Title : Colorful Love_Chapter 4
Main Cast :
Do Kyungsoo (yeoja)
Kim Jongin (namja)
Oh Sehun (namja)
Luhan as Oh Luhan (yeoja)
Other cast :
Byun Baekhyun (yeoja)
Wu Yifan as Do Yifan (namja)
Cast lain dapat dilihat saat berjalannya cerita~~
Gendre : Romance, Friendship, school life
Author : Lale Uti
NB :
Cerita murni dari pikiran author, DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK ATAU PEMPOSTING ULANG FF INI, cast minjem dari Om Sooman :D,,, it's GS !, typo bertebaran,, like and comment if you love this FF okay ^_^
.
.
^^HAPPY READING^^
.
.
.
"Jongin ? Apa Yang Kau lakukan disini ?!"
"eomma..." desah jongin pelan
"kenapa kau menggunakan seragam pelayan ?"
Jongin membeku ia tak tahu harus menjawab apa
.
.
.
Chapter 4
.
.
'BRAK !'
suara dentuman meja yang digebrak keras oleh tuan Kim terdengar di seluruh penjuru ruangan itu,,,
"Jadi Benar yang dikatakan eommamu itu !?" ujar tuan Kim dengan nada marahnya
"jusungeyo appa..."
"KIM JONGIN APA KAU BODOH ! KAU INGIN MEMBUAT MALU APPA !" teriak tuan Kim
"yeobo~~ tenanglah" eomma jongin berusaha menenangkan sang suamin dengan mengelus lembut bahu sang suami
Jongin hanya menunduk, ia tahu ia salah, jadi ia memilih untuk diam saja,,
"Appa tak mau tahu, sekarang juga kau pindah dari apatemen itu dan tinggal kembali dirumah !" tegas tuan Kim
Jongin segera menegakkan kepalanya menatap ayahnya..
"appa, kenapa harus pindah ?, aku ingin mencoba hidup madiri appa" ujar jongin
"hidup mandiri tak harus dengan cara tinggal sendiri di apartemen dan menjauh dari keluargamu, tak ada pilihan lain, mulai malam ini tidurlah dirumah"
setelah mengucapkan itu tuan kim segera melangkah meninggalkan jongin yang masih terpaku
"aiiisshh kim jongin pabo !" gerutu jongin pada dirinya sendiri
.
.
.
~In the evening
At Oh's family house
Sehun membuka buku pelajarannya, besok ia ada ujian kimia jadi ia berencana untuk belajar malam ini,,,
"hikz hikz..."
baru saja sehun membuka bukunya, samar-samar terdengar suara tangisan, sehun menajamkan pendengarannya..
"hikz.. hikzz..."
suara itu kembali terdengar
dengan segera sehun menutup bukunya dan berjalan menuju kamar noonanya..
#toktoktok
"noona ? waegure ? boleh aku masuk ?" ujar sehun seraya mengetuk-ngetuk pintu kamar Luhan
tak ada jawaban, hanya suara tangisan yang terus terdengar
#dordordor
"noona kumohon buka pintunya !"
#Ceklek
pintu akhirnya terbuka..
'GREP'
luhan segera berhambur kepelukan sehun
"noona kau kenapa ?" tanya sehun khawatir sekaligus sedih melihat kondisi sang kakak tercinta..
"dia mempermainkanku hun-ah, aku aku hanya dijadikan barang taruhan hikz hikz" ucapan luhan sebenarnya kurang bisa dimengerti sehun, namun tak lama sehun mengerti jika kakaknya tengah membicarakan Minho, namja yang selama ini dekat dengan kakaknya,,
'brengsek, beraninya kau mempermainkan kakakku' ujar sehun dalam hati...
sehun segera membalas pelukan luhan dan mengelus lembut surai sang kakak,
" uljima noona, namja sepertinya tak pantas di tangisi,,,"
"hikz hikz tapi aku mencintainya hun-ah hikz hikz" tutur luhan dalam pelukan sehun..
'aku juga mencintaimu noona..' gumam sehun dalam hati seraya mempererat pelukannya pada luhan..
.
.
.
