Game On

Tittle: Game On

Disclaimer: Cast punya Tuhan,Orang Tua,SMENT,dan EXO. But this fanfic is Mine

Pair: Our Lovely Couple KrisTao or TaoRis

Other Pair: Unofficial Pair;KrisYeol

Other Cast: EXO's members

Genre: Romance,Drama

Rated: M

Warning: THIS IS YAOI! HATE YAOI? DONT READ. EASY RIGHT?

More Typo Here

Summary: I heard you're a player. So, lets play a game

Preview

" And whoever falls love in love first " Kris menggantungkan kalimatnya. Lalu ia mendekatkan wajahnya ke wajah Zi Tao. Lalu, Kris mencium bagian atas bibir Zi Tao.

" Will be LOSES "

Chapter: 2

" Untuk apa aku ikut permainan bodoh ini? Kenapa aku bisa setuju begitu saja? Kenapa aku berkata 'berikan peraturannya' kepada Tuan Muda Wu berwajah Setan itu? Dan kenapa ia menciumku? Geez! Itu bukan ciuman Huang. Sadarlah, ia hanya mengecup bibir seksimu bagian atas. Ia tak melumat bibirmu. Ia hanya mengecupnya. Oke mengecup bukan mencium. Tapi ia benar-benar mengecupnya! Argh! Fuck you Kris! " Itulah seperempat umpatan sayang dari Zi Tao untuk Kris. Setelah si pria bermarga Wu itu menciumnya- ah tidak mengecupnya, Zi Tao langsung-refleks-menampar Kris dengan sekuat tenaganya. Dan tamparan itu membuat pipi Kris CUKUP dikatakan merah. Yeah, Zi Tao kan atlit Wushu. Menendang saja mudah baginya, apalagi menampar.

" Tao " Merasa terpanggil, Zi Tao membalikan badannya.

" Eo? Luhan? Sedang apa disini? " Yang dipanggil 'Luhan' oleh Zi Tao bukannya menjawab malah mendekat dengan Zi Tao.

" Kau tadi sedang apa dengan Kris? Kenapa Kris menciummu? Kau dan Kris pacaran? " Luhan bertanya bertubi-tubi dan membuat Zi Tao memutarkan bola matanya.

" Bawel "

" Ayolah, cerita padaku~ Kau kan membenci Kris. Kenapa kau bisa berciuman begitu saja dengannya? " Nafas Zi Tao memburu mendengar Luhan mengucapkan kata 'berciuman' .

" Oh ayolah Lu! Dia bukan menciumku! Dia hanya mengecupnya. Oke? Jangan bahas masalah ciuman itu. Menjijikan " Luhan mengerutkan dahinya. 'apanya yang mengecup? Mengelak sekali'

" Jadi tadi kenapa Kris bisa 'mengecup'mu? Apa yang kalian bicarakan? " Zi Tao menghela nafasnya pelan.

" Ini gara gara Sehun "

" S,Sehun? Ada apa dengan Sehun? " Tanya Luhan dengan nada gugup. Yeah Oh Sehun. Pria Rainbow Cake itu adalah Pria yang disukai Luhan. Sudah lama Luhan memberi 'kode' dengan Sehun, tapi si pria ALBINO itu sama sekali tidak 'peka'.

" Aku mencarinya seharian ini. Ada yang ingin kubicarakan dengannya. Tapi, saat aku mencari Sehun, aku bertemu dengan siswa paling brengsek di sekolah ini. " Luhan tersenyum

" Kris? " tanya Luhan. Zi Tao membuat bunyi 'Clack' dari mulutnya.

" Kau benar. Tapi tiba tiba, ia mengajakku bermain. Maksudku bukan bermain seperti anak kecil. Ini permainan yang eungh- " Zi Tao menggangtungkan kalimatnya dan ia menggaruk tengkuknya yang membuat Luhan membentuk raut wajah bingung.

" Jadi permainan apa? Tic Tac Toe? " Zi Tao menggeleng sebagai balasan pertanyaan dari Luhan.

" Lalu apa? Permainan apa sih? Membuatku bingung saja "

" Kris membuat permainan yang mempunyai peraturan " Luhan memasang wajah kesal.

" Semua permainan punya peraturan Zi Tao. Berbicaralah yang benar. "

" Aku tak tahu apa nama permainan yang dibuat Kris ini. Pokoknya peraturan permainan ini, aku harus melakukan apa yang harus dilakukan sepasang kekasih dengan Kris " Luhan membelakan matanya.

" Jadi kau pacaran dengan Kris?! "

" Bukan! Permainan ini adalah dimana aku dan Kris berpura pura menjadi sepasang , Inti permainan ini siapa yang jatuh cinta duluan, dialah yang kalah " Luhan mengangguk mengerti dengan penjelasan Zi Tao.

