hanna

dul

set

"apakah dengan mengoperasinya dia akan benar – benar sembuh? Apakah dia akan selamat?" tanya Siwon dengan wajah putus asa

"kami khawatir jika didiamkan tumor itu akan tumbuh semakin besar Letnan! Kita bisa melihat dari hasil scan ini. Tumor itu tumbuh pesat hanya dalam waktu beberapa hari saja. Itu sebabnya saya menyerankan untuk mengangkat tumor itu sebelum membesar" jawab dokter menjelaskan disertai bukti hasil rekam

"apakah ada resikonya dok?" tanya Siwon kembali kali ini dengan wajah sedikit tegang

"setiap tindakan pembedahan pasti ada resikonya Let! Operasi dilakukan sebanyak 2 tahap. Tahap pertama pengangkatan tumor dengan cara membuka tulang tengkorak untuk mengangkat tumornya. Kami akan menutupnya kembali dan menanam sebuah metal dikepala pasien. Efek samping pasca operasi ini pasien akan mengalami sakit kepala dan perasaan tidak nyaman. Kami akan memberikan obat pengurang rasa sakit untuk mengatasinya. Resiko lainnya yang sudah pasti akan timbul pasca operasi ini adalah Edema atau pembengkakan diotak disebabkan oleh menumpuknya cairan Cerebrospinal didalam otak. Untuk mengatasi resiko Edema inilah tahap operasi kedua akan dilakukan. Kami akan memasang Shunt atau tabung tipis dibawah kulit perut. Fungsi tabung itu untuk mengalirkan kelebihan cairan diotak pasien" jawab dokter sangat detail berhasil membuat perut Siwon mual karena dia tidak sanggup membayangkan kepala dan perut Kyuhyun akan disayat seperti yang dijelaskan dokter padanya

"jika dia tidak dioperasi apa yang akan terjadi?" tanya Siwon dengan wajah yang sangat sedih

"hanya Tuhan yang tahu!" jawab dokter sedikit sinis

"aku tidak ingin kau menutupi resiko terburuk dari operasi ini! Katakan padaku apa resiko terburuk pasca operasi ini?" Siwon berbicara dengan nada tinggi

"hanya kemungkinan kecil karena resiko ini tidak dialami banyak pasien. Pasien mungkin memiliki masalah berpikir, melihat, atau berbicara. Pasien juga mungkin mengalami perubahan kepribadian atau kejang. Sebagian besar masalah ini berkurang dengan berlalunya waktu. Tetapi kadang-kadang kerusakan otak bisa permanen. Pasien mungkin memerlukan terapi fisik, terapi bicara, atau terapi kerja. kami akan berusaha sebaik yang kami bisa! Berdoalah operasi berjalan dengan lancar sehingga Kyuhyun-ssi akan akan terselamatkan" jawab dokter memberikan harapan

"lakukan apapun untuk dapat menyelamatkannya dok! Aku akan menerima segala resikonya. Jebal!" Siwon memohon dengan memelas meski hatinya sungguh tidak rela membiarkan Kyuhyun mengalami pembedahan juga sayatan ditubuhnya.

.

.

Siwon kembali kedalam kamar rawat Kyuhyun. Memandangi wajah pucat dongsaengnya yang sedang tertidur pulas. Perawat baru saja keluar setelah menyuntikan anti biotik ketubuh Kyuhyun.

"jika kau tahu didalam kepalamu tumbuh sebuah tumor Kyu, tumor yang sangat aneh. Hyung melihat sendiri bentuk tumor yang tidak lazim itu. tumor yang mirip sebuah janin. Bagaimana mungkin tumor itu bisa ada didalam kepalamu Kyu? Apa yang terjadi?"

