Title : Colorful Love_Chapter 6

Main Cast :

Do Kyungsoo (yeoja)

Kim Jongin (namja)

Oh Sehun (namja)

Luhan as Oh Luhan (yeoja)

Other cast :

Byun Baekhyun (yeoja)

Wu Yifan as Do Yifan (namja)

Cast lain dapat dilihat saat berjalannya cerita~~

Gendre : Romance, Friendship, school life

Author : Lale Uti

NB :

Cerita murni dari pikiran author, DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK ATAU PEMPOSTING ULANG FF INI, cast minjem dari Om Sooman :D,,, it's GS !, typo bertebaran,, like and comment if you love this FF okay ^_^

.

.

^^HAPPY READING^^

.

.

.

mata kyungsoo sedikit demi sedikit membuka,,

#DEG

kyungsoo seketika membulatkan matanya saat dilihatnya seorang namja tan tengah berbaring di sampingnya seraya memeluk pingangnya erat...

"AAAAAAAAAAA !"

.

.

.

Chapter 6

.

.

.

"AAAAAAAAAAA !"

teriakan kyungsoo membuat jongin terbangun

"ADA APA ! ADA APA !" teriak jongin

saking terkejutnya mendengar teriakan kyungsoo jongin refleks bangkit dari tidurnya sambil menengok kiri dan kanan

'BUG' 'BUG' 'BUG'

bantal bantal terus menghujam tubuh jongin...

"AWWW YA ! YA ! YA ! APA ! YANG KAU LAKUKAN HAH !" teriak jongin sembari melindungi dirinya dari pukulan bantal kyungsoo

"DASAR NAMJA MESUM KURANG AJAR ! APA YANG KAU LAKUKAN DI KAMARKU !" ujar kyungsoo seraya terus memberikan pukulan pada kai

Karena sudah lelah menahan pukulan, jongin pun segera mengambil tindakan, dipegangnya kedua lengan kyungsoo..

'Brug'

Di dorongnya tubuh kyungsoo sehingga kini kyungsoo berada di bawahnya...

"YA ! MESUM ! Apa yang akan kau lakukan HAH !" kyungsoo panik, terlebih posisinya dengan jongin kini terbilang sangat dekat, bayangkan saja jongin kini berada di atasnya dengan masih mencengkram lengannya, kyungsoo terus berusaha melepaskan diri dari jeratan jongin sehingga ia belum fokus melihat wajah sang namja tan itu

"Bisakah kau tidak memukulku ! Biarkan akau melihat dunia dulu ! aku bahkan belum sadar sepenuhnya !" ujar jongin kesal

Kyungsoo terpaku mendengar ucapan jongin, ani sebenarnya kyungsoo tidak hanya terpaku karena ucapan jongin, ia juga terpaku dengan wajah jongin yang kini dilihatnya,,,

Kyungsoo terus menatap jongin, jongin yang di tatap jadi bingung dengan sikap kyungsoo

"sepertinya aku salah kamar, maaf !" ucap jongin lagi

hening~ tak ada jawaban dari kyungsoo, jongin kembali bersuara

"semalam aku sangat lelah dan ngantuk jadi aku tak sadar jika salah masuk kamar, terlebih kamar ini sangat gelap semalam jadi aku tak melihat kau ada disini dan..."

'ceklek' belum juga jongin selesai berbicara pintu kamar kyungsoo terbuka

"Ada apa ini ribut-ri..." yifan tak melanjutkan kalimatnya saat ia melihat pemandangan di depannya

"YAAAA ! APA YANG KALIAN LAKUKAN !"

teriakan yifan membuat terkejut jongin mau pun kyungsoo, keduanya segera memperbaiki posisi mereka..

.

.

.

~Other side

"hun-ah~~, cepatlah turun sarapanmu sudah siap..." teriak luhan dari meja makan memanggil sang adik

seperti biasa mereka akan sarapan hanya berdua saja karena kesibukan orang tua mereka yang sama-sama mengurus perusahaan

sehun melangkah menuju ruang makan keluarga, setelah sampai ia segera mengambil tempat di depan luhan,,

Luhan segera mengambilkan sup untuk sehun,,

"cha ! makanlah yang banyak..." ujar luhan sambil meletakkan mangkuk sup itu di depan sehun

sehun mulai mengambil sendok dan memakan sup nya..

"hun-ah !" luhan kembali bersuara,,

"hmm ?" balas sehun singkat sambil menatap ke arah luhan

"kenapa kau tak pernah bercerita tentang temanmu yang bernama Jongin ?"

kata-kata luhan membuat sehun menghentikan acara makannya,,

"kau tahu jongin dari mana ?" tanya sehun dengan kening yang sudah berkerut..

"kemarin dia menolongku saat aku terjatuh dari sepeda, aahh dia baik sekali, dia juga cukup tampan..."

"aku selesai" sehun segera memotong ucapan luhan lalu ia berdiri dari duduknya, luhan seketika terdiam..

sehun segera mengambil langkah menuju ke luar rumah..

luhan bangkit dari duduknya "Oh sehun ! Ada apa denganmu ?"

suara luhan menghentikan langkah sehun...

tanpa berbalik dengan masih membelakangi luhan sehun berucap..

"aku sudah lelah memainkan drama keluarga bahagia ini.." ucap sehun dan ia kembali melanjutkan langkahnya meninggalkan luhan yang masih terpaku melihat tubuh sehun yang terus menjauh,,

"sehunie~~ mianhe..."

.

.

.

~Other side

Kini yifan kyungsoo dan jongin sudah duduk di meja makan,,,

"jadi jongin, kau semalam salah masuk kamar ?" ucap yifan di tengah-tengah makan mereka

"ne hyung, jusungeyo" ucap jongin dengan penuh penyesalan..

Jongin melirik ke arah kyungsoo yang masih fokus memakan sarapannya..

"kyungsoo-ya jusungeyo..." ucap jongin dan kyungsoo tetap tak merespon, ucapan jongin seperti di anggapnya angin lalu

"Oh iya hari ini hyung tak bisa mengantar kalian, jadi jongin kau saja yang bawa mobil hyung okay !, dan jangan lupa jaga kyungsoo !" tutur yifan

"aku bisa berangkat dengan bus seperti biasa oppa" kyungsoo tiba-tiba membuka suaranya..

