Disclaimer : Semua cast milik Tuhan YME dan orang tua mereka, tapi ff ini asli dari pemikiran saya
Warning : Typo(s), EYD yang berantakan, gaje, judul yang gak nyambung dengan isinya, bad summary, dan BL! BxB
Oh ya, sedikit informasi. Wonwoo, Jihoon, Soonyoung, dll itu sekolah di sekolahan khusus untuk laki - laki jadi jangan bingung sama ceritanya ya^^
Happy Reading
Really
.
.
.
.
.
.
.
.
Di sabtu pagi yang cerah. Papan pengumuman di sekolah Wonwoo begitu ramai oleh para siswa. Mereka sampai berdesak-desakan hendak melihat apa isi pengumuman baru tersebut.
"Seperti pembagian sembako saja, ramai sekali" gumam Wonwoo saat ia baru memasuki sekolahannya.
"Wonwoo-ah!"
"Oh Soonyoung, kau berangkat sendiri? Dimana Jihoon?" tanya Wonwoo heran.
"Aku tidak tau, saat aku menghampiri ke rumahnya Jeonghan hyung bilang dia sudah berangkat mungkin ada sesuatu yang ketinggalan" ujar Soonyoung yang dibalas anggukan oleh Wonwoo.
"Eh, ada apa itu?" tanya Soonyoung dengan menunjukkan jari telunjuknya ke arah papan pengumuman yang masih ramai.
"Aku tidak tau, aku belum melihatnya" ujar Wonwoo dengan menatap papan pengumuman tersebut.
"Bagaimana jika kita melihatnya? Aku jadi penasaran"tawar Soonyoung
"Baiklah, kajja!"
Mereka berdua pun berjalan menuju ke arah kerumunan tersebut yang masih ramai walaupun tidak seramai tadi. Setelah sampai, mereka pun harus berjinjit supaya bisa membaca isi pengumuman itu.
"Oh…" gumam Soonyoung dengan mengangguk saat sudah membaca pengumumannya.
"Ayo ke kelas, Soonyoung. Kau sudah membacanya, bukan?" tanya Wonwoo
"Sudah, kajja!"
.
.
.
.
.
.
.
"Hai Jihoonie" sapa Soonyoung saat memasuki kelas Jihoon dan Wonwoo.
"Pagi Wonwoo" sapa Jihoon pada Wonwoo saat Wonwoo sedang duduk di bangkunya
"Kenapa kau tidak membalas sapaanku? Dan malah menyapa Wonwoo" ujar Soonyoung dengan nada sedih yang dibuat-buat. Yang membuat Jihoon memutar matanya jengah.
"hai Soonyoungie" sapa Jihoon dengan senyum terpaksa dan dibalas cengiran oleh Soonyoung.
"Jihoon, kau sudah membaca pengumuman?" tanya Wonwoo
"Pengumuman apa?" tanya Jihoon balik.
"Itu tentang acara ulang tahun sekolahan yang akan diadakan hari senin dan sekolah juga mengadakan pesta, selama acara berlangsung akan ada asrama juga supaya siswa-siswanya menginap di sekolahan" ujar Soonyoung panjang lebar menjelaskan. Yang hanya dibalas anggukan mengerti oleh Jihoon.
"Tapi, kau juga harus tau. Harus ada sebagian siswa yang mengenakan pakaian wanita saat pesta dansa" ujar Wonwoo
"Apa?! Berpakaian seperti wanita?!" ujar Jihoon terkejut. Wonwoo menganggukkan kepalanya pasrah.
"Tapi, aku berharap selama asrama aku akan sekamar denganmu Ji" ujar Wonwoo yang dibalas anggukan oleh Jihoon.
"Yah aku tidak diajak ngobrol dengan kalian?"tanya Soonyoung yang sedari tadi hanya diam mendengarkan.
"Tapi menurutku lebih baik kau ke kelas saja Soonyoungie" ujar Jihoon malah mengusir
"Itu benar, siapa tau di kelasmu ada informasi" ujar Wonwoo menambahkan
"Ya ya, kalian berniat mengusirku? Baiklah aku ke kelas" ujar Soonyoung seraya berdiri dengan lesu dan berjalan keluar kelas yang membuat Jihoon dan Wonwoo terkikik geli. Tak lama setelah Soonyoung keluar kelas, Park Jaesung ketua kelas mereka masuk dengan membawa beberapa kertas di tangannya, mungkin dia habis rapat.
"Selamat pagi semua, pasti kalian sudah membaca pengumuman, bukan? Karena di pengumuman tercantum bahwa sebagian dari kita harus ada yang menjadi yeoja maka dia supaya adil aku akan menyuruh kalian satu per satu maju ke depan dan mengambil lintingan, lalu siapa yang mendapatkan lintingan bertuliskan yeoja maka dia harus memakai pakaian yeoja. Dan sekarang di mulai dari sebelah depan kanan dan dilanjutkan sampingnya"ujar sang ketua kelas panjang lebar.
