Title : Be Family, Again (4)

Author : Vicya

Leght : Chapter

Rating : PG - 15

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Park Jungsoo

Disclaimer : Kyuhyun, Donghae, Jungsoo adalah milik dirinya sendiri, kelurganya dan manajemennya. Author hanya meminjamnya untuk keperluan cerita. Plot, alur dan OC adalah milik author. So, don't plagiat

Happy Reading

Sebelumnya

Sementara Donghae mencari berkas yang diminta Kyuhyun. Kyuhyun duduk di bangku depan meja donghae sambil memperhatikan sekitar ruangan Donghae. Tiba- tiba pintu terbuka dan kyuhyun mengalihkan perhatiannya pada pintu itu

" ajummma?"

" neo?"

Selanjutnya

Donghae yang telah selesai mencari berkas yang dibutuhkan Kyuhyun, mengalihkan pandangan pada pintu yang terbuka.

"Eomma?" ucap donghae terkejut

"Jadi ajumma ini?" tanya Kyuhyun bingung.

" Ne, kyu, dia eomma ku, apa kalian sudah saling kenal?"

"Ne hae, dia yang waktu itu eomma ceritakan padamu"

"Jadi kau yang waktu itu? Aish jinja, beraninya kau" Donghae berpura-pura marah

"Mian hyung, aku juga tidak sengaja waktu itu dan tidak menyangka ia ibumu, mianhae"

" Sudahlah hae, lagipula eomma juga tidak apa-apa" Yura menengahi

"Hahaha, aku hanya bercanda eomma dan lihatlah wajahmu Kyu, kau sangat lucu, hyung tidak menyalahkanmu. O iya eomma, dia ini yang sering aku ceritakan pada eomma, aku sebenarnya ingin mengenalkan kalian tapi ternyata kalian sudah saling mengenal"

"Berarti kau tidak perlu susah-susah lagi hae" ucap Yura

"Hae-ah, apakah kau sudah istirahat? Kajja eomma ingin mengajakmu makan siang bersama"

"Jinja, wah tumben sekali, apa eomma benar-benar merindukanku hingga mengajakku makan siang? Tapi aku yang memilih restorannya ya eomma" pinta Donghae

"Baiklah, terserah padamu saja hae-ya"

"Kyu, aku hampir lupa kalau kau masih disini, ini dia berkas yang kau inginkan, apa kau ingin makan siang bersama kami?"

"Aniyo hyung, aku masih ada sedikit urusan, aku pamit dulu, hyung, ajumma"

"Ne" ucap Donghae dan Yura berbarengan

- BFA -

Jungsoo yang saat itu pulang cepat ke rumah, hendak membuat makanan special untuk Kyuhyun. Ia melihat persediaan di kulkas dan mulai memasak bahan-bahan makanan tersebut. 1 jam setelahnya, ia telah menyelesaikan semua masakannya.

Saat tengah menata makanan dimeja, Kyuhyun nampoak menghampirinya masih dengan setelah kemeja dan jas dokter yang ia jinjing di tangan kanannya. Tangan kirinya pun masih berisi koper kerja. Kyuhyun nampak terkejut melihat appanya sudah berada di rumah di saat hari masih terbilang sore.

"Appa, kau sudah pulang?"

"Eoh Kyu, kau sudah pulang, ne, appa tadi pulang cepat dari Busan dan appa memasak masakan special untukmu, kau mandilah dan segera turun ke bawah" ucap Jungsoo lembut

"Ne" Kyuhyun langsung beranjak menuju kamarnya, sementara Jungsoo meneruskan menghidangkan makanan ya ng sempat tertunda.

Acara makan itu berlangsung tenang, hanya suara sendok dan garpu beradu dengan piring yang terdengar. Tak lama, Kyuhyun mengeluarkan suaranya.

" Apa tidak apa-apa appa yang memasak, padahal appa baru saja pulang kan?"

"Gwaenchana Kyu, appa juga senang bisa memasakkan makanan untukmu, dibanding pelayan yang membuatnya"

"Baiklah, aku hanya khawatir appa kelelahan"

"Hal ini tidak akan membuat appa lelah Kyu, oh iya, apa sabtu depan kau sibuk?"

"Aniyo, memangnya ada apa, appa?

