Baekhyun The Umbrella Girl
Author : PrincePink
Main Cast : Park Chan Yeol – Byun Baek Hyun
Rate : M ( For Mature Content , Explicit , and Dirty Talk )
Genre : OOC,Genderswitch , Lime , Romance , Fluff
Disclaimer : EXO isn't mine because they're belong to God
Summary : Byun Baekhyun , si Umbrella Girls sexy yang jatuh kedalam pesona seorang pembalap tampan , Park Chanyeol
.
.
Baekhyun menggeliatkan tubuhnya saat ia merasakan sesuatu dibawah tubuhnya bergerak naik turun teratur,juga sesuatu melingkari pinggangnya . Baekhyun membuka matanya yang terasa berat . Ini sudah pagi,dan Baekhyun melirik seseorang yang kini sedang tertidur dibawahnya . Baekhyun tersenyum kemudian mengecup bibir Chanyeol yang masih terpejam.
"Selamat pagi,Pangeran",ia tersenyum dan tidak berniat membangunkan kekasihnya . Baekhyun melepas lengan Chanyeol dari pinggangnya . Sedikit sulit karena lengan Chanyeol memeluknya erat . Dan Baekhyun menepuk jidatnya saat sesuatu yang mengganjal terdapat di dalam lubang kewanitannya . Baekhyun mengerucutkan bibirnya,lalu mendorong hidung Chanyeol kesal.
"Dasar manusia mesum!"Baekhyun melepas penis Chanyeol dari dalam tubuhnya,dan ia sedikit meringis . Itu sangat menggeser tubuhnya dan kemudian mendudukan tubuhnya disebelah Chanyeol . Ia terkekeh melihat penis Chanyeol yang seakan bangun lagi dari tidurnya . Kata orangsih,setiap pagi laki laki memang akan ereksi . Baekhyun mendekati penis itu dan menciumnya.
"Selamat pagi,sumber kehidupan dan kenikmatan hihi",Baekhyun kembali menegakan tubuhyha,lalu menatap Chanyeol yang masih terpejam.
"Pagi ini aku akan membuatkan sarapan untukmu,dan sesekali mengerjaimu asik juga!"ujar Baekhyun berbisik . Baekhyun berjalan menjauhi kamar Chanyeol tanpa selembar benang ditubuhnya . Ia berjalan menuju dapur dan mencari apron untuknya . Perempuan sexy itu tersenyum saat mendapati apron yang tergantung rapi di dekat kulkas . Ia memakai apron itu,lalu menalikannya . Ia terlihat sexy dengan pantat telanjangnya,dan dadanya yang hanya tertutupi sebagian . Oh tentu saja,karena Baekhyun tidak memakai apa apa selain apron pink itu . Baekhyun mulai mengambil bahan makanan,dan mencucinya
Baekhyun bersiul sambil memotong sayuran . Bahkan ia tak sadar bahwa seseorang menatapnya lapar,dengan penis mengacung dan rape face . Baekhyun terus memasak,sampai sebuah lengan dan sesuatu yang keras menusuk belahan pantatnya.
"Hm,pagi pagi disuguhi bidadari telanjang yang tengah memasak di dapur itu berbahaya,Baekkie",ujar Chanyeol dengan nada berat dan menggoda di telinga Baekhyun . Perempuan itu merinding,dan menutup matanya . Chanyeol bergerak masuk kedalam apron Baekhyun dari sela sela bagian pinggirnya dan meremas dada Baekhyun.
"Anhhhhh . . . . "desah Baekhyun . Chanyeol terus menekan dada Baekhyun,meremas nya,dan memelintir nipplenya . Chanyeol mulai semakin terangsang mendengar desahan Baekhyun . Lelaki tinggi itu menciumi bahu terbukanya,dan menggesekan penisnya di pantat Baekhyun yang padat dan menggoda.
"Ahhh . . . hmmmmm",desah Chanyeol . Baekhyun menyeringai,lalu sedikit memundurkan pantatnya dan membentur penis Chanyeol.
"Masukan saja-ahhhhh!"Pekiknya saat Chanyeol mengecup lehernya.
"Bersiaplah,baby",Chanyeol menurunkan jarinya dan meraih kemaluan Baekhyun yang sudah basah . Tanpa aba - aba lelaki itu memasukan penisnya kedalam lubang surgawi Baekhyun.