"aku jalan dulu oppa" kyungsoo bangkit dari duduknya dan segera melangkah pergi setelah mencium pipi kiri sang oppa..

.

.

kyungsoo melangkah menuju halte bus,,

"kyungsoo !"

merasa dirinya di panggil kyungsoo segera menoleh kebelakang, namun setelah ia tahu yang memanggilnya adalah jongin ia segera meluruskan kembali pandangannya dan tak berniat membalas panggilan jongin, kyungsoo terus berjalan...

"YA ! Kyungsoo ! tunggu aku !" jongin terus berlari sampai akhirnya ia kini dapat berjalan di samping kyungsoo

"kenapa kau mengikutiku !, kenapa tak naik mobil saja !" ucap kyungsoo dengan nada juteknya

"aku harus menjagamu, jadi aku akan naik bus bersamamu !" balas jongin

"aku tak butuh di jaga oleh orang sepertimu" balas kyungsoo

"yaaa ! kau ini ! berhentilah marah-marah !" ucap jongin lagi, mereka masih berjalan beriringan,, kyungsoo tak membalas ucapan jongin ia tetap fokus melihat jalanan di depannya

Jongin akhirnya memutuskan untuk diam saja, toh ia berbicara juga tak pernah diperdulikan

Mereka akhirnya sampai di halte bus,

Suasana sungguh canggung dan hening, jongin benar-benar tidak suka waktu-waktu seperti ini, akhirnya ia pun memberanikan diri untuk berbicara lagi

"mianhe~~, maaf soal tadi pagi" ucap jongin tulus di saat mereka sedang duduk menunggu datangnya bus

"tak perlu minta maaf, otak mesum mu itu memang sudah ada sejak kau lahir, tak ada yang bisa dilakukan lagi" ucap kyungsoo ketus lalu segera memasuki bus yang baru saja datang

Jongin menganga mendengar ucapan kyungsoo, sungguh gadis ini benar-benar tak bisa menjaga mulutnya !, fikir jongin

"hei ! apa kau tidak mau naik !" suara sopir bus menyadarkan jongin dan ia pun segera naik ke dalam bus itu..

Saat jongin menaiki bus, matanya langsung menangkap sosok kyungsoo yang kini tengah duduk di salah satu kursi bus bersama seorang namja yang tak asing untuk jongin,, jongin menatap keduanya nanar

"cihh kenapa pada sehun ia bisa begitu mudah melempar senyuman" gerutu jongin, sembari memberikan pandangan tak sukanya

jongin pun segera mencari kursi yang masih kosong, untunglah bus tidak begitu ramai sehingga masih ada kursi untuk jongin, jongin segera duduk dan mengambil headset dari tasnya dan mulai mendengarkan musik dari i-phone nya

.

.

.

.

Bus berhenti di halte pemberhentian tempat para siswa dan siswi Hankyu akan turun,,,

Jongin keluar dari bus setelah kyungsoo dan sehun keluar lebih dahulu,, mereka pun berjalan menuju Hankyu SHS

Kyungsoo dan sehun berjalan beriringan di depan jongin, membuat jongin sedikit kesal, okay jongin merasa kyungsoo harusnya tidak mencuekinya karena merekalah yang berangkat bersama-sama bukan !?, tapi apa ini ! kyungsoo malah asik mengobrol bersama sehun,,

Jongin mempercepat langkahnya,,

tiba-tiba saja jongin merangkul kyungsoo yang membuat kyungsoo seketika membulatkan matanya..

"hei kodok ! bukankah kita berangkat bersama ?, jadi harusnya kau berjalan bersamaku" tutur jongin seraya masih merangkul bahu kyungsoo

"eh ? kyung ? kau berangkat bersama jongin ?" heran sehun, kyungsoo ingin menjawab namun

"tentu ! semalam aku kan menginap di apartemen kyungsoo" jongin lebih dulu bersuara, kyungoo membulatkan matanya lalu melotot ke arah jongin..

"aah ? benarkah ?" sehun sedikit kaget dengan jawaban jongin

"anii oppa begi-" kyungsoo ingin berbicara namun jongin kembali memotong ucapannya..

"kami bahkan tidur bersa..."

'grep' kyungsoo membekap mulut jongin sebelum jongin menyelesaikan kata-katanya,,

kyungsoo tersenyum aneh pada sehun, sambil berucap

"oppa aku duluan ne.. sampai bertemu di sekolah ! annyeong !" kyungsoo segera menarik jongin agar berjalan lebih cepat bersamanya

.

.

.

Kyungsoo terus menarik jongin agar berjalan lebih cepat...

"kyung ! kyung ! pelan pelan lah ! kita belum terlambat !" seru jongin namun kyungsoo tak memperdulikan ucapan jongin ia terus menarik jongin sampai kini mereka tengah berada di taman belakang sekolah mereka

"no pabo-ya ! untuk apa kau mau bercerita tentang kau yang menginap di rumahku pada sehun oppa !" kesal kyungsoo pada jongin

"wae ? memang apa salahnya ? aku hanya menceritakan suatu fakta.." balas jongin sembari menyilangkan kedua tangannya di dada..

"aku tak mau sehun oppa salah faham ! jadi berhentilah membicarakan hal tak penting di depan sehun oppa ataupun orang lain arra !" ucapan kyungsoo yang entah kenapa membuat jongin naik darah

"YAA ! Oh Sehun itu tak tertarik padamu jadi biar kubicarakan apapun tentangmu padanya, dia tak akan peduli !" ujar jongin seraya menunjuk-nujuk kening kyungsoo

"siapa bilang sehun oppa tak tertarik padaku ! kau jangan sok tahu !, ingat kalau sampai ada orang yang tahu soal kita, mati kau !" ancam kyungsoo lalu kyungsoo mulai melangkah..

namun langkah kyungsoo terhenti saat jongin tiba-tiba berucap

"kau bilang hal itu tak penting bukan ? lalu untuk apa kau takut jika aku bercerita pada orang, kau jangan terlalu PD ! Tipe ideal Oh Sehun itu tidak sepertimu !"

jongin melangkah mendekati kyungsoo yang masih diam terpaku

"jangan mengejarnya kau akan menyesal !" tutur jongin sembari menepuk-nepuk bahu kyungsoo dan ia pun berlalu meninggalkan kyungsoo..

