Protect X
Disclaimer : aku tak memiliki hak atas semua yang ada disini kecuali beberapa OC
Chapter 3 : Protect X v.s Demon King
G dan Magnus telah memulai duel mereka di udara, Magnus mencoba untuk menyerang G dengan rantai-rantainya sementara G memutar-mutarkan sambil mengayunkan halbertnya dengan satu tangan Guna menangkis sekumpulan rantai dengan pisau tajam sebagai ujungnya yang datang dari berbagai arah, tetapi meskipun G dapat menangkis rantai-rantai tersebut, rantai-rantai itu semangkin lama semangkin cepat sehingga memaksa G untuk bermanuver guna menghindarinya, lalu Magnus tiba-tiba berada di samping G dan meniju G tepat di mukanya yang menyebabkan G terpental 5 meter ke belakang.
Sementara itu di bawah mereka perang semangkin mengganas dari kedua belah pihak, masing-masing pihak sama-sama menembakan meriam dan Gatlinggun mereka dan saling membantai satu sama lain
"Aaaaaaaaaaaarg...!" jerit Haru, terhempas kebelakang akibat serangan Itchi
"maaf, sepertinya seranganku itu terlalu berlebihan" kata Itchi
"ugh... sial" rintih Haru, berusaha berdiri
Tiba-tiba Zhao datang dan menyerang Itchi dengan kedua pedangnya tapi berhasil ditahan oleh pedangnya Itchi
"Haru mundur! Kekuatanmu tidak cukup untuk melawan Eleven Pilars" perintah Zhao pada Haru
"APA!?, KENAPA GAK ADA YANG BILANG" kata Haru terkejut
"ah, Zhao-san tak kusangka ternyata bertemu orang hebat sepertumu disini" kata Itchi
"Haru, uruslah tempat lain, soal disini biar aku yang uruskan" perintah Zhao pada Haru
"apa kau yakin kau bisa melawan Eleven Pilars, Zhao?" kata Haru
"tenang saja Komandan" kata Yura tiba-tiba datang
"Yura?, kapan kau..."
"tenang saja komandan, Zhao pernah menolak untuk menerima GelarEleven Pilars, jadi dapat dipastika bahwa kekuatan Zhao setara dengan Eleven Pilars" jelas Yura
"HAAAAAAAAAAAH" seru Haru terkejut
Disebuah kapal Protect X berdiri 5 orang masing-masing memiliki nomor I, II, III, IV, dan V secara berurutan
Seluruh komandan memiliki busana yang sama kecuali warna pakaian, nomor pakaian, dan senjata mereka, komandan I memakai jas hijau dengan dalaman putih dan celana hijau, ia menggunakan 2 jangkar kecil yang tersambung dengan rantai dia selalu terlihat menyengir, bernama Ivan, komandan II memiliki rambut berantakan bak pengemis yang mentupi matanya, senyuman kecil selalu menghiasi wajahnya yang bak pengemis itu,walau begitu ia memakai baju stadart Protect X seperti, jas hitam dalaman putih dan celana hitam, ia menggunakan sekop ia bernama Steve, komandan III selalu memasang muka serius disetiap keadaan, ia memakai jas putih dalaman merah dan celana biru, ia menggunakan khatar, ia bernama T Charcharias, komandan IV bernama White Charcharias memiliki wajah yang sangat mirip dengan Poseidon dan selalu terlihat tersenyum, ia memakai pakaian serba hitam dan memakai tombak, dan yang terakhir adalah komandan V benama Edward Armsrong ia adalah satu-satunya yang memiliki rambut coklat diantara kelima orang tersebut, ia mengenakan jas merah dalaman merah dan celana coklat senjatnya adalah berbagai macam senjata api, seperti pistol, assasult rifle, rocket launcher, dan pisau untuk jarak dekat
"jadi sudah waktunya kita keluar" kata Steve dengan nada santai