Siwon raih tangan Kyuhyun lalu menggenggamnya dengan sangat erat. Air matanya terus saja menetes seperti air dimusim penghujan. Siwon begitu terpukul dengan kondisi Kyuhyun yang diluar dugaannya

"miane Kyu! Jeongmal miane. Hyung baru saja menandatangi surat ijin pembedahan dikepalamu Kyu. Kau akan kehilangan rambutmu itu karena mereka akan membuatmu gundul. Tapi kau tidak perlu khawatir Kyu, rambutmu akan tumbuh kembali dan kau akan tetap terlihat tampan meski tanpa rambut dikepalamu" Siwon berkata sambil membelai rambut Kyuhyun dan air matanya menetes hingga kekening Kyuhyun

'jadi aku punya tumor hyung? didalam otakku tumbuh sebuah tumor dengan bentuk yang tidak lazim? Aku yakin ini bukan tumor hyung! ini hanyalah sebuah chip memori yang disimpan didalam kepalaku untuk mengingatkan aku akan masa laluku dikehidupanku yang dulu. Kau tidak perlu meminta dokter untuk mengangkatnya hyung! biarlah chip itu terus berada didalam kepalaku. Sehingga aku akan terus ingat dengan perbuatan keji yang sudah aku lakukan terhadap Lee Sungmin. Meski aku harus kesakitan Aku rela memikul rasa sakit dikepalaku karena chip itu'

Air mata Kyuhyun perlahan mengalir membasahi kedua pelipisnya merespon apa yang diceritakan Siwon padanya.

Kriiiing

Ponsel Siwon berdering dimalam yang larut itu. telpon yang mengabarkan ditemukannya korban baru disungai Han dengan sayatan berbentuk lingkaran penuh diperutnya.

Dengan berat hati Siwon terpaksa harus meninggalkan Kyuhyun karena tugas sudah menantinya. Membereskan barang – barangnya, Siwon segera pergi meninggalkan Kyuhyun dikamar rawatnya.

"hyung pergi Kyu! Akan aku usahakan kembali secepatnya! Bersabarlah dan tunggulah hyung hingga hyung kembali" Siwon kecup kening Kyuhyun dengan air mata menyertainya

.

.

Siwon sudah benar – benar pergi. Kyuhyun membuka matanya dan memeriksa seluru kamar rawatnya untuk memastikan tidak ada orang disekitarnya. Dia lalu melepaskan dengan paksa semua selang yang menempel ditubuhnya. Meninggalkan luka sehingga mengalami pendarahan.

"aku harus pergi dari sini sebelum mereka mengoperasiku" Kyuhyun melangkah pelan menuju pintu kamar rawatnya.

Clek

Pintu kamar itu dibuka pelan oleh Kyuhyun. Dia melihat kekiri dan kanan lorong kamar rawat itu. melangkah keluar dengan mengendap – endap menghindari suara yang akan keluar dari langkahnya. Rumah sakit memang sangat sepi lewat tengah malam seperti itu. dengan mudah Kyuhyun melewati ruang perawat yang seolah tidak melihatnya lewat, ruang security, lift, hingga pintu keluar. Kyuhyun melenggang keluar dengan sangat mudah seperti seseorang membantunya.

Kini Kyuhyun sudah berada diluar rumah sakit mencari taksi yang akan mengantarnya kesuatu tempat. Karena suara yang masih parau dan lemas, Kyuhyun tidak mampu berterriak untuk menghentikan taksi yang melintas dihadapannya. Kyuhyun hanya mampu melambaikan tangannya untuk menghentikan taksi itu.

Menyebutkan sebuah alamat kepada supir taksi itu, alamat yang tidak lain adalah alamat Lee Sungmin bersama eomma angkatnya. Kyuhyun kembali terpejam karena dia memang masih merasa lemah.

.

.

"tuan! Kita sudah sampai ditempat tujuanmu!" ujar supir taksi itu membangunkan Kyuhyun yang tertidur

Kyuhyun buka kedua matanya dan melihat pemandangan diluar taksi. Rumah orang tua angkat Lee Sungmin dengan lampu luar menyala juga satu ruangan didalam yang juga masih menyala.

