Title : Colorful Love_Chapter 8

Main Cast :

Do Kyungsoo (yeoja)

Kim Jongin (namja)

Oh Sehun (namja)

Luhan as Oh Luhan (yeoja)

Other cast :

Byun Baekhyun (yeoja)

Wu Yifan as Do Yifan (namja)

Cast lain dapat dilihat saat berjalannya cerita~~

Gendre : Romance, Friendship, school life

Author : Lale Uti

NB :

Cerita murni dari pikiran author, DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK ATAU PEMPOSTING ULANG FF INI, cast minjem dari Om Sooman :D,,, it's GS !, typo bertebaran,, like and comment if you love this FF okay ^_^

.

.

^^HAPPY READING^^

.

.

.

"kau tak mengerti dengan segala perlakuanku padamu selama ini ?" kyungsoo kembali menggeleng

jongin geram, ia sungguh tak menyangka kyungsoo benar-benar tak peka, akhirnya,,,

'CUP'

kyungsoo membulatkan matanya saat jongin tiba-tiba menempelkan bibirnya pada bibir kyungsoo, jongin mencium kyungsoo lembut, sangat lembut, membuat kyungsoo tak mampu memberontak

.

.

.

Chapter 8

.

.

Kyungsoo kembali ke alam sadarnya, bibir jongin masih menempel pada bibirnya dan dengan kekuatan yang ia miliki, ia mendorong tubuh jongin

Dengan mata yang terlihat sedikit berair kyungsoo membuka suaranya

"Apa yang kau lakukan ? kau fikir aku yeoja murahan ?" ujar kyungsoo sedikit bergetar

"ani ! bukan itu mak-" belum selesai jongin berucap kyungsoo sudah berlari meninggalkannya

"KYUNGSOO !" jongin menyerukan nama kyungsoo seraya mengejar yeoja itu yang kini sudah menyetop taxi dan segera masuk ke dalamnya

"Do Kyungsoo !" teriak jongin frustasi mengiringi kepergian taxi yang di naiki kyungsoo

"aiissshh paboya..." gumam jongin lagi seraya menyacak rambutnya frustasi..

.

.

.

~Other side

Kyungsoo duduk terdiam di dalam taxi yang di masukinya

perlahan digerakkannya sebelah tangannya menyentuh bibirnya,,

Kyungsoo POV

Perlahan kugerakkan tanganku menuju bibirku, oh Tidak Tuhan ! ciuman pertamaku direbut namja hitam itu,,

aaiissshhhh bagaimana ini ! (seraya menggerakkan tubuhnya ke kiri dan kanan)

hikz ciuman pertamaku, untuk suamiku kelak, kenapa namja hitam mesum itu yang merebutnya ! kenapa dia !

hikz dasar mesum pesek hitam aku membencimu !

kau fikir aku yeoja murahan yang gampang kau permainkan ?, enak saja menciumku, aku tak akan memaafkanmu

"AKU BENCI KAU !"

Kyungsoo POV end

"AKU BENCI KAU !"

teriakan kyungsoo mengagetkan supir taxi yang tengah fokus mengemudi

"jusungeyo nona apa kau baik-baik saja ?" tanya sang supir sedikit khawatir dengan tingkah kyungsoo yang terbilang aneh..

kyungsoo tersadar dari kelakuan anehnya setelah mendapat teguran dari supir taxi itu, ia pun segera memperbaiki posisi duduknya

"ne, gwenchanayo,,, bisa lebih cepat sedikit ahjussi ?" tutur kyungsoo dan taxi pun melaju semakin kencang..

.

.

.

