Title : LOVE ME RIGHT
Cast
- Kim Jongin [19]
- Do Kyungsoo [18]
- Oh Sehun [19]
- Byun Baekhyun [18]
- Park Chanyeol [18]
- Kim Jongwoon [31]
- Kwon Yuri [26]
- Xi Luhan [18]
Other Cast
- All member BTS [18]
- All member The Ark [18]
- All member Ikon [18]
- Park Jungsoo [42]
- Jung Sooyeon [44]
Cameo
- Jung Soojung [18]
Genre
- School life
- Romance
- Drama
- Family
- Friendship
THIS IS GENDERSWITCH FOR EXO OTP
DLDR!
DON`T BE SIDERS
•••
HAPPY READING
•••
Preview Chap 1
"YA! YA! OH SEHUN SEDANG BERKELAHI DI SELASAR!" Seru seorang siswa bernametag Kim Jongdae.
"Mworago? Dengan siapa?" Tanya Go Ara.
"KIM JONGIN!"
Uhukk!
Kyungsoo tersedak makanannya bersamaan dengan nama Jongin yang disebut, ia meminum air mineral Baekhyun dan segera berlari meninggalkan kantin tanpa peduli Baekhyun yang memanggil-manggilnya dibelakang.
•••
Chapter 2
Ketika Kyungsoo sampai didepan selasar kelasnya, sudah banyak murid-murid lain yang memenuhi selasar itu sehingga tubuh kecilnya tidak bisa melihat apapun didepan sana.
"Eo.." Kyungsoo mengangkat kepalanya saat ada kedua tangan yang membimbing bahunya untuk berjalan maju kedepan, ia tersenyum ketika menyadari Chanyeol lah yang membantunya.
"Gomawo." Gumam Kyungsoo, Chanyeol tersenyum singkat lalu berlalu begitu saja.. sepertinya akan membantu Baekhyun menemuinya.
Mata bulat Kyungsoo kini menatap pemandangan yang menyakitkan.. kedua orang yang dulu bersahabat itu kini bahkan saling memukul dan sesekali mengucapkan umpatan yang kasar, tanpa sadar air mata mulai menetes dari mata bulat Kyungsoo.
"Hajima!" Seru Kyungsoo.
Percuma.. mereka tak berhenti malah semakin bersemangat untuk memukul satu sama lain, Kyungsoo melihat sekelilingnya dan menemukan Luhan yang tampak shock ditempatnya.
"Luhan-ah.. panggil Yuri ssaem!"
Luhan hanya diam ditempatnya menatap kosong kedepan, Kyungsoo memegang kedua bahu Luhan, "Luhan! Pangggil Yuri ssaem!"
"Eo.. eoh..?"
"APA YANG KALIAN LAKUKAN?!"
Semua terdiam mendengar suara itu.. suara kepala sekolah mereka, Jung Sooyeon.
"BUBAR!"
Murid-murid mulai berhamburan masuk ke dalam kelas begitupun dengan Kyungsoo yang mengajak Luhan masuk ke dalam kelas.
Sooyeon menatap Jongin dan Sehun bergantian dengan tatapan marah, "Pulang sekolah temui aku!" Desis Sooyeon dingin.
Jongin dan Sehun menghela napasnya pelan.. mereka tahu ini tidak benar.. sangat tidak benar.
•
LOVE ME RIGHT
•
"Apa yang terjadi padamu Luhan?! Kenapa hanya diam?!" Seru Kyungsoo frustasi.
Luhan menarik napasnya lalu menghembuskannya, matanya menatap mata bulat Kyungsoo, "Aku hanya tak mau terseret masalah."
"Dan membiarkan mereka sekarang ditangan kepala sekolah? Kau gila?" Ujar Kyungsoo.
"Kenapa kau sekarang jadi membela mereka terus? Kau tahu kalau mereka adalah anak bermasalah.. biarkan saja mereka!"
"Aku tidak perduli dengan Oh Sehun! Tapi aku perduli dengan Kim Jongin!" Seru Kyungsoo lagi membuat semua siswa dikelas tersentak, begitu juga Baekhyun dan Chanyeol yang masih di ambang pintu kelas.
Luhan tersenyum miring, "Oho.. kau kekasihnya?"
"Aku temannya dan aku peduli padanya! Tidakkah kalian memiliki sedikit perasaan pada Jongin?! Dia bahkan sudah membantu kelas kita untuk menaikkan image kita di festival olahraga kemarin! Kalian tak ingat ia masuk ke rumah sakit gara-gara apa?! Kenapa kalian begitu kejam?!"
