Saying I Love You

Genre : Hurt

Cast : KookMinTae feat Yoongi

Chap : 4/4

Soundtrack : Soyu – OST PLAYFULL KISS

Etsuko Ai

Hangsang nae gyethejikhyeojullae

(Will you just please stay by my side and protect me?)

Chagaun ne phyojeongdo

(The cold looks you always give me)

Ne malthudo sanggwan eobseo

(And the way you talk to me like dont care)

Nege gobaekhallae

(It doesnt matter to me)

Seharusnya dari awal mereka bertemu lagi Yoongi menyerah Jungkook sepuluh tahun yang lalu berbeda dengan yang sekarang. Tapi dia hanya ingin mengelak karna pada dasarnya Yoongi masih sangat mencintai Jungkook.

#Flashback with Jin

Yoongi hanya diam mendengar nada dingin penuh perintah yang di ucapkan oleh kakak Jungkook sendiri

"Kau membuang waktumu nona untuk menunggu Jungkook. Kalau kau tidak percaya datang saja ke alamat ini"

Jin menyerahkan sebuah kertas dan tertulis alamat seseorang

"Lihatlah sendiri bagaimana perbedaan Jungkook sepuluh tahun yang lalu dan saat ini"

#End

Jungkook mengikuti Jimin ke sebuah rumah sederhana yang membuat Jungkook rasanya ingin langsung membawa Jimin dan Taehyung kembali ke rumah mereka di Seoul

"Appa dan Eomma bertengkar?" tanya Taehyung heran melihat sikap orang tuanya.

"Ani" jawab Jimin cepat

Taehyung hanya mengangguk dan mulai sibuk dengan piringnya menunggu makan malam dari Jimin. Sementara Jungkook hanya tersenyum pahit mendengar jawaban dari Jimin. Dan selama makan malam baik Jimin maupun Jungkook hanya terdiam yang terdengar hanya ocehan dan tawa Taehyung, Jungkook sendiri hanya bisa tersenyum pahit melihat sikap Jimin

"Eomma kita tidur bertiga ne?"

"MWO?" ucap Jimin shock

"Wae Eomma?" tanya Taehyung lesu dia baru bertemu Appanya bukan? Wajar bukan kalau dia merindukan Appanya? Lagipula memang biasanya Appa dan Eommanya tidur bersama.

"Tae, Appa bisa...

"Ne, kita tidur bertiga" jawab Jimin cepat

Taehyung sudah bersorak sementara Jungkook lagi-lagi hanya tersenyum pahit melihat Jimin yang bahkan tidak melihatnya-ehm melirik pun sepertinya Jimin enggan.

Etsuko Ai

Baik Jungkook maupun Jimin sendiri sebenarnya tidak bisa tidur karena ini pertama kalinya mereka tidur bersama lagi setelah sebulan lebih mereka berpisah.

"Chim..." panggil Jungkook dan hanya dibalas gumaman malas dari Jimin

Saranghae... neol saranghae

(I love you... I really love you)

Chagaun ne phyeojeongdo

(I love you more than anyone else in this world)

Ne malthudo sanggwan eobseo

(If you give in to this love)

Nege gobaekhallae

(I won't expect anything else)

"Mianhae, kau salah paham aku dan dia sudah tidak memiliki hubungan apapun. Dia hanya bagian masa laluku"

"Hm lalu?"

Jungkook menatap langit-langit kamar dengan tatapan kosong. Pertemuan seperti ini memang jauh dari harapan Jungkook.

"Aku bersyukur bisa bertemu kalian lagi"

"Ku kira kau sudah menandatangani surat cerai kita" jawab Jimin dingin tanpa menatap Jungkook "Aku tidak ada masalah dengan mu ataupun yeoja itu jika kalian bersama. Lagipula kau pasti masih membutuhkan yeoja bukan namja"

Jungkook mengepalkan tangannya dengan erat dan menatap Jimin dengan perasaan antara menyesal dan ingin marah pada Jimin bagaimana mungkin Jimin bisa berpikiran seperti itu?

"Apa maksudmu Chim?" ucap Jungkook menahan amarahnya

"Aku melihat kalian" lirih Jimin "Kalian berdua siang itu"

Jungkook langsung bangkit dan memeluk Jimin yang tertidur di samping Taehyung mendekap tubuh mungil Jimin ke dadanya

"Mianhae Jimin-ah aku mencintaimu. Aku tidak pernah mengharapkannya"

"Aku tidak pernah melarangmu Jungkook-ah maka dari itu..."

"HENTIKAN! Aku tidak ingin kau pergi Chim. Aku tidak ingin kalian berdua meninggalkanku" ucap Jungkook frustasi.

"Aku hanya mencoba untuk tidak egois Jungkook-ah"

"Kau egois Chim. Sangat egois. Kalian meninggalkanku. Ku mohon Chim kembalilah ! aku tidak bisa...tanpa kalian berdua"

"Mianhae Jungkook-ah"

"Ani, aku disini yang seharusnya minta maaf ini bukan salahmu Chim ini salahku. Jadi maukah kau memberiku kesempatan kedua?"

Jimin menatap mata Jungkook lekat-lekat melihat senyum tulus Jungkook dan tatapan penuh harap seorang Jeon Jungkook.

Etsuko Ai

Neo hanamyeon chungbunhande

(You're just enough for me)

Neoege yonggi naebulkka

(Should I find the courage to confess to you?)

Ijen ne maemeul algo shipeo

(I need to know how you feel about me right now)

Nan deo baral ge eobseo

(I dont desire anything else)

Neo eobsineun harudo sarangal suga eobseo

(I cant live one day without you)

Ojik han saram neol saranghae

(Only one person, I LOVE YOU)

Jimin langsung menatap tajam Jungkook setelah mereka sampai di rumah mereka sementara Jungkook yang ditatap Jimin hanya bisa menunjukkan cengiran khasnya. Oke Jimin marah dengan Jungkook saat ini. Bukan ... bukan karena masalah wanita tapi karena berantakannya rumah mereka itu masih bisa Jimin toleransi karna pada dasarnya juga Jungkook itu orang yang sedikit berantakan . Tapi ini karena Jimin menemukan botol minuman beralkohol di tempat sampah dan beberapa yang masih utuh di kulkas.

"Jadi, bisa anda jelaskan apa ini tuan Jeon" ucap Jimin sambil melirik beberapa botol minuman di meja

"Jadi begini Chim..." Jungkook menggaruk kepalanya menghilangkan grogi yang menjalar di tubuhnya.

"Apa? Kurasa aku sudah melarangmu untuk minum alkohol bukan?"

"Aku melakukannya juga itu karena kau pergi tiba-tiba Chim dan itu membuatku frustasi untuk mencari kalian" lirih Jungkook

"Lalu kau habiskan dengan minum begitu?"

"Aku frustasi ingat!"

"Aku tidak peduli Jeon"

"Chim kita baru saja sampai dan kau sudah marah-marah" gerutu Jungkook

"Biarkan saja. Aku sudah melarangmu minum bukan?"

"Maka dari itu jangan tinggalkan aku berjanjilah" Jungkook memeluk tubuh Jimin erat "Jangan pernah tinggalkan aku lagi, kumohon!. Biarkan ini menjadi yang pertama dan terakhir"

"Nde" jawab Jimin

"Eomma, Appa ada yang mencari"

Jungkook dan Jimin langsung melepaskan pelukan mereka dan melihat Taehyung yang menatap bosan ke arah orang tuanya yang berlovey dovey ria.

"Nugu?"

Etsuko Ai

Kookmin terdiam menatap sosok yeoja yang berdiri di hadapan mereka dengan anggun dan senyuman yang cerah mengalahkan sinar mentari pagi. Reflek Jungkook langsung menggenggam erat tangan Jimin dan memeluk erat tubuh Taehyung yang berada dalam gendongannya.

"Annyeong Jungkook-ah,Jimin-ssi" sapa Yoongi ramah

"Noona mau apa?" tanya Jungkook to the point

"Aku hanya ingin berpamitan hanya itu"

Jungkook dan Jimin saling pandang bingung mendengar ucapan dari Yoongi

"Aku tau kau berbeda dengan Jungkook yang ku kenal sepuluh tahun lalu. Sekarang aku mengerti kenapa. Aku menyerah. Kurasa aku bersaing dengan orang yang salah" Yoongi melirik ke arah Jimin tatapannya terlihat begitu menyedihkan.

Jimin bahkan bisa melihat yeoja di hadapannya saat ini meneteskan air matanya

"Kalau begitu aku pamit annyeong Jungkook-ah. Jimin-ssi jaga Jungkook dengan baik ne?"

Setelah mengatakan itu Yoongi langsung pergi dan masuk ke dalam mobilnya

"Kau tau Chim. Kau tidak perlu menjagaku karna sebenarnya yang akan menjagamu itu aku"

"Dia yeoja yang baik" lirih Jimin

"Tapi kau orang yang ku cintai"

Jungkook mencium lembut bibir Jimin penuh dengan cinta bukan hanya nafsu

"Appa kenapa mata Tae di tutup eoh?" protes Taehyung yang berada di dalam dekapan Jungkook

Yoongi menatap cara Jungkook menatap Jimin sifat possesive Jungkook pada Jimin dan bagaimana cara ciuman mereka

"Aku memang harus pergi"

Taehyung menatap sebal Jungkook yang menutup matanya tiba-tiba sampai Taehyung tidak tau apa yang membuat wajah Eommanya memerah.

"Aku mencintai kalian"

END

Akhirnya episode spesialnya selesai (?) thanx repiew fav dan follow. KAMSAHAMNIDA masih di lanjut nih epep selama taehyung belum sekolah dan gw belum kehabisan ide

SELAMAT IDUL ADHA KURBANNYA SAPI KAMBING ATAU UNTA JANGAN PERASAAN APALAGI KUOTA SEPERTI GW #nangisdipelukanchunji