hanna

dul

set

"disinilah hidupmu akan berakhir anak selir! Jika aku tidak bisa menjadi raja! Begitu juga kau! Aku tidak akan pernah rela membiarkan kau duduk disinggasana yang seharusnya menjadi milikku! Pergilah keneraka dan temui ibumu yang terkutuk itu"

Wajah seorang namja yang sangat mirip denganku mengikat tangan seorang namja lainnya yang wajahnya masih begitu samar didekat sebuah sungai yang dalam dengan riak air yang tenang

"uhuuuk uhuuuk"

Namja itu terbatuk sepertinya berusaha untuk membuang semua air yang masuk kesaluran pernafasannya

"sebelum kau mati apakah ada yang ingin kau katakan?" namja yang mirip denganku bertanya sambil menjilati air yang membasahi wajah namja misterius itu

"cuuuiiiih!"

namja misterius itu meludahinya lalu namja yang mirip denganku itu mendorong namja misterius kedalam sungai hingga tenggelam.

.

.

"baiklah buka matamu perlahan Cho Kyuhyun lalu tarik nafasmu dalam dan hembuskan perlahan"

Dokter Kim Kibum seorang konsulen disekolah ternama khusus namja mengakhiri sesi bersama pasiennya bernama Cho Kyuhyun.

"mimpi tadi malam itu merupakan mimpi yang kelima kalinya dok! Mimpi yang sama" Kyuhyun bangun dari tidurnya lalu duduk sambil memakai kembali kaus kaki juga sepatunya

"apakah kau memang sangat terganggu dengan mimpi itu Cho Kyuhyun?"

Dokter Kim menuliskan obat dalam buku resep untuk Kyuhyun sang pasien

"sangat mengganggu dok! Bukan hanya menggangguku saja tapi juga mengganggu teman satu kamarku"

Kyuhyun meraih tas ranselnya yang berwarna hitam yang dia simpan dipinggir kursi malas tempat pasien mendapatkan hipnoterapy

"aku akan meresepkan obat penenang juga obat tidur yang bila perlu saja kau meminumnya!"

Dokter Kim menyerahkan selembar resep pada Kyuhyun

"nee! Gumapsemida dokter" Kyuhyun berdiri lalu membungkuk untuk segera pamit dari konsultannya

"Cho Kyuhyun! Jika mimpi itu datang kembali semoga kau bisa melihat wajah namja yang tenggelam itu siapa tahu wajahnya mungkin adalah salah satu jalan keluar untuk mengatasi mimpi burukmu selama ini"

Dokter Kim berteriak pelan berdiri lalu melangkah menghampiri Kyuhyun yang sudah hampir sampai didepan pintu

"semoga dok!"

Kyuhyun mengangguk tersenyum lalu keluar dari ruangan dokter Kim.

.

.

.

Teeeeet

Suara bel tanda berakhirnya jam pelajaran sudah terdengar. Namja berwajah pucat itu segera membereskan semua buku tebalnya masuk kedalam tas ransel berbahan kulit mahal itu. dibelakangnya begitu jahil seorang namja tampan juga begitu tinggi menjulang menarik sabuk kulit namja pucat itu lalu berbisik

"yaa Kyuhyun-ah! aku ingin kau menemaniku untuk memutuskan hubunganku dengan Fanny! Aku sudah bosan dengannya. Aku sudah memiliki target lain diasrama puteri"

bisik namja tampan merajuk pada sahabatnya

"Changmin-ah! berhentilah mempermainkan hati seorang yeoja aku mohon! Kau memang memiliki ketampanan yang sempurna apakah kau harus selalu seperti itu, memanfaatkan ketampananmu untuk mempermainkan cinta yeoja?"

keluh Kyuhyun memakai tas ranselnya dipunggung

"aku akan terus seperti itu hingga hyungmu mau menerima cintaku!"

jawab namja bernama Changmin mengedipkan satu matanya menggoda sahabatnya itu

"babbo! Dia namja yang normal Changmin-ah! dan dia sudah bertunangan arra!"

