Forgotten

Chapter 2

Main Cast : Oh Sehun & Xi Luhan (HunHan).

Other Cast : All Member EXO.

Warning : Yaoi (boyXboy), typos bertebaran,
Alur kecepetan, Cerita gaje.

Rate : T

Genre : School Life, Family, and Romance.

Desclaimer : Semua cast hanya milik tuhan,
ff ini hanya milik saya.

Summary : Suatu hal yang terlupakan.

.

.

.

.

.

.


Preview Chapter:

"Dia Oh Sehun teman satu sekolahku" Jawab Luhan jujur.
"Jadi dia namanya Oh Sehun ya, dia itu namja yang sangat tampan cocok sekali jika di pasangkan denganmu namja yang sangat cantik" Ucap sang eomma senang sekali.
"Eomma, sudah berapa kali ku bilang jangan menyebutku dengan sebutan namja yang cantik! aku itu manly dan tampan tau!" Ucap Luhan kesal pada eommanya.
"Apapun yang kau bilang! tetap saja kau terlihat cantik! eomma saja iri padamu!" Ucap sang eomma santai sambil meninggalkan Luhan begitu saja.


.

.

.

.

.

.

Happy Read ^_^

.

.

.

.

.

.

-Author P.O.V-

.

.

"Aduh!" Ucap Luhan kesakitan sambil memegang kepalanya yang terkena bola basket.
"Maaf aku tidak sengaja, kau tidak apa-apa kan?" Tanya seseorang khawatir yang berdiri di hadapan Luhan.
"Ya aku tidak apa-apa kok" Jawab Luhan merasakan sedikit pusing.
"Aigoo, hidungmu berdarah!" Ucap seseorang itu kaget melihat darah yang keluar dari hidung Luhan.
"Apa?! hidungku berdarah? Aigoo, ini bener darah!" Ucap Luhan syok melihat darah di jari tangannya setelah mengelap sedikit darah yang ada di hidungnya.

.

-Brukkk-

.

.

.

.

.

"Ini dimana?" Ucap Luhan bingung setelah sadar dari pingsannya.
"Akhirnya kau sadar juga, kau berada di uks" Ucap seseorang melihat Luhan yang telah sadar.
"Kau siapa? dan kenapa aku berada di uks?" Tanya Luhan masih bingung.
"Aku Kim Kai, aku membawamu kesini karena kau tadi pingsan" Jawab Kai menjelaskan sambil memperkenalkan dirinya.
"Oh iya aku baru ingat, maaf merepotkanmu" Ucap Luhan sambil menatap kearah Kai.
"Seharusnya aku yang minta maaf, aku kan yang tidak sengaja melempar bola basket itu sehingga membuatmu pingsan" Ucap Kai sedikit tersenyum.
"Kalau begitu kita impas, oh ya perkenalkan aku Wu Luhan" Ucap Luhan memperkenalkan dirinya sambil tersenyum.
"Senang berkenalan denganmu" Ucap Kai tersenyum kearah Luhan.

.

.

.

.

.

.

"Luhan, kemana ya?" Gumam Kyungsoo sambil menengok kanan kiri.
"Kau sedang apa, Soo?" Tanya seseorang bingung sambil mengikuti gerakan Kyungsoo yang menengok kanan kiri.
"Ish, kau ini mengagetkan ku saja!" Ucap Kyungsoo sedikit kaget.
"Segitu saja sudah kaget, kau sedang apa sih?" Tanya seseorang itu penasaran.
"Aku sedang mencari Luhan! apa kau tadi melihatnya, Chen?" Tanya Kyungsoo balik.
"Tidak, tadi aku habis makan di kantin sama baby Xiu-ku jadi aku tidak melihatnya" Jawab Chen santai.
"Kalau tidak melihatnya kenapa kau menceritakan kronologisnya? kau kan bisa langsung menjawab tidak melihatnya" Ucap Kyungsoo kesal lalu pergi meninggalkan Chen begitu saja.
"Aish, kenapa dia jadi kesal padaku? aku kan hanya mengatakan apa yang ingin aku katakan" Gumam Chen lalu pergi menuju kelasnya.