"ahjussi bolehkah aku meminta tolong darimu? Tubuhku begitu lemas. Bisakan kau mengetukan pintu rumah itu untukku?" ujar Kyuhyun dengan suara parau dan nafas yang lemas

"tuan apa kau baik – baik saja?" supir taksi itu mengkhawatirkan kondisi Kyuhyun yang sudah semakin lemas

"gwencana! Aku mohon bisakah kau mengetukan pintu rumah itu untukku?" Kyuhyun kembali memohon

"nee! Arraseo" supir taksi itu keluar lalu berlari kecil menuju pintu pagar rumah orang tua Lee Sungmin

Dari dalam taksi Kyuhyun melihat supir taksi itu memijit bel pintu rumah keluarga Lee. Lama tidak ada orang yang membukakan pintu untuknya. Tentu saja karena malam itu memang masih jam 2 pagi sudah pasti tuan rumah sedang tidur pulas.

Sudah hampir 15 menit pintu itu tidak juga dibuka. Supir taksi itu menyerah untuk terus memijit pintu rumah itu. dia lalu kembali menuju taksi namun tiba – tiba pintu rumah itu dibuka seseorang.

Terdengar suara percakapan antara supir taksi dengan seorang namja begitu samar dari dalam taksi. Tidak lama Kyuhyun melihat supir taksi itu berjalan beriringan dengan tuan rumah itu menghampiri dirinya. Kyuhyun sama sekali tidak mengenali namja itu.

"ini orangnya tuan!" ujar supir taksi membuka pintu dimana Kyuhyun sedang duduk bersandar dan lemah

"nuguya?" tanya namja itu melihat Kyuhyun heran karena dia sama sekali tidak mengenal Kyuhyun

"apakah guru Lee ada dirumah?" tanya Kyuhyun menegakan posisi duduknya

"guru Lee? Ahhh putera tuan dan nyonya Lee! Apa kau tidak tahu? Mereka sudah pindah sejak seminggu yang lalu. Kabarnya tuan Lee dimutasi ke Mokpo sehingga mereka sekeluarga pindah kesana. Tapi yang aku dengar putera mereka masih berada di Seoul. sayang sekali saya tidak tahu dimana tepatnya dia tinggal" ujar namja itu membuat Kyuhyun kecewa

"pindah? Tuhan eottokhe?" Kyuhyun memejamkan matanya kembali menyandarkan punggungnya

"apakah kau baik – baik saja? Wajahmu pucat sekali sepertinya kau kurang sehat" tanya namja itu mengkhawatirkan Kyuhyun

"gwencana!" jawab Kyuhyun pelan.

.

.

.

Masih dengan taksi yang sama, perjalanan Kyuhyun lanjutkan menuju sekolahnya. Dalam perjalanan itu kepala Kyuhyun kembali terasa sangat sakit. Kyuhyun tahan rasa sakit itu dengan menggigit bibirnya juga mengepalkan kedua tangannya. Menahan suara rintihannya. Keringat dingin mengalir disela pori pori tubuhnya.

'Lee Sungmin kau ada dimana? Biarkan aku melihat wajahmu! Ijinkan aku memohon ampunanmu sebelum rasa sakit ini membunuhku! Aku mohon beri aku petunjuk untuk bisa menemukanmu'

.

.

'aku menunggumu disini Kyu! Ditempat kau menenggelamkan aku'

.

.

Bruk

Kyuhyun ambruk dijok belakang. Dia seperti sekarat. Nafasnya begitu lemas, matanya terbuka sayup, denyut jantungnya begitu lemah.

"tuan kita sudah sampai didepan gerbang sekolah! Apa yang harus aku lakukan?" tanya supir taksi tanpa menoreh kearah Kyuhyun yang sudah ambruk

"tuan! Gwencana?" supir taksi itu keluar lalu membuka pintu belakang mobilnya menggoyangkan tubuh Kyuhyun

"ahjussi! Carikan Kim Heechul aku mohon" Kyuhyun berusaha keras menyelesaikan kalimatnya sebelum dia ambruk tidak sadarkan diri.

.

.

.

Sinar matahari terasa hangat menerpa wajah Kyuhyun. Perlahan Kyuhyun buka kedua matanya dan dia melihat dia berada disebuah kamar. Melihat sekitar kamar itu lalu sosok tampan Kim Heechul berada disampingnya.