Setelah itu, satu per satu siswa pun maju mengambil lintingan dan kembali duduk ke tempat masing-masing. Setelah semuanya sudah mendapatkan lintingan satu per satu dari mereka membuka lintingan tersebut. Sebagian dari mareka ada yang bersorak sorai maupun mendesah.
"Wonwoo-ah, kau dapat apa?"tanya Jihoon setelah ia membuka miliknya.
"Yeoja"ujar Wonwoo lirih
"Aku juga sama"ujar Jihoon lemas dengan menelungkupkan wajahnya ke meja.
"Baiklah, setelah kalian melihatnya sekarang aku akan membagikan kamar asrama untuk kita dan satu kamar diisi oleh tiga orang. Sekretaris tolong maju ke depan dan tuliskan nama-nama di kertas ini"ujar Jaesung. Taehyung pun maju sebagai seorang sekretaris dan mulai menuliskan apa yang ada di kertas tersebut.
"Dan setelah selesai, diharapkan kalian untuk segera membersihkan kelas ini bersama-sama, baiklah sampai jumpa lagi setelah ini aku ada rapat lagi"ujar Jaesung berlalu meninggalkan kelas menuju ruang rapat.
"Hei Won, Ji! Kita sekamar"ujar Taehyung dengan menunjukkan senyum khasnya.
"Oh benarkah? Aku senang kita bisa sekamar"ujar Wonwoo seraya tersenyum Jihoon pun sama tersenyum ke arah Taehyung. Setelah itu, Taehyung kembali meneruskan menulis di papan tulis.
"Oh ya, Wonwoo-ya apa kau punya baju yeoja?"tanya Jihoon
"Baju yeoja... aku tidak punya, kalau kau sendiri?"tanya Wonwoo balik
"Aku juga sama tidak punya. Mm… bagaimana kalau kita membelinya saja?"tanya Jihoon
"Beli?!"ujar Wonwoo kaget yang dibalas anggukan semangat oleh Jihoon.
"Ji, kita kan memakainya hanya untuk sehari"ujar Wonwoo
"Lalu bagaimana lagi?"tanya Jihoon lagi
"Bagaimana kalau kita meminjam saja?"tawar Wonwoo
"Kita mau pinjam siapa? Apa kau tidak malu?"tanya Jihoon
"Kalau dipikir-pikir aku juga malu sih sebenarnya"ujar Wonwoo dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Yang membuat Jihoon memutar matanya.
"Ah bagaimana kalau kita menyewanya saja? Jika bagi yang menyewakannya itu sudah biasa, bukan? Jadi kita tidak perlu malu, bagaimana?"tanya Jihoon bersemangat.
"Ide yang bagus. Kapan kita akan kesana? Dan dimana tempatnya?"tanya Wonwoo
"Bagaimana kalau besok? Sekalian membawa pakaian yang akan dibawa ke sekolah besok, jadi setelah kita menaruhnya di kamar asrama kita bisa langsunh ke tempat penyewaannya lagipula hari ini kita sebaiknya mempersiapkan pakaian yang akan dibawa, kalau tempatnya kita tanya saja pada Soonyoung dia tau tempat penyewaan bajunya, bagaimana?"ujar Jihoon senang.
"Baiklah, aku setuju. Sebaiknya kita sekarang bersih - bersih, lihat, Taehyung sudah selesai menulisnya"ujar Wonwoo seraya bangkit dari duduknya dan mengambil sapu yang diikuti oleh Jihoon.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Hei Tae! Kami pulang dulu ya"ujar Jihoon dengan melambaikan tangannya saat ia berada di ambang pintu kelas.
"Baiklah, hati-hati di jalan dan sampai jumpa besok"ujar Taehyung dengan melambaikan tangannya seraya tersenyum lebar.
"Duluan ya, Tae"ujar Wonwoo yang dibalas anggukan oleh Taehyung.
Setelah berpamitan dengan Taehyung, Jihoon dan Wonwoo pun pergi ke kelas Soonyoung untuk mengajaknya pulang bersama.
"Soon, kau mau pulang atau tidak?" Tanya Wonwoo saat mendapati Soonyoung sedang mengangkat meja.
"Tentu saja, tapi tunggu dulu sebentar"ujar Soonyoung saat memindahkan meja tersebut.
"Baiklah"
Tak selang beberapa lama, Soonyoung keluar dari kelasnya setelah berpamitan dengan teman yang ada di kelasnya dan mengajak keduanya-Jihoon dan Wonwoo ke depan gerbang sekolahan.