.

.

.

.

Pelajaran pertama telah di mulai, kali ini kelas jongin tengah di isi dengan pelajaran Fisika dari Park sonsaengnim,,

hening~

itulah keadaan kelas saat pelajarn berlangsung, sepertinya setiap siswa menikmati pelajaran kali ini dengan cara yang berbeda-beda, ada yang begitu fokus memperhatikan tuan Park yang tengah mengoceh menjelaskan Persamaan Newton mengenai kenapa benda bisa bergerak ?, lalu ada pula murid yang sedari tadi kakinya tak bisa berhenti bergerak karena asik mendengarkan musik dari headsetnya meskipun pandangannya fokus ke depan, dan ada pula yang tengah asik melancong di dalam fikirannya sendiri

Seperti namja yang satu ini, matanya fokus ke depan namun fikirannya entah kemana

Jongin POV

"aku tak mau sehun oppa salah faham ! jadi berhentilah membicarakan hal tak penting di depan sehun oppa ataupun orang lain arra !"

aiissshh kenapa kata-kata si kodok terus menghantui fikiranku ! sialan ! jadi dia fikir aku tak penting begitu ? lalu oh sehun itu begitu penting ?

awas saja kau ! seorang kim jongin tidak pernah terhina seperti ini...

sehun ? salah faham ? aaiiihhh seperti sudah ada hubungan saja, siapa peduli denganmu ! dasar yeoja pipi tembam

"siapa bilang sehun oppa tak tertarik padaku ! kau jangan sok tahu !, ingat kalau sampai ada orang yang tahu soal kita, mati kau !"

mati saja kau sendiri, aku tak akan mati sia-sia hanya karna hal bodoh seperti ini

Jongin POV end

.

.

.

Author POV

"Jongin !" Park saem sedari tadi memanggil jongin tapi pria tan itu sama sekali tak menanggapi panggilan gurunya

"Kim Jongin !" Park saem sudah mulai kesal

"YA KIM JONGIN !"

'BRAKK' jongin memukul mejanya lalu berdiri dari duduknya

"APA ! KAU MAU BILANG APA LAGI DASAR KAU KODOK TIDAK TAHU DIRI !"

#JDERRRRR

bagaikan tersambar petir jongin kini membulatkan matanya...

ia baru sadar jika ia tengah berhadapan dengan gurunya...

teman-teman kelas jongin sempat shock dan ada pula yang tertawa saat jongin melontarkan kalimat tak sedap itu..

"KIM JONGIN ! SEKARANG JUGA KAU KELUARRRR !"

.

.

.

.

"aaiiissshhh... menyebalkan !" gerutu jongin, ini adalah kali pertama untuk seorang Kim Jongin dikeluarkan dari kelas, dan ia sangat tidak suka hal itu

setelah diusir keluar kelas oleh sang guru jongin memutuskan untuk berjalan menuju perpustakaan saja, jongin memang pada dasarnya merupakan murid yang cerdas bahkan guru-guru sangat menyayanginya, sehingga ia begitu kesal dengan keadaannya sekarang..

dengan langkah gontai jongin memasuki perpustakaan sekolah, setelah masuk jongin mulai mencari buku yang kira-kira asik dibaca untuk saat ini, di sela-sela pencarian bukunya i-phone jongin berbunyi..

"yeoboseo ?, ne hyung wae ?" tutur jongin menjawab sang penelpon

"jongin, bisakah kau temani kyungsoo sampai pulang untuk hari ini ?" ujar seseorang di seberang sana

"MWO ?, hmm hyung-" jongin ingin menolak namun sang penelpon kembali berbicara

"kyungsoo ada ekskul hari ini, dan dia akan pulang terlambat, aku sedang berada di busan sekarang jadi tak bisa menjemputnya, aku mohon antarkan dia sampai pulang jongin, aku khawatir padanya"

"tapi hyung, kyungsoo tak akan mau pulang bersamaku" balas jongin lagi

"kau pasti bisa membujuknya, ayolah jongin, aku sangat khawatir jika dia pulang sendiri terlebih lagi dia seorang yeoja" ucap sang penelpon..

'huft' jongin membuang nafasnya...

"baiklah, aku akan mengantarkan dia sampai rumah" ucap jongin kemudian

"jongmal gumawo jongin-ah, kau memang adik hyung yang sangat baik"

"arraso arraso,,,, aku tutup dulu" ucap jongin mengakhiri lalu ia pun mematikan sambungan telepon dari yifan..

.

.

.

.

Jam istirahat telah tiba, Kyungsoo dan baekhyun baru memasuki kantin, dan mereka pun segera mengambi makanan, setelah selesai mengambil makanan keduanya pun segera mencari bangku untuk mereka duduki,,,

baru saja kyungsoo dan baekhyun akan memakan makanan mereka..

"permisi,, boleh aku duduk disini" suara sehun mengalihkan perhatian mereka,,,

"aah, tentu,,, duduk saja oppa" balas kyungsoo dengan senyuman

sehun akhirnya mengambil tempat di samping kyungsoo,,

"oh iya kyung, kau suka musik klasik bukan ?" sehun mulai berbicara disela acara makan mereka..

"ne oppa..dari mana oppa tahu ?" balas kyungsoo mantap sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya

"apa kau lupa kau pernah bercerita padaku saat di bus dulu.." ucap sehun lagi

"aahh ne oppa mian aku lupa.." balas kyungsoo seraya tersenyum

"oh iya besok malam, ada pertunjukan drama musical apa kau mau menonton bersama ?"