"kau sudah sadar?" tanya Kim Heechul menyentuh kening Kyuhyun

"dimana aku?" tanya Kyuhyun memegang kepalanya

"diruang kesehatan sekolah! Jawab Heechul duduk disamping kasur Kyuhyun

"aku mohon bawa aku pergi dari sini sebelum hyungku datang! Aku harus menemui seseorang! Aku percaya kau adalah seseorang dimasa lalu itu. sosok yang ada didalam buku itu! aku mohon bantuanmu untuk membawaku ke sungai dimana aku membunuh Lee Sungmin! Aku yakin kau pasti mengetahui dimana tempatnya. Bawa aku kesungai itu! jebal" Kyuhyun berurai air mata menggenggam kedua tangan Heechul

"kau yakin ingin pergi kesungai itu? jika kau pergi maka kau tidak akan pernah kembali!" ujar Heechul dengan tatapan tajam

"aku ingin menebus kesalahanku dimasa lalu! Aku ingin menemaninya disungai itu! meski menjadi budaknya sekalipun aku rela! Aku mohon bawa aku kesana" jawab Kyuhyun dengan tatapan kosong

"baiklah! Aku akan membawamu kesana Cho Kyuhyun! Dengan begitu aku bisa kembali dan beristirahat dengan tenang" Heechul mengusap wajah Kyuhyun dan sebuah sinar yang amat terang menyilaukan mata terlihat dari pandangan Kyuhyun

.

.

Perlahan sinar itu redup dan kini terdengar suara riak air mengalir. Pemandangan yang ditangkap oleh mata Kyuhyun adalah sebuah sungai dengan bebatuan yang amat besar. Air yang sangat bening dan jernih, bukit yang terjal dan semak – semak belukar yang tinggi.

Pemandangan yang sama persis dengan apa yang Kyuhyun lihat didalam mimpinya. Sungai yang sama dimana kerajaan.

"inilah sungai itu Cho Kyuhyun! Kau berada disungai itu" Heechul melirik sinis kearah Kyuhyun menunjukan sungai yang menjadi sejarah bagi kehidupan masa depan antara Kyuhyun dan Sungmin

"aku berada disini sekarang? Disinilah aku menenggelamkannya? Lalu dimana dia? Bukankah dia bilang dia berada disini?" Kyuhyun berlari menuju batu besar yang menjadi saksi bagaimana pangeran Sungmin tenggelam

"aku disini Kyu! Sudah lama aku menantimu!" suara lembut milik Lee Sungmin terdengar dari belakang

Kyuhyun menoreh kearah suara. Dia tersentak melihat guru Lee namja yang dicintainya berpakaian seperti pangeran dimasa lalu. Sungmin terlihat sangat tampan dan berkelas. Wajahnya tersenyum melihat Kyuhyun datang menemuinya.

"inilah hadiah terakhir yang bisa aku persembahkan untukmu puteraku! Ambilah! Dia milikmu sekarang. Miane karena kebodohanku kau harus menanggung penderitaan dan perlakuan keji dari namja ini" suara seorang yeoja berpakaian hanbok mewah mirip seorang bangwawan terdengar disamping Kyuhyun

Kyuhyun menoreh kearah suara itu. dan dia makin tersentak melihat wajah tampan Kim Heechul berubah menjadi sangat cantik dalam tubuh yeoja.

"kau!" Kyuhyun melongo melihat sosok Heechul dalam tubuh yeojanya

"gumapsemida eomma! Saranghaeo! Bogoshipoyo! Jeongmal bogoshipo" Sungmin menangis memandangi sosok Heechul yang mulai menerawang dan tidak dapat disentuh

"selamat tinggal puteraku! Kali ini aku memang benar – benar akan pergi! Aku sudah mati tiga kali hanya demi mengawasimu! Kini aku bisa pergi dengan tenang karena kau sudah memiliki teman dikerajaan abadimu! Saranghaeo pangeran Sungmin!"

