Summary : bagaimana jadinya kalau Sasuke murid SMP bin polos dan lugu mencoba-coba hal yang sangat dewasa dengan Naruto ditambah dengan Kyuubi yang mengawasi gerak-geriknya, akankah bisa berjalan lancar dan mulus?
.
.
.
.
.
NARUTO FANFICTION
Sasuke Pingin Dewasa Untuk Naruto
DISCLAIMER: MASASHI KISHIMOTO
SASUNARU
WARNING: GENRE DAPAT BERUBAH-UBAH
NO FLAME
.
.
.
.
.
Didalam kamar Naruto Sasuke menindih tubuh Naruto dan terus-terusan melumat bibir Naruto yang ada dibawahnya.
"Eeennggghh mmpphhh" desah Naruto yang membuat Sasuke bertambah semangat untuk terus mencium bibirnya.
Belum puas dengan tindakannya Sasuke mulai membuka bajunya sampai ada gendoran pintu yang membuat sasuke mengigit bibir naruto.
"Aaakkhh!" Ringis Naruto.
Naruto yang kesakitan segera menendang perut Sasuke dan menatap Sasuke kesal.
"TEME! Itu sakit, baka! Kau mau kutonjok apa?!" Kata Naruto kesal.
"Ma-maaf Naru, aku terkejut mendengar suara kakakmu yang terus menggendor pintu." Kata Sasuke lugu dan terlihat imut.
"WOI, buka pintunya!" Suara dari balik pintu dan terus menggendor-nnggendor pintu dengan suara yang nyaring.
Sasuke seger berdiri dan membuka pintunya. Dan menatap kyuubi dengan wajah polosnya.
"Ada apa, kyuu nii?" Kata Sasuke pelan, takut kena amukan Kyuubi.
"Pantat ayam, buatkan aku makanan dari daging yang kalian dapatkan tadi! Cepatlah!" Kata Kyuubi sok perintah.
"Kenapa kyuu nii gak masak aja sendiri?! Aku mau main sama Sasuke!" Bentak Naruto kesal melihat Kyuubi.
"Itu karena AKU GAK BISA MASAK! Kalau sampai aku memasak, kau juga harus memakan masakanku sampai HABIS?! MAU?!" Kata Kyuubi dengan suara keras sampai akhirnya Naruto menggeleng.
"Bagus, pantat ayam cepat masak dan Naruto pakai baju kaosmu, kau mau masuk angin ya?... Eemm tapi... Biasanya orang bodoh tak akan mungkin sakit semudah itu." Kata Kyuubi sambil keluar kamar Naruto dan mengikuti Sasuke yang kedapur.
"KYUUBI! AKU TIDAK BODOH! KYUUBI NO BAKA!" Kata Naruto kesal sekaligus marah dengan kyuubi.
.
.
.
Sasuke yang berada didapur segera membersihkan daging tersebut.
"Oi ayam, enaknya tuh bahan dijadikan makan siang apa?." Tanya Kyuubi.
"Mungkin sop." Kata Sasuke.
"Oh... Tadi ngapain saja dengan adikku, ayam?"
"Cuma ciuman."
BLETAK
Kyuubi langsung menjitak kepala Sasuke keras sampai sasuke elus-elus kepalanya sendiri dengan mata agak basa mau nangis akibat ulah Kyuubi.
"Berciuman dengan adikku diranjang?! Kau mau rape adikku ya hah?!"
"Sa-sasu tadi cuma ciuman saja... Sa-sasu pingin dewasa agar naru senang..." Kata Sasuke dengan hampir nangis.
'Tahan kyuu, tahan. Sasuke masih kelas 1 smp yang masih polos. Tapi darimana Sasuke bisa tahu tentang istilah ciuman? Gak mungkin dia tahu dengan sendirinya.' Batin Kyuubi.