.

.

.

.

.

.

"Hei, kita bertemu lagi" Sapa Sehun sambil tersenyum lalu berjalan beriringan dengan Luhan.
"Hei juga" Sapa Luhan balik sambil tersenyum juga.
"Oh ya pulang sekolah nanti, pulang bareng lagi yuk" Ucap Sehun mengajak Luhan pulang bersama lagi.
"Tidak usah, itu pasti merepotkanmu" Ucap Luhan menolak secara halus ajakan Sehun.
"Aish kau ini, aku sama sekali tidak merasa di repotkan oleh mu kok! justru aku sangat senang bisa pulang bersamamu, kalau perlu aku juga mau berangkat sekolah bersamamu" Ucap Sehun sambil tersenyum tampan kearah Luhan.
"Benarkah? Aku tidak merepotkanmu sama sekali?" Tanya Luhan meminta kepastian.
"Tentu saja, kau tidak merepotkanku sama sekali!" Jawab Sehun meyakinkan.
"Kalau begitu nanti aku mau pulang sekolah bersamamu lagi" Ucap Luhan sambil tersenyum manis.
"Baiklah, nanti aku akan menunggumu di parkiran sekolah! Aku kekelas duluan ya, bye!" Ucap Sehun sambil melambaikan tangan kearah Luhan lalu pergi menuju kelasnya.
"Iya bye!" Ucap Luhan sambil membalas lambaian tangan kearah Sehun lalu pergi menuju kelasnya.

.

.

.

.

.

.

"Lu, kau dari mana saja tadi? saat istirahat aku tidak melihatmu di kantin" Tanya Kyungsoo penasaran.
"Aku tadi ke toilet dulu, saat perjalanan menyusulmu ke kantin aku terkena lemparan bola basket" Jawab Luhan jujur.
"Aigoo, Lu! bagian mana yang terkena lemparan bolanya? apakah sakit? siapa yang melempar bolanya? jawablah Lu jangan diam aja!" Tanya Kyungsoo panik.
"Aish kau ini, berisik sekali! bagaimana bisa aku menjawabnya jika kau terus berbicara seperti itu!" Ucap Luhan kesal.
"Hehe maaf" Ucap Kyungsoo nyengir.
"Dasar kau ini" Ucap Luhan seadanya.
"Bagian mana yang terkena?" Tanya Kyungsoo khawatir.
"Kepalaku" Jawab Luhan jujur.
"Omona! itu pasti sakit sekali!" Ucap Kyungsoo masih khawatir.
"Ya lumayan sih, tapi sekarang udah tidak terlalu sakit kok! jadi kau tenang saja, oke!" Ucap Luhan meyakinkan Kyungsoo.
"Baiklah, emangnya siapa yang melempar bola itu?" Tanya Kyungsoo penasaran.
"Namanya Kim Kai" Jawab Luhan jujur lagi.
"What?! Kai sih ketua wolf itu! omona! kau beruntung sekali bisa berdeketan dengannya!" Ucap Kyungsoo sangat antusias.
"Benarkah? jadi dia ketua dari kelompok manusia serigala itu!" Ucap Luhan sedikit kaget.
"Aish, kau ini! sudah ku bilang mereka itu bukan manusia serigala! wolf itu hanya nama kelompok!" Ucap Kyungsoo sedikit kesal.
"Hehe iya itu maksudku" Ucap Luhan nyengir.
"Lalu kau bicara apa saja dengan Kai?" Tanya Kyungsoo penasaran.
"Hanya berkenalan dan ya membicarakan hal yang biasa-biasa saja" Jawab Luhan jujur.
"Kau beruntung, Lu! aku saja ingin sekali berkenalan dengan mereka tapi tidak bisa!" Ucap Kyungsoo ikut jujur.
"Baiklah anak-anak kita lanjutkan pelajaran yang tertunda tadi!" Kata Saem yang baru saja masuk kedalam kelas.
"Ne, Saem!" Kata semua murid serempak.

