RASA YANG TERTINGGAL

RATE : T

GENRE : ROMANCE, FRIENDSHIP, SUPRANATURAL

PAIRING : SasuNaru, ItaKyuu, NejiGaa, ShikaKiba

Warning : OOC, AU, EYD berantakan, Yaoi, cerita pasaran, Drama dimana-mana, deskripsi minim, vamFic, semi canon, dll.

P.S : "Jika tidak suka jangan baca! Kalau memaksa tanggung sendiri akibatnya, penuh dengan ke'absrud'an!"

"Don't like, don't read!"

Chapter 2 – Awal mula

Keterangan umur karakter di dunia manusia :

Uchiha Fugaku-Mikoto 35 Tahun

Namikaze Minato-Kushina 34 tahun

Naruto Namikaze 10 tahun

Kyuubi Namikaze 14 tahun

Itachi Uchiha 19 tahun

Sasuke Uchiha 15 tahun

Shikamaru Nara 15 tahun

Neji Hyuuga 15 tahun

Sabaku Gaara 10 tahun

Inuzuka Kiba 10 tahun

Konoha 20xx

Tidak terasa waktu bergulir dengan cepat tak terasa telah sembilan tahun sudah sejak kedatangan keluarga Uchiha ke dunia manusia. Perjalanan ke dunia manusia memang sedikit memakan waktu kurang lebih setahun untuk dapat melewati dimensi waktu itupun dilakukan oleh vampire pureblood yang mempunyai 'cakra' yang besar. Jika yang melakukan perjalanan antar dimensi vampir level rendah mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun dikarenakan perbedaan waktu antar dimensi tersebut. Sejak saat itu keluarga Uchiha ikut menetap di dunia manusia mengikuti jejak keluarga Namikaze sebelumnya, selain ingin menjaga serta melindungi Naruto dan Kyuubi di dunia manusia. Mereka pun menyamar sebagai manusia pada umumnya.

Suasana di desa Konoha sangat damai dan tentram terdapat sebuah rumah mewah yang bisa di sebut mansion yang berdiri dengan megahnya di tengah hutan lebat di tengah desa Konoha gakure tersebut. Seorang remaja berusia 10 tahun berwajah imut dengan tiga pasang garis seperti kumis kucing di pipinya, sedang berjalan santai menikmati udara pagi di desa. Di sampingnya berdiri seorang pemuda bersurai orange kemerahan tampak asik memainkan ponselnya. Sang kakak berusia 14 tahun dengan paras manis nan imutnya tampak tidak memperdulikan sang adik yang berjalan di sisinya. Manik ruby menawannya tampak asyik memperhatikan ponsel di tangannya, tengah sibuk berkirim pesan dengan sang kekasih yang tengah pergi ke luar kota.

Tak lama datang dua orang remaja lainnya menghampiri dua remaja tadi, remaja bersurai merah bata dan berambut coklat tampak ingin memeluk remaja bersurai pirang tersebut namun, dihalangi oleh remaja bersurai merah bata dengan tato kanji 'ai' di dahinya. Remaja bersurai pirang itu adalah Naruto Namikaze dan yang berdiri disampingnya itu tidak lain adalah Kyuubi Namikaze, sedangkan remaja-remaja yang baru datang tersebut adalah Sabaku Gaara sepupu Namikaze bersodara dan Inuzuka Kiba sahabat sejak kecil Naruto dan Gaara. Para remaja tersebut berjalan bersama menuju Taman Konoha Land kebetulan mereka tengah liburan semester untuk menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di sekitar taman tersebut.

Namikaze bersodara berjalan santai di depan sedang Sabaku Gaara dan Inuzuka Kiba mengikuti dibelakangnya. Sepanjang jalan mereka berempat menjadi pusat perhatian orang-orang sekitarnya, dari yang bersatus seme maupun gadis-gadis labil yang tampak menatap mereka lapar. Memang femeromon keempat uke manis tersebut tidak bisa diragukan lagi selalu dapat membius siapapun yang melihatnya. Naruto Namikaze tampaknya menyembunyikan wajahnya dipelukkan kakaknya. Kyuubi sangat menyadari jika sang adik tampak ketakutan saat ini, maka Kyuubi menyuruh Gaara berjalan di samping kirinya untuk mengapit tubuh Naruto di tengah. Kyuubi memberikan deathglare ke orang-orang mesum tersebut di tambah aura mengintimidasi yang dipelajarinya dari Klan Uchiha cukup membuat orang-orang tidak waras tersebut mundur menjauh.