"Oh ya, apa di kelas kalian juga menggunakan lintingan untuk berpakaian ataukah yeoja atau namja?"tanya Soonyoung memecahkan keheningan di antara mereka.
"Hm' dan aku juga Wonwoo mendapatkan lintingan yang bertuliskan yeoja"ujar Jihoon lesu yang diikuti anggukan oleh Wonwoo
"Untung aku mendapatkan lintingan namja"ujar Soonyoung nyengir yang dibalas cibiran oleh Wonwoo
"Oh ya, kau tau tempat penyewaan pakaiankan?"tanya Wonwoo saat mereka sedang memasuki bis
"Tentu, memangnya kenapa?"tanya Soonyoung
"Kami akan menyewa pakaian di situ"jawab Jihoon saat dirinya sedang duduk dibangku bis bersama Soonyoung dan Wonwoo(p.s : kursinya yang buat bertiga ya)
"Kapan kalian akan ke sana?"tanya Soonyoung lagi
"Besok"jawab Jihoon singkat
"Dan kau harus ikut kami"ujar Wonwoo dengan menunjuk Soonyoung tepat di wajahnya.
"Heeh… kenapa aku harus ikut?"tanya Soonyoung bingung
"Kan kami tidak tau tempatnya Soonyoungie"ujar Jihoon penuh penekanan yang dibalas cengiran bodoh oleh Soonyoung
"Baiklah, jam berapa kita kesana?"tanya Soonyoung
"Bagaimana kalau jam 8 pagi?"tawar Wonwoo
"Oke, dan kita akan kumpul di rumah siapa?"
"Rumah Wonwoo saja"ujar Jihoon
"Baiklah"ujar Wonwoo
Tak selang berapa lama, bis kemudian berhenti di tempat tujuan mereka dan dengan segera mereka turun dari bis dan kembali berbincang-bincang
"Oh ya, kau sekamar dengan siapa Soonyoung?"tanya Wonwoo
"Dengan Jun dan juga Seokmin, kalau kalian?"tanya Soomyoung balik
"Aku, Jihoon, dan Taehyung"ujar Wonwoo yang dibalas anggukan mengerti oleh Soonyoung
"Baiklah, sampai jumpa besok"ujar Wonwoo dirinya memasuki halaman rumahnya
"Ne sampai jumpa besok"ujar Jihoon dengan tersenyum manis yang membuat Soonyoung gemas sendiri yang berada disampingnya. Dan setelah itu, Wonwoo pun masuk ke dalam rumahnya dan berjalan menuju kamarnya.
.
.
.
.
.
.
"Aah… seharian ini aku tidak menjumpainya. Ini semua gara-gara Im saem yang membuat tugas tak mengenal lelah walaupun sudah waktunya istirahat, huft"ujar Mingyu saat ia menjatuhkan dirinya ke atas kasurnya.
"Aku jadi ingin menelponnya lagi. Tapi kali ini aku harus memperkenalkan diriku"tekad Minggu kemudian bangkit dan mengambil ponselnya yang berada di dalam tas, namun, baru saja hendak mengambilnya ia berhenti
"Apa sebaiknya aku mandi dulu? Baiklah"ujar Mingyu bermonolog sendiri.
Setelah mengatakan hal tersebut, Mingyu pun beranjak ke kamar mandi, yang akan membersihkan dirinya. Tak berapa lama, dia pun keluar dengan menggunakan kaos putih dan celana jeans panjang. Dengan handuk ditangannya, ia sedikit mengusak rambutnya yang basah sambil berjalan mengambil ponselnya dan menelepon sunbaenya itu.
'Yoboseyo?'
"Anyeong, maaf tentang yang waktu itu pasti aku mengganggu sunbae"ujar Mingyu dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
'Maaf, tapi ini siapa?'
Sedikit ragu Mingyu untuk menjawabnya pasalnya jika suatu saat nanti ia bertemu dengan Wonwoo dan berkenalan dengannya, ia mungkin bisa malu. Dengan menarik napas dan membuangnya ia memutuskan.
"Aku Kim-"ucapan Mingyu terpotong oleh teriakan di seberang sana yang membuat Mingyu sedikit menjauhkan ponselnya dari telinganya.
"Ah, maaf aku tidak bisa berlama-lama menelpon denganmu pasalnya temanku datang, bye" setelah itu telepon pun terputus dan Mingyu menghela napas kenapa saat dirinya akan memperkenalkan diri selalu gagal?
'Eh, ngomong-ngomong siapa yang berteriak tadi?'tanya Mingyu pada dirinya sendiri bingung
.
.
.
.
.
.
.