Kyuhyun melangkah meninggalkan sahabatnya

"lalu kau sendiri? Bagaimana hubunganmu apakah kau sudah menemukan seseorang yang mampu menarik perhatianmu?" Changmin mengejar lalu merangkul bahu Kyuhyun melangkah bersama

"turunkan tanganmu itu Shim Changmin! apa kau tidak risih dengan pandangan siswa lainnya melihat kebersamaan kita? Meski kau sudah berganti – ganti pacar yeoja disekolah sebelah tetap saja mereka mengira kita adalah sepasang kekasih"

Protes Kyuhyun menurunkan tangan Changmin yang merangkul bahunya

"ciih! Sejak kapan kau memikirkan pandangan orang – orang itu? merepotkan saja!"

Changmin mempoutkan bibirnya berjalan menjauhi Kyuhyun setelah memukul pundak Kyuhyun

"kyaaa! Tunggu aku"

Kyuhyun mengejar Changmin lalu mendorongnya dan mereka bercanda.

Seperti itulah kebiasaan yang dilakukan dua sahabat karib yang juga teman satu kamar diasrama sekolah elite khusus namja yang sangat terkenal itu. mereka berdua memiliki kepribadian dan sifat yang berbeda. Changmin yang besar diluar negeri karena ayahnya adalah seorang duta besar juga eomma yang seorang dokter anak yang sering bertugas di beberapa negara miskin dan korban perang. Meninggalkan Changmin besar tanpa banyak mendapatkan perhatian seorang eomma. Changmin besar dengan pemikiran yang amat terbuka dan bebas seperti yang selama ini dia dapatkan dari orang tuanya.

Sementara Kyuhyun dia dibesarkan dikeluarga dengan didikan militer. Ayahnya adalah seorang kepala polisi dikota Seoul dan eomma yang seorang psykolog ternama dikota Seoul. hyung yang juga adalah seorang intel yang begitu menyayangi satu – satunya dongsaeng.

kyuhyun besar dalam disiplin yang tinggi dari appa juga pengajaran etika dan tatakrama juga maner yang amat baik dari eommanya. Pribadi Kyuhyun yang amat tenang juga pembawaan diri yang lugas memang menjadi magnet bagi yeoja untuk dapat mengaguminya. Sering kali Changmin yang merasa jauh lebih tampan merasa tersaingi oleh pesona yang dimiliki Kyuhyun sahabatnya.

"yaa Kyuhyun-ah! tunggu!"

suara seorang namja manis dan terihat cantik meski dia adalah seorang namja berlari kecil mendekatinya

"huuh dia lagi"

keluh Changmin mencibir dan berlalu meninggalkan Kyuhyun yang berdiri menunggu orang yang memanggilnya

"Taemin-ah apa apa?"

tanya Kyuhyun lalu menengok Changmin yang sudah berlalu

"dia menjauhiku lagi?"

keluh Taemin manja mempoutkan bibirnya memandangi punggung Changmin yang sudah berlalu

"dia menjadi sangat risih padamu! Kau terlalu ekstrim mendekatinya Taemin-ah! aku sudah bilang dia itu namja yang normal"

Kyuhyun menepuk bahu Taemin yang seorang yaoi karena dia begitu menyukai Changmin sejak kelas pertama

"eotteokhe?"

Taemin merajuk manja mengerutkan dahinya

"pelan – pelan saja!"

jawab Kyuhyun tersenyum

"sebenarnya aku memanggilmu karena aku ingin bertanya soal mayat terbaru yang ditemukan disungai angker itu! apakah hyungmu sudah mendapatkan kabar terbaru?"

tanya Taemin yang memang selalu tertarik akan berita kriminal

"hmmm menurut kabar dari Hyung kali ini mayat yang ditemukan adalah mayat seorang supir taksi yang sedang berkencan dengan seorang Gigolo didalam taksinya. Aku sempat merinding mendengar apa yang dikatakan hyung berdasarkan pengakuan gigolo itu. supir taksi yang mengencaninya seperti terhipnotis saat melihat air mancur disungai itu. dia terus berjalan mendekati air mancur itu meski air sungai itu sangatlah dalam. Lalu supir taksi itu tenggelam setelah masuk kedalam kumpulan air mancur itu"

Jawab Kyuhyun bergidig menceritakan apa yang dia dengar dari appanya

"yaa Cho Kyuhyun! Sampai kapan kau bertahan disitu"

teriak Changmin dari gerbang besar menuju asrama

"aku harus pergi! Dia sudah memanggilku!"

Kyuhyun pamit pada Taemin berjalan mundur sambil membungkuk lalu

Bruuk

Rupanya Kyuhyun menabrak seseorang dan menjatuhkan barang yang dibawa orang itu.