"Gomen... Cepat lanjutkan lagi, dan biar kubantu memotong dagingnya." Kata Kyuubi
Sedangkan Sasuke hanya menggangguk mengiyakan dan memotong sayur-sayuran.
"Sasuke, jawab dengan jujur. Siapa yang mengajarimu?" Kata Kyuubi.
"Mengajari apa kyuu nii?" Tanya Sasuke.
"Ciuman"
"Dari ita nii."
'Sudah kuduga, pasti dari keriput mesum, aku pasti akan menghajarnya karena mengajari Sasuke hal-hal tak baik!' Batin Kyuubi dengan sumpah serapah.
Sasuke tak berani mendekati kyuubi dan memasak dengan sangat cepat karena mengira kalau lama memasak bakal digilas oleh kyuubi.
.
.
.
Setelah selesai memasak, sasuke segera menyediakan makanannya diatas meja makan dan menatanya sangat rapi.
"Wah cepat juga kau memasak." Kata Kyuubi yang mulai duduk di kursi.
"Ehehe.." Kata Sasuke ceria.
"Gak ada ramen ya." Kata Naruto dengan wajah enggan-enggan.
"Masih bagus ada makanan! Mana dibuatkan pacar lagi! Pokoknya makan saja! Kalau gak makan jangan harap dapat makan malam!" Kata Kyuubi dengan nada membentak.
"Iya-iya.." Kata Naruto yang mulai ikut duduk dan makan.
Sedangkan Sasuke juga makan disamping Naruto dan memakannya lahap, tapi entah kenapa ada sesuatu yang tadi ingin ditanyakannya pada Kyuubi.
"Kyuu-nii" kata Sasuke.
"Uapa?" Kata Kyuubi yang makan.
"Tadi kyuu-nii mengatakan sesuatu, cuma sasu gak tahu apa artinya." Kata Sasuke.
"Memang apa yang tak kau mengerti dari kata-kataku?"
"Rape itu apa ya?" Tanya Sasuke dengan menatap Kyuubi.
"Uhuk... Uhuk.." Kyuubi hanya terbatuk-batuk, akibat perkataanya malah jadi pertanyaan bagi anak polos...
"Eenngg aahh itu..." Kyuubi hanya bisa menggaruk kepalanya bingung sampai akhirnya mendapat ide.
"Rape itu artinya rapi." Kata Kyuubi.
Sedangkan Sasuke dan Naruto yang mendengarnya hanya ber-oh ria.
"Kalian benar-benar polos, kalau seperti ini kuyakin kalian bakal tidak perawan lagi." Kata Kyuubi santai.
"Perawan itu apa ya?" Tanya Naruto bingung.
Kyuubi hanya bisa membantin dan memaki-maki dirinya sendiri dalam hati. Kebiasaan mulutnya yang selalu berkata yang tidak-tidak malah menjadi pertanyaan. Harusnya kyuubi bisa menahan kata-kata itu.
"Perawan itu em awan."
"Lha lalu apa hubungannya dengan naru dan awan?" Tanya Naruto makin tak ngerti.
"Aarrgghhh berisik, gak usah nanya! Aku bisa gila menghadapi dua bocah ingusan, ini semua gara-gara ibu dan ayah sialan aku terperangkap jadi baby sister anak-anak! Mending aku nginap dihotel lalu sewa pelacur dan setelah itu making love! Lalu bisa berbuat hal-hal senonoh yang paling kusukai dengan pelacur, shit" Kata Kyuubi frustasi.
Naruto dan Sasuke hanya makan dengan tenang.
"Sasu, aku punya pr. Tapi aku tak punya bukunya."
"Sewa aja ditoko buku napa? Hidup sudah susah jangan tambah susah." Kata Kyuubi.
"Naru ngomongnya sama sasuke gak sama nii chan! Nii chan baka!"
"Aku gak bodoh! Nantang ya loe bocah?! Sini gue layani!"
"Siapa takut! Aku gak takut melawanmu!" Balas Naruto.
