hanna
dul
set
siwon baru saja membuka kain penutup yang menutup wajah korban terbaru dengan luka sayat lingkaran penuh ditubuh korban yang satu dan luka sayat berbentuk hurup T.
"apakah identitas korban sudah diketahui? Siapa mereka?" tanya Siwon pada anak buahnya lalu menutup kembali kain penutup tubuh korban itu
"mereka berdua adalah siswa disekolah,,," jawab anak buahnya menyebutkan nama sekolah dimana Kyuhyun belajar
"mworago?" Siwon buka kembali kain yang menutupi wajah kedua korban itu
"yang ini bernama Choi Minho! Dan ini mungkin kekasihnya Taemin!" ujar anak buah yang lainnya menyerahkan kartu pelajar milik kedua korban itu pada Siwon
'Tuhan, Mereka berdua adalah sahabat Kyuhyun. Wajah mereka nyaris tidak dapa aku kenali. mereka tidak lebih tua dari Kyuhyun dongsaeng-ku. Mereka mati muda dengan cara yang amat tragis. Semoga engkau mengampuni mereka'
Siwon pandangi wajah kedua korban yang sudah bengkak dan membiru itu dengan iba dan rasa haru karena dia merasa sangat sedih Kyuhyun harus kehilangan dua sahabatnya.
"letnan Choi! Ada kabar dari rumah sakit, Kyuhyun-ssi menghilang. Dia lari dari rumah sakit. Gambarnya terekam di cctv rumah sakit" anak buah yang lainnya datang memberitahu kabar buruk tentang Kyuhyun
"mwo?" wajah Siwon merah, matanya terbuka lebar dan nafasnya cepat. Siwon syok berat mendengar Kyuhyun menghilang dari rumah sakit.
"aku harus segera pergi untuk mencarinya" Siwon bergegas membereskan barangnya lalu masuk kedalam mobil dinasnya untuk mencari dongsaeng yang sangat dicintainya
.
.
.
Tempat pertama yang Siwon tuju adalah sekolahan. Siwon segera mencari Changmin teman sekamar Kyuhyun untuk mengorek informasi darinya. Suasana sekolah sedang berduka saat Siwon sampai. Kepala sekolah sedang mengumumkan berita tewasnya Taemin dan Minho setelah bagian Humas polisi kota Seoul mengabarkan. Siwon memutuskan untuk menunggu hingga acara berduka itu selesai.
Siwon segera meminta ijin wali kelas Kyuhyun untuk membawa Changmin berbincang dengannya sehubungan dengan menghilangnya Kyuhyun dari rumah sakit.
.
.
"hyung!" Changmin berlari memeluk Siwon lalu menumpahkan rasa dukanya karena kepergian Taemin dan Minho dengan tragis
"aku tahu apa yang sudah menimpa Minho dan Taemin. Berdoalah semoga mereka beristirahat dengan tenang" Siwon mengusap punggung Changmin untuk menenangkannya
"apa yang terjadi pada Kyuhyun hyung? dia datang kemari dengan pakaian pasiennya dalam keadaan pingsan didalam sebuah taksi. Anehnya lagi supir taksi itu bilang kedatangan Kyuhyun kesekolah adalah untuk mencari pustawakan yang baru itu. namanya Kim Heechul. Sejak saat itu Heechul tidak pernah kembali hingga saat ini" Changmin bercerita panjang lebar sambil menyeka air matanya
"jadi dia datang kemari? Dia datang mencari seorang pustakawan bernama Heechul? Apakah Kyuhyun sedekat itu dengannya hingga dia datang untuk menemuinya?" Siwon bertanya mengorek informasi dari Changmin
"mola hyung" jawab Changmin sedih
'siapa dia sebenarnya? Dia adalah namja yang kembali hidup setelah 12 jam meninggal. Aku harus menemui cenayang itu'
"Changmin-ah! hyung harus pergi untuk mencari Kyuhyun kembali. Kau jaga diri baik – baik. Usahakan untuk menghindari air dalam jumlah yang banyak. Seperti kolam renang. Hyung mohon lakukan apa yang hyung katakan. Arra?" Siwon mencengkram bahu Changmin dengan tatapan tegas
"arraseo hyungnim" balas Changmin mengangguk
.
.
.
Siwon sudah berada didalam rumah cenayang bermarga Kim. Kim Ryeowook. Nama yang sama dengan dukun pengganti dukun istana Boa dimasa kerajaan.