~Other side
"aissshh lapar sekali" ujar kyungsoo bermonolog, ia melangkah menuju kulkas mencari sesuatu yang mungkin masih bisa ia makan..
wajah kecewa langsung terpajang saat dilihat kondisi kulkasnya sudah sangat memprihatinkan,,,
"baiklah sepertinya aku harus belanja sebentar" ujar kyungsoo lagi
tanpa mengganti baju dengan masih menggunakan celana pendek dan baju kaos oblong putihnya, kyungsoo segera melangkah meninggalkan apartemennya, untung saja letak minimarket tak begitu jauh dari apartemennya sehingga ia tak perlu repot-repot menaiki bus, ia hanya tinggal berjalan beberapa menit saja..
Kyungsoo sampai di salah satu minimarket terdekat,, ia pun segera mencari-cari barang-barang yang dibutuhkannya,,
Ia terus saja berkeliling, sampai akhirnya matanya tertuju pada sebuah snack nacos yang hanya tersisa satu..
'GREP'
kyungsoo mengambil snack itu, namun tak hanya dia ternyata ada tangan lain yang tengah memegang snack tadi...
kyungsoo mengarahkan matanya menelusuri sang pemilik tangan,,
"Kau ?" ujar kyungsoo sedikit kaget
"eh ? mata kodok ?" ujar namja si pemilik tangan yang ternyata adalah Jongin..
"ini milikku lepaskan tanganmu !" perintah kyungsoo..
"shiro ! ini milikku ! aku lebih dulu melihatnya jadi sebaiknya kau yang melepaskan tanganmu !" jongin tak mau kalah
"hei ! sejak kapan ini menjadi milikmu ! jelas-jelas aku yang memegangnya lebih dulu !" seru kyungsoo dengan wajah ngototnya
"YA ! mata kodok ! aku tahu kau mengidolakanku tapi tak bisakah kau jangan mencari perhatian di luar jam sekolah ?!, untuk itu lepaskan saja nacos ini ara !" tutur jongin seraya menarik paksa nacos itu dari tangan kyungsoo, namun kyungsoo tak mau kalah ia kembali menarik nacos itu
"cih... hanya orang gila saja yang mau mengidolakan orang sepertimu !" ujar kyungsoo sambil terus menarik nacos tadi..
"Cepat lepas !" ujar jongin seraya melotot
"shiro ! kau yang lepas ! ini milikku !" balas kyungsoo dengan tatapan penuh amarah
"INI MILIKKU !" –jongin
"ANI ! INI MILIKKU !" –kyungsoo
"MILIKKU !" suara jongin semakin keras
"ANIYA ! INI MILIKKU !" suara kyungsoo tak kalah keras
"permisi, sebenarnya kalau kalian ingin nacos, kami masih punya persediaannya di dalam" tiba-tiba salah seorang penjaga minimarket menghampiri mereka dengan ekspresi wajah yang sulit di artikan,
Jongin dan kyungsoo menghentikan pertengkaran mereka setelah melihat keadaan sekitar dimana mereka tengah menjadi tontonan diantara seluruh pengunjung yang datang..
.
.
.
Kyungsoo selesai membayar belanjaannya dan segera melangkah keluar mini market, jujur ia ingin cepat-cepat meninggalkan tempat tadi karena ia sangat malu dengan para pembeli lain yang melihat pertengkarannya dengan Jongin tadi..
Jongin melangkah keluar dari mini market itu, dari depan pintu mini market dapat dilihatnya sosok kyungsoo yang berjalan menjauh,,,
"ckckck celananya pendek sekali, jika ada namja mesum yang melihat bagaiman ?"
entah kenapa jongin merasa sedikit khawatir pada kyungsoo, dia pun akhirnya memutuskan mengikuti kyungsoo sampai apartemennya..
ditengah perjalanan kyungsoo merasa ada yang mengikutinya, itu membuatnya sedikit takut dan berniat mempercepat langkahnya...
"hai~~ mau kemana cantik ? biar ku antar" tiba-tiba seorang namja mendekati kyungsoo
kyungsoo mengalihkan pandangan dari namja itu, ia sama sekali tak ingin membalas ucapan namja tadi, dengan tampang cueknya ia terus berjalan tanpa bersuara..
"ya~~ aku berbicara padamu kenapa kau tak menjawab"
namja itu dengan lancangnya menarik tangan kyungsoo,
"YA ! MAU APA KAU ! LEPASKAN AKU !" teriak kyungsoo seraya mencoba melepaskan tangan namja tadi dari tangannya
"hei hei jangan teriak-teriak cantik~ aku tak akan menyakitimu, ayo ikut oppa~~" ujar namja tadi
'grep'
seseorang memegang lengan namja tadi
"Lepaskan dia !" ujar jongin seraya memberikan pandangan menusuk pada namja itu...