.

taxi berhenti di depan kawasan apartemen kyungsoo, kyungsoo segera turun dari taxi tersebut..

kyungsoo melangkah memasuki area apartemennya, tepat setelah kyungsoo keluar dari lift yang mengantarkannya menuju apartemennya dan baru beberapa langkah ia berjalan, langkahnya terhenti saat ia melihat sesosok namja tinggi kurus yang bersandar di depan pintu apartemennya, namja itu menunduk dan sepertinya ia belum menyadari kehadiran kyungsoo

"Sehun oppa ?"

suara kyungsoo menyadarkan sehun, ia pun segera mengarahkan padangan menuju kyungsoo, dapat kyungsoo lihat tatapan sehun kepadanya sungguh sendu,,

perlahan sehun melangkah mendekatkan diri menuju kyungsoo

'GREP'

tanpa aba-aba sehun memeluk kyungsoo erat, membuat kyungsoo terkejut dan membulatkan matanya lebar, ia tak menyangka sehun akan memeluknya seperti ini..

"kyungsoo-ya...jangan tinggalkan aku jebal.."

#DEG

kalimat pertama yang keluar dari bibir sehun sungguh membuat kyungsoo semakin terkejut..

"oppa..." gumam kyungsoo pelan

"hikz,,, aku mohon kyungsoo tetaplah disisiku" sehun kembali bersuara

kyungsoo terdiam ia tak tahu harus membalas ucapan sehun dengan kalimat apa, namun ia merasa badan sehun bergetar, dan terdengar isakan kecil dari sehun yang membuatnya iba sehingga perlahan ia membalas pelukan sehun, kyungsoo menepuk-nepuk pelan punggung sehun, menenangkan namja itu

.

.

.

.

~Next Day

"aku selesai oppa, aku berangkat dulu" kyungsoo segera bangun dari duduknya dan mengecup pipi kakaknya

"hati-hati dear~" balas yifan lembut

"ne !" seru kyungsoo seraya melambaikan tangannya dan terus melangkah,,

kyungsoo berjalan, memasuki lift menuju lantai 1, dan setelah itu ia kembali berjalan menuju gerbang,,

"kyungsoo !"

suara itu, suara yang sangat kyungsoo kenal dan kyungsoo sangat tidak ingin bertemu dengan namja pemilik suara itu saat ini sehingga ia memilih untuk tidak menghiraukan panggilan itu dan terus berjalan

"YA ! DO KYUNGSOO !" suara itu terus memanggil dan kyungsoo pun terus mempercepat langkahnya..

'grep'

sang pemilik suara segera menarik lengan kyungsoo yang membuat kyungsoo refleks menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap ke arah si pemilik suara

"Lepas !" perintah kyungsoo dingin

"Tidak mau !" balas namja yang tak lain adalah jongin itu

"aku bilang lepas !"

"kenapa semalam kau pergi ?"

"aku tak ingin berlama-lama dengan namja mesum seperti kau !" balas kyungsoo

"YA ! Apa kau belum mengerti maksudku !?" ujar jongin lagi

"tentu saja aku mengerti !, dimana-mana namja mesum sama saja, kau bermaksud macam-macam denganku bukan !, jadi aku akan tegaskan padamu, berhentilah menggodaku ! aku bukan yeoja murahan !" kyungsoo segera menarik paksa lengannya dari tangan jongin

namun jongin kembali menarik lengan kyungsoo..

"kyungsoo-ya ! kenapa kau begitu bodoh hah !, siapa yang akan macam-macam padamu !, gunakan otakmu itu ! no paboya !" tutur jongin sedikit frustasi

"maksudmu ?" tanya kyungsoo dengan wajah polosnya

jongin segara menggapai dua bahu kyungsoo membuat kyungsoo kini tepat menatap wajahnya yang tampan

"dengarkan aku baik-baik dan kali ini tolong jangan menafsirkannya dengan hal-hal buruk"

kyungsoo terdiam memperhatikan jongin

"kau tahu kan belakangan ini kita sudah cukup dekat, aku selalu menjemputmu, mengantarmu, bersamamu dan semalam aku menciummu" jongin menjeda ucapannya saat melihat rona merah di pipi kyungsoo

"itu semua aku lakukan bukan karena ingin bermaksud jahat padamu kyungsoo-ya, tapi aku menyukaimu"

#DEG

kyungsoo merasa akan mati saat ini juga mendengar penuturan jongin, entah kenapa jantungnya berpacu sangat cepat menyebabkan aliran darahnya pun berjalan begitu cepat, pipi kyungsoo bersemu

"a apa maksudmu ?" tanya kyungsoo perlahan

"apa kurang jelas ?, aku menyukaimu ! ani aku bahkan mencintaimu, untuk itu jadilah pacarku" jongin menampakkan senyumnya yang sangat indah..

sungguh untuk pertama kalinya kyungsoo melihat jongin begitu tampan dengan senyumnya, kyungsoo sedikit terpana..

