Baekhyun The Umbrella Girl
Author : PrincePin Icha
Main Cast : Park Chan Yeol – Byun Baek Hyun
Rate : M ( For Mature Content , Explicit , and Dirty Talk )
Genre : OOC,Genderswitch , Lime , Romance , Fluff
Disclaimer : EXO isn't mine because they're belong to God
Summary : Byun Baekhyun , si Umbrella Girls sexy yang jatuh kedalam pesona seorang pembalap tampan , Park Chanyeol
.
.
Baekhyun terlahir dalam keluarga yang tidak harmonis . Bahkan kelahirannya pun bukan kelahiran yang diharapkan . Ia lahir disaat kondisi keluarganya tidak baik dalam hal financial . Rumah yang kecil , uang seadanya , pasokan makanan yang semakin menipis , hutang yang melilit keluarganya , juga hubungan orang tuanya yang tak baik . Baekhyun lahir disaat ayahnya tengah pergi berselingkuh dengan wanita lain , sehingga ibu nya harus rela berjalan jauh menuju klinik terdekat untuk menyelamatkan dirinya dan juga bayi dalam kandungannya . Ibu Baekhyun sangat menyayangi Baekhyun . Ia ingin Baekhyun lahir menjadi orang sukses dan menjadi perempuan yang dihargai oleh setiap orang . Jangan menjadi seperti ibunya yang hanya akan menangis setiap harinya melihat ayahnya membawa wanita lain kerumah dan menidurinya . Ibu Baekhyun berdoa agar Baekhyun menjadi sosok yang berbeda dari ibunya .
Ibu Baekhyun meninggal karena sakit . Ayah Baekhyun pergi entah kemana . Itulah masa sulit yang Baekhyun alami seumur hidupnya . Ia kehilangan orang yang paling ia cintai . Apa yang membuatmu sedih dan terpuruk dapat membuatmu menjadi semakin kuat . Itu yang terjadi pada Baekhyun . Kehilangan Ibunya membuatnya menjadi sosok perempuan yang tegar dan terus berjuang . Ia berhasil lulus dengan nilai terbaik dan mendapat beasiswa untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi . Setelah lulus , ia memilih untuk bekerja sebagai Umbrella Girl karena pendapatan menjadi seorang Umbrella Girl lebih besar ketimbang ia bekerja di perkantoran , pikir Baekhyun .
Dan saat ini , Baekhyun mengalami kondisi yang sama saat ia kehilangan ibunya . Kehilangan ibunya adalah hal yang paling membuatnya terpuruk . Dan hari ini , Chanyeol berhasil meluluh lantahkan perasaannya . Lelaki tinggi itu berhasil membuat Baekhyun terhempas dan tersayat hatinya . Bahkan Baekhyun ingin sekali menghabisi dirinya karena Chanyeol berhasil menyakiti hatinya terlalu dalam . Ia mencintai Chanyeol dan Chanyeol memberikannya rasa sakit yang begitu tajam padanya .
.
.
Chanyeol terbangun dari tidur nya . Kepalanya sakit dan juga tubuhnya lemas . Ia tidak dapat mengingat apa yang terjadi beberapa jam sebelumnya sebelum ia jatuh tertidur . Chanyeol memukul pelan keningnya . Chanyeol menghembuskan nafasnya perlahan . Namun sesuatu yang aneh terasa ditubuhnya . Chanyeol membuka matanya dan hampir berteriak saat ia tidak mendapati selembar kain pun ditubuhnya . Chanyeol membelalakan matanya dan menutup tubuhnya dengan selimut . Chanyeol mengingat – ngingat kembali kejadian sebelum ia tertidur . Ia pulang dari apartement Baekhyun kemudian datang kemari dan bertemu Nana , lalu perempuan itu memberikannya secangkir kopi dan setelah itu Chanyeol tak mengingat apapun .
"Brengsek!" ujar Chanyeol penuh emosi . Lelaki itu mengusap wajahnya kasar kemudian melirik jam tangannya yang masih menempel di pergelangan tangannya . Sudah jam 10 pagi dan Chanyeol mengingat janjinya dengan Baekhyun .
"Kau sudah bangun ?" Sosok cantik dengan kemeja kebesaran masuk kedalam kamar Chanyeol dengan anggunnya . Chanyeol menggeram tertahan . Ia menatap Nana dengan tajam .
