Cast : Oh Se Hun
Kim Jong In a.k.a Kai
Wu Yi Fan a.k.a Kris
Other EXO Members
Other SJ Members
Disclaimer : para cast hanya milik diri mereka sendiri dan SMEnt dan ide cerita milik Kim Eun Jeong penulis novel yang berjudul 'So I Married The Anti Fan?'
Warning : Crack Pair here KAIHUN Slight KRISHUN !
DON'T LIKE DON'T READ
.
.
.
REVIEW AFTER READ PLEASE ^^
.
.
.
Chapter sebelumnya…
"Tunggu sebentar pak sopir" ucap seorang namja berwajah datar yang berada di dalam mobil. Mobil pun berhenti kembali tepat disamping sehun. Melihat hal tersebut sehun mengetuk-ngetuk kaca mobil itu. "Yaa! Tanggung jawab woy!" teriak sehun lagi.
Kaca mobil itu pun terbuka sedikit memperlihatkan sorot mata tajam bak elang menatap datar kearah sehun. Sang pemilik sorot mata tajam itu pun melempar beberapa lembaran uang kearah sehun.
"Pakai uang itu untuk mengobati lukamu hei namja cantik" ucap namja itu datar. Kaca mobil itu pun tertutup kembali dan mobil pun bergerak lagi menjauhi sehun yang terdiam mematung.
.
.
.
Sehun terdiam mematung. 'Bukannya itu Kris anggota J.K Project? Berarti yang tadi menabrakku itu mobil van J.K Project? Cih..sombongnya mereka' batin sehun. Sehun melirik jam tangannya,"Mwo? 5 menit lagi!" teriak Sehun panik dan segera mengayuh sepedanya cepat tanpa mempedulikan badannya yang sakit itu.
^SIMWTA^
"melelahkan" ucap Kai menghela nafasnya. Saat ini J.K Project tengah ada di ruangan make up mereka. Ah, aku belum memperkenalkan mereka ne. Yap J.K Project, kepanjangan dari Jongin-Kris Project. Jongin yang lebih sering dipanggil Kai ini merupakan sahabat sekaligus rekan kerja dari Kris sedangkan Kris sendiri sudah menganggap Kai sebagai adiknya sendiri. Mereka adalah namja yang tampan, jago ngedance serta rapping.
"ne nado Kai-ah" ucap namja berwajah datar bernama Kris. Sekedar informasi, kris berumur 22 tahun dan kai berumur 21 tahun. Usia yang dibilang cukup muda namun mereka sudah sukses dan terkenal..
Seseorang namja pun masuk ke dalam ruangan rias mereka, "manager hyung, ada apa?" Tanya Kai ketika melihat Kyuhyun, manager mereka.
"jadwal setelah ini adalah peresmian pembukaan bar kalian, cepat bersiap" ucap kyuhyun.
" baiklah hyung" jawab Kai. Kris hanya mengangguk tanpa suara.
^SIMWTA^
Suasana tempat kerja sehun sangat sunyi karena disini sedang ada pembagian pekerjaan kepada semua staff karyawan. "baiklah kalian semua tau kan J.K Project hari ini akan membuka peresmian bar mereka?" ucap heechul direktur utama di perusahaan majalah ini. Semua staff karyawan hanya mengangguk diam.
"aku mau sehun saja yang mewawancarai mereka, ditemani oleh suho. Bagaimana sehun,suho?" lanjut heechul.
"siap sajangnim/mwo?" ucap suho dan sehun berbarengan.
"kenapa sehun? Ada masalah?" Tanya heechul sajangnim kepada sehun. Sehun hanya menggelengkan kepalanya takut,"a-ani sajangnim, saya hanya kaget".
Heechul pun mengangguk puas. "Oke, kembali ke tempat kalian dan selamat bekerja!" lanjut heechul kemudian melenggang pergi ke ruangannya.
"otte suho hyung?~" ucap sehun galau
"sehunnie lebih baik kau terima untuk mewawancarai artis tersebut. Lupakan kejadian itu, kau tidak mau dipecatkan?" saran suho yang memang sudah mengetahui kejadian sehun yang diserempet oleh mobil van J.K project. Sehun pun terdiam.