Tubuh Heechul yang menerawang itu perlahan menghilang dan lenyap tidak bersisa

.

Kyuhyun hanya bisa melongo melihat pemandangan tak wajar yang baru saja terjadi. Kyuhyun lalu menarik nafas panjang berusaha mengontrol dirinya agar terus tersadar meski sakit dikepalanya kembali terasa.

"kemarilah! Bukankah kau ingin menemuiku? Katakan padaku apa yang akan kau lakukan sekarang?" pangeran Sungmin diam ditepatnya berkata tegas pada Kyuhyun

Bruk

Kyuhyun jatuhnya kedua lututnya diatas betu terjal itu. dia berlutut dihadapan pangeran Sungmin untuk memohon ampunan atas kesalahannya dimasa lalu.

"aku memang makhluk bejad dan tak termaafkan! Berlutut seperti ini hingga lututku berdarahpun tidaklah cukup untuk mengurangi sedikit saja kesalahanku dimasa lalu. Membunuhku hingga ratusan kali juga tidak cukup untuk menebus dosaku padamu Lee Sungmin! Katakan padaku apa yang harus aku lakukan untuk menebus kesalahanku itu! jika kau ingin aku memecahkan kepalaku kebebatuan ini, akan aku lakukan sekarang juga! Beri aku perintah! Aku mohon" Kyuhyun menunduk tanpa memandang Sungmin. Dia benar – benar tidak sanggup menatap kedua mata namja yang sangat dicintainya itu

"jika begitu lakukan sekarang juga! Benturkan kepalamu hingga kau mati kebatu besar itu! lakukan untukku sekarang juga!" perintah Sungmin dengan nada tinggi

"baiklah yang mulia!" Kyuhyun menganggukan kepalanya lalu berdiri dan melangkah menuju batu besar yang ditunjuk pangeran Sungmin

Saat Kyuhyun hendak membenturkan kepalanya, tiba – tiba Sungmin teriak

"andweeee!" Sungmin berlari menghampiri Kyuhyun lalu memeluk tubuh namja itu dari belakang

"jangan lakukan itu aku mohon! Aku sudah tidak lagi membencimu Cho Kyuhyun! Namja yang aku benci dengan sangat adalah Choi Kyuhyun. Aku tidak membencimu! Aku mencintaimu! Dan aku sangat merindukanmu" pangeran Sungmin menangis saat mengucapkan kalimat itu

Degdeg degdeg

Dada Kyuhyun berdebar kencang setelah mendengar kalimat yang begitu dalam keluar dari mulut pangeran Sungmin. Dia lalu memengan kedua tangan Sungmin yang melingkar diperutnya

"aku tidak pantas mendapatkan cinta darimu Lee Sungmin! Aku adalah makhluk yang sangat jahat" ujar Kyuhyun bertahan diposisinya

"kau tidak hajat Cho Kyuhyun! Kau berhasil membuatku jatuh cinta padamu! Aku mencintaimu! Sangat mencintaimu" dengan agresif Sungmin lumat bibir Kyuhyun dengan lembut.

Kyuhyun diam pasrah menikmati ciuman yang diberikan Sungmin. Lidah Sungmin kini mulai nakal bermain didalam mulut Kyuhyun, menghisap lidah Kyuhyun dengan bibirnya, menjilati langit – langit mulut itu dengan lidahnya membuat Kyuhyun tidak berdaya dibuatnya

"mmhhhppp" desah Kyuhyun memundurkan tubuhnya menyandar dibatu besar itu

Plip

Bibir yang saling berciuman itu lepas dan kini mereka saling bertatapan

"katakan padaku apakah kau juga mencintaiku Kyu?" tanya Sungmin menatap sendu

"aku sangat mencintaimu Lee Sungmin! Sangat mencintaimu" jawab Kyuhyun menatap dalam