Cenayang Kim keluar dari kamarnya, berjalan tertatih dan hati – hati dengan bantuan tongkatnya. Cenayang Kim memang memiliki mata yang sudah tidak berpungsi. Dia kini buta setelah penyakit Glukoma menyerangnya.
"apa ada temuan yang baru berhubungan dengan kasus tenggelam itu?" tanya cenayang Kim duduk dikursinya
"korban terakhir ditemukan memiliki luka sayat ditubuhnya berbentuk lingkaran penuh dan bentuk hurup T. Kedua korban adalah sahabat baik dongsaeng-ku. Dan kini dongsaengku menghilang entah kemana setelah menemui seorang namja bernama Kim Heechul" Siwon berkata dengan wajah putus asa
"tetaplah fokus untuk mengawasi kaum gay! Sejauh ini selalu kaum gay-lah yang menjadi sasarannya! sosok yang membuat kutukan itu pastinya kini sudah menjelma menjadi manusia seperti kita. Dia hidup normal seperti kita dan ada diantara kita! Dia tidak pernah mati, dia tidak pernah mengalami reinkarnasi! Dia hidup selama ratusan tahun untuk membalas dendam. Bagaimana dia bermetamorfosis disetiap masanya dia pasti mencari sebuah keluarga untuk bernaung! Orang tua untuk berlindung! Dia pasti menyamar untuk menjadi putera angkat! Tugas yang amat berat yang harus kau lakukan Letnan! Kau harus mencari dan menyelidiki semua orang tua angkat di seluru Korea ini! Carilah dan periksa album foto keluarga orang tua angkat itu! fisik sosok itu tidak pernah berubah! dia selalu memiliki fisik yang sama setiap masanya" cenayang yang tidak memiliki mata itu berkata pada Siwon yang sengaja datang untuk mencari informasi melalui penglihatan batin cenayang
"orang tua angkat? Diseluruh Korea?" Siwon mengerutukan dahinya
Cenayang Kim berdiri lalu melangkah tertatih – tatih dipandu tongkatnya menuju sebuah rak buku.
"kemarilah!" cenayang itu menyuruh Siwon untuk menghampirinya
Siwon menuruti apa yang diperintahkan sang cenayang
"bukalah laci itu! disana kau akan menemukan beberapa guntingan gambar yang aku kumpulkan dari surat kabar sejak puluhan tahun yang lalu. Berita tentang ditemukannya seorang bocah namja yang mengapung disungai dalam keadaan hidup. Kasus Bocah itu sudah ada sejak awal tahun 1900-an. Lima puluh tahun kemudian kasus bocah itu kembali terjadi selalu disungai yang berbeda – beda. Berulang lagi setiap 50 tahun kemudian dan begitu seterusnya. Namun dari sekian banyak berita yang aku kumpulkan, aku menemukan fakta baru, bocah itu lebih sering ditemukan mengapung disungai yang kini terkenal dengan nama Deadly River" canayang Kim kembali duduk dikursinya
"ahjussi! Kau mengumpulkan artikel ini sejak puluhan tahun yang lalu? Lalu berapa umurmu sekarang?" tanya Siwon mengikuti langkah cenayang Kim membawa kumpulan artikel yang diberikan canayang Kim padanya
"kau tidak akan pernah menduga berapa umurku!" jawab cenayang Kim datar
Siwon lalu membuka satu persatu guntingan dari surat kabar lawas yang sudah usang. Berita ditemukannya seorang bocah disertai gambar sungai dan tubuh bocah yang sudah diselamatkan. Gambar dari surat kabar yang amat tua sehingga sudah tidak jelas terlihat.
Gambar selanjutnya adalah gambar dari sebuah foto keluarga yang mengadopsi bocah tersebut, gambar yang juga tidak terlalu jelas karena surat kabar itu memang sudah usang. Gambar selanjutnya ditahun 50 tahun selanjutnya ditemukan kembali bocah namja disungai yang berbeda, gambar foto keluarga yang mengadopsi bocah itu, kali ini hasil gambarnya sedikit terlihat jelas.
Begitu pun seterusnya, gambar – gambar yang memuat tubuh bocah juga orang tua angkatnya. Setiap 50 tahun bocah itu selalu ditemukan mengapung disungai. Semakin baru tahun yang membuat surat kabar itu, maka gambar yang dihasilkan terlihat semakin jelas. Semakin jelas dan gambar itu semakin menunjukan wajah seorang yang tidak asing dimata Siwon.