"Ahhhhh~ahhh~",Baekhyun meracau . Ia memegang meja dengan erat,sambil menahan nafasnya . Chanyeol mulai menggerakan pinggulnya dengan kasar dan cepat . Ia ingin hasratnya tuntas.
"Baek . . . nghhhh",Chanyeol mengelus pantat mulus itu sambil terus mendorong kemaluannya dengan cepat . Baekhyun seakan berada disurga,ia menuntut Chanyeol untuk meremas dadanya.
"Ahhh!yah,disanaa!"pekik Baekhyun kemudian disusul dengan desahan feminimnya dan erangan Chanyeol . Baekhyun meraba raba bahu Chanyeol kemudian berhenti di belakang leher Chanyeol.
"Ahh Baek~"Chanyeol terus menghujam lubang Baekhyun dengan gerakan yang semakin cepat dan beberapa detik kemudian Baekhyun merasakan sesuatu yang akan keluar dari perut bawahnya
"Chan ah!aku . . nghhh . . . sampai . . AHHHHHH!"Baekhyun orgasme,dan itu membuat vaginanya menjepit jepit penis Chanyeol . Lelaki tinggi itu pun semakin mempercepat gerakannya
"Aku juga baby!ahhh!ahh!"Chanyeol pun orgasme dan melakukan dua kali tembakan di dalam lubang vagina Baekhyun . Keduanya terengah dengan Chanyeol memeluk Baekhyun dari belakang,dan berbagi ciuman mesra sesudah orgasme.
"Selamat pagi",Sapa Chanyeol.
"Selamat pagi,tampan"Chanyeol kembali mengecupi bahu Baekhyun,sedang perempuan itu meremas rambut Chanyeol.
"Kita lakukan lagi di kamar mandi sekarang!"Baekhyun membelalakan matanya,dan dalam sekali hitungan Chanyeol sudah menggendongnya ala pengantin,kemudian membawanya kekamar mandi . Baekhyun hanya bisa pasrah meladeni nafsu kekasihnya.
.
.
Baekhyun dan Chanyeol keluar dari dalam kamar mandi dengan bathrobe yang melingkari tubuhnya . Mereka tersenyum dengan aroma segar menguat dari tubuh mereka . Saat Chanyeol akan membuka lemarinya,Baekhyun menahan tangan kekar itu.
"Tunggu sebentar!"Baekhyun berlari keluar kamar lalu mencari kantung belanjaan yang terletak di sebelah televisi . Baekhyun tersenyum lebar lalu berlari kembali menuju kamar Chanyeol.
Lelaki tinggi itu menatap kekasihnya bingung saat Baekhyun mulai mengeluarkan dua kemeja kotak kotak berwarna biru hitam,dua celana jeans dengan warna sama,dan dua sepatu converse baby blue dengan ukuran yang berbeda dan menaruhnya diatas kasur
"Baby,ini apa?"Chanyeol mendekati kekasihnya kemudian Baekhyun menarik Chanyeol untuk duduk dikasur . Baekhyun tersenyum bangga.
"Ini adalah pakaian couple kita . Kemeja yang sama",Baekhyun menyerahkan kemeja itu ke tangan Chanyeol . Ukurannya yang lebih besar untuk Chanyeol,dan yang lebih kecil ditangannya,"Lalu celana jeans,dan sepatu!",Baekhyun berucap riang . Ia menyerahkan celana jeans besar pada Chanyeol,dan sepatu ukuran Chanyeol padanya . Chanyeol menatapnya bingung
"Baby,kau sengaja menyiapkan ini semua?",Baekhyun mengangguk . Ia tersenyum manis dihadapan Chanyeol.
"Aku ingin kencan pertama kita memberi kesan manis dan romantis . Aku senang jika kita memiliki sesuatu yang sama . Jadi,saat memakai sepatu,kemeja dan celana ini,aku akan teringat denganmu . Dan saat kita menikah nanti,dan memiliki anak,kita dapat menunjukan ini semua sebagai tanda cinta kita",Baekhyun tersenyum senang . Hati Chanyeol seakan tertusuk,ia sungguh - sungguh melihat pancaran penuh cinta dari mata Baekhyun . Dan jujur,Chanyeol ingin menangis.
"Kau . . . gunakan gaji mu semua untuk ini?"tanya Chanyeol pelan . Baekhyun mengangguk . Chanyeol menghela nafasnya dan memeluk Baekhyun.
"Sayangku,aku begitu mencintaimu!Tapi tolong,jangan lakukan ini semua dengan cara mengorbankan gajimu . Kau capek - capek,terkena panas hanya untuk membeli ini semua . Kalau kau ingin barang barang ini,kau bilang saja padaku,dengan senang hati aku akan membelikannya",Chanyeol mengecup kepala Baekhyun dengan lembut . Baekhyun mendorong tubuh Chanyeol keras.
"Aku bukan seseorang yang materialistic!aku membelinya dengan sukarela,kalau kau tak mau pakai yasudah.",Baekhyun memajukan bibirnya . Chanyeol terkekeh kemudian mencium bibir Baekhyun lembut.
"Siapa yang bilang tidak akan memakainya?Kau ini!"Chanyeol mencubit hidung Baekhyun lalu mencium keningnya . Baekhyun tersenyum dengan manis .
"Baiklah!Ayo bersiap siap!"Baekhyun menarik tangan Chanyeol . Keduanya saling melempar canda satu sama lain saat berpakaian . Baekhyun akan iseng menyembunyikan celana dalam Chanyeol,begitupula Chanyeol yang akan menyembunyikan pakaian dalam Baekhyun dan alhasil gadis itu mengancamnya untuk tidak boleh menidurinya selama sebulan penuh . Chanyeol juga membantu Baekhyun memakai pakaian . Baekhyun akan membantu Chanyeol menata rambut nya,dan taklupa mencium pipi lelaki itu diakhir . Dan saat ini Chanyeol sedang terdiam menatap Baekhyun yang tengah menstyle rambutnya dengan alat pengeriting,membuat rambut bawahnya bergelombang,juga softlense berwarna hazel dimatanya dengan eyeliner dimatanya . Chanyeol sungguh terpesona dengan kekasihnya,diam - diam ia menbambil foto Baekhyun diam diam saat sedang menata dirinya.
"Kajja,kita pergi!"Baekhyun berdiri dan tersenyum . Chanyeol seakan melayang melihat penampilan Baekhyun,Ia sangat cantik!sungguh!
"Kau cantik sekali,sayang!"
"Terimakasih!kau juga tampan!"
Chanyeol menggenggam tangan Baekhyun lalu membawanya keluar dari apartement . Mereka terus bergandengan tangan sampai menuju basement,lalu menaiki mobil sport Chanyeol dan membawanya membelah jalanan Seoul.
.
.
Hari ini dari pagi hingga petanh,banyak sekali tempat yamg sudah Chanyeol dan Baekhyun datangi . Mereka berdua terlihat mesra,dengan Chanyeol yang terus memeluk pinggang Baekhyun,dan juga Baekhyun yang menyandarkan kepalanya . Apalagi melihat baju couple mereka,dari atas sampai bawah . Banyak orang yang iri melihatnya . Pasangan yang sempurna,si lelaki yang tampan dan perempuan yang cantik.
.
.
Tempat pertama yang dikunjungi oleh mereka berdua yaitu Sea World . Baekhyun senang dengan laut,dan bahkan ia bermimpi pernikahannya akan dilangsungkan diatas kapal pesiar,dan berbulan madu dengan kapal pesiar diatas laut . Diam - diam Chanyeol mengingatnya didalam otaknya . Ia tersenyum mendapati mimpi Baekhyun yang terkesan Childish.
Sesampainya di sana,Baekhyun akan mengeluarkan ponselnya dan memotret ikan - ikan yang berlalu lalang di aquarium besar itu . Chanyeol pun ikut membidik foto kekasihnya yang terlihat cute dan cantik dalam waktu bersamaan . Ia saat ini tidak seperti Baekhyun yang selalu mengggodanya dan membangunkan singa dalam dirinya . Chanyeol jadi berpikir jiga kekasihnya ini memiliki dua kepribadian -.-
Lalu keduanya pun membeli souvenir lucu dari Sea World lalu berselca berdua dengan topi berbentuk hiu lucu dan ubur - ubur yang mereka beli . Baekhyun sungguh senang,dan Chanyeol pun ikut berbahagia saat mendapati kekasihnya bahagia.
.
.
Cukup lama mereka di Sea World . Sampai Chanyeol merengek lapar,dan saat itu pula mereka pindah menuju ke tempat kedua . Baekhyun terkekeh geli saat kekasihnya ingin makan siang di McDonald . Baekhyun pun menuruti keinginan kekasih tampannya.
Chanyeol makan dengan porsi yang besar . Dari mulai big burger,kentang goreng,ayam goreng,sundae,puding,dan cola . Sedang Baekhyun hanya memesan paha ayam dengan nasi dan kentang goreng . Diam diam Baekhyun memfoto Chanyeol saat sedang melahap burgernya dan lalu mengunggah nya di instagram
Baekhyunee_exo : Uh!Singa yang sedang kelaparan seperti ini terlihat menggemaskan :*
Baekhyun menaruh handphonenya lalu mengambil tissue dan mengelap ujung bibir Chanyeol yang terkena saus . Chanyeol tersenyum lalu mengecup pipi Baekhyun.
"Chanyeol!"pekik Baekhyun,lalu menghapus saus di pipinya . Chanyeol terkekeh.
"Harusnya kau bersihkan dengan bibirmu,bukan dengan tissue",Chanyeol kembali melahap burgernya,dan Baekhyun ikut tersenyum lebar.
.
.
Setelah kenyang mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju Lotte World . Chanyeol kaget saat kekasihnya meloncat riang dan tak sabar ingin menaiki semua wahana . Chanyeol hanya bisa menggeleng dibuatnya.
Baekhyun menarik Chanyeol untuk memasuki rumah hantu . Padahal Chanyeol sudah menyarankan perempuan itu untuk tidak masuk . Karena lelaki itu tau gadisnya itu tipe orang penakut . Namun,Baekhyun sok - sok berani,dan Chanyeol pun mengiyakan Chanyeol pun terkekeh geli saat Baekhyun memegang bajunya erat bagai seorang anak yang takut ibunya hilang . Baekhyun akan menjerit keras,dan Chanyeol dengan senang hati memeluknya . Dan saat selesai,wajah Baekhyun pun pucat . Chanyeol yang tak tega pun segera membeli sebotol air mineral dan memberikanya pada kekasihnya.
"Makanya jangan sok pemberani",Chanyeol menyentil kening Baekhyun . Perempuan itu hanya memajukan bibirnya . Keduanya melanjutkan perjalanan,dan Baekhyun kembali berteriak saat melihat roller coaster . Chanyeol pun mengiyakan kembali ajakan kekasihnya.
Dan benar saja,Baekhyun senang sekali dibuatnya saat ia harus berteriak - teriak diatas roller coaster . Begitupula Chanyeol,keduanya berpikir bahwa dunia milik mereka berdua . Dan Chanyeol merasakan suatu kelegaan dan kebahagiaan didalam relung hatinya saat bersama Baekhyun.
Keduanya terus melanjutkan perjalanan dan menaiki beberapa wahana . Membeli cotton candy,berselca,lalu tertawa bersama sepanjang permainan . Chanyeol sungguh menikmatinya . Begitupula Baekhyun yang sungguh berbahagia atas kencannya bersama Chanyeol.
Dan tempat terakhir yang didatangi mereka adalah biangalala . Chanyeol memeluk pinggang Baekhyun dan membawanya masuk . Mereka duduk berdampingan dengan tangan Chanyeol yang terus menggengam tangan Baekhyun sambil menyandarkan kepalanya di bahu kanan Baekhyun . Perempuan itu tersenyum lebar ketika bianglala itu sudah mulai berjalan . Pemandangan Seoul di siang hari cukup menyenangkan . Karena biasanya orang - orang akan melihat pemandangan sore hari dari wahana ini.
"Ternyata Seoul itu luas sekali ya",Baekhyun mengetuk kaca pembatas kemudian menatap Chanyeol yang juga sedang menatap perempuan itu.
"Bukannya melihat pemandangan,kau malah menatap wajahku . Apa sebegitu menariknya wajahku ini?"
Chanyeol tersenyum kemudian menegakan kepalanya dan mencium pipi Baekhyun.
"Tidak ada yang lebih menarik dari wajah Baekhyunku."