"jongin oppa,, mianhe aku tak bisa menjawabnya sekarang, beri aku waktu" tutur kyungsoo, perlahan kyungsoo melepaskan diri dari jongin dan melangkah menjauhi jongin yang masih terpaku setelah mendengar ucapan kyungsoo

"oppa ? dia memanggilku oppa ? yuhuuuuu !" jongin tanpa sadar melocat-loncat bahagia

"Kyung tunggu ! biar kuantar !" jongin yang akhirnya sadar kyungsoo sudah meninggalkannya pergi segera mengejar kyungsoo..

kyungsoo segera menaiki bus diikuti jongin di belakangnya, kyungsoo berkata bahwa ia tidak ingin menaiki motor jongin, sehingga jongin pun mengalah dan ikut menaiki bus bersama kyungsoo

"sehun oppa !" seru kyungsoo yang membuat jongin ikut mengarahkan pandangan kepada sehun yang kini melambaikan tangannya ke arah kyungsoo

kyungsoo segera berjalan menuju kursi sehun yang berada paling belakang dan masih mampu menampung dua orang, jongin ikut mengiringi kyungsoo di belakang..

"apa suasana hatimu sudah lebih baik ?" tanya kyungsoo saat ia sudah duduk di samping sehun

"ne,, terima kasih untuk pelukanmu semalam" balas sehun sambil tersenyum

namun ucapan sehun membuat jongin menatapnya intens,,

"apa maksudmu Oh Sehun ?" ujar jongin sinis

"emm ? maksud ? maksdku apa ?" ujar sehun balas bertanya

"pelukan, apa maksudmu dengan pelukan ?" nada suara jongin semakin tinggi

"aahh itu, hmm itu adalah urusanku dengan kyungsoo, kau tak perlu tahu" balas sehun seraya melirik kyungsoo sambil tersenyum membuat jongin geram

"YA ... !" belum sempat jongin menyelesaikan teriakannya, tangan kyungsoo sudah lebih dulu memegang lengannya membuat jongin menghentikan ucapannya

"jangan buat keributan di bus" ucap kyungsoo kemudian

"baiklah, tapi kau harus menjelaskan padaku soal ini ara !" ujar jongin

"aku tak janji ne " balas kyungsoo seraya tersenyum, sehun pun ikut tersenyum, namun jongin tetap dengan wajah masamnya

.

.

.

Mereka bertiga turun di pemberhentian bus, rasanya seperti dejavu, mereka pernah melakukan ini juga dulu namun saat itu kyungsoo jalan beriringan bersama sehun dan meninggalkan jongin di belakang, lain hal nya dengan sekarang mereka menelusuri jalan setapak sambil beriringan bertiga..

saat mereka berjalan sehun sempat membisikkan sesuatu pada kyungsoo yang membuat jongin merasa tak nyaman

"hei, apa kalian tak sadar ada aku disini !, dan kau Oh sehun ! jangan terlalu dekat dengan kyungsoo, aku tak suka melihatnya" tutur jongin dengan gaya bicara santainya, membuat sehun kembali tersenyum

"wae ? kenapa aku tak boleh dekat dengan kyungsoo ?" ujar sehun

"tentu saja karena dia itu milikku !"