"tapi suho hyung, aku tidak tertarik dengan hal itu~" lanjut sehun lemas. Suho menghela nafas dan mengangkat kameranya. "sehunnie, ini sudah menjadi tugas kita, lebih baik kita pergi sekarang karena pasti disana sudah penuh dengan wartawan lain" ajak suho kemudian berjalan. Sehun hanya mengangguk lemas.
^SIMWTA^
'J.K Bar' itulah nama bar baru milik J.K project. Para wartawan sedang sibuk meliput, memfoto dan bertanya tentang bar itu kepada J.K Project bersama managernya. Para fans sudah berteriak tidak jelas karena melihat kedatangan J.K Project ke bar ini.
"Kyaa… Kai oppaaa! Tampannyaaaa!"
" Kris Oppaaaa..aaaaa~~"
"Kai oppa..Kris oppa.. lihat kearahkuuu~"
Suho dan sehun yang sudah selesai meliput kemudian duduk bersama wartawan lain disatu meja. Mereka pun mulai minum bersama. Sehun menenggak bergelas-gelas alkohol sampai kepalanya terasa pusing.
"Hei sehunnie..kau ini sama sekali belum makan malam kan? Ckck" Suho memandang sehun sambil menggelengkan kepala.
"Aku memang sengaja mengosongkan perutku sebelum datang kesini hyung~ huk!" Sehun kemudian berdiri dengan terhuyung-huyung. "Aku ke toilet sebentar hyung~ huk!" lanjut sehun kemudian pergi ke toilet.
^SIMWTA^
"Aku ke toilet dulu hyung" ucap kai ke kyuhyun, managernya. Kyuhyun hanya mengangguk. Kai berjalan menerobos kerumunan orang, tetapi saat sampai depan toilet…
"Hei krystal, kau baru datang? Wow, oke juga gaun merahmu? Cantik sekali"
Terdengar suara perempuan yang sangat familier. Suara itu membuat kai tanpa sadar menghentikan langkahnya. Sesaat kai menimbang apakah kembali ke depan klub atau tidak. Akhirnya, perlahan kai menggerakkan badannya dan menoleh ke belakang. Di tengah lampu spotlight dan asap yang memenuhi ruangan klub, kai melihat krystal berjalan perlahan menuju ke arahnya.
^SIMWTA^
Sehun sempat celingak-celinguk mencari letak toilet. Tiba-tiba dibawah sinar lampu klub dan pandangan yang kabur, ia melihat sosok kai yang berdiri di depan pintu toilet. Ia sangat yakin itu adalah kai setelah melihat jaket putih yang dipakai kai. Kai seperti terpaku melihat sesuatu. Sehun berjalan mendekati toilet itu dengan langkah terhuyung-huyung. Tiba-tiba terlihat uluran tangan yang memegang tangan kai yang tengan diam terpaku. Tangan itu milik seorang gadis bergaun merah yang muncul sambil berurai air mata.
Sehun sesaat merasa terkejut, lalu menyadari bahwa ia tidak bisa pergi ke toilet itu. Ia bisa saja mendapat berita hangat tentang kai, tetapi sehun ingin menghargai privasi mereka sehingga ia hanya berpura-pura tidak lihat.
Sehun baru saja hendak membalikkan badan saat tiba-tiba kai memegang tangan gadis itudan melepaskannya dari tangannya dengan kasar. Lalu ia mencabut hiasan bunga merah di kepala gadis itu dan menbantingnya ka lantai. Ia juga membentak gadis itu.
"Kenapa kau masih disini? Bukankah kau sudah muak denganku, Krystal-sii?" ucap kai acuh. Krystal, si gadis bergaun mini merah itu hanya terdiam menangis.
"Oppa.. hiks~.. maafkan aku.. hiks~" ucapnya. Sehun yang melihat kejadian itu hanya terdiam mengamati.
Secara tidak sengaja, kai melihat kearah sehun. Sehun yang ditatap kai hanya menbulatkan matanya. Kai pun berjalan tergesa menuju sehun dan menarik tangan namja cantik itu dan menghempaskan badannya ke dinding.
"Mianhae nona aku melakukan ini, aku melakukan ini supaya wanita itu pergi menjauhiku" bisik kai ditelinga sehun dan langsung menjilat pelan telinganya. Krystal yang melihat kejadian itu hanya terdiam terpaku, "O-oppa.." ucapnya lirih.