Dan dimulailah perkelahian Naruto dan Kyuubi.
Sedangkan Sasuke hanya cengo melihat aksi kekerasan dan baku hantam antara Kyuubi Vs Naruto. Sekarang kita sudah tahu darimana Naruto kuat, lupakan lanjut ke cerita.
.
.
.
Sepertinya sang author melupakan seseorang di chap pertama... Emm siapa ya,, taraa itu adalah guy sensei...
Akhirnya satpam guy keluar dari masalah dengan wajah sangat senang dan penuh semangat.
"Ahahaha. Aku kan laki-laki baik yang penuh semangat, tak mungkin memberikan contoh-contoh yang tak baik." Kata Guy.
Guy hanya pergi ke toko buku dengan wajah agak murung dikarenakan tak dapat daging karena kuponnya hilang diterbangkan angin sebelum diseret warga, memang malang nasibmu guy...
Saat memasuki toko buku dan mulai membaca beberapa menit kemudian, guy melihat Sasuke dan Naruto bingung mau mencari buku.
Guy segera menjahui mereka agar tak lagi terlibat masalah.
"Naru bukunya seperti apa?" Tanya Sasuke bingung melihat penuh tumpukan buku.
"Aku juga bingung, gak ingat lagi..."
"Kalau gitu kita pijam diperpus naru, daripada beli tapi bingung buku pelajaranmu apa."
"Gak! Baka kitsune itu pasti akan ngeledekin nanti.. Naru gak mau diledekin!"
Melihat Sasuke dan Naruto yang kebingungan mencari buku, pak satpam tersebut mendekati Sasuke dan Naruto.
"Masa muda kalian begitu panjang dan penuh semangat bagaimana kalau kubantu mencari bukunya?" Kata Guy dengan pamer gigi putinya yang silau.
"Benarkah? Arigatou." Kata Naruto senang.
"Oh ya Naruto, aku bingung bukumu yang mana. Nama pengarangnya satu, tapi bukunya beda-beda."
"Lebih baik kan kalau sewa bukunya naru, mencari itu susah."
"Gak! Yang ada baka aniki bakal tertawa, daripada sewa buku mending sewa pelacur! Berbuat hal senonoh dan making love. Shit!" Kata Naruto dengan niru-niru gaya bicara kyuubi.
"Naru, kau ngerti gak artinya?" Tanya Sasuke.
"Gak, cuma niru gaya bicara kyuu-nii kesal."
Sampai ada orang yang mendekati mereka.
"Em, permisi tuan... Anda mengajarkan hal-hal tak pantas untuk anak dibawah umur." Kata seorang pria dengan wajah agar seram bahkan para ibu-ibu yang mendengarnya emosi dan menatap tajam Guy.
"Eh Naru, bagaimana dengan ini." Kata Sasuke sambil nujuk buku tebal.
"Oh yang itu? Em ya sudahlah beli itu saja." Kata Naruto.
"Kalau gitu sampai jumpa disekolah pak satpam." Kata Sasuke ramah dan segera pergi kekasir bersama Naruto membayar buku.
"Aahhh tungguu! I-ini salah paham..." Kata Guy yang seorang diri harus kembali lagi terjerat dalam masalah yang sama karena mendidik para anak-anak polos. (Tapi sebenarnya Guy sama sekali tak salah, maaf. Semoga dilain waktu didalam fic karya athour yang lain, kau dapat peran yang baik.)
Setelah itu Sasuke dan Naruto segera berjalan pulang ke rumahnya dan author hanya mengikuti SasuNaru, tanpa memperdulikan nasib Guy.
.
.
.
Sesampainya dirumah Sasuke harus mengajari Naruto mengerjakan pr, tapi justru malah Sasuke yang mengerjakan semua pr Naruto.
"Sasuke.." Kata Naruto yang duduk disamping Sasuke.
"Hn?"
"Kita lanjut yang tadi yuk, rasanya aneh saat kita ciuman tadi sebelum kyuu-nii datang."