"Tuhan, bukankah wajah bocah ini begitu mirip dengan namja bernama Sungmin itu?" Siwon terperangah saat melihat wajah yang ada dalam semua koran dari puluhan tahun yang lalu adalah wajah Sungmin. Namja yang mengaku mencintai Kyuhyun dongsaengnya
"kau mengenali wajah bocah itu?" tanya cenayang Kim antusias
"namja ini telah merusak moral dongsaeng-ku! Dia begitu gamblang berkata padaku dia mencintai dongsaengku. Sejak awal melihat namja itu, perasaanku memang sudah merasakan ada yang aneh dengan namja itu. apakah namja itu adalah pelakunya? Dialah pelaku tunggal atas tenggelamnya banyak namja sejak puluhan tahun yang lalu?" Siwon terus memandangi wajah Sungmin yang dimuat disurat kabar itu
"kau harus menemukan namja itu! bagaimanapun caranya kau harus menangkapnya sebelum ada lagi korban. Cari dongsaengmu secepatnya. Ada kemungkinan dialah namja yang selama ini dicarinya" cenayang Kim menyarankan dengan ekspresi wajah yang ketakutan
"tidak mungkin. Tidak mungkin Kyuhyun yang menjadi targetnya" Siwon menggelengkan kepalanya menyangkal apa yang dikatakan cenayang Kim
"aku sudah pernah mengatakan padamu Siwon-ssi! semua namja yang menjadi korban tenggelam adalah tumbal atas kutukan yang dibuat oleh seseorang itu. korban akan terus muncul sebelum dia menemukan apa yang diinginkannya. Mari kita berharap seseorang itu bukanlah dongsaeng-mu. Maka dari itu kau harus segera mencari dongsaengmu. temukan dia!" cenayang Kim berbicara dengan nada membentak
.
.
.
Wajah Siwon begitu lelah dibalik kemudinya. Pikirannya melayang entah kemana. Dia tidak fokus saat mengemudi sehingga hampir saja dia menabrak mobil yang berhenti dihadapannya. Siwon segera menepi untuk berhenti. Membenamkan wajahnya distir sambil memikirkan Kyuhyun dongsaeng yang saat ini menghilang.
Kriiiing
Ponsel Siwon menerima sebuah panggilan. Siwon segera melihat layar memastikan siapa yang sedang menghubunginya dan ternyata dari asistennya. Siwon segera angkat ponselnya untuk menjawab.
"yeobseo" dengan suara lemas Siwon menjawab panggilannya
oooo
Siwon kemudikan kembali mobilnya dengan kecepatan sedang untuk kembali kekantornya setelah mendapat telpon dari asistennya.
.
.
.
Siwon segera masuk kedalam ruangannya setelah memarkirkan mobil dinasnya dipelataran parkir kantor polisi kota Seoul. tanpa menyapa semua orang yang berpapasan dengannya, Siwon terus melangkah menuju ruangan kerjanya.
Brak
Pintu dibuka Siwon agak keras. Dan didalam ruangannya terlihat asistennya sedang menyusun foto semua korban tenggelam yang memiliki luka sayat diatas meja kerja Siwon termasuk foto Minho dan Taemin.
"apa yang kau lakukan disana?" tanya Siwon melempar tasnya keatas sofa lalu berdiri disamping asistennya yang serius memandangi foto – foto diatas meja
"ada yang aneh dengan luka sayat ditubuh para korban ini Let! Sepertinya pelaku memang sengaja memberikan kita teka – teki dari luka sayat ini" jawab asisten merubah – rubah posisi foto yang tersusun itu
Siwon lalu ikut memperhatikan foto – foto yang sedang diacak susunannya oleh asisten.
"tunggu!" Siwon lalu merubah kembali susunan foto itu
Mengambil foto korban pertama yang memiliki luka sayat berbentuk horizontal. Foto itu dia simpan diatas meja. Lalu mengambil foto korban kedua yang memiliki luka sayat berbentuk garis horizontal dengan dua garis lengkung dibawah kearah kanan dan kirinya. Lalu foto korban ketiga dengan luka sayat berbentuk hurup T terbalik, korban selanjutnya dengan luka sayat garis vertikal tegak lurus.
Wajah Siwon pucat saat melihat susunan gambar korban yang dia susun sesuai urutan mereka tewas. Siwon salin kembali luka sayat itu diatas kertas yang dia ambil sembarang dari mejanya.