'puk'

"Aww" jongin segera memegangi abs nya yang habis dipukuli kyungsoo

"jangan bicara yang tidak-tidak" tutur kyungsoo lalu kemudian melanjutkan kata-katanya

"aku duluan ne oppadeul ! annyeong !" kyungsoo pun segera berlari meninggalkan sehun dan jongin

"Ya ! Do Kyungsoo !" panggil jongin, namun kyungsoo tak berbalik, ia hanya melambai dari kejauhan tanpa menghadap ke belakang

.

.

.

~At Kyungsoo's class

"Baekhyun-ah !" kyungsoo segera berseru saat melihat baekhyun sahabatnya sudah duduk di bangku miliknya

"waegure ? kau mengagetkanku !" seru baekhyun, ia heran, tak biasanya kyungsoo terlihat seperti ini, kyungsoo segera melangkah menuju bangkunya

"baekhyun-ah, pagi ini jongin oppa mengutarakan perasaannya padaku" tutur kyungsoo pelan agar hanya baekhyun yang dapat mendengarnya,

"REALLY !" kaget baekhyun dengan suara kerasnya memebuat satu kelas melihat mereka

"sstttt bisakan kau berbicara lebih pelan baekkie" balas kyungsoo sedih

"mianhe, cha ceritakan apa yang terjadi" ujar baekhyun lagi

kyungsoo pun memulai ceritannya..

"jadi bagaimana dengan jongin sunbae dan sehun sunbae ?"

kyungsoo tersenyum, lalu membisikkan sesuatu pada baekhyun

"ya ! kau jahat !" seru baekhyun dengan nada bercandanya

.

.

~Skip time

Seperti biasa kyungsoo baekhyun dan sehun makan siang bertiga di salah satu meja kantin, pemandangan itu pun tak pernah lepas dari mata jongin yang selalu mengamati mereka dari meja yang sedikit jauh dari meja kyungsoo

"shit ! Oh Sehun itu tak bisa mendengarkan dengan baik euh !" kesal jongin sembari memakan ganas dobokki miliknya

"iya, mereka bahkan terlihat semakin dekat" tambah chanyeol

"hmm sepertinya mereka memiliki hubungan special, semalam saat aku melewati taman di salah satu kawasan aparteman Congdamdong aku melihat kyungsoo dan sehun berpelukan" ucapan jongdae membuat dobokki jongin hampir masuk ke paru-parunya

"YA A ! jongdae benarkah ?" tanya chanyeol penasaran

"aiiisshh sudah aku tak tahan lagi melihat mereka !" kesal jongin, ia segera berdiri dari duduknya dan melangkah melewati meja kyungsoo tanpa menoleh sedikit pun pada kyungsoo

"hei, sepertinya jongin sunbae marah pada kalian" seru baekhyun seraya menatap sendu ke arah jongin

"biarkan saja" seru kyungsoo cuek

'plak' baekhyun memukul kasar lengan kyungsoo

"ya ! byun baekhyun ini sangat sakit aiisss" ujar kyungsoo seraya mengelus lengannya yang baru saja dipukuli baekhyun

.

.

.

Bel pulang sekolah pun berbunyi, kyungsoo dan baekhyun keluar dari kelas mereka,

kyungsoo terlihat mencari-cari seseorang

"apa kau mencari jongin sunbae ?" tanya baekhyun

"a aniyo,, untuk apa aku mencarinya" elak kyungsoo

"dia tak akan datang, aku yakin dia sudah pulang, sudah kubilang kan, tadi jongin sunbae terlihat sangat kesal" tutur baekhyun

"benarkah ?" kini wajah kyungsoo sedikit khawatir

"jadi berhentilah bersandiwara, jelas-jelas kau dan sehun sunbae tak ada apa-apa tapi malah ingin membuat orang lain gerah ckckck, hati-hati nanti kau menyesal" ujar baekhyun lalu berjalan mendahului kyungsoo

"baek tunggu ! temani aku ke toko buku dulu !" kyungsoo segera mengejar langkah baekhyun

.

.

.