"eh ?" kyungsoo sedikit tersentak, ia mulai berfikir apa sehun mengajaknya berkencan ?, oh ayolah kyungsoo ini hanyalah ajakan menonton,,

"ne oppa aku mau.." balas kyungsoo kemudian

"kau juga mau ikut baek ?" kini sehun pun mengajak baekhyun

"aniyo oppa, aku tak begitu suka menonton drama musical, yang ada nanti aku malah tertidur disana

"hahahaha" mereka pun akhirnya tertawa bersama

.

.

.

waktu berlalu dengan cepat, tak terasa kini waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore,,,

pemandangan seperti biasa pun dapat terlihat, kini para murid yang sudat tidak sabar untuk pulang berhamburan keluar dari area Hankyu SHS

namun ini tidak berlaku bagi para murid yang masih memiliki ekskul, mereka harus menunda kepulangan mereka sampai pukul 6 nanti..

"kau akan mengikuti ekskul paduan suara ?" tanya baekhyun kepada kyungsoo, saat ini mereka tengah merapikan tas mereka

"hm" balas kyungsoo singkat seraya mengangguk,,

"baiklah kalau begitu aku pulang duluan ya kyung" ujar baekhyun lagi..

"baiklah, hati-hati baek" balas kyungsoo, baekhyun pun segera melangkah keluar kelas,,

sedangkan kyungsoo, ia segera melangkah menuju sekretariat paduan suara

baekhyun dan kyungsoo memang sama-sama menyukai musik, namun jenis musik yang mereka sukai berbeda, kyungsoo lebih cenderung menyukai musik klasik sedangkan baekhyun lebih suka pop, sehingga baekhyun memutuskan tidak mengikuti ekskul paduan suara, ia lebih memilih mengituki ekskul musik, dimana disana ia belajar banyak tentang berbagai alat musik...

.

.

.

~Skip Time

kyungsoo dan teman-teman satu ekskul nya mulai berhamburan keluar dari sekretariat paduan suara,,

kyungsoo menatap jam tangan yang melingkar indah di tangan kirinya,,

"huft sudah jam 6 lebih" dengus kyungsoo seraya terus berjalan..

"kenapa lama sekali !" sebuah suara mengagetkan kyungsoo

kyungsoo menatap ke arah sumber suara dan di lihatnya sosok namja tan yang tak lain adalah jongin

"kau ? untuk apa disini ?" heran kyungsoo

"tentu saja menunggumu, ayo cepat pulang !" tutur jongin lalu ia segera berjalan mendahului kyungsoo

"aku rasa aku tak pernah memintamu untuk menungguku" ucap kyungsoo lagi yang masih dapat di dengar oleh jongin

"ia, tapi yifan hyung tak mau adik tersayangnya pulang sendiri di malam hari" balas jongin lagi, mereka akhirnya terus berjalan tanpa ada lagi percakapan sampai akhirnya mereka sampai di halte bus

tak lama bus pun datang, mereka mulai menaiki bus itu,,,

untunglah masih ada dua bangku tersisa untuk mereka, dua bangku paling belakang, mereka pun segera duduk,

sejujurnya keadaan sekarang ini cukup aneh bagi jongin, karena untuk pertama kalinya kyungsoo tak menolak diantar olehnya, dan sedari tadi kyungsoo tak pernah berbicara, membuat jongin merasa risih. Iya, jongin risih, tidak biasanya ia melihat kyungsoo tidak mengomelinya, ini cukup janggal untuk jongin..

"kodok,,," jongin mulai membuka percakapan, karena ia tak suka keadaan seperti ini..

namun jongin tak mendapat balasan,

"ya kyungsoo ?" ucap jongin lagi

"hei apa kau..."jongin akan segera menatap kyungsoo

'puk'

tiba-tiba kepala kyungsoo mendarat di bahunya

"...tidur ?" sambung jongin, seraya menatap ke arah kyungsoo yang sudah terlelap dibahunya, tanpa sadar bibirnya melengkung membentuk senyuman

"sepertinya kau sangat lelah ya" tutur jongin kini dengan nada suara yang lebih lembut

"tidurlah, aku akan menjagamu" ujar jongin kembali bermonolog sembari mengelus lembut puncak kepala kyungsoo..

beberapa waktu kemudian

'cckiitttttttttt'

tiba-tiba saja bus tadi berhenti mendadak mengakibatkan sedikit guncangan,

jongin segera menahan tubuh kyungsoo agar tidur sang yeoja cantik itu tak terganggu, namun karena posisi jongin yang saat ini membungkuk menahan tubuh kyungsoo yang hampir saja terbentur dengan kursi didepannya membuat pipi jongin tanpa sengaja bersentuhan dengan bibir kyungsoo...

#deg_deg_deg

"astagaa ! apa itu tadi" ujar sopir bus yang baru saja menginjak rem bus ketika tiba-tiba seekor anjing menyebrangi jalan yang tengah dilewati bus tersebut,,

banyak di antar para penumpang yang mengeluh kaget akibat guncangan mendadak yang terjadi,,

sedang jongin tetap pada posisinya ia masih shock dengan kejadian yang tak terhitung menit itu namun mampu membuat jantungnya terasa akan copot

"jusungeyo... jusungeyoo" ucap sang sopir bus kepada para penumpangnya yang sepertinya sangat kaget dengan kejadian itu,,

suara supir bus menyadarkan jongin, dan dengan segera jongin kembali memperbaiki posisinya,,

jongin kempali memposisikan kepala kyungsoo di bahunya, untunglah kyungsoo masih terlelap, perlahan jongin menyentuh pipinya,,

ia kembali tersenyum "aku sudah gila" gumamnya..

.

.

.