"Em benar sih, yuk kita lanjut lagi kata Sasuke."
Perlahan Sasuke membuka baju Naruto dan membuat kissmark di leher Naruto.
"Eemmhhh..."
Sasuke perlahan melepas celana Naruto dan mengulum penis Naruto
"Ssshhhh aaahhhh eemmhhh rasanya aahhh panasss dan enakk eemmhh..."
Sasuke terus mengulum penis Naruto dan menggelus paha Naruto lembut.
"Sshhh... Aaahhh... Aku mau pipis sshhh..."
Sasuke segera melepas kulumannya. 'Kalau gak salah menurut film, buku-buku, dan dari fanfiction ketiga jari harus dilumuri pelumas.' Batin Sasuke.
"Tunggu bentar ya Naruto. Aku akan segera kembali."
Sasuke segera keluar kamarnya dan pergi ke gudang
"Emmhh pelumas... Pelumas..." Kata Sasuke mencari sebuah pelumas.
Sampai Sasuke menemukan botol oli kendaraan.
"Ah ini dia... Harus lumuri ketiga jari dengan ini." Kata Sasuke sambil memegang botol oli kendaraan tersebut. "Lalu jari-jari ini di masukkin kedalam anus Naruto."
Belum sempat Sasuke melumuri jarinya dengan oli, tangan Sasuke sudah ditahan oleh seseorang yang tak lain adalah Kyuubi.
"Kau mau bunuh diri dengan membakar dirimu?" Kata Kyuubi datar tapi seakan-akan ingin mencabik-cabik.
"E-eetto... I-inii..." Kata Sasuke sambil memberikan ponselnya pada Kyuubi.
Kyuubi hanya terbelalak tak percaya, Sasuke yang masih bocah lugu dan polos membaca Fanfiction YAOI rate M full lemon!
Seketika amarah Kyuubi memuncak, tapi justru itu memberikannya sebuah ide.
"Sasuke bukan gitu.. Pakai body losion, bukan oli." Kata Kyuubi ramah dengan maksud tertentu.
"Begitu ya, berarti Sasu salah dong."
"Kau harusnya minta aku untuk mengawasimu. Ayo lanjutkan lagi biar nii chan yang baik ini membantumu." Kata Kyuubi edan.
"Iya... Mauu arigatou Kyuu-nii." Kata Sasuke mengiyakan dengan wajah polos tanpa mengetahui siasat rubah.
.
.
.
Di dalam kamar, Naruto hanya berbaring diranjang dengan rasa gelisah karena masih menginginkan sentuhan Sasuke.
"Sshhh... Eemmpphhhm.. Sasuke lama... Aahhh aku mau lagiihh..." Desah Naruto.
"Maaf lama Naru, katanya Kyuu-nii mau melihat seberapa dewasanya kita, apa boleh?"
"Tchh, terserah pokoknya cepat lakukan!" Kata Naruto.
"I-iya" kata Sasuke segera mendekati Naruto dan melumuri ketiga jarinya dengan body losion.
Tanpa aba-aba Sasuke memasukkan satu jarinya kedalam anus Naruto.
"Aaakkhhhhh" ringis Naruto.
Belum sempat Naruto protes, Sasuke malah menambah 2 jarinya kedalam anus Naruto dan menggerakannya.
"Aakkhhh! I-iitttaaii! Sakittt! Hentikan! Aakkkhh!l teriak" Naruto kesakitan.
"TERUSKAN SASUKE! KAU HARUS MEMBUAT NARUTO KEENAKAN!"
Sasuke hanya terus menggerakan jarinya mengikuti perkataan Kyuubi.
Sampai Sasuke menemukan titik kenikmatan Naruto.
"Mmmhhh aaahhhhh Sasu enakk nnyyahhh lebih cepat... Sshhh aaahh" desah Naruto.
