Sebuah fanfiksi manga Dragon Knights
Disclaimer: Dragon Knights adalah milik Mineko Ohkami. Ophelia adalah original character rekaan author.
Epilog
Orang-orang selalu berkata bahwa luka dan duka perlahan akan hilang terbilas oleh waktu. Meskipun meninggalkan bekas, tapi rasa sakitnya perlahan akan semakin berkurang, hingga lama-kelamaan penerimaan akan takdir itu sendiri akan muncul.
Namun yang kurasakan tidak demikian. Luka dan duka ini tidak akan pernah sembuh. Demikian juga dengan rasa sakitnya. Waktu memang terus mengalir, serupa dengan mata air yang tidak akan pernah kering. Dunia berubah. Namun aku akan tetap sama.
Saat itu aku tidak bisa lari menghindar dari kehidupan yang begitu menyakitkan ini. Betapapun aku ingin untuk mengakhirinya, karena segalanya terasa sama sekali tidak berarti tanpa Cesia. Namun tanggungjawab yang sudah kuterima untuk memimpin Dusis menjadi penghalang. Begitu juga dengan harapan terakhir Cesia agar aku terus hidup dan memelihara tahta Kekaisaran Dusis. Aku tertahan dari keinginanku untuk menyusul Cesia dan terjebak dalam kehidupan dimana dia tidak ada didalamnya.
Dalam ketidakberdayaanku, duka itu telah menenggelamkanku. Luka yang tidak akan pernah mengering, tertoreh jauh di dalam hati, mengikisku perlahan. Seolah luka itu menggerogoti jiwaku yang hanya tinggal separuh, perlahan menuntunku pada maut yang akan kusambut dengan tangan terbuka dan senyuman hangat.
Setelah dua tahun berlalu, aku menikahi Lady Ophelia. Kulakukan apa yang orang harapkan dariku. Kuyakinkan diriku bahwa ini juga salah satu jalan untuk memenuhi harapan Cesia. Namun aku tidak merasakan apapun selain duka yang terus mengikuti seperti bayanganku sendiri.
Segalanya tidak terasa sama meski Lady Ophelia selalu ada disampingku untuk memberikan dukungan dan cintanya. Perasaan baru yang tumbuh justru rasa bersalah dan penyesalan, karena aku telah menyeretnya masuk ke dalam hidupku yang kelam. Sementara dia memberiku perasaan yang tidak bisa kubalas dengan semestinya.
Selama lima dekade kulalui bersama Lady Ophelia. Dia memberiku putra dan putri yang sangat kusayangi. Kesetiaan dan dedikasi Lady Ophelia pasti akan membuat kagum siapapun, termasuk diriku. Namun dia akan selalu jadi sahabat bagiku. Posisi Cesia di hatiku tetap tidak akan tergantikan.
