Cast
- Kim Jongin [19]
- Do Kyungsoo [18]
- Oh Sehun [19]
- Byun Baekhyun [18]
- Park Chanyeol [18]
- Kim Jongwoon [31]
- Kwon Yuri [26]
- Xi Luhan [18]
Other Cast
- All member BTS [18]
- All member The Ark [18]
- All member Ikon [18]
- Park Jungsoo [42]
- Jung Sooyeon [44]
Cameo
- Jung Soojung [18]
Genre
- School life
- Romance
- Drama
- Family
- Friendship
THIS IS GENDERSWITCH FOR EXO OTP
DON'T LIKE DON'T READ
DON'T BE SIDERS
•••
HAPPY READING
•••
Review Chapter 5
Jongin tertawa keras, "Baiklah.. kalau begitu kawi bawi bo!"
Jongin mengeluarkan kertas sedangkan Sehun mengeluarkan gunting, segera saja Jongin berlari meninggalkan Sehun yang sedetik kemudian mulai mengejarnya.
Mereka tak memperdulikan ada beberapa orang yang mereka tabrak sampai akhirnya Jongin menyebrang ke jalan yang lain saat lampu merah, Sehun berhenti mengejar Jongin dengan napas terengah-engah karena lampu sudah kembali hijau dan mobil-mobil mulai kembali berlalu lalang.
"Ya! Cepat kejar aku!" Jongin berteriak dari seberang sana.
"Kalau kutangkap kupastikan kau mati Kim Jongin!" Balas Sehun, ia mulai berjalan keseberang saat lampu sudah kembali merah tanpa sadar ada mobil yang melaju kencang dari arah kanan Sehun.
"YA! OH SEHUN AWAS!" Seru Jongin saat Sehun tak menyadari mobil yang tengah melaju kencang itu.
Sehun menoleh ke kanan dengan gerakan lambat dan membulatkan matanya kaget melihat lampu mobil yang makin mendekat sampai..
BRAKK
"OH SEHUN!"
Jongin membeku ditempatnya kaget melihat tubuh Sehun terpental cukup jauh dan kini berlumuran darah ditengah jalan, tubuh Jongin mulai bergetar saat mendengar teriakkan orang-orang yang melihat Sehun dan mulai mengerubunginya.
Jongin menggelengkan kepalanya cepat, "Tidak.. itu bukan salahku.. tidak.. Sehun.. itu.. itu kesalahan penabraknya.. ya.. itu kesalahannya.." Lirih Jongin, ia mulai mundur beberapa langkah sampai akhirnya berlari menjauhi jalanan itu tanpa memperdulikan kondisi Sehun sedikitpun.
Sehun melihat itu semua walaupun kini kesadarannya mulai menipis, ia melihat Jongin berlari menjauhinya bukan membantunya, "Kim.. Jongin breng.. sek.." Lirih Sehun sebelum ia benar-benar kehilangan kesadarannya.
• • •
Chapter 6
Dan disinilah Jongin sekarang, didepan rumah Kyungsoo.. entah apa yang membawanya ke tempat gadis bermarga Do tapi kini ia sudah bersender dipagar rumah Kyungsoo sambil menangkupkan wajahnya ditelapak tangannyan, ia ingin sekali bertemu Kyungsoo kemudian memeluk gadis mungil itu lalu menangis dibahu sempitnya dan mulai bercerita akan apa yang sudah terjadi.
"Jongin? Kau sedang apa disini?"
Jongin mengangkat kepalanya mendengar suara Kyungsoo, ia pikir Kyungsoo sudah didalam rumah tapi ternyata gadis itu baru pulang jam sembilan malam.
"Kau baru pulang?" Tanya Jongin dengan suara sedikit bergetar.
"Iya, aku baru selesai mengerjakan tugas di perpustakaan seko-"
Perkataan Kyungsoo terputus karena tiba-tiba Jongin memeluknya erat, erat sekali sampai membuat Kyungsoo bingung sendiri.
"Jong.. Jongin.. kau.. kenapa?" Tanya Kyungsoo khawatir.
Kyungsoo semakin khawatir saat merasakan bahunya basah karena air mata Jongin belum lagi tubuh pria tan itu mulai bergetar, ini pasti ada yang salah tapi Kyungsoo hanya diam dan mengelus punggung Jongin mencoba menenangkan Jongin.