"Keluarkan jarimu, lalu masukan kontolmu.. Lebih tepatnya lolo mu masuk kedalam anus Naruto." Kata Kyuubi.
Sasuke hanya bisa menurut apa perkataan Kyuubi dan memasukkan kejantanannya dalam sekali hentak.
"AAARRRGGHH SAKIT!" Teriak Naruto nyaring dengan menangis.
"Cuekin saja! Cepat gerakkan kalau gak mau Narutonya KESAKITAN!" Teriak Kyuubi.
Mau gak mau, Sasuke harus menggerakan kejantanannya perlahan-lahan dan lama-kelamaan semakin cepat dan membuat Naruto mulai tak merasakan sakit tapi justru Naruto merasa sangat nikmat sampai spermanya keluar dan menyemrotkannya di perut Sasuke, sedangkan Sasuke menyemrotkan spermanya didalam anus Naruto.
"Aaahh... Aahhh aku lelah Sasu." Kata Naruto kewalahan.
Sasuke segera mengeluarkan kejantanannya dari anus Naruto.
"Aku juga Naru.." Kata Sasuke.
"Dan aku belum." Kata Kyuubi dengan meletakan sebuah handycam diatas meja.
"Kamera itu untuk apa, kyuu-nii?" Tanya Naruto dengan ngos-ngosan.
"Ya untuk merekam apalagi?! Kau berbaring saja naru, kau pasti lelah, dan Sasuke aku mau kau menunging dan wajahmu menghadap Naruto yang ada dibawahmu."
"Eemmm..." Kata Sasuke nurut saja tanpa mengetahui niat Kyuubi yang sesungguhnya.
Kyuubi segera meremas pantat Sasuke dan membuat kissmark di pantatnya.
"Eemmm... Aahhh... Kyuu-nii..."
Kyuubi menyeringai. "Tahan, kau harus mempertahankan posisi seperti ini, paham?!"
"I-iyaa... Aaakkhhh SAKIT!" Jerit Sasuke kesakitan akibat ulah Kyuubi yang menampar pantatnya.
"Ehehehe, sepertinya tidak terlalu buruk." Kata Kyuubi dan terus menampar pantat Sasuke sampai memerah.
Naruto berniat ingin menghajar Kyuubi, karena berani menyakiti Sasuke. Tapi Naruto tak bisa, tubuhnya sangat memerlukan istirahat. Dan alhasil Naruto hanya bisa berbaring pasrah dan menatap Sasuke dengan tatapan bersalah sekaligus permohonan maaf tak bisa melindunginya.
Setelah puas menampar pantat Sasuke, Kyuubi tanpa segan-segan memasukan ketiga jarinyanya kedalam anus Sasuke.
"AAARRRRGHHH!"
"Berisik! Coba kau sebut Please fuck me, atau aku akan menampar pantatmu!" Kata Kyuubi edan.
"Sshhhmm aahhhhh p-please aahhh fuck me!" Kata Sasuke menurut tanpa mengetahui artinya.
"Khu... Khu... Khu..." Tawa Kyuubi senang dan mengeluarkan jari.
Dengan cekatan kyuubi membuka paha Sasuke lebar-lebar dan memasukkan kejantannya dalam sekali hentak kedalam anus Sasuke.
"AARRRGHHH!"
Kyuubi makin menyeringai sambi mencubit nipple Sasuke gemas.
"Mmhhh aahhh enaknya, sempittt... Perawan itu memang nikmat ahhh" kata Kyuubi senang lalu menggerakan pinggulnya sangat cepat dan terus menghujam prostat Sasuke tanpa ampun sampai sasuke menyemburkan spermanya, sedangkan kyuubi menyemburkan spermanya didalam anus Sasuke.
"Dan kalian berdua kuperingatkan jangan membahas hal ini dari siapapun juga! Kalian paham!" Kata Kyuubi sok perintah.
Sasuke maupun Naruto hanya menggangguk mengiyakan dan tertidur.