"andweee!" mata Siwon terbuka dengan lebar, wajahnya semakin pucat melihat hasil tulisannya berdasarkan luka sayat itu. ternyata luka sayat itu jika disusun sesuai urutan kematian mereka, telah membentuk sebuah tulisan hanul. Sebuah marga, marga Cho.
"Letnan Cho! Gwencana?" tanya sang asisten cemas
"berikan padaku foto korban selanjutnya!" perintah Siwon mengacak – acak foto korban yang belum tersusun
"yang ini Let!" asisten itu menyerahkan foto korban dengan luka sayat berbentuk hurup Y terbalik
Siwon ambil foto itu lalu menyimpannya diatas meja.
"korban setelah ini!" kembali Siwon memerintah
"ini!" asisten memberikan foto korban dengan luka sayat vertikal
"Kyu!" lirih Siwon berkaca kaca. Karena luka sayat itu jika digabung sudah membentuk sebuah nama depan dari Kyu
"Yang lainnya sesuai urutan mereka!" suara Siwon terdengar parau
Asisten memberikan foto selanjutnya sesuai urutan hingga Taemin yang paling akhir. Semua luka sayat dari korban itu memang merupakan tulisan Hanul. Tertulis sebuah nama yang berhasil membuat jantung Siwon berhenti berdetak. Karena tulisan itu dengan jelas terbaca CHO KYUHYUN.
"andweee! Andweee" teriak Siwon histeris menggebrak meja kerjanya
"Letnan! Tenanglah" asisten terperangah melihat reaksi Siwon yang berlebihan
"dongsaengku menghilang. Aku belum menemukannya. Dan kau baca sendiri apa yang ditulis dari luka sayat itu? Cho Kyuhyun! Nama dongsaengku" bentak Siwon menatap dengan penuh emosi pada asistennya
"apa hubungannya dengan Kyuhyun-ssi? apakah dia adalah pembunuhnya?" sang asisten berkata tidak karuan karena dia memang tidak mengerti apa maksud Siwon
"lupakan! Aku akan mencari dongsaengku" Siwon mengambil tas kerjanya lalu bergegas keluar dari ruangannya untuk mencari Kyuhyun.
.
.
.
At the Sungmin Palace
Kyuhyun pasrah saat Sungmin memakaikan pakaian hanbok mewah ditubuhnya. Pakaian yang biasa dipakai para bangsawan dijaman kerajaan.
"kau terlihat tampan dengan hanbok ini kekasihku. Aku semakin mencintaimu" ujar Sungmin memeluk Kyuhyun dengan mesra setelah selesai memakaikan hanbok dengan lengkap ditubuh Kyuhyun
"nado" jawab Kyuhyun singkat memeluk Sungmin lebih erat
"apakah kau bahagia bersamaku disini Kyu? Jawab dengan jujur!" tanya Sungmin mengangkat wajahnya menghadap Kyuhyun
"aku sangat bahagia. Aku bahagia hidup berdampingan dengan orang yang sangat aku cintai chagiya" jawab Kyuhyun mengecup bibir Sungmin lembut sekali
"gomawo!" balas Sungmin tersenyum riang
"ikuti aku! Aku ingin menunjukan sesuatu padamu" Sungmin menuntun Kyuhyun keluar dari ruang pribadinya yang serba gold itu.
Istana Sungmin berdiri diatas aliran sungai yang tenang. Istana yang menyatu dengan alam terbuka dengan suara riak air yang terdengar menenangkan hati. Setiap ruangan hanya bersekat barisan pohon bambu kuning yang tidak begitu tinggi.
"sebenarnya kita berada dimana sekarang?" tanya Kyuhyun memperhatikan setiap detail alami dari istana Sungmin
"inilah tempat kita sekarang Kyu. Inilah istana kita. Kerajaan kita" jawab Sungmin menuntun Kyuhyun menuju ruangan yang menjadi sebuah kejutan untuknya
Sebuah ruangan luas dengan bebatuan besar menjadi tempat duduk disinggasana raja. Terdapat banyak namja sudah berbaris rapi terbagi menjadi 4 baris dengan pakaian para menteri jaman kerajaan yang berwarna merah dan biru, juga pakaian kebesaran para Hwarang.