"Jongin.." Lirih Kyungsoo saat Jongin menjauhkan tubuhnya dari Kyungsoo, "Ada apa? Kenapa kau begini?"
Jongin menatap mata Kyungsoo lurus, "Sehun.." lirih Jongin dengan suara serak.
Dahi Kyungsoo berkerut, "Ada apa dengannya?"
"Dia kecelakaan.."
Mata Kyungsoo yang sudah bulat kembali membulat akan pengakuan Jongin, ia terdiam beberapa saat untuk mencerna apa yang baru dikatakan pemuda dihadapannya ini.
"Ka.. kalau begitu kita harus.. kita harus ke rumah sakit.." Kyungsoo mau menarik lengan Jongin tapi pemuda itu menghindar.
"Apa yang kau lakukan?! Ayo kita ke rumah sakit! Sehun membutuhkan kita!"
Jongin menggeleng lemah, "Aniya.. dia begitu gara-gara aku.."
"Apa..?" Desah Kyungsoo tak percaya.
"Dia lolos audisi untuk latihan di Busan dan aku mulai mengajaknya berlari untuk terakhir kalinya tapi saat ia hendak menyebrang jalan.. ada mobil.. ada mobil yang menabraknya.. padahal.. padahal itu.. lampu merah.."
Kyungsoo membeku ditempatnya, tak habis pikir bagaimana Jongin begitu.. begitu kejam pada Sehun.
"Kau bodoh atau apa Kim Jongin?!" Bentak Kyungsoo.
Jongin menggeleng dengan air mata kembali menetes dari mata tajamnya itu, "Mianhae.. mianhae.. aku.. aku hanya ingin berlari bersama nya untuk yang terakhir kali sebelum ia ke Busan.. kau tahu kami sangat hobi berlari.."
"Dan jangan bilang kau meninggalkannya disana lalu berlari kesini?"
"Aku ketakutan Soo.. aku takut.."
Air mata Kyungsoo menetes saat ia mengerjap, "Kau brengsek Kim Jongin! Sungguh!"
"Aku tahu! Aku tahu! Aku memang brengsek!"
Kyungsoo dan Jongin masih terdiam ditempatnya masing-masing dengan air mata terus membasahi wajah mereka sampai akhirnya Kyungsoo mendekati Jongin, memeluk pria itu dan menangis didada Jongin.
Ia bingung harus memihak pada siapa.. dilubuk hatinya ia ingin memaki Jongin karena sudah meninggalkan Sehun begitu saja disana, tapi ia juga mengerti ketakutkan yang Jongin rasakan.. namun.. ia juga tahu pasti Sehun kini sedang berjuang keras untuk menyelamatkan dirinya sendiri tanpa ditemani siapa-siapa..
Ugh, dia ingin memasukkan si pengemudi ke penjara yang sepertinya tak tahu aturan itu, ia tak suka berada di posisi seperti ini.
Flashback End
"Jongin? Kim Jongin?"
Jongin mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum kembali ke dunia nya lagi, ia melihat Kyungsoo duduk dihadapannya dengan raut wajah khawatir.
"Wae? Gwenchana?"
Jongin mengangguk, "Eo.."
"Apa yang kau pikirkan?" Tanya Kyungsoo.
"Aku.." Jongin menghela napas, "Kecelakaan tiga tahun lalu.. aku kembali teringat peristiwa itu, kalau saja waktu itu aku tak mengajaknya berlari seperti biasanya lalu meninggalkannya begitu saja.. persahabatanku dengannya.."
Kyungsoo tersenyum lembut lalu mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan Jongin, "Bukan salahmu sepenuhnya Jongin.. aku yakin Sehun.. Sehun hanya butuh waktu."
"Sampai kapan Soo?" Tanya Jongin frustasi.
"Kita tunggu saja.. aku yakin sebenarnya ia ingin bersahabat lagi denganmu," Ujar Kyungsoo.
Jongin mengangguk lemah, "Kuharap begitu.." Pria itu memaksakan senyum kearah Kyungsoo, "Terima kasih sudah mendukungku selama ini."
Kyungsoo menyunggingkan senyum berbentuk hatinya, "Bukan masalah."
"Baiklah.. ayo kuantar ke tempat lesmu," Jongin berjalan keluar bersama Kyungsoo tanpa melepas genggamannya pada tangan mungil itu.
Tanpa menyadari Jungsoo memperhatikan kedua manusia itu dengan senyum malaikatnya, "Kalian memang berjodoh.."
•
LOVE ME RIGHT
•
Baekhyun mendesah keras saat melihat angka-angka dibuku Matematikanya, ia sudah tak sanggup lagi.. di kepalanya terus saja bermunculan wajah ketua kelas menyebalkan yang sudah merebut hatinya itu.
"Kau kenapa Baekhyun?"
Baekhyun menoleh kebelakang mendapati kakak iparnya sudah berdiri diambang pintu kamarnya, "Eonni.. kepalaku ingin pecah rasanya!" Rengek Baekhyun.
Wanita yang berdiri diambang pintu itu kini sudah duduk dikasur Baekhyun, "Ada apa?"
Baekhyun ikut naik ke tempat tidurnya lalu menatap kakak iparnya serius, "Eonni.. aku jatuh cinta pada seseorang," Aku Baekhyun.
"Wah.. siapa pria beruntung itu?"
"Dia ketua kelas di kelasku, tapi.." Baekhyun menggigit bibir bawahnya frustasi, "Tapi sepertinya dia sudah menyukai orang lain.."
"Orang lain?" Dahi wanita disampingnya berkerut bingung, "Kau tahu darimana? Dia memang mengatakannya langsung padamu?"
Baekhyun menggeleng, "Tidak.. tapi tadi saat aku menyatakan perasaanku dia tak berkata apa-apa.."
"Coba jelaskan kondisinya padaku."
"Tadi dia hampir bunuh diri karena berpikir tak ada yang menyayanginya di dunia ini.. tapi aku mengatakan kalau aku menyukainya dan menyayanginya lalu dia berjalan kearahku dan memelukku.." Jelas Baekhyun.
Kakak iparnya terkekeh lalu mencolek hidung Baekhyun, "Dia menyukaimu.. buktinya dia tidak jadi bunuh diri karena kau mengatakan kau menyayanginya kan? Coba kau nyatakan perasaanmu lagi aku yakin dia menyukaimu juga,"
"Tapi.."
"Ngomong-ngomong.. kenapa dia bisa mau bunuh diri..?" Tanya wanita itu penasaran.
"Oh.. wali kelasku itu ingin digantikan oleh guru baru lalu dia menolak tapi ternyata yang mengusulkan itu adalah ibunya sendiri.. jadi dia tertekan,"
"Ah.." Wanita itu tersenyum paksa, "Aku jadi teringat ibu ku.."
Baekhyun merangkul kakak iparnya, "Kalau begitu kembalilah ke rumah eonni lalu temui ibu eonni, aku yakin ibu eonni akan memaafkan eonni.. lagipula bukannya eonni punya adik? Dia pasti merindukan eonni juga."
"Eo.. dia seumuran denganmu Baek,"
"Benarkah? Aku ingin sekali bertemu dengan adik eonni."
Wanita itu kembali tersenyum, "Aku juga ingin bertemu dengannya.."
•
LOVE ME RIGHT
•
"Jongin.." Gumam Kyungsoo dibahu Jongin.
Jongin sedikit menolehkan kepalanya kearah Kyungsoo lalu kembali fokus ke jalanan di depannya, "Mwo?"
"Jangan kaget ya.." Kyungsoo menghembuskan napasnya, "Kalau tahu siapa guru les ku nanti."
Jongin terkekeh, "Memang kenapa? Apa guru mu itu buruk rupa?"
Kyungsoo mencubit pinggang Jongin kesal, "Ish.. kejam sekali sih kau."
"Habis kupikir kan ada sesuatu yang salah dengannya jadi kau menyuruhku jangan kaget."
Kyungsoo mengerucutkan bibirnya lucu lalu turun dari motor Jongin saat sudah tiba ditempat les nya, "Sebenarnya sih.. tidak ada yang salah dengannya tapi-"
"Eo? Kau Kim Jongin kan? Teman si tiang listrik itu?"
Jongin dan Kyungsoo sontak menoleh ke sumber suara dan mata Jongin membulat kaget tanpa dikomando, dia menatap Kyungsoo tak percaya jadi.. maksud Kyungsoo jangan kaget adalah karena guru lesnya Kim Jongwoon?
Jongin memang baru sekali mengantar Kyungsoo ke tempat les nya yang baru karena tahun kemarin dia berhenti ditempat nya yang lama jadi dia tidak tahu kalau ternyata yang mengajar Kyungsoo di tempat baru adalah Jongwoon.
"Kyungsoo-ah, jadi kau kekasih nya? Astaga.. tak kusangka," Komentar Jongwoon, Kyungsoo hanya memutar bola matanya tak berniat membalas ucapan Jongwoon.
"Tapi bukannya guru Junior High School tak boleh mengajar ditempat lain selain di sekolah? Kau melanggar peraturan Kim ssaem." Tanya Jongin mulai membuka suaranya.
Jongwoon meringis kecil, "Bagaimana ya.. aku tidak bisa hidup dari penghasilanku mengajar di sekolah saja, lagipula akan sia-sia berbagai pengalamanku di negara lain kalau hanya mengajar disebuah sekolah swasta yang bahkan namanya tidak begitu terkenal."
Jongin mendengus melihat tingkah sombong gurunya, "Ssaem bisa dipecat.. kuberi tahu saja ya, kepala sekolah Jung adalah orang yang tidak pernah main-main dengan peraturan."
"Aku tak perduli lagipula itu tak akan terjadi, sudahlah aku masuk dulu, Kyungsoo cepat naik jangan berpacaran terus."
Setelah kepergian Jongwoon ke dalam gedung bimbingan belajar itu Kyungsoo menatap Jongin menyesal, "Maaf tak cerita sebelumnya."
Jongin menggeleng lalu melepaskan helm yang berada di kepala Kyungsoo, "Tak apa.. tapi, bagaimana bisa kau tahan dengan mulut sombongnya itu selama satu tahun belakangan ini?"
"Dia memang sombong sih.. tapi harus kuakui kalau pengajarannya itu sangat-sangat bermutu," Kekeh Kyungsoo.
Jongin hanya mengangguk-ngangguk mengerti, "Hm.. mau kujemput nanti?"
Kyungsoo tampak berpikir sebentar lalu kembali menatap Jongin, "Kau keberatan?"
"Tidak sama sekali Soo." Balas Jongin dengan senyum lebarnya.
"Baiklah." Kyungsoo melirik jam tangan putihnya sejenak, "Jemput aku jam setengah sebelas malam ya?"
"Ok.. masuklah nanti guru bermulut besar itu kembali mengoceh padamu."
Kyungsoo mengangguk lalu berjalan menjauhi Jongin tapi baru beberapa langkah gadis itu berhenti dan berbalik kearah Jongin kemudian mendekati Jongin lagi dan..
CUP
Kyungsoo mencium pipi kiri Jongin beberapa detik lalu menjauhkan kembali wajahnya dengan senyum manis, "Terima kasih Jongin." Lalu gadis mungil itu berlari kecil masuk ke dalam gedung bimbingan belajar itu meninggalkan Jongin yang masih membeku ditempatnya.
Tangan kiri Jongin terangkat lalu mengelus pipinya yang baru saja dicium Kyungsoo, walaupun Kyungsoo memang terkadang menciumnya tapi itu kan permintaan Jongin sedangkan kali ini.. Kyungsoo yang tiba-tiba..
Senyum lebar Jongin terlihat seketika, ia menaruh helm yang tadi Kyungsoo pakai ke dalam box dibagian belakang motornya lalu menyalakan mesin motornya dan mulai menjauhi tempat les Kyungsoo dengan senyum yang tak lepas dari wajah tampannya itu.
'Aku tahu perasaanmu terhadapku Do Kyungsoo, dan aku yakin aku tak akan salah.'
•
LOVE ME RIGHT
•
Kyungsoo baru saja turun dari taksi yang mengantarnya ke sekolah pagi ini setelah memberikan beberapa lembar uang kepada supir taksi itu ia segera berjalan memasuki kawasan sekolah Junior High School.
Gadis bermata bulat itu menghela napas melihat keadaan kelasnya yang tampak berantakkan padahal ini masih pagi, ia segera berjalan kearah kursinya dan duduk disana lalu membuka buku pelajaran bahasa Inggris dan mulai mengerjakan beberapa soal di buku itu mengingat hari ini ada ulangan bahasa Inggris.
"Do Kyungsoo apa kau tahu hari ini ada murid baru?" Seru Jimin yang tengah mengobrol dengan Hoseok, Taehyung, juga Baekhyun.
Kyungsoo menolehkan kepalanya dengan pandangan bertanya, "Nuguya?"
"Kabarnya dia anak kepala sekolah Jung.." Jawab Baekhyun.
"Oh.. aku tak tahu," Balas Kyungsoo singkat lalu kembali membaca buku bahasa Inggrisnya.
"Ya Ketua kita sudah datang!" Seru Chanwoo yang melihat Chanyeol baru saja masuk ke kelas, "Kau ketua.. bagaimana mungkin kau mau menyingkirkan wali kelasmu sendiri? Kau gila ya Chanyeol?"
Baekhyun menghampiri Chanwoo dan memukul kepalanya, "Itu ibunya Chanwoo! Bukan Chanyeol yang melakukan itu!"
Suji membalikkan badannya, "Tapi dia tak melakukan apapun kan? Berarti benar dia itu setuju dengan rencana ibunya!" Timpal Suji.
"Ish.. Lee Suji diam kau atau kau mau rambutmu itu berantakkan?" Ancam Baekhyun.
Suji hanya mendesis kecil dan kembali memainkan ponselnya acuh, Baekhyun meringgis melihat tingkah anak sok cantik itu.
"Baekhyun-ah, kenapa membelanya? Dia itu salah! Masa kau mendukung perbuatan yang salah sih?" Ujar Minju.
Taehyung mengangguk, "Benar.. dia kan ketua kelas harusnya memberi contoh yang baik tapi sekarang dia malah memberi contoh buruk."
"Kali-"
"Chanyeol-ah.. katanya mau bicara denganku? Kajja!"
Chanyeol dan seisi kelas menoleh ke sumber suara yang berdiri diambang pintu sambil menyilangkan kedua tangannya didepan dada.
"Kajja.. pertemuan pagi kan sepuluh menit lagi," Ulang pemilik suara itu.
Chanyeol mengangguk lalu berjalan keluar kelas bersama si pemilik suara itu, mereka berjalan ke ujung selasar yang cukup sepi lalu berhenti disana, Chanyeol menghela napas lega.
"Terima kasih sudah menolongku Jongin-ah."
Pemilik suara itu -Jongin- tersenyum kecil, "Aku tak menolongmu, kau memang mengirimiku sms kemarin kan?"
"Ah iya.." Chanyeol berdeham, "Aku sudah bicara dengan eomma tapi tetap tidak bisa Jongin."
"Wah.. ini akan sulit kalau begitu," Gumam Jongin.
"Cara satu-satu nya yang bisa kita lakukan saat ini adalah menjadi murid baik-baik yang tidak bermasalah." Chanyeol sedikit gugup melihat tatapan mata Jongin yang terlihat tajam, "Ma-maksudku yah.. mungkin kau bisa kan mulai mengerjakan tugas dan tidak tidur dikelas? Kurasa.. itu akan membantu Kwon ssaem,"
Jongin tampak berpikir sebelum menghela napas, "Aku tak suka sekolah Chanyeol.. jadi mau sebagaimanapun aku berusaha, aku rasa.. aku tak mampu, tapi aku punya ide bagus,"
"Apa itu?" Tanya Chanyeol tertarik.
"Bagaimana kalau kelas kita mempunyai dua wali kelas?" Ujar Jongin.
"Apa..?"
•
•
•
•
TBC
•
•
•
•
LMR update!~
Maaf yaaa klo makin kesini makin ga ngerti sm ceritanya.. aku berusaha yg terbaik buat ff ini ko..
Buat yg blm ngerti ceritanya.. aku ceritain ya intinya dr chap 1 itu kaihun emg dah musuhan gr" tiga thn yg lalu sehun kecelakaan tp kai malah lari dan ga nolongin dia tp malah ke rmh soo buat nenangin diri, kaihun itu dlnya kakak kls ksoo tp gr" pernah ganaik kls mereka jd seangkatan.. trus buat hunhan sm chanbaek aku rasa pd ngerti soalny konflik mereka ga begitu ribet kaya kaihunsoo kan ya?
Klo ada yg msh bingung bisa pm aku ko hehe nanti aku jelasin lg.. duh aku minta maaf bgt buat reader yg ga ngerti jln ceritanya T.T makasih yaa buat yg follow+fav ff ini trus yg review jg makasih walaupun g smp 20 review di chap kmrn gpp ko..
Ditunggu review buat chap ini
Annyeong!~
Big Thanks
To
Kim YeHyun, BaconieSonjay, Lolli Kyungsoo, Lovesoo, Sofia Magdalena, ViraaHee, cute, ChanHunBaek, adaDheaa34, alxshav, Cho Rai Sa, Misslah