"Aku Kim-"
"Wonwoo!"Teriak Jeonghan dari balik pintu kamar Wonwoo
"Aish hyung ini"gumam Wonwoo dengan sedikit menutup speaker ponselnya Wonwoo membuka pintu kamarnya
"Ada apa hyung?"tanya Wonwoo heran
"Temanmu datang"
"Siapa?"tanya Wonwoo bingung
"Jihoon"
"Oh… baiklah aku segera kesana" setelah itu Wonwoo menutup pintu kamarnya dan menelpon kembali
"Ah, maaf aku tidak bisa berlama-lama menelpon denganmu pasalnya temanku datang, bye"Setelah itu Wonwoo pun memutuskan teleponnya dan beranjak pergi ke depan menemui Jihoon.
"Ada apa Ji?"
"Apakah aku mengganggumu?"tanya Jihoon
"Tidak"
"Oh… syukurlah, ini aku mau mengembalikan buku catatan biologimu, gomawo"ujar Jihoon dengan menyodorkan buku catatan itu.
"Ne sama-sama, kau kesini sendirian?"tanya Wonwoo heran
"Tidak, aku bersama Soonyoungie kemari. Mm… Wonwoo sudah dulu ya, aku harus pergi"ujar Jihoon yang membuat Wonwoo tersenyum ia tahu maksud dari perkataan sahabatnya itu. Dan mereka berdua pun berjalan menuju pintu dan membukanya, Wonwoo mendapati Soonyoung sedang menunggu dan tersenyum padanya.
"Baiklah hati-hati di jalan, jangan bermain di tempat yang gelap itu berbahaya"ujar Wonwoo dengan sedikit menyeringai
"Yak! Aku tidak semesum itu. Lagipula aku mau membeli sesuatu"ujar Jihoon kesal
"Aku tau kau tidak mesum, tapi kekasihmu itu"ujar Wonwoo dan menunjuk Soonyoung dengan dagunya.
"Hah sudahlah, aku pergi dulu Wonwoo"ujar Jihoon dengan melambaikan tangannya seraya berlalu
"Ne" setelah keduanya tidak terlihat lagi Wonwoo pun masuk ke dalam rumahnya dan menutup pintunya. Kemudian Wonwoo masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya di atas kasur.
"Kim? Berarti benar dia yang menelponku?"gumam Wonwoo
"Oh ya, aku kan belum membereskan bajuku"ujar Wonwoo dengan menepuk dahinya kemudian bangkit dan beranjak menuju lemarinya hendak membereskan pakaian-pakaian yang akan dibawanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Balasan review~~
Rie Chocolate : Yah maafkan aku Mingyunya emang jarang keluar, gak kok aku ceritain di sini Mingyu kelas dua. Mungkin ch Mingyu sering keluar tapi itu baru kemungkinan :v
17MissCarat : haha… iya kesien si Mingyu:v, ini udah dilanjut chingu…Gomawo sudah review^^
Kim Anita : Ya sabar dong, masak iya tiba-tiba meanienya langsung jadian kan gak mungkin, aneh nanti jadinya-_-. Tapi kemungkinan ch depan meanienya bakal ada jadi tunggu ya…
Arlequeen Kim : hai juga, welcome in my fanfic^^ semoga kamu suka ama ceritanya. Haha… sabar ya lagi nunggu waktu yang tepat:v, iya juga aku sendiri yang nulis malah gak terlalu merhatin kalo Wonwoo jadi obat nyamuk di soonhoon couple:v ini dah dilanjut gomawo udh mau nunggu, kamu juga semangat juga bacanya dan reviewnya:v
Hanbinunna : wah saking lamanya ya:v, seumuran? Salam kenal ya^^
Ria537 : ini udah dilanjuttt… gomawo udah mau review^^
XiayuweLiu : hhaha… mungkin kali ya:v, kamu laper ya? Sampe mikirnya kimbab:v
(1) hai aku kembali, maaf atas keterlambatannya
(2) kalo misalnya ada typo maaf ya, Karena aku gak baca ulang lagi biasanya aku akan baca ulang lagi takut kalo ada typo tapi karena aku apdetnya cepet-cepet, dan juga maaf gak bisa bikin yang lebih panjang lagi karena aku gak kuat buatnya:'v buat yang ch kemaren aja itu bener - bener nguras otakku.
(3) aku seneng banyak yang suka ama fanficku, walaupun reviewnya gak sebanyak fav dan follow nya, tapi aku tetp seneng^^ dan gomawo untuk kalian para reader yang udah mampir baca dan mem faf juga foll ff ini
(4) udah kali ya, aku bingung mau ngomong apa, bye bye… see you next chapter^^
DON'T BE SILENT READER! AND DON'T BE PLAGIATOR!
At lastly, review please?
