmania, Yeollbaekk, .3, ryu, luhan8045, Initial D 0326, fuawaliyaah.
Maaf ya untuk yang udah komen tapi ga ke sebut..
Once more thanks a lot for reading and comment ^^
Jangan lupa review lagi ya..