"Kalau begitu kau bisa ikut appa ke Ilsan? Rekan appa membuat acara penyuluhan dan pengobatan disana, kita kesana untuk membantu, bagaimana?"

"Aku tidak masalah, lagipula aku juga sudah lama tidak berkunjung kesana, appa bisakah kita berjalan-jalan sesudahnya?"

"Mwo?"

"Ne, akhir-akhir ini aku dan juga appa selalu sibuk, bagaimana kalau kita kesana sambil berlibur berdua antara ayah dan anak" ucap Kyuhyun semangat

"Appa tentu saja setuju Kyu, ternyata kau ingin bermanja-manja pada appa eoh?" goda Jungsoo

"Appa" elak Kyuhyun malu

"Hahaha, baiklah, appa tidak akan membahasnya, dan satu lagi sebaiknya kau istirahat lebih awal, appa lihat akhir-akhir ini kau sering tidur larut malam, itu tidak baik untuk kesehatanmu Kyu"

"Arraso, jalja" ucap Kyuhyun bernjak ke kamarnya

"Ne, jalja" Jungsoo memandangi punggung Kyuhyun. Ia tersenyum mengingat Kyuhyun yang meminta liburan. Tak dapat dipungkiri , ia senang bahwa Kyuhyun masih mau bersikap manja padanya, ia bahkan tak pernah protes walau usia Kyuhyun tak pantas untuk melakukan hal itu lagi.

Flashback

"Suster tolong ajumma ini, ia sangat kesakitan, sepertinya ia akan segera melahirkan" ucap Kyuhyun sambil menunjuk seorang yeoja yang tengah hamil tua dan nampak kesusahan.

"Kau keluarganya?"

"Aniyo, aku bertemu ajumma ini dijalan, karena ia kesusahan maka aku ingin menolongnya, tolonglah suster, ajumma itu sudah sangat kesakitan"

"Suster, tolong saya, saya tidak tahan lagi, akhhhh" ucap yeoja tersebut

"Suster, cepatlah" desak Kyuhyun

"Anda haus mengurus administrasinya terlebih dahulu, nyonya"

"Bisakah sesudah saya melahirkan? Saya janji akan membayarnya, saya sudah tidak tahan sus" ucap yeoja itu memelas menahan sakit

"Kami tidak bisa melakukannya, mianhae"perawat itu berlalu

"suster, suster, tolong ajumma ini, suster" teriak Kyuhyun

"Suster, aku mohon, nanti aku akan membayarnya, yang penting tolong ajumma itu dahulu" ucap Kyuhyun memelas dan berlutut

"Mianhae dik, kami tidak bisa"

Tiba-tiba ada seorang uisa yang melihgat kejadian itu. Ia menghampiri Kyuhyun masih berlutut

"Ada apa ini?" tanya uisa itu

"Ini dok, dia meminta untuk menyelamatkan yeoja itu, tapi ia belum membayar sehingga kami tidak bisa menolongnya" ucap suster itu menjelaskan

"Kalau begitu bawa dia kedalam, aku yang akan membayar semua, palli"

"Baik dok"suster itu bergegas membawa yeoja tadi dan Kyuhyun nampak tersenyum lega

"Chogiyo?"

"Ne?" ucap Kyuhyun

"Apa kau keluarganya?"

"Ani, aku bertemu ajumma itu dijalan, karena dia sangat kesakitan, maka aku membawanya kemari, tapi suster tadi…." ucap Kyuhyun menggantung

"Begitukah, wah kau baik sekali, tenang saja sekarang dia sudah ditangani"

"Kalau begitu saya permisi dulu dan terima kasih karena uisa sudah membantu ajumma tadi" ucap Kyuhyun pamit

"Ne, boleh saya tahu namamu nak?"

"Cho Kyuhyun imnida, saya pergi dahulu" Kyuhyun membungkuk dan berlalu

"Cho Kyuhyun?" uisa itu bergumam sambil melihat kepergian Kyuhyun, ia tak menyangka anak itu begitu baik padahal yeoja tadi bukan keluarganya atau orang yang ia kenal, namun ia dengan tulus menolongnya.

Sejak saat itu Jungsoo tanpa sadar mencari keberadaan Kyuhyun, ia ingin mengetahui dimana anak itu tinggal, ia tersentuh dengan perbuatan yang dilakukan Kyuhyun. Hingga pada suatu hari, Jungsoo bertemu dengan Kyuhyun dan membuatnya sangat terkejut atas apa yang ia lihat.