Semua nya terdiam, Kyungsoo berjalan cepat keluar kelas menuju ruang kesehatan karena ia yakin Kim Jongin ada disana.
"Kau tahu.. kupikir.. perkataan Kyungsoo ada benarnya." Ungkap Namjoon.
Hoseok mengangguk, "Yah.. Jongin memang berusaha mati-matian untuk mencetak poin padahal waktu itu kakinya sudah cedera."
Chanyeol masuk dan berdiri didepan kelas, "Teman-teman.. mari kita bantu Jongin untuk keluar dari masalah tadi.. karena yang salah adalah-"
"Oh Sehun? Yang salah Oh Sehun?" Sela Luhan.
"Diam kau Xi Luhan.. kami tak butuh pendapatmu!" Seru Yunhyeong.
Luhan menatap Yunhyeong sewot, "Kau pikir aku butuh pendapatmu tuan idiot?"
"Idiot kau bilang?!" Yunhyeong ingin sekali memotong bibir Luhan kalau Jiwon dan Donghyuk tak menahannya.
Baekhyun langsung masuk ke dalam kelas begitu menyadari Yuri berada dibelakangnya diikuti beberapa murid yang langsung duduk ditempatnya masing-masing.
Yuri berdiri didepan kelas, menghela napasnya kecewa, "Aku.. baru satu.. ah.. setengah hari menjadi wali kelas kalian, tapi apa sekarang ini? Kalian tahu betapa malunya aku kan?"
Junhoe mengangkat tangan, "Ssaem."
"Ne?"
"Bisa kita bantu Jongin untuk lepas dari masalah ini?"
Yuri mengerutkan dahinya bingung, "Dia salah atau tidak?"
"Tidak/Salah!"
Yuri memijit keningnya pusing, "Aish.. jinjja," Yuri meniup poninya lalu menatap murid-muridnya, "Ok! Kita bantu Jongin, tapi bagaimana dengan Sehun? Dia bagian dari kelas ini juga."
"Ck.. aku bahkan sudah tidak peduli lagi dengannya." Gumam Suji.
"Ya!" Seru Luhan.
"Ish.. diam-diam! Ok! Aku akan mengatasi masalah ini, dan kau Xi Luhan.. ikut denganku,"
"Aku? Wae?"
Yuri menatap Luhan tajam, "Ikut atau kau tidak kuanggap muridku."
Luhan mendengus kesal namun mengikuti Yuri keluar kelas.
Chanyeol hendak memberi salam namun Yuri sudah memberi kode untuk tidak melakukannya jadi ia kembali duduk di kursinya dengan tenang.
•
LOVE ME RIGHT
•
"Appo.." Rintih Jongin saat handuk basah yang diberikan Kyungsoo mengenai lukanya.
"Salahmu!" Gumam Kyungsoo.
"Ck.. kejam sekali.."
"Ngomong-ngomong kemana Sehun?"
"Entahlah.. ia langsung pergi."
"Hah.. aku merindukan Sehun yang dulu."
Jongin tersenyum kecil, "Tapi aku rasa aku ingin lebih sering berkelahi dengan Sehun saja kalau akhirnya aku bisa diperhatikan begini olehmu." Kekeh Jongin.
Kyungsoo mendengus, "Jongin-ah.. apa alasan kalian? Aku yakin kalian pasti punya alasan kan?"
"Aku akan memberi tahunya kalau kau mau kencan seharian penuh denganku."
Kyungsoo memutar bola mata malas, "Ya.. jangan begitu, bagaimana kalau ahjussi dan ahjumma bersedih melihatmu begini?"
"Mereka tak akan begitu sedih karena kau ada disampingku."
"Disampingmu apanya? Aku bahkan bukan kekasihmu."
"Aku sudah mengatakan aku menyukaimu ah bahkan mencintaimu berkali-kali tapi kau tidak pernah menjawabnya." Aku Jongin, Kyungsoo tersenyum kecil.
"Aku tak mau punya kekasih sepertimu."
"Waeyo?"
"Hobi berkelahi, malas belajar, bodoh, tukang tidur, apa yang bisa kubanggakan darimu huh?"
"Kau tahu cintaku bahkan lebih dari itu semua.."