"dulu kau begitu kasar memperkosaku hingga aku mengalami pendarahan! Dan aku mengalami trauma yang sangat dalam. Sejak itu aku tidak pernah tahu bagaimana rasanya bercinta dengan cara yang benar! Cara yang lembut dan manusiawi! Tunjukan padaku seperti apa rasa bercinta itu Kyu! Bercintalah denganku! Buat aku bahagia saat kau menyentuh tubuhku! Hilangkah trauma dalam diriku oleh sentuhanmu Kyu!" pinta Sungmin menyerahkan tubuhnya menempel ditubuh Kyuhyun

"disini? Ditempat ini?" tanya Kyuhyun memandangi sekitar sungai

"disinilah kerajaanku Kyu! Ditempat ini hanya ada kita berdua! Tidak ada orang lain bersama kita" jawab Sungmin menyentuh bibir Kyuhyun

Kyuhyun tersenyum lalu membelai wajah Sungmin. Kyuhyun lalu mengecup lembut kening Sungmin, berpindah kekelopak matanya satu persatu, batang hidungnya, dan berakhir dibibir mungil Sungmin. Lidah Kyuhyun membuka bibir Sungmin lalu menjilati gigi Sungmin dan menekannya hingga terbuka.

Mereka berpagutan saling menghisap, mengulum dan menjilat.

"mmmppphhh" desah keduanya beriringan

Kyuhyun melepas baju pasiennya hingga dia hampir telanjang karena yang tersisa hanyalah celana dalamnya saja. Kyuhyun tata pakaian pasiennya diperukaan batu besar itu. Tangan Kyuhyun mulai membuka sabuk Sungmin dan melepaskan satu persatu pakaian kebesaran Sungmin sebagai pangeran. Hanya celana panjang putih yang disisakannya. Kini Sungmin telanjang dada.

"menyandarlah!" Kyuhyun menyandarkan tubuh Sungmin dipermukaan batu beralaskan pakaiannya.

Kyuhyun mulai menjilati leher Sungmin dan membuat kissmark dileher kirinya, turun kedada dan menjilati nipple Sungmin bergantian

"ahhhh Kyu" Sungmin menggeliat kegelian

Kyuhyun tersenyum dan melanjutkan kembali kasinya. Jilatan itu kini beralir kepusar Sungmin sementara tangannya berusaha menurunkan celana putih Sungmin dan terlihat vital Sungmin menyembul mulai menegang dan membesar.

Sluurrpp

Kyuhyun jilati kepala batang Sungmin sambil mengocok batangnya dengan tangan kirinya.

"hmmm ahhh" Sungmin menggenlinjang karena sensasi oral yang dilakukan Kyuhyun

"apa kau suka?" tanya Kyuhyun melirik keatas kewajah Sungmin

"hmmm" jawab Sungmin dengan desahan

Batang itu terus Kyuhyun kocok dan kepalanya dia jilati dan hisap. Sungmin menggelinjang karena dia semakin merasakan nikmat dari oral itu. hingga sesuatu yang sangat mendesak hendak keluar dari batangnya

"ahhh ahhh hmmmm Kyuuuh akuhhh hmmm" rintih Sungmin meremas kepala Kyuhyun yang begitu lincah mengoral dirinya

Crooooottttt

Sperma Sungmin keluar memenuhi mulut Kyuhyun turun kedagu dan leher Kyuhyun. Kyuhyun seka noda sperma itu dengan tangan kanannya. Dia lalu mengarahkan Sungmin untuk membelakanginya. Menyandarkan tubuh bagian depannya kebatu itu.

"aku akan memasukan vitalku keanusmu Lee Sungmin! Mungkin akan terasa sakit diawal tapi kelak kau akan ikut merasakan sensasi dari anal sex ini" bisik Kyuhyun mengecup tengkuk Sungmin

"lakukan Kyu! Aku sudah merasakan sakit luar biasa dibagian itu! aku pasti sudah siap untuk merasakan sensasi seperti yang kau janjikan padaku" jawab Sungmin membelai leher Kyuhyun

Dengan gerakan memutar dan menekan, jari – jari Kyuhyun menyentuk anus Sungmin dan memberinya pelicin dengan sisa sperma milik Sungmin.