"mereka semua adalah namja yang akan mengabdikan diri mereka pada kita. Diistana ini kau adalah rajanya. Dan aku adalah permaisurinya. Tidak akan ada dayang istana dikerajaan ini. Semua adalah namja" Sungmin menunjukan barisan namja itu pada Kyuhyun
Kyuhyun memperhatikan wajah semua namja itu satu persatu. Dan Kyuhyun berhenti saat melihat wajah Han Ji dan Jae Sik juga guru Han ada diantara barisan namja itu.
"kenapa mereka ada disini? Bukankah mereka tewas tenggelam?" tanya Kyuhyun terus memandangi wajah ketiga namja yang amat dikenalnya
"akulah yang membuat mereka tenggelam Kyu. Kau tidak tahu aku membuat sebuah kutukan saat kau menenggelamkan aku. Aku mengutuk semua gay untuk menjadi korbanku. Aku juga mengutuk semua keturunanmu untuk menemaniku diistana ini" jawab Sungmin tanpa ekspresi memandangi wajah semua korbannya
Kyuhyun lemas lalu menjatuhkan diri keatas batu besar yang ada dibelakangnya.
"sebesar itukah kau membenciku sehingga kau mengutuk mereka yang tidak bersalah?" air mata Kyuhyun menetes menatap Sungmin sendu
"aku sangat membencimu dulu Kyu. Sangat membencimu" jawab Sungmin membantu Kyuhyun kembali berdiri
"tapi mereka tidak bersalah. Kenapa kau libatkan mereka dalam dendammu padaku?" Kyuhyun memandang Sungmin penuh sesal
"mereka semua memang bersalah Kyu! Aku tidak akan memaksa mereka masuk kedalam sungaiku, kedalam air mancurku jika mereka bisa menjaga sikap mereka. Mereka bercinta sesuka mereka dihadapan sungaiku. Menodai keindahan sungaiku. Aku tidak bisa membiarkan mereka begitu saja" jawab Sungmin menggenggam tangan Kyuhyun
"lalu apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah kau akan terus mencari korban untuk memenuhi istanamu?" tanya Kyuhyun melepaskan genggaman tangan Sungmin
"tidak akan. Kau adalah yang terakhir Kyu. Karena kaulah yang selama ini aku cari" jawab Sungmin melirik kearah ruangan lain
"jika aku berada disini bersama mereka, bersamamu, apakah aku juga sudah mati?" tanya Kyuhyun menatap Sungmin memelas
"kau tidak akan kesepian Kyu. Ada aku permaisurimu. Selain itu aku juga memiliki hadiah istimewa untumu. Aku tidak ingin kau kesepian Kyu. Mereka hadiahmu" Sungmin menjentikan jarinya lalu keluarlah dari ruangan sebelah Minho dan Taemin memakai pakaian bangsawan yang sama dengan Kyuhyun
"andwee! Minho! Taemin!" Kyuhyun berjalan pelan menghampiri Minho dan Taemin yang kaku dan membeku
"aku belum memerintahkan mereka untuk berbicara dan berinteraksi seperti kita Kyu! Mereka akan dia seperti itu hingga aku memerintahkan" Sungmin mengikuti langkah Kyuhyun menghampiri Taemin dan Minho
"apa yang sudah Minho dan Taemin lakukan hingga kau tega membunuh mereka juga?" tanya Kyuhyun kembali memandangi wajah Minho dan Taemin
"karena aku ingin membuatmu menderita Kyu! terakhir kau menemuiku kau bersikap kasar padaku tanpa mau mendengarkan penjelasan dariku. aku sengaja membunuh mereka yang tengah berciuman didalam kamar mandi asrama. aku tarik mereka seperti guru cabul itu kedalam sungai Han. aku berharap kau akan menderita karena kematian mereka. tapi ternyata kau datang padaku dan meminta maaf padaku. anggaplah mereka adalah hadiah yang manis dariku" Sungmin melangkah mengelilingi Minho dan Taemin
"lalu jika aku mati apa yang akan terjadi pada Siwon hyung? dia akan hidup sendiri tanpa aku. Aku takut dia tidak sanggup menghadapinya" Kyuhyun kembali berurai air mata
"nasib Hyungmu tergantung pada dirinya sendiri Kyu! Aku tidak memiliki urusan dengan hyungmu itu. dia bukanlah seorang gay jadi dia tidak mungkin berada didalam istanaku" jawab Sungmin menyentuh bejaca kecil berisi air lalu terlihat Siwon didunia nyata sedang berjalan bersama Changmin disekitar sungai deadly river bersama anak buahnya mencari Kyuhyun
"hyung! Siwon hyung!" teriak Kyuhyun memanggil Siwon
"dia sedang mencarimu Kyu! Dia sedang mencarimu!" Sungmin tersenyum getir melihat gambar Siwon dari refleksi yang dipancarkan air dalam bejana itu
.