"wah-wah kondisinya perang ini mangkin kacau aja, nih" kata White
"baiklah, ayo!" kata Edward
Kelima orang tersebut langsung menghilang dari pandangan dan berpencar menggunakan soru untuk pergu ketempat-tempat yang terpisah
Ivan langsung muncul secara tiba tiba di sebuah kapal Demon King danlangsung saja menganyunkan jangkar kecilnya yang menghempaskan sebagian besartentara Demon King sementara Steve menancapkan sekopnya ke dek kapal Demon King dan dengan kekuatan monsternya melempar setengah bagian kapal tersebut kearah kapal yang ditumpangi Ivan dan meghancurkan kapal tersebut dan setengah bagiannya lagi tenggelam beruntung Steve telah berpintah tempat sebelum kapal tersebut tenggelam, sementara T membelah kapal Demon King dengan mudahnya, dan White menusuk dan melempatkan Kedua potongan kapal tersebut kearah armada Demon King dan menghancurkan dua kapal lagi, lalu Edward menghancurkan satu kapal Demonking lagi denga Rocket launcernya
"ternyata mereka tak terlalu kuat, ya"
kata Ivan
"tapi kapal-kapal musuh masih banyak" keluh Steve
"jangan menyerah kita harus memenangkan pertarungan ini" seru Edward
"ya, aku tahu" kata White
"nah, ayo kita lanjutkan" kata T
Sudah 5 menit sejak dimulainya duel antara Zhao dan Itchi, gerakan mereka sangat cepat, sangat cepat hingga tak bisa diikuti dengan mata. Itchi telah menggunakan kedua pedangnya dan Zhao juga telah menggunakan 2 dari 9 pedangnya
"kenapa anda tidak menggunakan kesembilan pedangmu Zhao-sama?" kata Itchi
"karena aku bisa menghancurkan dinding ini, atau lebih buruk lagi aku bisa menghancurkan setengah paulau" balas Zhao, "tapi jika kau mau aku bisa menggunakan 3 pedang" kata Zhao menarik pedang ketiganya dan menaruhnya dimulut "santoryu ogi(aliran rahasia tiga pedang)..." Zhao mensejajarkan ketiga pedangnya diarah kanan
Itchi menyarungkan 1 pedangnya memegang pedang satunya lagi dan bersiap-siap melancarkan tebasan vertikal "Reiki(sejata roh)..." dan pedang tersebut diselimuti oleh aura abu-abu pucat
"santsume(tiga cakar)"
"ken(pedang)"
Ketiga pedang Zhao dan pedang Itchi bertabrakan dan menghancurkan bagian atas dinding raksasa tersebut
G dan Magnus berlanjut dan semangkin memanas, rantai-rantai Magnus bergerag mangkin cepat tiap detik dan G semangkin kewalahan menangkis serangan Magnus dan akhirnya rantai-rantai Magnus akhirnya menusuk tembus tubuh G tetapi Gseperti tidak menghiraukanya dan menusuk Magnus dengan halbertnya
"apa?" kata Magnus terkejut "bagaimana bisa kau baik-baik saja setelah menerima serangan tesebut"
"jadi kau ingin tahu, baiklah akan kuberi tahu kau satu hal" G lalu tersenyum dan berkata "aku tak bisa merasakan rasa sakit"
"begitu, ya" Magnus lalu menendang dan menyebabkan G terpental bermeter-meter kebelakang dan menghantam dinding pertahanan tempat Zhao dan Itchi bertarung, rantai-rantai Magnus tercabut secara kasar dari tubuh G begitu juga dengan halbert yang ada di tubuhnya "jangan pikir hanya kau saja yang terlahir tanpa rasa sakit, G Nostradamus Charcharias"
Darah menucur membasahi pakaian yang G kenakan tapi luka yang sedemikian parah itu tidak ia hiraukan dikarenakan ia tak merasakan apa-apa, G perlahan berdiri dan melihat Magnus masih mengambang diudara