"hei bung~~ ini bukan urusanmu, dia milikku jadi jangan ikut campur" ujar namja tadi
"cihh... dia yeojaku jadi lepaskan tanganmu darinya !" kini nada suara jongin sedikit meninggi,,, namja tadi terdiam
kyungsoo menatap jongin dengan pandangan yang sulit di artikan,,
Jongin menarik keras tangan namja itu dan mendorongnya menjauh,,,
"pergilah ! jangan dekati yeojaku lagi !" bentak jongin pada namja itu, dengan raut wajah kesal namja tadi pun melangkah menjauhi jongin dan kyungsoo...
Jongin berbalik menghadap kyungsoo,,,
"kau tidak apa-apa ?" tanya jongin, kyungsoo hanya membalas dengan anggukan...
"lain kali jika keluar rumah terlebih malam hari jagan gunakan celana sependek itu kau membuat para namja melihatmu !" ujar jongin lagi..
"YA ! Apa pedulimu ! ini bukan urusanmu !" dengan angkuh kyungsoo berjalan mendahului jongin,,
"aiissshh kenapa anak itu keras sekali" gerutu jongin yang hanya mampu didengar oleh dirinya sendiri,,
"changkaman ! kyungsoo !" untuk pertama kalinya jongin memanggil nama kyungsoo bukan 'kodok' seperti biasanya
Jongin melangkah mendekati kyungsoo, ia melepas jaket tipis miliknya dan mengikatkan jaket itu pada pinggang kyungsoo, yah setidaknya ini mampu menutupi bagian belakang kaki kyungsoo...
kyungsoo sudah akan membuka mulutnya,, namun jongin lebih dulu berbicara
"jangan menolak atau marah-marah ! apa kau ingin di ganggu lagi seperti tadi,, cha ! biar ku antar kau sampai apartemenmu"
tanpa aba-aba jongin menggenggam tangan kyungsoo dan menariknya agar ikut berjalan bersamanya,,
aneh memang tapi kyungsoo tak menolak, ia ikut berjalan mengikuti jongin...
.
.
.
.
~Next day
"appa, hari ini aku bawa mobil ne..." pinta jongin di sela-sela acara sarapan paginya
"hmm boleh, tapi untuk apa ? tumben sekali kau ingin bawa mobil" ujar sang appa..
"aku mau menjemput yifan hyung, ia akan kembali hari ini" ujar jongin lagi
"wah benarkah ? ajak dia kerumah jika sudah sampai ne" kini eomma jongin ikut berbicara,,,
"arraso,,," balas jongin lalu memasukkan roti ke dalam mulutnya
"oh iya adik yifan sekarang dimana ?" tanya tuan kim lagi...
"molla,, tapi sepertinya dia di jepang, bersama orang tuanya" ujar jongin yang di balas anggukan dari kedua orang tuanya
.
.
.
~other side
"okay mom,,ne I'm eating right now,, hmm ne ne,,,hmm bye~~ love u too"
'pip'
kyungsoo baru saja berbincang dengan sang eomma di telepon, beginilah meskipun ia tinggal di Jepang, eomma kyungsoo selalu mengecek perkembangan sang anak dari jauh, ia selalu menyempatkan diri menelpon kyungsoo atau pun yifan setiap hari..
Kyungsoo mengakhiri sarapan paginya dengan meminum segelas susu coklat hangat kesukaannya,,
Kyungsoo bangun dari duduknya dan segera mengambil ransel miliknya, tak lupa ia pun membawa sebuah bungkusan berisi jaket milik jongin semalam..
.
.
.
~At Hankyu SHS
"pagi kyung" sapa baekhyun yang baru memasuki kelasnya,,,
ia segera menduduki bangku di sebelah kyungsoo...
"pagi baekkie~~" balas kyungsoo dengan senyum
"eh ? ini apa ?" tanya baekhyun saat melihat sebuah bungkusan di atas meja kyungsoo..
"ohh ini,, ini milik si hitam" ucap kyungsoo
"si hitam ? maksudmu Jongin sunbae ?" tanya baekhyun lagi
"tentu, siapa lagi kalau bukan dia, kan hanya dia yang hitam di sekolah kita" tutur kyungsoo polos..