" Ahh aku mengerti. Lalu, jika salah satu diantara kalian kalah, bagaimana? "

" Yeah, pasti ada hukuman. Kalau Kris yang kalah,hadiahnya dia akan mengabdi padaku. Dan jika aku kalah, aku mendapat hukuman dari Kris. "

" Apa hukumannya? " Zi Tao mengangkat bahunya. " Aku tak tahu ". Hening sesaat.

" Jadi, apa salah satu peraturannya ada yang menyebutkan sex? " Pertanyaan Luhan sukses membuat Zi Tao terdiam.

" Aku tak tahu. Tapi ada 2 peraturan yang membuatku bingung. "

" Apa itu? " Zi Tao mulai mengingat peraturan itu.

" Eum itu peraturan kedua. Ia bilang ' Let's play a fight ' dan peraturan ketiga ' Let's talk 24/7 ' "

Luhan mencoba berfikir.

" Sepertinya peraturan ketiga tak mungkin. Karena sepertinya peraturan itu mengajak untuk 'berbicara' bukan 'melakukan'. Dan untuk peraturan kedua, sepertinya iya. Peraturan kedua mungkin berhubungan dengan sex "

DEG

Zi Tao bergidik ketakutan. Sex? Zi Tao bisa mati jika 'berhubungan' dengan Kris. Ayolah, murid Hanyang semua tahu jika Kris itu raja Sex di Hanyang. Jika ia bilang 'bermain', Kris tak akan berhenti. Walaupun partner nya kelelahan. Persetan dengan namanya kelelahan pokoknya Kris puas. Dan Zi Tao mengambil kesimpulan. Ia masuk ke jebakan Kris.

" Zi Tao? "

" Lu. Bantu aku "

==TaoRis==

Kris berkali kali menelfon Chanyeol, tapi hasilnya selalu sama. Chanyeol tak mengangkat telfonnya. Kris berfikir, mungkin Chanyeol sudah berada di 'ranjang' bersama Baekhyun-nya. Ya,Baekhyun. Pria yang bisa mengambil hati Chanyeol. Sedangkan Kris? Ia pengecut. Seharusnya ia tak terlalu lama memendam perasaanya kepada Chanyeol. Seharusnya dari dulu ia menyatakan perasaanya dengan Chanyeol sebelum Baekhyun merebut Chanyeol darinya. Tapi mau bagaimana lagi? Chanyeol sudah bersama dengan Baekhyun. Yeah, penyesalan selalu datang terakhir.

" Bagaimana ini? " Kris bingung. Chanyeol sedang meminjam apartemennya. Lalu ia tidur dimana? Kris sudah pergi ke rumah Yixing-sahabatnya- tapi tetap tidak bisa, pasalnya Suho-kekasih Yixing- sedang menginap di rumahnya. Lalu hyung sepupunya. Jung Yunho sama dengan Yixing. Tidak bisa. Karena Yunho dan juga kekasihnya Jaejoong sedang 'melakukan'. Lalu Kris tidur dimana?

" Geez. Aku akan tidur dimana? "

Kris mulai berfikir. Lalu, sekelibat ide muncul di otaknya. Kris tersenyum senang. Dan ia langsung menyambar ponselnya dan mencari nomor ponsel seseorang di kontak I-Phone nya dan menelfon nomor itu.

" Aku butuh alamat seseorang. Dalam 5 menit kau harus tau dimana alamat rumahnya "

asdfghjklTaoRislkjhgfdsa

" Sehun! Ini semua kesalahanmu brengsek! "

[ Maafkan aku Zi Tao. Maafkan aku. Aku sadar ini kesalahanku ]

" Lalu bagaimana sekarang huh?! "

[ Mana aku tahu! Siapa suruh kau menerima permainan konyol Kris. ]

Zi Tao mendengus kesal. Ia paling benci jika bertelponan dengan Sehun. Entah kenapa jika menelpon dengan Sehun, tidak ada kata 'sabar' .

" Tapi ini salahmu Sehun! Salahmu! Jika aku bertemu denganmu tadi siang, aku tak perlu mengikuti permainan ini. Dan aku juga tak perlu melakukan 'sex' dengan Kris. Demi Tuhan Sehun, dia itu Raja Sex! "

[ Aih, lalu bagaimana? Batalkan saja permainan konyol kalian ]

" Kau kira semudah itu membatalkanya?! Kau kira aku sedang berhadapan dengan Kim Jong Dae? Anak polos kelas Seni yang berposisi sebagai Seme nya Minseok hyung? Kau kira Kris itu seperti Jongdae? "

[ Kenapa kau membawa nama Jongdae hyung sih? Kalau begitu aku yang bilang kepada Kris hyung untuk membatalkan permainan konyol ini ]

" Sehun. Ini KRIS! KRIS! Kingka sekolah kita Hun. Mengertilah, kau tak akan bisa menghadapi nya. "

[ Kalau begitu kita pura pura menjadi sepasang kekasih saja, supaya Kris hyung membatalkan permainan ini. Bagaimana? ]

" Aku tutup "

[ Zi Tao tu- ]

Tut Tut

" Fuck him! " Zi Tao mengacak rambutnya frustasi. Ia bingung. Benar-benar bingung. Bodohnya ia menerima permainan konyol Kris itu.