Hmmmmm

Orang yang ditabrak Kyuhyun itu sangatlah wangi. Saat Kyuhyun melihat kearah orang itu yang pertama dia lihat adalah rambutnya yang hitam mengkilat dan halus dengan model poni samping menutupi satu matanya yang sedang menunduk memunguti barang yang dijatuhkan Kyuhyun.

"miane! Jeongmal miane"

Kyuhyun jongkok untuk membantu mengambilkan barang yang jatuh

"gwencayeo!"

jawab orang itu dengan suara yang amat lembut dan mampu membius orang yang mendengarnya

deg deg deg

persaan berdebar dirasakan Kyuhyun saat seseorang itu menaikan wajahnya menatap Kyuhyun dengan senyum yang amat manis

'siapa orang ini? Aku sepertinya baru mellihatnya! Apakah dia seorang namja? Tapi dia terlalu cantik untuk seorang namja. Yeoja? Tapi pakaiannya terlalu maskulin untuk dipakai yeoja! Ah disekolah ini memang terlalu banyak namja yang cantik' Kyuhyun terpukau melihat sosok yang ada dihadapannya

"baiklah Cho Kyuhyun! Gumapsemida karena kau sudah membantu membawakan barangku!"

ujar orang itu berdiri mengangguk pada Kyuhyun

"bagaimana kau tahu namaku?"

tanya Kyuhyun ikut berdiri mengerutkan dahinya

"name tag yang ada didada kirimu"

jawab orang tersebut menunjukan papan nama Kyuhyun

"ahh nee!"

wajah Kyuhyun memerah tersipu malu

"baiklah! Bisa kau memberiku jalan! Kau menghalangi jalanku!"

orang berwajah cantik dan manis terkesan sangat imut itu tersenyum pada Kyuhyun

"ahh miane!"

tingkah kyuhyun yang selalu begitu tenang dan kalem menjadi kikuk dan terlihat konyol saat berhadapan dengan sosok misterius itu.

"Kyuhyun-ah! kau kenapa?"

Taemin bertanya melirik langkah seorang itu melewatinya

"apa kau tahu siapa dia?"

Kyuhyun terlihat begitu tertarik untuk mengetahui orang yang baru dilihatnya itu

"mola! Aku baru melihatnya"

jawab Taemin cemberut

"aku harus pergi!"

Kyuhyun segera berlari meninggalkan Taemin yang masih keheranan melihat tingkah Kyuhyun yang menjadi kikuk

'aku harus mengenalnya! Dia satu – satunya orang yang bisa membuatku bingung dan salah tingkah saat berada didekatnya'

.

.

.

Changmin mulai menstarter mobilnya menunggu Kyuhyun masuk kedalamnya.

Bruk

Pintu mobil Changmin ditutup Kyuhyun yang duduk disebelah Changmin masih dengan ekspresi wajah yang bingung

"ada apa dengan wajahmu itu?"

tanya Changmin melajukan mobilnya

"kau lihat orang yang tadi bertubrukan denganku?"

Kyuhyun membuka mulutnya

"ani! Wae?"

jawab Taemin fokus pada kemudinya

"seseorang yang mampu membuatku konyol dihadapannya! Seseorang yang membuatku bingung akan gendernya"

Kyuhyun tersenyum saat mengingat sosok yang baru ditemuinya

"androgini begitu biasanya orang tersebut dinamai"

ujar Changmin sekenanya mengover gigi dan mempercepat laju mobilnya

"androgini?"

tanya Kyuhyun mengerutkan keningnya

"hmm! Seseorang yang terlihat terlalu cantik untuk seorang namja dan terlalu tampan untuk seorang yeoja. Dia bisa terlihat sangat cantik dan tampan dalam dandanan yang berbeda"

jawab Changmin menerangkan

"ahh begitu!"

Kyuhyun masih terlihat belum memahami

"kau tahu Kim Jaejoong bukan? penyanyi yang aku kenalkan saat ulang tahunku!"

Changmin mengurangi kecepatan mobilnya menatap Kyuhyun

"hmm aku ingat! Aku sempat salah menduga dia adalah seorang yeoja karena dia sangat cantik dibalik pianonya. Aku tidak tahu dia memakai celana panjang"

Kyuhyun terkekeh saat mengingat kejadian konyol tempo hari dipesta ulang tahun Changmin

"tuh chingu-mu yang tadi itu dia juga bisa disebut seorang androgini. seperti itulah seorang androgini!"