"hmm kenapa bisa ada padamu ?" ucap baekhyun
"ahh itu tak penting baek, aku hanya ingin cepat-cepat mengembalikannya"
#TeettTeett
bel sekolah pun berbunyi menandakan pelajaran pertama akan segera dimulai...
.
.
.
Waktu istirahat pertama pun datang, terlihat keramaian di sekitar area kantin sekolah, kyungsoo perlahan berjalan di ikuti baekhyun mencari sosok namja tan yang dikenal bernama jongin itu
kyungsoo mengedarkan pandangannya mencari sosok itu, sampai akhirnya matanya menangkap sekelompok namja yang tengah berkumpul di salah satu meja kantin, tanpa pikir panjang kyungsoo segera melangkah menuju kumpulan namja itu
"ini" kyungsoo segera meletakkan bungkusan yang sedari tadi di bawanya di depan jongin..
"emm ?" jongin sedikit terkejut dengan kedatangan kyungsoo yang terkesan tiba-tiba...
"tidak ingin makan bersama dulu ?" tanya jongdae pada kyungsoo
"tidak terima kasih" ucap kyungsoo dengan ekspresi datarnya, kyungsoo langsung berbalik dan melangkah pergi meninggalkan kerumunan tadi..
"yaa~~ dia dingin sekali ckckck" celetuk chanyeol
"ia kau benar chan, ia sangat jutek, padahal dia lumayan cantik ia kan jongin" ujar jongdae lagi..
"nugu ? si kodok ?" tanya jongin
"tentu ! siapa lagi yang kita bicarakan sedari tadi" tambah Tao
"hmm ne dia cukup cantik, tapi sikapnya itu,, aduhhh sangat jauh dari kata cantik" ucap jongin seraya mengibas-ngibaskan tangannya..
"tapi sepertinya ia sangat dekat dengan sehun" ujar jongdae lagi
"iya aku juga berfikir seperti itu, aku sering melihat mereka berbincang bersama" tambah tao
"ya ya ya, lihat lihat itu si kodok dan sehun bukan ?" kini chanyeol menunjuk bagian pojok meja kantin
"wahhh sepertinya mereka dekat sekali ya,," ucap jongdae sembari memperhatikan sosok itu
" cihh...bagaimana bisa ia tersenyum senang di depan sehun dan selalu memperlihatkan raut wajah masam di depanku" tanpa sadar jongin berucap yang mampu di dengar oleh teman-temannya yang lain..
teman-teman jongin seketika tersenyum jahil ke arah jongin
'eehh apa yang kukatakan' rutuk jongin dalam hati, ia segera mengalihkan pandangannya dari sosok kyungsoo dan sehun dan melanjutkan memakan makanan di hadapannya
.
.
.
.
Jongin memasuki mobilnya dan segera mengangkat i-phonya yang berdering sejak tadi,,
"ne hyung, kau sudah dimana ?" ujar jongin kepada orang diseberang sana
"arraso tunggulah, 20 menit lagi aku sampai"
jongin mematikan sambungan teleponnya dan bergegas menjemput yifan, baiklah sepertinya banyak yang bertanya-tanya sebenarnya jongin dan yifan itu ada hubungan apa,,,
Jongin dan yifan sudah seperti saudara kandung, pertemuan mereka terjadi saat yifan membantu jongin ketika jongin diganggu oleh beberapa anak SMP yang meminta uang padanya, saat itu jongin berumur 10 tahun dan yifan baru menginjak bangku SMA, sejak saat itu jongin jadi ingin selalu bermain dengan yifan terlebih lagi ia tak memiliki saudara sehingga kehadiran yifan sangat membuat jongin bahagia.
Lalu alasan kenapa jongin tak mengenal kyungsoo, itu karena jongin tak pernah bertemu dengan kyungsoo sebelumnya, saat ia mengenal yifan, yifan sudah menempati apartemennya sendiri dan yang ia tahu saudara yifan saat itu berada di Jepang,,,
Jongin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menembus jalanan sore itu..
.
.
.
~Other side..
"duduklah.." sehun mempersilahkan kyungsoo duduk di salah satu kursi bus yang masih tersisa dan membiarkan dirinya berdiri di samping kyungsoo
"gumawo oppa" ucap kyungsoo seraya tersenyum manis..
perjalanan bus berjalan lancar sampai tiba-tiba..