Kyungsoo menghentikan gerakannya diwajah Jongin, ia menaruh handuknya di baskom berisi air hangat lalu menangkupkan kedua rahang Jongin dengan telapak tangannya.
"Itu tidak cukup Jonginie." Ia menyentil dahi Jongin dan memukul dada Jongin, "Obati lukamu sendiri.. aku muak denganmu,"
"Tapi kau suka kan?"
"Mworago?"
"Kau suka aku kan?"
"Percaya diri sekali.. cepat obati lukamu dan siapkan dirimu kalau-kalau nanti kepala sekolah akan mengancam mengeluarkanmu dari sekolah ini."
"Arraseo."
"Cha.. aku pergi dulu.."
Jongin menahan lengan Kyungsoo, "Bisa kau cium aku? Di pipi saja.. itu kekuatan untukku."
Kyungsoo mengecup pipi Jongin beberapa detik lalu melepaskannya, "Fighting!"
Jongin mengacak rambut Kyungsoo, "Saranghae."
Kyungsoo hanya tersenyum lembut membalasnya.
•
LOVE ME RIGHT
•
"Jadi.. apa yang terjadi sehingga mereka bisa berkelahi?" Tanya Yuri membuka percakapannya dengan Luhan.
"Ssaem, kenapa bertanya padaku?"
"Karena aku tahu kau adalah alasan mereka berkelahi."
"Dari mana ssaem tahu? Ssaem jangan asal menebak."
"Perlu aku lihat cctv di selasar agar kau bisa menutup mulut kasarmu itu?"
Luhan menghela napas, "Tapi ssaem.."
"Di kelas hanya kau yang membela Sehun.. aku tahu kau melihat kejadiannya, jadi bisakah kau cerita? Aku akan membantu Jongin dan Sehun agar mereka tak dikeluarkan, tapi aku butuh penjelasan darimu." Pinta Yuri.
"Baiklah.. tapi ssaem, tolong rahasiakan ini?"
•
LOVE ME RIGHT
•
Yuri masuk ke ruangan Sooyeon takut-takut dan menundukan kepalanya dihadapan Sooyeon.
"Bisa kau jelaskan apa yang terjadi dengan kedua muridmu?"
Yuri membuka mulutnya, "Ah.. itu sebenarnya hanya kesalah pahaman saja dan karena mereka laki-laki jadi mudah terbawa emosi."
Mata Sooyeon menatap Yuri tajam, "Kau pikir aku bodoh? Ada cctv disana dan kalau sampai kau bohong aku bisa memecatmu."
Yuri menelan ludah kasar, "Ma.. maksudku ya mereka memang berkelahi karena.." Yuri menghembuskan napas, "Jadi Jongin sebenarnya sedang makan di kelas dan Luhan mengganggunya sehingga Jongin yang memang emosional marah dan hendak memukul Luhan tapi Sehun datang dan melindunginya sehingga jadinya.."
"Panggil orang tua Luhan." Putus Sooyeon.
"Ne?"
"Panggil orang tua Xi Luhan.. mereka begitu karena Sehun berusaha melindungi Luhan."
"Apa harus sampai memanggil orang tua? Aku bisa memberikan gadis itu sanksi."
"Apa kau kepala sekolahnya?"
"A.. ah? Baiklah akan kupanggil orang tuanya." Yuri menundukkan kepalanya lalu berjalan keluar dari ruangan kepala sekolah.
"Huft.. kenapa bisa ada kepala sekolah sedingin itu?" Keluh Yuri.
"Hm.. maaf.."
Yuri mengangkat kepalanya menatap seorang pria didepannya lalu tersenyum ramah, "Ya?"
"Dimana aku bisa bertemu kepala sekolah?"
"Ah.. apakah anda ayah Luhan? Aku baru saja mau menghubungi anda untuk datang ke sekolah." Ujar Yuri.
"Oh.. aku bukan orang tua tapi-"
"Ah.. Kim songsaenim sudah datang, mari ikut saya ke dalam." Ujar guru Park.
Pria itu berlalu melewati Yuri yang terdiam ditempatnya kaget, dia guru? Tapi penampilannya..? Apa ada guru memakai kaos biasa lalu blazer dan memakai celana jeans begitu?
Ah.. Yuri kau benar-benar akan gila..
Drrttt drrtttt
Yuri mengeluarkan ponsel dari saku blazernya lalu membaca pesan dari Chanyeol yang baru masuk.