Jungsoo nampak berada di sebuah toko, tak sengaja ia mendengar keributan yang ditimbulkan oleh seseorang. Nampak seorang namja muda sedang terduduk diantara kardus yang berserakan dan seorang namja paruh baya tengah memarahinya. Jungsoo yang penasaran mendekat dan terkejut melihat bahwa yang dimarahi oleh namja paruh baya tersebut adalah Kyuhyun, orang yang ia cari.

"Kau bisa kerja tidak? Bagaimana bisa kau menjatuhkan semua kardus-kardus itu? Kau tahu isinya akan hancur dan juga orang tidak ingin membelinya bila begitu, apa kau mau kupecat, hah?" namja itu berucap emosi

"josonghamnida" namja itu menunduk dalam

"neo? Gajimu bulan ini akan kupotong"

"ne, josonghamnida"namja muda itu membungkuk kembali. Saat ia mengumpulkan kardus yang berserakan tiba-tiba ada seseorang yang membantunya. Ia terkejut, ya namja muda itu adalah Kyuhyun dan Jungsoo nampak membantu Kyuhyun untuk membereskan semua kekacauan ini.

Jungsoo menunggu hingga Kyuhyun selesai bekerja, ia ingin banyak berbicara pada Kyuhyun. Saat Kyuhyun keluar dari toko itu, Jungsoo langsung menghampirinya.

"Kyuhyun"

Kyuhyun yang merasa namanya dipanggil menoleh dan terkejut Jungsoo masih berada di toko itu. Iapun terdiam di tempat. Melihat hal itu, Jungsoo berinisiatif menghampiri Kyuhyun.

"Bisa kita bicara sebentar?"tanya Jungsoo lembut. Lama Kyuhyun terdiam hingga ia hanya menganggukkan kepalanya pertanda setuju

Jungsoo mengajak Kyuhyun ke sebuah kedai, ia mempersilahkan Kyuhyun untuk memilih makanan yang ia mau, namun Kyuhyun hanya diam dan Jungsoo akhirnya memesan makanan yang sama untuknya dan Kyuhyun.

"Kyu, makanlah, bukankah kau belum makan malam?"

"Anda ingin berbicara apa dengan saya?" tanya kyuhyun langsung

"Maaf bila aku ikut campur urusanmu, masalah yang tadi, mengapa kau hanya diam saja? Bukankah itu hanya hal kecil? Kenapa kau terima saja gajimu dipotong?"

"Kalau anda ingin membicarakan masalah yang tadi, sebaiknya saya pergi" Kyuhyun membungkuk dan berlalu begitu saja

"Kyuhyun-ah" Jungsoo tidak mengejar Kyuhyun karena ia merasa bersalah telah ikut campur urusan Kyuhyun. Namun Jungsoo tidak menyerah untuk mengenal Kyuhyun, entah kenapa ia malah semakin penasaran dengan kehidupan Kyuhyun.

Kyuhyun yang telah keluar dari kedai itu, ia pergi ke sebuah mini market 24 jam, ia bekerja disana sebagai seorang kasir.

"Neo? Jam berapa ini? Kenapa kau terlambat? Kau tahu, karena kau aku terlambat pulang ke rumah" marah bos Kyuhyun

"josonghamnida, saya janji saya tidak akan terlambat lagi" Kyuhyun membungkukkan badanya

"Kau seharusnya kerja yang rajin, sudah untung aku mau menerimamu, kau tahu kan bahwa kau tidak diizinkan bekerja karena kau masih sekolah, karena aku kasian padamu, maka aku menerimamu, maka dari itu bila kau melakukan kesalahan sekali lagi aku akan menggantimu dengan yang lain, arraso?" hardik bos Kyuhyun

"Josonghamnida, saya mohon jangan pecat saya, saya janji tidak akan terlambat kembali, josonghamnida"

""Sudahlah, aku pergi dahulu"

"Ne"

Tak jauh dari sana, nampak Jungsoo yang melihat kejadian itu. Ia tak menyangka bahwa Kyuhyun juga bekerja di mini market itu. Ia tak habis pikir, bagaimana bisa anak semuda Kyuhyun bekerja di banyak tempat, dimana orang tua Kyuhyun? Mengapa Kyuhyun bekerja sampai seperti itu?banyak pertanyaan yang mengisi pikiran Jungsoo. Hingga ia bertekad untuk mengenal Kyuhyun lebih dalam lagi.