#Ciiitttttt
suara rem bus yang terdengar di paksakan membuat beberapa penumpang terkejut dan ada pula yang hampir terjatuh, termasuk namja tampan ini –Oh Sehun-
tubuhnya hampir saja menubruk tubuh kyungsoo di depannya jika tangannya tak sigap mencengkram gagang kursi bus itu,,
#DEG
saat ini kyungsoo dapat melihat jelas wajah tampan Oh Sehun, begitu pula sehun, ia mampu melihat wajah kyungsoo dengan jelas, karena saat ini posisi mereka sangatt dekat, sehun yang berusaha menyangga tubuhnya dengan tangan yang mencengkram kursi membuat wajahnya hampir tak berjarak dengan wajah kyungsoo
'ya Tuhan, gadis ini begitu cantik, matanya bulat, hidungnya mancung dan bibirnya begitu merah dan kissble, astaga kenapa aku baru menyadari ia begitu cantik' tutur sehun dalam hati
Sehun baru pertama kali melihat wajah kyungsoo dari arah sedekat itu, dan ia tak menyangka jika kyungsoo begitu cantik, keterpesonaannya membuat ia tak sadar akan posisinya saat ini
# ~~ ipsul wia chu~~
bunyi i-phone kyungsoo menyadarkan keduannya, sehun segera memperbaiki posisinya..
"ne yeoboseyo,,,,aahh ? really ? where are u now ?" kegembiraan terpampang jelas dari wajah kyungsoo saat menerima telepon itu
.
.
.
~Other side..
"hyung !" jongin memanggil sosok namja tampan nan gagah yang tengah duduk di salah satu bangku cafe yang berada di sekitaran incheon airport,,,
sang namja segera menoleh ke arah sumber suara dan dapat dilihatnya sosok namja tan yang sangat dikenalnya..
'GREP'
mereka saling memeluk satu sama lain, tak lama hanya sekedar pelukan tanda betapa bahagianya mereka dapat bertemu kembali setelah sekian lama tak berjumpa
"wahhh adik hyung sudah sangat tampan sekarang" ujar yifan menggoda jongin
"tentu saja aku memang tampan sejak dulu hyung" balas jongin
"hahaha kau tak berubah, tetap saja suka membanggakan diri" tutur yifan lagi...
"hehe,, baiklah kau mau diantar kemana hyung ? ke apartemenmu atau kerumahku ?" tanya jongin lagi...
"kita makan dulu, aku sangat lapar, makanan di pesawat sangat tak menarik" ujar yifan...
"baiklah kajja..."
mereka pun melangkah meninggalkan cafe itu menuju tempat makan yang diinginkan yifan...
.
.
.
Tak lama mereka pun sampai di salah satu restoran Jepang, sepertinya yifan sangat rindu pada masakan jepang sehingga ia ngotot ingin makan di restoran ini,,,
"ayo hyung cepat di pesan..." tutur jongin saat mereka sudah menduduki salah satu meja di restoran itu..
"tunggu sebentar, adikku akan segera tiba disini.." ucapan yifan membuat jongin mengerutkan keningnya..
"adikmu ? adikmu di korea hyung ?" tanya jongin kemudian
"ne,,, dia sudah dikorea sejak kelas 2 Junior High School" tutur yifan seraya membolak balik buku menu di depannya..
"YA ! Kenapa tak bilang padaku !, aku kan bisa bertemu dengan adikmu yang kau bilang cantik itu" kesal jongin pada yifan
"tenang saja,, sebentar lagi kau akan bertemu dengannya" balas yifan dengan senyumnya
bunyi lonceng depan pintu restoran jepang itu berbunyi menandakan seseorang masuk, sontak yifan mengalihkan pandangan kearah pintu,,
Sesosok yeoja cantik dengan masih berseragam lengkap memasuki restoran itu.. yifan yang duduk menghadap langsung ke arah pintu masuk dapat segera melihat siapa yang datang, sedangkan jongin, posisi jongin saat ini membelakangi pintu masuk jadi ia tak bisa langsung melihat siapa yang datang
"kyungie~~" seru yifan seraya melambaikan tangannya
jongin yang sadar bahwa adik hyung nya itu telah tiba langsung menengok ke arah belakang..
#DEG
'HAH ? MATA KODOK ? tidak mungkin !'
.
.
.
.
TBC
Chapter 4 is Up !
gimana ceritanya reders ? masih mau baca kelanjutannya ? semoga masih ^_^
Makasih banget buat comment and like nya buat chap sebelumnya #hug
Jangan lupa comment and like terus ya ^_^ Thanks a lot