Changmin memutar arah

"kau mau kemana?"

tanya Kyuhyun melihat sekitar jalan

"bukankah kau akan menemaniku untuk mengakhiri hubunganku dengan Fanny!"

jawab Changmin mulai memasuki pelataran parkir sebuah studio foto dimana yeoja yang dimaksud berada

"goss! Kenapa kau harus melibatkan aku saat kau akan menyakiti seorang yeoja!"

Kyuhyun menggelengkan kepalanya

"itulah gunanya seorang teman"

jawab Changmin memarkirkan mobilnya

.

.

Kyuhyun melangkah mengimbangi langkah Changmin yang lebar memasuki ruang studio itu. ada banyak yeoja yang memperhatikan kedatangan dua namja super tampan juga tajir.

"oppa!"

sapa seorang yeoja cantik berpakaian sexy berlari menghampiri Changmin dan Kyuhyun

"oppa harus bicara denganmu! Ikuti aku"

Changmin menuntun yeoja bernama Tiffany itu keluar ruang foto

"kau membuatku cemas oppa! Sebenarnya ada apa?"

tanya Tiffany bingung

.

Saat berada diluar studio itu Changmin melepaskan genggaman tangannya. Dia lalu memandangi wajah kekasihnya itu dengan ekspresi kecewa

"kali ini oppa benar – benar akan mengakhiri hubungan kita! Sudah terlalu banyak chingu yang melihat perselingkuhan mu dengan namja itu! begitu juga sahabatku ini! Dia melihatmu bersama namja itu"

ujar Changmin melancarkan niatnya dan melibatkan Kyuhyun dalam percakapannya dengan kekasihnya itu

"mwo?"

Kyuhyun mengerutkan keningnya menatap Changmin bingung

"dia hanya temanku oppa! Dia fotografer yang biasa memotretku"

Tiffany membela diri melirik kearah Kyuhyun

"kau bilang hanya teman tapi bisa mencium keningmu?"

Changmin menunjukan bukti foto yang dia dapat saat adegan mengecup dahi dia dapat dari salah satu chingunya

"oppaa!"

Tiffany mati kutu kehabisan kata dengan wajah yang memerah.

.

.

Mobil mewah Changmin sudah memasuki pelataran parkir asrama sekolah. Kyuhyun turun lebih dulu mendahului Changmin yang masih harus memarkirkan mobilnya dengan tepat.

"yaa Cho Kyuhyun! Kau selalu seperti itu. apakah kau pikir aku adalah supirmu?"

protes Changmin teriak sambil mengunci mobilnya dengan alarm

"kau tidak bertanya padaku apakah aku baik – baik saja! Perutku sakit sejak kita masih distudio itu!"

Jawab Kyuhyun mempercepat langkahnya masuk kedalam asrama tanpa menoreh kearah Changmin.

.

.

Clek

Pintu kamar mandi dibuka Kyuhyun yang baru selesai membersihkan dirinya. Mengeringkan rambutnya dengan handuk dengan menggosok – gosokan handuk itu dikepalanya. Kyuhyun melangkah menaiki tangga besi melingkar itu menuju tempat tidurnya berada.

"kau langsung tidur?"

Tanya Changmin yang masih sibuk dengan laptopnya melirik kearah tangga yang berada dibelakangnya

"aku cape hari ini! Kau tahukan waktu tidurku lebih banyak dari pada waktu bangunku"

Jawab Kyuhyun melempar handuknya kemuka Changmin sambil terus menyusuri anak tangga besi itu

"sialan!"

Changmin melempar kembali handuk basah itu kesembarang tempat lalu kembali fokus dengan laptopnya.

'aku harap malam ini aku tidak kembali mendapatkan mimpi itu!'

.

.

.

Bel sudah berbunyi. Semua siswa sudah duduk rapi dibangku masing masing menunggu pelajaran pertama yang akan mereka dapatkan. Kyuhyun mulai mengeluarkan buku History of Korea juga laptopnya. Begitu juga dengan siswa lainnya.

"selamat pagi!"