" Hiks Mama~ Kenapa Zi Tao menerimanya? Hiks Maaa~ " Rengek Zi Tao ingin menangis. Tapi air matanya tak keluar.

" Bodoh "

Ting Tong

Ting Tong

Zi Tao memutarkan bola matanya kesal. Ia lalu melirik jam dinding bergambar Panda itu.

" Sial, siapa orang gila yang datang jam 10 malam begini? "

Zi Tao terpaksa turun dari kasur tercintanya. Berniat membukakan pintu untuk orang gila yang datang kerumahnya. Saat menuruni tangga, rumahnya sangat sepi. Maidnya? Oh, para maid nya hanya bekerja hari Jum'at,Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari ini hari Kamis. Belum jadwalnya. Dan orang tuanya? Ibu nya menelponya tadi sore jika Nyonya Huang terrhormat itu harus ke Paris. Menyelesaikan pekerjaanya di kota Fashion itu sebagai perancang busana sedangkan Ayahnya sedang berada di China. Zi Tao tak tahu kenapa Ayahnya masih ada di China.

Ting Tong

" Iya berisik! Aku datang! " Zi Tao mempercepat langkahnya ketika mendengar suara bel risih itu lagi.

Ceklek

" Hey baby "

Zi Tao membelakan matanya.

" K,kau? Kris?! Darimana kau tahu ini rumahku!? " Bukannya menjawab, Kris malah mendorong Zi Tao untuk masuk kembali ke dalam rumahnya dan langsung menyambar bibir Zi Tao.

" Eungh, K-eumh Kris " Desah Zi Tao sambil menepuk pundak Kris dengan sangat keras. Kris yang mengerti tanda itu langsung melepaskan bibir manis Zi Tao.

" Aku merindukanmu sayang " Ucap Kris sambil mengelus rambut Zi Tao sayang, sedangkan yang dielus hanya memandang kesal.

" Singkirkan tanganmu bodoh! " Balas Zi Tao sambil menghentakan tangan Kris. Kris tersenyum.

" Ah kau melanggar peraturan nomor satu sayang. " Zi Tao mendengus kesal.

" Yeah aku tahu Wu. Katakan apa untuk apa kau kesini dan darimana kau tahu alamat rumah ku sayang? " Ucap Zi Tao dengan nada manja.

" Biarkan aku masuk dulu sweetheart " Zi Tao menganggukan kepalanya terpaksa dan menuntun Kris menuju kamarnya.

" Rumahmu sepi. Kemana orang tua mu? "

" Pergi ke luar negri "

" Para maid mu? Aku tak akan percaya jika keluarga Huang yang kaya tak mempunyai satupun maid " Zi Tao mendengus.

" Jadwal maidku Jum'at, Sabtu dan Minggu "

" Bukankah hari ini hari Jum'at? " Zi Tao tersenyum sinis

" Mansion Wu tak punya kalender ya? Atau android mu tak mempunyai kalender juga? Hari ini hari Kamis bodoh " Kris memasang tampang kesal.

" Aku bukan bodoh, babe "

KrisTao-TaoRis

Setelah sampai di kamar tercintanya, Zi Tao mempersilahkan Kris masuk ke kamarnya dengan tak rela.

" Aa, jadi Young Huang itu penyuka Panda? Kenapa aku tak tahu? " Kris mengedarkan pandangannya ke segala sudut kamar Zi Tao. Zi Tao tak mengubris perkataan Kris, ia langsung berbaring di kasurnya. Melihat Zi Tao berbaring, Kris juga ikut berbaring di samping Zi Tao dan memeluk pemuda dengan mata panda yang indah. Zi Tao tak menolak, malah ia memandang Kris dengan intens.

" Tak salah jika aku bermain denganmu " Ucap Kris yang membuat hati Zi Tao kecewa. Yeah kecewa, entah kenapa kata 'bermain' itu sangat menyakiti hati Zi Tao.

" Kris "

" Hum? "

" Kau belum menjawab pertanyaan ku. Kenapa kau datang kerumah ku, dan darimana kau tahu alamat rumahku? " Tanya Zi Tao sambil mengelus rambut Kris sayang. Kris memejamkan matanya, menikmati elusan dari Zi Tao. Sejujurnya, mereka sekarang terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang beristirahat karena 'melakukan' semalaman.