"sial..." keluh G membunyikan lehernya
"hahahahaha, kau benar-benar menarik" kata G lalu ia terbang menuju Magnus
Edward DKK masih bertahan dari serbuan Demon King meskipun mereka memiliki keuntungan tetapi tentara Demon King terbukti lebih tangguh dari perkiraan mereka
"sial" keluh Edward sambil membidik sniper rifle-nya ke arah musuh "kalau seperti ini terus kita akan kalah"
Disisi belakang dinding pertahanan Protect X, Nobunaga duduk diatas bangkai kapal yang baru saja ia tenggelamkan
"baiklah kita bisa menembus pertahan Protect X dari sini" kata Nobulaga sambil menyarungkan pedangnya
"lama tak bertemu Nobunaga Hellgate" kata Posaidon yang tiba-tiba muncul didepanya
"lama juga tak bertemu Posaidon Nostradamus Charcarias
Nobunaga langsung mengeluarkan pedangnya dan Poseidon membalasnya dengan mengeluarkan trisulanya
"itu bukan trisula yang biasa kau pakai" kata Nobunaga
"dan itu juga bukan senjata yang biasa kau pakai" balas Posaidon
Dengan sekejap mata senjata mereka saling bertubrukan dan menghasilkan gelonbang Stunami kecil
"Rupanya kau masih belum melemah" kata Poseidon sambil menyengir
"kau juga " balas Nobunaga sambil tersenyum
Zhao dan Itchi masih berduel di atas tembok pertahanan yang kini sudah hancur setengahnya, debu berterbangan kemana-mana dan keduanya telah terengah-engah, pertarungan ini telah berlansug lama tapi baru kali ini Zhao menyadari bahwa pedang yang Itchi gunakan adalah pedang tak bermata jadi pedang itu lebih terlihat seperti tongkat pemukul berentuk pedang
"pedang apa itu? Apa karena kau sudah masuk Eleven Pilars kau jadi teralu sombong untuk menggunakan pedang asli?" tanya Zhao dalam nada marah
"Kofun no Katana(pedang kegembiraan) bukanlah pedang yang digunakan untuk membunuh orang" jawab Itchi
"kalau begitu bagai mana dengan pedang yang satunya lagi?" tanya Zhao
"ini adalan pedang saya harap takkan pernah saya pakai" jawab Itchi sambil memegangi ganggang pedangnya yang satu lagi
"baiklah kalau begitu" kata Zhao sambil mengeluarkan pedang yang satu lagi "kurasa sudah saatnya aku sedikit serius"
G dan Magnus masih bertarung diudara, gerakan diudara G terbukti sangat merepotkan Magnus . G berhenti diudara Halbert yang semula di putarkannya untuk menagkis serangan Magnus kini berputar mangkin kencang, lalu ia menarik halbert itu kebelakang "kanoni arititas(meriam gravitasi)" G langsung melepaskan gelombang gravitasi yang ia telah himpun dengan cara menusukan halbert itu ke udara
"apa?" serangan itu terlalu cepat sangat cepat hingga ia tak bisa menghindar jadi ia terpaksa menahanya, serangan dengan daya hancur yang besar tersebut menyebabkan Magnus terlempark arah pertarungan Zhao dan Itchi
Magnus lalu perlahan berdiri kedua tangannya kini telah patah akibat serangan G, Itchi lalu dengan cepat menghampiri kakaknya tanpa menghiraukan Zhao
"Nii-san tangan mu" kata Itchi
"aku tahu" kata Magnus
"Magnus nii-san akan saya sembuhkan tangan mu" kata Itchi ,lalu tangannya mulai mengeluarkan cahaya hijau muda dan menempatkanya ketangan Magnus, "selesai tolong jangan terlalu banyak menggerakan tangan mu, nii-san"
"Itchi?" kata G tiba-tiba bicara "kaukah itu Itchi?"
"tidak mungkin" kata Itchi membalikan kepalanya"G-sama"
"kau kenal dia?" tanya Magnus dan Itchi menganggukkan kepalanya
"apa yang kau lakkukan disini Itchi?" tanya G
"saya juga ingin menayakan hal yang sama pada anda" jawab Itchi "apa yang anda lakukan di sini, bukankah anda tidak ingin berperang lagi?"
"aku tak punya pilihan" kata G " aku harus, karena aku ingin melindungi Rumah dan teman-temanku"
Itchi hanya terdiam
"karena itu..." lanjut G "Itchi... bergabunglah dengan ku"
"apa!?" kata Magnus dengan murkanya"apa kau bilang!?"
"maaf..." kata Itchi dengan pelan" saya tidak bisa, saya masih punya orang yang ingin saya lindungi"
Tiba-tiba angin kencang dan stunami menerpa mereka
"ugh apa ini?" tanya Haru
"ini kekuatanya..." kata Zhao"mereka sedang bertarung"
Sesudah kata-kata tersebut keluar dari mulut Zhao mereka semua langsung terkejut
"tidak mungkin"kata Itchi "nii-sama dan Poseidon-sama tidak di perbolehkan untuk bertarung sedekat ini dipulau berpenduduk"
"Nobunaga, apa yang kau pikirkan" Kata Magnus
Semua orang yang berada disekitar situ hanya bisa terdiam melihat pertarungan antar 2 orang yang memilki kekuatan seperti dewa, setiapkali senjata mereka bertemu satu sama lain mereka melepaskan gelombangkejut yangmenyebabkan stunami
"rasakan ini" kata Poseidon, mengarahkan telapak tangannya kearah Nobunaga, dari teapak tanganya keluar sebuah partikel cahaya kecil, patikel tersebut perbang kearah Nobunaga tetapi Nobunaga berhasil menghindarinya. Partikel tersebut tersebut terbang hingga mencapai cakrwala dan meledak, ledakan tersebut setara dengan sebuah bomatom raksasa, beruntung ledakan itu jauh dari Protect X
"kau bercanda aku tahu itu serangan 'terlemah'-mu tapi itu bisa menghancurkan 1 atau 2 pulau" kata Nobunaga dengan nada kawatir serangan itu akan mengenai sebuah pulau dan membinasakanya
"tenang saja itu samudra pasifik, smudra itu cukup luas untuk menampung ledakan tersebut" kata Posaidon "nah... ayo kita lanjutkan"
"kurasa tidak usah" kata Nobunaga sambil menyarungkan pedangnya "kita terlalu dekat dengan pulau berpenghuni, dan aku tidak ingin menghancurkanya"
"kau benar" kata Poseidon "lebih dari ini kita akan bener-benar meghancurkan satu sama lain, aku rasa sudah waktunya kira menyudahi perang ini"
"ya..."
"pertarungan mereka sudah berhenti" kata G
Magnus lalu mengeluarkan rantainya dan bersiap untuk menyerang akan retapi Den-Den Mushi G tba-tiba menyalah G mengangkatnya dan bicara
"ada apa ayah" kata G "oh begitu"
"sepertinya kita telah diberikan perintah untuk mundur" kata G
"baiklah kalau begitu" kata Magnus lalu berjalan pergi "ayo Itchi"
"Ha-hai" ia lalu menghampiri Magnus, sebelum ia pergi ia sempat melihat kebelakang
"kerugian yang kita alami sangat besar" kata Zhao
"aku tahu" jawab G "mungkin kita harus mengnjungi Estonia"
A/N
Huh akhirnya chapter ini selesai juga, oh ya bagi kalian yang membaca ini tolong di review ya. Di fan fic ini G dkk mungkin akan sedikit ikut campur dalam pertarungan di beberapa anime-anime lain. Review please :)
Next : Recovering
*note : Estonia bukan nama negara di fic ini