Terdengar suara seorang menyapa semua siswa yang sudah duduk rapi diatas kursinya

Blash

Jantung Kyuhyun terasa ditusuk saat menoreh kearah pemilik suara tersebut yang sedang berdiri didepan menghadap kearah semua siswa

Tidak hanya bagi Kyuhyun. Pesona misterius yang dimiliki pemilik suara itu mampu menghipnotis seisi kelas hingga tidak mampu memalingkan tatapan mereka dari wajah pemilik suara itu

"selamat pagi!"

Jawab hampir semua Siswa terentak

"anneyeo haseo! Perkenalkan namaku Lee Sungmin! aku guru sejarah kalian yang baru menggantikan guru Joo yang mendapatkan beasiswa keluar negeri"

Namja cantik yang berhasil membuat Kyuhyun salah tingkah mengenalkan dirinya pada semua siswa

"anneyeo haseo guru Lee!"

Ketua siswa menyapa mewakili siswa lainya sambil berdiri

"baiklah sebelum memulai pelajaran aku ingin mengenal kalian satu persatu! Dimulai dari ketua kelas. Siapa namamu?"

Tanya guru Lee memandang ketua kelas bernama Kim Joongwon.

"Kim Joongwon imnida! Aku ketua dikelas ini guru"

Joongwon berdiri membungkuk menghormati guru Lee

.

Lee Sungmin mulai mengabsen satu persatu muridnya dan menatap wajah mereka untuk menghapalnya. Saat nama Cho Kyuhyun disebutnya, dia lalu tersenyum meski belum melihat wajah pemilik nama itu.

"jadi kau berada dikelas ini Cho Kyuhyun?"

Guru Lee bertanya menatap Kyuhyun dengan senyum manisnya

"nee!"

Balas Kyuhyun tersipu malu hingga wajahnya memerah

Beberapa siswa saling memandang melihat tingkah Kyuhyun yang aneh juga tingkah guru yang sok akrab pada Kyuhyun. Ya disekolah khusus namja itu, sebuah hubungan yang dijalin dengan sangat akrab antar siswa bisa menjadi sebuah pembahasan yang luar biasa. Sentuhan tangan, sebuah rangkulan juga tatapan yang intens bisa menimbulkan persepsi yang berbeda dikalangan siswa yang kesehariannya tidak pernah bertemu dengan yeoja.

Dalam satu bulan, semua siswa yang tinggal diasrama hanya dibolehkan sebanyak 2 kali saja untuk bisa menikmati dunia diluar asrama sekolah. Sama seperti yang dilakukan Kyuhyun juga Changmin kemarin saat memutuskan hubungan cinta antara Changmin dan Tiffany.

"pelajaran apa yang paling kau sukai Cho Kyuhyun?"

Guru Lee kembali bertanya tanpa melanjutkan untuk mengabsen siswa lainnya yang belum dipanggil

"matematika!"

Jawab Kyuhyun melihat kekiri dan kanan teman satu kelasnya

"aku yakin kau akan segera menyukai pelajaran sejarah"

Guru Lee menutup buku absen lalu melangkah menuju mejanya dan membuka buku pelajaran untuk memulai kelasnya.

"guru Lee! Namaku belum diabsen!"

Seorang siswa tampan bernama Choi Minho protes tiba – tiba bersuara

Guru Lee lalu menengok kearah suara dengan ekspresi kaget dia lalu tersenyum

"pemilik wajah tampan sepertimu tidak akan sulit untuk diingat! Siapa namamu?"

Guru Lee bertanya dengan kesan menggoda siswanya

"Choi Minho imnida!"

Minho berdiri lalu membungkuk memberi hormat pada guru Lee

"Choi Minho! Marga yang tidak asing terdengar! Kau bisa membuktikan ucapanku. Aku pasti akan mengingat namamu"

Guru Lee menggombal menatap Minho nakal lalu kembali tersenyum saat membuka buku sejarahnya.

.

.

"guru Joo sudah menyampaikan materi apa saja? Dimana aku harus melanjutkan pelajarannya?"

Guru Lee menutup kembali buku sejarahnya lalu menyimpannya diatas meja. Rupanya dia akan memberikan pelajaran diluar kepalanya tanpa berpatok pada buku

"ribuan penganut katolik yang dibantai saat masa pemerintahan raja Joseon guru!"

Jawab seorang siswa mungil berkaca mata yang merupakan siswa paling pandai dalam pelajaran sejarah

"baiklah kita lanjutkan pelajarannya! Apakah kalian sudah membaca buku kalian? Apa penyebab utama hingga pembantaian umat katolik terjadi pada masa itu?"