"Apa yang kau masukan kedalam minumanku ? "tanya Chanyeol dengan raut wajah penuh amarah . Nana tersenyum tipis kemudian duduk disamping Chanyeol sembari merapikan rambut Chanyeol yang berantakan . Lelaki tinggi itu dengan kasar menghempaskan tangan Nana .
" Cepat katakan?!" teriak Chanyeol . Nana menatap Chanyeol dengan pandangan dinginnya kemudian memalingkan wajahnya .
" Hanya obat tidur tidak ada yang lain ,"
"Kau memang berhati iblis!"
"Karena kau lebih memilih wanita itu!Apa kau tidak bisa melihatku , Chanyeol!" teriak Nana frustasi . Air mata mulai terjatuh dari kedua mata indahnya . Chanyeol menghela nafas kemudian ikut menatap Nana tajam .
" Aku mencintai Baekhyun dan tidak ada yang bisa mengubahnya " ujar Chanyeol mantap . Nana menghapus air matanya kemudian menyeringai
"Sayang sekali , kekasih murahan mu itu sudah melihat semuanya . Saat kita tidur berdua dan juga ," Nana mengambil ponselnya kemudian menunjukan sebuah foto pada Chanyeol . Foto dimana Chanyeol tengah tertidur lelap dengan Nana yang tertidur diatas dadanya . Keduanya tidak berbusana . Chanyeol mengepalkan tangannya dan menatap Nana penuh kebencian .
PLAK
Satu tamparan berhasil Chanyeol layangkan pada Nana . Perempuan itu memegang pipinya dan air mata kembali berjatuhan dari matanya . Chanyeol menatap Nana jijik kemudian mengambil bajunya yang berserakan dan segera memakai nya . Chanyeol segera mengambil kunci mobilnya dan mengabaikan teriakan juga suara tangisan Nana yang menggaung dikamarnya . Chanyeol hanya ingin bertemu dengan Baekhyun . Ia harus menjelaskan semuanya .
.
.
"Apa kabar Eomma?" tanya Baekhyun pada pusara ibunya yang kini hampir tertutupi oleh dedaunan kering yang berjatuhan . Baekhyun dengan wajah pucat dan juga bekas air mata diwajahnya tersenyum kemudian dengan telaten memunguti daun – daun itu agar pusara ibu nya bersih . Setelah selesai , Baekhyun memilih duduk disamping pusara ibunya dan menaruh segenggam bunga Cryshantemum yang ia bawa . Baekhyun kembali menangis saat ia mengingat bagaimana ibunya memeluknya jika ia sedih . Baekhyun menghapus air matanya kemudian tersenyum .
" Padahal dari apartement aku berniat membawa sejuta senyuman untukmu , tapi apa daya eomma , sesuatu berhasil membuat hatiku sedih ," tutur Baekhyun sembari menggigit bibirnya . Baekhyun menatap keatas , menahan air matanya turun .
" Mencintai seseorang itu menyakitkan Eomma . Benar – benar sakit . Aku menyesal mencintainya . .hiks . . ia menyakitiku eomma . . eomma . .hiks . ." Baekhyun menutup wajahnya membiarkan air matanya terus berjatuhan seiring dengan kesesakan di dadanya . Baekhyun terus menumpahkan kesesakan didadanya , membiarkan air matanya terus tumpah . Ia begitu sakit hati dan terpuruk melihat pemandangan tadi pagi . Bagaimana kekasihnya tertidur tanpa busana diatas tempat tidur dengan seorang wanita yang bahkan Baekhyun tidak kenal . Baekhyun terus mengeluarkan air matanya .
"Aku merindukan eomma . . hiks . ." ujar Baekhyun penuh kepedihan . Baekhyun berusaha mengangkat wajahnya dan menatap bunga Crysanthemum diatas pusara ibunya . Baekhyun tersenyum lirih kemudian menaruh kedua tangannya diatas lutut .
"Apa aku harus menyusul eomma disana ? "bisik Baekhyun . Perempuan mungil itu kembali melesakan wajahnya kebalik tangannya dan terus menangis . Menumpahkan isi hatinya dan terus menangis hingga matanya sembab . Mengabaikan matahari yang bersinar terik . Baekhyun tak peduli . Kesakitan hatinya lebih mendominasi daripada kondisi disekitarnya . Baekhyun terus menangisi Chanyeol . Menangisi kisah cintanya .
.
.
Chanyeol memakirkan mobilnya dengan asal . Ia segera keluar dari mobilnya kemudian membanting pintu mobilnya dan berlari menuju apartement kecil milik Baekhyun . Chanyeol menaiki anak tangga dengan kaki jenjangnya , letih ia kesampingkan karena ia harus bertemu kekasihnya saat ini dan menjelaskan semuanya . Chanyeol berlari terengah kemudian saat ia mencapai lantai ke 7 , ia menghentikan kakinya sesaat kemudian berlari kembali menuju pintu apartement Baekhyun .
DOK DOK DOK
"Baekhyun buka pintunya !Baekhyun dengarkan penjelasanku Baekhyun!" Chanyeol mengetuk pintu apartement Baekhyun dengan kasar , bahkan lelaki itu berusaha mendobrak pintu apartement Baekhyun ,juga membuka pintunya . Namun nihil , tenaga Chanyeol saat ini tidak dalam kondisi seperti biasanya . Chanyeol menghela nafasnya berat kemudian kembali mengetuk pintu apartement Baekhyun
DOK DOK
"Baekhyun !Sayang! dengarkan aku dulu , sayang!Kau salah paham ! Itu tidak seperti yang kau lihat !" Chanyeol terus mengetuk pintu apartement Baekhyun . Sampai Chanyeol berhenti mengetuk pintu dihadapannya dan terjatuh dengan air mata yang mengalir dari matanya . Chanyeol menangis terisak . Ia merutuki dirinya yang berhasil masuk kedalam perangkap Nana dengan mudahnya . Chanyeol merasa sangat bodoh dan merasa idiot . Chanyeol terduduk didepan pintu apartement Baekhyun dan menangisi dirinya juga kisah cintanya dengan Baekhyun .
Tanpa Chanyeol sadari , Baekhyun berdiri tak jauh darinya sembari menangis menatap Chanyeol yang terlihat menyedihkan . Baekhyun menutup mulutnya , air mata terus berjatuhan membasahi wajahnya . Baekhyun ingin memaafkan Chanyeol , tetapi kepedihan hatinya tidak dapat ia hapus . Ini terlalu menyakitkan baginya .
.
.
Baekhyun benar – benar hilang bagai ditelan bumi . Selama berminggu – minggu Baekhyun akan diam didalam apartementnya . Mengabaikan telepon dari Chanyeol , pesan – pesan dari lelaki tinggi itu , juga mailbox dari Luhan , Kyungsoo dan juga Tao . Bahkan Baekhyun sudah terbiasa dengan suara ketukan yang berasal dari Chanyeol setiap harinya . Memintanya untuk membuka pintu atau berbicara padanya .
Sampai suatu malam , dibawah guyuran hujan , Baekhyun dapat mendengar suara ketukan pintu dan Baekhyun yakin Chanyeol yang melakukannya . Baekhyun kembali meneteskan air matanya dan pergi menuju kamarnya . Membiarkan Chanyeol yang terus mengetuk pintu apartementnya . Namun , hati Baekhyun bergerak lain . Ia tidak bisa tidur dan terus terbayang wajah Chanyeol . Baekhyun membuka matanya dan berjalan mengambil selimut dari dalam lemarinya . Perempuan itu membuka berjalan keluar dari kamarnya dan membuka pintu apartementnya . Hatinya tersentuh saat ia mendapati Chanyeol yang tertidur didepan apartementnya sembari meringkuk . Benar dugaannya . Lelaki ini memang nekat .
Baekhyun berjongkok dihadapan Chanyeol yang tertidur kemudian mengelus rambut setengah basah milik Chanyeol . Lelaki ini pasti hujan – hujanan pikir Baekhyun . Perempuan mungil itu menutupi tubuh Chanyeol dengan selimut kemudian mengecup kening Chanyeol yang dingin .
" Aku tentu akan memaafkanmu . Tetapi aku butuh waktu ," bisik Baekhyun . Ia kembali mengecup pipi Chanyeol dan merapikan selimutnya . Baekhyun tersenyum kemudian mengelus rambut Chanyeol .
"Aku tetap mencintaimu , Yoda"
Baekhyun mendirikan tubuhnya kemudian berjalan kembali kedalam apartementnya . Ia mengunci pintunya kemudian menutup matanya . Baekhyun berdoa semoga Chanyeol mau memberikannya waktu untuk saat ini . Baekhyun kembali kekamarnya dan malam itu Baekhyun dapat tertidur dengan tenang setelah memberi ciuman pada Chanyeol .
Keesokan paginya , Baekhyun mendapati selimutnya sudah terlipat rapi dan juga secarik kertas dengan tulisan milik Chanyeol yang sudah Baekhyun hafal .
To : Kekasihku Baekhyun
Selimut ini menjadi pertanda bahwa kau masih mencintaiku . Aku merindukanmu dan tetap menunggu pengampunan darimu . Aku benar – benar tidak bisa apa – apa tanpamu . Aku mencintaimu dan hari ini temui aku di arena sirkuit karena jika aku menang besok , kau harus mengampuni ku .
Aku benar – benar merindukan pelukanmu , ciumanmu dan suaramu ! Aku mencintaimu Baekhyun :*
Baekhyun tersenyum membaca pesan dari Chanyeol . Tanpa Chanyeol suruhpun Baekhyun akan memaafkannya . Baekhyun mungkin belum bisa memaafkan kejadian beberapa hari lalu . Ia masih sakit mengingat kejadian beberapa hari lalu . Tetapi , mendengar penjelasan Chanyeol dan memaafkan Chanyeol tidak ada ruginya bukan ? Apalagi melihat pengorbanan Chanyeol yang rela mendatangi apartementnya setiap hari . Baekhyun tersentuh mengingatnya .
Maka dari itu , Baekhyun segera mandi . Bersiap – siap dan memakai pakaian kerjanya . Ia merapikan rambutnya dan juga tersenyum sebelum pergi . Ia berharap hari ini permasalahan dengan Chanyeol selesai dan tak ada lagi yang menganggu hubungannya . Baekhyun menghela nafasnya kemudian berjalan meninggalkan apartementnya .
.
.
Chanyeol memilih untuk menjauh dari teman – temannya dan duduk diatas kap mobilnya . Ia melirik wallpaper ponselnya . Foto dirinya dan Baekhyun saat mereka pergi berenang bersama . Chanyeol tersenyum kemudian mengelus potrait Baekhyun yang terlihat manis dan juga lucu disaat yang bersamaan . Chanyeol tersenyum dan berdoa , semoga hari ini Baekhyun datang dan mau memaafkannya . Lelaki tinggi itu memutar kepalanya dan tersenyum cerah saat ia mendapati Baekhyun yang kini baru saja datang dan diberondong seribu pertanyaan oleh ketiga sahabatnya . Chanyeol tersenyum tipis memperhatikan Baekhyun . Sedang yang ditatap ikut menatap Chanyeol dari jauh . Baekhyun hanya menatap Chanyeol sekilas kemudian kembali tertawa menanggapi sahabat – sahabatnya .
Chanyeol menghela nafasnya kemudian memilih untuk memasuki mobilnya karena perlombaan segera dimulai . Tak jauh dari sana , Baekhyun melirik Chanyeol yang kini sudah memasuki mobilnya dan melajukan mobilnya ke tengah – tengah arena . Perlombaan sebentar lagi mulai . Baekhyun beserta Kyungsoo , Luhan dan Tao bergegas mendekati arena dan memperhatikan mobil – mobil yang berjajar sebelum memulai pertandingan .
"Jadi , apa yang lelaki tinggi itu lakukan sampai – sampai sahabat mungil ku ini tidak datang kemari ?" tanya Luhan sambil mengalungkan tangannya di bahu Baekhyun .
"Hanya permasalahan kecil ," ujar Baekhyun tanpa melepaskan pandangannya dari mobil Chanyeol . Hati Baekhyun berdegup kencang . Entah mengapa perasaannya tidak enak saat ini . Baekhyun terus memperhatikan mobil Chanyeol . Sampai suara debuman terdengar dan belasan mobil itu sudah melesat jauh meninggalkan garis start . Baekhyun terus memperhatikan mobil Chanyeol yang kini terus menyusul mobil lain bernomor 23 yang menjadi sainggannya . Kedua mobil itu terus berhimpitan dan juga saling menyusul . Baekhyun ingin menangis melihatnya . Entahlah , sesuatu yang asing hinggap di dada Baekhyun .
Pertandingan semakin sengit . Mobil Chanyeol terus menyusul mobil bernomor 23 itu , lalu terkadang mobil milik Sehun pun akan menyusul mobil milik Chanyeol . Namun , hingga detik ini mobil Chanyeol tetap berada di urutan terunggul . Mobil Chanyeol terus menyusul mobil nomor 23 , bahkan mobil bernomor 23 itu sudah tertinggal beberapa meter di belakangnya . Sampai mobil no 23 itu mendekatkan tepian mobilnya pada mobil Chanyeol sehingga mobil Chanyeol kehilangan arah
BRAKK
"CHANYEOLLL!"
Mobil Chanyeol terpental beberapa meter dan berguling . Semua penonton di arena itu terkaget dengan kejadian itu dan tim medis segera mendekati mobil Chanyeol . Baekhyun membelalakan matanya yang berair dan segera berlari menuju mobil Chanyeol . Ia tidak ingin Chanyeol kenapa – napa . Ia ingin Chanyeol baik – baik saja . Baekhyun melempar kedua heelsnya dan berlari mendekati tim medis yang kini berusaha mengeluarkan Chanyeol dari dalam mobil .
"CHANYEOLL!" teriak Baekhyun dengan wajah penuh air mata dan frustasi . Ia memaksa mendekati tubuh Chanyeol yang kini sudah dikeluarkan dari dalam mobil . Baekhyun menjerit histeris saat mendapati kepala Chanyeol yang berdarah dan juga luka di bagian kepala Chanyeol . Luhan , Tao dan Kyungsoo ikut menyusul Baekhyun dan terkaget saat melihat kondisi Chanyeol .
"Chanyeol!Sayang!Bangunlah ! Aku disini , Chanyeol! Hiks . . bangunlah ," Baekhyun mengelus wajah Chanyeol yang penuh darah . Chanyeol yang sekarat pun membuka matanya perlahan kemudian tersenyum lemah pada Baekhyun
" Baek . ."
"Ya , sayang aku disini . Aku disini , ada aku disini ," ujar Baekhyun terisak . Air mata Baekhyun bahkan telah terjatuh diatas wajah Chanyeol .
"aku – hhh . . " tutur Chanyeol lemah . Baekhyun terus memegang tangan Chanyeol . Sampai tim medis menaruh masker oksigen pada hidung dan mulut Chanyeol kemudian membopong Chanyeol menuju tandu dan membawanya kedalam ambulance . Baekhyun terus memegang tangan Chanyeol dan berniat mengikuti kekasihnya yang sekarat . Luhan , Kyungsoo dan Tao menahan kepergian Baekhyun kemudian memeluk Baekhyun .
" Ikutlah , Chanyeol membutuhkanmu ," ujar Kyungsoo dengan raut wajah sedih . Begitupula Luhan dan Tao yang mengelus punggung Baekhyun . Perempuan mungil itu tersenyum kemudian melepaskan pelukan ketiga sahabatnya .
"Tentu . Terimakasih ," Baekhyun menatap ketiga sahabatnya kemudian berjalan memasuki ambulance dan duduk disamping Chanyeol sambil terus memegang tangan Chanyeol .
.
.
Baekhyun berdiri didepan pintu ruang operasi dimana kini Chanyeol tengah berjuang melawan maut . Beribu kali Baekhyun memanjatkan doanya pada Tuhan agar Chanyeol mampu melewati masa kritisnya dan kondisinya baik - baik saja tanpa kekurangan suatu apapun daripadanya . Baekhyun menghapus air matanya dan memilih duduk di lantai . Ia sudah tidak peduli pada kondisinya saat ini . Ia hanya memikirkan Chanyeol dan keselamatannya.
Sampai Baekhyun mendengar suara derap langkah seseorang yang berjalan mendekatinya . Baekhyun mengangkat wajahnya dan membeku menatap sosok yang kini tengah menatap Baekhyun dengan wajah khawatir . Perempuan itu . Ya,perempuan yang Baekhyun temui dalam kondisi yang tak mengenakan . Secercah kepedihan kembali muncul dihati Baekhyun saat melihat perempuan itu
"Bagaimana keadaannya?"tanya perempuan itu . Baekhyun bangkit berdiri kemudian menggeleng lemah . Nana menghela nafasnya sembari mengusap wajahnya kasar
"Dokter sedang berusaha menyelamatkannya,"
Nana menatap Baekhyun dari atas sampai bawah dengan tatapan angkuhnya . Sedang Baekhyun hanya menundukan kepalanya,tak berani menatap Nana.
"Jadi, kau yang bernama Baekhyun?"tanya Nana sarkastik . Baekhyun mengangguk .
"Perempuan yang berani merebut tunanganku . Perempuan macam kau yang bahkan tak setara dengan Chanyeol!"desis Nana penuh amarah . Baekhyun menatap Nana kaget. Air matanya kembali menuruni kedua wajah cantiknya . Tunangan?batin Baekhyun bertanya.
"Ma-maksudmu?"
"Aku . Tunangannya . Dan kau dengan lancangnya berani merebut tunanganku!dasar perempuan murahan!"
PLAK
Baekhyun hampir tersungkur saat Nana menampar wajahnya. Ia memegangi pipinya yang perih kemudian kembali menangis . Kemudian kembali menundukan wajahnya . Kalau memang begitu keadaannya, Baekhyun merasa dirinya adalah perempuan brengsek yang berani merebut milik orang lain . Baekhyun tak menyangka akan seperti ini.
Nana kembali menatap Baekhyun geram, ia hampir saja melayangkan kembali tamparannya, namun tertahan oleh suara pintu yang terbuka .Pintu yang berada dibelakang Baekhyun. Baekhyun mengelus pipinya kemudian menatap dokter yang saat ini baru saja keluar dari ruang operasi dengan pakaian serba hijau . Nana berjalan mendekati dokter itu kemudian memberondong dokter itu dengan seribunpertanyaan. Darimulai keadaan Chanyeol,kondisinya,lukanya,dan keselamatan Chanyeol.
"Pasien kehilangan banyak darah . Ia membutuhkan donor secepatnya saat ini," Hati Baekhyun seakan teremas . Begitupula dengan Nana yang menutup wajahnya.
"Ambil saja darahku dokter, aku memiliki golongan darah yang sama dengannya,"
.
TBC
.
Mind To Review?
.
Author's Note :
AAAAA AKU GABISA MUPON DARI TLPINA SERIUSAANN!APALAGI BANYAK CHANBAEK MOMENT DEPAN MUKAAA UHHHH ~ Chanyeol cakep banget depan muka lewat berulang kali dan Baekhyun . . Aku iri banget! Dia kaya boneka banget T_TEXO SEMUANYA MENGKILAT BIN KINCLONG DAHHH!AAAAA
Hehe maap ya readers aku telat apdet, dikarenakan kemaren TLP dan juga aku lagi urusin kuliah . Biasa , awal2 semster itu mahasiswa pada rempong buat PKRS dan urusin jadwal segala macam apalagi kalo ada yang bentrok segala macam . Ditambah semster 5 ini aku bener2 padat jadwalnya readers, maklum kalau mahasiswa hukum semester 5 itu jadwalnya lagi banyak dan mau gamau aku harus melakukannya demi masa depan dan masa depan Chanyeol beserta rumah tangga aku #ditabok #diarakbugil Jadi , readers harap sabar ya untuk kelanjutan FF2 ku hihih .
Fanfic ini diprediksi chap depan udah tamat kok ^^ mungkin aku bakal tambah Special Chapter buat ngejelasin akhir dari ini semua hehehe
Aduh , ada yang bilang FF ini FF bokep (?) HAHAH emang iya (?) mungkin karena tiap chap ada Nc kali ya ? Ini gada NC ko di FF ini ^^ Kasian Baek NC'an mulu gada capenya (?)
MAKASIHH BANGET YANG UDAH REVIEW,NGOREKSI FF KU ,FAV dan FOLLOW JUGAAA !AKU CINTA KALIAAAANNN BANGETTT IH SERIUSAANN! *CIUMPELUK* Maap ya untuk chap ini belom bisa disebutin satu – satu . Hehehe chap depan aku bakal tulis kok . Aku apal ko siapa aja yang review (?) dan aku bener2 semangat gara2 kalian .
Deep Condolance for Ladies Code Rise's Family,Friends,and Fans .God know the best way for her ^^ #RIPRise . Kaget juga denger beritanya ya T_T Yang tabah ya Ladies Code's Stan *Fandom Hugs*
P. S Untuk 'Here's to Never Growing Up' akan di update minggu – minggu ini ya ^^