From : Park Chanyeol
Ssaem, Luhan tadi langsung pulang setelah bertemu dengan ssaem.. apa tidak apa-apa?
Yuri mengehela napasnya lalu membalas pesan Chanyeol.
To : Park Chanyeol
Gwenchana.. aku akan mengurusnya nanti.
Guru berambut panjang itu melangkahkan kakinya ke arah ruang guru untuk beristirahat sejenak.
•
LOVE ME RIGHT
•
Chanyeol membaca pesan balasan dari Yuri lalu kembali memasukan ponselnya ke saku blazernya.
"Chanyeol-ah." Panggil Jaein.
Chanyeol melirik Jaein yang berlutut disamping mejanya, "Mwo?"
"Bisa aku pinjam catatan pelajaran sosial guru Im? Aku ketinggalan banyak tadi karena papan tulisnya sudah dihapus." Pinta Jaein.
Chanyeol mengangguk, ia mengambil buku catatan miliknya di tas lalu memberikannya pada Jaein, "Ambilah.. ini gabungan catatan ku dan Kyungsoo, kau bisa membuat salinannya juga kalau kau mau." Ujar Chanyeol.
Jaein tersenyum manis, "Terima kasih ketua!"
Chanyeol tersenyum kecil lalu mengarahkan pandangannya ke seseorang yang sudah menatapnya dari tadi, "Apa Byun Baek?"
"Apa-apaan memberi buku catatan pada Jaein?" Gumam Baekhyun.
Chanyeol terkekeh, "Maksudmu? Dia mau belajar kan sudah seharusnya aku membantu niatnya itu."
Baekhyun mendengus, "Sudah berapa kali sih kukatakan dia itu suka padamu? Dia itu hanya ingin dekat-dekat denganmu Park!"
"Lalu kenapa? Cemburu?"
"Mwo? Cemburu? Siapa? Aku? Ani!"
"Ya sudah kalau begitu aku tak masalah kan meminjamkan buku catatanku."
"Terserahlah!"
SREKKK
Kyungsoo membuka pintu kelas lalu masuk ke dalam kelas dan berjalan ke arah tempat duduknya, Baekhyun menatap Chanyeol sejenak lalu berjalan mendekati Kyungsoo.
"Kyung.. gwenchanayo?" Tanya Baekhyun.
Kyungsoo tersenyum kecil dan mengangguk, "Gwenchana.. Baek, aku.."
"Tidak apa.. kau bisa cerita nanti, aku akan menunggu sampai kau siap cerita."
"Terima kasih Baekhyun-a.."
Baekhyun mengulum senyumnya, "Bukan masalah."
•
LOVE ME RIGHT
•
Ditempat lain seorang pria berkulit putih dengan santainya menyenderkan badannya ke tembok besar dan mengeluarkan bungkus rokok dari kantung celananya.
Pria bername tag Oh Sehun itu menyelipkan rokok pada bibirnya dan mengeluarkan pematik dari saku celana nya yang satu lagi, ia hendak menyalakan rokok itu kalau sebuah suara tidak mengintrupsi nya.
"Mau sampai kapan kau begini Sehun-ah?"
Sehun melirik pemilik suara itu sekilas namun tak memperdulikannya, ia menyalakan rokok nya namun sebuah tangan membuang rokok itu ke tanah dan menginjaknya dengan sepatu.
Mata Sehun menyala dan memegang kerah lawannya marah, "Jangan campuri urusanku!" Desis Sehun tak suka.
"Aku temanmu Oh Sehun!"
Sehun mendengus, ia melepaskan kerah pria didepannya dan meludah didekat sepatu pria itu, "Teman? Aku sudah menganggapmu mati semenjak tiga tahun yang lalu asal kau tahu Kim Jongin."
Jongin mengepalkan kedua tangannya disisi tubuhnya, "Aku minta maaf Sehun-ah.. aku benar-benar minta maaf."
"Minta maaf?" Sehun menatap Jongin remeh, "Setelah kau merenggut impianku?"
"Sehun itu-"
"Jangan pernah campuri urusanku mulai sekarang, Sehun yang dulu sudah mati dan jangan pernah menganggapku temanmu lagi, urusi Kyungsoo-mu itu dan hidupmu sendiri."
Setelah berucap demikian Sehun berlalu meninggalkan Jongin sendirian di atap gedung sekolah dengan setetes air mata yang turun ke pipi pria berkulit tan itu.
•
LOVE ME RIGHT
•
Kyungsoo mengetuk-ngetukkan jari nya dimeja sambil menunggu seseorang yang sampai saat ini belum kembali ke kelasnya, hari sudah sore namun Kyungsoo masih betah menunggu orang itu di kelasnya sampai matanya menangkap sosok yang ditunggunya.
"Sehun-ah.." Panggil Kyungsoo.
Pria berwajah datar yang hendak mengambil tasnya itu menatap Kyungsoo sekilas sebelum Kyungsoo menahan lengannya.
"Lepas." Desis Sehun.
Kyungsoo menjauhkan tangannya, "Oke.. Sehun-ah aku butuh bicara denganmu."
"Tapi aku tak butuh."
"Jebal Sehun-ah."
Sehun menyampirkan tasnya dibahu dan meninggalkan Kyungsoo begitu saja di dalam kelas yang menghembuskan napas kecewa.
Drrttt drrttt
Kyungsoo mengeluarkan ponsel pintarnya dari saku blazer dan membuka pesan yang masuk dari Jongin.
From : Kim Jongin
Ya, eodiseo?
Kyungsoo menarikan jari-jarinya diatas layar lalu mengirim pesan balasannya pada Jongin.
To : Kim Jongin
Sekolah, wae?
Tak lama masuk balasan dari Jongin..
From : Kim Jongin
Turunlah, kuantar kau ke tempat part time.
Kyungsoo tersenyum lalu mengambil tas dan sedikit tergesa turun ke bawah agar bisa segera bertemu dengan Jongin, tapi langkah kaki nya terhenti ketika berpapasan di tangga dengan seorang pria dengan mata sipitnya.
"Do Kyungsoo?"
Kyungsoo melirik sekelilingnya takut, "Apa yang kau lakukan disini?"
"Mengajar tentu saja.. kau sekolah disini?"
Kyungsoo menatap pria itu malas, "Pura-pura tak mengenalku saja itu cukup." Kyungsoo melewati pria itu dan melanjutkan jalannnya ke lantai bawah.
Kyungsoo mengedarkan pandangannya begitu sampai di lapangan parkir lalu menemukan punggung Jongin yang sedang membelakanginya, gadis bermata bulat itu berjalan mendekati Jongin dan mengagetkan pria tan itu.
"Aish.. mengagetkanku saja!" Gerutu Jongin namun ia menatap Kyungsoo bingung, "Kau dikelas dengan siapa? Kenapa bisa ada di kelas sampai jam segini?"
Kyungsoo mengangkat bahu, "Hanya ingin saja.. ayo kita ke tempat part time ku, akan kutraktir kau ramen kalau sudah sampai disana.. ah, tunggu.. bisa kita ke tempat part time Baekhyun dulu? Aku mau membeli bubble tea!"
Jongin hanya mengangguk lalu tanpa sadar menggenggam tangan mungil Kyungsoo yang terasa dingin mengingat ini sudah mulai memasuki musim semi.
"Tadi aku bertemu Sehun." Ujar Jongin membuka percakapan.
"Eo? Lalu?" Tanya Kyungsoo dengan nada datar sedatar-datarnya.
Jongin menghela napas, "Dia bilang.. dia sudah menganggapku mati tiga tahun lalu dan menyuruhku mengurusi hidupku sendiri dan juga kau."
Kyungsoo mendengus, "Apa sih mau nya dia? Kau sudah berbaik hati membayarkan dana kelas dan meminta maaf berkali-kali untuknya tetapi kenapa dia masih begitu?" Kyungsoo menoleh menatap Jongin, "Aku.. bolehkah aku membenci nya Jongin? Aku sudah tak tahan dengan sikapnya."
Jongin menggeleng, "Dia temanku Soo.. sampai kapan pun dan bagaimanapun sikapnya padaku, aku akan berusaha untuk membuatnya dapat memaafkan kesalahanku."
"Bagaimana tadi bertemu kepala sekolah?" Tanya Kyungsoo mengalihkan pembicaraan.
Jongin mengangguk-ngangguk, "Dia bilang kalau aku seperti itu lagi aku akan dikeluarkan." Jawabnya santai sambil mengikuti Kyungsoo yang masuk ke dalam bus.
"Kalau begitu jangan lakukan lagi." Balas Kyungsoo.
Jongin mengangkat bahu dan duduk disamping Kyungsoo.
"Aku serius." Ujar Kyungsoo.
Jongin menolehkan kepalanya lalu meringis, "Hm.. bagaimana ya?"
"Ish.. Kim Jongin!"
"Ok.. tapi satu syarat!"
"Apa?"
"Terus disampingku."
Kyungsoo tersenyum, "Arra."
"Sehun sudah meninggalkan ku, appa dan eomma juga, dan aku tak mau kehilangan kau juga." Jongin bergumam lirih dengan matanya yang menyiratkan pandangan kesedihan yang membuat siapapun merasa sakit.
"Aku tahu Jongin.. aku janji!"
"Benar ya?"
Kyungsoo menepuk kepala Jongin dua kali, "Janji."
•
LOVE ME RIGHT
•
Yuri melepaskan sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah lalu menyalakan lampu di apartementnya, wanita itu menghempaskan dirinya di sofa dan menghela napas nya suara kepala sekolah itu masih terngiang-ngiang dikepalanya.
Flashback
"Ini Kim Jongwoon.. dia guru sastra baru di sekolah ini sama sepertimu, guru Kim masuk kesini berdasarkan rekomendasi dari ibu Chanyeol.. lagipula dilihat dari pengalamannya guru Kim memang mempunyai pengalaman yang cukup bagus."
Yuri menatap Jongwoon dan Sooyeon bergantian, "Lalu..?"
"Kalau tak keberatan aku ingin kau digantikan oleh guru Kim menjadi wali kelas 2-4."
"Ne?" Yuri tersenyum kaku, "Tapi kenapa..? Aku, maksudku aku bahkan baru menjadi wali kelas di kelas itu satu hari dan-"
"Karena itu guru Kwon, kalau baru satu hari kurasa murid-murid akan mudah melepaskanmu."
"Kepala sekolah, aku jadi tak enak kalau begini.. bagaimana kalau kita lihat dulu selama satu minggu bagaimana keadaan kelas dipegang guru Kwon, kalau terjadi banyak masalah.. terserah Kepala sekolah." Jongwoon membuka suaranya.
Sooyeon mengangguk menyetujui, "Baiklah.. kau setuju kan guru Kwon?"
Yuri hanya tersenyum kalaupun ia menolak juga percuma, ia akan di pojokkan habis-habisan oleh Sooyeon.
Flashback End
Yuri menutup matanya dengan lengan kanannya, mencoba mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.. ah, bukan hanya tubuhnya.. tapi juga batinnya mengurusi berbagai permasalahan yang sudah mendatanginya di hari pertamanya di sekolah Junior High School.
•
LOVE ME RIGHT
•
Chanyeol baru saja sampai didepan apartementnya dan menghela napas sebelum menekan pin apartementnya.
"Oh! Kau sudah pulang?" Ujar Lee Minyoung yang kini menjadi Park Minyoung.
Chanyeol memaksakan senyumnya, "Ne.. eomma tadi ke sekolah?"
Minyoung tampak masih sibuk menata meja makan, "Kau mau makan atau mau mandi dulu sayang?" Tanya Minyoung tak menjawab pertanyaan Chanyeol yang sebenarnya ia dengar.
"Mandi saja." Jawabnya, pria tinggi itu langsung masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan eomma nya yang masih sibuk sendiri itu.
•
LOVE ME RIGHT
•
"Ya Byun Baekhyun! Kenapa bisa jadi begini?!" Seru seorang manager cafe sehingga beberapa pengunjung melihat kearahnya.
Baekhyun ingin sekali memukul atasannya itu yang sering sekali meneriakinya, "Mianhae sajangnim.. tadi aku terburu-buru jadi sedikit tidak rapi mengemasnya." Jelas Baekhyun.
Manager cafe itu melemparkan cup bubble tea pada Baekhyun, "Berapa kali kau melakukan kesalahan huh?"
"Aku minta maaf sajangnim.. lain kali aku tak akan seperti ini lagi."
"Minta maaf saja terus Nona Byun, ini sudah yang ketiga kalinya kau membuat kesalahan!" Seru managernya.
Baekhyun menundukkan kepalanya, ia rasa ini adalah hari terakhirnya bekerja disini.
"Kemasi barangmu Nona Byun! Kau dipecat!"
"Tunggu! Apa salah Baekhyun?" Tanya Kyungsoo yang baru tiba bersama Jongin disampingnya.
Manager cafe itu menunjuk cup bubble tea yang sudah rusak tepat disamping kaki Baekhyun, Jongin mengambilnya dan memperlihatkannya pada Kyungsoo.
"Ya! Apa hanya karena ini kau bisa memecat temanku? Manager macam apa kau?" Sungut Kyungsoo.
"Diam kau bocah!"
Kyungsoo merebut cup bubble tea dari tangan Jongin dan melemparkannya pada manager cafe itu membuat Baekhyun dan Jongin tersentak kaget begitupun dengan beberapa pengunjung cafe.
"Kurang ajar!" Manager itu hendak memukul Kyungsoo kalau Jongin tak menahan tangannya.
"Berikan pesangon Baekhyun sekarang dan kami akan pergi dari sini." Ujar Jongin tenang, ia melepaskan tangan manager itu kasar.
Manager itu mengeluarkan amplop dari saku celananya dan meleparkan nya ke wajah Baekhyun, "Keluar dari cafeku."
"Cafemu?" Gumam Baekhyun, "Kau tak sadar? Kau bahkan hanya sekedar manager! Tak tahu malu."
Baekhyun mengambil tas sekolahnya dan mengambil cup bubble tea yang masih tersisa sedikit lalu menuangkannya diatas kepala managernya itu, Kyungsoo dan Jongin yang melihat bahkan menahan tawanya.
"Kau tahu? Aku bahkan bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih bagus dari ini!" Desis Baekhyun lalu mengajak Kyungsoo serta Jongin keluar dari cafenya.
"Wow.. itu keren sekali Baekhyun-ah." Puji Kyungsoo.
Baekhyun mendengus, "Aku sudah muak dengan manager idiot itu.. mengomeli ku terus, dia pikir aku bisa melakukan segala hal dengan sempurna? Aku juga manusia!" Kemudian Baekhyun menatap Jongin dengan senyumnya.
"Terima kasih."
"Untuk?"
"Sudah melindungi Kyungsoo tadi.. kalau tidak ada kau, Kyungsoo bisa dipukul tadi."
Jongin tersenyum, "Sama-sama.. kau tak apa-apa kan Baek?"
"Aku baik-baik saja.."
"Lalu sekarang kau mau bekerja dimana?" Tanya Kyungsoo.
Baekhyun menghela napas, "Itulah yang sedang kupikirkan."
"Bagaimana bekerja ditempatku? Kurasa.. Jungsoo ahjussi bisa menerima mu di kedai ramennya." Saran Kyungsoo, Baekhyun menatapnya.
"Jeongmal?"
Kyungsoo mengangguk, Baekhyun merangkul sahabatnya itu dengan senyum yang mengembang, "Gomawo! Jinjja gomawo!"
Jongin tersenyum melihat kelakuan kedua gadis itu, ah.. kapan ia bisa memiliki persahabatan seperti dulu lagi? Ia merindukan masa-masa memiliki sahabat.
•
•
•
•
TBC
•
•
•
•
Chapter 2 update!~
Wow.. ganyangka sama respon readers semua yang ternyata mendukung ff ini ^.^ dan utk yg minta fast update apa ini udah fast? keke.. Maaf ya gabisa dibales satu" T.T tp aku baca koo..
Buat yg nanya apa masalah Sehun ma Jongin? Apa ngerebutin kyungsoo? Nah.. disini udh mulai kebaca belum masalahnya apa? dan kenapa Soo ga ngebales ucapan cinta Jongin? Terus hubungan JongSoo apa? Sama kenapa umur Jong sm Hun ko 19 sedangkan yg lain nya 18? Nanti akan terjawab seiring berjalannya ff ini ko hehe..
Jadi terus review+follow+fav ya yg banyak supaya vella makin semangat ngelanjutin ff ini.. makasih banyak ya yg udh review di chap kmrn.. terus yg udh fav+follow jg makasih banyak!~ Buat siders.. ayo keluar dan berikan review mu untuk vella yg imut ini hehe..
Okay see you at chap 3
Annyeong!~
Big Thanks
To
ViraaHee, BaconieSonjay, kyunginchity, chocohazelnut07, ariviavina6, dwiihae, Ocha Soo, cute (Guest), risaaa (Guest), ChanHunBaek, whenKmeetK, Kaicakim (Guest), Guest, kaisoohun (Guest), Kaisooship, , KaisooSquishy, Kim YeHyun, NHAC, ParkJitta, BaekhyunKyungsoo