.

kyungsoo dan jongin kini tengah berjalan berdampingan menyusuri jalan setapak menuju apartemen kyungsoo,,

ditemani langit malam yang sudah mulai gelap, mereka berdua melangkah tanpa ada yang berniat untuk membuka suara, hanya suara gesekan sepatu keduanya lah yang menemani perjalanan mereka,,

jongin terus berjalan di samping kyungsoo seraya tersenyum, entahlah apa yang ia fikirkan yang jelas senyum tak penah sirna dari wajah tampannya tak jarang pula ia tiba-tiba menyentuh pipinya sendiri,,

kyungsoo yang berjalan di samping jongin sebenarnya sempat mencuri pandang pada namja itu karena jujur saja kyungsoo merasa aneh dengan sifat jongin yang tidak bersuara, biasanya ia akan mencoba menegur kyungsoo meskipun kyungsoo pasti akan mengacuhkannya,,

tepat saat kyungsoo melirik ke arah jongin, jongin tengah tersenyum sendiri sembari memegang sebelah pipinya, membuat kyungsoo mengerutkan dahinya, kyungsoo pun kembali menatap jalanan di depannya..

mereka terus berjalan dan akhirnya sampai di depan area apartemen kyungsoo, sekali lagi kyungsoo melirik ke arah jongin dan ia kembali mendapati jongin tengah tersenyum sendiri,,

"hei ! apa kau sudah gila ?" akhirnya kyungsoo membuka suaranya

"eh ? wae ? eh sudah sampai ya ?, masuklah" balas jongin seraya tersenyum aneh..

"dasar gila" ucap kyungsoo cetus lalu segera melangkah meninggalkan jongin

"besok pagi aku jemput ne !" seru jongin yang membuat kyungsoo menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap jongin, jarak mereka saat ini tak begitu jauh

"apa kepalamu sudah terbentur sesuatu ?" balas kyungsoo dengan wajah super polosnya, kyungsoo sungguh bingung dengan sikap jongin yang mendadak aneh, di tambah lagi ia bilang ingin menjemput kyungsoo, membuat kyungsoo semakin khawatir pada namja satu ini

"eh ? terbentur ?" jongin malah berfikir tentang benturan bibir kyungsoo dengan pipinya, seketika itu juga wajah jongin memerah, namun untunglah kegelapan malam dan kegelapan wajah jongin mampu menutupi rona merah itu

"ekhmm jongin-ssi, jujur aku sedikit khawatir denganmu, sepertinya otakmu semakin konslet dari hari ke hari" ujar kyungsoo lagi

"aku ? otakku ?,, aku baik-baik saja" balas jongin dengan wajah meyakinkannya

"eehh tadi kau bilang apa ? jongin-ssi ?" tambah jongin, ini adalah kali pertama ia mendengar kyungsoo menyebut namanya, namun terdengar sedikit canggung 'jongin-ssi ?'

"sudahlah, kau pulang sana ! terima kasih sudah mengantarkanku pulang" kyungsoo sedikit membungkuk lalu berlalu meninggalkan jongin yang masih terpaku di tempatnya

perlahan senyum kembali terpampang di wajah jongin, "sepertinya kau sudah sedikit lebih jinak ya kodok" gumam jongin, lalu ia pun segera berjalan menuju rumahnya yang berada beberapa blok lagi dari area apartemen kyungsoo

.

.

.

~At Oh Family's House

"hun-ah,, ayo makan !" seru luhan dri pintu kamar sehun, sehun kini masih bergelut dengan buku pelajarannya

"aku tidak lapar noona, kau duluan saja, nanti saat aku lapar aku akan makan" balas sehun..

"shiro ! aku tak mau makan sendiri, cha kita makan bersama" luhan kini sudah berjalan mendekati sehun

"jebal~~" tutur luhan lagi dengan wajah menggemaskannya membuat sehun tak mampu menolak keinginan kakaknya ini...

.

.

mereka akhirnya mulai menyantap hidangan di depan mereka,

hening~

sehun memakan makanannya dengan tenang, sedangkan luhan, ia beberapa kali mencuri pandang pada sehun..

"ekhmm hun-ah.." luhan membuka suara di sela acara makan mereka..

sehun menatap ke arah luhan di depannya

"mianhe..." kata-kata itu keluar dari bibir mungil luhan

sehun masih terdiam menatap luhan intens,,,

"maaf karena sudah membuatmu tersiksa dengan kondisi kita saat ini, maafkan aku" luhan kembali berucap

sehun tetap terdiam..

"bisakah kau tetap memerankan sandiwara ini hun-ah, tetaplah menganggapku kakakmu"

#DEG

hati sehun tiba-tiba terasa nyeri mendengar penuturan luhan..

"apa kau sudah tak mencintaiku ?" sehun kini membuka suaranya membuat luhan tersentak,,,

"tak ada gunanya cinta antara kita hun-ah, orang tua kita sudah menikah, kita sekarang bersaudara, kita tak bisa seperti dulu lagi" balas luhan dengan mata yang sudah berkaca-kaca

sehun menggenggam sumpitnya keras menahan amarah yang merasuki dirinya

"apa kau mencintaiku ?" sehun kembali menanyakan pertanyaan yang sama

"sehunie..."

"jawab saja yang sejujurnya, ini tak akan merubah keadaan kita akan tetap menjadi saudara" tambah sehun memotong ucapan luhan

"ne, aku mencintaimu...sebagai saudaraku" balas luhan lirih

kata-kata luhan cukup membuat hati sehun remuk, jujur saja sehun masih sangat mencintai luhan, cinta pertamannya yang karena pernikahan kedua orang tua mereka membuat mereka kini harus menjadi saudara..

"terima kasih atas jawabanmu noona, aku tak akan menuntut lebih" balas sehun lalu ia segera beranjak dari duduknya dan meninggalkan luhan yang menatap sendu kepergiannya..

air mata luhan tak dapat terbendung lagi, tetes demi tetes air mata turun membasahi pipi mulusnya, namun ia tak bersuara, ia menangis dalam diam..

'mianhe sehunie,,, jongmal mianhe,,,hikz saranghe' tutur luhan dalam hati

.

.

.

.

~Other side..

Jongin membaringkan dirinya pada kasur King Size miliknya, seraya menatap langit-langit kamarnya jongin menyunggingkan senyumnya..