.

.

.

.

.

.

"Soo, aku duluan ya! bye!" Ucap Luhan sambil melambaikan tangan kearah Kyungsoo lalu pergi berjalan menuju ke parkiran sekolah.
"Iya bye, Lu!" Ucap Kyungsoo sambil melambaikan tangan kearah Luhan lalu berjalan pulang menuju ke rumahnya.
"Tunggu dulu deh, kenapa tadi Luhan berjalan ke parkiran ya? emangnya tadi pagi dia bawa mobil ya? kalau dia bawa mobil seharusnya mengajak ku pulang bersama tadi! aigoo, kenapa aku jadi penasaran begini sih? besok aku harus tanyakan ini pada Luhan!" Gumam Kyungsoo pelan sambil berjalan pulang menuju ke rumahnya.

.

.

.

.

.

.

"Maaf aku lama, apakah kau sudah lama menungguku?" Tanya Luhan sambil meminta maaf.
"Tidak, aku baru saja sampai di parkiran kok! kalau begitu kajja kita pulang!" Jawab Sehun sambil masuk ke dalam mobilnya di ikuti Luhan yang duduk di samping pengemudi.
"Oh ya bisakah kita mampir ke toko buku dulu? ada yang harus ku beli!" Tanya Luhan sambil memasang seatbeltnya.
"Tentu saja bisa, dengan senang hati aku mengantarmu kemana pun kau mau" Jawab Sehun sambil menacap gas mobilnya.

.

.

.

.

.

.

"Eh dimana sih Sehun?" Tanya Kai saat tidak melihat Sehun di lapangan basket bersama teman-temannya.
"Mungkin dia lagi kencan dengan kekasih bambinya itu haha" Jawab Baekhyun sedikit tertawa.
"Haha aku setuju padamu, Baek" Ucap Chanyeol ikut tertawa.
"Dasar kalian berdua ini, aku bertanya serius malah di jawab dengan candaan" Ucap Kai sedikit kesal.
"Kami tidak bercanda, Kai! kau tau? akhir-akhir ini dia terlihat seperti orang gila tersenyum gaje sendirian!" Ucap Baekhyun sedikit menjelaskan.
"Satu lagi Kai, saat dia melamun juga menyebutkan satu nama" Ucap Chanyeol ikut menjelaskan.
"Siapa?" Tanya Kai penasaran.
"Luhan, ya nama itu yang sering dia sebutkan saat dia melamun"Jawab Chanyeol jujur.
"Wah mungkin sih bambi itu bernama Luhan kali ya" Ucap Baekhyun menebak-nebak.
"Luhan? seperti nama siswa yang tadi terkena bola basket ku" Ucap Kai sedikit bingung.
"Eh benarkah? kau jadi pernah bertemu dengan seseorang bernama Luhan itu?" Tanya Chanyeol penasaran.
"Ya tadi aku bertemu dengannya saat jam istirahat" Jawab Kai jujur.
"Seperti apa rupanya? ayo cepat katakan padaku!" Ucap Baekhyun ikut penasaran.
"Ya dia pria yang cantik dan baik" Jawab Kai jujur lagi.
"Wah dia cantik, Baek!" Ucap Chanyeol sambil menoel lengan Baekhyun.
"Cantik kan juga aku, Yeol!" Ucap Baekhyun kesal karena Chanyeol memuji Luhan.

.

.

.

.

.

.

"Kau suka menggambar ya?" Tanya Sehun pada Luhan saat melihat Luhan membeli peralatan mengambar.
"Ya itu hanya kebiasaan ku dari kecil mencorat-coret buku gambar dengan cat air hehe" Jawab Luhan sedikit tertawa.
"Oh begitu rupanya" Ucap Sehun seadanya.
"Kajja kita pulang, aku sudah membeli apa yang ku butuhkan" Ucap Luhan sambil menarik tangan Sehun pelan lalu pergi berjalan menuju tempat dimana mobil Sehun terparkir.
"Baiklah kajja!" Ucap Sehun sambil berjalan beriringan dengan Luhan.