"aahh itu sangat geli Kyu" Sungmin mengejat dan terkekeh

"kau akan terbiasa nantinya" balas Kyuhyun menambah jumlah jarinya yang masuk kedalam anus itu

Empat jari sudah masuk dan Sungmin dengan sendirinya membuka kedua kakinya dengan lebih lebar.

"aku akan memasukannya sekarang Sungmin-ssi! bersiaplah!" Kyuhyun kocong batangnya semakin menegang dan memanjang.

Blaass

Batang itu masuk setengahnya kedalam anus Sungmin yang licin karena sperma.

"ahhhh" desah Kyuhyun memejamkan matanya

Perlahan dan sangat lembut, Kyuhyun gerakan bokongnya maju mundur dibelakang bokong Sungmin.

"ahhh ahhhh ahhh" desah Kyuhyun cepat

Gerakan itu semakin cepat dan Sungmin pasrah menyadarkan tubuhnya dibatu besar itu. kedua tangannya meremas pakaian pasien milik Kyuhyun

"hmmmm Kyuuhh aku menikmatinya ouuuhhhh hmmmm" lirih Sungmin menggigit bibir bawahnya

"ahhh ahhh ahhh" desah Kyuhyun mengiringi gerakan maju mundurnya dibokong Sungmin

"ahh Kyuuuhhh hmmmm akuuh ahhh" desah Sungmin kencang karena dia memang merasakan nikmat dari anal sex itu

Kedua tangan Kyuhyun memegang pinggul Sungmin agar posisinya sesajar dengan gerakan bokongnya. Batang Kyuhyun masuk semakin dalam dan semakin dalam hendak menyentuh bagian sensitif didalam anus itu

"ahhh ahhhh hhhhhh" desah Kyuhyun panjang

"ahh Kyu hmmm saranghae ahhhh Kyuuuhh" Sungmin menundukan kepalanya menahan sensasi anal sex itu

"bertahanlah chagiya! Aku akan mencapai orgasmeku" ujar Kyuhyun mempercepat gerakannya

"ahh ahhh ahhh ouuhh hmmm" rintih Sungmin meremas pakaian Kyuhyun lebih kusut lagi

"ahhh ahhh aaaaaaahhhh" desah Kyuhyun saat orgasme itu dia capai

Croooot croooot

Kedua namja itu sama – sama mengelurkan cairan putih yang memiliki aroma khas. Sperma Kyuhyun memenuhi anus Sungmin juga selangkangannya sementara sperma Sungmin membasahi permukaan batu besar yang menjadi media anal sex mereka

"gomawo Kyu! Aku merasakan nikmat yang luar biasa" ujar Sungmin menyandarkan wajahnya dipermukaan batu itu

"saranghaeo Lee Sungmin! Jeongmal saranghae" Kyuhyun tindih tubuh Sungmin yang bersandar dibatu itu lalu mengecup tengkunya dengan mesra

"nado saranghae kekasihku!" balas Sungmin

tbc

annyeong!

vai nepatin janji update malem ini dengan nc pula

yipppyyyyyy

wahhh gomawo ama sambutannya dichapter 10 yah!

janin dikepala Kyu? hhehehehe itu kaya kartu memori dihape biar Kyu g lupa ama masa lalunya dikehidupan dulu #plak

gmn ama moment kyumin di chapter ini?

ncnya cukup kan?

gila aja mereka bercinta disungai tempat ming membuat kutukan itu

moment Heeming udh vai kasih dichapter ini

touchy banget yah kata - kata Chul buat ming?

buat yang nanya soal imaginasi vai bikin ff ini jawabannya karena vai banyak berhayal dan kebanyakan nonton horor #gubrak

gomawo buat sambutan dan reviewnya yah!

vai seneeeeeng banget jadi pgn update tiap hari #gakjanji

okey next chap is the last chapter

klo dipanjangin lagi takutnya kyumin jadi unhappy

review dan kasih pendapat kalian buat ending chapter ini yah!

vai tunggu lohh

sekian chitchatnya

deepbow

saranghae,,,aishiteru,,,,wo ai ni

muaaaccchhhh

annyeong