Sedangkan Kyuubi segera memakai pakaiannya dan pergi keluar dengan wajah sangat senang karena telah berhasil menyetubuhi sasuke yang sudah menjadi mangsanya dari dulu.
.
.
THE END
Omake
3 bulan kemudian Sasuke berserta kedua orang tuanya pergi kedokter karena akhir-akhir ini Sasuke sering cepat lelah dan muntah-muntah, dan tanpa sengaja melihat Naruto dan keluarganya keluar di ruang dokter.
"Kushina-san... Siapa yang sakit?" Tanya Mikoto lembut.
Kushina hanya diam dan memeluk Minato dengan terisak.
"Kau sakit naruto?" Tanya Sasuke?
"Gak, kata dokter Naru sudah hamil 3 bulan."
"EEEHHHH!" Kata Fugaku dan Mikoto terkejut. "Ja-jangan-jangan.."
Tanpa aba-aba lagi Fugaku dan Mikoto segera membawa mereka kedalam dan meminta dokter memeriksanya.
Dan ternyata setelah diperiksa Sasuke hamil 3 bulan juga.
Fugaku hanya bisa menatap tajam tak percaya, Mikoto dengan wajah sangat senang anaknya homo, dan Minato berusaha agar Kushina tak menangis.
"Katakan, apa kalian berdua pernah berbuat hal senonoh?"
"Ka-kami hanya menuruti kata-kata Kyuu-nii... " Kata Sasuke takut-takut.
"Awalnya Sasuke yang memasukkan lolonya ke dalam anus naru... Lalu setelah selesai. Lolo kyuu-nii masuk kedalan anus Sasuke."
Fugaku, Minato, dan Kushina segera menceramahi Sasuke, kalau perbuatannya itu salah. Setelah puas berceramah mereka mempersiapkan kejutan spesial untuk Kyuubi agar kampok mengajarkan hal yang tidak-tidak.. Kecuali mikoto yang terus bertanya tentang Yaoi pada Sasuke dan Naruto...
.
.
Yeyyy akhirnya selesai juga... Fic ini lebih tepatnya chap 2 dapat ide dari RP with bunny.. Tentang cara Kyuubi ngurus ketiga anaknya dengan sangat tak beres... (Gomen)
Dan di chap ini hadiah annyversary to Bunny, spesial abiss... Dari tahun 2013 sebelum puasa udah kenal (kalau gak salah) ... Masih baru-baru jadi author dan pertama kalinya juga punya bb.. Satu-satunya RP paling awet... Bahkan dulu saat sahur pun masih sempat-sempatnya rp ampe sholat terawih waktu itu...
Thank's rp + sdh menjadi tmn paling baik di bbm ini
.
.
Sunny: tenang Sasuke tetap Seme kok Sama Naruto, hanya saja dia Ukenya Kyuubi.
Toples Kaca: betul... Betul... Betul... Lebih enak jadi anak kecil.
RaraRyanFujioshiSN: ahahahaha... Habis itu dapat ide dari tingkah polosnya anak-anak, tapi sekarang anak-anak hampir banyak yang ngerti tentang begituan... Eehhhehehe udah lewat ya... Maaf baru bisa balas sekarang.
Necromancer801: iya nie bahaya banget, apalagi bila pingin tahu apa artinya.
XXX: gomen... Sasuke sengaja dibuat polos, sesekali bolehlah... Di chap ini Sasuke dijadiin uke oleh Kyuubi.
Akira Naru-desu: arigatou gozaimasee... Maaf baru bisa sekarang melanjutkannya.
CALICo: gomenasaii baru bisa bikin lemonnya sekarang... Sekali lagi maaf
.1: ahahaha itu sudah ada kok nasibnya... Cuma ya balik lagi jadi tersangka...
Sekali lagi terima kasih untuk para reader yang telah membaca fic ini... Arigatou Gozaimase dan sekali lagi maaf baru sekarang balas Riview kalian semua, sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih
