Question

Rated : T

Warn : mungkin ada beberapa kata yang tidak pantas di pertanyakan anak di bawah umur jadi harap maklum aja.

Gw mau numpang eksis ya?

Sorry for typos no edit gw lagi males XD

Etsuko Ai

Hujan masih terus turun dengan deras walaupun sudah mengguyur Seoul semalaman tapi pagi ini masih sama hujan masih terus mengguyur tanpa terlihat tanda-tanda akan berhenti dan seperti biasanya Jimin memasak dan Taehyung yang menonton tv mungkin bocah itu bosan terus berdiam diri di dapur sementara di luar hujan masih turun dengan deras. Jungkook? Dia masih mandi setelah Jimin membangunkannya penuh perjuangan.

"Dimana Taehyung?"

Jimin tidak perlu menoleh untuk melihat siapa yang memeluknya dan seenaknya mencium pipinya.

"Dia menonton tv tadi"

Jungkook hanya menggumam dan terus pada aktivitasnya memeluk Jimin dari belakang. Jimin sendiri membiarkan perlakuan Jungkook karna Jungkook dan Taehyung itu sama. Sama-sama keras kepala dan itu tidak bisa di ubah.

"Lepaskan! Aku harus menata sarapan"

"Baiklah"

Jimin menatap Jungkook dari atas ke bawah lalu dari bawah ke atas lagi lalu dari kanan ke kiri dan dari kiri ke kanan sepertinya ada yang tidak biasa dengan Jungkook.

"Ini hari apa?"

"Senin tentu saja. Wae?" tanya Jungkook bingung kenapa tiba-tiba Jimin bertanya hari

"Lalu kenapa kau hanya memakai kaus?" heran Jimin

Tentu saja Jimin heran melihat pakaian Jungkook hanya kaus abu-abu polos dan celana pendek. Biasanya Jungkook akan memakai jas atau kemeja untuk berangkat bekerja.

"Oohh ini. Aku libur" Jimin memicingkan matanya menatap Jungkook curiga

"Ne ne aku tidak libur dan aku juga tidak bekerja hari ini. Di luar hujan Chim dingin pula lebih baik tetap di rumah di dalam kamar melakukan adegan...Yack Chim kenapa kau memukul kepalaku" protes Jungkook saat Jimin memukul kepalanya dengan sayang.

"Alasan apalagi yang kau buat tuan Jeon Jungkook?"

"Tidak ada aku hanya bilang mobilku mogok" jawab Jungkook santai dan membuat Jimin memutar matanya bosan

"Haaahh...aku heran masih banyak majalah bodoh yang menginginkanmu sebagai penghias majalah bisnis mereka andai saja mereka tau kalau Jeon Jungkook itu sebenarnya pemalas dan KELINCI TIDUR" ucap Jimin dengan penuh penekanan di akhir kalimatnya.

"Itu karna aku tampan"

Jimin memutar matanya (lagi) dia bosan mendengar kata-kata penuh percaya diri dari Jungkook.

"Ayo sarapan dan panggil Tae juga"

Etsuko Ai

Jimin dan Jungkook saling pandang bingung melihat tingkah putra mereka yang aneh sejak sarapan tadi. Taehyung tidak bertingkah normal seperti biasanya jika normalnya Taehyung itu berisik dan dari tadi pagi Taehyung hanya diam sambil memakan sarapanya namun sesekali Taehyung menatap Jungkook dan Jimin dengan tatapan yang sulit di artikan.

"Eomma Appa Tae bingung"

Jungkook malah menatap Jimin lebih bingung setelah mendengar ucapan Taehyung apa yang di bingungkan bocah berusia empat tahun ini.

"Wae Tae, Tae ingin bertanya sesuatu"

"Apa itu?" tanya Jungkook penasaran

"Tadi Tae menonton drama dan ada beberapa adegan yang Tae tidak tau dan mereka bicara sesuatu yang Tae tidak mengerti. Jadi Tae boleh bertanya?"

Entah kenapa perasaan Jungkook tidak enak dengan pertanyaan yang akan Taehyung tanyakan nanti. Apa ini karena efek hujan yang masih turun dengan deras atau tatapan aneh dari Taehyung?

"Ne apa itu Tae?" tanya Jimin lembut

"Eomma cinta pertama itu apa?"

Pertanyaan dengan status masih aman oke "Cinta pertama itu ehm seperti saat nanti Taehyung bertemu seseorang yang membuat Taehyung tidak akan melupakannya"

Taehyung menatap Jimin bingung ini jawaban paling aman menurutnya

"Oh ne Tae mengerti. Lalu di drama tadi ada namja yang mencium yeoja seperti ini Eomma"

Chuu...

Jungkook rasanya tidak bisa bernafas apa oxygen di sekitarnya ini menghilang tiba-tiba saat dia melihat putranya mencium istrinya di depan matanya apalagi ciuman itu di lakukan Taehyung di bibir

"Yack Tae jangan lakukan itu oke?" buru-buru Jungkook menjauhkan wajah Taehyung dari istrinya sementara Jimin jelas masih terlihat shock.

"Wae Appa?" tanya Taehyung polos

"Karna itu Tae masih kecil dan hanya orang dewasa yang boleh melakukannya ingat?"

"Kenapa hanya orang dewasa yang boleh Appa?"

"Karna kalau anak kecil yang melakukannya dia akan berubah menjadi kodok. Tae mau jadi kodok"

"MWO ANI APPA ANDWAE" teriak Taehyung

Jungkook hanya tersenyum melihat reaksi Taehyung dengan begitu Taehyung tidak akan...

"Lalu kenapa orang dewasa melakukannya?"

-bertanya lagi

"Hmmm itu karna bukti tanda sayang kalau anak-anak seperti Tae hanya boleh di sini"

Chuu ... Jimin mencium sayang pipi Taehyung

"Tae sayamg Eomma" Chuu Taehyung mencium pipi Jimin

"Bagaimana dengan Appa?" tanya Jungkook pura-pura kesal

"Tae juga sayang Appa" Chuu Taehyung mencium pipi Jungkook "Appa membuat anak itu bagaimana?"

"MWO?"

Etsuko Ai

Jungkook hampir menyemburkan minumannya Jimin tersedak camilan yang dia makan sementara Taehyung hanya menatap ke dua orang tuanya bingung. Jungkook menatap Jimin horor sementara Jimin hanya menatap Taehyung dengan tatapan yang sulit di jelaskan. Ai dan reader tertawa nista di belakang kamera.

"Hmm Tae tau darimana?" tanya Jimin lembut

"Tadi saat di drama ada Ahjumma yang bilang Kalian berdua cepatlah membuat anak memang bagaimana cara membuat anak?"

"Anak itu terbuat dari tepung gula telur dan..."

"Appa bohong" potong Taehyung

"Eh Appa tidak bohong Tae. Sungguh"

Taehyung memicingkan matanya menatap Jungkook dan membuat Jungkook teringat seseorang.

"Ahjumma itu bilang mereka harus masuk kamar dan bermain di atas ranjang"

Uhuukk Jungkook dan Jimin sama-sama tersedak dengan ludah masing-masing sebenarnya drama jenis apa yang di tonton anaknya tadi.

"Hmm begini Tae...Kookie jelaskan!"

"MWO? AKU?" teriak Jungkook shock dan mendapat anggukan pasti dari Jimin

"Kau penyumbang terbesar ingat?"

"Tapi kau ahhhh iya iya ku jelaskan" ucap Jungkook pasrah melihat deathglare Jimin sebenarnya deathglare itu tidak mengerikan hanya penuh ancaman untuk kinerja adiknya.

"Jadi di dalam kamar itu hmmm Eomma dan Appa berdoa pada Tuhan dulu lalu...kami bermain dengan...pedang-pedangan lalu...hmmm kami bermain kuda-kudaan"

Jimin cengo Taehyung cengo Ai melongo bingung reader menatap bingung dengan mulut terbuka mendengar penjelasan dari Jungkook yang sama sekali tidak di mengerti oleh semua orang.

"Tae tidak mengerti Appa"

"Itu karna Tae belum dewasa" jelas Jimin lembut walaupun Jimin sendiri juga tidak tau apa yang Jungkook jelaskan pada Taehyung tadi.

"Baiklah, kalau desahan sexy itu apa?"

HAAANNJIIIRRR

Ai dan reader yang mengintip langsung terjungkal dari tempat mereka merekam moment keluarga kelinci saat ini. Jungkook mencoba melambaikan tangan ke kamera karna rasanya dia tidak sanggup lagi menjawab pertanyaan putranya sementara Jimin menangis di pojokan kenapa Author sableng ini berani-beraninya membuat dialog dan cerita yang menjurus apalagi di ucapkan oleh anak-anak seumuran Taehyung.

"Ahh itu seperti desahan itu seperti suara Eomma Tae saat..." Jungkook menelan ludahnya kasar saat melihat tatapan Jimin "Eomma bernyanyi" di bawah tubuh Appa maksudnya. Tambah Jungkook dalam hati kalau dia utarakan secara nyata Jungkook khawatir dia akan tidur di teras selama sebulan penuh.

Ingat ! dia masih butuh kehangatan istrinya.

"Oohh Memperkosa itu apa Eomma?"

DUUAAAAARRRR

Ini efek suara petir imajinasi yang menggelegar di balik kepala Jimin pertanyaan ini tertuju padanya kenapa bukan Jungkook? Jimin tidak kuat lagi Ai lepaskan Jimin. Rengek Jimin di depan Ai dengan berurai air mata #lebay.

"Ehm itu... tanyakan..."

"Jawaban Appa tidak ada yang jelas Eomma" potong Taehyung yang melirik Appanya yang berhigh five dengan Ai yang baru terbebas dari pertanyaan Taehyung.

Jungkook tersenyum penuh kemenangan akhirnya dia tidak perlu menjawab pertanyaan aneh dari Taehyung.

"Itu...hal yang buruk sangat buruk Tae. Jadi jangan sampai Tae melakukannya ya? Karna itu sangat jahat"

"Ohh" Taehyung mengangguk puas dengan jawaban yang di berikan Eommanya. Karna Appanya itu aneh dan tidak jelas berbeda dengan Eommanya.

"Oh sangat jahat ne Eomma?"

"Ne Tae itu sangat jahat"

"Jadi kalau sudah selesai memperkosa kita harus menikah begitu Eomma?"

Gubraaakkkk !

Kookmin hampir saja jatuh dari sofa mereka mendengar pertanyaan durjana yang di katakan putranya. Jungkook sudah menatap Ai tajam karena berani-beraninya memberikan dialog pertanyaan rating tujuhbelas ke samping.

"Ehmm Tae tau sebenarnya itu hanya di lakukan oleh orang jahat. Jadi kalau Tae tidak ingin menjadi orang jahat jangan pernah melakukan itu oke?"

Oke Jimin sudah tidak sanggup mendengar pertanyaan dari Taehyung lagi dia ingin menangis dan membunuh Ai karna dialog yang di buat author sarap itu.

"Hmm Tae tidak ingin jadi orang jahat Tae janji" Taehyung tersenyum cerah ke arah Jimin

"Bagus jadi jangan pernah melihat drama lagi ne?"

Jungkook mengusap sayang rambut Taehyung rasanya dia ingin menghapus drama orang dewasa yang berani tayang di pagi hari (sumvah ini gw banget).

"Ne Appa. Tadi Tae tidak sengaja karna penasaran jadi Tae lihat saja"

Jimin dan Jungkook tersenyum maklum wajar kan anak seusia Taehyung punya rasa ingin tau yang besar.

Etsuko Ai

Setelah acara penuh keringat dan pertanyaan menjurus akhirnya Taehyung tertidur juga setelah makan siang. KookMin sendiri menikmati waktu berdua mereka di belakang rumah dengan di temani teh hangat melihat hujan yang masih setia mengguyur Seoul.

"Jangan biarkan Taehyung melihat drama lagi Chim. Lagipula drama apa yang dia lihat?" heran Jungkook

"Molla Kookie, ku pikir tadi dia menonton kartun favoritnya"

"Untung saja dia tidak bertanya lebih lanjut"

"Ne aku juga berpikir sama"

"Jadi karena sekarang kita hanya berdua bagaimana..."

Jungkook berjongkok di depan Jimin menyibakkan poni yang menutupi wajah imut Jimin. Jungkook bisa melihat rona merah di kedua pipi Jimin membuat Jungkook semakin gemas melihat wajah Jimin.

Chuuu...

Jungkook menarik tengkuk Jimin yang masih duduk di atas kursi mencium bibir Jimin lembut penuh dengan cinta bukan hanya karena nafsu. Keduanya saling terpejam menikmati kehangatan yang di salurkan di tengah dinginnya hujan yang terus menerpa kulit mereka.

END

Mian buat long updatenya soalnya moni gw lagi sakit dan baru sembuh. Gw curcol dikit lagi ya?

KookMin kita tau bang Jimin cinta pake banget ke bang Jeka tapi setelah gw lihat di Sukira atau apa itu gw lupa dan gw liat lagi cuplikannya waktu Dj nya tanya ke Jimin apa dia suka Jeka? Ehhh bang Jimin bilang dia Cuma kagum atau apalah itu ke Jeka karna dia itu imut dan cukup pendiam untuk seukuran namja. Bang lu nyerah? Oke gw juga gw juga udah cape bang

Sebagai istri Chunji dan adik dari Park Jimin gw sedih banyak yg bilang Kookmin itu one sided love atau Jeka itu Cuma cinta sama Mphi dan mereka real apalagi banyak yg ngebully abang gw karna cintanya yg bertepuk tangan (?)

Jadi inspirasi KookMin gw juga ngambang antara terus apa udahan aja sampai di sini? Enaknya juga di terusin apa enggak? Entahlah pusing pala gw

Aku rapopo kalo emang nggak ada yg suka KookMin apalagi uke Jimin dan Jimin juga cape ke bang Jeka gw gitu juga aja kali ya? Gw juga cape veliiisss kita suka boy grup sama nggak usah bully napa lagian mereka nggak ada yg real logikanya pada akhirnya mereka normal dan akan bersama cewe dan itu udah TAKDIR dan gw sadar couple itu semua nggak ada yg Real termasuk OTP gw sendiri oke sekian WASSALAM END