" Aku datang kerumahmu karna apartemen ku dipinjam oleh Chanyeol. Ia sedang 'bermain' dengan Baekhyun-nya. " Zi Tao mengertukan dahinya.

" Bermain? " Kris mengangguk.

" Kau terlalu polos, Babe " Kris mencium dahi Zi Tao dan memeluk pemuda panda itu lebih erat.

" Dan lalu, darimana kau tahu alamat rumahku? "

" Kau tak perlu tahu sayang. Intinya, sekarang aku sudah berada di kamarmu dan kita bisa tidur bersama atau...- " Zi Tao merenggangkan pelukannya dengan Kris dan menyentuh bibir Kris dengan gaya yang menggoda.

" Atau apa,Wu? " Kris menyeringai.

" Atau 'melakukan' sebentar " Ucapan Kris membuat Zi Tao melepaskan pelukannya dengan Kris. Ini yang dia takutkan. 'Sial,kenapa aku lupa memikirkan jika Pria brengsek ini 'pencandu' ' batin Zi Tao.

" Apa maksudmu? "

" Ayo bermain Zi Tao. Foreplay bagaimana? "

TBC

Hello! Kembali dengan saya disini! Aih mianhae karna lama update dan mungkin chapter ini pendek banget/yes. Mianhaeee~ /bow/. Oke saya sangatttt berterima kasih untuk readers yang sudah merivew. Gomawo~ ^^

Review for Chapter 1:

devimalik: Ini sudah lanjut :D Thanks for review ^^

BabyMinga: Kalo gitu ga aku update deh. Entar video nya bluetooth in ke aku ya/salah == Thanks for review ^^

Nasumichan Uharu: Aih makasih sarannya sayang :D /hug/ Thanks for review ^^

91: Ini pertanyaan menyerang/lah. Jawabanny ada di chapter ini baby /kiss/digampar/ Thanks for review ^^

Huang Zi Lien: Mianhae kalo dikit /bow/ Jawabannya ada di chapter ini. Thanks for review ^^

KTHS: Ahh makasih, selalu sehat kok /hug/ pasti Tao bakal nerima kok :D Thanks for review ^^

princess nanachan: Aku juga suka kamuuu~/lah/ okesip, pasti bakal dinistaiin Tao nya/jahat/. Thanks for review ^^

DragonPanda21: Kkk ini sudah lanjut :D Thanks for review ^^

Keybin: Ini sudah lanjut chingu. Thanks for review ^^

junghyema: Ga apa dicium, kan suami istri/yes/ Thanks for review ^^

sycarp: Moga moga ya Kris yang suka duluan :" Thanks for review ^^

AulChan12: Siapa ya yang bakal fall in love duluan ya? /mikir/digampar/ akan tahu di chapter chapter berikutnya. So stay di fanfic ini /ala host music bank/ Thanks for review ^^

zee konstantin: Kkk terima kasih sudah bersabar dengan fanfic ini :D Thanks for review ^^

Huangzi: Iya disini aku buat Tao juga badboy kaya Kris :D Thanks for review ^^

choHunHan: Tau aja pemikirin aku /toel/ Thanks for review ^^

Cho Sungkyu: Sudah updatee~ Thanks for review ^^

ShinJiWoo920202: Chanyeol aku buat uke, ga cocok muka sangar kaya Kris jadi uke /digampar/ Kkk oke ini sudah lanjut and thanks for review ^^

febrarbi: Silahkan lihat reaksi Tao di chapter ini :D Thanks for review ^^

peachpetals: Ga nyangka ngeliat ekspresi Kris kaya gitu -_- Thanks for review ^^

Hide: Ini ceritaku, apa ceritamu? /dikuliti/ Moga aja ga Tao kalah ya :D Ya pasti Chanyeol uke nya. Tapi aku ga bakal rela Chanyeol rape rape Kris ataupun sebaliknya karna Kris hanya punya Tao YEY! /? Thanks for review ^^

Ia: Hahaha ini sudah lanjut :D Thanks for review ^^

Mimikikim: Ini sudah ada chapter 2 nya :D Thanks for review ^^

RezsaWYF: Ini sudah lanjut :D Thanks for review ^^

Taoxxxtao: Sama sama enak kok/? Aih terima kasih dan terima kasih lagi sudah me review ^^

ABStyle-Noona: akan aku panjangin :D Thanks for review ^^

Chikarikaori: Hahaha lihat nanti di chapter selanjutnya :D Thanks for review ^^

Taogee: Ga apa peraturannya banyak, biar Tao tersiksa/hah. Thanks for review ^^

Piyopoyo: Ini kelanjutannya sudah datang :D Thanks for review ^^

Eyiichan: Peraturan aneh == Thanks for review ^^