Sampai di taman yang tampak ramai oleh pengunjung keempat remaja tersebut menuju salah satu sudut sepi yang terdapat di tamat tersebut. Kyuubi tampak merapal sebuah mantra sihir untuk pelindung sihir sekaligus peredam suara agar saat mereka berlatih tidak sampai menimbulkan kerusakan di luar kekkai. Mereka terpecah menjadi dua kubu Naruto melawan sang kakak sedangkan Kiba melawan Gaara. Tempat mereka berlatih sudah tidak berbentuk berbagai jurus mereka lancarkan guna menjatuhkan lawan mereka. Pertarungan seru terjadi antara duo Namikaze sekarang ini semenjak tadi mereka tampaknya seimbang tingkat kepandaiannya.

"Kage bunshin no jutsu!" Naruto menyilangkan dua jari membuat kloningan dirinya sebanyak mungkin untuk menjatuhkan sang kakak.

"Rasengan!" Kyuubi menyerang sang adik dengan bola energi berwarna orange.

"Odama Rasengan!" Naruto beserta cloningnya serempak menyerang sang kakak dengan cepat.

Kyuubi menghindar dengan cepat jika tidak ingin masuk rumah sakit terdekat, serangan Naruto memang tidak pernah main-main saat latihan. Pertarungan antara dua sodara itu sangat cepat dan tidak ada yang mau mengalah, tempat yang menjadi latihan sudah tak berbentuk lagi dimana-mana terdapat banyak lubang menganga. Tidak jauh berbeda dengan pertarungan duo Namikaze, pertarungan Inuzuka Kiba dan Sabaku Gaara tak kalah sengitnya tampaknya mereka tidak mau kalah dengan pertarungan duo Namikaze.

Kiba berulang kali menghindar dari serangan Gaara, sedangkan Gaara terus menyerang Kiba dengan serius membuat Kiba kuwalahan menghadapinya. Tampak Sabaku Gaara sedang mengalami kejelekan moodnya sekarang ini, sehingga latihan ini dijadikan pelampiasan kekesalannya membuat Inuzuka Kiba menjadi korban kali ini.

Flashback!

Pemuda manis berambut merah sedang berjalan santai melewati taman kota ingin melepas penat seharian di sekolah, di arah yang berlawanan berjalan seorang pemuda tampan berambut hitam panjang yang di ikat longgar di ujungnya tengah berjalan ke arahnya. Pemuda itu Sabaku Gaara memerhatikan pemuda yang baru datang tersebut, setiap gerak-gerik tubuhnya ditelitinya dengan cermat. Pemuda yang sejak tadi merasa diperhatikan seseorang mengalihkan perhatiannya dari smartphone digenggamannya balas menatap pemuda bersurai merah tersebut. Perlahan seringaianya melebar mendapati pemuda manis itu mengalihkan pandangan darinya, berbagai rencana telah tersusun rapi di dalam otaknya.

Hari berikutnya pemuda merah ini harus menghela napas lelah dengan kelakukan pemuda bersurai coklat panjang tersebut, sudah berbagai cara dilakukan untuk menghindari perlakuan absrud oleh pemuda yang belakangan di ketahui bernama Hyuuga Neji tersebut. Neji selalu menyikuti Gaara kemanapun. Sudah berulang kali pemuda manis itu memperingati Neji untuk tidak mengikutinya namun, tidak pernah di gubris malah semakin gencar mengikutinya seolah peringatan tersebut tidak pernah ada. Sontak membuat pemuda Sabaku itu geram luar biasa melancarkan deathglare mematikan tapi tak pernah mempan menggoyahkan tekat pemuda Hyuuga tersebut.

"Berhenti mengikutiku, Hyuuga!" Gaara menggeram marah memergoki Hyuuga Neji masih mengikutinya.

"Apa itu salah?" Tanyanya santai.

"Sangat salah!" Geram Gaara.

"Aku kan hanya ingin mengenalmu salahkah?" Ujarnya masih santai.

"Kau menarik perhatian orang lain." Gigi Gaara gemeletukan menahan amarah.

Serentak Neji Hyuuga menarik tangan mungil Gaara cepat meninggalkan tempat itu, Gaara yang di tarik paksa hanya mampu mengikuti kemanapun pemuda Hyuuga itu membawanya pergi. Kesal dengan sikap tidak sopan Hyuuga Neji, Gaara menyentak tangan kekar yang menyeretnya sedari tadi di koridor kelas satu yang sekarang sepi. Begitu tangannya terlepas Gaara ingin meninggalkan koridor sepi tersebut, namun sayang niat kaburnya batal saat dirinya dipojokkan ke dinding terdekat oleh pemuda yang menyeretnya tadi. Jarak wajah mereka sangat dekat bahkan masing-masing dapat merasakan hembusan napas hangat yang menerpa wajah keduanya.