~skip time

"aku pulang~~"

seru kyungsoo seraya memasuki apartemen miliknya, terdengar suara ribut di ruang TV dan saat kyungsoo melihat ternyata Jongin dan oppanya sedang menonton bola bersama

"eh ? kau sudah pulang ?" ujar yifan saat melihat adiknya melewati ruang TV itu, kyungsoo hanya membalas dengan anggukan dan berniat memasuki kamarnya, namun matanya sedikit melirik ke arah jongin yang tak melihatnya sedikit pun

'apa dia marah padaku ?' ujar kyungsoo dalam hati

tak lama kyungsoo kembali turun dari kamarnya dan bergabung bersama jongin dan oppanya menonton sepak bola

"kyung ! ayam nya akan habis, cepat pesankan lagi" perintah yifan pada sang adik

"arraso.." kyungsoo pun berdiri dari duduknya dan segera menelpon salah satu restoran ayam untuk memesan ayam goreng yang diminta hyungnya..

kyungsoo kembali duduk di samping jongin dan tiba-tiba handphone yifan berbunyi

"hello ?, oh ne ne,, ne baik aku akan segera kesana" yifan segera berdiri dari duduknya

"hyung mau kemana ?" tanya jongin

"hyung ada urusan sebentar, nanti hyung kembali, kalian jaga rumah ne" dengan terburu-buru yifan segera mengambil mantel miliknya dan melangkah meninggalkan apartemennya

.

.

.

Keheningan kini tercipta antara kyungsoo dan jongin, hanya suara TV yang meramaikan suasana di antara mereka

keadaan seperti ini sangat langka terjadi di antara kyungsoo mau pun jongin, biasanya jika mereka bertemu tak ada kata sepi yang ada malah ribut-ribut terus..

"ekhhmm oppa" kyungsoo membuka suara

"emm ?" balas jongin singkat

"apa kau marah padaku ?"

lama jongin terdiam, sampai akhirnya ia membuka kembali suaranya "menurutmu ?" balasnya singkat

"oppa mianhe~~"

kyungsoo mati gaya, ini adalah pertama kalinya merajuk pada seorang pria selain appa dan oppanya tentunya

jongin tersentak mendengar kyungsoo meminta maaf padanya, namun rasa kesalnya masih mampu membuat ia sedikit marah pada kyungsoo

"jika kau berpacaran dengan sehun katakan saja, jangan memberikan harapan kosong padaku" ujar jongin sedikit dingin, membuat kyungsoo semakin merasa bersalah

"aku tidak berpacaran dengan sehun oppa" kyungsoo membela diri

"lalu kenapa semalam kalian berpelukan di taman"

"eoh ? darima oppa tahu ?" heran kyungsoo

"jadi kau dan dia benar-benar berpelukan ?!" kini jongin mengarahkan pandang pada kyungsoo

"ne,, aahh anii aisss ini bukan pelukan yang seperti oppa fikirkan" ujar kyungsoo lagi

"lalu ?"

"jadi begini..."

flash back

kyungsoo melangkah memasuki area apartemennya, tepat setelah kyungsoo keluar dari lift yang mengantarkannya menuju apartemennya dan baru beberapa langkah ia berjalan, langkahnya terhenti saat ia melihat sesosok namja tinggi kurus yang bersandar di depan pintu apartemennya, namja itu menunduk dan sepertinya ia belum menyadari kehadiran kyungsoo

"Sehun oppa ?"

suara kyungsoo menyadarkan sehun, ia pun segera mengarahkan padangan menuju kyungsoo, dapat kyungsoo lihat tatapan sehun kepadanya sungguh sendu,,

perlahan sehun melangkah mendekatkan diri menuju kyungsoo

'GREP'

tanpa aba-aba sehun memeluk kyungsoo erat, membuat kyungsoo terkejut dan membulatkan matanya lebar, ia tak menyangka sehun akan memeluknya seperti ini..

"kyungsoo-ya...jagan tinggalkan aku jebal.."

#DEG

kalimat pertama yang keluar dari bibir sehun sungguh membuat kyungsoo semakin terkejut..

