PABO, JONGIN (SEQUEL)
CAST: KAISOO, HUNHAN, CHANBAEK, TAORIS
GENRE: ROMANCE, SAD, HURT, DRAMA
RATE: T (agak menjurus dikitlah ya)
YAOI, BOY X BOY
.
.
.
KSL bawa epep absurb n gaje lagi~~~~
Ini sequel yang tidak direncanakan. Ada beberapa readers yang kecewa klo cuma 2shoot so lahirlah sequel ini. Aku gag janji klo sequel ini bakal banyak diterima. Aku masih bingung ma konflik-konfliknya tapi aku akan berusaha akan membuat sequel ini lebih baik. Maaf juga klo alurnya kecepetan. Aku lagi berusaha memperlambat alurnya. Sekian cuap-cuap dari saya.
.
.
.
.
DONT LIKE, DONT READ
.
.
.
NO BASH!
.
.
.
.
PLEASE REVIEW
.
.
.
.
ENJOY
.
.
.
.
"Bukankah dia mahasiswa pindahan? Kenapa bisa berjalan dengan Kyungsoo sunbae?"
"Ku dengar mereka berpacaran"
"Tak kusangka dia bisa meluluhkan hati Kyungsoo sunbae"
"Tapi dia terlalu tampan jika bersanding Kyungsoo sunbae. Lebih baik dia dengan ku"
"Percaya diri sekali kau. Tentu saja harus dengan ku"
Itulah bisik-bisik yang dilakukan mahasiswa Seoul University yang melihat seorang Kyungsoo berjalan berdampingan dengan seorang mahasiswa pindahan yang langsung menarik perhatian seluruh mahasiswa akan ketampanannya dan kulit tan eksotisnya. Kyungsoo sangat terkenal akan sifat jutek dan pendiamnya. Banyak Hobae yang takut dengan Kyungsoo. Hanya dengan tatapan mata Kyungsoo membuat nyali mereka ciut. Hey...bukankah tatapan mata Kyungsoo sangat imut? Kenapa kalian takut.
Kyungsoo sudah terbiasa akan bisik-bisikan yang diberikan kepadanya. Kyungsoo tak peduli kata orang lain yang penting dia tidak melakukan kesalahan apapun. Kai mulai menggandeng tangan Kyungsoo. Kyungsoo yang merasakan tangannya digandeng Kai dengan cepat menarik tangannya tapi Kai semakin kuat menggenggam. Jadilah saling tarik menarik dan membuat mahasiswa yang melihat semakin berbisik.
"Lepaskan tanganmu, Kkamjong!" desis Kyungsoo. Kai tak mempedulikan desisan Kyungsoo dan semakin mempererat gandengannya.
Akhirnya mereka sampai dekelas Kyungsoo. Masih ada 1 jam sebelum kuliah dimulai tapi Kyungsoo ingin datang awal untuk membaca buku dikelas. Kai dan Kyungsoo kaget saat mereka masuk disuguhi pemandangan erotis dipagi hari. Mereka melihat 2 namja berbeda tinggi yang sedang berciuman ganas dipojok kelas. Kyungsoo hanya menghela nafasnya dan menggeleng-gelengkan kepalanya saat tau siapa 2 orang itu.
"YA! Apa yang kalian lakukan?! Cari hotel saja sana!" teriak Kai jengkel.
Kedua namja itu pun melepaskan panggutan mereka dan menoleh ke arah Kai dan Kyungsoo.
"Mengganggu saja! Ck" dengus namja yang lebih tinggi.
"Teruskan 'kegiatan'mu ditempat lain, Park! Tak tau tempat" sewot Kai.
"Lalu kau apa? Bukannya kemarin kau berciuman dengan Kyungsoo di ruang dance? Kau pikir aku tak tau?" balas namja itu –Chanyeol.
Sontak Kyungsoo mendelik kearah Chanyeol. Baekhyun kaget mendengarkan penuturan kekasihnya itu lalu memandang Kyungsoo penuh selidik.
"Benarkah itu, Kyung?" tanya Baekhyun. Kyungsoo gugup dengan pertanyaan Baekhyun. Sahabatnya itu pasti akan menggodanya habis-habisan setelah ini.
"YA! Kenapa kau mengalihkan pembicaraan, eoh?" ucap Kai.
"Kenapa ribut-ribut di pagi hari?" tanya Luhan yang baru saja datang.
"Hyung, boleh aku meminjam catatanmu? Catatanku kurang lengkap hyung" ucap Kyungsoo ke Luhan untuk mengalihkan pembicaraan yang tidak bermutu itu –menurut Kyungsoo.
"Boleh. Sebentar ya. Oh Kai, kau sudah ditunggu Sehun diruang dance" balas Luhan yang sibuk mencari buku catatannya.