Neji semakin mendekatkan wajahnya ke pemuda merah itu, Gaara semakin merah padam dadanya berdetak kencang tak terkendali tanpa sadar ikut mendekat diri ke tubuh didepannya. tangan mungilnya melingkar manis di leher pemuda Hyuuga itu, Neji mengeliminasi jarak keduanya hingga kedua bibir itu menyatu dalam ciuman lembut tanpa nafsu. Neji mencium Gaara dengan lembut menyampaikan perasaannya pada pemuda manis bersurai merah tersebut, dengan mereka berciuman ikatan tak kasat mata telah terjalin sekarang. Neji melepas ciumannya setelah lima menit lamanya, wajah Gaara sudah semerah surainya hingga kesadaran menghantam kalau first kissnya telah di ambil pemuda yang tak dikenalnya. Gaara mendorong kuat pemuda didepannya yang telah seenaknya mencium bibirnya tanpa izin, kaki kanannya terulur untuk menendang lelaki berambut panjang tersebut.

Neji dengan mudah menghindari tendangan pemuda manis yang sekarang telah menjadi mate-nya, Gaara masih tidak terima jika dirinya sudah terikat dengan pemuda bersurai cokelat panjang tersebut. Saking malunya Gaara berlari kencang menjauhi Neji Hyuuga setelah kejadian pencurian first kiss di lorong kelas kemarin. Gaara tetap tidak ingin mengakui jika hatinya telah tercuri pemuda Hyuuga sejak pertama kali bertemu jauh sebelum insiden memalukan itu terjadi. Sabaku Gaara masih menghindari Neji sampai seminggu setelahnya. Padahal pemuda itu telah memohon maaf padanya, namun tak satupun yang di gubris pemuda manis itu.

Flashback off!

Kiba sangat kuwalahan menghadapi Gaara yang tengah melampiaskan dongkol di hatinya, serangan Gaara selalu menyerang organ vitalnya. Rasa marah Gaara tidak bisa lagi terbendung, semua ini bermula Neji didekati oleh gadis pindahan dari China seminggu yang lalu. Gaara selalu menghindar jika berpapasan dengan pemuda Hyuuga itu, pemuda bersurai merah itu tidak ingin mengganggu hubungan Neji dengan gadis yang belakangan diketahui bernama Tenten. Melihat Neji bisa tertawa lepas membuat Gaara panas dan iri terhadap gadis itu, karena selama pemuda Hyuuga itu bersamanya tidak sekalipun Gaara melihatnya tersenyum bahkan tertawa selepas itu. Daripada hatinya terluka lebih dari ini lebih baik dia melepaskan sang kekasih untuk bersama orang uang mampu membuatnya bahagia, walaupun dengan perasaannya terluka dalam dia rela.

Kiba melihat air mata mengalir deras di manik hijau jade indah Gaara, sebagai sahabat Kiba bisa merasakan jika hati Gaara sedang terluka. Tidak ada isak tangis yang mengalun di bibir mungil Gaara namun, aliran airmatanya tidak mau berhenti mengalir. Hatinya semakin tersayat perih melihat sang kekasih berpelukan mesra di taman belakang sekolah kemarin. Saking seriusnya berlatih mereka berempat tidak sadar jika kedatangan empat pemuda tampan yang mampu menembus kekkai yang di buat Naruto. Keempat pemuda tampan itu tampak menghampiri keempat pemuda imut sedang latih tanding di tempat ini. Sasuke serta Itachi menghampiri tempat Naruto dan Kyuubi latihan, Neji dan Shikamaru memperhatikan latihan Kiba yang melawan Gaara dengan serius.

Neji sangat terkejut melihat air mata mengalir deras dari manik hijau indahnya segera menghampiri sang kekasih setelah menghentikan serangan Gaara yang secara tidak sadar menyerang Kiba dengan brutal. Neji memeluk Gaara dengan sangat erat tangan kanannya menghapus lelehan air matanya dengan lembut. Gaara bukannya tampak tenang malah semakin sesenggukan dalam pelukkan pemuda Hyuuga tersebut. Duel duo Namikaze telah berhenti sejak tadi mereka malah menonton drama dadakan di depan mata, Naruto duduk di samping Sasuke dengan tangan kanan memeluk bahu pemuda pirang tersebut. Kyuubi duduk di belakang Naruto dengan Itachi terus menerus memenggang tangan mungilnya, Kyuubi berulang kali menepis tangan kekar pemuda raven panjang di sampingnya tapi pemuda tampan itu tidak pernah menyerah untuk selalu memegang tangan Kyuubi Namikaze.