Guru Lee memandangi satu – persatu siswanya untuk mencari tahu siapa diantara mereka yang mampu menjawab pertanyaannya.

"tahta! Raja Joseon tidak ingin kehilangan tahtanya guru! Semua menteri dan bangsawan menuntut raja untuk membantai umat katolik yang pada masa itu dianggap agama yang sesat"

Jawab Changmin yang duduk dihadapan Kyuhyun tersenyum arogan karena dia bangga mampu menjawab pertanyaan dari guru yang memiliki sex appeal yang tinggi itu.

"benar! Aku akan mengingat wajah juga nama siswa yang mampu menjawab pertanyaan dariku. Jadi kalian harus rajin membaca bukunya sehingga mampu menjawab pertanyaanku. Namamu Shim Changmin bukan?"

Guru Lee kembali menunjukan keistimewaannya padahal nama Changmin belum sempat dia absen sejak tadi.

"aku memang mudah untuk diingat guru!"

Balas Changmin over pede mengangkat alis matanya menatap guru Lee dengan menggoda

"dari manakah negara asal pendeta yang membawa agama Katolik masuk ke Korea pada masa itu?"

Lirikan guru Lee tertuju pada Kyuhyun berharap Kyuhyun mampu menjawabnya.

Kyuhyun gugup menelan air liurnya saat tatapan itu tertuju pada dirinya. Keringat dingin keluar dari pori – pori kulitnya.

"apa kau bisa menjawabnya Cho Kyuhyun?"

Guru Lee kembali bertanya untuk menegaskan bahwa pertanyaan itu memang ditujukan buat Kyuhyun

"hmmmm Perancis guru!"

Jawab Kyuhyun ragu dengan suara pelan kembali menunduk

"betul! Perancis adalah negara asal para pendeta yang menyebarkan agama Katolik di Korea"

Guru Lee melangkah menuju mejanya lalu duduk sambil meraih buku tebal yang dia bawa saat masuk kedalam kelas.

"apakah ada diantara kalian yang tahu kenapa pembantaian umat katolik ini sesungguhnya sangat menyakitkan bagi raja Joseon? Setiap malam saat perang berlangsung, raja Joseon meneteskan air matanya menagis dalam duka"

Guru Lee membuka lembar demi lembar buku tebal itu menunduk karena matanya tertuju pada isi tulisan yang ada dibuku itu

Suasana kelas hening karena tidak ada yang mampu menjawab pertanyaan dari guru Lee. Para siswa saling menatap dan memberikan kode untuk mencoba mencari jawaban dari pertanyaan itu.

"opso!"

Guru Lee memandangi semua siswanya satu satu sambil menggelengkan kepalanya.

"baiklah ada pekerjaan rumah buat kalian! Kalian akan menemukan jawabannya didalam buku sejarah ini! Kenali buku ini dari siapa yang menulisnya terlebih dahulu! Buku ini dicetak dan diterbitkan 2 kali dengan cover yang berbeda namun isi yang sama. Kalian bebas membeli cover mana saja yang penting buku itu ditulis oleh pengarang yang sama!"

Guru Lee menyerahkan buku yang dia pegang pada siswa yang terdekat dengan posisinya untuk diestafetkan kesemua siswa dikelas itu agar bisa melihat cover, penulisnya juga isinya dengan jelas.

"jadi buku ini ditulis oleh guru sendiri? Kau adalah penulis buku sejarah ini?"

Siswa berkaca mata bertanya menatap guru Lee kagum

"nee! Akulah penulis buku sejarah itu. aku tugaskan kalian untuk berburu buku itu diperpustakaan satu buku untuk dua siswa. kita akan mempelajari sejarah Korea dari panduan buku itu"

Guru Lee berdiri melangkah menyusuri lorong diantara barisan bangku siswa dikiri kanannya. Lalu langkahnya berhenti saat melewati meja Kyuhyun

"apakah kau sudah mulai menyukai Sejarah Cho Kyuhyun?"

Guru Lee bertanya setengah berbisik ditelinga Kyuhyun dan berhasil membuat wajah pucat Kyuhyun memerah karena dia terlalu malu

"chua! chuae guru!"

jawab Kyuhyun terbata – bata

"bagus!"