.

.

.

.

.

.

"Hei Lu, tadi kau di antar lagi dengan pria tampan itu?" Tanya sang eomma saat makan malam sedang berlangsung.
"Kenapa eomma kepengen tau sekali sih" Jawab Luhan santai.
"Aish kau ini, di tanya malah menjawab seperti itu!" Ucap sang eomma sedikit kesal.
"Sudahlah yeobo, jangan bertengkar saat makan malam seperti ini" Ucap sang appa menasehati sang eomma.
"Emangnya siapa orang yang dimaksud eomma, Lu?" Tanya Kris penasaran.
"Adik kelasmu waktu di kanada, hyung" Jawab Luhan jujur.
"Oh Sehun maksudmu?" Tanya Kris lagi meminta kepastian.
"Iya dia, hyung" Jawab Luhan meyakinkan.
"Oh jadi kau mengenal pria tampan itu, Kris?" Tanya sang eomma antusias.
"Ya eomma aku mengenalnya, dia adik kelasku waktu aku bersekolah JHS di kanada" Jawab Kris sedikit menjelaskan.
"Omona! berarti mudah sekali, jika kalian bisa di dekatkan!" Ucap sang eomma masih antusias sambil menatap kearah Luhan.
"Apa maksud eomma?" Tanya Luhan sedikit bingung.
"Eomma ingin sekali pria setampan dia menjadi pendamping hidup anak eomma yang sangat cantik sepertimu, Lu" Ucap sang eomma sangat senang.
"Pasti bentar lagi perang mulut" Gumam sang appa pelan.
"Yak! eomma sudah berkali-kali ku bilang aku itu tampan dan manly!" Teriak Luhan kesal.
"Berkali-kali pun kau bilang seperti itu, dimata eomma kau tetap saja cantik" Ucap sang eomma santai.
"Aish, pokoknya aku tidak cantik! dan aku itu tampan dan manly!" Ucap Luhan masih kesal lalu pergi dari ruang makan menuju kamarnya.
"Terserah! menurut eomma kau tetap cantik!" Ucap sang eomma sedikit berteriak.
"Yeobo, kau seharusnya jangan seperti itu" Ucap sang appa menasehati sang eomma.
"Apanya yang jangan seperti itu? kau juga setuju kan jika anak kita yang satu itu cantik!" Ucap sang eomma sedikit kesal karena sang appa dari tadi menasehatinya.
"Iya iya aku sangat setuju pada pendapatmu" Ucap sang appa mengalah pada sang eomma.
"Dasar orang tua" Gumam Kris pelan sambil geleng-geleng kepala pelan melihat tingkah laku orang tuanya.

.

.

.

.

.

.

"Apa kabar kau di sana? semoga kau baik-baik saja! kau pasti mencariku! sama seperti diriku yang mencari dirimu selama ini! maaf aku tidak pamit padamu saat pindah rumah! lagi pula aku tidak tau kau dimana sekarang! aku berharap kita bisa bertemu lagi!" Ucap Luhan sedih sambil menatap sebuah foto.

.

.

.

.

.

.

"Luhan!" Teriak Kyungsoo sambil menghampiri Luhan yang sedang berjalan di koridor sekolah.
"Soo, bisa tidak pagi cerah seperti ini jangan teriak-teriak seperti itu!" Ucap Luhan pada Kyungsoo yang berjalan beriringan dengan Luhan.
"Hehe maaf, Lu" Ucap Kyungsoo nyegir.
"Dasar kau ini" Ucap Luhan seadanya.

.

.

.

.

.

.