Baekhyun yang mendengarnya pun mencubit pipi Chanyeol dengan mengusap usap pipinya lalu melepaskan kepalanya dari atas bahu Baekhyun,namun masih dengan tangan yang terpaut . Baekhyun mengambil handphonenya,lalu mengaktifkan kameranya.
"Ayo berselca",Baekhyun mengarahkan kamera depannya ke arahnya dan Chanyeol . Lelaki tinggi itu terkekeh
"Dasar,ratu selca",Chanyeol memeluk Baekhyun dari belakang lalu mencium pipi kekasihnya,sedang Baekhyun memilih pose tersenyum biasa . Lalu kemudian Baekhyun pun terkekeh melihat hasil selcanya dengan lelakinya . Chanyeol memilih untuk menyandarkan punggungnya,dan memperhatikan kekasihnya yang sibuk mengunggah nya ke instagram . Beberapa detik kemudian Baekhyun menaruh handphonenya lalu memiringkan tubuhnya untuk melihat Chanyeol . Baekhyun tersenyum kemudian mencubit hidung bangir Chanyeol.
"Uhh . . . dasar iseng",Chanyeol menekuk bibirnya sambil mengelus hidungnya . Baekhyun terkekeh geli . Chanyeol meraih pinggang Baekhyun dan melingkarkan lengannya di pinggang Bsekhyun,lalu menatapnya lembut . Baekhyun menatapnya lembut sambil mengelus lengannya.
"Kiss Me",ujar Chanyeol . Baekhyun menggeleng.
"No!"
Chanyeol sudah memajukan wajahnya,sedang Baekhyun dengan sigap mengapit kedua pipi Chanyeol dan menahan wajahnya . Saat ini wajah Chanyeol sudah seperti bebek . Baekhyun geli melihat wajah kekasihnya.
"Hisss mih!" ujar Chanyeol kesusahan . Baekhyun terkekeh,ia menggelengkan kepalanya.
"No",Baekhyun masih bersikukuh . Namun dengan cepat gadis itu meraup bibir bebek kekasihnya dengan bibirnya lalu kemudian melepasnya . Baekhyun terkekeh lalu mengecup pipi kekasihnya
"Bodoh!"
.
.
Pusat perbelanjaan Myeongdong . Chanyeol memaksa Baekhyun untuk memilih semua yang diinginkan perempuan itu . Ia memaksa perempuan itu,bahkan sampai Baekhyun ingin menangis . Baekhyun tidak ingin semua itu,ia sudah senang dengan berkencan dengan Chanyeol . Lelaki itu memaksa dengan bujukan bahwa Chanyeol akan marah jika Baekhyun tidak menurutinya.
Akhirnya dengan berat hati Baekhyun mengiyakan . Chanyeol senang bukan main.
Mereka berbelanja kebutuhan Baekhyun dari mulai peralatan make up,pakaian sehari hari, sepatu,dan juga pakaian dalam dan lingerie . Er- itu semua lebih tepatnya Chanyeol yang menginginkan . Bahkan Baekhyun tertawa keras saat Chanyeol membelikannya lima pasang pakaian dalam Victoria Secret dengan model lucu dengan warna berbeda . Chanyeol berpikir Baekhyun akan sexy dengan pakaian dalam itu.
Setelah itu Baekhyun pun menemani Chanyeol untuk membeli pakaian formal dan juga snapback keluaran terbaru . Bahkan mereka membeli sepasang sweater couple dan juga kalung couple . Dengan Baekhyun berbentuk gembok,dan Chanyeol berbentuk kunci . Baekhyun merasa hari ini sangat berbahagia,dan ia sungguh berterimakasih pada kekasih tampannya . Entah balas budi seperti apa yang harus Baekhyun lakukan.
Dan setelah itu merekapun memilih untuk pulang . Selesai sudah kencan mereka hari ini . Chanyeol mengantar Baekhyun menuju apartementnya . Baekhyun akan dengan sangat manja memeluk lemgan kekasihnya selama di perjalanan . Dan Chanyeol cukup senang hanya dengan pelukan di lengannya.
Sesampainya di apartement Baekhyun,Chanyeol hanya bisa terdiam dan menatap tak percaya . Ini tidak seperti apartementnya . Jauh bila dibandkingkan dengan apartement besar dan mewah miliknya . Baekhyun hanya tersenyum sambil mengelus lengan kekasihnya.