Shikamaru tengah berbaring di pangkuan Kiba walaupun sudah berulang kali pemuda pecinta anjing itu menolak. Tetap saja Shikamaru pemuda nanas itu keras kepala dan tetap tidur nyenyak di pangkuan pemuda Inuzuka yang sangat dicintainya. Dan entah kapan pemuda pemalas itu menyatakan perasaannya kepada Kiba Inuzuka. Itachi Uchiha cukup sabar menghadapi ukenya yang terkenal sangat Tsundere tersebut, pada akhirnya Kyuubi menyerah dan tidak menolak ketika tubuhnya di tarik ke dada bidang sang seme. Neji tetap memeluk Gaara berusaha menenangkan sang 'mate' dan terus menerus meminta maaf dari pemuda merah dalam pelukannya. Gaara berusaha melepaskan paksa pelukan sang kekesaih sebelum suara baritone Neji menghentikan pemberontakannya.

"Gaa-chan kau marah padaku?"

"..."

"Katakan apa salahku?"

"..."

"Jangan diam saja, Sayang."

"..."

Gaara tetap bungkam hingga Neji membalikan tubuhnya Gaara menghadap dirinya sepenuhnya, nafas Neji tercekat melihat wajah sendu sang kekasih air mata masih menetes deras di pipi chubbynya. Dengan lembut diusapnya air mata itu yang seolah tidak mau berhenti, lalu tatapannya melembut setelah melihat betapa rapuh sang kekasih saat ini. Pelukkan semakin mengerat Neji mengecup puncak kepala Gaara berusaha menenangkan sekaligus menceritakan kejadian yang menjadi kesalahpahaman keduanya. Gadis yang memeluknya adalah sepupunya dari China dan dia dintai tolong oleh sang paman untuk menjada gadis bercepol dua itu selama bersekolah di Jepang. Neji meminta maaf karena tidak sempat memberitau perihal sang sepupu pada kekasihnya.

Akhirnya masalah yang menguras emosi telah berakhir dan latihan yang sempat tertunda dilanjutkan kembali. Kini Naruto berhadapan dengan Sasuke, Itachi melawan Kyuubi, Kiba melawan Shikamaru, Gaara melawan Neji. Mereka larut dalam latihanyang sangat seru, hingga tak terasa matahari telah tenggelam meningalkan langit jingga yang indah. Mereka berjalan beriringan keluar dari taman dengan saling bergandengan, sedang Naruto dan Kyuubi tengah tertidur dalam gendongan Uchiha bersaudara. Awal petualangan mereka baru saja di mulai, perjalanan keempat pasangan ini masih panjang dan ikataan itu semakin terlihat nyata.

To be Continue?

Review?

Kritik saran selalu dinantikan untuk kelanjutan fic abal ini, jika ada typo yang nyelip(?) beritau author melalui kotak review.

See the next chapter.

Sign,

Syabyaku

Balasan review :

J'TrimFle : terima kasih pujiaannya senpai, maksih sudah sempetin baca dan review fic abal ini. Semoga ga bosen ya nungguin apdetnya.

Habibah794 : ini udah lanjut... iya KyuNaru vampir pureblood, mereka kenal ItaSasu karena keluarga Uchiha dan Namikaze adalah sahabat sejak nenek moyang,,, dan keduanya terikat takdir untuk bersama alias 'mate'. Makasih dah review.

Kamira Fujika : ini udah lanjut, terima kasih sarannya ini sudah saya perjelas tentang keterangan waktu dan tempatnya. Apa masih membingungkan Kamira-san? Makasih sudah sempetin mereview.

CerNa : makasih CerNa-san. Maaf apdetnya tidak bisa janji cepat. Semoga tidak membuat kamu bosan nungguin ya.

Illyachan : iya Illya-san Kyuubi memang tsundere dia nggak suka dipengang-pegang walaupun cuma tangan aja. Terima kasih udah mereview.

Allen491 : perjalannan dari dua dimensi memang lama dan membutuhan banyak waktu, kalau pas kelahiran Naru memang sengaja tidak diceritain. KyuNaru selisih umurnya 4 tahun. Kemarin lupa ngetik skip timenya. Makasih atas sarannya.

Aiko Vallery : ini udah lanjut. Makasih udah sempetin reveiw.