"oppa..." gumam kyungsoo pelan

"hikz,,, aku mohon kyungsoo tetaplah disisiku" sehun kembali bersuara

kyungsoo terdiam ia tak tahu harus membalas ucapan sehun dengan kalimat apa, namun ia merasa badan sehun bergetar, dan terdengar isakan kecil dari sehun yang membuatnya iba sehingga perlahan ia membalas pelukan sehun, kyungsoo menepuk-nepuk pelan punggung sehun, menenangkan namja itu

.

.

kini keduanya terduduk di salah satu bangku taman yang berada di kawasan apartemen kyungsoo

"ada apa denganmu oppa ?" ujar kyungsoo membuka pembicaraan mekera

"orang tua ku akan bercerai kyung"

"eoh ?" kyungsoo tersentak dan segera menatap sendu ke arah sehun yang kini menundukkan kepalanya

"satu sisi hatiku merasa sedih dengan kenyataan ini, namun sisi hatiku yang lain merasa senang, apa mungkin ini karena luhan noona" ujar sehun lagi

"luhan noona ?" kyungsoo mengerutkan keningnya

"dia adalah saudara tiriku kyung, dan eommaku yang sekarang adalah eomma tiriku, dulu aku dan luhan noona adalah sepasang kekasih"

kyungsoo membulatkan matanya kaget mendengar penuturan sehun

"padahal baru kemarin aku mengatakan pada luhan noona bila aku akan melupakannya dan mencoba move on darinya, namun sekarang orang tua kami akan bercerai, lalu apa yang harus aku lakukan kyung aku bingung sungguh" sehun menatap kyungsoo sendu

"oppa mian, aku tak begitu berpengalaman dalam hal percintaan seperti ini, tapi jika aku boleh menyarankan, hmm jika memang benar orang tua kalian akan bercerai kembalilah bersama luhan eonnie, aku yakin luhan eonnie masih mencintai sehun oppa"

"aku yang harusnya minta maaf kyung, aku mengganggu malammu yang indah ini dengan cerita bodohku" ujar sehun seraya tersenyum sedih

"aniyo, kau tak mengganggu sama sekali oppa"

"kyung, kau memiliki aura yang sama seperti eommaku, kau selalu membuatku merasa nyaman didekatmu, hal itu pula lah yang membuatku tanpa berfikir panjang ingin segera bercerita padamu saat menghadapi masalah seperti sekarang" tutur sehun lagi

"benarkah ?, aku senang mendengarnya oppa, sering-seringlah berkunjung aku akan selalu senang menerima kunjungan oppa" balas kyungsoo sambil tersenyum indah menyejukkan hati

"gumawo, dan mengenai saranmu itu, aku tak yakin bisa kyung, luhan noona sepertinya sudah tak menyukaiku"

"benarkah ? aku tak yakin, saat aku bertemu denganya di Gedung Musical waktu itu ia terlihat sangat menyayangimu oppa" tutur kyungsoo lagi

"benarakah ? yaaa apa kau pintar membaca isi hati orang ?" ujar sehun seraya mengacak lembut puncak kepala kyungsoo

"aiiss oppa aku serius" ujar kyungsoo seraya merapikan rambutnya

"kyung, boleh aku minta sesuatu ?" tanya sehun

"emm ? tentu jika aku bisa melakukannya aku akan melakukannya untuk oppa" balas kyungsoo

"maukah kau memelukku ? sekali saja"

kyungsoo terdiam sesaat, sampai akhirnya tanpa berbicara apa pun kyungsoo menggerakkan tubuhnya memeluk sehun

sehun memejamkan matanya menerima pelukan hangat dari kyungsoo

"gumawo kyung, pelukanmu sungguh menghangatkan hatiku, terima kasih kyung, terima kasih"

flash back off

"jadi begitu ceritanya oppa" ujar kyungsoo

jongin terus menatapnya intens,,

"benar kau tak ada apa-apa dengan sehun ?" tanya jongin lagi

"aiissshh berapa kali aku harus bilang, tidak ada apa-apa ! kenapa kau begitu keras kepala" gerutu kyungsoo

"baiklah kali ini aku percaya, tapi ingat jangan pernah memeluk dia lagi" tegas jongin

"wae ?" tanya kyungsoo

"seorang namja dan yeoja yang tak memiliki hubugan apa pun jika melakukan hal seperti itu dapat menimbulkan fitnah" jelas jongin dengan wajah yang dibuat serius

"hei ! enak sekali kau berbicara seperti itu, kau saja kemarin menciumku !"