"Ayo masuk.",ajak menatap Baekhyun kemudian mengangguk,lalu membantu kekasihnya membawakan kantung belanjaan . Chanyeol cukup ngeri melihat bagaimana kumuhnya tempat ini . Cat nya sudah mengelupas,pintu pintu nya sudah rusak,apalagi dia bisa mendengar tawa lelaki keras dari balik salah satu pintu . Chanyeol pun ikut berhenti saat Baekhyun berhenti di salah satu kamar bernomor 4 . Baekhyun mengeluarkan sebuah kunci dan memasukannya, lalu terbukalah pintu itu.
"Masuklah . Maaf jika apartement ku kecil",Baekhyun menggeser tubuhnya,mempersilahkan Chanyeol masuk . Lelaki tinggi itu pun masuk,dan ia terperangah saat melihat kondisi apartement kekasih cantiknya . Ruangannya bersih,harum,dan semua tertata rapi,meski ukurannya sangat kecil . Tapi Chanyeol yakin Baekhyun menata kamarnya sedemikian rupa sehingga nyaman untuk ditempati . Apalagi ia bisa melihat bunga crysanthemum di setiap pojok ruangan.
"Apartement mu bersih sekali, baby",Chanyeol menaruh kantung nelanjaan di sofa kecil Baekhyun lalu mendudukan tubuhnya . Baekhyun menutup pintu lalu ikut duduk disebelah kekasihnya.
"Hm,aku sengaja melakukan ini agar aku nyaman tinggal disini . Maafkan aku kalau aku mengajakmu ke tempat kumuh seperti ini.",Baekhyun menggenggam tangan Chanyeol . Lelaki itu menghela nafas lalu tersenyum.
"Untuk apa minta maaf?aku malah semakin cinta padamu karena kau tidak malu untuk memperlihatkan apa yang kau punya . Kau apa adanya . . dan aku suka"
Baekhyun tersemyum . Ia hampir saja menangis jika Chanyeol tidak menariknya ke dalam pelukannya . Chanyeol mengecup puncak kepala Baekhyun dengan penuh cinta.
"Aku berjanji akan mengajakmu tinggal bersama ditempat yang lebih baik saat kita menikah nanti . Kau sanggup bersabarkan menunggu ku untuk melamarmu dan mengajakmu ke pelaminan?"
Baekhyun mengangguk semangat . Kemudian gadis itu sedikit menjauhkan tubuhnya dan mendonbak menatap Chanyeol.
"Chanyeol,kau sudah terlalu banyak memberikanku segala sesuatunya . Aku sungguh berhutang budi padamu . Entahlah,aku harus memberikanmu apa . Aku hanya bisa memberikanmu cinta dan dan seluruh hatiku padamu."Chanyeol tertegun mendengar penuturan kekasihnya . Dengan perlahan Chanyeol mendekatkan wajahnya pada Baekhyun dan meraup bibir itu . Mereka berciuman tanpa nafsu,hanya bibir yang saling menempel dan lengan Baekhyun yang memeluk pinggang Chanyeol . Lelaki tinggi itu memegang leher belakang Baekhyun,kemudian ia melepaskan bibirnya dan menatap Baekhyun dengan senyuman lembutnya.
"Benar,kau cukup mencintaiku dan menyayangiku . Itu sudah cukup dari lebih . Aku benar - benar mencintaimu,Baekhyun."
"Aku juga mencintaimu sampai sampai dadaku sesak tidak bertemu denganmu",Keduanya terkekeh . Sampai Baekhyun mengecup pipinya,"Kau harus pulang,ini sudah malam"Baekhyun mengelus rambut hitam Chanyeol . Lelaki tinggi itu mengangguk lalu berdiri . Baekhyun pun ikut mengantar Chanyeol sampai pintu . Chanyeol membalikan tubuhnya dan memeluk Baekhyun.
"Hati - hati,sesampainya kau hubungi aku ya",ujar mengangguk lalu mengecup bibir tipis dan merekah itu.
"Ne . Kau juga hati - pulang,sayang"
" Hati - hati dan jangan mengebut!"
Chanyeol tersenyum kemudian berjalan menjauh dari kamar Baekhyun . Perempuan itu terus menatap kepergian kekasihnya sampai sosok kekasihnya membelok.
Sedang Chanyeol ketika sadar Baekhyun sudah tak terlihat,ia segera merogoh ponsel nya dan segera membuka nya . Ia hampir saja melempar ponselnya saat dilihatnya 45 panggilan tak terjawab dan 10 pesan . Untung saja tadi Chanyeol mengaktifkan silent mode
Jemari Chanyeol bergerak membuka salah satu pesan yang Chanyeol sudah bisa tebak siapa pengirimnya.
'Malam ini aku terbang dari akan tiba nanti pagi.Kuharap kau menjemputku .'
Chanyeol menggeram tertahan lalu kembali berjalan dengan perasaan tak menentu.
.
.
Baekhyun berkali kali mengecek ponselnya . Chanyeol sejak tadi pagi tidak menghubunginya,biasanya lelaki tinggi itu akan meneleponnya pagi - pagi,atau mengirim chat pada Baekhyun agar perempuan itu bangun. Tapi hari ini menaruh handphone nya dan bergegas mendekati Kai dan Kyungsoo yang tengah bercengkrama mesra diatas mobil Kai yang bernomor 88
"Kai,Apa Chanyeol sudah datang?"tanya Baekhyun pada Kai yang tengah duduk diatas kap mobil sportnya dengan Kyungsoo.
"Tidak,Noona . Ia bahkan tidak mengabariku,sepertinya ia ada meeting dadakan.",ujar Kai. Kyungsoo menatap Baekhyun cemas . Pasalnya perempuan ini terlihat tak tenang.
"Ada apa, Baek?"
Baekhyun menggeleng . Kyungsoo berdiri lalu mendekat pada Baekhyun.
"Ia tidak mengabariku sejak pagi . Semalam sih sempat chatting,tapi biasanya kan setiap pagi ia akan menghubungiku",Baekhyun meremas rok hitamnya.
"Mungkin ia keletihan dan bangun telat,atau ia ada meeting dadakan",Baekhyun mengangguk lemah kemudian berjalan meninggalkan pasangan itu . Kyungsoo masih menatap Baekhyun dengan perasaan cemas . Sahabatnya tidak pernah seperti ini sebelumnya.
"Haaaaa~Tumben sekali si Park itu tidak mengabari Baekhyun",ujar Kyungsoo lalu kembali duduk disebelah Kai.
"Entahlah",Kai menggedikan bahunya,"Biasanya Chan Hyung akan mengabari ku jika ada meeting"
"Semoga saja tidak kenapa-kenapa . Kasihan Baekhyun terlihat khawatir"
.
.
Chanyeol menatap ponsel ditangannya yang ia sembunyikan di balik meja . Mood Chanyeol sudah berubah sejak pagi tadi dan saat ini , Chanyeol benar – benar ingin membanting apa saja yang berada dihadapannya . Terutama perempuan dihadapannya yang kini tengah duduk sambil menyeruput kopi pagi nya . Chanyeol benar – benar ingin meledak melihat ekspresi perempuan dihadapannya ini . Namun , Chanyeol punya etika . Ia tidak akan menyerang seorang perempuan , terlebih lagi ini di tempat umum . Jadi lekaki tinggi itu lebih memilih memandangi fotonya dengan Baekhyun yang ia simpan rapi di galeri ponselnya . Chanyeol tidak berniat mengirimi Baekhyun pesan , karena ia yakin perempuan itu akan khawatir dan bisa – bisa Baekhyun menyusulnya kemari . Itu lebih gawat
"Begini caramu menyambut tamu jauh sepertiku?"ujar perempuan cantik berambut cokelat panjang itu dengan gaya angkuh . Chanyeol lebih memilih melirik croissant nya daripada meladeni perempuan dihadapannya . Chanyeol mendengus kemudian menarik secangkir kopi hitam yang ia pesan beberapa menit lalu dan meminumnya sedikit . Berharap rasa pahit kopi itu mampu menghancurkan mood buruk Chanyeol saat ini .
Perempuan dihadapan Chanyeol memilih mengambil ponsel berkelasnya yang ia simpan di samping nya dan mengotak – atiknya dengan jemari lentiknya . Chanyeol melirik kembali ponselnya , dan tersenyum tipis saat ia mendapati foto Baekhyun yang sengaja ia ambil saat kekasih mungilnya itu sedang melahap ayam panggang dengan rakusnya .
"Jadi , kau lebih memilih perempuan murahan yang bekerja menjual dirinya di arena sirkuit ?" ujar perempuan itu dengan nada angkuh . Chanyeol mengeraskan rahangnya kemudian menatap tajam perempuan dihadapannya . Ingin sekali Chanyeol menyiramkan kopi panasnya ke wajah perempuan itu yang kini tengah tersenyum sinis padanya .
"Jaga ucapanmu ! Dia tidak seperti yang kau katakan ! "ujar Chanyeol dengan nafas berat , dan tatapan mata tajam . Perempuan itu kembali menyunggingkan senyum angkuhnya kemudian perempuan itu memperlihatkan layar ponselnya pada Chanyeol . Memperlihatkan satu foto , foto dirinya dan Baekhyun kemarin pada saat mereka berdua berselca di dalam bianglala pada siang hari . Chanyeol menatap perempuan itu tajam kemudian mengalihkan pandangannya .
"Lelaki berkelas lebih memilih kucing kampung ketimbang kucing mahal yang jelas – jelas lebih berkelas "ujar perempuan itu sambil menyangga dagunya dengan tangannya . Chanyeol menutup matanya untuk mengontrol emosinya yang hampir meluap . Hinaan pada Baekhyun dari perempuan itu benar – benar berhasil menyulut emosinya yang kapan saja bisa meledak .
"Katakan apa maumu datang kemari ?" tanya Chanyeol dengan nada dingin . Perempuan itu menatap Chanyeol dengan tajam , senyuman angkuhnya sudah menghilang kali ini
"Aku hanya ingin memberitahumu bahwa aku akan meminta pada ayah dan ibu mu agar pernikahan kita sesegera mungkin dilakukan . Mungkin berbohong sedikit pada orang tuamu bahwa aku sedang berbadan dua "ujarnya santai . Chanyeol membelalakan matanya menatap perempuan itu . Ia tidak habis pikir dengan jalan pikiran licik perempuan dihadapannya
"Ma – maksudmu ?"
"Ehm ! Memperlancar sandiwaraku untuk segera menikahimu . Aku akan bilang pada orang tua mu bahwa aku datang ke Korea untuk bertemu tunangan tampanku ini dan kami saling merindukan satu sama lain , berakhir diranjang dan Blarr! Semuanya terjadi . Mudahkan?"
"Jangan macam – macam , sialan !" desis Chanyeol . Perempuan itu kembali menyunggingkan senyum liciknya dan melipat tangannya di depan dadanya .
"Lagipula , keinginan terbesarku datang kemari adalah " , perempuan cantik itu menggantungkan perkataannya , kemudian memajukan tubuhnya dan menatap Chanyeol lekat ,"Untuk menyingkirkan perempuan murahan itu dari mu "
Chanyeol mengeraskan rahangnya . Bahkan Chanyeol kali ini benar – benar akan melempar perempuan ini dengan gelas berisi kopinya pada perempuan itu . Chanyeol benci perempuan ini ! Perempuan licik yang selalu berusaha menjadikan dirinya milik perempuan itu seutuhnya . Perempuan kaya dan berkelas yang memaksa kedua orang tua Chanyeol untuk menunangkan mereka . Perempuan bernama Nana
"Aku tidak akan membiarkanmu untuk menyentuh Baekhyun seinchi pun , Nana ! Aku bersumpah !"
.
.
TBC
.
Mind To Review?
.
Author's note : Selamat yang nebak kalo Chanyeol punya perempuan lain ^^ Tebakan kalian benar HAHAHHA Duh maapkan aku ya Nana , aku menistakan mu T.T abis entah kenapa aku kepikiran yang cocok berperan antagonis tuh dia , apalagi di Roomate kan ada Nana HAHAHHA Ga maksud kok , aku tetep ChanBaek Hard Shipper Uhyeah! Tenang aja , Chanyeol just for Baek
Maaf juga ya aku belom bisa tulis nama readers yang review kemarin , karena aku buru – buru banget sekarang T.T tenang aja aku bakal sebutin kok di chap depan ehe ~ MAKASIH BANGET LOH KAKAK – KAKANYA DAH MAU REVIEW MUACHHHH~
Ngobrol yuk di ask . fm ku di Monalisa elisabeth hehe
PS : Baek emang sexy kalo punya Boobs dan pantat semok (?)
HAPPY READING ^^