- BFA -

Kyuhyun berjalan menuju sekolahnya, ia hanya berjalan dengan wajah datar tanpa ada senyum menghiasi wajahnya. Tak lama ia sudah sampai di kelasnya dan bergegas pergi menuju bangkunya yang berada dibagian belakang. Saat Kyuhyun telah duduk di bangkunya nampak beberapa haksaeng, berbisik-bisik tentangnya.

"Kenapa dia masih sekolah disini?"

"Apa dia tidak malu? Dia saja berasal dari keluarga yang tak jelas, oh bukan malah dia tak punya keluarga kan?, seharusnya dia pindah saja, iya kan?" bisik para haksaeng itu yang masih bisa didengar Kyuhyun. Namun Kyuhyun hanya diam saja dan mengabaikannya.

"Kau tidak tahu? Dia itu kan dibuang oleh keluarganya? Kalau tidak mengapa dia ditinggal pergi keluarganya ke Amerika?"haksaeng lain makin menambahi

"Aku tidak sudi satu sekolah apalagi satu kelas dengannya, ia membuat sekolah kita menjadi buruk, aish jinja, mengapa ia tak pergi saja?"

Beberapa menit kemudian, bel tanda pelajaran dimulai berbunyi, maka semua murid itu masuk ke kelas masing-masing dan bisikan-bisikan tentang Kyuhyun langsung mereda. Begitulah kehidupan Kyuhyun setelah keluarga Cho meninggalkannya. Ia selalu saja dihina oleh semua orang, berbagai macam cacian selalu ia terima. Dan Kyuhyun juga menghidupi segala kebutuhan hidupnya seorang diri, sedangkan di sekolah ia mendapat beasiswa. Semua hal yang terjadi padanya, membuat Kyuhyun menjadi Kyuhyun yang dingin, ia tak pernah mengeluh maupun menangis atas apa yang terjadi padanya, bahkan saat seseorang memarahinya atas kesalahan yang tak sengaja ia buat, ia selalu meminta maaf.

Entah bagaimana caranya, Jungsoo mengetahui semua tentang kehidupan Kyuhyun. Sejak saat itu ia bertekad ingin menjadikan Kyuhyun sebagai anaknya, ia ingin Kyuhyun memiliki hidup yang layak dan tak diperlakukan buruk oleh orang lain. Namun semua itu tidak mudah dilakukan, Kyuhyun bukanlah orang yang akan dengan senang hati menerima kebaikan hati Jungsoo, seperti saat ini. Jungsoo mengajak Kyuhyun untuk berkeliling, ia ingin mendekaktkan dirinya pada Kyuhyun.

"Apa yang kau sukai Kyu?"

"tidak ada"

"Apa kau menginginkan sesuatu?"

"tidak"

Saat tengah berada di sebuah toko musik, Kyuhyun terdiam melihat gitar yang dipajang, Jungsoo yang melihatnya pun bertanya.

"Apa kau ingin gitar itu Kyu?"

"a…aniyo" kyuhyun bergegas melanjutkan jalannya. Jungsoo hanya tersenyum melihat tingkah Kyuhyun.

Setelah puas berkeliling, Jungsoo mengajak Kyuhyun ke kedai jajangmyeon, kali ini Kyuhyun tidak menolak tawaran Jungsoo, hal ini pun terjadi dengan sedikit paksaan oleh Jungsoo.

Suatu hari, Jungsoo memberikan sebuah hadiah pada Kyuhyun, Kyuhyun yang heran mau tak mau menerimanya, ia sangat terkejut bahwa isinya adalah gitar yang waktu itu di inginkannya.

"i….ini?"

" ya, itu gitar yang kau lihat waktu itu, aku sengaja membelikannya untukmu Kyu, apa kau menyukainya?" Tanya Jungsoo

"tapi ini?"

"tidak apa-apa, aku senang memberikan itu padamu"

Kyuhyun masih terdiam dengan apa yang terjadi, hingga…..