"aaiiisshhh ada apa denganku !" tiba-tiba jongin menggelang-gelengkan kepalanya

Jongin POV

apa aku menyukainya ?

ani ani ! aku tak mungkin menyukai yeoja galak itu !

tapi kenapa jantungku berdegup sangat kencang saat kejadian di bus tadi (seraya memegangi dada sebelah kirinya)

aahh itu biasa hormon laki-laki

ia benar, aku belum tentu menyukainya, detak jantung yang memburu itu wajar, saat aku berlari juga rasanya seperti itu bukan,,

hmm tapi tak ada salahnya jika aku memastika perasaan ini, si kodok juga lumayan cantik, ia pantas menjadi yeoja chingu seorang kim jongin,,,

'jongin-ssi'

hmm kenapa kata itu terdengan tak menyenangkan, hmm kenapa ia tak memanggiku jongin oppa ?, itu terdengar lebih baik,,

baiklah kyungsoo, mari kita jangan bertengar dulu untuk saat ini, aku harus memantapkan hatiku

Jongin POV end

.

.

.

.

~Next Day

Kyungsoo terbangun setelah mendengar suara alrm i-phone nya, dengan langkah gontai ia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya..

Kyungsoo keluar dari kamarnya dengan menggunakan seragam lengkap seraya menjinjing tas sekolahnya..

setelah menuruni tangga, kyungsoo melangkah menuju meja makan, dan dari sini dapat dilihatnya sang oppa yang tengah bergelut di dalam dapur

"morning dear~~" suara yifan membuka harinya

"morning oppa~~, kau masak apa ?" balas kyungsoo dengan senyum indahnya

"hanya roti isi, tapi ini khas kanada, kau pasti akan ketagihan jika memakannya" ujar yifan, seraya membawa hasil karyanya menuju meja makan

"hahaha memang apa bedanya roti isi kanada dengan roti isi korea" kyungsoo menggeleng-gelengkan kepalanya

#tingnong~~ (bel rumah berbunyi)

"eh ? siapa yang datang pagi-pagi begini ?" heran kyungsoo

"makanlah sarapanmu, biar oppa yang buka" tutur yifan lalu dengan segera melangkah menuju pintu..

tak lama yifan kembali namun kini ia tak sendiri, ada jongin bersamanya

"em ? untuk apa kemari ?" ujar kyungsoo dengan masih mengunyah roti isinya

"tentu saja untuk menjemputmu" balas jongin lalu dengan segera menduduki dirinya pada kursi di depan kyungsoo,,

"hah ? tak perlu !, aku sudah biasa berangkat sendiri" ujar kyungsoo

"kyung~~ tak boleh begitu, kau harus menghargai niat jongin" tutur yifan seraya mengusap-usap puncak kepala adiknya lalu ikut duduk bersama dongsaeng-dongsaengnya

"makanlah jongin, ini adalah buatan hyung !" seru yifan..

"benarkah ?" heran jongin, dan segera mengambil roti isi di depannya..

.

.

.

"cha ! kita berangkat !" seru jongin seraya memberikan tangannya, berharap kyungsoo membalasnya

alih-alih membalas kyungsoo bahkan langsung membuang muka dan berjalan lebih dulu meninggalkan jongin,,

"sabarlah menghadapi adikku jongin" ucap yifan sambil menepuk-nepuk bahu jongin

jongin membalas semangat yifan dengan senyuman

"it's okay,, adik hyung sangat menarik, aku pergi dulu" balas jongin, ia pun segera keluar dari apartemen dan mengejar langkah kyungsoo

.

.

"ayo masuk !" seru jongin mengajak kyungsoo memasuki mobilnya

dengan memberikan pandangan yang sulit di artikan kyungsoo pun akhirnya masuk ke dalam mobil jongin.

Jongin pun segera memasuki mobilnya..

"ada apa sebenarnya denganmu ?" heran kyungsoo,

"aku ? memangnya aku kenapa ?" balas jongin, ia pun mulai menjalankan mobilnya..

"kenapa kau mendadak baik padaku, jujur saja kau terlihat aneh" balas kyungsoo

"benarkah ?, kau lebih suka aku yang menyebalkan atau aku yang baik ?" tanya jongin lagi

"tidak keduanya" balas kyungsoo, membuat jongin ingin memaki namun ia berusaha menahan

'ingat kim jongin kau ingin memperbaiki hubunganmu dengannya' ucap jongin dalam hati menenangkan dirinya sendiri

"biasakanlah dirimu untuk bertemu dengan kim jongin yang baik, aku lelah terus bertengkar denganmu, apa kau tak lelah ?" ucap jongin lagi masih fokus dengan jalanan di depannya

"semua kegiatan yang memperlihatkan wajahmu membuatku lelah" balas kyungsoo..

baiklah jongin ingin sekali meneriaki kyungsoo saat ini namun ia kembali menahan dirinya,,

"hmm satu lagi, bisakah kau memanggilku dengan sebutan yang baik ?" ujar jongin lagi

"maksudmu ? aku rasa si hitam sudah cukup baik untukmu"

bailah jongin sudah tak tahan

"YA ! BISAKAH KAU BERBICARA SEDIKIT LEBIH SOPAN !" teriak jongin sambil sedikit melirik ke arah kyungsoo lalu kembali fokus ke jalanan di depannya

"cihh,, katanya kau akan menjadi kim jongin yang baik" ucap kyungsoo sedikit menyunggingkan senyumnya

"ekhhmm mianhe,,hmm maksudku bisakah kau memanggilku jongin oppa ?"

"HAHAHAHAHAAHA" seketika kyungsoo tertawa terbahak-bahak membuat kaget seorang kim jongin

"apa ada yang lucu ?" tanya jongin heran

"haha haha,, kau ? kau ingin di panggil oppa ? hahah tak cocok hahaha" kyungsoo masih tertawa bahkan kini ia tertawa sambil menepuk tangannya

jongin menengok ke arah kyungsoo tepat saat lampu merah menyala dan dapat dilihatnya wajah tertawa kyungsoo yang sangat cantik, ini adalah kali pertama jongin melihat kyungsoo tertawa, bibir kyungsoo membentuk hati membuatnya terlihat semakin menggemaskan, jongin sedikit terpesona..

jongin tersadar dari lamunannya saat terdengar beberapa suara bel mobil yang sepertinya sudah tak sabar untuk berjalan karena lampu hijau telah menyala

"apa benar tak cocok ?" jongin kembali bersuara

"hm hehehe" kyungsoo mengangguk sambil masih sedikit terkekeh..