Guru Lee meneruskan langkahnya menyusuri lorong setelah meremas bahu Kyuhyun, membuat siswa lainnya yang melihat tingkah mereka menjadi curiga.

.

Suasana kelas saat pelajaran sejarah dalam pengajaran Lee Sungmin, terasa berbeda dirasakan semua siswa dikelas itu. dalam satu kali pertemuan saja Lee Sungmin berhasil membuat siswa dikelas itu menjadi begitu tertarik dan menunggu pelajaran yang hanya sekali didapatkan dalam seminggu.

.

.

Sekolah elit khusus namja bertaraf internasional itu tentu saja memiliki fasilitas yang amat lengkap seperti cafetaria sekolah dengan menu sekelas restaurant dihotel berbintang 5, sauna, lapangan basket indoor yang luas, perpustakaan mewah dengan koleksi buku yang sangat lengkap juga kolam renang air panas yang bebas dipakai kapan saja oleh semua siswanya.

Dan malam itu ada dua orang siswa yang sedang asyik berenang dikolam dengan kedalaman mencapai 5 meter. Tepat ditengah kolam renang itu, mereka berdua saling mendekat lalu berpelukan.

"saranghae Suk Jin Yi"

Ujar seorang siswa satunya mengutarakan isi hatinya pada namja dihadapannya

"nado saranghae Do Hi Jan!"

Balasnya lalu mencium bibir namja dihadapannya. Adegan didalam kolam renang itu berubah menjadi adegan yang selalu ada didalam drama romantis. Kedua namja telanjang dada itu saling berpagutan memainkan lidah pasangannya. Masing – masing tangan mereka masuk kedalam celana renang pasangannya untuk memainkan dan mengocok batang melakukan penetrasi.

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang mengawasi mereka diatas papan luncur. Tatapan seseorang itu begitu tajam dan penuh amarah memandangi adegan tak pantas didalam kolam renang sekolahan itu.

'kalian makhluk bejad penyuka sesama jenis! kalian akan mati dalam kutukanku! Mati tenggelam didalam kolam itu! air mancur itu akan menghisap kalian masuk dan membawa jiwa kalian untuk menemaniku dikerajaan sungai abadiku'

Tiba – tiba air kolam itu bergerak membuat sebuah putaran ditengah – tengah, lalu perlahan airnya naik dan membentuk sebuah air mancur dengan semburan yang amat tinggi. Kedua siswa mesum itu terhisap masuk kedalam kumparan air mancur itu. terdengar teriakan histeris saat mereka mulai kehabisa nafas karena mereka berputar didalam kumparan air itu.

Nyawa mereka melayang didalam kolam renang yang dalam itu. jiwa mereka terjebak bersama jiwa – jiwa lainnya yang sudah menjadi korban kutukan sang pangeran didalam sungai terkutuk itu.

.

.

Keesokan paginya mayat kedua siswa itu yang mengapung diatas kolam ditemukan seorang office boy yang hendak membersihkan kolam renang itu. kematian tragis mereka diduga akibat tenggelam karena dalamnya kolam yang mencapai 5 meter itu. tidak ada satu dugaanpun yang mengaitkan kematian dua siswa itu berkaitan dengan kematian yang terjadi disungai.

tbc

annyeong

miane jeongmal miane update telat banget

vai lagi dtg malesnya tuh buat ngetik miane

gmn ama chapter awal dijaman modern ini?

semoga tidak mengecewakan kalian yah!

moment Kyuminnya masih dikit dulu yah

sabar coz next Chapter bakalan banyak banget momen Kyumin yang mengharu biru #plak

next chap vai juga bakalan bahas sejarah Ming kenapa bisa jadi guru disekolahnya Kyu dan kenapa dia bisa memiliki marga Lee

dijaman modern ini smua oppa as a namja yah dan tidak ada GS termasuk dokter Kim Kibum

gomawo udh setia mantengin ff ini

gomawo buat review kalian yang selalu bisa bikin vai senyum bahagia

deepbow buat kalian

ohya biar sehati bayangin Ming-nya kaya di SS3 pas ming sexy dance yah!

buat Vai ming saat sexy dance itu bener - bener cetarrr membahana cakepnya

kalo Kyu, siwon ama oppa yang lainnya sih terserah kalian :p

sekian chitchatnya

vai pamit mau bobo

saranghae aishiteru wo ai ni

annyeong!