"Kenapa kau begitu baik? Kenapa kau tak pernah marah? Kenapa kau selalu tersenyum padaku?"ucap Kyuhyun lirih

"Kyu….."

"Aku, aku tidak ingin percaya, aku tidak ingin mempercayai apapun dan siapapun juga"

"Kyu, aku…."

"Andwae, kau tidak boleh seperti ini, kau tidak boleh baik padaku, tulus padaku atau apapun itu, bisakah kau bersikap sama seperti yang lainnya? Anggap aku orang lain, tidak, kau anggap saja aku tidak berguna sama seperti orang lain menganggapku. Jangan begini padaku, kau membuatku bingung, kau membuatku ingin percaya kembali, kau membuatku kembali merasa dihargai, kau…" ucapannya diputus oleh Jungsoo

"Aku memang ingin kau seperti itu padaku kyu, aku ingin kau merasakan seperti yang orang lain rasakan" ucap Jungsoo lembut

"Aku tidak ingin dan tidak pernah menginginkannya, kau tahu saat aku mulai percaya, saat aku mulai kembali luluh maka semua kesakitan akan aku rasakan kembali. Kalian pikir kalian siapa? Kenapa selalu aku yang salah? Kenapa aku yang selalu dikhianati? Kenapa selalu aku yang memikirkan orang lain padahal tak ada satupun yang memikirkanku? Kenapa selalu aku yang merasakan sakit itu? Kenapa aku begitu bodoh? Kenapa aku? Kenapa?" Kyuhyun berteriak di depan Jungsoo

"aku berusaha baik pada semua orang, walaupun mereka menghinaku, aku tak pernah menganggap itu masalah, asal aku masih bisa bekerja, asal aku masih bisa makan, asal aku masih bisa sekolah, semua hal itu tidak penting. Aku tak pernah mengacaukan hidup orang lain dan tak berbuat apapun pada mereka, tapi mengapa semuanya tidak berubah? Mengapa semua hal bertambah buruk? Hiks…..hiks…" Kyuhyun menangis terisak, bahunya berguncang hebat bahkan pandangan matanya telah mengabur oleh lelehan air mata. Ia sudah lelah dengan semuanya, ia ingin semua beban yang ia tanggung bisa menghilang.

"Gwaenchana kyu, kau bisa percaya padaku, aku disini untukmu, kau sudah melakukan yang terbaik yang bisa kau lakukan" Jungsoo berusaha menenangkan Kyuhyun. Jujur saja ia tak bisa tak iba mendengar semua yang Kyuhyun rasakan, hatinya terenyuh mendengar semuanya dari Kyuhyun. Ia pun bertekad akan menjaga dan membahagiakan Kyuhyun.

Kyuhyun terdiam mendengar perkataan Jungsoo. Ia tak percaya bahwa orang di depannya ini, akan mengatakan hal itu. Kata-kata itu merupakan kata-kata yang selalu ia harapkan seseorang akan mengatakan padanya untuk menguatkannya.

" Siapa kau sebenarnya? Mengapa mengatakan hal itu padaku?" ucap Kyuhyun tak percaya

"Aku Park Jung Soo, mulai sekarang aku appamu, mulai sekarang apapun yang terjadi aku akan selalu disampingmu, aku akan membuatmu merasakan bagaimana hidup yang seharusnya. Kau mau kan Kyu?"

Lama keheningan tercipta diantara mereka. Jungsoo masih memandang Kyuhyun yang terdiam. Tak lama, Kyuhyun akhirnya menganggukkan kepalanya tanpa suara. Jungsoo pun langsung memeluk Kyuhyun erat.

"Gomawo, kyu"

"Ne, a…..appa" mendengar hal itu Jungsoo tersenyum bahagia

Flashback End

TBC

Hufttttttt, akhirnya chapter 5 kelar juga, mianhae karena postnya lama banget, lagi sibuk-sibuknya, chapter ini masih pendek dan memang sengaja dibuat banyak flashback karena efek galau jadi pengennya yang sedih-sedih aja, dan juga maaf kalau typo berserakan disana-sini, oke sekian cuap-cuap gajenya, jangan lupa tinggalkan reviewnya ne, gomawo

Thank You for My beloved reader :

Sfsclouds, wonhaesunglove, retnoelf, mifta cinya, dyayudya, kyuzi4869, rahma94, chocosnow, erka, tyas141