.
.
In the real world
Siwon memang sedang melangkah disekitar Sungai bersama Changmin, anak buahnya juga team SAR untuk mencari Kyuhyun. Dengan bantuan penglihatan cenayang Kim Ryeowook yang menyuruh Siwon menyusuri sungai itu untuk menemukan Kyuhyun.
"Letnan Cho! Kami menemukannya" teriak anggota team SAR pada Siwon
"hyung mereka menemukannya! aku harap dia masih hidup hyung" ujar Changmin antusias
Siwon segera berlari menghampiri anggota team SAR itu. ternyata memang benar, dia menemukan jasad Kyuhyun mengambang dipermukaan sungai telungkup.
"Kyuhyun-aaaaaaah!" teriak Siwon histeris menghampiri jasad Kyuhyun, dia lompat kedalam sungai untuk mengambil jasad Kyuhyun
Kyuhyun yang sudah menghilang sejak dua minggu yang lalu, dan jasadnya baru saja ditemukan terlihat masih segar dan tidak ada tanda pembengkakan ataupun membusuk didalam air. Kyuhyun memang sudah tidak bernafas, denyut jantungnya memang sudah berhenti akan tetapi tubuhnya masih terasa hangat. Wajahnya terlihat sangat tampan dan merona. Bibirnya menyunggingkan senyum yang amat damai.
"kenapa kau begitu tega meninggalkan Hyung sendirian hah? Aku yang seharusnya mati lebih dulu darimu. Aku 15 tahun hidup lebih lama darimu. Kau terlalu muda untuk mati saat ini Kyu? Apakah hidup denganku terlalu menyiksamu? Sehingga kau memilih mati hah?" Siwon peluk dengan erat jasad Kyuhyun didadanya
"Kyuhyun-aaaaaaaaaaaaaaaah" Siwon kembali berteriak dengan histeris lalu dia tidak sadarkan diri.
.
.
.
At the Sungmin Palace
Kyuhyun menangis meratapi Siwon yang pingsan dengan memeluk jasadnya.
"hyung! miane! jeongmal miane! Hiduplah dengan baik Hyung. kau harus tetap hidup dan memiliki keturunan. Kelak kita pasti akan bertemu kembali. Aku menyayangimu hyung. tetaplah hidup dan sehatlah selalu" ujar Kyuhyun dengan derai air mata
"Kau memiliki dua pilihan yang harus kau putuskan. Pilihan pertama, aku akan mengembalikanmu kedunia nyatamu, kembali hidup bersama Siwon tapi akan banyak korban yang menjadi tumbalku dalam kutukanku hingga seratus tahun lagi saat kau terlahir kembali. Dan saat itu aku akan tetap membawamu kembali keistanaku. Dan pilhan kedua kau tetap disini bersamaku, bahagia bersamaku, hidup selamanya denganku, dan berpisah dengan hyung-mu. Tapi dengan begitu kau akan menyelamatkan banyak nyawa dan tidak akan aku korbankan demi kutukanku. Tentukan sekarang pilihanmu Kyu? Hidup kembali atau kau abadi bersamaku?" tanya Sungmin menatap Kyuhyun tajam dan tegas
The end
annyeong!
update the last chapter nihh
kasian yah Minho ama Taemin jadi korban juga?
gimana ama ending ini?
cieciecie vai bergaya bikin endingnya gantung cos vai pgn endingnya terserah sama readers sendiri.
ada yg pengen Kyu balik hidup atau ttep berada dikerajaan Ming tergantung kalian yah
atau mau sequel? #gakjanji
semoga semua puas ama endingnya
semua udah terungkap dengan jelas buat Siwon yang udah berhasil memecahkan teka - teki yang Ming tinggalkan ditubuh korban
siwon akhirnya tahu pelaku adalah Ming.
review yah!
kasih pendapat tentang ending ini
gomawo udh setia nungguin ff evil fountain ini hingga ending
deepbow
buat next ff vai nunggu req dari readers kasih masukan buat next ff kalian pgn vai bikin genre apa?
kasih tau yah!
sekian dari author tengil ini
vai cintaaah kalian semuaaaaaaa
saranghae,,, aishiteru,,,wo ai ni
muaaacccchhhh
annyeong!