"nah kalau itu beda konteks, kau kan calon istriku" ujar jongin polos

"YA ! siapa yang akan menjadi istrimu !?" kyungsoo melotot

"tentu saja kau siapa lagi, aku sudah bicara pada yifan hyung jika aku menyukai adiknya Do Kyungsoo" balas jongin lagi

kyungsoo terdiam seraya menatap jongin..

"wae ? kau tak suka ?" ujar jongin seraya menatap kyungsoo yang masih menatapnya

"aku tahu aku tampan, tapi jangan terlalu lama menatapku, nanti kau bisa overdose"

"aaiissshh betapa PD nya orang ini Tuhan" ujar kyungsoo sedikit frustasi

"baiklah jika kau tak mau menikah denganku aku akan menelpon umma untuk membatalkan pembicaraannya dengan Do ahjuma"

"ani ani ! siapa bilang aku tak mau !" seru kyungsoo

"jadi kau mau ?" jongin menatap kyungsoo seraya tersenyum

'cup'

kyungsoo mencium pipi jongin kilat

jongin membeku seketika,

dan tanpa aba-aba jongin segera meraup bibir ranum kyungsoo, mencurahkan segala rasa cintanya yang tak mampu di ungkapkan dalam bentuk kata-kata, kyungsoo tak menolak, ia bahkan memberikan kesempatan untuk jongin memasuki mulutnya semakin dalam,,

sampai akhirnya..

"YA ! APA YANG KALIAN LAKUKAN !"

yifan tiba-tiba saja datang mengganggu aktifitas keduanya, refleks kyungsoo dan jongin menghentikan aksi mereka

"ckckck sangat mengkhawatirkan meninggalkan kalian berdua dirumah, aku akan menelpon appa dan umma agar segera menikahkan kalian" ujar yifan kesal

"oppa~~" rengek kyungsoo

"baik hyung aku setuju, mari kita percepat saja pernikahan ini, aku sudah tak sabar" ujar jongin dengan menampakkan senyum mesumnya

'plak'

kyungsoo memukul kepala jongin

"aww appo !, bisakah kau sedikit lebih lembut" seru jongin

"jangan bicara aneh-aneh jika tak ingin dipukul" balas kyungsoo

"tapi aku memang ingin segera menikah denganmu, lalu kenapa ?" balas jongin lagi

"aiiisshh kau menyebalkan !" ujar kyungsoo

"tapi kau mencintai namja menyebalkan ini bukan ?!"

penuturan jongin membuat wajah kyungsoo bersemu..

"aaiiissshh IYA ! Aku Mencintaimu ! Apa kau puas !" ujar kyungsoo yang kembali membuat jongin tersenyum

jongin segera merengkuh tubuh kyungsoo,,

"saranghe Do Kyungsoo"

"nado saranghe Kim Jongin" balas kyungsoo di dalam pelukan jongin

"YA ! Bisakah kalian menganggapku ada !" -Yifan

.

.

.

.

END

hai hai semua :D, Author mau minta maaf banget karena sangat lama memposting lanjutan FF Colorful Love ini, yahh maklum ada urusan kekeke, dan jujur author sempet nge blank sama lanjutan cerita ini, jadi mian banget kalo last chap ini kurang dapet feel nya atau kurang greget atau mengecewakan atau kurang pas di hati temen2 semua author minta maaf, next FF author akan berusaha lebih baik lagi, Terima kasih untuk semua pecinta FF ini, saya selaku Author FF ini sangat berterima kasih untuk semua support temen2,,

Thanks So Much ^_^