Sehun yang kedua tangannya digenggam dan ditempelkan ke dinding juga kedua kakinya yang ditahan oleh kai hanya bisa pasrah. Pengaruh alkohol mungkin. Kai pun mencium bibir sehun cepat, melumatnya ganas dan menjilat bibir sehun meminta akses masuk ke mulut manis sehun, "unghh.." lenguh sehun. Sehun membuka mulutnya dan lidah kai langsung masuk dan mengajak lidah sehun untuk bertarung (?) Terjadilah french kiss disana, dihadapan seorang gadisi bergaun merah mini yang hanya bisa shock dan terluka melihat kejadian itu.
Sehun yang merasa ada sesuatu yang ingin keluar dari mulutnya segera menghempaskan dada kai. Kai pun mengusap perlahan saliva yang tercecer di mulut sehun.
"Krystal-sii… lebih baik anda pergi sekarang. Aku sedang sibuk bersama pacarku ini dan menjauhlah dariku" ucap kai dingin. Krystal menitikkan air matanya,"oppa.. kau sudah bisa melupakanku ne? hiks~.. baiklah" ucap krystal dan langsung pergi dihadapan kai dan sehun.
Sehun yang saat itu sudah tidak tahan untuk muntah akhirnya muntah dihadapan kai, tepatnya diatas sepatu kai.
"Aargh..! hei nona kau jorok sekali" ucap kai merengut kesal.
"mi-mianhae.. aku sudah tidak kuat" jawab sehun meringis. Kai hanya terdiam.
"Satu lagi, aku namja jadi jangan memanggilku nona kai-sii~" lanjut sehun.
Lalu tiba-tiba banyak orang yang melewati lorong dekat toilet dan melihat kejadian itu. Sehun dapat merasakan tatapan mereka yang seolah berkata 'parah sekali sampai muntah dihadapan kai..' atau 'pasti tidak akan terlupakan bagi mereka berdua'. Untung saja pelayan di klub itu sigab dan langsung membersihkan lantai yang kotor. Sehun yang merasa sangat malu dan kacau segera kembali ke meja untuk mengambil tas punggungnya dan pergi meninggalkan klub itu.
"Mau kemana sehunnie?" tanpa tau alasannya, Suho pun segera pergi mengikuti rekan kerjanya tersebut. Suasana hati sehun benar-benar sangat buruk saat ini.
"parah sekali tadi di kamar mandi?" Suho kemudian menatap sehun dari kepala sampai ujung kaki. "Kenapa bajumu sehunnie?" lanjut Suho. Saat itulah, sehun baru memperhatikan bajunya sendiri. Sisa muntahannya tadi masih tersisa di bajunya sendiri. Tiba-tiba sehun merasa mual kembali. Suho bingung dan mengerutkan dahi melihat sehun yang kacau seperti itu.
"jangan-jangan kau…?"
Sehun segera menutup mulutnya dengan tangan dan mengangguk panik.
"A-aa..sehunnie jangan muntah disini! Jangan dibajuku, ini masih baru sehunnie" suho menggelengkan kepala panik. Sehun sudah tidak tahan lagi dan mulai melihat ke sekelilingnya dengan panik. Suho lalu menarik sehun ke arah sebuah mobil yang terparkir di sekitar situ.
"Nah! Sehunnie kau muntahkan dibelakang mobil ini saja ne. Cepat!" saran suho.
Suho membawa sehun kesamping ban mobil berpelek biru muda. Suho pun memegangi tengkuk sehun sambil memijat-mijatnya perlahan agar bisa mnegeluarkan isi perutnya.
"Aigoo~ ayo cepat kita pergi dari sini sehunnie" Suho menepuk-nepuk punggung sehun sambil berjalan meninggalkan tempat tersebut. "Tunggu. Mobil ini, sepertinya aku pernah melihat mobil ini sehunnie. Nomor polisinya…" Suho yang sudah berjalan sambil membersihkan tangannya melangkah mundur ke arah mobil itu dan mengecek nomor polisinya.
"Aigoo.. tidak mungkin!" jerit Suho terkejut.
"Kenapa hyung?"
Sehun yang sudah mulai sadar, mengeluarkan tisu dari tasnya untuk menyeka mulut. Sehun menatap Suho. Saat itu pula, beberapa langkah dari mereka tampak kai dan kris bersama managernya yang sedang menatap sehun dan mobilnya dengan wajah kaku dan tatapan tidak percaya.