"Hun, kemarin kau pulang bersama sih bambi itu ya?" Tanya Baekhyun sambil duduk di sebelah Sehun.
"Bambi? siapa maksudmu?" Tanya Sehun bingung.
"Aish jangan pura-pura tidak tau, kemarin kau pulang duluan bersama sih Luhan kan?" Tanya Chanyeol yang duduk di bangku depan Sehun.
"Oh itu, iya aku pulang dengannya! emang kenapa?" Tanya Sehun balik.
"Wah jadi benar, apa hubunganmu dengannya?" Tanya Baekhyun penasaran.
"Hanya teman, tapi aku sih mengharapkan yang lebih dari sekedar teman" Jawab Sehun jujur.
"Bagaimana kalau kita bantu kau, Hun?" Tanya Chanyeol menawarkan batuan.
"Boleh saja, tapi nanti jika aku sudah kehabisan cara untuk mendapatkan cintanya" Jawab Sehun santai.
"Baiklah kita akan menunggunya" Ucap Baekhyun seadanya.

.

.

.

.

.

.

"Hei kau Luhan kan?" Tanya Kai saat berpapasan dengan Luhan dan Kyungsoo di koridor.
"Iya aku Luhan, kau Kai yang kemarin itu kan" Jawab Luhan santai.
"Iya aku Kai, bagaimana apa kepalamu masih sakit?" Tanya Kai lagi.
"Tidak, kepala ku tidak sakit lagi kok" Jawab Luhan jujur.
"Baguslah kalau begitu, dia siapa?" Tanya Kai pada Luhan sambil menunjuk kearah Kyungsoo.
"Oh ya kenalin dia Kyungsoo sahabatku" Jawab Luhan sambil memperkenalkan Kyungsoo pada Kai.
"Aku Kim Kai, senang berkenalan denganmu Kyungsoo-ssi" Ucap Kai sambil memberikan jabatan tangan pada Kyungsoo.
"Aku Do Kyungsoo, aku juga senang berkenalan denganmu Kai-ssi" Ucap Kyungsoo sedikit gugup sambil membalas jabatan tangan Kai.
"Bisakah kau memanggilku tanpa embel-embel, itu terdengar kurang akrab! panggil aku Kai saja" Ucap Kai sambil tersenyum kearah Kyungsoo.
"Baiklah Kai, kau juga bisa memanggilku Kyungsoo saja!" Ucap Kyungsoo sambil tersenyum kearah Kai.
"Baiklah, kalau begitu aku pamit kekelas duluan ya, Lu, Soo! bye!" Ucap Kai pamit sambil pergi berjalan menuju kelasnya.
"Iya bye, Kai-ah!" Ucap Kyungsoo masih tersenyum sambil memandang kepergian Kai.
"Kau sangat aneh, Soo!" Ucap Luhan santai sambil melanjutkan perjalanannya menuju kelasnya.
"Aneh bagaimana maksudmu?" Tanya Kyungsoo bingung sambil berjalan beriringan dengan Luhan menuju kelasnya.
"Kau pikir saja sendiri" Jawab Luhan masih santai.

.

.

.

.

.

.

"Hei Kai! ku pikir kau tidak masuk!" Sapa Chanyeol saat melihat Kai masuk kedalam kelas.
"Sedikit telat bangun tadi, Yeol!" Ucap Kai sambil duduk di sebelah Chanyeol.
"Oh begitu rupanya" Ucap Chanyeol seadanya.
"Eh Yeol, tadi aku bertemu lagi dengan sih Luhan" Ucap Kai santai.
"Benarkah? dimana kau bertemu dengannya?" Tanya Chanyeol penasaran.
"Hei kalian berdua sedang membicarakan apa sih?" Tanya Baekhyun penasaran pada Chanyeol dan Kai yang duduk di bangku depannya.
"Kai tadi bilang padaku kalau dia bertemu dengan Luhan lagi tadi" Jawab Chanyeol sambil menghadap kebelakang di ikuti Kai.
"Luhan? kau mengenalnya dimana, Kai?" Tanya Sehun penasaran.

.

.

.

.

.

.

-T.B.C-


.

.

.

.

.

.

Thanks untuk semua yang telah membaca, menfollow, menfauvorit, serta mereview FF ku ini. :)

.

.

And then Happy Birthday ByunBaek oppa, wish you keep healthy and always success. God bless you. :)

.

.

Next? Please review :)