"Gumawo, Hyung. Kaja, Park!" ujar Kai sambil berjalan keluar kelas, dibelakangnya Chanyeol mengikuti Kai dan tak lupa memberikan flying kiss ke Baekhyun. Tapi tiba-tiba saja Kai masuk kembali kekelas dan menghampiri Kyungsoo. Kyungsoo mengernyit heran. Apa ada yang tertinggal? batin Kyungsoo. Dengan cepat Kai mencium bibir Kyungsoo.
"Aku lupa morning kiss ku" ucap Kai disertai smirknya lalu meninggalkan Kyungsoo.
Ketiga namja uke yang ada dikelas hanya melongo tak percaya dengan yang terjadi barusan terutama Kyungsoo. Kyungsoo sedari tadi hanya mengedip-kedipkan matanya dengan mulut menganga. Dia terlalu syok dengan apa yang dilakukan Kai kepadanya.
Sementara itu ditempat Kai, Kai hanya tersenyum geli melihat ekspresi kekasihnya setelah di mencuri sebuah ciuman. Hah...kekasihnya itu membuat Kai gila dan ingin menggodanya setiap hari.
.
.
PABO, JONGIN
.
.
.
"Kau tak pergi ke kantor, Kai?" tanya Kris.
"Aniyo, sudah ada yang mengurus" jawab Kai asal.
"Dasar bos tak bertanggung jawab" dengus Chanyeol. Kai hanya menatap tajam Chanyeol.
"Dia memang tak bertanggung jawab, hyung" imbuh Sehun.
Saat ini para seme sedang berkumpul di kafe langganan mereka. Para uke? Enatahlah kemana mereka pergi. Seperti biasa bila para seme berkumpul selalu saja mengundang banyak perhatian para yeoja. Lihatlah sekarang, kafe langganan mereka langsung penuh oleh yeoja-yeoja yang hanya ingin melihat Kris, Kai, Chanyeol dan Sehun. Pesona keempat seme memang tak pernah pudar.
"Kudengar kau akan kembali ke Kanada, Hyung?" tanya Sehun ke Kris.
"Entahlah. Appa ingin aku menggantikannya. Tapi aku masih ragu" jawab Kris dengan helaan nafas.
"Apa Tao sudah tau Hyung?" tanya Chanyeol.
"Belum. Aku tak tega memberitahukannya"
"Kau harus cepat memberitahunya, Hyung. Aku tak mau kau sepertiku dulu hyung" nasehat Kai.
Kris diam mendengar penuturan Kai. Kai benar, dia seharusnya memberitahu Tao tapi dia tak ingin melihat wajah kecewa Tao. Tao masih sangat bergantung kepadanya.
.
.
.
.
Kai menyusuri koridor kampus dengan penampilan yang bisa dibilang, berbeda? Rambutnya yang semula hitam kini berganti menjadi berwarna dark brown dan disisir kebelakang. Kai menggunakan kemeja berwarna hitam dan bagian lengannya digulung sampai siku dipadu dengan celana jeans yang pas untuk kaki jenjangnya. Menawan bukan? Bahkan cara berjalannya seperti seorang model yang berjalan di catwalk. Saat ini Kai hanya fokus mencari namjachingunya yang tak tau dimana. Sedari tadi Kai mengelilingi kampusnya itu tapi tak menemukan kekasih mungilnya. Akhirnya Kai memutuskan untuk pergi ke perpustakaan dimana kekasihnya selalu menghabiskan waktunya. Kai melenggang masuk kedalam perpustakaan. Matanya menatap segala penjuru perpustakaan. Pandangan matanya menemukan kekasihnya yang bersama seorang namja lain. Kai langsung menuju ketempat kekasihnya itu. Kai langsung memeluk tubuh Kyungsoo dari belakang. Kyungsoo tersentak saat ada yang memeluknya dari belakang. Kyungsoo menolehkan wajahnya dan menemukan sosok kekasihnya yang tersenyum kepadanya.
"Aku mencarimu, Soo. Apa yang kau lakukan disini bersama namja lain?" tanya Kai dan menatap namja yang ada dihadapan Kyungsoo.
"Kami sedang belajar" jawab Kyungsoo.
"Maaf kan aku karena membawa Kyungsoo seenaknya, Kai-ssi. Kami disini hanya mengerjakan tugas saja" ucap namja yang ada dihadapan Kyungsoo.
"Kami? Berhentilah menggunakan kata 'kami' karena kata 'kami' hanya untukku dan Kyungsoo" ucap Kai sengit.
Namja dihadapan Kyungsoo pun terkekeh. "Maaf kan aku. Aku tak bermaksud merebut Kyungsoo darimu. Perkenalkan aku Kim Joonmyeon atau kau bisa memanggilku Suho" ucap Suho.
"Akan ku ingat namamu, Suho-ssi" balas Kai. Kyungsoo memutar bola matanya malas. Sifat possesive Kai terlalu berlebihan.
"Menyingkir dariku. Aku jadi tak bisa bergerak" ucap Kyungsoo dingin.
"Aku tak akan melepaskan pelukanku, Soo. Apalagi kau sedang bersama namja lain" ujar Kai.
"Aku pergi dulu Kyung. Sepertinya kekasihmu cemburu. Bye" ucap Suho dan beranjak dari kursinya. Kyungsoo hanya mengangguk. Kai melepaskan pelukannya saat Suho sudah berjalan jauh dan duduk disamping Kyungsoo.
"Tak bisakah sifat possesivemu itu dikurangi? Kau menggangguku" ucap Kai dingin.
"Never" balas Kai.
Drrrt drrrt drrrrt
Kai melirik Handphonenya yang menampilkan nama seseorang dan kemudian mengangkatnya.
"Wae?"
"..."
"Aku menyuruhmu yang mengaturnya. Aku tak mau tahu"
"..."
"Jika sampai gagal, aku akan membunuhmu!"
Pip
Kai meletakkan handphonenya dimeja dan memandang Kyungsoo yang sedari tadi memperhatikannya.
"Siapa?"
"Urusan bisnis"
Kyungsoo yang mendengar jawaban Kai hanya mendecih dan mengalihkan perhatiannya ke buku-buku kesayangannya. Entah kenapa Kyungsoo merasa penasaran dengan siapa Kai berbicara tadi. Kyungsoo merasa kurang puas dengan jawaban Kai, dia kekasihnya Kai kan jadi dia berhak tau.
"Soo" ucap Kai lembut.
"Apa?!" jutek Kyungsoo.
Kai menaikkan satu alisnya bingung dengan perubahan sikap Kyungsoo. "Ada apa?"
"Tidak ada apa-apa" ucap Kyungsoo dingin. Kyungsoo berdiri dari duduknya dan menyambar buku-bukunya lalu meninggalkan Kai yang masih heran dengan sikap Kyungsoo. Ada apa dengannya? batin Kai.
.
.
.
.
"KAU KETERLALUAN, PARK DOBI! AKU SUDAH MENUNGGUMU BERJAM-JAM DAN KAU MENGATAKAN KALAU KAU KETIDURAN?! APA JANJI DENGANKU TAK PENTING?!" teriak Baekhyun
"Aku bisa menjelaskan, Chagi" jawab Chanyeol.
"MENJELASKAN?! APALAGI YANG PERLU KAU JELASKAN?! KAU MENYEBALKAN!" teriak Baekhyun dan meninggalkan Chanyeol.
"Baek? Baek!" panggil Chanyeol dan mengejar Baekhyun.
Ketiga namja yang sedari tadi memperhatikan pertengkaran Chanbaek pun hanya mengeleng-geleng. Mereka sudah terbiasa dengan pertengkaran 'kecil' Chanbaek. Pasangan itu tak pernah tau tempat jika bertengkar. Saat ini mereka ada di kantin kampus dan para mahasiswa yang sedang makan disanapun mendapat tontonan gratis adegan drama ala Chanbaek. Tao sedari tadi masih menutup telinganya. Tao merasa telinganya berdengung saat Baekhyun berteriak-teriak tadi. Bahkan sampai sekarang dia merasa pusing. Teriakan Baekhyun memang yang paling keras dan melengking dibandingkan mereka berempat.
"Hyung...ayo kita jalan-jalan. Aku ingin mencari udara segar dan telingaku butuh sesuatu yang lembut untuk menyembuhkan dengungan dari teriakan Baekhyun hyung" rengek Tao pada Luhan dan Kyungsoo.
"Kaja!" ajak Luhan. Sontak ketiga namja itu berdiri dan berjalan meninggalkan kantin.
Ketiga namja itu menuju ke sebuah Mall untuk berjalan-jalan dan shopping atau lebih tepatnya Tao yang berbelanja. Saat mereka berada di kafetaria di Mall itu, Luhan melihat sesosok namja yang familiar baginya. Luhan mengernyit heran apa yang dilakukan namja itu disini dan dia bersama namja lain. Tao yang menyadari gelagat aneh dari Luhan pun mengikuti arah pandang Luhan dan mata Tao seketika membulat. "Bukankah itu..."
Tebeceh
Hua...akhirnya aku malah buat sequelnya. Mana ceritanya jadi kemana-mana lagi. Masih kecepetan kah alurnya?. Ku rasa iya. Hehehehe. Mian ya klo epep ku pendek2. Aku belum bisa buat epep yang panjang. Oh ya...tipe penulisanku gag kayak author2 hebat yang jam terbangnya lebih banyak yang bisa buat kelanjutan epepnya saat itu juga sebelum di publish. Klo aku biasanya udah ku tulis dulu sampe habis baru ku publish. Hehehe. Maaf mengecawakan kalian. Terima kasih udah ngikutin epep ini. yah...walaupun yang repiuw gag da 10 tetep ku publish epep ini. Gomawo yang udah repiew n memfavoritin epep ini #deepbow bareng KAISOO
REVIEW JUSEYO~~~~~
BIG THANKS TO
LVenge, jongindo, ariviavina6, Insooie baby, Maple fujoshi2309, dorekyungsoo93, uffiejung, cici fu, she3nn0