"Ini mobil Kris. Kau sudah pernah melihatnya sehunnie? Sudah tau? Aku tidak tau. Ayo kita pergi dari sini sehunnie. Dengar-dengar katanya ini mobil kesayangan kris" ucap suho panik. Tanpa sengaja, suho bertatapan langsung dengan kris dan langsung sembunyi dibalik punggung sehun.
"apa-apaan ini?" kyuhyun menghampiri sehun dan suho dan menatapnya dengan wajah terkejut. "Mi-mianhamnida. Akan segera saya bersihkan. Tolong tunggu sebentar saja" sehun meminta maaf sambil membungkukan badannya.
"aku pulang naik taksi saja. Cepat panggilkan taksi" kris membalikkan badan ka arah jalan seolah mengabaikan permintaan maaf sehun. Kai yang melihat itu hanya hanya memandang sehun dengan pandangan meremehkan lalu menyusul kris.
"ah baiklah. Dan kau,tunggu disini dan jangan kemana-mana!" kyuhyun berkata dengan keras kepada sehun lalu segera menghampiri kai dan kris.
"Sekali lagi saya minta maaf" sehun kembali meminta maaf sambil membungkukkan badan. Namun kris membuang muka dari sehun dan membalikkan badan begitu saja. Saat itu juga timbul amarah dalam diri sehun. Meskipun dirinya melakukan kesalahan, tetapi apa pantas seorang public figure memperlakukan orang lain seperti itu?
"mentang-mentang seorang artis terkenal, lantas merasa paling hebat, huh? Apa susahnya menerima permintaan maaf orang? Padahal lebih manusiawi jika kau mengangguk saja dan yang satu lagi, kenapa dia menatapku seperti itu? Aku jadi seperti penjahat saja" sehun menggerutu sedikit kesal.
Kai dan Kris membalikkan badan mereka secara bersamaan, "mwo?" ucap kai protes. Kris menatap tajam sehun dan menghampiri sehun. Sehun yang terkejut, mengalihkan pandangannya sesaat.
"kau lupa kau telah membuat kesalahan hei nona dan juga apa yang telah kau lakukan pada kai, itu menjijikan" ucap kris meremehkan. "mungkin dia fans berat kita hyung, makanya dia berbuat hal menjijikan seperti itu supaya mendapatkan perhatian kita" lanjut kai.
Sehun hanya terdiam kesal. Tiba-tiba dalam benak sehun kembali muncul bayangan kai dan perempuan yang bertengkar di depan kamar mandi tadi. Sehun memandang sinis kai dan kris.
"hal menjijikan? Itu karena aku terlalu banyak minum, lagipula aku sudah meminta maaf pada kalian berdua. Dan kejadian di depan toilet tadi, ternyata sifatmu benar-benar buruk kai-sii, gadis tadi saja diperlakukan kasar seperti itu" ucap sehun dingin.
Kai memandang sehun tajam, " tutup mulutmu. Tak ada gunanya menjadikan itu sebagai bahan berita" balas kai dingin. Tak lama kemudian mereka berdua masuk ke taksi yang sudah dipanggilkan oleh manager mereka.
^SIMWTA^
Sehun sedang menulis artikel sambil sesekali memijat bahunya yang masih sakit karena membersihkan mobil kris. Ya, sehun benar-benar membersihkannya sendirian. Tiba-tiba manager Heechul memanggilnya ke ruangannya. Saat itu, jam makan siang baru saja selesai.
"Sehun, maafkan aku. Tapi mulai sekarang kau berhenti bekerja disini. Xiumin akan melanjutkan artikel liputanmu, kau bereskan saja mejamu" ucap heechul sajangnim dingin.
"m-mwo? Tapi mengapa sajangnim?" sehun terlihat sangat kaget.
" kenapa kau bisa sampai bertindak macam-macam dengan J.K PROJECT?" Tanya heechul sajangnim.
'mwo? J.K PROJECT?' batin sehun yang langsung merasakan amarah ada di dalam dirinya.
TBC
Cuap-cuap author:
Okeee.. mianhae lagi karena chap yang kemarin terlalu pendek reader-nim muehehe..
Bagaimana dengan chap ini? Sudah lebih panjangkan? Dan itu.. J.K Project
Saya ga punya inspirasi buat nama grup mereka. Reader-nim,rencananya ini fic mau dinaekin rated jadi rated M, gimana menurut kalian? ._.
Di review lagi ne,gomawo :3 /bow/