"tapi kau memanggil sehun dengan sebutan oppa, kenapa jika padaku kata itu tak cocok ? kami kan seumuran" tutur jongin lagi

"kalau sehun oppa memang cocok di panggil oppa, dia memiliki karisma" balas kyungsoo

"aku lebih berkarisma, lihat saja aku memiliki banyak penggemar" ujar jongin tak mau kalah

"iya kau benar, kau memang memiliki banyak penggemar yang gila dan aneh, sama seperti orang yang digemarinya" balas kyungsoo lagi sambil tersenyum aneh, entah kenapa mengolok jongin membuat kyungsoo begitu bahagia

"YA !..." jongin ingin kembali marah, ia menatap ke arah kyungsoo

"wae ?" namun ucapan jongin terpotong dengan ucapan kyungsoo ditambah ekspresi datarnya

"ani tak ada" balas jongin terlihat sedikit takut lalu kembali menatap ke depan

jongin tak melihat kini kyungsoo tengah tersenyum di sampingnya...

Kyungsoo dan jongin keluar bersama dari mobil jongin, pemandangan itu di tangkap oleh krystal, sang ketuan Jongin Fans Club, orang yang sangat memuja jongin

"sialan ! berani-beraninya yeoja itu mendekati jongin oppa !" gerutu krystal

"kita harus beri dia pelajaran krys" kini sulli salah satu teman krystal ikut berbicara,,

"awas kau Do Kyungsoo" ujar krystal geram

.

.

.

~At Kantin

Kyungsoo dan baekhyun berjalan menuju salah satu bangku yang akan menjadi target mereka, namun tiba-tiba..

'byurr'

kyungsoo ditabrak oleh seorang yeoja yang menyebabkan baju seragam kyungsoo basah dan kotor, kyungsoo segera menatap sang yeoja..

"ups sorry..." ucap yeoja itu dengan tampang angkuh..

"kau sengaja ?" ucap kyungsoo saat melihat sang pelaku adalah krystal, yeoja yang sempat bermasalah dengannya

"kalau ia kenapa ?" ucap krystal dengan semiriknya

dengan geram kyungsoo segera mengambil gelas milik baekhyun di sampingnya dan menyiram wajah krystal..

"YA !" teriak krystal, ia tak mau kalah, dengan segera di ambilnya gelas milik temannya dan berniat menyiram kyungsoo kembali

'GREP'

namun tiba-tiba seseorang memegang tangan krystal membuat krystal menghentikan pergerakannya

"jangan buat masalah krys" ucap orang tersebut..

"se-sehun..." ucap krystal sedikit gagap

"jangan sakiti dia" ucap sehun lagi dengan pandangan menusuknya, sehun segera menarik kyungsoo agar ikut meninggalkan kantin bersamanya

kyungsoo dan sehun berjalan meninggalkan kantin, dan baru saja mereka keluar dari pintu kantin, mereka berpapasan dengan jongin

Jongin sedikit terkejut dengan keadaan kyungsoo, pakaian atas kyungsoo begitu kotor dan basah

"kau kenapa ?" ucap jongin khawatir seraya menarik bahu kyungsoo

sehun segera menepis tangan jongin dari bahu kyungsoo,,

"tanyakan pada para penggemarmu !" ucap sehun lalu ia kembali menarik kyungsoo..

.

.

.

dengan amarah yang memuncak jongin berjalan memasuki kantin dan segera menuju ke arah krystal, krystal yang melihat jongin berjalan ke arahnya merasa begitu senang, ia segera merapikan tatanan wajah dan seragamnya

"jongin !" seru krystal girang

"apa yang telah kau lakukan pada kyungsoo !" marah jongin dengan tatapan tajamnya

"a aku, aku hanya mengingatkannya agar tak usah dekat dekat denganmu" balas krystal

"YA ! JANGAN SEKALI-KALI KAU MENGANGGU KYUNGSOO LAGI, JIKA KAU MENGGANGGUNYA, AKU TAK AKAN MEMAAFKANMU !"

jongin segera melangkah pergi meninggalkan krystal yang begitu kaget dengan bentakan jongin..

.

.

.

Jongin berniat untuk mengantar kyungsoo pulang, namun setelah ia mencari kyungsoo ke kalasnya, teman kyungsoo mengatakan bahwa kyungsoo sudah pulang bersama sehun,,

akhirnya jongin pun pulang sendiri, namun entah kenapa ia merasa malas untuk pulang ke rumah, ia melewati sebuah kedai ice cream dan menghentikan mobilnya..

"sudah lama aku tak makan ice cream disini" ujar jongin bermonolog lalu ia segera turun dari mobilnya..

Jongin memasuki kedai ice cream itu, setelah memesan ice cream yang diinginkannya jongin segera mencari tempat duduk untuknya...

"jongin !" tiba-tiba terdengar suara lembut memanggilnya

"eh ? luhan noona ?" jongin segera berjalan menuju bangku luhan

"kau sendiri ?" tanya jongin

"ani, aku sedang menunggu temanku, kami berencana akan menonton drama musical di gedung itu" ujar luhan seraya menunjuk gedung yang berada di seberang kedai ice cream tempat mereka saat ini

"oohh begitu..." balas jongin lalu ia mulai memakan ice creamnya

"kalau kau ?" luhan kembali bertanya..

"mmm aku sendiri, hanya ingin mampir saja kesini, aku ingin makan ice cream" balas jongin sambil tersenyum

luhan membalas dengan anggukan, tak lama i-phone luhan berbunyi, luhan segera mengangkat telepon masuk itu

"yeoboseo ?"

"kau dimana ?"

"mwo ? kau tak bisa datang ?"

"lalu aku bagaimana ? aku sudah berada di depan gedung"

"...ckk arraso" luhan lalu mematika sambungan telepon tadi dengan wajah yang terlihat cukup tidak bahagia

"kenapa noona ?" tanya jongin

"temanku bilang ia tak bisa datang, ia harus menjaga keponakannya, huftt lalu aku bagaimana, apa aku harus pulang, hmmm sayang sekali, aku ingin menonton, tapi tak seru jika aku menonton sendiri" ujar luhan lesu

"nonton denganku saja, bagaimana ?" tawar jongin...

seketika luhan kembali menampakkan senyumnya

.

.

.

Sehun dan kyungsoo akhirnya sampai di gedung pertunjukan yang akan menampilkan drama musical itu, seperti janji kemarin sehun mengajak kyungsoo menonton drama musikal bersamanya dan disinilah mereka sekarang di lobi gedung menunggu petugas membukakan pintu untuk mereka..

"sehunie !"

sehun segera menoleh ke sumber suara..

"nonna ? sedang apa disini ? ...eh jongin ?" heran sehun saat melihat sang kakak datang bersama jongin..

"aku dan jongin akan menonton drama musical" balas luhan, kyungsoo menatap ke arah luhan dan jongin nanar, di fikiran kyungsoo penuh dengan pertanyaan

'siapa yeoja cantik ini ? kenapa ia datang dengan jongin ? kenapa sehun oppa mengenalnya ?' begitulah fikir kyungsoo

tak kalah kaget dengan sehun, jongin pun kaget mendapati sehun dan kyungsoo yang ternyata belum pulang

"kau kenapa belum pulang !" ujar jongin menegur kyungsoo

"aku dan sehun oppa memang ada janji menonton hari ini" balas kyungsoo

"nugu ?" tanya luhan, sepertinya ia juga penasaran dengan kyungsoo

"dia adik kelasku, namanya Kyungsoo" ucap sehun membalas pertanyaan luhan

"kyungsoo kenalkan, ini Luhan nonna, dia...kakakku" ucap sehun lagi

"bangapta eonnie" ujar kyungsoo lembut sambil sedikit menunduk

'apa dia selalu sopan dengan setiap orang ? lalu aku ? kenapa padaku ia begitu kuarang ajar' gumam jongin dalam hati

Mereka pun akhirnya memasuki gedung pertunjukan bersama, saat ini mereka sudah berada di dalam gedung pertunjukan, dimana posisi duduk mereka dari ujung kiri ada luhan lalu disebelah kanannya ada sehun dan di sebelahnya lagi ada kyungsoo dan jongin berada paling kanan,,

Pertunjukan pun di mulai, setiap penonton yang hadir nampak larut dalam pertunjukan, begitu pula empat orang tadi, part ini merupakan part yang paling mengharukan dari cerita,,

Jongin melihat ke samping kirinya, tempat kyungsoo, ia ingin melihat apa kyungsoo juga menangis seperti penonton-penonton lain,

saat jongin mengarahkan pandangan pada kyungsoo, ternyata kyungsoo sudah berlinangan air mata, jongin ingin tertawa melihatnya,

jongin mendengat bibirnya pada telinga kyungsoo,

"ternyata kau bisa menangis juga" bisik jongin yang sontak membuat kyungsoo segera mengarahkan pandangan pada jongin sambil menampakkan tampang sebalnya..

"uljima" kata jongin sambil tersenyum lalu perlahan menghapus jejak air mata di pipi kyungsoo

#DEG

kyungsoo sedikit tertegun dengan perlakuan jongin yang begitu lembut padanya..

.

.

.

Pertunjukan pun berakhir dengan meninggalnya tokoh wanita bintang utama itu..

"huft,, kenapa ceritanya begitu menyedihkan" dengus kyungsoo

"sudahlah, itu hanya cerita, tidak ada yang seperti itu di dunia nyata" sahut jongin..

kyungsoo dan jongin terus saja berbicara sepanjang jalan keluar gedung pertunjukan itu, sedangkan sehun dan luhan, entah kenapa mereka menjadi pendiam sejak berakhirnya pertunjukan..

"hmm kenapa orang tua mereka harus menikah, padahal anak-anak mereka saling mencintai, sungguh cerita yang mengharukan" tutur kyungsoo lagi..

#Deg

Ucapan kyungsoo terdengar jelas oleh sehun dan luhan, membuat luhan tertunduk dan sehun yang menatap sendu ke arah luhan..

"sudahlah kyung, jangan di bicarakan lagi, itu hanya sebuah cerita, kisah cintamu tak akan sesedih itu aku yakin" ucap jongin

"hmm kyung, aku pulang bersama noonaku ya, maaf aku tak bisa mengantarmu pulang" sehun tiba-tiba membuka suaranya

"eh ?,, aahh arraso gwenchana, aku bisa naik bus" balas kyungsoo seraya tersenyum

"Ya ! Untuk apa naik bus, aku ada disini !" seru jongin, kyungsoo belum sempat membalas ucapan jongin, karena sehun kembali bersuara

"baiklah kami duluan" ucap sehun, lalu segera merangkul luhan untuk berjalan bersamanya..

kyungsoo menatap nanar ke arah sehun yang terus berjalan bersama luhan

"kau kenapa ? jangan bilang kau cemburu !" seru jongin menyadarkan kyungsoo dari tatapan fokusnya

"eh ? aniyo... mereka itu saudara untuk apa cemburu" ucap kyungsoo

"kajja ! kita pulang" jongin segera menggenggam tangan kyungsoo dan menariknya agar ikut berjalan bersamanya, dan anehnya lagi kyungsoo tak memberontak

mereka keluar dari gedung tepat saat massa angin yang membawa udara dingin berhembus membuat badan kyungsoo mau pun jongin menggigil kedinginan..

'GREP'

tiba-tiba saja jongin memeluk kyungsoo dari samping, membuat kyungsoo berada disisinya

#deg_deg_deg

jantung keduanya berpacu dengan cepat

"jo-jongin..."

"jangan menolak, ini agar kau tak kedinginan" ucap jongin memotong ucapan kyungsoo

tanpa sadar keduanya tersenyum, senyum yang tak mampu di lihat oleh keduanya..

.

.

.

TBC

Chap 6 is up !

maaf ya kalo kepanjangan dan sedikit membosankan, tapi author tetap berharap ff ini bakal tetep di suka, terima kasih untuk readers yang selalu meninggalkan jejaknya keep reading n comment yaa gumawo #bow